Anda di halaman 1dari 6

MENGENAL SARANA KOMUNIKASI HANDY TALKY (HT) DAN RIG

HOME

PEMERINTAHAN

NEWS

PROFIL

11/18/2014

PRIORITAS

INFORMASI PERIJINAN

DOWNLOAD

KONTAK

TAUTAN

Enter your keyword...

MENGENAL SARANA KOMUNIKASI HANDY TALKY (HT) DAN RIG

PROFIL PIMPINAN

Selasa, 26 April 2011 03:41 administrator karangasemkab.go.id

Oleh Drs. Made Wiguna, M.Ag


Seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya tentang sarana komunikasi dan
informasi yang semakin mendunia, kini banyak sekali penemuan alat alat komunikasi berupa
perangkat radio dua arah yang semakin canggih, baik dalam kekutan daya pancarnya, ukuran /
bentuknya yang semakin kecil dan menarik maupun asesoris/perlengkapan lainnya yang semakin
dalam kapasitas sebagai : stasiun tetap, stasiun bergerak, stasiun jingjing.
Yang dimaksud stasiun tetap adalah perangkat radio komunikasi dua arah yang didirikan dirumah
atau perkantoran dengan antenna yang agak tinggi dengan menggunakan tiang pancang. Antena
yang lazim digunakan saat ini adalah jenis : telex lokal, f-23, Assler. Agar pancarannya menjadi lebih
bagus dan dapat diputar sesuai arah atau lokasi lawan bicara biasanya ditambah dengan antena
pengarah. Sedangkan perangkat yang digunakan umumnya adalah jenis Rig bukan HT. karena
kemampuan Handy-Talky agak terbatas kecuali ditambahkan penguat daya (Booster). Untuk stasiun
bergerak (Mobile Trasceiver) perangkat yang biasa mudah dibawa, baik yangn dapat digantung di
bagian dada. Maupun yang digantung di pinggang. Yang inilah disebut seperti ring (ada icom,
kenwood, alinco, jaezu, motorola, dan sekarang ini sudah banyak beredar HT made in cina dan korea
dengan merek : starcom, suicom, dan werway, dengan daya pancarnya lebih kuat serta memiliki
beberapa fasilitas tambahan lainnya). Antena yang lazim digunakan adalah jenis Super Stik atau
super sky , yakni antena yang dapat ditarik/diperpanjang jika sedang dipergunakan untuk
berkomunikasi dan dapat dipendekkan jika sedang dinonaktifkan, namun dengan kemajuan teknologi
sekarang ini para Breakeran (para pengguna radio dua arah) lebih suka menggunakan antena elical
(ekor babi) saja berhubungan sudah merebaknya didirikan stasiun radio pemancar ulang (RPU) atau
Repeater, hampir di setiap wilayah kabupaten , kecamatan bahkan sampai di pelosok pedesaan,
seperti misalnya : karangasem pada frekuensi 14.3300 MHz (RX) 14.0300 MHz (TX), Klungkung
pada frekuensi 14.3520 MHz (RX) 14.0120 MHz (TX), Denpasar pada frekuensi 14.3480 MHz (RX)
14.0480 (TX). Untuk wilayah kecamatan sukawati kabupaten gianyar sudah didirikan beberapa
RPU seperti pada frekuensi 14.3200 MHz (RX) 14.0 MHz (TX) ada di desa Batuan, di wilayah desa
sukawati pada frekuensi 14.0840 MHz ( RX) 15. 3200 MHz (TX), DESA KEMENUH PADA
FREKUENSI 14.6680 MHz (RX) 14.9380 MHz (TX), DESA GUWANG PADA FREKUENSI

KALENDER

November 2014
M

S
1

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

http://www.karangasemkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=333:mengenal-sarana-komunikasi-handy-talky-ht-dan-rig

WEBMAIL

LPSE

1/6

MENGENAL SARANA KOMUNIKASI HANDY TALKY (HT) DAN RIG

11/18/2014

15.5420 MHz (RX) 15.0510 MHz (TX), dan banyak lagi frekuensi yang digunakan oleh warga
Breakeran dalam berkomunikasi untuk memberi dan menerima informasi secara terbuka.
Dalam berkomunikasi radio dua arah sebenarnya oleh pemerintah RI di ijinkan dua organisasi radio
amatir untuk menggunakan frekuensi yang ditangani soal izin amatir radionya oleh Departemen
Perhubungan melalui Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor : KM, 77 Tahun 2003, yaitu:

