Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN PRAKTIKUM

PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PRODUKSI


ACARA V
PENJADWALAN JOBSHOP DAN FLOWSHOP

Nama

: Santi Wilujeng

NIM

: 13/356074/SV/5365

Kelompok/ Shift

: D3/2

Hari/ Tanggal

: Senin, 1 Desember 2014

Co-Asissten

: 1. Atika Dwi Pangestika


2. Annisa Norrahma
3. Angel Martines Silalahi
4. Diana Fajrin

LABORATORIUM SISTEM PRODUKSI


PROGRAM STUDI DIPLOMA III AGROINDUSTRI
SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2014

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dewasa ini, dunia perindustrian semakin berkembang seiring
dengan banyaknya modernisasi yang terjadi pada lingkup global. Hal ini
pun menimbulkan semakin ketatnya persaingan antar industri atau
perusahaan yang tak hanya dalam lingkup global, di negri sendiripun
persaingan sudah terlihat semakin ketat. Banyak industri-industri baru
sekarang inilah yang membuat tingkat kompetitif ini semakin tinggi,
apalagi ketika industri yang berdiri sejenis dengan industri-industri yang
telah ada. Oleh karena itu, saat ini banyak ditemui industri-industri
tersebut sedang memperbaiki atau merevisi sistematika produktivitas
perusahaannya guna untuk mempertahankan dan menjaga stabilitas
perusahaannya.
Perencanaan produksi terutama dalam penugasan kerja, dilakukan
sebagai salah satu langkah awalnya. Memang pengaturan dan perencanaan
ini sangat penting untuk diutamakan mengingat sangat berpengaruh pada
efisiensi kerja setiap stasiun kerja di industri tersebut. Patokan dalam
menentukan penugasan kerja ini haruslah seimbang antar stasiun kerja,
jika tidak maka akan terjadi ketidak sesuaian hasil sesuai dengan yang
direncanakan karena keseimbangan lini tak dijaga. Penugasan kerja inilah
yang umum dikenal dengan line balancing.
Untuk

mempraktikkan

keseimbangan

lini

inipun

perlu

memperhatikan banyak aspek, seperti tiap stasiun kerja haruslah


berpatokan pada waktu siklus dan tak boleh melebihinya which is waktu
siklus tersebut berdasarkan waktu terlama pada salah satu stasiun kerja
disana. Hal inipun ketika tidak dikaji lagi akan menimbulkan ketidak
imbangan karena ada stasun kerja yang akan sibuk sekai dan ada yang
menganggur. Hal ini sungguh tidak produktif. Oleh karena itu untuk
mengatasinya, kali ini dijalankanlah praktikum tentang line balancing

dengan harapan sebagai insan yang nantinya akan terjun langsung dalam
dunia perindustrian ketika dihadapai dengan hal seperti ini tidak akan
bingung dalam menyelesaikannya terutama setelah tahu ada bantuan
dengan program komputer WinQsb.

B. Tujuan Praktikum
1. Mengajarkan mahasiswa untuk melakukan penjadwalan mesin secara
jobshop dan flowshop dengan bantuan komputer.
2. Mengajarkan mahasiswa mengenai perbedaan penjadwalan secara
jobshop dan flowshop.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Suatu
Persediaan adalah bahan atau barang yang disimpan yang akan
digunakan untuk memenuhi tujuan tertentu, misalnya utuk digunakan dalam
proses produksi atau perakitan untuk dijual kembali atau untuk suku cadang
dari suatu peralatan atau mesin. Persediaan dapat berupa bhan mentah,
bahan pembantu, barang dalam proses, barang jadi, ataupun suku cadang.
Bisa dikatakan tidak ada perusahaan yang beroperasi tanpa persediaan,
meskipun sebenarnya persediaan hanyalah suatu sumber dana yang
menganggur karena sebelum persediaan digunakan berarti dana yang terikat
di dalamnya tidak dapat digunakan untuk keperluan yang lain.

Begitu

pentingnya persediaan ini sehingga para akuntan memasukkannya dalam


neraca sebagai salah satu pos aktiva lancer (Sitrait,2005).

