Anda di halaman 1dari 14

SWAMEDIKASI SAKIT KEPALA

Sakit kepala digolongkan menjadi dua jenis : sakit kepala primer dan sekunder.
Pada sakit kepala primer, rasa sakit itu sendirilah penyakitnya. Sakit kepala sekunder
disebabkan oleh masalah medis lain (Majalah Kesehatan/16/11/2010) :
1. Sakit kepala primer.
Stres, cuaca atau ketidakseimbangan hormon dapat memicu sakit kepala
primer, yang berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa hari. Ada dua jenis
utama sakit kepala primer, yaitu yang disebabkan oleh ketegangan otot (myogenik)
dan pelebaran pembuluh darah (vaskular).
Sakit kepala myogenik disebabkan oleh ketegangan otot wajah, leher dan
kepala. Sakit kepala ini merupakan jenis yang paling umum. Prevalensi tahunan sakit
kepala myogenik adalah 74%, jauh lebih tinggi daripada untuk semua jenis sakit
kepala lainnya. Perempuan 40% lebih sering terkena sakit kepala ini dibandingkan
laki-laki. Sakit kepala myogenik ditandai dengan tekanan di kedua sisi kepala dengan
tingkat ringan sampai sedang dan tidak bertambah sakit bila melakukan aktivitas fisik
rutin. Sakit kepala ini juga tidak menyebabkan mual, muntah atau lebih peka
terhadap cahaya dan suara.
Sakit kepala vaskular

disebabkan oleh

pelebaran pembuluh

darah

(vasodilatasi ) otak yang menekan saraf-saraf sehingga menimbulkan nyeri. Jenis


sakit kepala ini yang paling umum adalah migren. Migren adalah sakit kepala
berulang, yang banyak terjadi pada wanita, terutama menjelang menstruasi. Migren
ditandai dengan sakit parah pada satu atau kedua sisi kepala, yang berlangsung
selama minimal 12 jam. Jenis sakit kepala ini disertai hilangnya nafsu makan, mual

dan muntah. Pada beberapa orang, migren juga ditandai dengan peningkatan
kepekaan terhadap cahaya dan suara keras. Oleh karena itu, mereka biasanya ingin
beristirahat di kamar yang gelap, tenang dan sejuk.
Tahapan-tahapan kejadian migraine yaitu (Ikawati, 2010):
1. Fase prodrome: Suatu rangkaian peringatan sebelum terjadi serangan, meliputi
perubahan mood, perubahan perasaan/sensasi (bau atau rasa) atau lelah dan
ketegangan otot.
2. Aura, yaitu ganguan visual yang mendahului serangan sakit kepala. Tidak semua
migraine diawali dengan aura. Aura adalah gangguan penglihatan seperti melihat
sinar berpendar, atau warna-warna yang berbaur.
3. Sakit kepala, umumnya satu sisi, berdenyut-denyut, disertai mual dan pada
orang yang mungkin bisa sampai muntah, menjadi sensitive terhadap cahaya
dan suara. Sakit kepala ini terjadi selama sekitar 4-72 jam.
4. Postdrom: tanda-tanda lain migraine seperti tidak bisa makan dan tidak
konsentrasi, kelelahan.
Serangan migraine dapat dipicu oleh berbagai hal, misalnya kepanasan, baubauan menyengat, makanan tertentu, terlalu lelah, stress pikiran, faktor hormonal
dan lain-lain.
Jenis sakit kepala vaskular lain adalah sakit kepala klaster (cluster). Sakit
kepala klaster terjadi berulang kali setiap hari pada waktu yang sama selama
beberapa hari atau minggu dan kemudian mereda. Serangan sakit kepala klaster
bisa berulang hingga berkali-kali dalam setahun. Rasa sakit umumnya meningkat
perlahan-lahan dan menjadi sangat parah dalam beberapa menit, dan kemudian

menghilang dalam satu sampai tiga jam. Lebih dari satu kali serangan sakit kepala
dapat terjadi dalam sehari.

