Anda di halaman 1dari 3

CVA

STROKE

SEBAIKNYA ANDA TAHU APA ITU


STROKE?
Stroke (bahasa Inggris: stroke,
cerebrovascular accident, CVA)
adalah suatu kondisi yang terjadi
ketika pasokan darah ke suatu
bagian otak tiba-tiba terganggu.
Stroke Adalah kematian jaringan
otak akibat kekurangan aliran
darah dan oksigen pada jaringan
otak

DESI RESMAYANI, S.KEP


Nim : 201310461011012
PENDIDIKAN PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

MALANG
2014

Penyebab stroke:
Adanya sumbatan pada pembuluh
darah di otak, penurunan darah ke
otak, perdarahan di otak
Tanda dan gejala Stroke :
a. Derajat ringan
Kesemutan pada separoh badan
sementara

Kepala terasa berputar-putar saat


bengun tidur
Salah satu sandal terlepas tanpa
terasa

b Derajat sedang
Kelumpuhan pada tangan/kaki
atau salah satu sisi tubuh dalam
waktu yang lama.
Sulit bicara, pelo, bicara tidak
jelas.
Kehilangan daya ingat /
konsentrasi
Perubahn perilaku : bicara tidak
menentu, mudah marah, perilaku
seperti anak kecil.
c Derajat berat.
Gejala stroke bertambah parah
Sering terjadi penurunan tingkat
kesadaran sampai dengan koma
Ketidakmampuan aktivitas
Gangguan menelan

Cara pengobatan
1. Konservatif
a. Pemenuhan cairan dan
elektrolit dengan
pemasangan infus
b. Mencegah peningkatan
TIK

2. Operatif
3. Pada fase sub akut /
pemulihan

belum terkontrol. Makanan yang


harus dikurangi garam/makanan asin,
petai/jengkol

( > 10 hari ) perlu :


a. Terapi wicara
b. Terapi fisik

Penatalaksanaan Umum Pasien


Stroke
Penderita Stroke harus segera
mendapatkan
perawatan
oleh
tenaga kesehatan dan harus
segera dibawah ke rumah sakit.
Jika penderita demam harus
segerah diberikan kompres hangat
dan obat penurun panas.
Awasi penderita saat makan,
karena penderita stroke mungkin
mengalami kerusakan saraf yang
dapat
menyebabkan
kesulitan
menelan dan resiko tersedak.
Penderita
harus
dilakukan
mobilisasi dan fisioterapi secara
teratur.

Diet pada Penderita Stroke


Penderita Stroke harus menjaga
pola makan terutama bila hipertensi

Pencegahan CVA

Kontrol teratur tekanan darah.

Menghentikan merokok.

Menurunkan konsumsi
kholesterol dan kontrol

cholesterol rutin.

Mempertahankan kadar gula


normal.

Mencegah minum alkohol.

Latihan fisik teratur.

Cegah obesitas.

Mencegah penyakit jantung


dapat mengurangi resiko
stroke.