BAB III
METODE PRAKTIKUM

A. Alat dan Bahan


1. Alat
a. Program WinQSB
b. Laptop
c. Kalkulator
2. Bahan
a. Modul praktikum

B. Prosedur Praktikum
1. Penjadwalan mesin secara jobshop
a. Membuka aplikasi WinQsb.
b. Memilih sub-menu job scheduling.
c. Pada window klik menu file lalu pilih new problem dan isikan
kolom-kolom yang perlu diisi sesuai ketentuan di modul halaman
39.
d. Mengisi kolom-kolom yang kosong pada tampilan tabel di window
sesuai data dari tabel 4 dan 5 di modul.
e. Menyimpan file dengan nama job.job dan job.xls.
f. Memvisualisasikan tabel dengan cara memilih menu solve and
analyse click solve the problem, pada solution method pilih
heuristic dispatching rule, pada primary heuristic dipilih yang
SPT, dan pada tie breaker dipilih yang random kemudian klik ok.
g. Menyimpan file dengan nama hasil1j.job dan hasil1j.xls.
h. Menganalisa visualisasi tabel.
i. Memperlihatkan hasil penjadwalan mesin dengan cara memilih
menu result click show machine schedule.
j. Menyimpan file dengan nama hasil1m.job dan hasil1m.xls.
k. Memiih menu result click show gantt chart for job.

l. Menyimpan file dengan nama grafik1j.jpg.


m. Memiih menu result click show gantt chart for machine.
n. Menyimpan file dengan nama grafik1m.jpg.
2. Penjadwalan mesin secara flowshop
a. Membuka window satu.
b. Pada window klik menu file lalu pilih new problem dan isikan
kolom-kolom yang perlu diisi sesuai ketentuan di modul halaman
40.
c. Mengisi kolom-kolom yang kosong pada tampilan tabel di window
sesuai data dari tabel 6 di modul.
d. Menyimpan file dengan nama flow.job dan flow.xls.
e. Memvisualisasikan tabel dengan cara memilih menu solve and
analyse click solve the problem, pada solution method pilih
johnsons method, dan pada objective criterion dipilih yang cmax
atau minimum makespan kemudian klik ok.
f. Menyimpan file dengan nama hasil2j.job dan hasil2j.xls.
g. Menganalisa visualisasi tabel.
h. Memperlihatkan hasil penjadwalan mesin dengan cara memilih
menu result click show machine schedule.
i. Menyimpan file dengan nama hasil2m.job dan hasil2m.xls.
j. Memiih menu result click show gantt chart for job.
k. Menyimpan file dengan nama grafik2j.jpg.
l. Memiih menu result click show gantt chart for machine.
m. Menyimpan file dengan nama grafik2m.jpg.

BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil
1. Jobshop
a. Job

SCH
Job
Number

Penjadwalan
Mesin
(Jobshop)
Job Name

Minute
Operation
1

6
Operation
2

4
Operation
3

4
Operation
4
4/5

Job 1

1/8

2/2

3/12

Job 2

3/9

4/5

Job 3

2/10

4/4

1/7

Job 4

2/1

1/10

4/3

Job 5

3/6

4/1

4/3

2/4

6
Machine
Number

Job 6
Machine
Name

Machine 1

Machine 2

Machine 3

Machine 4

Ready
Time

Idle Cost

0
Ready
Time

3/6

3/10

Due
Date

Weight

Priority
Index

30

30

30

30

30

30

Idle
Cost

Busy
Cost

Busy
Cost

Tabel diatas berisikan data-data yang akan diolah pada sesi-sesi berikutnya
namun hanya untuk jobshop.

b. Hasil1J
Job
Schedule for
Penjadwalan
Mesin
(Jobshop)

12/4/2014

Job

Job 1

2
3

Job 1
Job 1

On
Operation Machine
Machine
1
1
Machine
2
2
3
Machine

Process
Time

Start Time

Finish
Time

12

2
12

15
25

17
37

Late
Cost

Early
Cost

Job 1

Job 2

Job 2

Job 2

Job 3

Job 3

10

Job 3

11

Job 3

12

Job 4

13

Job 4

14

Job 4

15

Job 5

16

Job 5

17

Job 6

18

Job 6

19

Job 6

Cmax =
MW =
Lmax =
ME =
NT =
TJC =
Solved
by

43
8.6667
13
7.1667
2
0
Primary

3
Machine
4
Machine
1
Machine
3
Machine
4
Machine
2
Machine
4
Machine
1
Machine
3
Machine
2
Machine
1
Machine
4
Machine
3
Machine
4
Machine
4
Machine
2
Machine
3
MC =
Fmax =
ML =
Tmax =
WIP =
TMC =
Heuristic
=

