Anda di halaman 1dari 5

PT BUMI RESOURCES TBK

I.

SEJARAH & LATAR BELAKANG


PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) pada awalnya didirikan
dengan nama PT Panorama Timur Abadi pada tanggal 6 Agustus 2003,
yang memiliki kegiatan usaha utama di bidang perdagangan dan
penyedia pelumas bagi industri pertambangan. Kemudian pada
pertengahan tahun 2009, PT Panorama Timur Abadi diambil alih oleh
PT Bumi Modern Tbk, yang bergerak di bidang perhotelan dan
pariwisata yang kemudian merubah nama perusahaan tersebut
menjadi PT Bumi Resources Minerals (BRMS).
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan PT
Bumi Resources Minerals adalah bergerak dalam bidang eksplorasi dan
pengembangan pertambangan atas sumber daya minyak, gas bumi
dan mineral. PT Bumi Resources Minerals saat ini memiliki cadangancadangan mineral termasuk tembaga, emas, timah hitam, zinc, bijih
besi, phosphate dan berlian yang tersebar di beberapa lokasi di
Indonesia dan Afrika Barat. PT Bumi Resources Minerals, juga dikenal
sebagai perusahaan batubara terbesar di Indonesia.
VISI
Untuk menjadi kelas dunia, operator global dalam sektor energi dan
pertambangan.
MISI
Mencapai keberlanjutan dan daya saing global untuk:

Meningkatkan laba atas investasi bagi pemegang saham


Meningkatkan kesejahteraan karyawan
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi
tambang
Berkelanjutan melestarikan lingkungan sekitar operasi

FILOSOFI PERUSAHAAN
Tindakan BUMI dipandu oleh tiga prinsip yang mendasari:

Cara terbaik untuk menciptakan nilai


Cara terbaik untuk menciptakan kemakmuran
Cara terbaik untuk menemukan peluang

INFORMASI PEMEGANG SAHAM


N
O.

TOTAL
SHARES

NAME

ADDRESS

CREDIT SUISSE AG
SG BRANCH
S/A CSAGSING-LHHL
(LHHL-130M)- 2023334064

PO BOX 583, MORTON HOUSE,


GOVERNMENT ROAD,
CHARLESTOWN, NEVIS

4,797,485,702. 23.09
00

RAIFFEISEN BANK

PO BOX 583 , MORTON HOUSE ,

1,264,213,935. 6.09

INTERNATIONAL AG, SINGAPORE GOVERNMENT ROAD ,


BRANCH S/A LONG HAUL
CHARLESTOWN , NEVIS - WEST
HOLDINGS LTD
INDIES

00

CITIBANK LONDON S/A


GLENCORE INTERNATIONAL AG

BAARERMATTSTRASSE 3,PO BOX


777,CH-6341 BAAE,SWITZERLAND

806,594,512.0
0

3.88

PT. BAKRIE & BROTHERS Tbk


-MC RtMJ

BAKRIE TOWER LT.35-37 RASUNA


EPICENTRUM JL. H.R RASUNA SAID

548,587,988.0
0

2.64

PT.
MUTUALCAPITA

TRANSPACIFIC MENARA IMPERIUM LT.18 JL. HR. 479,011,500.0


RASUNA SAID KAV. 1 SETIABUDI
0

2.31

PUBLIC/OTHERS

II.

12,877,990,97
8.00

61.99

20,773,884,6
15.00

100.
00

ANALISIS KASUS
Sejak tahun 1997, PT Bakrie Capital Indonesia mengambil alih 58,51%
saham perusahaan dari Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912. Pada
tahun 1990 perusahaan resmi mencatatkan diri di Bursa Efek Jakarta
(sekarang Bursa Efek Indonesia) dan Surabaya.
Dari kasus yang mencuat pada tahun 2010-2011, PT Bumi Resources
merupakan salah satu dari tiga perusahaan Grup Bakrie yang telah
lalai membayar pajak sebesar Rp 376 miliar, dari total ketiga
perusahaan sebesar Rp 2,1 triliun. Kasus ini kembali ramai dibicarakan
publik terkait pengakuan Gayus H. Tambunan tersangka korupsi
pencucian uang di tiga perusahaan Grup Bakrie yang diduga menyetor
US$ 7 juta atau sekitar Rp 65 miliar untuk membereskan persoalan
tunggangan pajak mereka. LSM Indonesian Corruption Watch (ICW)
menilai, jumlah itu membengkak menjadi Rp11,426 triliun setelah
perusahaan diduga kurang membayar royalti pada periode 2003-2008.
Tunggakan pajak ini terjadi pada tahun 2007 silam. Berikut harga
saham dari tahun 2003 s/d 2012 dapat dilihat pada table 1.1

