Anda di halaman 1dari 10

BAHAN SGD LBM 6 BLOK 21

ISTIANAH
Asuransi kesehatan
Sebuah jenis asuransi yang secara khusus menjamin biaya kesehatan atau perawatan anggota asuransi
tersebut jika mengalami sakit atau kecelakaan
Upaya untuk memberikan perlindungan terhadap kemungkinan yang dapat merugikan ekonomi
Perjanjian dimana si penanggung dengan menerima suatu premi mengingatkan dirinya untuk membayar
ganti rugi kepada si tertanggung yang mungkin diderita karena terjadi suatu peristiwa yang tidak pasti atau
tidak tentu.
Surat ijin praktek
Bukti tertulis yang diberikan kepada pemerintah pada dokter dan dokter gigi yang akan menjalankan praktek
setelah memenuhi persyaratan.
1. Apa faktor yang mempengaruhi kunjungan di klinik gigi tersebut?
- Faktor internal
a. SDM, Skill yang baik
b. Kebijakan tarif, memberikan perawatan gratis untuk pasien yang kurang mampu
c. Pemasaran
d. Jenis pelayanan gigi yang komprehensif
e. Membuat pasieen merasa nyaman saat berada di klinik
f. Komunikasi yang baik
g. Ketersediaan alat dan bahan di klinik
h. Informasi selengkap-lengkapnya mengenai perawatan
- Faktor eksternal
a. Jarak dan lokasi
b. Sosial ekonomi
- Lingkungan atau pesaing
- Faktor lain:
a. Motivasi dr pasien
Psien datang karena sudah sakit, program pemerintah lebih ke kuratif bukan ke preventif.
- Tergantung letak klinik dan lingkup persaingan disekitarnya
2. Apa saja yg menjadikan klinik dokter ramai?
- Segmentasi
Pada daerah tersebut ada tingkatan ekonomi, usia (tergantung pada ekonomi seseorang, jika ekonomi
menengah, tarif dibuat rendah)
Ada 3 dasar pokok:
a. Pasien berorientasi pada harga, ingin sembuh dengan harga yang murah
b. Berorientasi pada penilai, ingin sembuh tapi memikirkan kualitas pelayanan dan harganya
c. Pasien berorientasi pada kualitas, pasien memikirkan pelayanan yang terbaik tanpa
memikirkan harganya
- Targeting
- Positioning
- Differensiasi: cara agar dapat menopang dari segi positioning tersebut dengan memberikan pelayanan
kesehatan gigi secara total, informatif, dan dengan teknologi yang upto date dan terbaru, dengan
menitik beratkan pada perawatan kuratifnya
- Branding : memberikan pembangunan equitas atau merk terhadap kliniknya (beautiful smile,dan lain
lain)
- Strategi pemasaran:
a. Konvensional : dari mulut ke mulut, leaflet, brosur
b. Modern : membuat blok atau website, agar lebih luas jangkauannya, biasanya klinik
c. Kepuasaan pasien: empati, professionalisme,
Pasien selalu teringat dengan pelayanan kita, posisi tempat praktek dipinggir jalan atau tidak.
- SDM atau peralatan yang digunakan : jika skill dan peralatan memadai maka praktek akan ramai
a. Berorientasi pada apa yang dikehendaki dan dicari oleh masyarakat
b. Berorientasi pada kepuasan pasar
c. Beorientasi pada professionalisme
d. Berorientasi pada pelayanan yang memuaskan
e. Melengkapi ijin dan peraturan yang telah ditentukan
f. Riwayat hasil pelayanan yang telah diberikan pada pasien-pasien sebelumnya

