Anda di halaman 1dari 47

UNIT UTILITAS

Unit pendukung proses di Industri dengan tugas utama
menyediakan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Air : steam, domestik, air pendingin, proses
Bahan bakar
Listrik
Udara tekan
Sistem refrigerasi
Sistem pelumasan
Sistem pengolahan limbah

PENYEDIAAN AIR
Dari berbagai bahan baku (air laut; air sungai;
sumur dangkal dan sumur dalam; air hujan,
danau, dsb)
-

Steam  ketel
Air pendingin  cooling tower
Chilled water  sistem refrigerasi
Proses

- Domestik

salju

hujan

“Water, water, everywhere, but nor any
drop to drink”
(Air, air, dimana-mana air, tetapi
setetespun tidak ada untuk minum,
Sundstrom, 1979; Vila R.C., 1982)
Perlu teknologi pengolahan air !!!

KUALITAS AIR

5 Air Tawar 35.03 x 103 2.53 Lain-lain 12. 1985.97 Total 1. M. km3 % Air Laut 1.338 x 106 96. Kurita Water Handbook) .386 x 106 100 JUMLAH AIR DUNIA (Okazaki.97 x 103 0.Jenis Air Jumlah.

01 x 103 0.0 Uap air (di udara) 0.002 x 103 0.7 Air tanah 10.06 x 103 68. km3 % 24. Kurita Water Handbook) Jenis Air Tawar Jumlah.AIR TAWAR DUNIA (Okazaki.29 Sungai 0.006 Salju .108 x 103 0. 1985. M.85 x 103 31.03 Danau 0.

24 Jan 04) JML PENDUDUK CADANGAN AIR TAWAR ASIA 80 1 AUSTRALIA 2 3 Lainnya ? ? BENUA % dunia % dunia .CADANGAN AIR ANTAR BENUA (Suara Merdeka.

seorang Pelaut Kuno)  Mendapatkan air bersih termasuk hak asasi manusia (Resolusi PBB th 2000 melalui UNESCO)   PENTINGNYA AIR (PENGOLAHAN AIR) .“Tidak ada kehidupan tanpa adanya air” “ The Best of All Things is Water (Air adalah yang terbaik dari segalanya)”  “Water. everywhere. nor any drop to drink” (penyair terkenal Coloridge. water.

Air yang murni tidak berwarna.KUALITAS AIR : PARAMETER PENCEMAR . air mengandung berbagai bahan pencemar/kontaminan PARAMETER PENCEMAR PADAT TAK MENGENDAP (NON SETLEABLE SOLID) CAIR MENGENDAP (SETLEABLE SOLID) TERLARUT TERSUSPENSI KOLOID ORGANIK DAN ANORGANIK GAS . dan tidak berbau . tidak berasa.Karena siklus hidrologi.

KONTAMINAN AIR KONTAMINAN AIR IONIK & TERLARUT ION POSITIP Ca2+ Mg2+ Fe2+ Mn2+ Na+ K+ ION NEGATIF SO4= ClNO3HCO3OHCO3= NON IONIK & TIDAK TERLARUT SUSPENSI KOLOID GAS tanah liat debu tanah liat virus bakteri alga CO2 O2 N2 H 2S .

Padatan terlarut. Kation terlarut.KONTAMINAN AIR KONTAMINAN AIR FISIKA KIMIA T. Padatan Tersuspensi. Padatan total. dll Kesadahan. Anion terlarut. Alkalinitas. Konduktifitas. dsb BIOLOGI Jml bakteri koli dsb . pH.

miligram per liter (mg/l).  Konsentrasi zat terlarut dinyatakan dalam miligram per liter sebagai CaCO3 . 2. 4. bagian per juta (part per million. mol per liter 3. persen berat : massa zat terlarut per massa total larutan dikalikan 100 % 5. ppm). miliekuivalen per liter (meq/l): jumlah ekuivalen solut per liter larutan disebut juga dengan normalitas (N). milligram per liter sebagai CaCO3 (mg/l sebagai CaCO3).ANALISA KIMIA Kandungan kontaminan dinyatakan dengan : 1. dan ppb (part per billion).