E-MAJALAH

ORARI (Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia), dan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia),
untuk ORARI ijinnya disebut dengan IPPRA (Ijin Penguasaan Perangkat Radio Amatir) dan untuk
RAPI disebut dengan IPPKRAP (Ijin Penguasaan Perangkat Komunikasi Radio Antar Penduduk).
Sekitar tahun 80an hanya ORARI yang menggunakan frekuensi VHF (Very High Frequency) yang
disebut dengan istilah : Dua Meteran, sedangkan RAPI saat itu masih menggunakan frekuensi

JAPAN CORNER

HF (High Frekuency) yang istilahnya : Sebelas Meteran dan setelah terbitnya KM.
48/PT.307/MPPT-85, ada perubahan hak pakai baru frekuensi dari HF (26.965MHz s.d 37.
405MHz) menjadi UHF (Ultra High Frequency) yakni 476,425MHz s.d 477.400MHz, namun pada
era 2000an malah RAPI Sudah di ijinkan menggunakan frekuensi VHF pada 14.0000MHz ke bawah
dan ORARI dari 14.000 Mhz ke atas.

LINK

Penggunaan perangkat Radio dua arah , Handy Talky (HT) dulunya hanya dipakai oleh pihak
kepolisian RI atau petugas keamanan/satpam , tetapi kini sudah dipakai oleh semua anggota ORARI
dan RAPI hampir diseluruh wilayah indonesia, karena disamping biayanya lebih murah , juga tidak
usah membeli pulsa seperti hand phone (HP) namun para penggemar breakeran tetap diwajibkan
membayar ijin penggunaan frekuensi yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan provinsi di wilayah
masing masing. Ijin amatir radio (IAR) atau call sign (nama panggilan) biasanya berlaku selama tiga
tahun dan dapat diperpanjang lagi, yang besar biayanya selama tiga tahun sekitar tiga ratus ribu
rupiah, untuk RAPI memakai nama panggilan : JZ....... dan ORARI memakai: YD.../YC./YB......
Untuk warga Brekeran pada saat saat tertentu seperti ada peristiwa bencana alam, acara
keagamaan di desa pakraman di bali, pilpres, pilgub, pilbup hingga pilkel biasanya diikut sertakan
untuk membantu dalam memperlancar / mempercepat penyampaian informasi dan iktu menjaga
keamanan dan ketertiban masyarakat melalui udara. Dalam menyampaikan informasi setiap anggota
RAPI diharapkan sudah menguasai Ten Code (kode -10), seperti tertera berikut ini :
VIDEO MARINE PARK KUBU

10 1 = Sulit didengar/Penerimaan buruk


10 2 = Didengar jelas/penerimaan baik
10 3 = Berhenti mengudara/memancar
10 4 = Benar/dimengerti
10 5 = Ada pesan untuk disampaikan
10 6 = Sedang sibuk, kecuali ada berita penting
10 7 = Mengalami kerusakan/tidak mengudara
10 8 = Tidak ada kerusakan/dapat mengudara
10 9 = Mohon diulangi
10 10 = Penyampaian berita selesai
10 - 11 = Berita terlalu cepat

OBJEK WISATA

TAMANDASA
CANDI
SOEKASADA
UJUNG

TAMAN TIRTAGANGGA

10 - 12 = Mengundurkan diri karena ada tamu


10 13 = Laporan keadaan cuaca/jalanan
10 - 14 = Informasi
http://www.karangasemkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=333:mengenal-sarana-komunikasi-handy-talky-ht-dan-rig

READ MORE
READ MORE

READ MORE

2/6

MENGENAL SARANA KOMUNIKASI HANDY TALKY (HT) DAN RIG

11/18/2014

10 15 = Informasi sudah disampaikan


KRITIK DAN SARAN

10 16 = Mohon dijemput /diambil di....


10 17 = Ada urusan penting

sodik
Portalngawi.com
13.11.14, 08:51
BAGUS BAGUS VISI DAN MISINYA SEMOGA
BISA SEJAHTERAKAN RAKYAT.
SAYA TUNGGU KUNJUNGAN BALIKNYA
WWW.PORTALNGAWI.COM

10 18 = Sesuatu untuk kita


10 19 = Bukan untuk anda
10 20 = Lokasi/posisi
10 21 = Kontak/hubungan melalui telepon
10 22 = Melapor langsung ke...

Admin

10 23 = Menunggu/stand by

karangasemkab.go.id
03.11.14, 00:54
Untuk Bapak Farhat

10 24 = Selesai melaksanakan tugas

10 26 = Pesanan terakhir kurang diperhatikan

Terima Kasih atas saran yang telah diberikan


kepada kami. Kami sudah merencanakan akan
ada pergantian template untuk w...

10 27 = Pindah kejalur/frekuensi/channel...

farhat

10 25 = Dapatkah dihubungi / kontak dengan...?

