Anda di halaman 1dari 8

A.

Data Biografi
Nama
Tempat dan tanggal lahir
Pendidikan terakhir
Agama
Status Perkawinan
TB/BB
Penampilan
Alamat

: Ny.T
: Cirebon, 1938
: SD
: Islam
: Cerai (meninggal)
: 165 cm/ 59 kg
: Kulit sawo matang, pakai kacamata, rambut beruban,
kurus.
: Gang 11 Taman Sari RT 05 RW 02 Kelurahan

Sunyaragi Kota Cirebon.


Orang terdekat yang dihubungi : Cucu Klien yang merupakan anak dari Tn.S (Anak
Hubungan dengan usila
Alamat

ke-2 Klien)
: Cucu
: Gang 11 Taman Sari RT 05 RW 02 Kelurahan
Sunyaragi Kota Cirebon.

B. Riwayat Keluarga
Genogram

Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Meninggal
: Hubungan Pernikahan
: Hubungan Darah
: Klien
---- : Tinggal serumah
Klien tinggal seorang diri dirumahnya. Suami klien meninggal pada tahun 1985.
Jika klien membutuhkan sesuatu, cucu atau anak dari Tn.S yang selalu membantu
klien karena jarak rumahnya dengan klien tidak terlalu jauh.

C. Riwayat Pekerjaan
Saat ini klien hanyalah ibu rumah tangga, tidak ada pekerjaan yang dapat
menghsilkan uang.sehari-hari klien hanya di rumah saja dan terkadang main ke depan
halaman rumah. Pada tahun 2000 klien pernah berjualan sembako yang ada di warung
cucunya , namun setelah kesehatannya terganggu klien hanya di rumah saja. Sumber
pendapat pada saat berjualan sembako tidak menentu tergantung pembeli, tetapi
sekarang kehidupan klien ditanggung oleh anak dan cucu-cucunya.
D. Riwayat Lingkungan Hidup
Ny. T tinggal di sebuah rumah milik pribadi dengan jumlah kamar 1, ruang
tamu 1, kamar mandi 1 dan dapur. Keadaan rumah Ny. T masih layak huni di lihat dari
komposisi rumahnya sangat pas, namun pencahayaan bisa dikatakan belum cukup,
karena kurangnya ventilasi yang ada. Jumlah orang yang tinggal dirumah hanya Ny. T
saja, namun seseklai anak dan cucunya sering main dan mengunjungi Ny.T di
rumahnya.
E. Riwayat Rekreasi
Ny. T mengatakan hobinya adalah menonton televisi dan Klien menyebutkan
ada 1 vaforit acara televisi . Ny. T tidak ada hobi yang khusus semenjak kesehatannya
terganggu. Dahulu sbelum tahun 2000 Ny. T rutin mengikuti pengajiankeliling yang
di selenggarakan di rumahnya 1 rt setempat, yaitu teppatnya di malam rabu. Bisa
dikatakan dahulu Ny. T tempatnya 1 keanggotaan organisasi pengajian.
F. Sistem Pendukung
Sistem pendukung yang saat ini berguna bagi klien adalah petugas kesehatan
yang ada di posyandu Rw.02 siliwangi 1. Jarak dari rumah ke posyandu kurang lebih
1,5 km. dahulu pada tahun 2000 klien pernah berobat ke alternatis selama 1 minggu
saat tekena serangan stroke. Serta klien juga pernah dirawat pada tahun 2001 di rumah
sakit ciermai karena radang tenggorokan . makanan yang di antarkan biasanya temped
an tahu goreng, bahkan telur dan daging yang dibawakan oleh cucunya. Karena di
rumah klien hanya sendirian, perawatan sehari-hari yang di lakukan oleh klien adalah
minum obat secara teratur, istirahat dan asupan makanan yang teratur.
G. Deskripsi Kekhususan
Ny. T tidak memiliki kebiasaan khusus untuk menjalankan 1 bedanya.Ny. T
hanya menjalankan ibadahnya yang telah diperintahkan oleh Allah. Setiap ingin
beribadah Klien sesekali pergi ke masjid yang ada di sekitar rumahnya.

