Anda di halaman 1dari 6

Praktikum 4

KONFORMASI 1,3-BUTADIENA
Tujuan :
Untuk mendapatkan geometri yang stabil untuk setiap energi minimum dari konformer 1,3butadiena menggunakan perhitungan semi empiris dan Ab-initio

Prosedur:
1.

Pilih menu Draw dan yakinkan bahwa C merupakan default dari atom yang akan
digambar.

2.

Pastikan Explicit Hydrogen dalam menu Build pada keadaan tidak aktif.

3.

Gambarkan rantai karbon beranggota 4 dan klik ganda pada ikatan C1-C2 dan C3-C4.
Langkah ini akan menyebabkan terjadinya ikatan rangkap dua.

1.
4.

Pilih menu Build dan selanjutnya Add H & Model Build. Anda akan mempunyai
konformasi trans dari 1,3-butadiena

5.

Atur sudut ikat di dalam molekul sebelum menghitung, sehingga Anda mendapatkan
panas pembentukan sebagai fungsi sudut dihedral/torsi. Untuk melakukan ini, klik pada
menu Select, klik dan geser dari C1 ke C4.

6.

Pilih

menu Build dan

selanjutnya

pilih Constrain

Bond

Torsion.

Pilih Other dan

selanjutnya ketik pada sudut ikat (180, untuk kasus pertama). Pilih OK.
7.

Pilih menu Select dan Name Selection. Pilih Other dan ketikkan besarnya sudut pada
pilihan Angle. Pilih OK.

8.

Pilih

menu Setup dan

pilih Restraint,

dan

klik

pada Add.

Klik

pada Other di

bawah Restrained Value dan selanjutnya ketik besarnya sudut (180 untuk kasus
pertama). Pilih OK.
9.

Matikan fungsi pilihan dengan R-klik. Klik ganda pada menu Select. Molekul akan
digambarkan dengan sudut yang seseuai, dan siap untuk dilakukan pengukuran panas
pembentukan.

10. Masuk ke menu Setup, pilih Semiempiris dan selanjutnya AM1.


11. Masuk ke menu Compute dan selanjutnya pilih Geometry Optimization.
12. Catat panas pembentukan jika perhitungan telah selesai.

13. Ukur sudut torsi akhir pada struktur teroptimasi dan catat. Akan terlihat sedikit
perubahan dari sudut awal yang telah diatur.
14. Gambarkan

molekul

dengan

sudut

torsi

yang

berbeda

dan

hitung

panas

pembentukannya.
15. Lakukan perhitungan yang sama untuk berbagai variasi sudut torsi
16. Lakukan juga perhitungan panas pembentukan dengan
dengan himpunan basis 6-31G.

menggunakan setup ab initio

LAPORAN PERCOBAAN 4
KONFORMASI 1,3-BUTADIENA
Hasil:
Sudut dihedral
awal (o)
180o
150o
120o
90o
60o
45o
30o
15o
0o

Sudut dihedral
teroptimasi (o)
180
152.626
122.717
90.0395
57.6943
43.1364
29.3111
15.4735
0

Panas
pembentukan
(kkal/mol)
-966.3843
-965.9336
-964.9244
-964.4225
-964.9025
-965.2925
-965.5495
-965.6168
-965.6109

Sudut dihedral
teroptimasi (o)
180
158.35
133.35
83.0145
55.1381
43.6514
32.0783
18.0929
2.80701

Panas
pembentukan
(kkal/mol)
-97213.5614
-97212.332781
-97209.032791
-97208.005868
-97210.012877
-97210.482612
-97210.436472
-97210.004424
-97209.676745

Analisis:
1.

Konformer mana yang lebih stabil, trans atau cis ? Konformer mana yang kurang stabil
? Jelaskan

2.

Bandingkan

perhitungan

semiempiris dan ab-initio


Jawaban Analisis:
1.
Lampiran Gambar:
1. Sudut dihedral awal 180

2. Sudut dihedral awal 150

panas

pembentukan

dengan

menggunakan

metode

3. Sudut dihedral awal 120

4. Sudut dihedral awal 90

5. Sudut dihedral awal 60

6. Sudut dihedral awal 45

7. Sudut dihedral awal 30

8. Sudut dihedral awal 15

9. Sudut dihedral awal 0