Anda di halaman 1dari 2

Komponen Piranti orthodonti Lepasan

1. Komponen Aktif
a. Kantilever Tunggal
Aktivasi: Menarik pegas ke arah pergerakan gigi dan merenggangkan koil
b. Kantiliver Ganda
Aktivasi: Melonggarkan koil mulai dari koil terjauh dari gigi dan dilanjutkan dengan yang
lebih dekat
c. Pegas T
Aktivasi:Mmenarik pegas menjauhi lempeng akrilik
d. Pegas Coffin
Aktivasi: Menarik kedua sisi akrilik ke lateral
e. Pegas Bukal
Aktivasi: Lengan ditarik ke distal, koil ditahan dengan tang pembentuk lup
f. Pegas Bukal Tanpa Penyangga
Aktivasi: Lengan ditarik ke distal, koil ditahan dengan tang pembentuk lup
g. Retraktor Bukal dengan Lup Terbalik
Aktivasi: Membengkokan ujung pegas kemudian memotong ujung pegas sepanjang 1mm.
Atau dengan cara lain yaitu membuka koil sebesar 1mm
h. Retraktor Bukal Berpenyangga
Aktivasi: Lengan ditarik ke distal, koil ditahan dengan tang pembentuk lup
i. Busur Labial
Aktivasi: Mengecilkan lup kurang dari 1mm
j. Retraktor Roberts
Aktivasi: Busur diaktivasi pada lengan pegas vertical dibawah koil
k. Busur Labial Tinggi dengan Lup U
Aktivasi: Mengecilkan lup kurang dari 1mm
l. Busur Labial Tinggi dengan Pegas Apron
m. Sekrup Ekspansi
Aktivasi: Memutar di lubang sekrub seperempat putaran (90) satu minggu sekali
n. Elastik
o. Busur Labial dengan Self Straightening Wire
Aktivasi: Menutup lup U dari busur dan bila perlu mengatur tinggu busur labial
p. Kantilever Tunggal Berpasangan
Aktivasi: Menarik pegas ke arah pergerakan gigi dan merenggangkan koil
2. Komponen Pasif
a. Clasp (Klamer)
b. Kait (Hook)
c. Busur Labial
d. Jackson Crib
e. Ball Clasp
f. Inman Clasp

3. Komponen Penjangkaran (retentif)


a. Adams
b. Shoutend
c. Adams Modefikasi
d. Adams Ganda
Sumber: Rahardjo, Pambudi. 2009. Piranti Ortodonti Lepasan. Surabaya: Universitas Airlangga