H. Status Kesehatan
Status kesehatan umum selama setahun yang lalu adalah kaki (lutut) kanan
atas dan lengan kanan maupun kiri klien terasa pegal-pegal dan leher erasa sakit
ketika bangun tidur. Kaki dan lengan klien terasa linu jika berjalan dan tertidur.
Begitupun dengan leher yang terasa sakit saat bangun tidur. Dengan minum minum
obat pegal-pegal (kalk) Klien mengatakan pegal-pegal yang dirasakan langsun hilang.
Pegal-pegal (linu) yang dirasakan oleh Klien termasuk nteri tumpul. Nyeri atau linu
yang dirasakan oleh Klien tidak menyebar ke daerah yang lain dengan skala 5 (0-10).
Leher terasa sakit saat bangun tidur dan dalam 1 menit nyeri akan hilang tapi linu
yang dirasakan klien bisa sampai 2 hari dan setelah itu hilang dan kemudian terasa
linu lagi.
Status kesehatan klien selama 5 tahun yang lalu adalah stroke dan katarak.
Setelah suaminya meninggal pada tahun 1985, klien selalu berdiam diri (tidak ada
teman yang mengajaknya untuk bicara) setelah itu klien terkena stroke selama 1
minggu dan mendapatkan terapi alternatif. Klien juga mempunyai masalah dengan
penglihatannya, sudah hamper 16 tahun klien menderita katarak dan belum pernah
diobati.
Pemahaman dan penatalaksanakan Klien terhadap kesehatannya adalah sudah
mengetahui jika dirinya saat ini telah menderita darah tinggi. Klien selalu berusaha
agar darah tingginya dapat teratasi dengan cara minum obat penurun darah tinggi
secara teratur dan Klien juga biasa mengkonsumsi mentimun rebus, terapi pengobatan
yang diterima Klien adalah captopril, calcium (kalk), dan paracetamol.
Klien mengatakan mempunyai riwayat alergi pada daging ayam kampong dan selain
itu tidak ada yang dipantang.
I. Aktivitas Hidup Sehari-hari (ADL)
Indeks katz Klien memiliki score A yaitu Klien dapat melakukan semua
aktivitas hidup sehari-hari secara mandiri mulai dari makan, berpindah, ke kamar
kecil, berpakaian dan mandi. Oksigen yang dihirup oleh Klien dapat dikatakan masih
kurang karena tempat tinggalnya yang sederhana atau kurang ventilasi. Cairan dan
elektrolit, Klien selalu mengkonsumsi air putih 6 gelas kecil per hari dan kadang juga
mengkonsumsi air teh. Makanan sehari-hari yang dikonsumsi Klien adalah nasi,
tempe dan tahu kadang juga mengkonsumsi sayur-sayuran dan daging. Aktivitas yang
dilakukan Klien saat ini hanya sebagai ibu rumah tangga dan tidak ada pekerjaan

