Anda di halaman 1dari 31

Indra Gunawan

PENGGUNAAN INTEGRAL
1. Pengertian

Tujuannya adalah mencari luas


daerah yang diarsir yang dibatasi
oleh kurva y=f(x), sumbu x dan
ordinat di x=a dan x=b.

Misalkan P(x,y) adalah sebuah


titik pada kurva y=f(x) dan
misalkan Ax menyatakan luas
dibawah kurva yang dibatasinya
diukur dari sebuah titik di kiri
kurva

Jika pita dipotong setinggi P,


maka dapat dilihat bahwa luasan
pita secara pendekatan sama
dengan luas segi empat dimana
segitiga PQR dianggap kecil jadi
diabaikan.
Luas pita = Ax y. x
atau

Ax
y
x

dapat diabaikan

Jika proses diteruskan bidang gb.


a
dipenggal
sebanyaknya
menjadi gb. b sehingga x 0
akhirnya kesalahan daerah yang
diarsir
ini
hilang
maka

Ax
dA
x
x
dx
dA
x y (bukan pendedx

(a)

katan lagi)

(b)

Jika ruas kanan dan kiri diintegrasi maka

Ax

y dx

f ( x ) dx

F ( x) c

didapat sbb :
Jika Ax = y dx menyatakan luas daerah sampai ke titik P(x,y).

a) Jika subsitusikan x=b,


diperoleh luas daerah
sampai ke titik L yaitu
Ab = y dx dgn x=b.

`
b) Jika subsitusikan x=a,
diperoleh luas daerah
sampai ke titik K yaitu
Aa = y dx dgn x=a.

Jika hasil pertama kurangi dengan hasil kedua, akan diperoleh luas kurva
diantara oerdinat x = a dan x=b.

yaitu : A= y dx ( x b ) y dx ( x a )
bentuk ini ditulis sbb :
A

y dx
a

a dan b adalah harga batas integral.


2. Luas Bidang Datar
a. Luas di atas sumbu x misalkan

y f (x)

adalah grafik diatas sumbu x dan f


kontinu dan tidak negatif

y
y=f(x)

pada selang

a x b , maka
A( R )

f ( x ) dx

Dimana daerah R dibatasi grafik

y f ( x), X a, X b, Y 0

b. Luas di bawah sumbu x misalkan


y f (x)
b

dan a

adalah grafik diatas sumbu x

f ( x ) dx =

A( R )

y
a

bil negatif maka,

f ( x ) dx

y=f(x)

Contoh :
Tentukan luas daerah R dibawah kurva
=2

Jawab :

y x 4 2 x 3 2 antara

x = -1 dan x

A( R ) ( x 4 2 x 3 2) dx
1

x5 x 4

2 x
5
2

32 16
1 1

4 2
2
2
5 2

14,7 satuan luas

3. Daerah Antara Dua Kurva


Kurva-kurva y f (x) dan g f (x) dengan g ( x) f ( x) pada selang a x b

A f ( x) g ( x) x
A

a f ( x) g ( x) dx
b

Contoh Soal ke-1


Tentukan luas daerah antara kurva y1 x 4 dan y 2 2 x x 2 dan sketsa gambar
tersebut serta harga batasnya pada sumbu x.
a. menentukan harga batas.

y1 = y2
x4 2x x2

x4 2x x2 0

( x )( x 1)( x 2 x 2) 0

x 0, x 1 ,

x yang lain imaginer (tidak dipakai)

b. Menentukan bentuk kurva maka nilai x disubsitusi kepersamaan y1


dan y2
x
0
0.25
0.50
0.75

y1
0
0.0039
0.0625
0.3164

y2
0
0.4375
0.7500
0.9375

0.90

0.6561

0.9900

Dari tabel di atas bila range dirapatkan dan dihubungkan titiknya akan
didapat gambar sbb :

c. Luas daerah yang dicari adalah pengurangan dari kurva atas


dikurangi kurva bawah.
A

1
2
4
0 2 x x x dx

0 2 x x

x 4 dx

x3
x5
A x2

3
5

1 1 7

satuan
3 5 15

Contoh Soal ke-2


Tentukan luas daerah yang dibatasi oleh parabola
4x 3y 4 ,
a.

sketsa serta harga batasnya pada sumbu y.

menentukan harga batas.


Pers. 1)

y 2 4x

atau x

Pers. 2)

4x 3y 4

Pers.1 = Pers.2
Maka :

y2 3y 4

y2
4

atau x

,
3y 4
4

y2 4x

dan garis

y2 3y 4 0

( y 4) ( y 1) 0
y 4, 1
b.

