Anda di halaman 1dari 14

BAB III

TINJAUAN KASUS

I. Pengkajian
1. Biodata
a. Biodata Klien
Nama
Umur
Jenis kelamin
Agama
Pendidikan
Pekerjaan
Alamat
Suku Bangsa
No. CM
Tanggal masuk
Tanggal pengkajian

: Ny.P
: 25 tahun
: perempuan
: Islam
: SMU
: Ibu rumah tangga
: Tarogong kidul Garut
: sunda
: 835274
: 19-12-2004
: 10-01-2005

b. Biodata Penanggung Jawab


Nama
: Tn. I
Umur
: 29 tahun
Jenis kelamin
: laki-laki
Agama
: Islam
Pendidikan
: SMU
Pekerjaan
: Wiraswasta
Alamat
: tarogong kidul Garut
Suku Bangsa
: Sunda
Hubungan dg Klien : Suami
2. Riwayat Kesehatan
a. Keluhan Utama
Klien mengeluh nyeri pada telapak kai kanan dan terdapat nanh pada lukanya
b. Riwayat Kesehatan Sekarang
5 hari sebelum masuk RS kaki klien tertusuk paku ketika klien memindahkan bambu di
kebunya. Pada awalnya luka klien hanya di tepuk-tepuk menggunakan baju dan hanya
dibersihkan oleh air hangat saja dan didiamkan selama 1 malam pada keesokan harinya luka
pada kaki klien bertambah besar dan membusuk, klien hanya diperiksa ke mantri terdekat. Klien
pergi ke mantri selama 3 hari tetapi luka klien brtambah parah dan klien dirujuk ke RSU untuk
dirawat. Pada saat pengkajian luka pada kaki klien masih basah dan klien mengatakan nyeri
tersebut sering dirasakan oleh klien apabila klien melakukan pergerakan/banyak bergerak dan
nyeri berkurang apabila klien beristirahat.
c. Riwayat Kesehatan Dahulu

Klien mengatakan bahwa dia belum pernah mengalami penyakit seperti yang dideritanya ini,
tetapi klien telah lama mengalami penyakit diabetes mellitus sejak lama dan hanya sekarang
klien mengalami luka akibat diabetes mellitus
d. Riwayat Kesehatan Keluarga
Menurut penuturan klien keluarganya dan klien ada anggota keluarga yang mempunyai
penyakit diabetes mellitus yaiut kak kandungnya sendiri. Kakanya sudah sejak lama mengalami
penyakit diabetes mellitus tetapi dia sering kontrol ke poli penyakit dalam dan tidak pernah
mengalami luka akibat diabetes mellitus. Di keluarganya juga tidak ada yang mengalami
penyakit menular
II. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum
Kesadaran
: Compos Mentis
Penampilan
: Lemah
Tanda-Tanda Vital : T = 140/90 mmHg
P = 84 x/menit
R = 24 x/menit
S = 36,8c
2. Integumen
a. Rambut dan Kulit Kepala
Warna
: Hitam
Tekstur
: halus
Penyebaran
: Merata
Keadaan
: tampak pendek dan lurus
Kebersihan
: tidak tampak adanya kotoran
b. Kulit
Warna
: Sawo matang
Tekstur
: Halus
Kelembaban : Lembab
Turgor
: Dapat kembali dalam 2 detik setelah dicubit
Kebersihan : Terdapat luka gangguan di telapak kaki, luka tampak kotor
c. Kuku
Warna
: Transparan
Bentuk
: Cembung 160
Keadekuatan : Dapat kembali dalam detik setelah ditekan
Teksttur
: Halus
Kebersihan : Tidak tampak adanya kotoran
d. Kepala
Bentuk
: Bulat lonjong
Posisi
: Tegak lurus dengan bahu
Keadaan
: Tidak tampak adanya benjolan dan lesi
Kebersihan : tidak nampak adanya kotoran
3. Mata
Kesimetrisan
:Tampak simetris antara mata kiri dan kanan
Sclera
: Putih kemerahan
Konjunctiva
: Putih porslen

