Anda di halaman 1dari 16

PROPOSAL BISNIS PLAN

YOGHURT
Vidisann

Oleh :
Nazir Siddiq (113020080)
Vivi Nurfitriana Hakim (113020111)
Annisa Kaniasih (113020135)
Sefty Mulyawaty (113020061)
Nadya Nur F (113020067)

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PANGAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
2014

I. Ringkasan Eksekutif
Ceritakan secara singkat mengenai bab-bab berikut (bab II s/d IX). Bab I ini justru
harus dibuat terakhir, setelah semuanya selesai, dan hanya dibuatkan
intisari/ringkasannya saja. Karena hanya ringkasan, bab I ini paling hanya dua atau
tiga paragraph.

II.

GAMBARAN UMUM USAHA

A. Nama Perusahaan

: PT. Healthy Milk Indonesia. Lembang, BandungIndonesia


B. Bidang usaha
: Minuman Kesehatan
C. Rincian Barang atau Jasa : Yoghurt merupakan minuman yang sudah banyak
dikenal oleh masyarakat umum, tetapi produk
yoghurt yang dipasarkan disini lebih memiliki khasiat
yang lebih dari pada produk yoghurt yang ada
dipasaran.
D. Pendiri Perusahaan
: 1. Nazir Siddiq
2. Vivi Nurfitriana H
3. Sefty Mulyawati
4. Annisa Kaniasih
5. Nadya Nur F
E. VISI DAN MISI PERUSAHAAN
Visi
:
Menjadikan produk olahan susu terutama yoghurt yang merupakan
minuman fungsional terdepan dipulau Jawa, serta dapat menjadi
supplier di berbagai daerah Indonesia.
Misi

:
Perusahaan akan membawa perubahan yang menciptakan manfaat bagi
masyarakat luas.
Mutu dan kepuasaan pelanggan menjadi prioritas perusahaan.
Selalu melakukan diversivikasi pangan yang sesuai permintaan
zaman.

III. ANALISIS INDUSTRI

1. Kecenderungan industri yang dimasuki yaitu industri pengolahan minuman,


pendistribusian dan penjualan.
2. Luas pasar keseluruhan yaitu seluruh masyarakat indonesia.
3. Pengembangan produk-produk baru dalam industri :
Pengembangan produk baru yang akan direncanakan oleh perusahaan kami adalah
dengan membuat produk
4. Kecenderungan pasar, pada saat ini penjualan yoghurt dipasaran masih tergolong
sangat sedikit sekali.
5. Pangsa pasar yang dikuasai pesaing : pesaing dalam penjualan yoghurt untuk saat
ini masih tergolong sedikit.
6. Kekuatan dan kelemahan pesaing :kekuatan pesaing pada saat ini adalah mereka
sudah mempunyai citra yang baik dimasyarakat, sedangkan kelemahan pesaing
adalah produk mereka khasiatnya masih sangat minim sekali.
7. Peluang pasar yang masih tersedia : Untuk saat ini peluang usaha untuk mendirikan
perusahaan ini masih sangat menjanjikan sekali.

IV. RENCANA PEMASARAN

a. Segmentasi dan target pasar: segmentasi dan target pasar dari penjualan yoghurt ini
pada umumnya adalah remaja, dewasa, dan orang tua.
b. Strategi bauran pemasaran:
Strategi produk: strategi produk ini dapat berupa dari beberapa ukuran
kemasan, dan rasa.
Strategi harga : Pemberian harga pada produk yang kami buat sesuai
dengan kantong masyarakat.
Strategi distribusi: sistem pemasaran yang akan dilakukan berupa
pemasaran secara langsung kepada distributor dan konsumen.
Strategi promosi: promosi dapat dilakukan berupa iklan di radio, brosur,
pamflet, internet (sosial media) ataupun melalui kegiatan pameran dan sosialisasi
kepada para konsumen.
c. Proyeksi penjualan sampai dengan 12 bulan kedepan (dalam unit dan rupiah)

4.3 Analisa SWOT


Tabel Analisa SWOT dengan Perusahaan Lainnya
Positioning
Strength

Produk
Produk yoghurt memiliki
gizi dan kualitas yang
tinggi karena berbahan
dasar susu sapi yang
dilakukan penanganan
secara khusus

V
+4

weakness

Expired dari produk tidak


terlalu lama sehingga
harus segera dikonsumsi.

