Anda di halaman 1dari 5

FILUM PROTOZOA DAN

FILUM PORIFERA
Ikhsan Pratama
Wahyu Hening kartiko
Joni Vernando
Heri Winarno Akbar
Tyan Destrian
DEPARTEMEN BIOLOGI, FMIPA-UNPAK
ABSTRACT
Protozoa represent the filum of animal have cell to one which can conduct
the sexual reproduction and also asexsual. its Life wet place or have water. If
environmental condition of its life place dont profit hence protozoa will form the
strong and thick membrane is so-called Cyst. Protozoa divided to become 4 class
of pursuant to appliance move that is: "Rhizopoda (Sarcodina), Flagellata (
Mastigophora), and Ciliata ( Ciliophora).
Porifera represent the simplest animal metazoan owning a lot of cell. food
Porifera in the form of plankton or incoming substance organic with water which
past pore. Porifera own 3 aqueduct type that is type ascon, type sycon, and leukon
/raghon. Porifera can reproduction by aseksual with forming bud and sexual.
Porifera Body is lapped over by a lot of cell / multiseluler, meaning higher of its
level is compared to by a Protozoa which its body is only composed with one just
cell and still work individually.
Key words : Protozoa, Porifera, Rhizopoda, flagellate, cilliata

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Secara garis besar, dunia
hewan dibagi menjadi dua yaitu,
Vertebrata dan Invertebrata.
Vertebrata
adalah
hewan
bertulang
belakang,
sedangkan
invertebrata adalah hewan yang tidak
bertulang belakang.
Hewan Invertebrata terdiri dari
dua golongan, yaitu protozoa dan
metazoan. Protozoa adalah hewan
bersel satu, sedangakan Metazoa
adalah hewan bersel banyak yaitu
porifera, yang tubuhnya berpori-pori.

TUJUAN
Mengenal ciri-ciri morfologi
rhizopoda.
Mengenal ciri-ciri morfologi
cilliata.
Mengenal ciri-ciri morfologi
flagelata.
Mengenal ciri-ciri umum dan
type rangka salah satu spesies
porifera.
DASAR TEORI
Filum Protozoa
a. Kelas Rhizopoda (sacodina)

Jurnal Taks. Hewan


Filum Protozoa dan Porifera FMIPA-Universitas Pakuan

Hewan
rhizopoda
banyak
dijumpai di kolam-kolam air tawar,
mempunyai sitoplasma yang dapat
berubah-ubah.
Mereka
bergerak
dengan menggunakan kaki semu
(psedopodia),
yangsebenarnya
merupakan penjuluarn sitoplasma
sel, dengan cara merubah viskositas
sitoplasma.
Untuk latihan ini digunakan
spesimen entamoeba gingivalis yang
merupakan hewan parasit.
.

c. Kelas flagelata
Hewan ini dijumpai pada
beragam habitat, ada yang hidup
bebas sebagian lagi merupakan
parasit bagi manusia dan hewan
vertebrata. Mereka bergerak dengan
menggunakan flagel. Dalam latihan
tini digunakan trypanosoma.

Gambar 1.3. trypanosoma sp


Filum Porifera

Gambar 1.1. entamoeba ginggivalis


b. Kelas cilliata
Hewan cilliata banyak dijumpai
di perairan tawar, dapat ada yang
hidup bebas, beberapa hidup parasit.
Spesies yang hidup bebas dapat
dibiarkan dalam air rebusan rumput
kering atau air jerami. Hewan ini
bergerak dengan menggunakan cilia
yang
terdapat
di
permukaan
tubuhnya. Sebagai contoh dalam
latihan ini menggunakan paramecium
caudatum.

Gambar 1.2. paramecium sp

Porifera merupakan hewan


yang hidup di dasar laut, biasanya
menempel pada batu-batu seperti
tumbuhan.porifera belum memiliki
jaringan sejati, sehingga sel-sel
tubuhnya masih bertindak sendirisendiri melakukan fungsinya sebagai
salah satu anggota bagian tubuh.
Tubuhnya
berwujud
kantung,
berdinding tebal, permukaan tubuh
berpori, melalui pori-pori ini air ditarik
masuk oleh kerja dari sel-sel
berflagel. Rongga tubuh ada yang
tunggal, ada juga yang membentuk
saluran-saluran air yang rumit.
Kebanyakan hewan ini mempunyai
bentuk tubuh asimetris.

