Anda di halaman 1dari 10

REKAYASA BETON

JURUSAN TEKNIK SIPIL


POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )
I. REFERENSI
1. CRD - C 19 15
2. AS 102 Part 17 1976
3. ACI 363 R-22

II. TUJUAN
Untuk menentukan modulus elastisitas dari benda uji beton keras
pada umur 28 hari dengan mutu beton K-225

III. DASAR TEORI


Modulus elastis beton mempunyai hubungan dengan sifat beton
lainnya terutama kuat tekan beton itu sendiri. Modulus ini merupakan
perbandingan antara tegangan dan regangan, dan dengan pengujian ini
dapat mengetahui besarnya beban yang dapat dipikul tanpa merusak beton
itu sendiri ( masih dalam keadaan plastis ).
Nilai modulus elastisitas suatu beton dapat ditulis secara matematis
yaitu sebagai berikut :

2 1
2 0,00005

Dimana : = tegangan
= regangan

Pelastis
A

L
o

Dimana : P

= Beban elastis (N)

A = Luas penampang (mm2)

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )
lo = Tinggi alat ukur modulus elastisitas
L = Defleksi
1 = Tegangan pada regangan 0,00005 (Mpa)
2 = Tegangan pada beban elastis (Mpa)
2 = Regangan pada Pelastis
1 = Regangan 0,00005
0,00005 = Koreksi sebagai akibat pembebanan (ketentuan)
Untuk pengujian Modulus elastisitas, besarnya beban maksimum
yang diberikan kepada benda uji 40 60 % beban maksimum paling
kecil dari 20 benda uji dari pengujian kuat tekan pada pengujian ini
beban maksimum yang diambil adalah sebesar 705Kn dari uji kuat tekan.
IV. ALAT DAN BAHAN
1. Peralatan
Nama

Jumlah

Jangka Sorong

Timbangan

Keterangan

Kap. 50 kg

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )

Nama

Jumlah

Mesin Tekan

Keterangan

Hidrolis

Kap. 2500 kN

Water Pass

Alat ukur Modulus


Elastisitas

Alat Caping

2. Bahan
2 Benda uji beton keras berbentuk selinder, dengan ukuran:
Ukuran

Benda Uji 1

Benda Uji 2

Diameter (d)

151 mm

150 mm

Tinggi (t)

301,9 mm

304,3 mm

Luas (A)

17907,86 mm2

17671,46 mm2

Berat

12601,5 gram

11922,5 gram

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )
V. LANGKAH KERJA
1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2. Catat umur beton, kuat tekan rencana dan kuat tekan real.
3. Ukur dimensi dari silinder ( diameter dan tingginya ) kemudian
timbang beratnya ( w )
jangka sorong

timbangan

Silinder beton
Silinder beton
4. Lakukan caping terhadap permukaan yang kasar dari benda uji dengan
bahan caping ( belerang + pasir kwarsa ) dengan perbandingan 1 : 1
setebal 1 cm.
Caping

Silinder beton

5. Letakan benda uji pada alat ukur modulus elastisitas, lalu gunakan
water pass untuk melevelkan benda uji dengan alat ukur modulus
elastisitas (atur sedemikian rupa sehingga antara benda uji dengan alat
ukur modulus elastisitas benar-benar leveling). Kemudian ukur tinggi
alat ukur modulus elastisitas (Lo).

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )
water pass
caping

pengunci

Lo

dial
benda uji

alat ukur modulus elastisitas


6. Hitung beban P elastis ( 40 % dari P minimum kuat tekan ),lalu
tentukan interval pembebanan .
7. Tekan benda uji dengan mesin tekan hidrolis dengan interval 10 kN
sampai batas yang telah ditentukan, lakukan pengujian sampai tiga
kali. Pada pengujian ketiga lakukan pengujian sampai benda uji retak (
hancur ).

Bacaan beban
Mesin tekan

Benda uji

8. Hitung dan gambarkan grafik modulus elastisitas.

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )
VI. CONTOH PERHITUNGAN DAN DATA BENDA UJI
A. BENDA UJI 1

A.1 Data Benda Uji 1


Dimensi silinder yang digunakan adalah sebagai berikut :
Diameter (D) = 151 mm = 15,1 cm
Luas (A) = D
= (15,1 cm) = 179,0786 cm
Dari tabel pengujian uji kuat tekan didapat
Pmin = 705 x 0,93
P min = 655,65 KN ( umur 28 hari)
P min x 40% = 262,26 KN ( P elastis )

Diambil perkiraan beban elastis = 260 KN dengan interval 20 KN.