3. Syarat-syarat mengenai surat ijin praktek?


- STR: ijazah, uji kompetensi (jika tidak lulus untuk ketiga kalinya maka diharuskan mengikuti modulasi),
sebelumnya harus punya ijazah dokter gigi, telah disumpah, sertifikat kompetensi, surat keterangan
kesehatan, pernyataan patuh pada etika profesi, baru bisa mengajukan SIP (diberikan oleh menteri/
pejabat setelah memenuhi persyaratan):
a. Jika sudah lulus, pihak fakultas mengirimkan surat pernyataan bahwa mahasiswa tersebut
telah lulus ke menteri
b. Dari menteri memberikan surat penugasan
c. Memiliki kemampuan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas dokter gigi
d. Memiliki surat keputusan penempatan yg dikeluarkan oleh depkes
e. Dokter dan dokter gigi yang menjalankan praktek wajib memiliki Surat Izin Praktek.
f. Untuk memperoleh Surat Izin Praktek sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dokter dan dokter
gigi mengajukan permohonan kepada Menteri atau pejabat yang ditunjuk.
g. Surat Izin Praktek diberikan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk setelah memenuhi
persyaratan :
a.
memiliki surat penugasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3;
b.
memiliki kemampuan jasmani dan rohani untuk menjalankan pekerjaan dokter atau
dokter gigi;
c.
memiliki Surat Keputusan penempatan yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan
atau Departemen Pendidikan dan Kebudayaan atau Departemen Pertahanan Keamanan atau
Markas Besar Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dalam rangka pelaksanaan masa bakti.
h. Surat Izin Praktek (SIP) diberikan dengan memperhatikan asas pemerataan pelayanan kesehatan,
penyebaran dokter dan dokter gigi serta pelaksanaan masa bakti.
-

SYARAT pengajuan SIP :Fotocopy STR, dilegalisir, surat pernyataan memiliki tempat praktek atau oleh surat
keterangan dari RS, surat rekomendasi dari PDGI, pas foto.
- Berlaku sepanjang STR (Surat Tanda Registrasi) masih berlaku
- Tempat praktek masih sesuai yang SIP
- SIP paling banyak 3 tempat praktek, milik pemerintah, perorangan atau swasta
- Biaya administrasi
- Diperbaharui secara berkala 5 tahun sekali
4. Apakah boleh membuat plang praktek yang berwarna-warni ? bagaimana aturannya?
- Tidak boleh, background putih, tulisan hitam/biru
- Ukuran plang maksimal 40x60cm (sesuai dengan pedoman kode etik)
- Yang tercantum nama, gelar, waktu, jenis pelayanan, SIP.
- Sesuai peraturan menteri kesehatan no 1419/menkes/no X tahun 2005
- Papan tidak boleh dihiasi warna atau penerangan yang bersifat iklan
- Pedoman pelaksanaan kode etik kedokteran gigi indonesia, ada 6 yaitu:
- Papan nama berukuran 40x60cm, tidak boleh lebih dari 60x90cm, cat putih dengan huruf hitam.
- Cantumkan gelar yang sah dan jenis pelayanan sesuai dengan SIP, dan waktu praktek.
- Papan tersebut tidak boleh dihiasi warna atau penerangan yang bersifat iklan.
- Seandainya tempat praktek berlainan dengan tempat tinggal, dapat ditambahkan alamat rumah dan
nomor telepon,
- Tidak dibenarkan dicantumkan dibawah nama, bermacam macam keterangan seperti Praktek umum
terutama anak anak dan wanita atau tersedia pemeriksaan dan pengobatan sinar, dsb.
- Hanya dalam hal hal tertentu saja, papan praktek seorang dokter dapat dipasang dipersimpangan jalan
yang menuju kerumahnya dengan gambar tanda panah menunjukkan ketempat praktek, dengan alasan
untuk kemudahan
mencari alamatnya.
Sumber: Pedoman Pelaksanaan Kode Etik Kedokteran Indonesia
5. Macam-macam asuransi kesehatan?
a. Pengelolaan dana
- Swasta : pengelolaan dana dilakukan pihak swasta, keuntungannya mutu pelayanan relatif baik,
kekurangan: sulit mengawasi biaya kesehatan yang pada akhirnya dapat memberatkan pengguna jasa
pelayanan kesehatan