Gambar 1.4 leucosolenia

Jurnal Taks. Hewan


Filum Protozoa dan Porifera FMIPA-Universitas Pakuan

METODE KERJA
Siapkan mikroskop binokuler
dan preparat awetan yang akan
diamati, gunakan pembesaran 40x
sampai 100x, dan amati morfologi
protozoa dan porifera, seperti tipe
rangka porifera.
ALAT DAN BAHAN
Alat : mikroskop binokuler,
gelas obyek cekung, gelas penutup,
silet.
Bahan : spesimen protozoa
(entamoeba ginggivalis, balatidium
sp,
paramecium,
a.infandcu,
tripanosoma sp, trychomonas sp)
dan porifera (leucosolenia)

CARA KERJA
a. Morfologi Entamoeba
Dengan
menggunakan pipet
yang halus, ambilah beberapa
tetes air yang mengandung
entamoeba dari biakan atau air
yang disediakan
Teteskan pada cawan petri
kemudian
amati di
bawah
mikroskop stereo.
Apabila terlihat ada entamoeba,
ambilah dengan pipet halus
Pindahkan ke glass objek, tanpa
ditutup
amatilah
dibawah
mikroskop stereo
Tutup dengan gelas penutup, dan
amati kembali dengan mikroskop
pada perbesaran 100x, lalu 400x
Perhatikan bagian-bagiannya:
Etoplasma
:
bagian
luar,
transparan dan jernih.
Endoplasma:
bagian
dalam,
mengandung
organel
dan
vakuola makanan.
nukleus: transparan, agak sukar
diamati, pergunkan pergerakan
lemah, perhatikan bentuknya,

letaknya berubah-ubah selama


berlangsung pergerakan.
Vakuola makan : kadang kadang
terlihat hijau berisi gagang hijau,
jumlah satu sampai beberapa
buah
vakuola kontraktil: berdenyut
pada waktu waktu tertentu.
Untuk melihat,teteskan larutan
merah netral yang sangat encer
padasisi gelap penutup
Hisap dengan kertas saring dari
bagian sisi yang lain. Vakuola
makanan terlihat merah.
Untuk melihat nukleus lebih jelas,
teteskan larutan biru metilen yang
sangat encer pada sisi gelas
penutup
Hisap dengan kertas saring dari
bagian
bagian
sisi
yang
lain.amati bentuk nukleus
Untuk
mengurangi
pergerakannya
tambahkan
larutan metal selulosa atau
larutan gelatin atau larytan
amilum, kemudian tutup dengan
gelas penutup. Amati dengan
mikroskop dengan perbesaran
100x atau 400x

b. Morfologi Paramecium
Teteskan
air
air
biarkan
paramecium di tengah gelas
objek.
Tambahkan sedikit kamrin atau
sedikit tinta cina yang sudah di
encerkan, dan tutup dengan
gelas penutup.
Amati pada pembesaran 100x,
dan 400x.
Perhatikan :
Cillia
:
menutupi
seluruh
permukaan tubuh.
Pelikula : lapisan luar yang kuat,
yang membatasi tubuh hewan
sehingga mempunyai bentuk
yang tetap.

Jurnal Taks. Hewan


Filum Protozoa dan Porifera FMIPA-Universitas Pakuan

Trihocyt : berderet di bagian lebih


dalam dari ektoplasma
Oral groove: terletak pada bagian
sisi
Vakuola makanan: Berbentuk
bulat, banyak jumlahnya dan
berisi makanan
Vakuola kontraktil : ada dua
dibagian anterior dan posterior
Nukleus: ada dua yaitu makro
nukleus dan mikro nukleus . pada
hewan yang hidup tidak terlihat.
Gerakan
cillia
mengalirkan
serbuk kamrin atau tinta cina ke
arah lekuk oral
Sebagian serbuk akan masuk
kedalam vakuola makanan.

