Anda di halaman 1dari 11

TES MINAT

Latar Belakang
Pada dasarnya para ahli psikologi sepakat bahwa minat dipandang sebagai aspek non kognitif yang sama
sekali berbeda dengan aspek kognitif. Sebagai konsekuensinya, untuk mengetahui minat seseorang
digunakan instrumen (yang antara lain berupa tes) yang harus tidak mengungkap aspek kognitif, yang
biasanya disebut kemampuan.
Sejarah tes minat dimulai tahun 1921 dengan diterbitkannya tes minat yang pertama, yakni Carnegie
Interest Inventory.
MINAT
Asher dkk (1953) mengartikan minat dlm 2 hal:
1). Minat: sbg kondisi psikologis yg ditandai dg pemusatan perhatian thd masalah/aktivitas tertentu,
atau sbg kecend unt memahami suatu pengalaman yg akan diulang, 2). Minat diartikan sbg suatu rasa
senang yg dihasilkan dari adanya perhatian khusus thdp suatu aktivitas tertentu
Whiterington (1988) mendefinisikan minat sbg suatu kesediaan seseorg thdp suatu obyek, seseorg (org
lain), suatu soal/hal, atau situasi yg berhub dg dirinya.
Crow & Crow (1973) mengartikan minat sbg kekuatan pendorong yg menyebabkan individu memberikan
perhatian thd obyek yg bisa merup seseorg, situasi, maupun aktivitas tertentu
Faktor Penyebab Timbulnya Minat
Faktor Intrinsik (dorongan dari dalam): misalnya lapar akan membuat orang interest kpd makanan
Faktor Emosional : misalnya bila seseorg merasa sukses thdp aktivitasnya, dia akan cenderung untuk
mengulangnya
Faktor sosial : misalnya kehadiran org lain dlm bersepeda mendorong org lain unt bersepeda dg lebih
cepat
Cara Melihat Minat
Expressed interest : dg melihat ekspresi seseorg terhadap suatu ibyek
Manifest interest : dg melihat obyek atau aktivitas apa yg paling sering dilakukan
Menggunakan alat yg telah distandarisasi, dg menanyakan kpd subyek yg bersangkutan, apakah ia
senang atau tidak tentang suatu obyek . Misalnya dg menggunakan tes Kuder atau RMIB, dll

Penerapan Tes Minat


Pada umumnya hasil tes minat digunakan dalam 3 bidang terapan, seperti yang diuraikan dibawah ini.
Perlu dicatat bahwa berdasarkan pengamatan jarang ditemui suatu hasil tes minat digunakan secara
eksklusif dengan mengabaikan hasil pengukuran terhadap aspek kognitif dan aspek non kognitif yang
lain, seperti : tes inteligensi, tes bakat, ataupun tes kepribadian.
Berikut ini 3 bidang terapan hasil tes minat :
Konseling Karier
Konseling Pekerjaan
Penjurusan Siswa

Macam-macam Tes Minat


Diantara berbagai tes minat, berikut ini akan diuraikan secara ringkas 5 tes minat yang dipandang
memiliki prospek penggunaan yang cerah.
Strong Vocational Interest Blank (SVIB)
Pertama kali dipublikasikan tahun 1927. Pada edisi tahun 1966 terdapat 399 item yang mengukur 54
macam pekerjaan untuk pria.
Bentuk yang lain digunakan khusus untuk 32 macam pekerjaan wanita.
Tes minat ini bertahan sampai 22 tahun. Hal ini diteliti antara lain pada mahasiswa kedokteran, ternyata
minat mereka tetap tinggi setelah bekerja lama sebagai dokter (riset di Stanford).
SCII
Tes ini dibuat untuk mengatasi kelemahan SVIB. Bentuk untuk pria yang terpisah dari wanita disatukan
dalam SCII. Studi yang impresif dilakukan untuk 437 macam pekerjaan. Terdapat 6 faktor kepribadaian
yang berkaitan dengan minat, yaitu : realistic, investigative, artistic, social, enterprising, dan
konvensional. Lebih jauh dalam SCII hal tersebut diterjemahkan menjadi :
(1). Pekerjaan : 131 item (contoh item : aktris, pengacara, sekretaris)
(2). Subjek sekolah : 36 item (contoh item : aljabar, ekonomi)
(3). Aktivitas : 51 item (contoh item : memasak, melihat, operasi)
(4). Hiburan : 39 item (contoh item : memancing, tinju)
(5). Tipe orang : 24 item (contoh item : perwira militer, penari)