Pemerintah :pengelolaan dana dikelola oleh pemerintah, kekurangan : peserta kurang puas dengan
mutu pelayanan yang kurang sempurna
b. Keikutsertaan anggota
ASKES wajib: keikutsertaan peserta bersifat wajib, dapat berlaku pada setiap atau penduduk atau untuk
kelompok tertentu misal suatu perusahaan, asuransi wajib berlaku jika dikelola pemerintah.
ASKES sukarela :bersifat tidak wajib, terserah kemauan masing-masing, berlaku jika yang mengelola
swasta.
c. Asuransi kesehatan sosial : bagi PNS , pensiunan, perintis kemerdekaan dari PT organisasi ASKES,
perasuransian nya bukan merupakan bentuk monopoli
d. Asuransi kesehatan sukarela: JAMKESMAS dari pemerintah, untuk memperluas cakupan pada badan
usaha dan program tersebut sudah dipasarkan secara luas, pihaknya pada masyarakat.
e. DIBAGI 2 berdasarkan perusahaan asuransi:
i.
Hospital chash Plan
Tidak mengganti seluruh biaya
ii.
Hospital Benefit
Diganti biasanya iurannya lebih banyaka

6. Apa keuntungan dan kerugian dokter gigi bekerjasama dg asuransi kesehatan?


- Keuntungan
a. Meningkatkan pemasarannya : dilayani oleh dokter gigi, menarik pasien untuk memeriksakan gigi ke
dokter gigi tersebut karena sudah bekerja sama dengan asuransi tersebut.
b. Jika ada masalah dengan dokter saat digugat oleh pasien, maka akan mendapatkan ganti rugi dari
asuransi
c. Jika dokter tertular penyakit, bisa di klem ke asuransinya
d. Ada cakupan berapa pasien, jika semakin sedikit yang sakit, semakin banyak keuntungannya
- Kerugian
a. Jika semakin banyak yang sakit maka semakin sedikit keuntungan untuk dokter gigi tersebut
7. Bagaimana kriteria tempat praktek dokter gigi yg baik?
- Tempat
a. Minimal 2,5x3,5 meter
b. Konsep 4 handed dentistry
Clock konsep: arah jam 11 sampai jam 2 static zone (zona yang tidak terlihat oleh pasien), arah
jam 2 sampai jam 4 asisten zone , jam 4 sampai jam 8 transfer zone (untuk penukaran alat), jam
8 sampai 11 zona operator.
c. Menkes tahun 2011
o Tempat praktek harus ada bangunan sendiri
o Bangunan harus memenuhi syarat lingkungan sehat
o Bangunan klinik harus memperhatikan fungsi kenyamanan, kemudahan dalam pelayanan
penyandang cacat, dan lansia
a. Ruang administrasi, ruang tunggu, ruang priksa dokter
- Tata ruang
a. Dapat dimasukkan 1 buah dental unit, mobile cabinet (tempat penyimpanan alat-alat yang akan
digunakan), dan 2 dental stool
b. Dental unit : ada jarak 1,8 -2 meter dengan dinding untuk posisi rebah, ada 1 meter diantara
dinding untuk posisi kerja dokter
c. Mobile cabinet (tempat menyimpan alat dan bahan) di static zone
d. Dental cabinet (bentuknya bivet) diletakkan di static zone, jika bentuknya L maka diletakkan di
static zone dan asisten zone.
e. Peletakan kompresor : di ruang tempat kompresor, ada ruangannya sendiri
f. Warna lampu : harus terang agar terlihat ruang kerja tidak membosankan
g. Warna dinding : terang, bersih, permukaan dinding kedap air putih, putih hijau, pink
h. Lantai: terbuat dari bahan yg kuat, kedap air, permukaan rata, tdk licin dan bersih, sudutsudutnya tidak boleh lancip agar membersihkannya mudah.
i. Suhu ruang dikondisikan agar pasien dapat nyaman
j. Kebisingan, di ruang perawatan tidak terdengar kebisingan
k. Menurut american with disabilities:
1) Buat ruang parkir khusus untuk orang-orang cacat