Sakit kepala klaster umumya berkembang dari wilayah sekitar mata dan
menyebar ke seluruh wajah. Mata yang dipengaruhi oleh sakit kepala ini biasanya
menjadi merah dan basah dan lubang hidung di sisi yang sama pada wajah sering
menjadi meler dan tersumbat. Salah satu perbedaan utama antara klaster dan
migren adalah penderita sakit kepala klaster biasanya merasa lebih baik jika
bergerak.
Pada

sakit

kepala

primer,

struktur

utama

yang

terlibat

adalah

(harian/04/04/2013) :

Pembuluh darah intrakranial besar dan duramater

Ujung perifer nervus trigerminus yang mempersarafi struktur di atas.

Portio caudal nukleus trigerminal yang memanjang menuju kornu dorsal medula
spinal servikal atas dan menerima

input dari radiks servikal satu dan kedua (kompleks trigerminoservikal)

Sistem modulator nyeri pada otak yang menerima input dari nociceptor
trigerminal.

2. Sakit kepala Sekunder


Sakit kepala sekunder dapat disebabkan oleh influenza, radang sinus,
tekanan darah tinggi, stroke ringan/stroke berat, cedera kepala, tumor otak,
gangguan metabolisme (mis. diabetes dan penyakit tiroid), gangguan saraf mata,
sakit gigi, dan lain-lain. Efek samping obat dan masalah psikologis juga dapat
mengakibatkan sakit kepala. Dengan terapi yang tepat atas penyakit yang mendasari,
biasanya sakit kepala akan menghilang.
Beberapa gejala yang patut diwaspadai bahwa terdapat kelainan serius yang
mendasari sakit kepala di antaranya adalah (harian/04/04/2013) :

Sakit kepala paling buruk yang pernah dialami

Sakit kepala berat pertama kali

Memburuk secara subakut dalam beberapa hari atau minggu

Terdapat abnormalitas pada pemeriksaan neurologis

Terdapat demam atau gejala sistemik yang tidak dapat dijelaskan

Sakit kepala yang diawali muntah

Nyeri yang diinduksi oleh bending, lifting dan batuk

yeri yang mengganggu tidur atau sampai membangunkan dari tidur

Terdapat sakit sistemik

Onset sesudah usia 55 tahun

Nyeri yang berkaitan dengan tenderness lokal misalnya pada area arteri
temporal.

11 hal sederhana yang dapat menyebabkan sakit kepala antara lain (Artikel/2012) :
1. Udara panas.
2. Aroma yang menyengat.seperti aroma cat, minyak wangi dan beberapa jenis
bunga.
3. Ikatan rambut, kepangan atau penggunaan headband yang terlalu kencang
dapat menyebabkan penghubung jaringan dikulit kepala menegang.
4. Aktivitas seks dan latihan fisik yang berlebihan, terutama bagi penderita migrain.
5. Gerakan atau postur tubuh yang salah. Misalnya menjepit telepon diantara
telinga dan pundak, duduk dengan kursi tanpa penyangga punggung,
6. Jarak pandang yang terlalu dekat atau terlalu jauh (misalnya pada monitor atau
tv) .
7. Zat tiramin atau zat yang terkandung didalam makanan yang proses
pembuatannya memakan waktu lama, misalnya keju (termasuk blue cheese,
keju cheddar, keju parmesan dan keju Swiss). Semakin lama proses pembuatan
makanan tersebut, semakin banyak kandungan tiramin didalamnya. Tiramin juga
banyak terdapat pada minuman beralkohol, dan kandungan alkohol tersebut juga
dapat meningkatkan tekanan darah ke otak sehingga membuat Anda semakin
pusing.

8. Melewatkan makan dapat menyebabkan kadar gula dalam darah menurun. Saat
perut kosong, hindari mengkonsumsi makanan manis, terutama permen, karena
akan memperparah kadar gula darah. Belum lagi pada penderita gastritis,
terlambat makan dapat memicu naiknya asam lambung dan dapat memberikan
efek sakit kepala.
9. Dehidrasi juga dapat berdampak pada keseimbangan sel dalam tubuh kita, yang
dapat memberikan manifestasi berupa sakit kepala.
10. Asap rokok, nikotin yang terkandung didalamnya menyebabkan pembuluh darah
pada otak menyempit. Terutama bagi penderita migrain, asap rokok akan
menimbulkan rasa sakit yang amat sangat, bahkan akan berpengaruh juga pada
mata dan hidung.
Beberapa tips untuk mencegah dan mengobati sakit kepala tanpa menggunakan obatobatan, antara lain :
a. Buat catatan setiap kali mengalami sakit kepala
Dengan membuat catatan, akan diketahui pola datangnya sakit kepala
dan dengan demikian dapat di identifikasi pemicunya. Misalnya jika anda merasa
pusing beberapa saat setelah minum kopi, bisa jadi kafein adalah penyebabnya.
Dengan memiliki catatan riwayat sakit kepala, anda dapat mengambil tindakan
pencegahan yang tepat (Ikawati, 2010).
b. Redakan stress
Terlalu banyak pikiran menjadi timbulnya sakit kepala. Jika tidak dikelola,
berbagai pikiran itu bisa mendatangkan stress yang memperburuk sakit kepala.

