Anda di halaman 1dari 4

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT SANTA MARIA

NOMOR : 058/SK/DIR/VIII/2010
TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN UNIT REKAM MEDIS
RUMAH SAKIT SANTA MARIA
DIREKTUR RUMAH SAKIT SANTA MARIA
Menimbang

: a.

Mengingat

bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit Santa Maria, maka
diperlukan penyelenggaraan pelayanan Unit Rekam Medis yang bermutu tinggi;

b.

bahwa agar pelayanan Unit Rekam Medis di Rumah Sakit Santa Maria
Pekanbar dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Direktur Rumah Sakit
Santa Maria sebagai landasan bagi penyelenggaraan pelayanan Unit Rekam Medis di
Rumah Sakit Santa Maria;

c.

bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas perlu ditetapkan Kebijakan Pelayanan
Unit Rekam Medis Rumah Sakit Santa Maria dengan Keputusan Direktur Rumah
Sakit Santa Maria.

: 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 Tentang Rumah Sakit;
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269 /Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis;
3. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 856/Menkes/SK/IX/2009
tentang Standar Unit Rekam Medis Rumah Sakit;
4. Keputusan Ketua Badan Pengurus Yayasan Salus Infirmorum Nomor
11/YSP/KHU/VIII/2010 tahun 2010 Tentang Struktur Organisasi Rumah Sakit Santa
Maria.
M E M U T U S K AN

Menetapkan

:

Kesatu

:

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT SANTA MARIA TENTANG KEBIJAKAN
PELAYANAN UNIT REKAM MEDIS RUMAH SAKIT SANTA MARIA.

Kedua

:

Kebijakan Pelayanan Unit Rekam Medis Rumah Sakit Santa Maria sebagaimana dimaksud
dalam Diktum Kesatu sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

Ditetapkan di Pekanbaru Pada tanggal 23 Agustus 2010 Direktur. Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini. akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Dr.Ketiga : Kebijakan Pelayanan Unit Rekam Medis Rumah Sakit Santa Maria sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kedua harus dijadikan acuan dalam menyelenggarakan pelayanan Unit Rekam Medis Rumah Sakit Santa Maria. Arifin .

menghormati hak pasien. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi. 7. 10. 8. 7. Permintaan rekam medis hanya bisa diberikan untuk kepentingan pengobatan pasien dan untuk kepentingan lain harus sesuai aturan dan pinjaman menggunakan bon peminjaman. Setiap bulan wajib membuat laporan intern dan ekstern. 2. etika profesi. 3. Setiap pasien yang masuk ke RS Santa Maria dientry melalui admission / registrasi. Pelayanan Instalasi Rekam Medis dilaksanakan dalam 24 jam. 6. 9. etiket.Lampiran Keputusan Direktur RS Santa Maria Nomor : 058/SK/DIR/VIII/2010 Tanggal : 23 Agustus 2010 KEBIJAKAN PELAYANAN REKAM MEDIS RUMAH SAKIT SANTA MARIA Kebijakan Umum 1. Kegiatan pelayanan medis dilaksanakan dengan membuat sensus harian. Setiap pasien rumah sakit Santa Maria memiliki satu nomor Rekam Medis. . termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD). 5. 6. dan mengutamakan keselamatan pasien. 5. standar prosedur operasional yang berlaku. Penyediaan tenaga harus mengacu kepada pola ketenagaan. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Peralatan di Instalasi Rekam Medis harus selalu dilakukan pemeliharaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelayanan di Instalasi Rekam Medis harus selalu berorientasi kepada mutu dan keselamatan pasien. Seluruh pelayanan dokumen rekam medis dilaksanakan oleh petugas rekam medis. Penyimpanan rekam medis pasien rawat jalan dan rawat inap disimpan di dalam satu tempat. Setiap pasien yang pulang rawat inap dibuatkan Ringkasan Perawatan Pasien (Resume Medis). Semua petugas Instalasi Rekam Medis wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin bulanan minimal satu bulan sekali. Setiap petugas atau staf Instalasi Rekam Medis wajib meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan yang sudah diprogramkan. serta selalu mengacu pada pencegahan dan pengendalian infeksi. Kebijakan Khusus 1. 3. 2. 4. 4.

dilengkapi dengan tanda tangan / paraf dan inisial nama. 16. 14. Instalasi Rekam Medis bertanggung jawab atas tersedianya informasi kegiatan pelayanan dan indikator rumah sakit yang telah ditetapkan. 18. Seluruh pelayanan rekam medis wajib berorientasi pada kepuasan pelanggan. 19. Petugas rekam medis bertanggung jawab atas pengembalian dan pendistribusian berkas rekam medis. Direktur. Bagi pasien yang memerlukan data rekam medis. baik untuk kepentingan eksternal maupun internal. 10. Instalasi Rekam Medis RS Santa Maria menerima kegiatan magang mahasiswa terkait. Kaur Rawat Inap bertanggung jawab atas kembalinya berkas rekam medis pasien rawat inap yang keluar perawatan dalam waktu tidak lebih dari 2 x 24 jam. 9. 11.8. termasuk rekam medis pasien meninggal. Dr. Berkas rekam medis yang telah dikembalikan ke Instalasi Rekam Medis yang belum lengkap. hasil pemeriksaan dan riwayat pelayanan telah diberikan. Pemusnahan rekam medis in aktif dilakukan oleh Panitia yang dibentuk oleh manajemen Rumah Sakit Santa Maria (tidak dilakukan oleh Instalasi Rekam Medis sendiri). Arifin . Penyusutan rekam medis dilaksanakan secara rutin sesuai jangka waktu 5 tahun setelah kunjungan terakhir (selanjutnya dialihkan ke media elektronik). Instalasi Rekam Medis bertanggung jawab atas laporan berkala yang telah ditetapkan. wajib dilengkapi oleh profesi tenaga kesehatan yang bersangkutan. 13. Semua profesi tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada pasien diwajibkan menulis seluruh pelayanan yang diberikan pada lembar rekam medis yang sudah ditentukan. 17. 15. Petugas rekam medis bertanggung jawab atas penyimpanan rekam medis in aktif. Seluruh hasil pemeriksaan pelayanan penunjang wajib ditempelkan pada lembar rekam medis yang telah ditetapkan. 12. dapat diberikan resume atau ringkasan perawatan pasien. 20.