.Contoh Parameter Analisa Air No Uji 1 pH 2 Kation terlarut Kalsium Magnesium Kalium Natrium Keterangan / Simbol Penggunaan Hasil Pengujian Untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan encer Ca2+ Mg2+ K+ Na+ Untuk menentukan komposisi kimia ionik air dan untuk mengkaji kelayakan air untuk berbagai alternatif penggunaan.

Untuk mengukur kapasitas air untuk menetralkan asam .Contoh Parameter Analisa Air No 3 4 Uji Anion terlarut Bikarbonat Karbonat Klorida Hidroksida Nitrat Sulfat Alkalinitas Keterangan / Simbol Penggunaan Hasil Pengujian HCO3CO3= ClOHNO3SO4= HCO3.+ CO3= + OH- Untuk menentukan komposisi kimia ionik air dan untuk mengkaji kelayakan air pada berbagai alternatif penggunaan.

Contoh Parameter Analisa Air No Uji Keterangan / Simbol Penggunaan Hasil Pengujian 5 Kesadahan kation multivalensi Untuk mengukur kapasitas konsumsi sabun dan kecenderungan air untuk membentuk kerak 6 Konduktifitas  mhos (micromhos)/c Untuk memperkirakan total padatan terlarut atau check terhadap hasil analisa lengkap (Total Padatan Terlarut atau TDS = 0.55 0.7 x konduktifitas sampel) pada 25oC .

Jumlah ekuivalen kation = jumlah ekuivalen anion 2.Kation ANION Terlarut : Kesetimbangan muatan 1. Jumlah kation dan anion dalam mg/L = Total padatan terlarut .

dan (d) perkirakan kandungan padatan terlarut total.Review hasil analisa kimia Anggap bahwa analisa kimia air permukaan sebagai berikut : Ion Konsentrasi. (b) tentukan alkalinitas air dinyatakan sebagai CaCO3. . (c) tentukan kesadahan yang dinyatakan sebagai CaCO3. Periksa ketelitian hasil analisa di atas. mg/l Ca 2+ Mg2+ Na+ K+ ClSO4= HCO3- 90 30 72 6 120 225 165 pH 7.5 (a).

24 ClSO4= HCO3- mg/l mg/meq meq/l 120 225 165 35.Penyelesaian: Neraca kation-anion digunakan untuk memeriksa ketelitian analisa.2 23.0 39.69 2.21 .5 48 61 2.46 3.1 4.70 490 10.50 2. Kation Anion Konsentrasi Konsentrasi Ion Ion mg/l mg/meq meq/l Ca2+ Mg2+ Na+ K+ 90 30 72 6 20 12.82 4.15 Total 198 10.13 0.

Menentukan alkalinitas. Untuk hasil analisa yang disajikan.Keterangan : mg/meq = miligram/miliequivalen Untuk Kalsium.0 mg/l sebagai CaCO3 (d).3 mg/l sebagai CaCO3 Catatan : berat equivalen CaCO3 = 100 g/2 = 50 g/eq = 50 mg/meq (c). Menentukan kesadahan. kesadahan air disebabkan oleh ion kalsium dan magnesium. alkalinitas hanya disebabkan oleh ion HCO3-. Kesadahan dinyatakan sebagai CaCO3 = (4. (b). Alkalinitas dinyatakan sebagai CaCO3 : = 2. Perkiraan total padatan terlarut (TDS) TDS =  kation +  anion dinyatakan dalam mg/l = 198 mg/l + 490 mg/l = 688 mg/l .46 meq/l) x 50 mg CaCO3 /meq = 348. Karena jumlah kation dan anion sama maka hasil analisa dapat diterima. meq/l = 90 mg/l / 20 mg/meq = 4.50 (a). Dari hasil analisa diatas.70 meq/l x 50 mg CaCO3/meq = 135. berat eqivalen = 20 : gram/equivalen (40/2) = 20 mg/miliequivalen meq/l = miliequivalen/liter. Untuk kalsium.5 meq/l + 2.