(6). Preferensi antara 2 aktivitas : 30 item (contoh item : jadi pilot atau petugas biro perjalanan)
(7). Karakteristik anda : 14 item (contoh item : sabar ketika mengajar)

Tes Kuder
Terdiri dari atas berbagai macam format/ bentuk, antara lain :
(1). Kuder Preference Record Vocational (KPR-V)
(2). Kuder General Interest Survey (KGIS)
(3). Kuder Occupational Interest Survey (KOIS)
Tes Kuder yang sering digunakan di Indonesia adalah dengan bentuk KPR-V.

Kuder Preference Record Vocational (KPR-V)


KPR-V menyajikan 10 macam/kelompok/bidang pekerjaan yang luas, yaitu :
(1). Pekerjaan lapangan (Outdoor)
(2). Mekanik
(3). Komputasi
(4). Ilmiah (Science)
(5). Persuasif
(6). Artistik
(7). Sastra
(8). Musik
(9). Pelayanan Sosial
(10). Klerikal (Sekretaris/ kantoran)

Selain 10 bidang pekerjaan itu terdapat subskala, yaitu verifikasi, yang bukan merupakan pengukur
minat pekerjaan. Verifikasi digunakan sebagai cek kejujuran dan kecermatan dalam memberikan
jawaban. Hal ini dapat dipahami, karena pengukuran minat (kemampuan non kognitif) memiliki

kelemahan yang sukar dihindari. Yaitu kemungkinan subjek memberikan jawaban yang sebenarnya tidak
cocok dengan keadaan dirinya, tetapi merupakan jawaban yang dikehendaki oleh orang lain.
Ke-10 bidang pekerjaan ditambah dengan subskala Verifikasi itu diukur melalui 168 pasang pernyataan
(14 pasang x 12 halaman).
Setiap nomor pada KPR-V terdiri atas 3 pernyataan, subjek disuruh memilih 1 pernyataan yang paling
disukai dan 1 pernyataan yang paling tidak disukai. Setiap pernyataan merupakan satu aktivitas dalam
pekerjaan tertentu.
Waktu untuk mengerjakan pada skala yang asli hanya berkisar 30 40 menit, tetapi pada bentuk skala
yang berbahasa Indonesia memerlukan waktu 2 kali lipat, yaitu 60 menit.

Minnesota Vocational Interest Inventory (MVII)


Dasarnya adalah 9 minat dasar seperti SVIB, termasuk mekanik, elektronik, dan catering (pelayanan
makanan).

RMIB (Rothwell Miller Interest Blank)


Menurut sejarahnya, tes tersebut disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Saat itu tes ini
hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. Kemudian pada tahun 1958, tes
diperluas dari 9 katagori menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller. Sejak saat itu, tes minat tersebut
menjadi Test Interest Rothwell-Miller atau yang lebih dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller Interest
Blank).
RMIB (Rothwell Miller Interest Blank)
Pengantar :
Disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Awalnya hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenisjenis pekerjaan yang ada.
Tahun 1958, diperluas menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller.
Sejak saat itu, menjadi Test Interest Rothwell-Miller, yg dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller
Interest Blank).
Hal-hal yang merupakan kekhususan dari tes ini adalah :
Dapat dimasukkan ke dalam susunan baterry test
Lebih mudah dikerjakan oleh subjek

Skore dapat disusun dengan lebih cepat


Lebih cocok diberikan untuk orang dewasa.
Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola interest dari subjek.
Tes ini disusun dengan tujuan untuk mengukur interest seseorang berdasarkan sikap seseorang
terhadap suatu pekerjaan.