Menentukan bentuk kurva maka nilai x disubsitusi kepersamaan y1


dan dan y2
x

y
4
3
2
1
0
-1

y2
4

4
2.25
1
0.25
0
0.25

3y 4
4

4
3.25
2.50
1.75
1
0.25

Dari tabel di atas bila range dirapatkan dan dihubungkan titiknya akan
didapat gambar sbb :

c.

Luas daerah yang dicari adalah pengurangan dari kurva atas


dikurangi kurva bawah.

3y 4 y2
dy

4
4

A
1

1 4
3 y 4 y 2 dy
4 1

1 3y2
y3

4y

4 2
3

1

4

24 16

64 3
1
4
3 2
3

125
5.21
24

satuan

Persamaan Parametrik.
Persamaan selalu dengan cara yang sama dimana adalah lebih dari dua
variabel. Caranya selalu sama yaitu :
1) Nyatakan x dan y dalam parameter.
2) Ubah variabelnya.
3) Sisipkan batas-batas parameternya.
Contoh:
Suatu kurva memiliki persamaan pametrik

x at 2 , y 2at .

Tentukan luas

luas daerah yang dibatasi oleh kurva tesebut, sumbu x, dan ordinat pada t=1
dan t=2.
Jawab :
A

a y dx , a dan b adalah batas variabelnya.

Dengan menggantikan y dengan 2 at , didapatkan


A

a 2 at dx

Tidak dapat diintegrasi langsung fungsi t terhadap x, maka harus dirubah


variabel integrasinya sbb:
x at 2

dx
2at dx 2at dt
dt

didapatkan :
A

2at.2at dt

4 a 2t 2 dt

t3

4a 2

28a 2
8 1

3
3 3

= 4a 2

3. Harga mean (harga rata-rata)


Harga mean adalah rata-rata (average) harga (tinggi) yang ditinjau. Dalam
mencari harga mean suatu fungsi y f (x) diantara x=a dan x=b yang dapat
dilihat pada gambar di bawah. Jika memperkirakan tinggi dari gambar dalam
diagram maka didapat suatu harga M.

dan diberikan sbb : M

Luas
A

Alas b a

M 1 b y dx
ba a

4. Harga RMS.
RMS = Root Mean Square kadang-kadang harga akar dari harga rata-rata.
rms = (harga mean dari y2 atau
(rms)2

1
ba

y 2 dx

Contoh :
Hitung harga mean dan rms dari fungsi

y x2 3

di antara x=1 dan x=3.

a) Mean.
M

3
1
( x 2 3) dx

1
3 1

1 x3

3x
2 3

1 27
1

9 3

2 3
3

2
14 satuan 2
3

b) RMS.
(rms)2

3
1
y 2 dx

1
3 1

1 3 4
x 6 x 2 9 dx

1
2

1 x5
2 x3 9 x

2 5

1 243


54 27
2 5

rms

1

2 x 9

5

1
48.6 81 11.2 59,2
2
59.2 7.694

satuan2

5. Volume Benda Putar


Benda Putar, dibentuk dengan memutar suatu bidang datar disekeliling
sebuah garis, disebut sumbu putar pada bidang datar dapat diketahui melalu
cara berikut :
a. Metode Cakram.
Dibentuk dengan memutar suatu bidang datar sekeliling sebuah garis,
disebut sumbu putar pada bidang datar.

Jika bentuk bidang dibatasi oleh kurva y=f(x), sumbu x , dan ordinat pada
x=a dan x=b diputarkan sutu putaran penuh mengelilingi sumbu x, maka
akan diperoleh sebuah benda putaran yang simetris terhadap OX seperti
gambar di atas.
Untuk mendapatkan V, pertama-tama tinjau dahulu sebuah pita sempit
dalam bentuk bidang semula.

Volume yang dibentuk pita tsb


panjang yaitu

V . y 2 .x

volume yang dibentuk oleh pita persegi

berupa selinder pipih.