Air sumur. ION EXCHANGE. proses. SATUAN OPERASI MIXING. dll BAHAN BAKU AIR (KUALITAS AIR) Air laut. MCK. FLOKULASI. PRESIPITASI. SEDIMENTASI. ADSORPSI. Air danau TEKNOLOGI PENGOLAHAN TUJUAN PENGGUNAAN (SPESIFIKASI) Air minum. ketel / steam.PENGOLAHAN AIR I. DEAERASIdll . Air sungai. SATUAN PROSES KOAGULASI. pendingin. dll II. FILTRASI. AERASI. DESINFEKSI.

PENGOLAHAN AIR CONTOH SEDERHANA: Pengolahan air sumur menjadi air minum TEKNOLOGI Air sumur Kualitas ??? Kuman PENGOLAHAN ??? Satuan pengolahan ??? Desinfeksi !!! Air minum Spesifikasi ???? Bebas kuman .

. == bisa melibatkan bagian-bagian kecil dari satuan operasi dan proses. tetapi bisa juga melibatkan hampir semua satuan operasi dan proses yang ada.== Pemilihan satuan-satuan operasi maupun proses untuk pengolahan air sangat tergantung pada kualitas dan jenis bahan baku serta tujuan penggunaan dari air yang telah diolah.

BEBERAPA SATUAN OPERASI DAN SATUAN PROSES DALAM PENGOLAHAN AIR .

7.Mixing Untuk mencampur bahan-bahan kimia dan gas-gas yang diperlukan untuk pengolahan.Satuan operasi 1.Saringan (screening) Saringan kuarsa digunakan untuk melindungi pompa dari padatan mengapung. Aerasi Untuk menambah maupun mengeluarkan gas-gas dari air. 3. dsb. 4. pasir.Saringan mikron Digunakan menghilangkan impuritas yang halus seperti alga. Saringan halus digunakan untuk menghilangkan padatan mengapung dan tersuspensi 2. 6.Flokulasi Untuk mempercepat penggumpalan pengadukan sangat lambat.Filtrasi Untuk menyaring padatan yang masih tersisa setelah pengendapan/sedimentasi partikel dengan . 5. Misal : aerasi untuk menghilangkan Fe2+ dan Mn2+ terlarut.Sedimentasi Untuk menghilangkan partikel-partikel seperti tanah dan pasir atau padatan (flok) tersuspensi.

yang menyebabkan rasa.Oksidasi kimia Untuk mengoksidasi berbagai senyawa yang ditemukan di dalam air.Koagulasi Proses penambahan bahan-bahan kimia untuk membentuk gumpalan (flok) yang selanjutnya dipisahkan pada proses flokulasi. warna dan kerak. . 6.Adsorpsi Untuk penghilangan senyawa-senyawa organik yang menyebabkan warna. rasa dan bau.Presipitasi Penghilangan komponen ion terlarut seperti kalsium dan magnesium (kesadahan) dengan penambahan bahanbahan kimia sehingga akan menimbulkan endapan 4.Satuan Proses 1.Ion exchange Untuk penghilangan sebagian maupun keseluruhan kation dan anion terlarut dalam air 5. 3.Disinfeksi Digunakan untuk mematikan bakteri patogen yang ada dalam air. 2.

ketel dan lain-lain Koagulasi. Pelunakan dengan kapur dan kapursoda. Komponen Rumus Tidak ada Air menjadi keruh. pipa menghambat daya cuci dengan sabun Pelunakan. penambahan asam. filtrasi. bikarbonat dan karbonat menghasilkan CO2 dalam uap panas. alat-alat. dealkilasi dengan penukar ion. membentuk deposit pada pipa-pipa. khlorinasi. distilasi Asam mineral bebas H2SO4 .Cara Pengolahan Air dari Berbagai Zat Pengotor No. destilasi.HCl dan sebagainya dinyatakan sebagai CaCO3 Korosif Netralisasi dengan alkali 2 4 5 Cara Pengolahan Turbidity 1 3 Masalah yang Ditimbulkan . ketel. menghambat proses pengendapan pada penghilangan besi dan hot phosphate softening Koagulasi. demineralisasi. adsorbsi dengan karbon aktif Hardness (kesadahan) Kalsium dan magnesium yang dinyatakan sebagai CaCO3 Membentuk Scale / kerak pada sistem penukar panas. sehingga bersifat korosif. pengendapan dan filtrasi Warna Tidak ada Timbul buih dalam ketel. pengolahan internal Alkalinity (alkalinitas) Bikarbonat (HCO3) Karbonat (CO3) Hidroksida (OH) Dinyatakan sebagai CaCO3 Timbul buih dan carry over (lolosnya) padatan ke dalam uap panas mengakibatkan karatan pada pipa ketel.