37

42

15

15

20

10

11

11

15

22

29

37

43

10

12

22

22

25

11

15

10

15

25

27
43
-3
13
3.7674
0

Wmax =
MF =
Emax =
MT =
MU =
TC =
TieBreaker
=

16
27
23
4.1667
0.6395
0

SPT

Random

Visualisasi tabel (untuk job) yang dimasukkan pada awal tadi.

c. Hasil1M

Machine
Schedule for
Penjadwalan
Mesin
(Jobshop)

########
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Machine
Machine 1
Machine 1
Machine 1
Machine 1
Machine 2
Machine 2
Machine 2
Machine 2
Machine 3
Machine 3
Machine 3
Machine 3
Machine 3
Machine 4
Machine 4
Machine 4
Machine 4
Machine 4
Machine 4

Job
Job 2
Job 1
Job 4
Job 3
Job 4
Job 3
Job 6
Job 1
Job 5
Job 2
Job 6
Job 1
Job 3
Job 6
Job 5
Job 3
Job 2
Job 4
Job 1

Operation
1
1
2
3
1
1
2
2
1
2
3
3
4
1
2
2
3
3
4

Cmax =
MW =
Lmax =
ME =
NT =
TJC =

43
8.6667
13
7.1667
2
0

Solved by

Primary

MC =
Fmax =
ML =
Tmax =
WIP =
TMC =
Heuristic
=

Process
Time
4
8
10
7
1
10
4
2
6
9
10
12
6
3
1
4
5
3
5
27
43
-3
13
3.7674
0
SPT

Start Time
0
4
12
22
0
1
11
15
0
6
15
25
37
0
6
11
15
22
37
Wmax =
MF =
Emax =
MT =
MU =
TC =
TieBreaker
=

Finish
Time
4
12
22
29
1
11
15
17
6
15
25
37
43
3
7
15
20
25
42
16
27
23
4.1667
0.6395
0
Random

Visualisasi tabel yang diinputkan paling awal yang menunjukan pengaturan


atau penjadwalan mesin.

d. Grafik1J

Grafik pola untuk pengaturan pekerjaan atau operation pada jobshop.

e. Grafik1M

Grafik yang menggambarkan pengaturan atau penjadwalan mesin pada jobshop.


2. Flowshop
a. Flow

SCH
Job
Number

Penjadwalan
Mesin
(flowshop)
Job Name

Minute
Operation
1

6
Operation
2

4
Operation
3

4
Operation
4

Job 1

1-Aug

2-Feb

3-Dec

Job 2

1-Apr

2-Sep

Job 3

1-Oct

2-Apr

-1
Ready
Time

Due
Date

Weight

Priority
Index

4-May

30

3-May

15/4

30

3-Jul

4-Jun

30

Idle
Cost

Busy
Cost

Late
Cost

Early
Cost

Job 4

1-Jan

2-Oct

3-Mar

4-Sep

30

Job 5

1-Jun

2-Jan

3-Aug

4-Nov

30

6
Machine
Number

Job 6
Machine
Name

1-Mar
Ready
Time

2-Apr

3-Oct
Busy
Cost

4-Aug

30

Machine 1

Machine 2

Machine 3

Machine 4

Idle Cost

Tabel diatas berisikan data-data yang akan diolah pada sesi-sesi berikutnya
namun hanya untuk flowshop.
b. Hasil2J
Job
Schedule for
Penjadwalan
Mesin
(flowshop)

12/5/2014

Job

Job 1

Job 1

Job 1

Job 1

Job 2

Job 2

Job 2

Job 2

Job 3

10

Job 3

11

Job 3

12

Job 3

On
Operation Machine
Machine
1
1
Machine
2
2
Machine
3
3
Machine
4
4
Machine
1
1
Machine
2
2
Machine
3
3
Machine
4
4
Machine
1
1
Machine
2
2
Machine
3
3
Machine
4
4