Jika seluruh bentuk selinder dibagi-bagi menjadi sejumlah pita, maka


setiap pita akan menghasilkan selindernya sendiri, masing-masing dengan
volume

. y 2 .x

lihat gambar berikut :

x b

Volume total ,
Bila

V . y 2 .x
x a

x 0

maka kesalahan yang ditimbulkan oleh bagian atas luas

persegi panjang dapat dihilangkan menjadi :


V

a .y

.dx

Contoh soal :
Tentukan volume benda putar yang dibentuk oleh daerah R yang dibatasi
oleh kurva

y2 x ,

sumbu x dan garis x = 4, dimima R diputar mengelilingi

sumbu x.
Penyelesaian :
V

Maka :

a . y

.dx

0 .
4

, dimana

.dx
x2

0 x dx

16
2

=
=

8 25.13

satuan3

b. Metode Cincin

Sebuah benda putar dipotong-potong


tegak lurus pada sum-bu putarnya,
maka diperoleh sebuah cakram yang
ditengah-tengah
ada
lubangnya.
Daerah ini disebut Cincin.

Contoh 1 :
Tentukan volume benda putar apabila daerah yang dibatasi oleh parabolaparabola

y x2

dan

y 2 8x

diputar mengelilingi sumbu-x. Sketsa gambar

tersebut serta harga batasnya.


a. menentukan harga batas.

y1 = y2
x 2 8x

x 4 8x 0

x( x 3 8) 0

x 0,

dan

( x 3 8) x 2

b. Menentukan bentuk kurva maka nilai x disubsitusi kepersamaan y1


dan dan y2
y
2
1.5
1
0.5
0

y x2

4
2.25
1
0.25
0

8x

4
3.464
2.828
2
0

Dari tabel di atas bila range dirapatkan dan dihubungkan titiknya akan didapat
gambar sbb :

c. Luas daerah yang dicari :

x
V 8 x x dx

8x

x2
4

4 x 2 x5
5

2
0

16 6.4 9.6 satuan 3

Contoh 2 :
Hitung Volume benda putar daerah setengah lingkaran yang dibatasi oleh
kurva

4 y2

Penyelesaian :

dan sumbu y diputar mengelilingi garis x = -1

Jari-jari luar cincin adalah

4 y 2 1,

sedangkan jari-jari dalam adalah 1.

hasilnya bila disketsa melalui pentabelan adalah sbb:

2
2

4 y2

1 dy

4 y 2 4 y 2 dy

2
2 2 4 y 2
0

2
2
4 y2
3
y

33.51 satuan

dy 4 dy y 2 dy

4y

y3

2 0 8
3

c. Metode Kulit Tabung.

Sebuah kulit tabung adalah sebuah benda


yang dibatasi oleh dua tabung lingkaran
tegak yang sumbu simetrinya berimpit, gbr.
disamping.
r1= jari-jari tabung dalam
r2= jari-jari tabung luar
h = tinggi tabung

maka volume tabung adalah :


V = ( luas alas ) . ( tinggi)

r 22 r12 . h (r 2 r1 ) ( r 2 r1 ) . h
r 2 r1
h (r 2 r1 )
2

V = 2 x (jari-jari rata-rata)x(tinggi)(tebal)
V 2 rh r

atau untuk lebih mudahnya perhatikan gambar dibawah ini :

Dari proses ini dapat dihitung sebuah benda putar kulit tabung. Gb. dibawah
menunjukkan

proses

mengelilingi sumbu y.

Contoh 1 :

tersebut

potongan

jalur-jalur

vertikal

diputar

Tentukan volume benda yang terbentuk pada daerah yang dibatasi oleh kurva
y 1

x , sumbu x, garis x = 1 dan garis x = 4 diputar mengelilingi sumbu y .

Penyelesaian :
Harga y dari persamaan y 1 x bila dihitung dan ditabelkan maka akan
menghasilkan grafik seperti gambar di atas. Sehingga :
b

V 2 x f ( x ) dx
a

1
dx
x

V 2 1 x
4

2 1 x

dx

2 3
2 x 2
3

4
1

2
2
.8 .1
3
3
28

3
29.32 satuan 3
2

Contoh 2
Daerah yang dibatasi oleh garis

y ( r / h) x ,

sumbu x dan garis x=h diputar

mengelilingi sumbu x. Diperoleh sebuah kerucut (diandaikan

r 0, h 0 ).

Tentukan volume kerucut itu dengan menggunakan metode cakram dan


metode kulit tabung.

