Anda di halaman 1dari 4

NYLON 6

(POLICAPROLACTAM)
Polimer yaitu zat yang terdiri atas molekul molekulbesar, yang disebut
dengan makromolekul. Makromolekul itu sendiri terbentuk dari sejumlah besar
molekul molekul kecil. Monomer yaitu molekul kecil pembentuk polimer.
Secara histories dan komersial poliamida menempati posisi penting dalam
dunia polimer. Penelitian awal Crothers Did U Pont berhubungan dengan polyester
dan poliamida, dan perhatian pada poliamida telah menghasilkan pengembangan serat
sintesis komersial yang pertama, yang biasanya dikenal dengan nilon. Serat nilon
secara karakteristik memiliki kekuatan tensil dan elastisitas yang baik dan banyak
dipakai dalam pembuatan pakaian, kawat ban, karpet dan tali. Dalam bentuk plastik
poliamida dipakai dalam pembuatan barang barang seperti roda gigi, pipa, isolasi
kawat, risleting, dan bulu sikat gigi.
Menurut data, nilon mewakili hampir 25% produksi total serat dan sekitar
40% dari semua plastik teknik. Diantara semua polimer nilon yang diproduksi antara
80% dan 90% dipakai sebagai serat.
Ada tiga reaksi kondensasi umum dalam sintesis amida :

Reaksi asam klorida dengan amin

Dehidrasi garam garam amin asam karboksilat

Aminolisis ester

Polycaprolactam atau lebih dikenal dengan nama lainnya adalah Nylon 6


adalah suatu senyawa yang di dapat dari suatu senyawa polimer yang mempunyai
gugus NH atau lazim disebut Amida.

Rumus Struktur dari Polycaprolactam (Nylon 6)

Caprolactam adalah suatu senyawa yang dipergunakan untuk menghasilkan senyawa


polymer lain yang mempunyai nama NYLON 6, dimana dalam proses pembentukan
polymers ini caprolactam yang murni ini direaksikan dengan senyawa zat lemas (N 2)
dan dipanaskan dengan suhu 5330K sekitar 45 jam, dimana cincin pembentuk
polimer akan pecah dan kemudian massa mencair melewati spinnerets dan
membentuk suatu serat yang kita sebut dengan serat nilon 6.

Selama terjadinya proses Polymerisasi, perwakilan dari peptide mengadakan


penduplikatan senyawanya didalam masing masing senyawa caprolaktam. Mokelul
dari senyawa tersebut dipecah menjadi suatu kelompok kelompok yang aktif pada
masing masing sisi dari proses reforming terjadinya suatu ikatan baru monomer
yang menjadi suatu bagian dari polimer tersebut.

Tidak sama dengan nilon6,6 dimana arah dari amida yang terobligasi menjadikan
ikatan ikatan tersebut membalikkan pada masing masing obligasi, ikatan semua
nilon 6 amida yang terduplikasi berada pada ikatan yang menuju ke arah yang sama
(lihat gambar bawah ini). Oleh karena itu Nilon 6 menyerupai Poly Peptides alami
yang lebih lekat dari sebelumnya, sehingga suatu senyawa Caprolactam akan menjadi
suatu amino cuka jika senyawa tersebut di hidrolisa.

Polycaprolactam
Ada 2 proses :
1. Hidrolitic Polymerization chip process
2. Hidrolitic melt process
Pembuatan Polycaprolactam dengan proses Hidrolitic Polymerization chip process.
1. Bahan baku
monomer caprolactam

99,5 %

air

0,5 %

Reaksi berlangsung pada 2 zona :


1. Reaksi Prepolymerisasi
a. Hidrolisis Caprolactam
(CH2)5CONH(l) + H2O(l)

H2N(CH2)5COOH(l)

Hi = 2.114,2 Kkcal/mol

b. Polimerisasi Adisi
(n-1)(CH2)5CONH(l) + H2N (CH2)5CONH(l)

H-[NH(CH2)5CO]n-OH(l)

+ H-[NH(CH2)5CO]m-OH(l)
2. Reaksi Polymerisasi
a. Reksi Kondensasi
H-[NH(CH2)5CO]n-OH(l) + H-[NH(CH2)5CO]m-OH(l)
H-[NH(CH2)5CO]n+m-OH(l) + H2O(l)

H = -4.028,3 Kcal/mol

Purifikasi Polycaprolactam
- Kolom ekstraksi
Centrifuge
- Rotary Dryer
Yang direcycle
1. Monomer yang tidak terkonversi
2. Oligamer (hasil reaksi samping)
Kegunaan Polycaprolactam
Industri benang, tekstil, sepatu, topi, plastik.
Bahan sintetis