khusus. Setiap hari Klien BAK sebanyak 5 kali sehari dan BAB 2 kali sehari. Klien
mengganti pakaian sekali sehari dan kemudian langsung dicuci sendiri oleh klien.
Psikologis. Klien selalu mensyukuri terhadap kondisi kesehatannya saat ini.
Klien tidak merasa malu dengan kondisinya yang sekarang, harapan klien terhadap
penyakitnya adalah ingin cepat sembuh sehingga tidak akan terjadi lagi stroke
berulang. Anak dan cucunya selalu memberikan dukungan kepada klien untuk
sembuh dan tetap semangat dalam menjalani hidup ini.
J. Tinjauan Sistem
Keadaan umum
: terdapat tremor, rambut beruban, lemas.
Tingkat kesadaran
: compos mentis.
Skala Koma Gasglow : 15 (Eyes 4 motorik 6 verbal 5).
Tanda-tanda vital
: Tekanan darah : 160/110 mmHg
Nadi
: 80 x/menit
Suhu
: 36,4 0c
Respirasi
: 20 x/menit
1. Sistem Kardiovasuler
Konjungtiva anemis, lensa mata berwarna buram (terdapat katarak), mukosa
bibir lembab, pergerakan dada simetris, tidak ada pembesaran jantung, suara
jantung s1 dan s2 reguler, CRT <2 detik, tekanan darah 160/110 mmHg, nadi 80
x/menit.
2. Sistem Pernafasan
Tidak terdapat pernafasan cuping hidung, tidak ada sesak nafas, hidung
tampak bersih, tidak ada secret, polip maupun nyeri tekan pada hidung. Bentuk
dada normal, pergerakan dada simetris antara kiri dan kanan, bunyi nafas
vesikuler, tidak tampak adanya otot-otot bantu pernafasan, respirasi rate 20
x/menit, tidak ada suara nafas tambahan (seperti rales, wheezing dan ronchi), klien
mengatakan pernah dirawat di rumah sakit karena radang tenggorokan.
3. Sistem Integumen
Warna kult sawo matang, turgor kulit lembab, tidak ada edema ekstermitas,
rambut hitam dan beruban, suhu tubuh 36,4 0c, klien mengatakan kulit lengan atas
kanan maupun kiri terasa gatal-gatal setelah makan daging ayam kampong.
4. Sistem Perkemihan
Klien BAK 5 kali sehari, tidak teraba distensi kandung kemih, palpasi ginjal
kanan dan kiri teraba dan tidak ada nyeri tekan.
5. Sistem Muskuloskeletal
Terdapat tremor pada kedua tangan, tidak ditemukan kelainan struktur otot dan
tulang pada dada maupun punggung (tidak ada kerapuhan tulang), ekstermitas atas
dan bawah baik simetris antara kanan dan kiri. Klien mengatakan sering merasa
linu pada daerah ekstermitas kanan atas(lutut sampai paha) dan ekstermitas atas

(lengan) kanan dan kiri. Reflek patella, babinski , dan achiles positif, tidak ada
kelainan pada saat melakukan ROM dan kekuatan otot.
6. Sistem Endokrin
Tidak ada pembessaran pada kelenjar tyroid dan kelenjar getah bening.
7. Sistem Gastrointestinal
Mukosa bibir lembab, warna bibir merah muda, warna lidah merah, terdapat
karies gigi, tidak ada stomatitis, tidak ada nyeri saat menelan/ mengunyah, bentuk
abdomen flat, tidak ada striae, bising usus 6 kali/ menit, ttidak ditemukan
pembesaran hati dan limpa, tidak ada nyeri tekan pada epigastrium.
8. Sistem Persyarafan
Tingkat kesadaran : Composmentis
Pengkajian Nervus Kranialis
N I (Olfaktorius) = Dapat membedakan bau minyak kayu putih dengan kopi.
N II (Optikus) = Penglihatan tidak jelas (Menggunakan kacamata), pandangan

berkabut, reflek pupil isokhor.


N III (Okulomoterius) = Dapat mengangkat kelopak mata atas, kontraksi

pupil, pergerakan bola mata, reaksi cahaya.


N IV (Throklear) = Pergerakan bola mata kiri dan kanan.
N V (Trigeminus) = Dapat menutup rahang dan mengunyah.
NVI (Abdusent) = Dapat menggerakan mata keatas dan kebawah.
N VII (Fasialis) = Dahi dapat digerakan, otot sekitar mulut dapat digerakan.
N VIII (Akustikus) = Rinne positif,terdapat laterarisasi telinga kanan
NIX (Glasopharingeus) Tidak ada ganggguan reflex pada langit-langit dan N