2)
3)
4)
5)
-

Sediakan tempat berjalan untuk mengakomodasikan kursi roda


Sediakan jalur yang landai untuk akses ke gedung dan ke kantor
Perluas pintu masuk untuk mengakomodasikan kursi roda
Sediakan tempat untuk berpegangan
TUJUAN: UNTUK MEMBERI KENYAMANAN DAN KEMUDAHAN U/ DOKTER GIGI

Peralatan
a. Boleh pakai karpet, boleh tapi tidak berbulu agar mudah dibersihkan, yang berbahan kain.
b. Sirkulasi udara nya : lubang ventilasi minimal 15% dari luas lantai kamar praktek untuk yang
ber AC, jika tidak berAC 1/6 X luas lantai kamar praktek.
c. Standard peralatan: Alat sterilisasi, eksodonsi (tang cabut anak dewasa, bein, cryer),
konservasi atau endodonsi, prosto, scalling.
d. Vaksin hepatitis
e. Rekam medis
f. Larutan kumur antiseptik
g. Pencuci tangan antiseptik
h. Masker wajah disposible
i. handscoon
j. Baju pelindung
k. Kaca mata pelindung
l. Rubber dam
m. hand piece, autoclaf dengan suhu dibawah 135 derajat celcius
n. Sterilisasi dengan pembersih ultrasonik : bur

Perijinan
a. Majang apa di praktek dokter gigi :
b. SIDAK
c. Siapa yg melakukan SIDAK konsil kedokteran indonesia
d. Surat SIP yang sudah didapat yang berhubungan dengan perijinan
- Pelayanan
a. Jenis pelayanan : konservasi atau endodonsi, prosto, scalling, eksodonsi
b. Penentuan tarif (FIX COST, VARIABLE COST, SEMIVARIABLE COS)
- Pengolahan limbah
a. Cara Pengelolaan limbah
b. Benda tajam dikemas, tapi sebelumnya dibakar dulu, agar petugas tidak tertusuk
c. Dibawa ke puskesmas untuk pembuangan limbah nya.
d. Praktek pengolahan limbah :
Pemilahan limbah
Pengemasan yang sesuai
Identifikasi limbah (yang berbahaya dikasih label kuning, bahan kimia coklat,
layanan kesehatan hitam)
Ditransportasi yang sesuai
Tempat penampungan limbah yang sesuai, setiap label ada tempat penampungan
masing-masing.
8. Apa saja batasan-batasan yang perlu diperhatikan dokter gigi dalam membuka sebuah praktek?
- Promosi : diskon tidak diperbolehkan dipasang di plang atau spanduk
- GP praktek sesuai kompetensi, memberikan layanan medis sesuai dengan standard profesi, prosedure,
operasional, dan kebutuhan medis pasien
- Penetapan tarif sesuai tehnik penetapan tarif, fixed cost, dll.. tidak boleh melebihi batas normal tarif yg
ada
Papan praktek Papan nama dokter menurut Kode Etik Kedokteran Indonesia (Kodeki) ukuran papan nama
40 x 60 cm (maksimal 60 x 90 cm), dengan cat putih huruf hitam
9. Bagaimana syarat-syarat bekerja sama dg asuransi kesehatan?
a. Pengalaman kerja
b. Lampiran dari PDGI
10. Bagaimana cara promosi (strategi pemasaran) praktek dokter gigi?
a. Mind share: strategi dokter gigi yg terdiri dari 3 : segmentasi, positioning, targeting.

