Anda di halaman 1dari 8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist

Island of Pharmacist
by : Irma Tristanti (http://jazztriiz.blogspot.com/)

h teman.teman.. terimakasih.. (>.<)>

Home

About

Posts RSS

Contact

Write all your content here.

Sediaan Infus

undefined
undefined

Makalah teknologi dan formulasi sediaan steril........

BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Sediaan steril adalah sediaan terapetis dalam bentuk terbagi bagi
yang bebas dari mikroorganisme hidup. Sterilisasi adalah proses yang
dirancang untuk menciptakan keadaan steril. Secara tradisional keaadan

terjemahan

steril adalah kondisi mutlak yang tercipta sebagai akibat penghancuran


dan penghilangan semua mikroorganisme hidup. Konsep ini menyatakan
bahwa steril adalah istilah yang mempunyai konotasi relative, dan
kemungkinan menciptakan kondisi mutlak bebas dari mikroorganisme
hanya dapat diduga atas dapat proyeksi kinetis angka kematian mikroba.

Translate Widget by Google

Salah satu sediaan yang termasuk sediaan steril adalah sediaan infus.
Infus adalah larutan dalam jumlah besar terhitung mulai dari 10 ml yang

Blog Archive

diberikan melalui intravena tetes demi tetes dengan bantuan peralatan


yang cocok.
Syarat-syarat sediaan steril antara lain :

2014 (2)
2013 (70)

1. steril
2. isotonis
3.Isohidris
4. bebas pirogen
5. bebas partikel asing
6. kejernihan
7. Stabil baik secara fisika, kimia, maupun mikrobiologi
8. aman (tidak toksik)
9. Tidak terjadi reaksi antar bahan dalam formula
10. Penggunaan wadah yang sesuai, sehingga mencegah terjadinya
interaksi dengan bahan obat
11. Sesuai antara bahan obat yang ada dalam wadah dengan etiket,
dan tidak terjadi pengurangan kualitas selama penyimpanan

Juli (2)
April (3)
Maret (2)
Januari (63)
Jan 23 (2)
Jan 22 (9)
Sediaan Farmasi Lainnya
Sediaan Nasal
Obat Tetes Telinga
Obat Tetes Mata
Pelarut & Pembawa untuk
Injeksi

2. Rumusan Masalah

Sediaan Infus
Pengujian & Evaluasi Obat
Suntik

Jan 21 (24)

Apakah yang dimaksud dengan infus ?

Sebutkan penggolongan sediaan infus berdasarkan komposisi dan


kegunaannya ?

3. Tujuan

Sediaan Obat Suntik


Ruangan Produksi Steril

Mengetahui pengertian infus

Mengetahui penggolongan sediaan infus berdasarkan komposisi dan


kegunaannya

Jan 20 (2)

http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

1/8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist


Jan 19 (1)

BAB II

Jan 18 (1)

PEMBAHASAN

Jan 13 (1)

1. DEFENISI

Jan 07 (4)

Infus adalah larutan dalam jumlah besar terhitung mulai dari 10 ml

Jan 06 (15)

yang diberikan melalui intravena tetes demi tetes dengan bantuan peralatan
yang cocok. Asupan air dan elektrolit dapat terjadi melalui makanan dan
minuman dan dikeluarkan dalam jumlah yang relatif sama. Rasionya dalam

Jan 05 (4)

tubuh adalah air 57%; lemak 20,8%; protein 17,0%; serta mineral dan

tamu Pharmacist yang


ke ...

3 3 6 6 4 3

glikogen 6%. Ketika terjadi gangguan hemeostatis (keseimbangan cairan


tubuh), maka tubuh harus segera mendapatkan terapi untuk mengembalikan
keseimbangan air dan elektrolit.

