Anda di halaman 1dari 13

BERITA ACARA PERSIDANGAN

NO. REG. PERK : 300/Pid.B/2014/PN.MLG

SIDANG I
AGENDA PEMBACAAN SURAT DAKWAAN
Sidang Pengadilan Negeri Malang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam
peradilan tingkat pertama telah dilangsungkan diruang sidang Pengadilan Negeri tersebut
pada hari Selasa 20 Mei 2015, dalam perkara terdakwa:
Terdakwa I Tutus Lakalungkar bin Slamet Rahardjo
Terdakwa II Bagus Raditya Wirautama bin Joko Wiyono
Terdakwa III Gideon William bin Saiful Santoso
Susunan Persidangan:
Hakim Ketua: Nazren Teffany, SH. MH
Hakim Anggota I: Savira Dhanika, S.H., M.H.,
Hakim Anggota II: Astri Putri Aprilla, SH . MH
Panitera: Irine Dian Ayu Dewanty, SH
Jaksa Penuntut Umum I: Linda Vidya Meirina, SH.
Jaksa Penuntut Umum II: Cynthia Cindy Ayu S, SH.
Penasehat Hukum: Fitri Dwi Ratnasari, SH. MH

Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim ketua, maka
selanjutnya Hakim Ketua memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk Menghadirkan
terdakwa ke ruang persidangan.
Para Terdakwa datang menghadap ke ruang persidangan dan atas pertanyaan hakim, terdakwa
1, 2, dan 3 dapat berbahasa Indonesia dan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan dapat
mengikuti persidangan dengan baik.
Atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa 1 menyatakan bahwa ia bernama: TUTUS
LAKALUNGKAR Bin Slamet Raharjo, Tempat lahir : Bandar Lampung, Umur/tgl.Lahir:
30 tahun/ 17 April 1984, Jenis Kelamin : Laki-laki, Kebangsaan : Indonesia, Tempat

tinggal: Jalan Sigura-Gura No 8, Kota Malang, Agama: Islam, Pekerjaan, : Pengusaha,


Pendidikan: Strata 2

Terdakwa II bernama: BAGUS RADITYA WIRYAUTAMA Bin Joko Wiyono, Tempat,


lahir

: Tulungagung, Umur/tgl.Lahir: 29 tahun/ 13 Maret 1985, Jenis Kelamin : Laki-

laki, Kebangsaan

: Indonesia, Tempat tinggal: Jalan Papa Hitam Nomor 13, Kota

Malang, Agama: Islam, Pekerjaan: Sopir, Pendidikan

: SMA

Terdakwa III bernama : GIDEON WILLIAM Bin Saiful Santoso, Tempat lahir

Tulungagung, Umur/tgl.Lahir: 29 tahun/ 2 Februari 1985, Jenis Kelamin : Laki-laki,


Kebangsaan

: Indonesia, Tempat tinggal: Perumahan Griya Shanta Blok E-7,Kota

Malang., Agama: Islam, Pekerjaan: Satpam, Pendidikan

: SMA

Kemudian atas kesempatan yang diberikan oleh Hakim Ketua, Jaksa Penuntut Umum
membacakan dakwaannya.
Atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum tersebut, penasehat hukum terdakwa telah
menyiapkan eksepsi sehingga sidang dilanjutkan dengan pembacaan eksepsi.
Kemudian Jaksa Penuntut Umum langsung memberikan tanggapan atas eksepsi penasehat
hukum, sehingga sidang dilanjutkan dengan agenda pembacaan putusan sela.
Sehubungan dengan hal tersebut, sidang ditunda dan dilanjutkan lagi pada hari Selasa 26
Januari 2014.
Setelah penundaan diumumkan, lalu sidang ditutup.