koagulasi dan filtrai pelunakan kapur.6 Karbondioksida CO2 Korosif terhadap jaringan pipa Aerasi. distilasi 9 Chlorida Cl- Menaikkan kandungan padatan dalam air dan bersifat korosif 10 Silika SiO2 Membentuk kerak pada ketel dan sudut-sudut turbin 11 Besi Fe2+ (ferro) Fe3+ Terbentuk deposit pada pipa-pipa dan boiler Aerasi. netralisasi dengan alkali. filming dan neutralizing amines 7 pH Konsentrasi Perubahan pH dipengaruhi ion hydrogen oleh keasaman atau pH = -log (H+) kebasaan dalam air. deaerasi. bereaksi dengan Ca membentuk kerak CaSO4 Demineralisasi. penukar kation . Air dalam biasanya pH = 6-8 PH dapat dinaikkan dengan penambahan Al dan sebaiknya dengan asam 8 Sulfat SO4= Menaikkan kandungan padatan dalam air.

distilasi 19 Padatan tersuspensi Tidak ada Menyebabkan deposit Pengendapan. konduktansi spesifik Konduktivitas yang tinggi maka sifat korosi makin tinggi Demineralisasi.12 Mangan Mn Terbentuk deposit Aerasi. khlorination. dan sebagainya 18 Padatan terlarut Tidak ada Padatan terlarut menunjukkan jumlah zat-zat yang terlarut. menyebabkan buih Pelunakan kapur. daeaerasi 17 Konduktivitas Dinyatakan dalam Micrombos. pelunakan kapur 13 Minyak Dinyatakan sebagai oil atau Ichloroform extractible matter Terbentuk kerak. hyrazine. khlorinasi. korosi Aerasi. sodium sulfate. demineralisasi. pelunakan kapur. filtrasi dengan diatamaceous earth 14 Oksigen O2 Korosi Deaerasi. lumpur dan buih dalam ketel Raffle reparation stainers koagulan dan filktrasi. zat pencegah korosi 15 Hidrogen Sulfida H2S Bau telur busuk. penukar anion berbasa tinggi 16 Amoniak NH3 Korosi pada tembaga dan seng Penukar kation dengan zeolite hidrogen. filtrasi dan koagulasi 20 Padatan total Tidak ada Padatan total adalah padatan terlarut ditambah padatan tersuspensi Sama dengan 19 dan 20 . penukar kation dengan zeolite hidrogen.

SATUAN OPERASI DAN PROSES SEDIMENTASI : MEMEMISAHKAN PADATAN MENGENDAP t=0 t> padatan mengendap t>> Padatan tak mengendap .

 KLARIFIER  THICKENER  FLOTASI (kebalikan sedimentasi) SEDIMENTASI .

3 detik 3 detik 38 detik 33 menit 35 jam 230 hari 63 tahun .001 0.0001 0.01 0.SATUAN OPERASI DAN PROSES : SEDIMENTASI Waktu Pengendapan Berbagai Ukuran Partikel Diameter Partikel (mm) 10 1 0.00001 Nama Partikel Waktu Pengendapan pada Ketinggian 1 ft Kerikil Pasir kasar Pasir halus Lumpur Bakteri Partikel tanah liat Partikel koloid 0.1 0.

(a) (b) SEDIMENTASI : Pola pengendapan partikel diskrit (a) dan partikel flokulen (b) .

SATUAN OPERASI DAN PROSES KOAGULASI DAN FLOKULASI : memisahkan padatan tersuspensi dan koloid Padatan terlarut koagulan koagulan Padatan tersuspensi .

PRESIPITASI : menghilangkan kation/anion terlarut dengan penambahan bahan kimia Bahan kimia Kation/anion terlarut .