Ketajaman penglihatan
: Dapat membaca papan nama perawat dari jarak 50 cm
Kebersihan
: Tidak tampak adanya kotoran
4. Telinga
Kesimetrisan
: Simetris antara telinga kiri dan kanan
Warna
: Sama dengan kulit muka
Fungsi Pendengaran : Dapat menjawab pertanyaan perawat dalam jarak 50 cm
Kebersihan
: Tidak tampak adanya kotoran
5. Hidung
Kesimetrisan
: Simetris antara lubang hidung kiri dan kanan
Tekstur
: Halus
Fungsi Penciuman
: Dapat membedakan bau obat dengan the
Kebersihan
: Tidak tampak adanya kotoran
6. Mulut
a. Bibir
Warna
: Merah muda
Tekstur
: Halus
Mukosa
: Lembab
Kebersihan : Tidak tampak adanya kotoran
b. Gigi
Warna
: Putih kekuningan
Caries
: Tidak tampak adanya caries
Jumlah
: 32 buah
Kebersihan : Tidak tampak adanya kotoran
c. Lidah
Warna
: Merah muda
Fungsi Penegecapan : Dapat membedakan asam (jeruk) manis (teh manis) dan pahit dengan
obat
Tekstur
: Kasar
Kebersihan
: Tidak tampak adanya kotoran
7. Leher
Posisi
: Tegak lurus dengan bahu
KGB
: Tidak tampak pembesaran
JVP
: Tidak tampak peninggian
Thyroid
: Tidak tampak pembesaran
Kebersihan : Tidak tampak adanya kotoran
8. Dada
Kesimetrisan
: Simetris antara dada kiri dan kanan
Bunyi jantung
: Vesikuler
Bunyi Paru
: Reguler
Kebersihan
: Tidak tampak adanya kotoran
9. Abdomen
Tekstur
: Halus
Bentuk
: Datar
Bising Usus
: 10 x/menit
Kebersihan
: tidak tampak adanya kotoran
10. Ekstremitas

Atas
: tangan kanan terpasang infus dan tangan kiri dapat digerakan kesegala arah
Bawah
: Kaki kiri dapat digerakan kesegala arah dan kaki kanan tampak sulit digerakan
karena adanya luka gangren di telapak kaki
11. Genetika
Tidak terkaji.

III. Pola Aktifitas Sehari-Hari


NO
A.

B.

Jenis Pengkajian

Di Rumah

Di Rumah Sakit

5 x/hari
Nasi, lauk pauk, sayur
1 porsi habis
mandiri
-

3 x/hari
BN DM
1 porsi
mandiri
sering terasa lapar

8-9 gelas/ hari


air teh
madiri
-

7-8 gelas/hari
air putih
mandiri
sering terasa haus

1 x/hari
padat
kuning kecoklatan
kahs faeces
mandiri
-

x/hari
padat
kuning kecoklatan
khas faeces
dengan bantuan
kesulitan BAB karena kaki
klien sulit digerakan

5-6 x/hari
kuning jernih
khas amoniak
mandiri
-

4-5 x/hari
kuning jernih
khas amoniak
dengan bantuan
klien mengeluh sering
kencing

Pola Istirahat tidur


1.Malam
2. Siang

7 jam/hari
2 jam/ hari

6-7 jam/hari
1jam/hari

Personal Hygiene
Mandi
Gosok Gigi
Ganti pakaian
Cara
Keluhan

2 x/hari
2 x/hari
2 x/hari
mandiri
-

1 x/hari
1 x/hari
1 x/hari
dengan bantuan
-

Pola Nutrisi
1. Makan
Frekuensi
Jenis
Porsi
Cara
Keluhan
2. Minum
Frekuensi
Jenis
Cara
Keluhan
Pola eliminasi
1. BAB
Frekuensi
Konsistensi
Warna
Bau
Cara
Keluhan
2. BAK
frekuensi
warna
bau
cara
keluhan

C.

D.