Selain spesimen entamoeba


gingivalis
kita
menggunakan
rhizopoda
bentuk
lain
yaitu
A.infandcu.
Selain rhizopoda ada protozoa
yang dapat dilihat morfologinya yang
bergerak melalui bulu cambuk (flagel
atau mastix), yang merupakan
protozoa
kelompok
Flagellata
(mastigophora). Spesimennya ada
yang berklorofil (euglena) dan ada
yang tidak berklorofil, tetapi pada
praktikum ini hanya melihat protozoa
yang tidak memiliki klorofil sehingga
hidupnya banyak yang parasit contoh
(trypanosoma sp dan trichomonas sp)

c. Morfologi Trypanosoma
Amati spesimen preparat awetan
trypanosoma dibawah mikroskop.
Gambarkan morfologinya dan
beri
keterangan
bagianbagiannya.
d. Morfologi Porifera
Gambarkan morfologi dan tulis
bagian-bagian tubuh spesimen
porifera yang diamati
Gambarkan dan tuliskan tipe-tipe
rangka spesimen porifera yang
diamati.
PEMBAHASAN
Didalam morfologi rhizopoda
(sacodina) dapat dilihat dari cara
bergerak dengan kaki semu (kaki
akar),
Spesimen
entamoeba
gingivalis yang merupakan hewan
parasit, dia memiliki satu nukleus (inti
sel) satu macam.
Alat gerak jumlahnya sedikit
dan panjang, atau tak ada alat gerak
yang
hanya
bergerak
dengan
protoplasma (plasmoderma).
Sifat gerakan pasif, karena tak
mengubah protoplasma. Berkembang
biak dengan membelah diri.

Gambar 1.5 Trychomonas sp


Sedangkan
untuk
Ciliata,
morfologinya
dilihat
dari
cara
bergerak dengan rambut getar dan
memiliki inti dua macam.
Ada yang tidak bertangkai
pelekat (paramaecium) dan ada yang
memiliki tangkai pelekat (stentor).
Specimen lain yang digunakan dalam
praktikum ini adalah Balantidium coli.

Gambar 1.6 Balantidium sp

Jurnal Taks. Hewan


Filum Protozoa dan Porifera FMIPA-Universitas Pakuan

Khusus untuk specimen tubuh


Porifera adalah diploblastik dan
asimetris, bentuk seperti vas bunga,
mangkuk, tabung, tubuh
berpori
(ostium) berkaitan dengan cara
mendapatkan makanan (filtering),
rongga utama di tengah tubuh
(atrium,
atau
juga
disebut
spongocoel) untuk sirkulasi air.
Lubang besar di anterior
disebut
osculum

untuk
pengeluaran kelebihan air dan
limbah, Struktur sel yang khas
disebut
koanosit
(choanocyte)
berflagel mengalirkan air &
menangkap makanan.
Porifera memiliki 3 tipe saluran
air yaitu tipe ascon, tipe sycon, dan
raghon yang terbuat dari spons.

Rhizopoda (Sarcodina),
contoh : Entamoeba gingivalis.
A. infandcu
Flagellata (Mastigophora),
contoh : Trypanosoma sp.
Trichomonas sp
Ciliata (Ciliophora),
contoh : Paramaecium sp.
Balantidium sp.
Porifera merupakan hewan
metazoa paling sederhana yang
memiliki banyak sel. Makanan
porifera berupa plankton atau bahan
organik yang masuk bersama air
yang melewati pori. Porifera memiliki
3 tipe saluran air yaitu tipe ascon, tipe
sycon, dan raghon/leukon. Porifera
bisa bereproduksi dengan cara
aseksual dengan membentuk kuncup
dan seksual.
Porifera tubuhnya tersusun
oleh banyak sel/multiseluler, yang
berarti lebih tinggi tingkatannya
dibandingkan dengan Protozoa yang
tubuhnya hanya terdiri dengan satu
sel saja dan masih bekerja secara
individual.

Gambar 1.6 Ascon, sycon, rhagon


DAFTAR PUSTAKA
KESIMPULAN
Protozoa mempunyai vakuola
kontraktil. Vakuola dapat berperan
sebagai pompa untuk mengeluarkan
kelebihan air dari sel, atau untuk
mengatur tekanan osmosis. Protozoa
merupakan filum hewan bersel satu
yang dapat melakukan reproduksi
seksual (generatif) maupun aseksual
(vegetatif). Habitat hidupnya adalah
tempat yang basah atau berair. Jika
kondisi lingkungan tempat hidupnya
tidak menguntungkan maka protozoa
akan membentuk membran tebal dan
kuat yang disebut kista.
Protozoa dibagi menjadi 4
kelas berdasarkan alat gerak yaitu :

Darda, Ibnu Rouland & Wahyu.


Prihatini. (2012). Buku Penuntun
Praktikum Taksonomi Hewan,
Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam Universitas
Pakuan.
Stockley, Corin, et.al (1999), The
Usborne Ilustrated Dictionary of
Science, Usborne, London.

Jurnal Taks. Hewan


Filum Protozoa dan Porifera FMIPA-Universitas Pakuan