Biasakan hidup teratur dan seimbang akan mengurangi risiko sakit kepala
(Ikawati, 2010).

c. Berhenti merokok dan minum alkohol berlebihan.


Rokok dan alcohol adalah salah satu faktor penyebab sakit kepala karena
zat yang dikandungnya (Ikawati, 2010).

d. Makan teratur
Pada orang-orang tertentu, makan terlambat juga dapat menimbulkan
sakit kepala. Penting untuk menyantap makanan yang kaya karbohidrat dan
rendah lemak serta minum banyak air (Ikawati, 2010).
e. Periksakan mata anda secara teratur
Kelainan refraksi mata seperti kondisi mata minus plus silinder dapat
menyebabkan sakit kepala. Ini karena mata berusaha menangkap objek agar
terlihat jelas(Ikawati, 2010).
f. Tidur
Kelebihan tidur, tidur yang salah, dan kurangnya tidur dapat menyebabkan
sakit kepala yang berkepanjangan. Sebaiknya menyempatkan diri untuk tidur
yang cukup sekitar 7 hingga 8 jam dalam sehari sehingga tubuh akan lebih
terlihat segar di pagi harinya dan dapat menghilangkan sakit kepala (artikel /
04/11/2013).
g. Minum Air Putih
Mengkonsumsi air putih merupakan satu komponen asupan yang sangat
dibutuhkan oleh tubuh manusia, karena selain dapat menghilangkan rasa haus,

dengan meminum air putih 8 hingga 10 gelas dalam sehari secara rutin maka hal
itu akan membuat berbagai sistem yang terdapat dalam tubuh manusia bisa
bekerja secara optimal. Sakit kepala disinyalir sebagai salah satu indicator rasa
haus atau kehausan pada tubuh, dengan meminum air putih pastinya dapat
membuat diri menjadi lebih baik.

h. Es Batu
Memanfaatkan sekantong es batu akan membuat mati rasa daerah yang
terdapat sakit dan dapat mengurangi sakit kepala, jika meraskan rasa sakit atau
nyeri akibat suatu ketegangan atau stress, cukup mengambil icepack lalu
diletakkan di kepala atau bahu atau leher bagian belakang.
i.

Pijat
Saat merasa sakit kepala, berikanlah pijat lembut selama 15 menit di
lokasi sakit kepala, pijatlah pada daerah penghilang rasa sakit yang dilakukan
dengan cara memijat bagian telapak tangan yang berada diantara jempol dan jari
telunjuk. Lakukanlah pemijatan hingga merasakan sakit karena pemijatan ini.

j.

Biofeedback
Biofeedback ini adalah salah satu metode yang menggunakan sensor
elektronik untuk memonitor fungsi tubuh seperti masalah ketegangan otot, suhu
kulit, detak jantung dan juga tekanan darah. Keterangan suatu kondisi pasien ini
biasanya akan terlihat melalui suara atau gambar pada komputer. Sebuah
penelitian menunjukan bahwa biofeedback sangat efektif untuk mengatasi

migraine dan kegetangan pada kepala, dan sebuah analisis terbaru yang sudah
dipublikasikan dalam jurnal Headache menunjukan bahwa terapi perilaku seperti
biofeedback ini lebih hemat biaya dibandingankan dengan pemberian resep
dokter.
k. Peregangan
Lakukanlah peregangan