-2

opportunities Produk dengan varian


rasa baru, dan irisan buah
merupakan terobosan
terbaru sehingga banyak
konsumen yang akan
mencoba.
threats
Rasa yang ditawarkan
tergolong baru sehingga
tidak semua orang
menyukainya.

+2

Price
Harga produk
ekonomis sehingga
dapat dijangkau
oleh kalangan
menengah ke atas
dibanding dengan
perusahaan lain.
Sulitnya
menyesuaikan
harga bahan baku
apabila terjadinya
kenaikan harga
bahan baku di
pasaran.
Harga jual produk
lebih murah dari
produk lainnya.

V
+3

Place/delivery
Tempatnya terjangkau
karena ada beberapa
cabang sehingga
mudah ditemukan,
dibanding dengan
perusahaan lain.

V
+2

Promosi
Pemasaran produk
dilakukan langsung ke
lapangan, media cetak
maupun social media
dengan memberikan
penjelasan.

V
+3

-2

System delivery
terkadang
memberatkan ongkos
kirim.

-1

Rasa nangka terkadang


tidak banyak orang yang
menyukai.

-2

+3

Membuka banyak
cabang lagi sehingga
lebih mudah
dijangkau oleh
konsumen.

+3

Yoghurt dengan buah ini


sangat jarang, sehingga
memiliki kesempatan
konsumen yang banyak.

+2

-2

memberikan hadiah -1
bagi konsumen
yang sudah
berlangganan.

Perusahaan lebih
banyak membuka
cabang baru sehingga
mudah dijangkau.

-2

Promosi dilakukan
dengan banyak media
dan juga memberikan
promosi harga karena
merupakan produk baru.

-1

+2

+3

+2

+2

+9

V. RENCANA PRODUKSI

a. Proses produksi (uraian secara ringkas) : yoghurt yang akan diproduksi berasal dari
susu sapi yang aman baik dari sifat fisik, kimia dam mikrobiologisnya. Susu sapi
dilakukan proses pasteurisasi terlebih dahulu, lalu tempering, selanjutnya di
inokulasi, setelah itu difermentasi lalu didapatkan yoghurt.
b. Persyaratan teknologi yang dibutuhkan : teknologi yang digunakan dalam
pembuatan yoghurt ini adalah teknologi tepat guna, dimana seluruh proses pembuatan
yoghurt ini tidak memerlukan peralatan yang berteknologi tinggi. Tetapi harus
menjaga kualitas dari yoghurt yang akan dihasilkan.
c. Persyaratan peralatan dan infrastruktur yang dibutuhkan : persyaratan alat dan
infrastruktur yang dibutuhkan memerlukan kebutuhan yang khusus karena pada
dasarnya pada produksi produk ini rentan sekali terhadap kerusakan akibat salah
penangan.

VI. RENCANA ORGANISASI DAN SDM

A. Analisa Jabatan
Pembagian tugas dan tanggung jawab yang diterapkan dalam manajemen
perusaahaan yang bertujuan untuk mempertahankan kelancaran perusahaan adalah
sebagai berikut:
(1) Owner atau peminpin
Pemimpin bertugas mengatur, memimpin seluruh kegiatan operasional yang
ada di perusahaan ini.Serta bertanggung jawab terhadap jalannya perusahaan.Presiden
direktur adalah pimpinan tertinggi dalam suatu perusahaan . Pimpinan tertinggi ini
memiliki tanggung jawab dalam memimpin dan mengarahkan perusahaan, yaitu
dalam hal:
Menyusun strategi dan visi

Memimpin perusahaan dan mengawasi kelancaran perusahaan sesuai dengan


tujuan dan kebijakan yang telah ditetapkan

Menetapkan kebijakan-kebijakan perusahaan


Memastikan bahwa prinsip tata kelola perusahaan benar-benar diterapkan
dengan baik

Membuat rencana pengembangan perusahaan dan usaha perusahaan


dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk


kepentingan perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya.

Menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai perusahaan.

Bertanggung jawab terhadap kemajuan perusahaan dan mengkoordinasikan


seluruh kegiatan perusahaan

Menerima dan memeriksa laporan


(2) Bagian Personalia
Bagian personalia mempunyai tugas terhadap kegiatan perusahaan yang
berhubungan dengan karyawan. Tugas-tugas itu antara lain adalah:
Mengatur pelaksanaan asuransi kesehatan dan asuransi tenaga kerja terhadap
karyawan
Mengatur seluruh gaji karyawan
Mengatur kelengkapan seragam bagi karyawan
Mengatur kegiatan operasional perusahaan
Menyeleksi calon karyawan untuk menjadi karyawan tetap
Pembagian shiff kerja karyawan
(3) Bagian Administrasi dan Keuangan
Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran,
pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang
dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.Fungsi Manajemen Keuangan :
Perencanaan Keuangan
Membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya
untuk periode tertentu.
Penganggaran Keuangan
Tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan
pemasukan.
Pengelolaan Keuangan
Menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan
berbagai cara.
Pencarian Keuangan
8

Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan
perusahaan.
Penyimpanan Keuangan
Mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman.
Pengendalian Keuangan
Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada
paerusahaan.
Pemeriksaan Keuangan
Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi
penyimpangan.
(4) Bagian Produksi
Bagian produksi mempunyai tugas memberikan data kepada bagian pemasaran
mengenai jumlah produk, memeriksa kualitas dan kuantitas dari bahan baku yang
diterima, memproduksi bahan yang ditentukan berdasakan jumlah produk yang
direncanakan, menyusun dan mempersiapkan bahan baku yang diperlukan untuk
keperluan produksi, mengatur para pegawai sesuai dengan tugasnya masing-masing
dan mengawasi dalam kegiatan dalam kegiatan kerjanya, mempersiapkan kepada
pemimpin atas kelancaran seluruh proses prouksi.
(5) Bagian Pemasaran
Bagian pemasaran mempunyai tugas mendistribusikan dan memasarkan hasil
produksi kepada konsumen sesuai dengan jumlah pesanan yang diterima, mengirim
produk kepada konsumen, mengevaluasi kebutuhan pasar dan melaporkan kepada
bagian produksi mengenai jumlah produk yang dibutuhkan.Bagian ini bertanggung
jawab kepada pemimpin atas seluruh pemasaran hasil produksi.

B. Jumlah SDM Keseluruhan yang diperlukan adalah 5 orang.


C. Struktur Organisasi
Struktur organisasi adalah kumpulan lebih dari satu orang dimana didalamnya
ada pembagian posisi antara peminpin dan anggota dan merupakan suatu susunan
yang terdiri dari fungsi-fungsi dan hubungan-hubungan yang menyatakan seluruh
kegiatan untuk mencapai suatu sasaran.
Banyak berbagai bentuk struktur organisasi tergantung kebutuhan dari suatau
perusahaan atau lembaga yang akan dijalankan. Struktur organisasi garis merupakan
struktur yang paling sederhana dimana kekuasaan berjalan secara langsung dari atasan
ke banwahan. Perintah berasal dari pimpinan sampai pada setiap orang yang berada
pada jabatan rendah. Masing-masing dihubungkan dengan satu garis perintah.
Sedangkan struktur organisasi garis dan staf terdapat dua kelompok orang yang
berpengaruh dalam menjalankan organisasi itu yaitu :
a. Orang yang melaksanakan tugas pokok organisasi dalam rangka pencapaian
tujuan, yang digambarkan dengan garis atau line
b. Orang yang menjalankan tugasnya berdasarkan keahlian yang dimilikinya,
orang ini berfungsi hanya untuk memberikan saran-saran kepada unit
operasional. Orang-orang tersebut disebut staf
Selain dari setruktur organisasi garis dan organisasi garis dan staf terdapat pula
organisasi fungsional dan struktur organisasi komite atau panitia. Adapun struktur
organisasi yang diterapkan dalam perusahaan pengolahan yoghurt adalah struktur
organisasi garis.