Penyelesaian :
1. Metode Cakram :

r
V
x
h
V

r2 2
x dx
h2

r2
h2

0 x

r 2 x3
2

h 3

dx
h

r h
3h 2
1
r 2 h satuan 3
3

2. Metode Kulit tabung.

V 2 y h y y
r

r
r
h
1

V 2 y h y dy 2 h y y 2 dy
0
0
r
r

y2
y3
2 h

3r
2

1
r 2 h satuan 3
3

r2 r2

3
2

2 h
0

6. Volume benda dengan Penampang Lintang yang diketahui:


Metode ini membahas benda yang memiliki daerah-daerah lingkaran sebagai
penampang-penampang tegak yang berbentuk bujur sangkar atau segitiga.
Jika luas penampang silang ABC, yang
terjadi oleh suatu bidang tegak lurus pada
sumbu-x dan berjarak x satuan dari titik
asal, dapat dinyatakan sebagi fungsi x,
A(x), maka volume benda diberikan oleh
V

A( x ) dx

Contoh 1 :
Sebuah benda mempunyai lingkaran alas yang berjari-jari 4 satuan. Cari
volume benda itu, jika setiap bidang irisan tegak lurus pada garis tengah
yang tetap, merupakan segitiga sama sisi.
Penyelesaian :
Ambil lingkaran seperti gambar di bawah dengan sumbu-x sebagai garis
tengah tetap.

Persamaan lingkarannya :

x 2 y 2 16.

Penampang melintang ABC merupakan segitiga sama sisi dengan sisi 2y dan
luas

A( x )

3 (16 x 2 ) .

3y2

Maka :
V

A( x ) dx

(16 x 2 ) dx

x2
2 3 (16 x ) dx 2 3 16 x

0
3

2 3

16
256
48

3
3

3 satuan 3

Contoh 2 :
Alas sebuah benda adalah suatu daerah rata pada kuadran pertama yang
dibatasi oleh

y 1 x2 / 4 ,

sumbu-x dan sumbu-y. Andaikan penampang-

penampang yang tegak lurus pada sumbu x berbentuk bujur sangkar.


Tentukan volume benda ini.
Penyelesaian.
Bila dipotong-potong benda tegak lurus pada sumbu-x akan diperoleh
lempengan tipis sbb:

2
x2
x4
dx
V 1

0
2
16

x3
x5
x

6
80

8 32

6 80

16
1.07 satuan 3
15

7. Panjang Kurva

Misalkan P adalah titik (x, y) dan Q adalah titik pada kurva di dekat P.
Misalkan pula s = panjang busur kecil PQ.
Dari rumus phitagoras diberikan :
s 2 x 2 y 2

Jika masing-masing ruas dibagi dengan x 2 , maka

s 2
x 2
s

y 2
x 2

jika x 0

ds
dy
1

dx
dx

s a

dy

dx

dx

Contoh :
Tentukan panjang kurva

di antara x = 0 dan x = 4, untuk cabang

y 2 x3

y > 0.
Penyelesaian :
s

y 2 x3

4
0

y x

dx

3
2

1
2

9x
1

dy

dx

dy 3 12
x ,
dx 2

dx =

2 4
9x

. 1

4
3 9

dy

dx

9x
4

3
2

8
8
31.62 1 9.07
10 10 1
27
27

satuan

Panjang Kurva - persamaan parametrik.


Misalkan y f (t ), x F (t )
Dari rumus sebelumnya :
s 2 x 2 y 2 bila kedua ruas
dibagi dengan x 2 didapat,
x

dx
ds

dt
dt

dy

dt

t 0, bentuk ini menjadi :


2

ds

dt

Contoh :

dx

dt

t t2
t t1

dy

dt

dx


dt

dy

dt

dt

Tentukan panjang kurva

x 2 cos3 , y 2 sin 3

diantara titik-titik yang

bersesuaian dengan = 0 dan = /2.


Penyelesaian:
Menggunakan rumus yang sesuai dengan parameter,
s

dx

/2

dy

Bila,
x 2 cos3

y 2 sin 3
dx

dx

dx
6 cos 2 ( sin ) 6 cos 2 sin
d

dy
6 sin 2 cos
d

dy

dy

36 cos 4 sin 2 36 sin 4 cos 2

36 sin 2 cos 2 cos 2 sin 2

36 sin 2 cos 2

6 sin cos 3 sin 2

maka didapatkan :
s

3 sin 2 d

cos 2
3

1 1
3 3 satuan
2
2

8. Luas Permukaan Benda Putar.


Luas Permukaan yang terbentuk oleh perputaran busur y=f(x), suatu kurva
kontinu, sekeliling sebuah garis yang sebidang (sumbu). Bila kurva diputar
pada sumbu x diantara x=x1 dan x=x2
maka luas permukaan dapat ditentukan dengan rumusan sbb:

Untuk menghitung luas pemukaan ini maka perlu dipenggal-penggal seperti


gambar berikut :