untuk mengurangi otot-otot

tegang yang

memberikan konstribusi terhadap nyeri dan cobalah tiga gerakan seperti,


gerakan leher dagu ke depan, ke atas, ke samping kiri dan kanan, lalu gerakan
bahu seperti gerakan bahu ke atas, lalu putar bahu ke depan dan kebelakang
ataupun peregangan yang lainnya. Lakukan peregangan ini dua kali sehari
sekitar 20 menit persesinya dan tahan peregangan selama lima detik, releks
selama lima detik dan ulangi setiap peregangan hingga 3 atau 5 kali.
Beberapa makanan dan cairan diyakini dapat membantu mengusir rasa sakit di
kepala. Inilah delapan di antaranya :
1. Kentang
Sakit kepala yang muncul akibat mabuk tak hanya disebabkan karena
dehidrasi tetapi juga karena hilangnya elektrolit seperti kalium. Maka dari itu,
menyantap makanan yang kaya akan kalium dapat membantu meringankan sakit
kepala. Kentang mengandung banyak kalium yakni 100 gram, sedangkan kentang
panggang (dengan kulitnya) mengandung kalium hingga 600 mg (Harian
Kompas/2011/08/08).
2. Tamanan gandarusa

Tanaman gandarusa sudah secara klinis terbukti cukup efektif untuk


mengatasi sakit kepala dan nyeri lainnya. Kondisi itu bisa terjadi karena gandarusa
memiliki kandungan salisin, dimana zat tersebut akan dikonversi dalam tubuh jadi
asam salisilat untuk mengatasi rasa nyeri sakit kepala (okezone.com/2013/08/)
3. Pisang
Pisang tidak hanya kaya akan potasium tetapi juga magnesium (pisang ukuran
sedang mengandung 10% dari rekomendasi asupan harian Anda). Magnesium
dapat meringankan migrain Anda dan sakit kepala akibat stres. Sejumlah penelitian
telah menghubungkan antara kekurangan magnesium dan sakit kepala migrain.
Penelitian menujukkan bahwa sekitar separuh dari semua penderita migrain
memiliki magnesium terionisasi dalam darah dalam jumlah sedikit (Harian
Kompas/2011/08/08).
Magnesium, yang dikandung dalam pisang, melindungi tubuh dari sakit kepala
dengan cara merelaksasi pembuluh darah. Selain itu, magnesium memiliki efek
menenangkan sehingga berguna untuk meredakan sakit kepala akibat tegang.
Apricot kering, alpukat, almond, kacang mete, beras merah, kacang-kacangan dan
biji-bijian

merupkan

makanan

lain

yang

kaya

akan

magnesium

(Harian

Kompas/2011/08/08)..
4. Kopi
Kafein dalam kopi bermanfaat sekaligus berbahaya bagi korban sakit kepala.
Kafein merupakan zat yang umum dalam resep dan obat-obatan bebas untuk sakit
kepala karena dapat meredakan rasa nyeri dan 40% lebih efektif dalam mengobati
sakit kepala. Kafein juga membantu tubuh menyerap obat sakit kepala lebih cepat,

sehingga obat tersebut lebih cepat bekerja. Kafein bisa menjadi pereda sakit kepala
yang sangat efektif, terutama migrain, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa
membuat sakit kepala kembali kambuh. Jadi, dianjurkan untk meminum kopi tidak
lebih dari 2 atau 3 cangkir per hari (Harian Kompas/2011/08/08).
5. Biji-biji serelia utuh (whole grain)
Jika menjalani diet rendah karbohidrat, maka akan mulai menguras sumber
utama energi untuk otak, yakni cadangan glikogen. Selain itu juga menjadikan
tubuh kehilangan cairan dengan cepat sehingga menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi
bersamaan dengan berkurangnya energi ke otak bisa memicu timbulnya sakit
kepala. Jika mengkonsumsi makanan-makanan karbo yang sehat seperti (biji-bijian
seperti roti gandum, sereal gandum, oatmeal, dan buah), tidak hanya bisa mengusir
rasa

sakit

pada

kepala

tetapi

juga

meningkatkan

mood

(Harian

Kompas/2011/08/08).
6. Semangka
Dehidrasi

adalah

penyebab

umum

timbulnya

sakit

kepala,

maka

pertimbangkan untuk meminum banyak air dan mengasup makanan yang kaya
akan air (seperti semangka). Buah yang kaya akan air ini juga mengandung
mineral penting, seperti magnesium, yang merupakan kunci untuk mencegah sakit
kepala. Selain itu juga dapat mencoba minuman olahraga berelektrolit jika mungkin
mengalami sakit kepala setelah berolahraga dalam waktu yang lama karena
kehilangan banyak mineral dalam tubuh (Harian Kompas/2011/08/08).
7. Ikan