IV. Data Psikologis, Sosial Dan Spiritual


1. Data Psikologis
Ekspresi tampak cemas dengan keadaan penyakitnya dan klien sering bertanya-tanya tentang
penyakitnya
2. Data Sosial
Klien dapat berkomunikasi dengan pasien lain dengan orang yang menjenguknya, keluarga,
perawat dan tim kesehatan lainnya terbukti klien dapat mengungkapkan keluhannya
3. Data Spiritual
Klien beragama Islam sering sering terlihat sedang berdoa/shalat walaupun sambil berbaring
V. Data Penunjang
Jenis Pemeriksaan
Hb
Leukosit
LED
Trombosit
Hematokrit
Kadar gula puasa
Ureum
Creatitin
SGOT /Asat
SGPT/Asat

Therapy
Infus RL
Ceropid
Metropusin
Pronalges
Fladex
Infus NaCl
Sagestam

Hasil

Nilai Normal

11,0 gr/dl
20 410 /mm3
84/125
237,000 /mm3
22%
200 mg/dl
33 mg/dl
0,9 mg/dl
31 u/lt
30 u/lt

L : 14-18 P : 12-16 gr/dl


5000 10000 /mm3
L : <15 P : < 20 mm/jam
150,000-350,000 /mm3

L : 40-50 % P : 35-45 %
70-100 mg/dl
20-40 mg/dl
0,1-1,1 mg/dl
L : 10-34 P : 10-31 u/lt
L : 9-36 P : 9-46 u/lt

: 20 tts/menit
: 2 x 1 gr
: 3 x 500 gr
: 3 x 1 amp
: 3 x 500
: 1 x ganti balutan
: 1 x ganti balutan

VI. ANALISA DATA


No
1

Symptom
DS :
- Klien mengeluh neyeri pada
telapak kaki kanan

Etiologi
Adanya kematian jaringan
pembusukan pengeluaran
prastagalmdin merangsang

Problem
Gangguan
nyaman nyeri

DO :
Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis
kesakitan

reseptor nyeri
mengeluarkan serotin, bradi
kinin yangmeangsang ujung
saraf untuk membawa impuls
nyeri thalamus kortek
celebri persepsi

DS :
Klien mengeluh ada luka
ditelapak kaki sebelah kanan
DO :
- Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis
kesakitan

Menegndapnya glukosa dalama


pembuluh darah suplai O2 dan
nutrisi ke jaringan terhambat
nekrotik jaringan gangren

DS :
Klien mengeluh kakinya sulit
digerakan
DO :
- Kaki kanan klien tampak sulit
digerakan karena adanya luka
gangren di telapak kaki
- ADL dibantu

Adanya luka nyeri keterbatasan


gerak ekstremitas bawah pola
aktifitas terganggu

Gangguan
aktifitas seharihari

DS :
Klien mengeluh cemas
dengan keadaannya
DO :
- Ekspresi wajah tampak cemas
- Klien selalu bertanya-tanya
tentang penyakitnya

Kurangnya informasi tentang


penyakitnya sehingga klien cemas

Gangguan rasa
aman cemas

Gangguan
integritas kulit

VII. Diagnosa Keperawatan


1. Gangguan rasa nyaman nyeri sehubungan dengan adanya luka gangren yang ditandai dengan :
DS : Klien mengaluh nyeri pada daerah telapak kaki kanan
DO : - Tamapak adanya luka gangren
- Klien tampak meringis kesakitan

DS

2. Gangguan integritas kulit sehubungan dengan adanya gangren yang ditandai dengan :
: Klien mengeluh ada luka ditelapak kaki sebelah kanan
DO
: - Tampak adanya luka gangren
- Klien tampak meringis kesakitan
3.

Do

Gangguan aktifitas sehari-hari sehubungan dengan adanya kesulitan bergerak yang ditandai
dengan :
DS : Klien mengeluh kakinya sulit digerakan
: - Kaki kanan klien tampak sulit digerakan karena ada luka gangren ditelapak kaki
- ADL dibantu

4. Gangguan rasa aman cemas sehubungan dengan kurangnya informasi tentang penyakitnya yang
ditandai dengan ;
DS
: Klien mengeluh cemas dengan keadaannya
Do
: - Ekspresi tampak cemas
- Klien selalu bertanya-tanya tentang penyakitnya

PROSES KEPERAWATAN
Nama

: Ny. P

No. CM

: 835274
Umur

: 25 tahun
: Diabetes Mellitus
Jenis kelamin
: Perempuan
Ruang

No.
1
1

DIAGNOSA

Dx

: Agate

PERENCANAAN

KEPERAWATAN
2

TUJUAN
3

Gangguan
rasao
nyaman
nyeri
teratasi dalam 4
minggu perawatano
dengan kriteria :
Tidak tampak
adanya luka
o
Dalam waktu 3
munggu perawatan
gangguan
rasa
nyaman
nyeri
teratasi
dengan
kriteria :
Klien
tidak
mengeluh nyeri lagi
o
Klien
tidak
meringis