2. PENGGOLONGAN SEDIAAN INFUS BERDASARKAN


KOMPOSISI DAN KEGUNAANNYA

Jenis Artikel
antibiotik
contoh

apoteker biofarmasi
dunia farmasi

farmakodinamika

farmakognosi

farmakokinetika farmakologi
farmasetika
farmakoterapi
farmasi klinik fitofarmaka formulasi

2.1 Larutan Elektrolit


a. Cairan Fisiologis Tubuh Manusia
Tubuh manusia mengandung 60% air dan terdiri atas cairan
intraselular (di dalam sel) 40% yang mengandung ion-ion K+ ,
Mg++ , sulfat, fosfat, protein, serta senyawa organik asam fosfat
seperti ATP, heksosa monofosfat, dan lain-lain. Air pun

terstandar
info
apoteker info farmasi

mengandung cairan ekstraselular (diluar sel) 20% yang kurang

injeksi
intramuskular

intradermal

di antara kapiler dan sel) 15% dan plasma darah 5% dalam sistem

intraperitoneal

peredaran darah serta mengandung beberapa ion seperti Na+ ,

herbal
inhalasi

intratekal

intrathekal-intraspinal

intravena istilah-istilah jamu kamus


kapsul

kimia

medisinal

lebih mengandung 3 liter air dan terbagi atas cairan interstisial (

klorida, dan bikarbonat.

latar

belakang makalah narkotika obat


asli Indonesia obat bebas obat bebas
terbatas obat keras oral penelitian
proposal psikotropika racikan sediaan
cair sediaan galenik sediaan semi solid
sediaan steril sekedar sharing simbol
obat simplisia spesialis obat subkutan
tablet teknologi dan formulasi
obat toksikologi topikal

yuk gabung di sini ^^

Tabel. Jenis elektrolit dalam plasma darah


Ion

Jumlah normal mV/liter

Na

137,0 148,0

3,9 5,0

Ca

4,8 5,4

Mg

1,7 3,3

Cl

98,0 108,0

HCO3

24,0 28,0
1,5 2,3

HPO4

Join this site

SO4

with Google Friend Connect

Protein

1 2,0
14,6 19,4

Members (10)

Already a member? Sign in

Silahkan tinggalkan
Pesan, Kesan, Kritik
maupun Saran ^.^

b. Fungsi Larutan Elektrolit


Secara klinis, larutan digunakan untuk mengatasi perbedaan
ion atau penyimpangan jumlah normal elektrolit dalam darah.
Ada 2 jenis kondisi plasma darah yang menyimpang, yaitu:
o Asidosis
Kondisi plasma darah yang terlampau asam akibat adanya
ion klorida dalam jumlah berlebih.
o Alkalosis
Kondisi plasma darah yang terlampau basa akibat adanya
ion natrium, kalium, dan kalsium dalam jumlah berlebih.
Sistem dapar darah adalah keseimbangan asam basa darah
mengikuti sistem dapar, yaitu :
Hidrogen karbonat karbonat
Hidrogen fosfat dihidrogen fosfat
Serum protein
Penyebab berkurangnya elektrolit plasma adalah kecelakaan,
kebakaran, operasi atau perubahan patologis organ,
gastroenteritis, demam tinggi, atau penyakit lain yang

http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

2/8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist

menyebabkan output dan input tidak seimbang.

:-??

smileys -%-(
admin history
:o3
4 online

Kehilangan

X_X

Information
:!!

disebut

\m/

1. Hi,:-q
Guest! Your name?
1.

natrium

disebut

hipovolemia,

sedangkan

kekurangan H2O disebut dehidrasi. Kemudian, kekurangan HCO3


asidosis

metabolic

dan

kekurangan

K+

disebut

hipokalemia.

:-bd
Guest
^#(^
http:// or email
:bz

Asidosis berbeda dengan asidemia. Asidosis berkaitan


dengan proses fisiologis yang menyebabkan penurunan pH darah,
sedangkan asidemia adalah keadaan pH arteri < 7,35.

:ar!

Control
[..]
Refresh
OK

Contoh:

:)]

Infus Asering (Otsuka)


Formulanya sebagai berikut :

powered by
busuk.org

Resep larutan dasar elektrolit


Na+

4 mEq

Cl-

109 mEq

Ca ++
Asetat

Country

130 mEq

K+

Aqua p.i.