X (Vagus) Lunak.
N XI (Acesorius) = Mampu mengangkat bahu kiri dan kanan.
N XII (Hypoglasus) = Tidak ada gangguan menelan.
9. Sistem Penglihatan
Bentuk mata kanan dan kiri simetris, tidak ada secret/ lesi, reaksi pupil pada
cahaya positif, nilai pada pemeriksaan visus adalah 6/60 hanya bias menghitung
jari-jari pada jarak 6 meter.
10. Sistem pendengaran
Bentuk telinga kanan dan kiri simetris, tidak terdapat secret dan lesi, tidak
terdapat nyeri tekan pada telinga, tes rinne positif, terdapat laterarisasi telinga
kanan.
K. Status kognitif /Afektif/ Sosial
1. Status Emosional
Ny T mengatakan tidak sering mengalami sukar tidur/ gangguan tidur, dan
juga tidak sering mengalami gelisah, murungn, atau bahkan was-was.
Keterangan : Klien tidak mengalami masalah emosional.
2. Kemandirian manula (katz indeks)
Score A, Ny.T mampu melakukan semua aktivitas sehari-hari secara mandiri.
3. Short Portable Mental Status Questioner (SPMSQ)

Kesimpulan : Nilai kesalahan 3 - 4 dan berarti klien mengalami kerusakan ringan,


Ny T tidak mampu mengingat tanggal lahir dan bulan lahir, dan tidak tahu tanggal
berapa hari ini.
4. Mini Mental State Exam (MMSE)
a. Orientasi (9) = Ny.T tidak dapat mengingat / tidak tahu tanggal sekarang, tapi
b.
c.
d.
e.

Ny T tahun nama kota, wilayah, rumah sakit, dan negara bagian.


Registrasi (3) = Ny.T dapat menyebutkan kembali 3 objek.
Perhatian dan kalkulasi point (5).
Mengingat point (3).
Bahasa (2).
Kesimpulan : Kesadaran klien composmentis, nilai keseluruhan 18-22 terdapat

kerusakan aspek fungsi mental ringan.


5. Inventaris Depresi Back
a. Kesedihan = 0
b. Pesimisme = 0
c. Rasa kegagalan = 1
d. Ketidakpuasan = 2
e. Rasa bersalah = 1
f. Tidak menyukai diri sendiri = 1
g. Membahayakan diri sendiri = 0
h. Menarik diri dari sosial = 1
i. Keragu-raguan = 1
j. Perubahan gambaran diri = 2
k. Kesulitan kerja = 3
l. Keletihan = 3
m. Anoreksia = 1
Kesimpulan : skor 16 ( Depresi sedang ).
6. Apgar Skor
Kesimpulan : skor 7.
7. Pengkajian keseimbangan untuk lansia
Kesimpulan : skor 6-10 risiko jatuh sedang.
L. Analisa Data

No.

Data

1.

Etiologi

Data Subjektif :

Ny.T

Trauma pada mata / peningkatan


mengatakan

penglihatannya

tekanan darah

sudah

tidak jelas, 16 tahun yang


lalu Ny T mengalami

Terjadinya perubahan fisik dan


kimia dalam lensa (hilangnya

Masalah

Gangguan

persepsi

sensori penglihatan

katarak dan tidak mau di


operasi.

transportasi, diatersi, pandangan


kabut).

Data Objektif :

Ny

menggunakan

kacamata,

lensa

mata

Gangguan persepsi sensori


perceptual penglihatan

berwarna keruh.

T : 160/110 mmHg
P : 80 x/menit
R : 20x/ menit
S : 36,4 c
Terjadinya peningkatan tekanan

2.

darah

Data Subjektif :

Ny T mengatakan tidak
tahu

penyebab

darah

Sering mengeluh pusing

tinggi, dan menanyakan


bias sembuh atau tidak.
Data Objektif :

Sakit di leher.

TD : 160/110 mmHg

Tidak tahu penyebab darah tinggi

Tingkat pendidikan rendah

Kurangnya pengetahuan prognosis


penyakitnya

M. Diagnosa Keperawatan

Kurang pengetahuan

1. Gangguan persepsi sensori perceptual penglihatan berhubungan dengan darah


tinggi yang tidak membaik ditandai dengan Ny T menggunakan kacamata, Lensa
mata keruh, sudah hampir 16 tahun matanya katarak dan tidak mau dioperasi.
2. Kurang pengetahuan tentang prognosis penyakitnya berhubungan dengan tingkat

pendidikan yang rendah yang ditandai dengan Ny T mengatakan tidak tahu


penyebab darah tinggi, dan menanyakan bias sembuh atau tidak, sakit dileher, TD
160/110 mmHg.