10

STRUKTUR ORGANISASI

Owner
(Nazir Siddiq)

Manager
Personalia
(Vivi Nurfitriana H)

Manager
Administrasi dan
Keuangan
(Nadya Nur F)

Manager Produksi
(Annisa Kaniasih

Manager
Pemasaran
(Sefty M)

d. Rencana Pelatihan Yang diperlukan


1. Pelatihan Keselamatan Kesehatan Kerja
2. Pelatihan Sanitasi Industri Pangan
3. Pelatihan GMP
4. Pelatihan Marketing

11

VII. RENCANA KEUANGAN


Bab ini akan menguraikan mengenai : (1) Analisa Ekonomi
7.1.Analisa Ekonomi
Biaya Tetap (FC) pertahun
Perincian Biaya

Lembang

Mesin dan peralatan

Tanki susu

Rp 2.500.000

Tanki bibit

Rp 400.000

Tangki pengaduk

Rp 4.000.000

Mesin pengemas botol

Rp 15.000.000

Pasteurizer

Rp 5.000.000

Mesin pengemas karton

Rp 2.000.000

Harga bangunan

Rp 45.000.000

Upah tenaga kerja ahli

Rp 5.750.000

Upah tenaga kerja tetap

Rp 6.250.000

Promosi

Rp 1.000.000

Total

Rp 86.900.000

Biaya Tidak Tetap (VC) per bulan


Perincian Biaya

Lembang

Bahan baku

Susu

Rp. 13.500.000

Bahan penunjang

Total Cost

Gula pasir

Rp 4.800.000

Strawberi

Rp 150.000

Bibit

Rp 750.000

Biaya pengemasan

Rp 3.200.000

Listrik

Rp 2.500.000

Air

Rp 1.200.000

Transportasi

Rp 3.200.000

Total

Rp 29.300.000

= Rp 86.900.000 + Rp 29.300.000
12

= Rp 116.200.000
Jumlah produk yang dapat diproduksi

25.000 unit/bulan

Selama 1 tahun

25.000 unit x 12 bulan

300.000 unit/tahun

Jumlah produk yang dapat dipasarkan

= 300.000 unit/tahun

Selama 1 tahun (Q)

= Rejeck 1 %
= 297.000 unit/tahun

Harga pokok /unit

=
=
= Rp 4.600

Pengambilan keuntungan 50%


Maka, Harga jual (P) = Harga pokok + Keuntungan
= Rp 4.600 + (50% x Rp 4.600)
= Rp 7.000 /unit
Hasil Penjualan

=PxQ
= Rp 7.000 /unit x 297.000 unit/tahun
= Rp 2.079.000.000

7.2 Analisis Kelayakan Usaha


Variable Cost/Unit

= 1.172 /unit

=
BEP (Break Event Point) psc =
=

= 14.910,8 pcs
BEP (Break Event Point) rupiah

=
=

13

= Rp 104.375.429
Profit = (Q BEP) x P
= (297.000 unit 14.910,8 pcs) x Rp 7.000
= Rp 1.974.624.400
Profit (%)

=
=
= 1891,8 %

PBP

=
=
= 0,059
= 1 bulan
Dari hasil perhitungan pay back periode (PBP) di atas dihasilkan angka

sebesar 1 bulan. Artinya, dalam jangka waktu 1 bulan modal usaha pengolahan
yoghurt

akan kembali.

14

VIII. Program Kerja


a.
Program yang sudah dilaksanakan : ..............................
b.
Program yang akan dilaksanakan : .......................
IX. Kendala- kendala yang dihadapi dalam melaksanakan bisnis dan
antisipasi penanggulangannya .......................................................

15