Terlihat bahwa gejolak harga saham yang semakin turun dan


puncaknya pada tahun 2008 terlihat nilai saham PT Bumi Resort
berada pada kisaran Rp 910 / lembarnya, yang pada tahun sebelumnya
berada pada nilai tertinggi Rp 6000 / lembarnya, hingga pada akhir
tahun 2012 tercatat harga sahamnya pada kisaran Rp 590 / lembarnya.
Faktor pertama adalah tergerusnya marjin laba BUMI yang diakibatkan
melonjaknya biaya produksi / ton sebesar 9,2% dan tidak diimbangi
naiknya harga jual. Hal ini terjadi di seluruh perusahaan batu bara di
Indonesia, karena memburuknya harga batu bara dunia.

Faktor lainnya adalah tingginya beban keuangan yang harus dibayar


serta kerugian atas transaksi derivative. Laporan keuangan BUMI
mencatat, jumlah beban yang harus dibayar lebih tinggi dari laba
usahanya sendiri. Hal ini tentunya memperlihatkan buruknya
kemampuan membayar utang (solvabilitas) BUMI dalam membayar
utang-utangnya. Jika terus seperti ini BEI akan mengeluarkan tindakan
Auto rejection. Auto Rejection merupakan penghentian otomatis harga
saham akibat kenaikan atau penurunan yang signifikan.
III.

PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE


Keterbukaan atau transparasi merupakan prinsip dari Good Corporate
Governance yang diakomodasikan kedalam peraturan perundangundangan dibidang pasar modal. Perseroan mempunyai kewajiban
mengungkapkan informasi penting dalam laporan berkala dan laporan
peristiwa penting perseroan kepada pemegang saham dan instansi
pemerintah yang terkait sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku secara tepat waktu, akurat, jelas dan secara
obyektif. Prinsip wajib mengungkapkan informasi penting terakomodasi
dalam:
Keharusan melakukan transaksi secara jujur,benar dan demi
kepentingan semua pemegang saham dan larangan melakukan
transaksi yang menguntungkan pihak-pihak tertentu (Peraturan
Bapepam No. IX .E.1. tentang benturan Kepentingan Transaksi
Tertentu)
Prinsip keseragaman informasi untuk rencana RUPS (Peraturan
Bapepam No. IX.1.1. tentang rencana dan pelaksanaan rapat
umum Pemegang Saham. Peraturan Bapepam No.IX.C.3. tentang
Pedoman mengenai bentuk dan isi propektus dalam rangka
penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMTED).
Claessens et al. (2000) tentang perusahaan modern yang
mempunyai mempunyai struktur kepemilikan tersebar, tidak
dapat berlaku umum. Dalam struktur kepemilikan terkonsentrasi,
konflik keagenan mungkin tidak hanya terjadi antara manajer
dan pemegang saham, tetapi juga antara pemegang saham
pengendali dan pemegang saham minoritas, antara pemegang
saham dan kreditor dan antara pemegang saham pengendali
dan pemegang pancang (stakeholders) lainnya.
Peraturan Bapepam dan LK Nomor IX.E.2 tentang Transaksi
Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama bahwa transaksi
material 20% - 50% dari ekuitas perusahaan tidak diwajibkan
memperoleh persetujuan RUPS.
Peraturan Bapepam dan LK Nomor IX.I.1 tentang pelaksanaan,
agenda rapat, dan penyampaian hasil.
Dengan adanya masalah ini, kita bisa melihat bahwa sebagai
perusahaan yang telah Go Publik masih adanya indikasi bahwa
perusahaan-perusahaan tersebut masih belum menerapkan prinsipprinsip good corporat governance, walaupun masih sebatas dugaan
tetapi asumsi-asumsi negative telah mengarah kesana. Untuk bisa
memastikannya lebih jauh maka harus dilakukan penyidikan lebih
lanjut, tetapi untuk dampak sementara akibat adanya dugaan ini,