b. Market share : differensiasi (apa yang membedakan praktek dokter tersebut dengan dokter lain,
fasilitas,dan lain lain), marketing mix (harga promosi, uniform, ruangan), selling (keuntungankeuntungan non materi yang didapat oleh pasien)
c. Heart share : bekerja sama dengan asuransi, dan bahan-bahannya
11. Apa tujuan dibuat aturan-aturan mengenai praktek dokter gigi?
- Memberikan perlindungan kepada pasien
- Mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis
- Menghindari kesenjangan antar dokter gigi
- Memberikan batasan dokter gigi agar bekerja sesuai kompetensi
- Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat untuk dokter dan dokter gigi
12. Jarak praktek dokter gigi 1 dan lainnya?
- Kebijakan masing-masing PDGI daerah nya
13. Tindakan atau sanksi jika plang terlalu besar dan berwarna warni
- Pidana jika tidak memasang papan nama, tidak membuat rekam medis dan tidak memenuhi
kewajibannya, pidana 1 tahun dan denda paling banyak 50 juta
- Jika tidak menggunakan STR paling lama 3 tahun, denda paling banyak 100 juta
- Teguran
14. Aturan papan nama praktek gigi bersama?
- Ada beberapa papan praktek gigi di depan kliniknya, tp dibuat beda papan setiap nama dokter giginya.
- Dokter gigi yang praktek berkelompok, ukurannya tidak boleh melebihi 250x100 cm , tulisannnya
memuat nama dokter gigi/spesialis berkelompok, hari dan jam praktek, alamat, no telp, SIP, dan jenis
pelayanan.
Perijinan praktek
1. Syarat

Sebelum melakukan praktik, seorang dokter harus memiliki surat tanda registerasi. STR adalah bukti tertulis
yang diberikan oleh Konsil Kedokteran Indonesia ( KKI ) kepada dokter yang telah di registrasi.jika dokter sudah
memiliki Surat Izin Praktik (SIP), berarti dokter tersebut sudah teregistrasi.
Registrasi adalah pencatatan resmi terhadap dokter yang telah memiliki SERTIFIKAT KOMPETENSI dan telah
mempunyai kualifikasi tertentu lainnya serta diakui secara hukum untuk melakukan tindakan profesinya. Manfaat
dari STR ini adalah memberikan perlindungan pada masyarakat serta sebagai identifikasi atau KTP-nya dokter.
Karena kalau terjadi penyimpangan, KKI berhak memanggil atau melakukan pembinaan terhadap dokter yang
bersangkutan
STR berlaku untuk jangka waktu 5 tahun dan dapat di registrasi ulang setiap 5 tahun dengan tetap memenuhi
persyaratan diatas. dan harus melakukan registrasi ulang 6 bulan sebelum masa STR yang digunakan habis. Sebelum
STR diperpanjang, dokter harus melakukan uji kompetensi untuk mengetahui apakah mengalami penurunan
kompetensi atau tidak. "Jika ada dokter yang berpraktik tapi tidak memiliki STR, maka akan dikenakan sanksi 5
tahun penjara STR ini hanya diperlukan bagi dokter yang akan melakukan praktik, tapi jika seseorang adalah lulusan
kedokteran tapi tidak melakukan praktik maka tidak memerlukan STR. Karena ada beberapa dokter yang mengambil
pendidikan kedokteran tapi bekerja di bidang lain, misalnya di bank.
KKI meneliti seluruh berkas dan menerbitkan STR selambat lambatnya 3 bulan setelah permohonan
diterima.Setiap dokter memperoleh satu STR asli dan 3(TIGA) lembar fotocopy STR yang dilegalisasi KKI,dikirim
langsung ke pemohon dengan tembusan ke Biro Kepegawaian DepKes RI, DinKes Propinsi dan PB IDI.

a.

2. Tujuan
Secara garis besar tujuan pengaturan praktik dokter adalah :
- memberikan perlindungan kepada pasien

- mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis yang diberikan oleh dokter dan dokter gigi
- memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, dokter, dan dokter gigi.
- Dokter gigi dapat menjalankan tugasnya sesuai dgn kode etiknya.
- Tunduk pd ketentuan hukum yg berlaku
3. Proses
Undang-Undang No 29/2004 mengatur tentang persyaratan dokter untuk dapat berpraktik kedokteran, yang dimulai
dengan keharusan memiliki sertifikat kompetensi kedokteran yang diperoleh dari Kolegium selain ijasah dokter
yang telah dimilikinya, keharusan memperoleh Surat Tanda Registrasi dari Konsil Kedokteran Indonesia dan
kemudian memperoleh Surat ijin Praktik dari Dinas Kesehatan Kota / Kabupaten. Dokter tersebut juga harus telah
mengucapkan sumpah dokter, sehat fisik dan mental serta menyatakan akan mematuhi dan melaksanakan ketentuan
etika profesi.