Gangguan rasa
nyaman nyeri
sehubungan dengan
adanya luka
gangren yang
ditandai dengan : o
DS : Klien mengaluh
nyeri pada daerah
telapak kaki kanan
DO: - Tampak adanya
luka gangren
- Klien tampak
meringis kesakitan
o

INTERVENSI
4
Kaji tingkat nyeri klieno
dengan skala dengan 05
Memberikan therapy
pronalges 3 x 1 ampul
IM
Atur posisi tidur klien
o
senyaman mungkin

IMPLEMENTASI

EVALUASI

RASIONALISASI

5
Dengan mengkaji tingkat nyeri
klien,
maka
kita
akan
mengetahui sebarapa besar
nyeri yang klien rasakan
sehingga dapat mempermudah
untuk melakukan tindakan
selanjutnya
Analgetik dapat menghambat
stimulus nyeri ehingga respon
nyeri dapat berkurang
o Dengan mengatur posisi yang
nyaman diharapkan nyeri akan
sedikit berkurang

10 Januari
Tgl. 10 Jan 2005, Pkl. Tgl.
2005
00
08 WIB
Pkl. 0830 WIB
o
Klien
masih
Mengkaji tingkat nyeri
mengeluh nyeri
klien dengan skala
o Luka gangren
masih ada klien
nyeri :
tampak meringis

0 : tidak nyeri
1 : nyeri ringan
2 : nyeri sedang
3 : nyeri berat
4 : nyeri mngerikan
5 : nyeri seberatberatnya

Pkl. 0810 WIB


Memberikan therapy
pronalges 1 amp per
IM

Pkl. 0815 WIB


Mengatur posisi tidur
senyaman mungkin
Gangguan integritas Gangguan integritaso Bersihkan luka klieno Dengan dibersihkannya luka Tgl. 10 Jan 2005, Pkl.
kulit sehubungan kulit teratasi dalam setiap hari dengan setiap hari menjaga agar luka 0845 WIB

Tgl. 10 Januari
2005
Pkl. 0905 WIB

No.
1

DIAGNOSA
KEPERAWATAN
2

dengan
adanya
gangren
yang
ditandai dengan :
DS : Klien mengeluho
ada luka ditelapak
kaki sebelah kanan
DO: - Tampak adanyao
luka gangren
- Klien tampak
meringis kesakitan

PERENCANAAN

INTERVENSI
4
waktu 1 minggu NaCl + sagestam
perawatan dengano Berikan therapy
kriteria :
Ceropid : 2 x 1 gr
Klien
tidak
Metroposin : 3 x 500 br o
mengeluh nyeri dan
tidak meringis lagi
Tidak ada luka
TUJUAN
3

IMPLEMENTASI

EVALUASI

RASIONALISASI

5
tidak terkontaminasi oleh
kuman sehingga tidak terjadi
infeksi
Dengan memberikan therapy
maka
akan
mempercepat
penyembuhan luka

o Masih ada luka


o Klien mengeluh
nyeri dengan
lukanya

Membersihkan luka
setiap hari dengan
kompres NaCl
+Sagestam

Pkl. 0900 WIB


Memberikan therapy
Ceropid 1 gr per IV
Metropusin 500 gr per
IV

Gangguan aktifitas sehari-hari Gangguan aktifitas teratasio Ubah posisi badan klien
o
sehubungan dengan adanya dalam waktu 3 mingguo Latih klien dalam melakukan
kesulitan
bergerak
yang perawatan dengan kriteria :
pergerakan sedikit demi sedikit o
ditandai dengan :
o Kaki klien dapat digerakan
DS : Klien mengeluh kakinya dengan bebas
sulit digerakan
o ADL dapat mandiri, yaitu
Do : - Kaki kanan klien tampak
Klien dapat mandi sendiri
sulit digerakan karena ada
BAK dan BAB dengan sendiri
luka gangren ditelapak kaki Mengganti pakaian sendiri
- ADL dibantu