Nilai Modulus Elastisitas di laboratorium :

elastis ( 2 ) elastis (1)


elastis ( 2 ) elastis (1)

Dimana :
o elastis (1)
=
o elastis ( 2 )
=

Pelastis (1)
A
4,125
0,023 kN 2 0,00023 kN
cm
mm 2
179,0786
Pelastis ( 2 )
A
260
1,452 kN 2 0,01452 kN
cm
mm 2
179,0786

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )

elastis ( 2 )
=

Lelastis ( 2 )
L
0,475
0,00216
220

Tegangan pada saat elastis (1) 0.00005 Mpa

Pelastis (1) dicari menggunakan interpolasi, seperti hitungan di bawah ini:

Pelastis (1)
20

Pelastis (1) =
=

0,00005
0,0002424
0,00005 x 20
0,0002424
4,125 kN

(Tegangan pada saat elastis (1) 0,00005)


Maka :
Menghitung Modulus Elastisitas Aktual :

elastis ( 2 ) elastis (1)


elastis ( 2 ) elastis (1)

0,01452 0,00023
6,772511848 kN
mm2
0,00216 0,00005

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )
B. BENDA UJI 2
B.2. Data Benda Uji 2

Dimensi silinder yang digunakan adalah sebagai berikut :


Diameter (D) = 150 mm = 15 cm
Luas (A) = D
= (15.76 cm) = 176,7146 cm
Pmin= 705 KN (diambil dari kuat tekan maksimum yang paling
kecil dari 20 benda uji kubus)
P min= 0,93 x 705
P min = 655,65 KN ( umur 28 hari)
P min x 40% = 262,26 KN ( P elastis )
Diambil perkiraan beban elastis = 260 KN dengan interval 20 KN.
Nilai Modulus Elastisitas di laboratorium :

elastis ( 2 ) elastis (1)


elastis ( 2 ) elastis (1)

Dimana :
o elastis (1)
=

o elastis ( 2 )
=

Pelastis (1)
A
4,889
0,028 kN 2 0,00028 kN
cm
mm 2
176,7146

Pelastis ( 2 )
A
220
1,245 kN 2 0,01245 kN
cm
mm 2
176,7146

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )

elastis ( 2 )
=

Lelastis ( 2 )
L
0,43
0,00195
220

elastis (1) 0.00005 Mpa

Pelastis (1) dicari menggunakan interpolasi, seperti hitungan di bawah ini:

Pelastis (1)
20

0,00005

Pelastis (1) =
=

0,0002424
0,00005 x 20
0,00020
4,885 kN

Maka :
Menghitung Modulus Elastisitas Aktual :

elastis ( 2 ) elastis (1)


elastis ( 2 ) elastis (1)

0,01245 0,00028
6,526315789 kN
mm 2
0,00195 0,00005

E aktual rata-rata = 6,772511848 + 6,526315789


= 6,649413819 kN/mm2
Menghitung Modulus Elastisitas Teoritis :
E teoritis = Ec = 3320
= 3320

f ' c + 6900 MPa

22,5 + 6900 MPa

= 22648,14275 MPa
= 226481,4 Kg

22,64814 kN

cm 2
mm 2

REKAYASA BETON
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
Jalan Gegerkalong Hilir Ds. Ciwaruga Kotak Pos 6468 BDCD Tlp. (022) 2013789 Ext. 264 Bandung

Pokok

: Pengujian Beton Keras Hasil Rancangan

Materi

: Pengujian Modulus Elastisitas ( Modulus of

No. Uji : 24

Elastic )
C. KESIMPULAN
Dari hasil pengujian beton keras K-225 di laboratorium maka
didapatkan Modulus Elastisitas aktual yaitu 6,649413819 kN
,sedangkan Modulus Elastisitas teoritis yaitu 22,64814 kN

mm 2

mm 2

. Jadi

benda uji ini tergolong lemah karena modulus elastisitas aktual tidak
sesuai atau kurang dari modulus elastisitas teoritis.
Diperiksa

Penanggung Jawab

Jul Endawati, Ir., M.Sc

Eva Budiyanti

NIP. 1957077031983032001

111134015