Materi Tes
Terdiri dari daftar pekerjaan dlm 9 klpk ( A I ), dg 12 kategori sbb:
1). Outdoor

7). Literary

2). Mechanical

8). Musical

3). Computational

9). Social Service

4). Scientific

10). Clerical

5). Personil Contact

11). Practical

6). Aesthetic

12). Medical

Administrasi Tes
Diinstruksikan untuk membuat ranking dari daftar pekerjaan yang tersedia di dalam formulir tes.
Ranking dimulai dengan nomer 1 untuk pekerjaan yang paling disukai dalam satu kelompok dan berakhir
dengan nomer 12 untuk pekerjaan yang paling tidak disukai, sesuai dengan jumlah pekerjaan yang
terdapat dalam satu kelompok.
Waktu tidak terbatas, tp pd umumnya 20 menit
Cara Skoring
Sesudah ranking dibuat oleh responden, maka hasil ranking tersebut kemudian dipindahkan didalam
suatu tabel yang terdapat dibagian akhir dari formulir tes tersebut.
Cara Pengisian
Ranking dari kelompok A dimasukan ke dalam tabel sesuai urutan aslinya. Ranking kelompok B dimulai
dari kolom Me, kelompok C dimulai dari kolom Comp, dan seterusnya sehingga dalam kelompok akhir

akan terdapat bahwa jenis pekerjaan yang letaknya terbawah dalam susunan daftar pekerjaan akan
menjadi paling atas dalam kelompok tabulasi.

Interpretasi
Cara Interpretasi :
Apabila dilihat dari raw scorenya, maka score yang rendah dapat diartikan sebagai indikasi adanya
interest yang lebih banyak dibandingkan dengan pekerjaan yang scorenya lebih tinggi.
Percentile tinggi maka dpt diartikan interest thd pekerjaan tsb
Interpretasi : Apabila seseorang memberikan jawaban yang tdk dapat diartikan,
a). Individu kurang memahami instruksi/ kurang informasi tentang pekerjaan-pekerjaan tsb/
pengetahuan tentang pekerjan-pekerjan tsb sangat kurang
b). Merup indikasi sikap acuh tak acuh thd jenis pekerjaan yg ada
c). Kelalaian/kecerobohan dari responden atau sikap oposisi/menentang thd tugas
d). Kemungkinan bhw pekerjaan yg bersangkutan tidak mewakili kategori yg ada.
(individu memiliki sejumlah interest thd jenis pekerjaan yg tdk tdpt dlm daftar)
e). Kemungkinan bhw bbrp elemen dari pekerjaan itu sendiri cend menyalahi stereotipe yg terdaftar
Penggunaan Hasil Interpretasi :
Dpt digunakan sbg bahan pertimbangan dlm mengarahkan/memberikan masukan
Material Test
Tes Interest Rothwell-Miller merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang
disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I, dan dibedakan antara pria dan wanita.
Masing-masing kelompok terdiri dari 12 jenis pekerjaan, yang masing-masing mewakili kategori
pekerjaan tertentu, dengan alasan bahwa banyak pekerjaan-pekerjaan yang relatif homogen.
Adapun ke-12 kategori tersebut :
Out door :
Pekerjaan yang aktivitasnya dilakukan diluar atau diudara terbuka atau pekerjaan yang tidak
berhubungan dengan hal-hal yang rutin sifatnya.
Untuk Laki-laki/ Pria :