Dengan mengubah posisi tidur 1 jam 1x, maka


akan dapat mencegah terjadibya decubitus
Diharapkan dengan melatih sedikit demi sedikit
maka klien dengan sendirinya dapat
melakukan aktifitas

Tgl. 10 Jan 2005, Pkl. 0910WIB


Mengubah posisi tidur klien

Gangguan rasa aman cemas


sehubungan
dengan
kurangnya informasi tentang
penyakitnya yang ditandaio
dengan ;
o
DS : Klien mengeluh cemaso
dengan keadaannya
Do : - Ekspresi tampak cemas
- Klien selalu bertanya-tanya
tentang penyakitnya

Gangguan
aman
cemas o Jelaskan pada klien tentang keadaano
teratasi dalam waktu 2 jam penyakitnya
perawatan dengan kriteria : o Yakinkan pada klien kalauo
Klien tak mengeluh cemas
penyakitnya akan sembuh
Ekspresi tampak tenang
Klien tidak bertanya tentang
penyakitnya

Dengan diberikannya penjelasan maka klien


akan menegerti dan rasa cemaspun akan hilang
Dengan meyakinkan pada klien bahwa
penyakitnya akan sembuh maka diharapkan
klien akan semakin yakin kalau penyakitnya
akan sembuh

Tgl. 10 jan 2005, pkl. 0935 WIB

Tgl. 10 Januari
2005
Pkl. 0930 WIB
o Klien mengeluh
Pkl.0915 WIB
Melatih klien dalam melakukan kakinya masih
sulit digerakan
pergerakan sedikit demi sedikit
karena sakit
o ADL dibantu

Tgl. 10 Januari

Menjelaskan pada klien 2005


Pkl. 1000 WIB
tentang keadaan
o Klien tidak
mengeluh cemas
penyakitnya
40

Pkl. 09 WIB
Meyakinkan pada klien
penyakitnya akan sembuh

lagi
o Klien tidak
bertanya tentang
kalau keadaan
penyakitnya
o Ekspresi klien
tampak tenang

CATATAN PERKEMBANGAN
Nama
Umur
Jenis Kelamin
No
1

: Ny. P
: 25 tahun
: Perempuan

Tanggal
11 Januari 2005

DP

No. CM : 835274
Ruang : Agate
Dx
: DM
Catatan Perkembangan
S: Klien mengeluh nyeri pada daerah telapak kaki
O:
Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis kesakitan
A : Gangguan rasa nyaman nyeri
P:
Kaji tingkat nyeri klien dengan skala nyeri
Berikan therapi pronalges 3 x 1 amp/IM
Atur posisi tidur klien senyaman mungkin
I:
Mengkaji tingkat nyeri klien sengan skala nyeri
Memberikan therapy pronalges 1 amp/IM
Mengatur posisi tidur klien senyaman mungkin
E.:
Klien masih mengeluh nyeri
Luka gangren masih ada
Klien tampak meringis

S : Klien mengeluh ada luka ditelapak kaki kanan


O:
Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis

A : Gangguan integritas kulit


P:
Bersihkan luka dengan NaCl + sagestan
Berikan therapy ceropid 2 x 1 gr dan metropusin 2
x 500 ml
I:
Membersihkan luka dengan kompres luka NaCl
+sagestan
Memberikan therpy Certopid 1 gr/IV dan
metropusin 500 ml/IV
E:
Masih tampak adanya luka
Klien mengeluh nyeri pada lukanya

Pelaksana
Penulis

Penulis

S:
Klien mengeluh kakinya sulit digerakan
O:
Kaki kanan klien tampak sulit digerakan karena
ada luka ganggren ditelapk kaki
ADL dibantu
A : Gangguan aktifitas sehari-hari
P:
Ubah posisi tidur klien setiap 1jam sekali
Latih klien falam melakukan pergerakan sedikit
3 demi sedikit
I:
Mengubah posisi tidur klien setiap 1 jam sekali
Melatih klien dalam melakukan pwrgerakan
sedikit demi sedikit
E:
Klien mengeluh kakinya sulit digerakan karena
sakit
ADL dibantu