ION EXCHANGE : menghilangkan kation/anion terlarut Air Kation/anion dalam air Padatan penukar ion Kation/anion Kolom penukar ion Air .

kadangkadang dengan penambahan koagulan aid (flokulan) KOAGULASI FLOKULASI : Definisi . Koagulasi : rapid mixing. dengan penambahan bahan kimia  Flokulasi : slow mixing.

100.Koloid inert (tanah liat.000 1 .000 -2 250.000. Al3+) C.000.Bakteri .KOAGULASI FLOKULASI : Ukuran partikel yang terlibat dalam koagulasi Diameter Ao A. Sistem Koloidal .000 5.Warna .000. garam anorganik) .000 4 .000 .000 .8.1.000 2.000) D.000 .100. Mg2+.000 .40. Kation (Na+.000 50. Ca2+.000 – 15.Alga B.000 1. Polyelektrolit (BM 100. Air 50 .Emulsi .30.

KOAGULASI FLOKULASI Distribusi muatan lapisan ganda .

KOAGULASI FLOKULASI : contoh pengukuran potensial zeta Koagulasi air menggunakan alum .

Ferro sulfat FeSO4.Tawas Al2(SO4)3.7H2O + 7 H2O + Ca(OH)2 -----> Fe(OH)2 + CaSO4 .18H2O + 3Ca(OH)2 -----> 3CaSO4 + 2 Al(OH)3 + 18 H2O 2.KOAGULASI FLOKULASI 1.

PAC KOAGULASI FLOKULASI : beberapa jenis koagulan .3. Ferri khlorida 2 FeCl3 + 3 Ca(OH)2 ---------> 3 CaCl2 + 2 Fe(OH)3 5. Ferri sulfat Fe2(SO4)3 + 3Ca(HCO3)2 ----> 2Fe(OH)3 + 3CaSO4 + 6CO2 4.

KOAGULASI FLOKULASI : beberapa jenis flokulan .

.  akan menurunkan kapasitas penukaran ion PE pada pH tinggi.KOAGULASI FLOKULASI : PE kationik     PE kationik seperti polyamine  terhidrolisa dalam air R R NH + H2O --- NH.H+ + OHR R == pada pH tinggi reaksi akan menyebabkan reaksi bergeser ke kiri. dan polimer menjadi tidak bermuatan (non ionik).

R-COOH === R-COO. Molekul ini akan terionisasi dalam air sebagai berikut. KOAGULASI FLOKULASI : PE anionik .+ H+ Ion hydrogen akan memaksa reaksi ke kiri sehingga molekul ini akan menjadi non ionik pada pH rendah.Polymer anionik memiliki guhus karboksil dalam struktur molekulnya.

3. 1 µ Lampu Ultraviolet (UV) Tanki produk Mesin Cup Mesin Gallon Mesin Botol .Contoh Diagram Alir : Pengolahan air sumber menajdi air minum dalam kemasan Air sumber Bak Tandon Ozone Generator Ozone Tanki Umpan Filter multimedia Karbon Aktif Cartridge filter 5.

Air baku (air sungai) Alum. warna. NO3-. zat-zat organik Penghilangan Ca2+. Na+. Mn2+. dll) Zat anti kerak (Senyawa Phosphat. SiO3- Deaerator Unit Injeksi Kimia Air umpam boiler Air Proses Air . K+. Al3+ Peghilangan CO2 Penukar Anion Zat pengikat O2 (Hidrazin. dsb) Lumpur padat Penghilangan Cl-. Fe2+. Mg2+. flokulan. bau. kaporit Bak Pencampur Bak Lumpur Klarifier Contoh diagram penyediaan/pengolahan air sungai untuk berbagai keperluan di industri Air untuk service Saringan Pasir Air Pendingin Bak air Dekanter terfiltrasi Unit demineralisasi Air sanitasi Filter karbon Penukar kation Dekarbonator Penghilangan Cl2. NaOH.

Soda abu KOLAM RENANG Saringan pasir . PAC. HCl.Contoh Blok Diagram pengolahan air di kolam renang kaporit Balancing tank Air sumur artetis Desinfeksi overflow Kaporit.