BERITA ACARA PERSIDANGAN


NO. REG. PERK : 300/Pid.B/2014/PN.MLG
SIDANG II
AGENDA PEMBACAAN PUTUSAN SELA
Sidang Pengadilan Negeri Malang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam
peradilan tingkat pertama telah dilangsungkan diruang sidang Pengadilan Negeri tersebut
pada hari Selasa 26 Januari 2014, dalam perkara terdakwa:
Terdakwa I Tutus Lakalungkar bin Slamet Rahardjo
Terdakwa II Bagus Raditya Wirautama bin Joko Wiyono
Terdakwa III Gideon William bin Saiful Santoso

Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim ketua, maka
selanjutnya Hakim Ketua memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk Menghadirkan para
terdakwa ke ruang persidangan.
Para Terdakwa datang menghadap ke ruang persidangan dan atas pertanyaan hakim, para
terdakwa 1, 2, dan 3 dapat berbahasa Indonesia, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,
dapat mengikuti persidangan dengan baik dan diperlakukan baik dalam tahanan.
Hakim Ketua menjelaskan, bahwa sesuai dengan berita acara persidangan terdahulu, maka
persidangan hari ini akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan putusan sela oleh Majeli
Hakim.
Dalam putusan sela Majelis Hakim memutuskan sebagai berikut:
1.Menolak eksepsi dari Penasehat Hukum Terdakwa ;
2. Memerintahkan untuk melanjutkan pemeriksaan dalam perkara ini.

Hakim Ketua bertanya tanggapan kepada Para Terdakwa sekalian bahwa eksepsi Penasehat
Hukum terdakwa tidak diterima.
Terdakwa serahkan semuanya ke Penasehat Hukumnya.
Penasehat Hukum akan mengajukan perlawanan. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum
menerima putusan sela tersebut.

Hakim Ketua memerintahkan Kepada Panitera untuk dicatat Perlawanan Saudara penasehat
hukum. Agar dapat disampaikan bersamaan dengan Putusan Akhir.
Sidang dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi dan alat bukti oleh jaksa penuntut
umum.
Namun Jaksa Penuntut Umum belum siap dengan saksi-saksi dan alat bukti, sehingga sidang
ditunda selama tujuh hari.
Sehubungan dengan hal tersebut, sidang ditunda dan dilanjutkan lagi pada hari selasa 3 Maret
2014
Setelah penundaan diumumkan, lalu sidang ditutup.

BERITA ACARA PERSIDANGAN


NO. REG. PERK : 300/Pid.B/2014/PN.MLG
SIDANG III
AGENDA PEMERIKSAAN SAKSI DAN ALAT BUKTI DARI PENUNTUT UMUM
Sidang Pengadilan Negeri Malang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam
peradilan tingkat pertama telah dilangsungkan diruang sidang Pengadilan Negeri tersebut
pada hari Selasa 3 Maret 2014, dalam perkara terdakwa:
Terdakwa I Tutus Lakalungkar bin Slamet Rahardjo
Terdakwa II Bagus Raditya Wirautama bin Joko Wiyono
Terdakwa III Gideon William bin Saiful Santoso

Namun ada tambahan, yaitu:


Mawar Pujangga : Saksi I
Shelanur : Saksi II
Yohana : Saksi III
Dexy Setiawati: Ahli
Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim ketua, maka
selanjutnya Hakim Ketua memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk Menghadirkan para
terdakwa ke ruang persidangan.
Para Terdakwa datang menghadap ke ruang persidangan dan atas pertanyaan hakim, para
terdakwa 1, 2, dan 3 dapat berbahasa Indonesia, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,
dapat mengikuti persidangan dengan baik dan diperlakukan baik dalam tahanan.
Hakim Ketua menjelaskan, bahwa sesuai dengan berita acara persidangan terdahulu, maka
persidangan hari ini akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi dan alat bukti oleh
penuntut umum, kemudian hakim mempersilahkan Penuntut Umum untuk menghadirkan
Saksi dan Alat bukti ke persidangan.
Jaksa Penuntut Umum menunjukkan Alat Bukti ke Majelis Hakim dan Penasehat Hukum dan
Menghadirkan 4 orang saksi ( 1 saksi korban, 2 Saksi Mata, dan 1 Saksi Ahli) ke
persidangan.
Hakim kemudian memeriksa identitas para saksi dan menuntun untuk memberikan sumpah
Mawar Pujangga, Disumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:

Bahwa Saksi sudah mengenal terdakwa I pada saat saksi berkenalan di Mall Olympic
Garden;
Bahwa Saksi mengerti diperiksa dalam masalah pemerkosaan dimana yang menjadi
korban adalah saksi sedangkan pelakunya adalah Terdakwa;
Bahwa kejadian tersebut terjadi pada Bulan Oktober 2013 di Jalan Apel, Malang atau lebih
tepatnya dikantor para terdakwa;
Bahwa Saksi mengalami bersama Terdakwa Tutus dan Bagus Wirautama saksi diajak ke
sebuah ruko di jalan Apel no. 33, kota Batu untuk memperkenalkan produk-produk
kosmetik yang akan dijual oleh Mawar Pujangga;
Bahwa Saksi dan Terdakwa I dan Terdakwa II bertemu tanggal 29 Oktober sekitar jam
16:00 WIB ketika akan melamar pekerjaan, melihat-lihat kantor dan produk kecantikan
perusahan tersebut;
Bahwa Saksi pada hari sabtu 29 Oktober 2013 datang dikantor Para terdakwa dan bertemu
Saksi Shela dan sesampainya di tempat tersebut Saksi diajak berkeliling kantor Sari Cantik
dan melihat-lihat produk kecantikan yang akan dijual;
Bahwa Saksi mengetahui saksi Shela meminta ijin kepada Terdakwa I untuk pulang
kerumahnya dikarenakan ada urusan keluarga yang mendesak;
Bahwa Saksi mengalami bersama Terdakwa I dan Terdakwa II ketiganya makan siang di
ruko tersebut. Tidak lama kemudian saksi Mawar Pujangga mengeluh bahwa ia merasa
tidak enak badan dan akhirnya hilang kesadaran.
Bahwa Saksi mengalami saksi terbangun dengan kepala pusing dan saksi Mawar Pujangga
melihat disekitar ruangan gelap dan dalam kondisi kedua tangan dan kaki terikat.
Kemudian terdakwa II masuk dalam ruangan tersebut dan memanggil terdakwa lainnya.
Sesaat kemudian Terdakwa I, Terdakwa III datang dan memasuki ruangan tersebut.
Terdakwa I, Terdakwa II, dan Terdakwa III langsung beringas dan mendekati serta
meraba-raba seluruh tubuh saksi Mawar Pujangga.
Bahwa Saksi mengetahui Terdakwa I menutup mulut saksi Mawar Pujangga dengan
lakban. Selanjutnya Terdakwa II, dan Terdakwa III menyobek pakaian dan celana saksi
dengan pisau. Setelah itu saksi dalam keadaan telanjang dan tidak berdaya, Terdakwa I,
terdakwa II, dan terdakwa III pun langsung memperkosa atau menyetubuhi Saksi secara
bergantian. Hal tersebut dilakukan berkali-kali, yang setelah hal itu dilakukan saksi
disuntik bius oleh terdakwa III yang membuat saksi Mawar Pujangga tidak sadar dan
pingsan.

Bahwa Saksi mengetahui Keesokan harinya Saksi telah sadar dan ia mendapati dirinya
berada di kamar rumah milik terdakwa II dalam keadaan telanjang dan lemas. Karena
merasa takut dan cemas ia mencoba keluar rumah tersebut. Tetapi ternyata rumah tersebut
dalam keadaan terkunci. Mengetahui hal tersebut ia berteriak meminta tolong.
Bahwa Saksi mengetahui saksi Yohan yang dalam tugas patroli mendengar suara tersebut.
Satpam tersebut lalu menolong Saksi dengan mendobrak pintu rumah tersebut dan
membawa Saksi ke rumah sakit.
Shelanur, disumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
Bahwa saksi kenal dan ada hubungan kerja dengan Terdakwa;
Bahwa saksi mengerti diperiksa dalam masalah pemerkosaan dimana yang menjadi korban
adalah saksi Mawar Pujangga sedangkan pelakunya adalah Para Terdakwa;
Bahwa Saksi mengalami sendiri, saksi pada saat itu mengarahkan Korban untuk
berkeliling dikantor Sari Cantik dan menunjukkan produk kecantikan kepada Korban;
Bahwa Saksi mengetahui Korban sebelumnya datang bersama dengan Terdakwa I dan
Terdakwa II;
Bahwa Saksi mengetahui bahwa Korban bersama Terdakwa I dan Terdakwa II makan
dikantor saat Saksi meminta Ijin pulang.
Yohana, disumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
Bahwa saksi tidak kenal dengan Para Terdakwa;
Bahwa saksi mengerti diperiksa dalam masalah pemerkosaan dimana yang menjadi korban
adalah saksi Mawar Pujangga sedangkan pelakunya adalah Para Terdakwa;
Bahwa saksi mengetahui Korban berada didalam rumah Terdakwa II dan berteriak
meminta tolong;
Bahwa saksi mengalami mendobrak pintu rumah Terdakwa II dan melihat Korban dalam
keadaan lemah dan setengah telanjang;
Bahwa Saksi mengalami membawa Korban ke Rumah Sakit akibat kondisi Korban yang
lemah dan dalam pendarahan hebat;
Bahwa Saksi mengalami melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Ahli Dr Dexi setiawati, Sp.KK, disumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
1. Korban datang dalam keadaan sadar penuh, dengan keadaan umum tampak sakit
ringan.