Jika sebuah elemen busur se-panjang s


satuan diputarkan, maka akan diperoleh
sebuah pita tipis seluas A.
Didapat
A 2y.s

Dengan membagi kedua rumus di atas


dengan x, didapatkan
A
s
2 y
x
x

jika x

0 ,

maka

dA
ds
2 y
dx
dx

Sebagaimana diketahui pada perhitungan panjang kurva, dimana

ds
dy
1

dx
dx

, maka

dA
dy
2 y 1

dx
dx

Maka,
A

x2
x1

dy
2 y 1

dx

dx

Contoh :
Tentukan luas permukaan yang terjadi jika busur parabola

y 2 8x ,

dengan

y 0,

di antara x = 0 dan x = 2 diputarkan mengelilingi sumbu x.

Penyelesaian :

2
dy
A 2 y 1

0
dx

y 2 8x

dy
1

dx

A 2 2 2 x

y 2 2x
2

4 2. . x

( x 2)

( x 2)
4 2 .

3/ 2

dy

dx

2x

12

dy

dx

2
x

dx

dx

dx

8 2
8 2 2
3

( x 2)
2

x 2

dx

2 x2

x
x

4 2.

8
8
7.312
8 24
3
3

= 61.3 satuan3
Persamaan Parametrik Permukaan Putaran
Jika busur kecil diputarkan sepanjang s, maka luas A pita kecil yang
terbentuk diberikan oleh,
A 2y.s

Kedua ruas dibagi dengan t, diperoleh


A
s
2y.
t
t

Jika t 0, hubungan ini menjadi


dA
ds
2y.
dt
dt

tinjau lagi persamaan panjang kurva parametrik,

dx
ds

dt
dt

dA
2y
dt

dy

dt

maka,

dx


dt

dy

dt

dx
2y

dt

2
1

dy

dt

dt

Contoh :
Tentukan luas pemukaan yang terbentuk jika busur kurva

y 3t 2 , x 3t t 2

di

antara t 0 dan t 1 diputarkan mengelilingi sumbu OX sebanyak 2


radian.
Penyelesaian :
y 3t 2

x 3t t 3
dx

dt

dx

dt
A

dy

dt

9 18t 2 9t 4 36t 2

2 3t 2

9 1 t2

dt

18 t 2 1 t 2 dt 18
0

36 t 2

dx
3 3t 2 3 1 t 2
dt

9 1 2t 2 t 4

dy
dy
6t

dt
dt

t2 t5

5
3

18

1
0

t 4 dt

8
48
1 1

18

15
5
3 5

18

9. Momen, Pusat Masa (Titik Berat)

satuan2

Dua massa, masing-masing sebesar m1 dan m2 yang diletakkan pada papan


seimbang dan berjarak d1 dan d2 dari titik penyangga pada bagian-bagian
berbeda (lihat gambar)
m1

Rumus seimbang :

m2
d1

d1m1 d 2 m2

d2

m1

Jika bandmil berimpit dengan titik asal


maka, koordinat x1 dari m1 ada-lah x1=-d1 dan
dari m2 adalah x2 d 2 maka diberikan,

m2

x1m1 x2 m2 0

0
Hasilkali massa m dan jarak berarah dari
suatu titik tertentu dinamakan momen.

M x1m1 x2 m2 ... xn mn xi mi
i 1

x
Syarat keseimbangan adalah M = 0.
m1

m2

x1

x2

m3
0 x3

m4

mn-1 mn

x4

xn-1

xn

Jika koordinat titik seimbang x, dimana momen sistem terhadap titik ini
harus nol, berapa koordinat x titik seimbang ?

x m1 x2 x m2 ... xn x mn 0

Atau
x1m1 x2 m2 ... xn mn x m1 x m2 ... x mn

maka diperoleh

Ini dinamakan pusat masa, titik dengan


koordinat x ini adalah titik seimbang yang
diperoleh sebagai hasil bagi momen sistem
terhadap titik asal dan jumlah massa.