3 mEq
28 mEq
1000 ml

Live Traffic Feed


2.2 Infus Karbohidrat
A visitor from Indonesia arrived
from google.com and viewed
"Pelarut & Pembawa untuk
Injeksi
| Island
of Pharmacist"
A visitor
from Jakarta,
Jakarta 1
min
Rayaago
arrived from google.com
and viewed "Infeksi Saluran
Pernapasan | Island of
Pharmacist"
A
visitor from
2 mins
Tebing
agoTinggi,
Sumatera Utara arrived from
google.com and viewed
"Thiamphenicol | Island of
Pharmacist"
A
visitor from
7 mins
Sawahlunto,
ago
Sumatera Barat arrived from
google.com and viewed "Pelarut
& Pembawa untuk Injeksi |
Island
A
visitor
of Pharmacist"
from Gresik,12
Jawa
mins
ago arrived from google.co.id
Timur
and viewed "ANTIHISTAMIN,
ANTIALERGI DAN
ANTIDOTUM
A
visitor from Jakarta,
| Island Jakarta
of
Pharmacist"
Raya
arrived15
from
mins
google.com
ago
and viewed "PENGGUNAAN
OBAT PADA ANAK DAN
LANSIA | Island of Pharmacist"
A
from Indonesia arrived
20visitor
mins ago
from google.com and viewed
"PharmaPRENEUR ??? | Island
of
Pharmacist"
24 minsJakarta
ago
A visitor
from Jakarta,
Raya arrived from google.com
and viewed "bagaimana dengan
farmasi industri ??? | Island of
Pharmacist" 43 mins ago
A visitor from Malang, Jawa
Timur arrived from google.co.id
and viewed "Sediaan Farmasi
Lainnya | Island of Pharmacist"
1 hr
A
visitor
2 mins
from
agoSurabaya, Jawa
Timur arrived from google.co.id
and viewed "Ruangan Produksi
Steril | Island of Pharmacist" 1
Real-time view Menu

Infus karbohidrat adalah sediaan infus berisi larutan glukosa atau


dekstrosa yang cocok untuk donor kalori. Kita menggunakannya
untuk memenuhi glikogen otot kerangka, hipoglikemia, dan lain-lain.
Kegunaan : 5% isotonis, 20% untuk diuretika, dan 30-50% terapi
oedema di otak.
Contoh : larutan manitol 15-20% digunakan untuk menguji fungsi
ginjal.

2.3 Larutan Kombinasi Elektrolit dan Karbohidrat


Contohnya : Infus KA-EN 4B paed (otsuka)
Formulanya sebagai berikut :
Na+

30 mEq

K+

8 mEq

Cl-

28 mEq
10 mEq
37,5 g
1000 ml

Laktat
Glukosa
Aqua p.i.

2.4 Larutan Irigasi


Larutan irigasi adalah sediaan larutan steril dalam jumlah besar
(3 liter). Larutan tidak disuntikkan ke dalam vena, tetapi digunakan di
luar sistem peredaran dan umumnya menggunakan jenis tutup yang
diputar atau plastik yang dipatahkan, sehingga memungkinkan
pengisian larutan dengan cepat. Kita menggunakan larutan untuk
merendam atau mencuci luka-luka sayatan bedah atau jaringan tubuh
dan dapat pula mengurangi pendarahan. Kita biasa menggunakannya
dalam kegiatan Laparatomy, Arthroscopy, Hysterectomy, dan Turs
(urologi).
Persyaratan larutan irigasi sebagai berikut :
a. Isotonic

http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

3/8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist

b. Steril
c. Tidak absorpsi
d. Bukan larutan elektrolit
e. Tidak mengalami metabolism
f. Cepat diekskresi
g. Mempunyai tekanan osmotic diuretik
Contohnya : Larutan Glycine 1,5% dalam 3 liter
Larutan asam asetat 0,25% dalam 1-3 liter

+5 Rekomendasikan ini di Google

2.5 Larutan Dialisis Peritoneal


Larutan dialisis peritoneal merupakan suatu sediaan parental
steril dalam jumlah besar (2 liter). Larutan tidak disuntikkan ke dalam
vena, tetapi dibiarkan mengalir ke dalam ruangan peritoneal dan
umumnya menggunakan tutup plastik yang dipatahkan, sehingga
memungkinkan larutan dengan cepat turun ke bawah. Penggunaan
cairan demikian bertujuan menghilangkan menghilangkan senyawa-