2. Korban mengaku telah diperkosa oleh tiga orang sekitar dua belas jam sebelum
pemeriksaan . Setelah disuguhkan minuman oleh pelaku korban merasa hilang
kesadaran dan merasa tidak berbaya untuk melawan ketiga pelaku. Korban merasa
kemaluan pelaku dimasukkan secara paksa ke dalam alat kelamin korban. Hubungan
badan tersebut berlangsung lama karena pelaku lebih dari satu orang yang
menyebabkan nyeri dan sakit pada kemaluan korban .
3. Pada korban ditemukan
a. Tansa keracunan : ada kandungan obat penenang dalam air seni korban:
b. Tanda vital: nafas spontan, frekuensi nafas empat belas kali permenit. Tekanan darah
seratus dua puluh empat per tujuh puluh dua kali milimeter air raksa, frekuensi nadi
delapan puluh dua kali per menit.
c. Pada genitalia bagian luar bagian bibir besar dan kecil kemaluan tampak berwarna
kemerahan dan, tampak gumpalan-gumpalan bewarna putih kekuningan. Pasien
mengeluh gatal dan kesakitan.
d. Pada selaput dara, posisi jam tiga dan delapan searah jarum jam tampak robekan
sampai dasar, tidak dikelilingi memar, pada posisi jam sembilan searah jarum jam
tampak robekan tidak sampai dasar dan tidak dikelilingi memar.
e. Terhadap pasien dirujuk ke poliklinik kulit&kelamin untuk penanganan penyakit
pada alat kelamin.
f. Terhadap pasien dilakukan pemeriksaan berupa tes kehamilan yang hasilnya adalah
negatif. Hasil pemeriksaan malachite green dan fluoresence adalah negatif.
g. Terhadap pasien dilakukan tes berupa vaginal swab.

Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang diajukan kepersidangan, Hakim ketua
bertanya kepada Penasehat Hukum mengenai kesiapan menghadirkan saksi dan alat bukti.
Namun karena Penasehat Hukum belum siap dengan saksi dan alat bukti , sehingga siding
ditunda selama tujuh hari.
Sehubungan dengan hal tersebut, sidang ditunda dan dilanjutkan lagi pada hari selasa 10
Maret 2014.
Setelah penundaan diumumkan, lalu sidang ditutup.

