Anda di halaman 1dari 6

" Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik

Allah. Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Allah Yang Mahaesa,
tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa
atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan
kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan
sesudahnya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari
tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur."
(Dibaca 1x)1[1]










" Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore, dan dengan
rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan kehendak-Mu
kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu tempat
kembali (bagi semua makhluk)." (Dibaca 1x)2[2]
Membaca SAYYIDULISTIGHFAR


"Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar)
kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia
pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan
(apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku
mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat
mengampuni dosa kecuali Engkau." (Dibaca 1x)3[3]



"Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya
Allah, selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak
aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah (yang berhak
diibadahi) kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari
kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah (yang
berhak diibadahi) kecuali Engkau." (Dibaca 3x)4[1]

.



"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia,
keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat
orang) dan tentramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan,
belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku
tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi)." (Dibaca
1x)5[2]




"Ya Allah Yang Mahamengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit
dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada
Ilah (yang berhak diibadahi) kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan
diriku, syaitan dan sekutunya, (aku berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan atas
diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya." (Dibaca 1x)6[3]

"Dengan Nama Allah yang tidak ada bahaya atas Nama-Nya sesuatu di bumi dan tidak pula
dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Mahamengetahui." (Dibaca 3x)7[1]




"Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabb-ku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku
dan Muhammad sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah)." (Dibaca 3x)8[2]

"Wahai Rabb Yang Mahahidup, Wahai Rabb Yang berdiri sendiri (tidak butuh segala
sesuatu) dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan
jangan diserahkan kepadaku meski sekejap mata sekali pun (tanpa mendapat pertolongan
dari-Mu)." (Dibaca 1x)9[3]





"Di waktu sore kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami
Muhammad

dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang

lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik." (Dibaca 1x)10[1]




"Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) selain Allah Yang Mahaesa, tidak
ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa

atas segala sesuatu." (Dibaca 1x11[2] atau dibaca 10x.12[3] Boleh juga dibaca 100x di
waktu pagi atau sore13[4])




"Mahasuci Allah, aku memuji-Nya." (Dibaca 100x)14[5]

"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan sesuatu
yang diciptakan-Nya (Dibaca 3x)15[6]








) 3x(

"Aku memohon ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan
dari-Mu keselamatan, Mahasuci Engkau, wahai Rabb Pemilik keagungan dan kemuliaan."
(Dibaca setiap selesai shalat wajib lima waktu).16[1]








"Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa,
tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia
Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau beri
dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan
kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalih). Hanya dari-Mu kekayaan dan
kemuliaan."17[2]







"Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa,
tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dia Mahakuasa atas segala
sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Ilah
(yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah. Kami tidak beribadah
kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujian yang baik. Tiada Ilah (yang
berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah, dengan memurnikan ibadah hanya
kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya."18[3]





"Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa,
tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, dan bagi-Nya segala pujian. Dia-lah yang
menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi ruh janin yang akan dilahirkan) dan
yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu." (Dibaca 10x setiap
selesai shalat Maghrib dan Shubuh).19[4]

"Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah
dengan baik kepada-Mu. "20[5]

)33x( ) 33x( ) 33x(


"Mahasuci Allah." (33x) "Segala puji bagi Allah." (33x) "Allah Mahabesar." (33x)
Kemudian untuk melengkapinya menjadi seratus, membaca:

"Tiada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan hanya Allah Yang Mahaesa,
tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala puji. Dia-lah Yang Mahakuasa
atas segala sesuatu."21[6]

Kemudian membaca surat al-Ikhlash, al-Falaq dan an-Naas setiap selesai shalat
(fardhu).22[7]
Membaca ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu).23[8]

Setelah selesai shalat Shubuh membaca:



"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal
dan amal yang diterima."24[9]