Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN EKSPLORASI

Nama : Dewi Permatasari


NIA : KSK/ DXIV/ 448
Ekspolasi perdana dilaksanakan pada 19 April 2014 di Pantai Drini, Desa Ngestirejo, Tanjungsari,
Gunung Kidul, Yogyakarta. Kegiatan dimulai dengan pematerian masing-masing kelas keilmuan tentang
metode sampling dan spesies yang umum dijumpai pada Gunung Kidul.
Sampling dilakukan pada sore hari dan pagi hari dengan metode free sampling atau metode
jelajah. Sampling yang pertama yaitu Crustacea. Peralatan yang dipakai adalah ember, pinset, botol
flavon, thermometer, dan jaring. Metode sampling yang digunakan adalah metode free sampling atau
metode jalajah pada zona intertidal Pantai Drini. Sampling dibagi menjadi 3 kelompok kemudian hasil
sampling dikumpulkan, diidentifikasi, didokumentasi kemudian dipreservasi.
Hasil sampling kelas keilmuan Crustacea sebagai berikut :
Pertama, Calcinus laevimanus. Ciri-ciri umumnya memiliki capit (cheliped) berwarna putih dan
pangkalnya hitam. Selain itu spesies ini memiliki mata yang berwarna biru dan pangkal matanya
(pedancle) berwarna orange.
Kedua, Clibanarius eurysternus. Ciri-ciri umumnya memiliki cheliped yang berukuran sama dan
terdapat garis longitudinal berwarna hitam dan kuning pada chelipednya.
Kemudian Dadarnus megistus. Ciri-ciri umunya memiliki cheliped dan pereopod berwarna
merah terang dengan bintik-bintik putih.
Spesies selanjutnya adalah Calcinus morgana. Ciri-ciri umumnya adalah alat geraknya berwarna
merah kecokelatan, di ujung chelipednya berwarna putih. Selain itu spesies ini memiliki mata yang
berwarna biru.
Calcinus latens . Ciri-ciri umumnya memiliki cheliped berwarna kehijauan dan pereopod
berwarna keunguan.
Clibanarius humilis. Ciri-Ciri umumnya memiliki pereopod berwarna hitam dengan garis kuning
dan kebiruan. Selain itu spesies ini memiliki antenna merah terang.
Spesies yang ditemukan selanjutnya termasuk dalam famili Majidae. Spesies dari famili ini
disebut spider crab dan biasanya berasosiasi dengan algae. Seringkali spesies dari family ini sulit
dibedakan dengan lingkungan disekitarnya karena kemampuan kamuflasenya.
Caribdis annulata termasuk ke dalm famili Portunidae. Spesies ini termasuk rajungan karena
memiliki kaki renang. Spinanya berjumlah 6 buah.
Atregatis floridus sering juga disebut kepiting batik karena corak pada carapacenya. Bentuk
carapacenya agak membulat.

Spesies yang selanjutnya termasuk kedalam famili Cantidae. Memiliki bentuk badan segienam
dan capit yang sama besar.
Portunus sp. temasuk ke dalam famili Portunidae. Bedanya dengan Caribdis adalah jumlah
spinanya yang berjumlah 9 buah.
Spesies selanjutnya adalah Calapa sp. Ciri-ciri utamanya cangkangnya termodifikasi menutupi
setengah tubuhnya. Selain itu Calapa sp. memiliki kaki jalan berjumlah 4 pasang.
Terakhir adalah Alpaeus sp. atau dikenal dengan sebutan pistol shrimp. Ciri-ciri umum spesies ini
memiliki cela yang membesar. Pistol shrimp dapat menembakkan gelembung udara untuk melindungi
diri.
Sampling yang kedua adalah kelas keilmuan Mollusa. Sampling dilakukan pada dini hari di zona
intertidal Pantai Drini dengan metode sampling free sampling. Alat yang digunakan adalah pinset, botol
flavon, thermometer, ember, dan plastic ziplox. Hasil sampling yang di dapatkan kemudian diidentifikasi,
didokumentasi dan dipreservasi. Hasil sampling kelas keilmuan Moluska sebagai berikut :
Pertama, Conus sp.
Cypraea sp. termasuk kedalam kelas Gastropoda. Mantelnya dapat keluar menjulur menutupi
cangkangnya untuk berkamuflase dengan ligkungan di sekitarnya.
Dendrodoris sp. termasuk ke dalam ordo nudibranchia. Spesies ini tidak memiliki cangkang
dengan tubuh yang bercorak seperti koral di sekitarnya.