BERITA ACARA PERSIDANGAN


NO. REG. PERK : 300/Pid.B/2014/PN.MLG
SIDANG IV
AGENDA PEMERIKSAAN SAKSI DAN ALAT BUKTI DARI PENASEHAT HUKUM
Sidang Pengadilan Negeri Malang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam
peradilan tingkat pertama telah dilangsungkan diruang sidang Pengadilan Negeri tersebut
pada hari Selasa 10 Maret 2014, dalam perkara terdakwa:
Terdakwa I Tutus Lakalungkar bin Slamet Rahardjo
Terdakwa II Bagus Raditya Wirautama bin Joko Wiyono
Terdakwa III Gideon William bin Saiful Santoso
Namun ada tambahan, yaitu:
Nadia Solihin : Saksi I
Salmana : Saksi II
Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim ketua, maka
selanjutnya Hakim Ketua memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk Menghadirkan para
terdakwa ke ruang persidangan.
Para Terdakwa datang menghadap ke ruang persidangan dan atas pertanyaan hakim, para
terdakwa 1, 2, dan 3 dapat berbahasa Indonesia, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,
dapat mengikuti persidangan dengan baik dan diperlakukan baik dalam tahanan.
Hakim Ketua menjelaskan, bahwa sesuai dengan berita acara persidangan terdahulu, maka
persidangan hari ini akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi dan alat bukti oleh
penuntut umum dan penasehat hukum.
Nadia Solihin, disumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
Bahwa saksi kenal dan ada hubungan keluarga/istri dengan Terdakwa 1;
Bahwa saksi mengerti diperiksa dalam masalah pemerkosaan dimana yang menjadi korban
adalah saksi Mawar Pujangga sedangkan pelakunya adalah Para Terdakwa;
Bahwa saksi mengetahui kejadian tersebut dari cerita yang sudah ramai dimasyarakat;
Bahwa Saksi mengetahui pada saat kejadian yaitu sabtu tanggal 5 Maret 2014 Terdakwa 1
sedang bertugas keluar kota, sehingga tidak mungkin Terdakwa 1 melakukan
pemerkosaan;

Bahwa Saksi mengetahui Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 berkelakuan baik. Terdakwa 2


sering berkunjung kerumah Saksi untuk sekedar bersilaturahmi dengan Saksi dan
Terdakwa 1;
Bahwa Saksi mengetahui Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 rajin beribadah dan rajin mengikuti
pengajian sehingga tidak mungkin keduanya melakukan perbuatan tersebut.
Salmana, disumpah, pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:
Bahwa saksi kenal dan tidak ada apa-apa dengan para Terdakwa;
Bahwa saksi mengerti diperiksa dalam masalah pemerkosaan dimana yang menjadi korban
adalah saksi Mawar Pujangga sedangkan pelakunya adalah Para Terdakwa;
Bahwa saksi mengetahui kejadian tersebut dari cerita yang sudah ramai dimasyarakat;
Bahwa Saksi mengalami sendiri bahwa Terdakwa 2 dan Terdakwa 3 berkelakuan baik
dilingkungan rumah;
Bahwa Saksi mengetahui Terdakwa 2 dan Terdakwa 3 rajin beribadah dan mengikuti
pengajian;
Bahwa Saksi mengetahui pada saat kejadian terdakwa sedang tidak bekerja dan berada
dirumah mereka masing-masing.
Setelah memberikan keterangan, Hakim Ketua menanyakan kepada terdakwa tentang
benar tidaknya keterangan dari saksi.
Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang diajukan kepersidangan, Hakim ketua
bertanya kepada Jaksa Penuntut Umum mengenai tuntutan.
Namun Jaksa Penuntut Umum belum siap dengan tuntutannya, sehingga siding ditunda
selama tujuh hari.
Sehubungan dengan hal tersebut, sidang ditunda dan dilanjutkan lagi pada hari Selasa 17
Maret 2014.
Setelah penundaan diumumkan, lalu sidang ditutup.