4.
a.
b.
c.
d.
e.

Dasar hukum
Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan
Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 3 tahun 2009 tentang Izin Praktik Dokter dan Dokter Gigi
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 512/Menkes/PER/IV/2007 tentang Izin praktik dan
Pelaksanan Praktik Kedokteran
Terdapat beberapa dasar hukum mengenai persyaratan mendapatkan SIP, yaitu:
a. 1. Pasal 38 Undang-undang Republik Indonesia Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran.
Undang-Undang No 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran diundangkan untuk mengatur praktik
kedokteran.
- Peraturan ini bertujuan agar dapat memberikan perlindungan kepada pasien, mempertahankan dan
meningkatkan mutu pelayanan medis dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, dokter
dan dokter gigi.
- mengatur tentang organisasi Konsil Kedokteran, Standar Pendidikan Profesi Kedokteran serta
Pendidikan dan Pelatihannya, dan proses registrasi tenaga dokter
- mengatur tentang penyelenggaraan praktik kedokteran. Dalam bagian ini diatur tentang perijinan
praktik kedokteran, yang antara lain mengatur syarat memperoleh SIP (memiliki STR, tempat praktik
dan rekomendasi organisasi profesi), batas maksimal 3 tempat praktik, dan keharusan memasang
papan praktik atau mencantumkan namanya di daftar dokter bila berpraktik di rumah sakit. Dalam
aturan tentang pelaksanaan praktik diatur juga agar dokter memberitahu apabila berhalangan atau
memperoleh pengganti yang juga memiliki SIP, keharusan memenuhi standar pelayanan, memenuhi
aturan tentang persetujuan tindakan medis, memenuhi ketentuan tentang pembuatan rekam medis,
menjaga rahasia kedokteran serta mengendalikan mutu dan biaya
- Penjelasan pada proses informed consent setidaknya harus meliputi diagnosis dan tata cara tindakan
medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan lain dan risikonya, risiko dan komplikasi yang
mungkin terjadi dan prognosisnya. Persetujuan pasien atau oleh yang berhak menyetujuinya dapat
dilakukan secara lisan ataupun tertulis, namun demikian disebutkan bahwa tindakan yang memiliki
risiko tinggi membutuhkan persetujuan tertulis. Undang-undang mengijinkan pengungkapan rahasia
kedokteran untuk kepentingan pasien, memenuhi permintaan aparatur penegak hukum dalam rangka
penegakan hukum, permintaan pasien sendiri atau berdasarkan ketentuan undang-undang.
mengatur tentang hak dan kewajiban dokter dan pasien. Salah satu hak dokter yang penting adalah
memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi dan
standar prosedur operasional, sedangkan hak pasien yang terpenting adalah hak memperoleh
penjelasan tentang penyakit, tindakan medis, manfaat, alternatif, risiko, komplikasi dan prognosisnya,
hak untuk menyetujui atau menolak tindakan medis, serta hak mendapatkan isi rekam medis.
- mengatur tentang disiplin profesi. Undang-Undang mendirikan Majelis Kehormatan Disiplin
Kedokteran Indonesia yang bertugas menerima pengaduan, memeriksa dan memutuskan kasus
pelanggaran disiplin dokter. Sanksi yang diberikan oleh MKDKI adalah berupa peringatan tertulis,
rekomendasi pencabutan STR dan/atau SIP, dan kewajiban mengikuti pendidikan dan pelatihan
tertentu yang dibutuhkan.