investor sudah mulai ragu untuk menanamkan modalnya pada


perusahaan-perusahaan tersebut.
Didalam konsep good governance setiap informasi yang hendakkan
disampaikan harus terbuka dan akurat, jauh dari manipulasi dan halhal yang menyesatkan, sebab dengan diterapkannya Prinsip corporate
governance diharapkan dapat meningkatkan kualitas laporan
keuangan, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan pemakai
laporan keuangan, termasuk investor.
IV.

SARAN
Mengenai tingkat kesalahan yang disyaratkan adalah berupa
kesengajaan(mengetahui), dan kelalaian (kurang hati-hati).
Bersalah tidaknya para pelaku di Perusahaan-perusahaan bakri Group
dapat dikukur dengan kriteria dalam bidang apakah akibat dari
kesalahan itu terjadi. Kalau terjadi kekeliruan dalam bidang keuangan,
maka akuntan public ikut bertanggung jawab, dan kalau dalam bidang
hukum, konsultan hukumnya dan layak diminta tanggung jawab.
Dengan adanya isu dugaan penggelapan dana pajak yang cukup besar
pada sebuah perusahaan publik, menjadi sebuah tanda bahwasanya
walaupun perusahaan besar tetapi masih lemah dalam menerapkan
prinsip-prinsip good corporate governance terutama dalam hal
menyampaikan berita yang akurat serta prinsip responsibility berupa
kurang dipatuhinya peraturan serta ketentuan yang berlaku. Hal ini
juga merupakan bukti bahwa kurangnya pengawasan dari pihak-pihak
yang terkait di pasar modal sehingga menyebabkan kerugian negara
yang cukup besar. Walaupun hanya sebatas dugaan, ini sudah menjadi
bukti awal bahwa dalam menjalankan bisnis itikad baik dalam
menjalankan bisnis tidak ada.
Upaya penegakan hukum yang adil dan beribawa mutlak diperlukan
dalam menyelesaikan kasus dugaan penggelapan pajak ini, karena
nantinya public akan mengetahui bagaimana kisah yang sebenarnya
dari kasus ini dan public juga mengetahui bagaimana proses
penegakan hukum dibidang pasar modal itu sendiri. Penyelesaian
kasus ini harus dijauhkan dari ketegangan politik yang ada.
Pasar modal merupakan salah satu sumber pendanaan yang sangat
penting dalam era globalisasi ini, dan oleh karena itu harus dipupuk
terus. Pasar modal harus menarik bagi emiten maupun investor. Oleh
karena itu, pemerintah, pengawas pasar modal, bursa, dan para
pialang mempunyai tugas masing-masing yang berkaitan guna
menciptakan pasar modal yang sehat, bersih, dan memiliki daya saing
yang tinggi. Pasar modal yang demikian akan menjadi sumber
pencarian dana yang menarik bagi perusahaan. Pada saat yang
bersamaan menyediakan alternatif investasi yang menjanjikan bagi
para investor.
Bapepam yang merupakan pengawas pasar modal mempunyai
peranan penting dalam menjaga keterbukaan informasi dalam rangka
transparansi dan perlindungan investor minoritas. Bapepam harus
menjaga serta meningkatkan fungsi pengawasan secara efektif dan
efisien. Bersama dengan pemerintah, Bapepam perlu mengembangkan

instrumen pasar modal, seperti opsi saham guna meningkatkan


efisiensi pasar. Di samping itu, Bapepam dapat memberikan masukan
guna mempercepat regulasi pajak yang berpihak pada perusahaan
terbuka. Yang tidak kalah pentingnya adalah Bapepam perlu
mendukung kesinambungan pendidikan bagi investor ritel maupun
institusi lokal. Serta lebih ketat dalam mengawasi perusahaanperusahaan yang tidak menerapkan prinsip-prinsip good corporate
governance.