Petani, petani tanaman hias, penjaga hutan, juru ukur, penyelidik, ahli sortir kulit, nelayan, sopir
pengangkutan.
Untuk Wanita :
Pekerjaan pertanian, guru pendidikan jasmani (guru olah raga), pramugari, ahli pertamanan, pembina
keolahragaan, peternak, peternak ayam, petani bunga, tukang kebun.
Mechanical :
Pekerjaan yang berhubungan dengan atau menggunakan mesin, alat-alat dan daya mekanik.
Untuk Laki-laki/ Pria :
Insinyur Sipil, ahli pembuat alat-alat, tukang bubut, tukang listrik, montir, instalator, pembuat arloji,
montir radio, tukang las.
Untuk Wanita :
Pengemudi kendaraan militer, petugas assembling (perakit) alat-alat, petugas mesin rajut, petugas
pompa bensin, ahli reparasi jam, ahli gosok lensa, petugas mesin sulam, ahli reparasi permata, operator
mesin kaos kaki.
Computational
Pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka, berhitung, estimasi.
Untuk Laki-laki/ Pria :
kuntan, ahli statistic, auditor, penaksir pajak pendapatan, guru matematika, pembantu kasir, kasir, juru
bayar, petugas pajak.
Untuk Wanita :
kuntan, pegawai, urusan gaji, auditor, petugas mesin hitung, guru ilmu pasti, kasir ahli tatabuku, juru
bayar, pegawai pajak.
Scientific
Pekerjaan yang berhubungan dengan keaktifan dalam analisa dan penyelidikan, eksperiman, kimia dan
ilmu pengetahuan pada umumnya.
Untuk Laki-laki/ Pria :
Ilmiawan, insinyur kimia industri ahli metereologi, ahli biologi, ahli pertanian, ahli botani, ahli astronomi,
ahli geologi, assisten laboratorium.
Untuk Wanita :

Ilmiawati, insinyur kimia industri ahli metereologi, ahli biologi, ahli pertanian, ahli botani, ahli astronomi,
ahli geologi, assisten laboratorium.
Personil Contact
Pekerjaan yang berhubungan dengan manusia, atau suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan
orang lain.
Untuk Laki-laki/ Pria :
Manager bidang penjualan, penyiar radio, salesman, agen biri iklan, petugas wawancara keliling, juru
lelang, petugas hubungan, kemasayarakatan, salesman asuransi.
Untuk Wanita :
Penjual hasil mode, penyiar radio, salesgirl, agen iklan, petugas wawancara, pedagang keliling, peraga
alat-alat kosmetik, petugas humas, peraga bahan-bahan yang dijual (sales demonstrator)
Aesthetic
Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni atau mencipta sesuatu
Untuk Laki-laki/ Pria :
Seniman, artis komersil, arsitek, decorator interior, perancang perhiasan, pemotret / fotografer, peata
panggung, peata etalase, perancang motif tekstil.
Untuk Wanita :
Seniwati, artis komersil, guru kesenian, arsitek, decorator interior, perancang pakaian, pemotret/
fotografer, peata panggung, peata etalase, perancang motif tekstil.
Literary
Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku, kegiatan membaca dan mengarang
Untuk Laki-laki/ Pria :
Wartawan, pengarang, penulis drama, ahli sejarah, ahli perpustakaan, penulis majalah, kritikus buku,
penulis sandiwara radio, penyair.
Untuk Wanita :
Wartawan, pengarang, penulis drama, ahli sejarah, ahli perpustakaan, penulis majalah, kritikus buku,
penulis sandiwara radio, penyair.
Aesthetic
Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni atau mencipta sesuatu

Untuk Laki-laki/ Pria :


