Anda di halaman 1dari 1

Sianida terdapat dalam lingkungan hidup, umumnya pada konsentrasi rendah.

Konsentrasi
lebih tinggi dapat ditemukan pada tumbuhan tertentu (seperti singkong) dan hewan (banyak
tanaman dan spesies serangga mengandung glikosida sianogenik) atau di dekat sumber
industri tertentu. Pada tingkat paparan tinggi, sianida cepat bereaksi, sangat kuat, beracun
bagi manusia, hewan dan tanaman. Hewan juga dipengaruhi oleh dosis rendah berulang.
Keracunan sianida dapat terjadi karena menghirup gas sianida (hidrogen sianida), debu atau
kabut; penyerapan melalui kulit setelah kontak kulit, atau dengan mengkonsumsi bahan yang
mengandung sianida (seperti air minum, endapan, tanah, tanaman). Reaksi beracun sianida
untuk biota mirip terlepas dari jenis rute paparan. Ketersediaan hayati sianida bervariasi
dengan bentuk sianida. Rute paparan dan kondisi pada titik paparan (seperti pH lambung,
adanya makanan lain) merupakan pertimbangan penting. Sianida bukan merupakan
biokonsentrat karena mengalami metabolisme yang cepat pada hewan yang terpapar. Sianida
WAD diidentifikasi sebagai pengukuran praktis bentuk kompleks yang bebas dan lemah dari
sianida yang beracun baik untuk biota air maupun darat (Donato dkk 2007; Mudder 2001)
Sianida mengikat enzim penting mengandung besi yang diperlukan bagi sel untuk
menggunakan oksigen dan sebagai akibatnya jaringan sel tidak dapat mengambil oksigen dari
darah (Ballantyne 1987; Richardson 1992). Jika tidak ada pertolongan pertama, maka jumlah
asupan racun sianida karena menghirup gas, atau menelan atau penyerapan melalui kulit,
dapat membunuh dalam hitungan menit. Sianida dalam jumlah kecil yang dikonsumsi dari
makanan dikeluarkan dari tubuh oleh hati. Sianida tidak bersifat karsinogenik dan orangorang yang
menderita keracunan tidak fatal biasanya akan sembuh sepenuhnya. Namun
demikian, paparan kronis sub-letal di atas ambang beracun, atau dosis rendah berulang,
dapat menyebabkan dampak merugikan permanen yang nyata pada sistem saraf pusat dan
terjadi sindrom Parkinson. Efek yang terdeteksi pada manusia dari paparan berulang pada
dosis rendah mungkin juga berlaku untuk hewan (ATSDR 1997)
Donato, DB & Smith, GB 2007, Summary of Findings : ACMER Project 58, Sunrise Dam gold
mine sponsors report, AngloGold Ashanti Australia, Donato Environmental Services SA, hal. 27.
Mudder, TI Botz, MM & Smith, A 2001, The Chemistry and Treatment of Cyanidation Wastes,
2nd edn, Mining Journal Books Ltd, London,
Ballantyne, B 1987, Toxicology of cyanides in B Ballantyne, TC Marrs (eds.), Clinical and
Experimental Toxicology of Cyanides, Wright Publishers, Bristol, UK 1987
Richardson, ML (ed.) 1992, The Dictionary of Substances and their Effects, Royal Society of
Chemistry, UK, hal. 716-718.
ATSDR 1997, Toxicological Profile for Cyanide, Agency for Toxic Substances and Disease
Registry, US Department of Health and Human Services, Atlanta, Georgia, USA, hal. 46.