BERITA ACARA PERSIDANGAN


NO. REG. PERK : 300/Pid.B/2014/PN.MLG
SIDANG V
AGENDA PEMBACAAN SURAT TUNTUTAN
Sidang Pengadilan Negeri Malang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam
peradilan tingkat pertama telah dilangsungkan diruang sidang Pengadilan Negeri tersebut
pada hari Selasa 17 Maret 2014, dalam perkara terdakwa:
Terdakwa I Tutus Lakalungkar bin Slamet Rahardjo
Terdakwa II Bagus Raditya Wirautama bin Joko Wiyono
Terdakwa III Gideon William bin Saiful Santoso
Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim ketua, maka
selanjutnya Hakim Ketua memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk Menghadirkan para
terdakwa ke ruang persidangan.
Para Terdakwa datang menghadap ke ruang persidangan dan atas pertanyaan hakim, terdakwa
1, 2, dan 3 dapat berbahasa Indonesia, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, dapat
mengikuti persidangan dengan baik dan diperlakukan baik dalam tahanan.
Hakim Ketua menjelaskan, bahwa sesuai dengan berita acara persidangan terdahulu, maka
persidangan hari ini akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut
Hukum.
Kemudian atas kesempatan Hakim Ketua, Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutannya.
Atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum tersebut, penasehat hukum terdakwa menyatakan
mengerti dan mengajukan pledoi/ pembelaan.
Namun penasehat hukum terdakwa belum siap dengan pledoinya maka sidang ditunda selama
tujuh hari.
Selanjutnya sidang ditunda dan dilanjutkan lagi pada hari Selasa 24 Maret 2014 dengan
agenda pledoi oleh Penasehat Hukum terdakwa.
Setelah penundaan diumumkan, lalu sidang ditutup.

BERITA ACARA PERSIDANGAN


NO. REG. PERK : 300/Pid.B/2014/PN.MLG
SIDANG VI
AGENDA PEMBACAAN PLEDOI
Sidang Pengadilan Negeri Malang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam
peradilan tingkat pertama telah dilangsungkan diruang sidang Pengadilan Negeri tersebut
pada hari Selasa 24 Maret 2014, dalam perkara terdakwa:
Terdakwa I Tutus Lakalungkar bin Slamet Rahardjo
Terdakwa II Bagus Raditya Wirautama bin Joko Wiyono
Terdakwa III Gideon William bin Saiful Santoso
Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim ketua, maka
selanjutnya Hakim Ketua memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk Menghadirkan para
terdakwa ke ruang persidangan.
Para Terdakwa datang menghadap ke ruang persidangan dan atas pertanyaan hakim, terdakwa
1, 2, dan 3 dapat berbahasa Indonesia, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, dapat
mengikuti persidangan dengan baik dan diperlakukan baik dalam tahanan.
Hakim Ketua menjelaskan, bahwa sesuai dengan berita acara persidangan terdahulu, maka
persidangan hari ini akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan pledoi oleh penasehat
hukum.
Kemudian atas kesempatan Hakim Ketua, Penasehat hukum membacakan pembelaan/
pledoinya.
Atas pledoi penasehat hukum, Jaksa penuntut umum menyatakan mengerti.
Selanjutnya sidang ditunda pada hari selasa 8 April 2014, dengan agenda pembacaan putusan
akhir oleh majelis hakim.
Setelah penundaan diumumkan, lalu sidang ditutup.

BERITA ACARA PERSIDANGAN


NO. REG. PERK : 300/Pid.B/2014/PN.MLG
SIDANG VII
AGENDA PEMBACAAN PUTUSAN AKHIR
Sidang Pengadilan Negeri Malang yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam
peradilan tingkat pertama telah dilangsungkan diruang sidang Pengadilan Negeri tersebut
pada hari Selasa 8 April 2014, dalam perkara terdakwa:
Terdakwa I Tutus Lakalungkar bin Slamet Rahardjo
Terdakwa II Bagus Raditya Wirautama bin Joko Wiyono
Terdakwa III Gideon William bin Saiful Santoso
Setelah sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim ketua, maka
selanjutnya Hakim Ketua memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk Menghadirkan para
terdakwa ke ruang persidangan.
Para Terdakwa datang menghadap ke ruang persidangan dan atas pertanyaan hakim, terdakwa
1,2, dan 3 dapat berbahasa Indonesia, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, dapat
mengikuti persidangan dengan baik dan diperlakukan baik dalam tahanan.
Hakim Ketua menjelaskan, bahwa sesuai dengan berita acara persidangan terdahulu, maka
persidangan hari ini akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan putusan akhir oleh majelis
hakim.
Setelah Hakim Ketua mengumumkan bunyi putusan dan memberitahukan kepada Jaksa
Penuntut Umum serta terdakwa tentang haknya, dan atas pertanyaan Majelis Hakim, Jaksa
Penuntut Umum, Penasehat Hukum dan Terdakwa mengerti atas isi putusan yang dibacakan
Majelis Hakim.
Setelah itu sidang ditutup.