Process
Time

Start
Time

Finish
Time

24

32

32

34

12

45

57

65

70

15

24

25

30

15

33

48

10

14

24

25

29

38

45

59

65

13

Job 4

14

Job 4

15

Job 4

16

Job 4

17

Job 5

18

Job 5

19

Job 5

20

Job 5

21

Job 6

22

Job 6

23

Job 6

24

Job 6

Machine
1
Machine
2
Machine
3
Machine
4
Machine
1
Machine
2
Machine
3
Machine
4
Machine
1
Machine
2
Machine
3
Machine
4

Cmax =
MW =
Lmax =
ME =
NT =
TJC =
Solved
by

70
22.8333
40
1.1667
5
0

MC =
Fmax =
ML =
Tmax =
WIP =
TMC =

10

11

11

14

14

23

14

24

25

30

38

11

48

59

11

15

10

15

25

25

33

49.6667
70
19.6667
40
4.2571
0

Wmax =
MF =
Emax =
MT =
MU =
TC =

43
49.6667
7
20.8333
0.575
0

Johnson's

Criterion: Cmax

Visualisasi tabel (untuk job) yang dimasukkan pada awal tadi.


c. Hasil2M
Machine
Schedule for
Penjadwalan
Mesin
(flowshop)

12/5/2014

Machine Job

Process
Operation Time

Start
Time

Finish
Time

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

Machine
1
Machine
1
Machine
1
Machine
1
Machine
1
Machine
1
Machine
2
Machine
2
Machine
2
Machine
2
Machine
2
Machine
2
Machine
3
Machine
3
Machine
3
Machine
3
Machine
3
Machine
3
Machine
4
Machine
4
Machine
4
Machine
4
Machine
4
Machine
4

Job 4

Job 6

Job 2

Job 5

14

Job 3

10

14

24

Job 1

24

32

Job 4

10

11

Job 6

11

15

Job 2

15

24

Job 5

24

25

Job 3

25

29

Job 1

32

34

Job 4

11

14

Job 6

10

15

25

Job 2

25

30

Job 5

30

38

Job 3

38

45

Job 1

12

45

57

Job 4

14

23

Job 6

25

33

Job 2

15

33

48

Job 5

11

48

59

Job 3

59

65

Job 1

65

70

Cmax =
MW =
Lmax =
ME =
NT =
TJC =
Solved
by

70
22.8333
40
1.1667
5
0
Johnson's

MC =
Fmax =
ML =
Tmax =
WIP =
TMC =

49.6667
70
19.6667
40
4.2571
0

Wmax =
MF =
Emax =
MT =
MU =
TC =

43
49.6667
7
20.8333
0.575
0

Criterion: Cmax

Visualisasi tabel yang diinputkan paling awal yang menunjukan pengaturan


atau penjadwalan mesin.

d. Grafik2J

Grafik pola untuk pengaturan pekerjaan atau operation pada flowshop.

e. Grafik2M

Grafik yang menggambarkan pengaturan atau penjadwalan mesin pada


flowshop.

A. Pembahasan

BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Penyeimbangan
B. Saran
1. Jalannya praktikum sudah terbilang lancer, harap dipertahankan.
2. Co-asisten terkadang menjelaskannya masih kurang jelas dan terlalu
cepat, harap diperbaiki.
3. Laboratorium sudah memadai, harap dipertahankan.

Daftar Pustaka

Herjanto, Edy. 2007. Manajemen Operasi (Edisi 3). Grasindo. Jakarta


Maarif, Mohamad Syamsul dan Hendri Tanjung. 2003. Manajemen Operasi.
Grasindo. Jakarta.
Pratikno, et al. 2009. Keseimbangan Lintasan Tipe U-line Assembly Pada
perakitan pompa air. Jurnal Teknik Industri Vol.11 No.1. Universitas
Brawijaya. Malang
Sitrait, Dra Justine T. 2005. Anggaran Sebagai Alat Bantu bagi Manajemen.
Grasindo. Jakarta