Seniman, artis komersil, arsitek, decorator interior, perancang perhiasan, pemotret / fotografer, peata
panggung, peata etalase, perancang motif tekstil.
Untuk Wanita :
Seniwati, artis komersil, guru kesenian, arsitek, decorator interior, perancang pakaian, pemotret/
fotografer, peata panggung, peata etalase, perancang motif tekstil.
Literary
Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku, kegiatan membaca dan mengarang
Untuk Laki-laki/ Pria :
Wartawan, pengarang, penulis drama, ahli sejarah, ahli perpustakaan, penulis majalah, kritikus buku,
penulis sandiwara radio, penyair.
Untuk Wanita :
Wartawan, pengarang, penulis drama, ahli sejarah, ahli perpustakaan, penulis majalah, kritikus buku,
penulis sandiwara radio, penyair.
Musical
Minat memainkan alat-alat musik, atau yang berhubungan dengan musik.
Untuk Laki-laki/ Pria :
Pianis konser, dirigen orkes, komponis, kritikus musik, guru musik, pemain orgen, ahli pustaka musik,
pemimpin / pemain musik band, pramuniaga toko musik.
Untuk Wanita :
Pianis konser, dirigen orkes, komponis, kritikus musik, guru musik, pemain orgen, ahli pustaka musik,
pemimpin / pemain musik band, pramuniaga toko musik.
Social Service
Pekerjaan yang berhubungan dengan minat terhadap kesejahteraan penduduk, dengan keinginan untuk
menolong, membimbing/ menasehati tentang problem dan kesulitan mereka, keinginan untuk mengerti
orang lain, dan hal-hal yang berhubungan dengan pelayanan.
Untuk Laki-laki/ Pria :
Guru SD, psikolog/ psikolog pendidikan, kepala sekolah, pekerja social, pembina rohani, organisator
kepramukaan, ahli penyuluh jabatan, petugas kesejahteraan social.

Untuk Wanita :
Guru SD, psikolog/ psikolog pendidikan, kepala sekolah, pekerja social, pembina/penyebar rohani,
petugas palang merah, ahli penyuluh jabatan, petugas kesejahteraan social.
Clerical
Minat terhadap tugas-tugas rutin yang menuntut ketepatan dan ketelitian.
Untuk Laki-laki/ Pria :
Manajer bank, sekretaris perusahaan, pegawai kotapraja, pegawai asuransi, petugas arsip, petugas
pengiriman barang, pegawai kantor, pegawai pos, petugas ekspedisi (surat).
Untuk Wanita :
Sekretaris pribadi, juru ketik, resepsionis, penulis steno, pegawai bank, pegawai kantor, pegawai kantor
pos, petugas arsip, penyusun arsip.
Practical
Minat terhadap pekerjaan- pekerjaan yang praktis, karya pertukangan, dan yang memerlukan
ketrampilan
Untuk Laki-laki/ Pria :
Tukang kayu, ahli mebel, tukang cat, tukang batu, petugas mesin perkayuan, tukang plester tembok,
tukang leideng, tukang sepatu.
Untuk Wanita :
Modiste, pembuat pot keramik, ahli piata rambut, penjilid buku, tukang bungkus coklat, pengurus
rumah tangga, tukang binatu, penjahit, petugas mesin sulam, juru masak.
Medical
Minat terhadap pengobatan, mengurangi dan penyembuhan di dalam bidang medis.
Untuk Laki-laki/ Pria :
Dokter, ahli bedah, dokter hewan, ahli farmasi / apoteker, dokter gigi, ahli kacamata, ahli rontgen, ahli
physiotherapy, mantri kesehatan, perawat.
Untuk Wanita :
Dokter, ahli bedah, dokter hewan, ahli farmasi / apoteker, dokter gigi, therapist, ahli rontgen, ahli
physiotherapy, perawat.

Penerapan Tes Minat


Antara lain meliputi :
1). Konseling Karier
Konseling karier siswa-siswa di awal masuk sekolah
Konseling karier bagi siswa yg lulus & akan bekerja
2). Konseling Pekerjaan
Bagi karyawan/pekerja baru (penempatan posisi)
Bagi karyawan lama (penempatan unt promosi jabatan, mencek konsistensi antara tugas & minat
pekerjaan, dsb)
3). Penjurusan Siswa
Penjurusan siswa-siswa sekolah umum (SMU)
Penjurusan siswa-siswa sekolah kejuruan
4). Perencanaan Bacaan Siswa
Unt memilih jenis bacaan yg mayoritas disukai
5).

Dll