30.10.14, 23:06
Bandwith website ditambah,live video satu
saja,background ukiran bali yang polos,banner
buatkan halaman khusus,tampilan home pakai
yang responsive sty...

10 28 = Nama panggilan/call sign


10 29 = Waktu berhubungan/kontak habis
10 30 = Tidak mentaati peraturan

Tampilkan Kritik & Saran


Tambahkan Kritik & Saran

10 31 = Antena yang digunakan


10 32 = Radio check/laporan signal dan modulasi
10 33 = Keadaan darurat/Emergency
10 34 = Butuh bantuan, ada kesulitan di stasiun ini

STATISTICS

Content View Hits : 1824450

10 35 = Informasi Rahasia
10 36 = Jam berapa waktu tepat

LINK SUBDOMAIN

10 37 = Perlu mobil derek/ kran di...


10 38 = Perlu ambulan di....
10 39 = Pesan sudah disampaikan
10 40 = Perlu dokter
10 41 = Mohon pindah ke jalur/frekuensi./channel..
10 42 = Ada kecelakaan di....
10 43 = Kemacetan lalu lintas di..
10 44 = Ada pesan untuk anda
10 45 = Dalam jangkauan mohon melapor
10 46 = Memerlukan montir
10 50 = Mohon dikosongkan jalur/frekuensi/channel
10 60 = Apakah ada pesan selanjutnya?
10 62 = Tidak dimengerti,melalui telepon saja
10 63 = Tugas pekerjaan dilanjutkan di......
10 64 = Pekerjaan telah selesai/bersih
10 65 = Menunggu berita selanjutnya
http://www.karangasemkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=333:mengenal-sarana-komunikasi-handy-talky-ht-dan-rig

3/6

MENGENAL SARANA KOMUNIKASI HANDY TALKY (HT) DAN RIG

11/18/2014

10 67 = Semua unit setuju


10 69 = Pesanan telah diterima
10 70 = Kebakaran di.....
10 71 = Pesawat KRAP/Rig yang dipakai
10 73 = Kurangi kecepatan di....
10 74 = Tidak/negatif
10 75 = Menyebabkan/penyebab pengguna
10 76 = Dalam perjalanan menuju ke..
10 77 = Belum/tidak kontak
10 81 = Pesankan kamar di hotel...
10 82 = Pesankan kamar untuk...
10 84 = Nomor telepon
10 85 = Alamat
10 89 = Butuh montir radio
10 90 = Gangguan pesawat TV
10 91 = Berbicara dekat mike
10 92 = Pemancar perlu distel
10 93 = Apakah frekuensi sudah tepat?
10 94 = Berbicara agak panjang (lng call tune)
10 95 = Mengudara dengan signal setiap 5 detik
10 97 = Test jarum di pesawat ( check )
10 99 = Tugas selesai, semua selamat
10 100 = Akan ke kamar mandi
10 200 = Perlu Bantuan Polisi di ....
10 300 = Perlu Pemadam Kebakaran
10 400 = Perlu Bantuan TIBUM
10 500 = Perlu Bantuan Provost
10 600 = Perlu Bantuan Garnizun
10 -700 = Perlu Bantuan S A R
10 800 = Perlu Bantuan P L N
Sedangkan untuk menyampaikan informasi bagi ORARI diharapkan setiap anggota dapat menguasai
Kode Q, seperti beberapa yang penting-penting saja antara lain
QSY = Pindah Frekwensi ke ......
QTR = Jam berapa ?
QRT = Berhenti mengudara
QRA = Call Sign ( Nama Panggilan )
QRM = Penerimaan Buruk
QTH = Alamat / Rumah

http://www.karangasemkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=333:mengenal-sarana-komunikasi-handy-talky-ht-dan-rig

4/6

MENGENAL SARANA KOMUNIKASI HANDY TALKY (HT) DAN RIG

11/18/2014

QSL = Diterima jelas,dapat dimengerti


Untuk memulai memasuki frekuensi dipakai kata : BREAK/CONTACK/CHECK IN, masuk lagi
dengan mengucapkan : CHECK BACK, dan pada setiap penerimaan awaal menjawab dipakai kata :
ROGER ( artinya diterima dengan jelas ).
Penulis, Pengawas SMA/SMK Dikpora Kab. Karangasem
Ditanggapi ( Senin, 18 Juli 2011 01:21 )

YOU ARE HERE: HOME

http://www.karangasemkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=333:mengenal-sarana-komunikasi-handy-talky-ht-dan-rig

5/6

MENGENAL SARANA KOMUNIKASI HANDY TALKY (HT) DAN RIG

http://www.karangasemkab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=333:mengenal-sarana-komunikasi-handy-talky-ht-dan-rig

11/18/2014

6/6