M
x

xi mi
i 1
n

mi
i 1

Distribusi massa yang kontinu pada suatu garis


Jika kepadatan di x adalah (x) dgn aturan
potong,hampiri, integral maka,

m ( x )x
m

M x ( x ) x

a ( x) dx

x ( x ) dx

Maka momen M terhadap titik asal :


b

M
x

a x ( x)
b
a ( x)

Distribusi massa pada Bidang


Perhatikan n massa titik

m1 , m2 , ... , mn

yang terletak pada titik-titik

x1 , y1 , x2 , y2 , ... , xn , yn pada bidang yang memiliki sebuah sistem


koordinat pada gambar di bawah.

m1 ( x , y )
1
1

( x3 , y 3 )
( xn , y n )

m2

( x2 , y 2 )

Jumlah momen M y dan M x masingmasing terhadap sumbu x dan sumbu y


ditentukan sbb:
n

M y xi mi
i 1

M x yi mi
i 1

m4

( x4 , y 4 )

m3 ( x3 , y3 )

Koordinat-koordinat

x, y

titik berat sistem tersebut adalah

My
m

xi mi

M
y x
m

i 1
n

mi
i 1

yi mi
i 1
n

mi
i 1

Mencari pusat massa (titik berat) sepotong lempeng tipis yang rata dengan
menganggap lempengan tipis (lamina) homogen, berarti kepadatan adalah
konstan. Untuk suatu lempengan homogen siku empat pusat masa berimpit
dengan pusat geometrinya seperti gambar di bawah ini.

Sepotongan

lamina(lempengan

x a, x b, y f ( x)

dan

y g (x) ,

tipis)

homogen

dengan

g ( x) f ( x) .

yang

dibatasi

oleh

Potonglah lamina ini menjadi jalur-jalur yang sejajar dengan sumbu y seperti
gambar di bawah. Jalur ini dapat dianggap berbentuk segi empat, sehingga
massa masing-masing jalur dapat dianggap terpusat pada geometri padanya.

Kemudian hapirilah dan akhirnya jika x 0 maka dapat dintegralkan.


m f ( x ) g ( x) x

b
a

f ( x) g ( x) dx

M y x f ( x ) g ( x) x

M y x f ( x ) g ( x ) dx
b

f ( x ) g ( x)
f ( x ) g ( x ) x
2

M x

Mx

Dengan cara ini akan dihasilkan koordinat titik berat

My

b
x f 2 ( x ) g 2 ( x) dx

a
2

yaitu

x, y

Mx
m

Maka,
a x f ( x ) g ( x ) dx
b

My
m

f ( x) g ( x) dx
a

a x f ( x) g ( x) dx
b
a f ( x) g ( x) dx
b

b 2
1 b 2
f ( x ) g 2 ( x) dx
f ( x) g 2 ( x) dx

Mx
a
a
y
2 b
2 b
m
f ( x ) g ( x) dx
f ( x) g ( x) dx
a

Contoh :
Tentukan sentroid (titik berat) daerah yang dibatasi

y x3

dan

Penyelesaian :
1. Mencari batas integral :

x3

x x3 0

x x6 0

x1 0 , x2 1

Dengan memasukkan nilai x pada persamaan


sketsa grafik didapat sebagai berikut :

y x3

dan

sehingga

2. Titik sentroid

0 x
1
0
1

x x 3 dx
xx

dx

2 5 / 2 x5

5
5
2 3/ 2 x

4
3

2
2
1 1
3 x 3 dx

0
y 2 1
3
0 x x dx

1 x 2 x7

2 2
7

5
12

0
1

5 =
5
12

12
25

1 1
x x 6 dx

0
2
1
3
0 x x dx

28 3
5
7
12

10. Pusat Gravitas suatu benda putaran


Untuk mencari posisi pusat gravitasi suatu benda yang terbentuk jika bentuk
bidang yang dibatasi oleh kurva

y f (x) ,

sumbu x , dan ordinat pada x a

dan x b diputarkan mengelilingi sumbu x.


Dari

piringan-piringan

dijumlahkan

momen

elementer
volumenya

(massanya) terhadap sumbu OY, maka


dapat dihitung
b

, yaitu

a xy dx
x b
,
2
y
dx
a
2

y 0

Contoh :
Tentukan posisi pusat gravitasi dari benda yang terbentuk jika bidang yang
dibatasi oleh kurva

x 2 y 2 16 ,

sumbu x, dan ordinat pada x = 1dan x = 3

diputar mengelilingi sumbu x.


Penyelesaian :
3

1 xy dx
x 3
,
2
1 y dx

xy 2 dx

3
1

y0

x (16 x 2 ) dx

x4
8x2

3
1

y 2 dx

3
1

(16 x x 3 ) dx

81
1

72
8 64 20 44
4
4

(16 x 2 ) dx

x3
16 x

44
1.89
1
23
3

1
1

48 9 16 23
3

koordinatnya pusat gravitasi adalah : 1.89 ; 0