Anda di halaman 1dari 2

Hanson Case Analysis .

SWOT Analysis
Strength

Memiliki banyak anak perusahaan


Strategi desentralisasi yang memberikan otonomi penuh dari unit bisnis untuk fokus

Weakness

Banyak anak perusahaan yang berada di industri yang berbeda dari perusahaan induknya
Gaya manajemen individual dari Hanson memberikan dampak negatif dari perubahan
lingkungan bisnis
Fokus jangka pendek pada pendapatan
Budaya dalam rekayasa keuangan
Kurangnya direct internal investment

Opportunities

Pertumbuhan melalui diversifikasi yang terfokus.


Pertumbuhan dipasar internasional dan pasar yang baru.

Threats

Proses kendali anak perusahaan yang tidak mudah


Hanson memiliki beberapa unit perusahaan dengan hanya satu direktur
Hanson tidak pernah mencoba untuk mensinergikan setiap unit operasinya karena akan
menimbulkan masalah dan kendala disetiap kondisi perusahaan yang berbeda

Five Forces Analysis :

1. Threat of New Competition


Ancaman dari kompetitor baru bagi Hanson adalah rendah. Hal ini dikarenakan
memerlukan biaya yang sangat tinggi bagi pendatang baru untuk masuk di industri
konglomerasi tersebut. Namun akan berbeda jika untuk setiap anak bisnis yang
dimiliki Hanson, karena untuk masing masing anak bisnis Hanson memilki ancaman
yang berbeda.
2. Intensity of Competitive Rivalry
Jika ditilik dari Hanson keseluruhan hanya sedikit perusahaan yang mampu bersaing
dengan Hanson. Namun jika ditarik pada masing masing unit bisnisnya persaingan
yang dihadapi Hanson dikategorikan menengah.

3. Bargaining Power of Supplier


Kemampuan daya tawar supplier dari Hanson dapat dikategorikan menengah. Hal ini
dikarenakan setiap lini anak bisnis Hanson memiliki supplier dengan bargaining
power yang berbeda beda.
4. Bargaining Power of Customer
Daya tawar dari konsumen Hanson sendiri dikategorikan menengah, ini dikarenakan
setiap konsumen lini bisnis dari Hanson memiliki bargaining power yang berbeda
beda.
5. Threat of Subtitute
Ancaman dari produk pengganti dari Hanson ini juga menengah. Banyaknya
difersifikasi yang dilakukan oleh Hanson membuat subtitusi untuk setiap produknya
berbeda beda. Sehingga dapat diasumsikan tingkat ancaman dari subtitusi produk
ada pada kategori menengah.