12 Januari 2005

Penulis

S:
Klien mengeluh cemas dengan keadaannya
O:
Eksprei tampak cemas
Klien selalu bertanya tentang penykitnya
A:
Ganguan rasa aman cemas
P:
Jelaskan pada klien tentang keadan penyakitnya
Yakinkan pada klien kalau penyakitnya akan
sembuh
I:
Menjelaskan pada klien tentang keadaan
penyakitnya
Meyakinkan pada klien bahwa penyakitnya akan
sembuh
E:
Klien tidak mengeluh cemas lagi
Klien tidak bertanya-tanya tentang penyakitnya
Ekspresi klien tampak tenang

Penulis

S:
Klien mengeluh nyeri pada derah telapak kaki
kanan
O:
Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis kesakitan
A:
Gangguan rasa nyaman nyeri
P:
Kaji tingkat nyeri klien dengan skala nyeri
Berikan therapy pronalges 3 x 1 amp

Penulis

Atur posisi tidur klien senyaman mungkin


I:
Mengkaji tingkat nyeri klien dengan skala nyeri
0 : tidak nyeri
1 : nyeri sedang
2 : nyeri ringan
3 : nyeri berat
4 : mengerikan
5 : nyeri seberat-beratnya

memberikan therapy pronalges 1 amp/IM


mengatur posisi tidur klien senyaman
mungkin

E:
Klien masih mengeluh nyeri
Luka gangren masih ada
Klien tampak meringis
Penulis

S:
Klien menegluh ada luka ditelapk kaki kanan
O:
Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis kesakitan
A:
Gangguan integritas kulit
P:
Bersihkan luka dengan NaCl +Sagestan
Berikan therapy Ceropid 2 x1 gr
Berikan Therapy metropusin 3 x 500 ml
I:
Membrsihkan luka dengan NaCl + Sagestan
Memberikan therapy Ceropid 1 gr/IV dan
metropusin 500 ml/IV
E : masih tampak adanya luka
Klien mengeluh nyeri pada lukanya
S:
Klien mengeluh kakinya sulit digerakan
O:
Kaki kanan klien tampak sulit digerakan karena
ada luka gangren ditelapak kaki
ADL dibantu
A:
Gangguan aktifitas sehari-hari
P:
Ubah posisi tidur klien setiap 1 jam sekali
Latih klien dalam pergerakan sedikit demi sedikit
I:
Mengubah posisi tidur klien setiap 1 jam sekali
Melatih klien dalam pergerakan sedikit demi
sedikit
E : Klien mengeluh masih sulit digerakan karena

Penulis

13 janauari 2005

sakit
ADL dibantu
S:
Klien mengeluh nyeri pada derah telapak kaki
kanan
O:
Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis kesakitan
A:
Gangguan rasa nyaman nyeri
P:
Kaji tingkat nyeri klien dengan skala nyeri
Berikan therapy pronalges 3 x 1 amp
Atur posisi tidur klien senyaman mungkin
I:
Mengkaji tingkat nyeri klien dengan skala nyeri
0 : tidak nyeri
1 : nyeri sedang
2 : nyeri ringan
3 : nyeri berat

Penulis

S:
Klien menegluh ada luka ditelapk kaki kanan
O:
Tampak adanya luka gangren
Klien tampak meringis kesakitan
A:
Gangguan integritas kulit
P:
Bersihkan luka dengan NaCl +Sagestan
Berikan therapy Ceropid 2 x1 gr
Berikan Therapy metropusin 3 x 500 ml
I:
Membrsihkan luka dengan NaCl + Sagestan
Memberikan therapy Ceropid 1 gr/IV dan
metropusin 500 ml/IV
E : masih tampak adanya luka
Klien mengeluh nyeri pada lukanya

Penulis

S:
Klien mengeluh kakinya sulit digerakan
O:
Kaki kanan klien tampak sulit digerakan karena
ada luka gangren ditelapak kaki
ADL dibantu
A:
Gangguan aktifitas sehari-hari
P:
Ubah posisi tidur klien setiap 1 jam sekali
Latih klien dalam pergerakan sedikit demi sedikit
I:
Mengubah posisi tidur klien setiap 1 jam sekali
Melatih klien dalam pergerakan sedikit demi
sedikit

Penulis

E : Klien mengeluh masih sulit digerakan karena


sakit
ADL dibantu