Undang-Undang No 29/2004 mengancam pidana bagi mereka yang berpraktik tanpa STR (ps 75) dan
atau SIP (ps 76), mereka yang bukan dokter tetapi bersikap atau bertindak seolah-olah dokter (ps 77
dan 78), dokter yang berpraktik tanpa membuat rekam medis, tidak memasang papan praktik atau
tidak memenuhi kewajiban dokter (ps 79). Pidana lebih berat diancamkan kepada mereka yang
mempekerjakan dokter yang tidak memiliki STR dan/atau SIP (ps 80).
b. 2. Pasal 2 ayat (2) PERMENKES RI No. 512/MENKES/PER/IV/2007.
5. Syarat memperpanjg perijinan
REGISTRASI ULANG
Dokter yang STR nya telah habis masa berlakunya wajib melakukan registrasi ulang, dengan mengajukan
permohonan kepada KKI, dengan melampirkan kelengkapan persyaratan sbb:
1.STR lama.
1.Fotocopy SIP dan atau SP.
3.Mengisi surat permohonan untuk memperoleh STR.
4.Melampirkan bukti pembayaran ASLI permohonan pengurusan STR ke rekening KKI no 93.20.5556 BNI
cabang Melawai Raya Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
5.Fotocopy ijazah dokter/dokter spesialis yang dilegalisir oleh Dekan Institusi Pendidikan.
6.Surat Pernyataan telah mengucapkan sumpah/janji dokter.
7.Surat Keterangan sehat fisik dan mental dari dokter yang memiliki SIP (dengan mencantumkan no SIP).
8.Fotocopy Sertifikat Kompetensi dari Kolegium terkait.
SERTIFIKAT KOMPETENSI adalah surat tanda pengakuan terhadap kemampuan seorang dokter untuk
menjalankan praktik kedokteran diseluruh Indonesia setelah lulus uji kompetensi.
9.Surat Pernyataan akan mematuhi dan melaksanakan ketentuan etika profesi. Sertifikat kompetensi
dikeluarkan oleh kolegium yang bersangkutan.
10.Pas Foto terbaru,berwarna,ukuran 4x6 (4lembar) dan 2x3 (2lembar).
SIP Syarat- syarat yang diminta:
1. Foto copy KTP yang masih berlaku
2. Foto copy ijazah terakhir
3. Foto copy STR legalisir asli yang masih berlaku (1 STR untuk 1 tempat praktek)
4. Surat rekomendasi dari organisasi profesi di wilayah tempat praktek
5. Foto copy SIP yang telah dimiliki
6. Surat izin dari pimpinan instansi/sarana bagi dokter yang bekerja di instansi pemerintah/sarana pelayanan
kesehatan yang ditunjuk pemerintah
7. Pas foto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 lembar
8. Foto copy sertifikat colegium/rekomendasi dari persatuan spesialis

Peran organisasi profesi dlm praktek drg


Kode etik merupakan bagian dari organisasi profesi sedangkan organisasi profesi merupakan persyaratan sebuah
profesi. Menurut Breckon (1989) manfat organisasi profesi mencakup 4 hal
a. Mengembangkan dan memajukan profesi
b. Menertibkan dan memperluas ruang gerak profesi
c. Menghimpun dan menyatukan pendapat warga profesi
d. Memberikan kesempatan pada semua anggota untuk berkarya dan berperan aktif dalam
mengembangkan dan memajukan profesi
e. mengayomi seluruh dokter gigi
f. Meningkatkan sistem dan pelaksanaan pendidikan profesi kedokteran gigi berkelanjutan secara efisien
dan merata.
g. Menetapkan standar profesi, standar pelayanan, standar kompetensi dan standar uji kompetensi.
h. Memajukan ilmu kedokteran gigi dalam arti yang seluas-luasnya
Peran dinkes dlm perijinan
Surat Izin Praktik selanjutnya disebut SIP adalah bukti tertulis yang diberikan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
kepada dokter dan dokter gigi yang telah memenuhi persyaratan untuk menjalankan praktik kedokteran.