Ikan berlemak (seperti salmon, tuna, dan makarel) bermanfaat sebagai obat
untuk sakit kepala migrain karena kaya akan asam lemak esensial, omega-3. Asam
lemak omega-3 dapat menghambat peradangan yang sering memicu timbulnya
migrain. Jika tidak bisa mengkonsumsi ikan ini setiap hari, maka dapat
mengonsumsi suplemen minyak ikan dan menambahkan makanan seperti biji rami,
walnut, tahu, dan kacang kedelai untuk tambahan omega-3 pada diet. (Harian
Kompas/2011/08/08).
8. Biji Wijen
Biji wijen kaya akan kandungan vitamin E dan dapat membantu menstabilkan
kadar estrogen dan mencegah migrain selama periode menstruasi. Selain itu, biji
wijen juga kaya akan magnesium, yang selanjutnya akan membantu pencegahan
sakit kepala. Makanan lain yang mengandung vitamin E dalam jumlah tinggi antara
lain, kacang-kacangan, minyak zaitun, dandelion, gandum, dan kentang manis
(Harian Kompas/2011/08/08).
9. Tanaman butterbur
Baru-baru ini penelitian menemukan bahwa tanaman butterbur efektif untuk
meredakan sakit kepala migrain. Dimana dalam hasil penelitian itu, peneliti dari
Albert Einstein College of Medicine menemukan data, dari 245 penderita migrain,
68 persen diantaranya mengalami penurunan setidaknya 50 persen dari gejala
migrain saat menggunakan butterbur (health.okezone.com/read/2013/08/30).
10. Daun feverfew
Daun feverfew memiliki sifat anti-inflamasi dari kandungan parthenolide yang
menghambat zat kimia yang menyebabkan pembuluh darah otak kejang. Untuk

mendapat manfaat ini, disarankan untuk mengonsumsi 250 miligram ekstrak


feverfew setiap hari selama bulan untuk menimalisasi kambuhnya migraine
(health.okezone.com/read/2013/08/30).
11. Jahe
Beragam manfaat kesehatan terdapat dalam jahe, salah satunya ialah
membantu mengatasi nyeri sakit kepala. Belakangan ini jahe sudah banyak
dijualbelikan dalam bentuk kapsul atau berupa irisan tipis yang dididihkan menjadi
teh. Untuk mengonsumsi jahe dengan dijadikan teh, jahe harus dididihkan
setidaknya

30

menit

untuk

mendapat

tingkat

kematangan

yang

baik

(health.okezone.com/read/2013/08/30).

12. Durian
Mengunyah durian juga membantu meringankan sakit kepala. Riboflavin atau
vitamin B (29%) dalam durian membantu mengobati migrain. Selain itu durian juga
memiliki sejumlah manfaat lain. Antara lain, kandungan Kaliumnya (30%) yang baik
untuk tulang, Tembaga (25%) yang bermanfaat dalam penyerapan hormon, Folat
(22%) yang baik dalam menjaga kehamilan dan Magnesium (18%) yang
bermanfaat

untuk

mengendurkan

(health.okezone.com/read/2013/08/30).

saraf

dan

otot

DAFTAR PUSTAKA

Ikawati, Zulies. 2010. Resep Hidup Sehat. Kanisius: Yogyakarta.


http://www.doktergaul.com/blog/cara-mengobati-sakit-kepala-tanpa-obat/
04/11/2013/3943.html
health.kompas.com/read/2011/08/08/08442841/8.Makanan.Pereda.Sakit.Kepala
http://health.okezone.com/read/2013/08/30/484/858321/lima-tanaman-herbalpenghilang-sakit-kepala
http://meetdoctor.com/article/10-penyebab-sakit-kepala/2012#
http://majalahkesehatan.com/mengenal-dua-jenis-sakit-kepala/16/11/2010
http://www.medicinesia.com/harian/sakit-kepala/04/04/2013