Diberdayakan oleh Blogger.

senyawa toksik yang secara normal dikeluarkan atau diekskresikan


ginjal. Pada kasus keracunan atau kegagalan ginjal, penggunaaan
larutan dialisis peritoneal merupakan pilihan lain yang dapat
dilakukan. Larutan diabsorbsi dalam membran peritoneal mengikuti
peredaran darah. Kemudian, di dalam ujung sel peritoneal terjadi
penarikan zat toksin dari darah ke dalam cairan dialisis, yang bekerja
sebagai membran semipermeabel.
Persyaratan larutan dialisis peritoneal adalah
a. Hipertonis
b. Steril
c. Dapat menarik toksin dalam ruang peritoneal
Contohnya :
Larutan Dianeal 1,5% dan 2,5%, 2 liter
Formulanya sebagai berikut :
NaCl

538 mg

Na laktat

538 mg

448 mg

448 mg

CaCl2

25,7 mg

25,7 mg

MgCl2

5,08 mg

5,08 mg

Dektrose
Aqua p.i.
Osmolarity
pH

100 ml
346
5,2

1,5 g

2,5 g
100 ml
396
5,2

2.6 Larutan Plasma Expander Atau Penambah Darah


Larutan plasma expander adalah suatu sediaan larutan steril
yang digunakan untuk menggantikan plasma darah yang hilang
akibat perdarahan,luka bakar,operasi, dan lain-lain.
1. Whole Blood
Whole blood atau darah lengkap manusia adalah darah
yang telah diambil dari donor manusia, yang di pilih dengan
pencegahan pendahuluan aseptic yang ketat. Darah di
tambahkan ion sitrat atau heparin sebagai antikoagulasi. Kita
menyimpan darah yang di kumpulkan pada temperature 1C10C dan mempertahankannya tetap konstan dengan kisaran
2C. Tanggal kadaluarsanya tidak lebih dari 21 hari sesudah
tanggal pengambilan bila sitrat yang di gunakan sebagai
antikoagulasi dan tidak lebih dari 48 jam bila heparin yang di
gunakan. Kita umumnya mengemas darah dalam 1 unit (500 ml)
volume dan memberikan atau memasukannya kedalam
pembuluh darah. Namun, terlebih dulu pastikan ketercampuran
darah donor dengan darah penerima.
http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

4/8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist

Sebaliknya, sel-sel darah merah adalah darah lengkap


manusia dengan plasma telah di buang. Plasma dapat di
pisahkan dari dengan disentrifuse (diputar). Kita menyimpan sel
darah pada temperature yang sama dengan darah lengkap
manusia atau dapat membekukannya pada temperatur -65C.

2. Human Albumin
Human albumin adalah sediaan steril albumin serum yang
di dapat dengan melakukan fraksinasi darah dari donor manusia
sehat. Tidak kurang dari 96% protein harus albumin. Setiap 100
ml mengandung 25 g albumin serum sebanding atau ekuivalen
keosmotikannya dengan 500 ml plasma manusia normal atau 5
g sebanding dengan 100 ml plasma manusia normal. Kita
memberikan albumin serum sebagai penyokong volume darah
dengan infuse melalui pembuluh darah dan umumnya dengan
volume yang ekuivalen dengan 25-75 g albumin setiap harinya.
Tanggal kadaluarsanya berkisar antara 3-10 tahun, tergantung
pada keadaan penyimpanan.
Contoh :
Infuse Human Albumin 20%
Formulanya sebagai berikut :
Resep Human Albumin 20% (mengandung 20% protein dari
minimum 96% Human Albumin
Human Albumin

192 g

Ion Natrium

125

mmol/L

2,88 g/L

Ion Kalsium
mmol/L

0,08 g/L

max 2

Ion Kalsium
mmol/L

max 2
max 0,08 g/L

Ion Klorida

max 100 mmol/L

max 3,55 g/L


Aqua untuk injeksi

1000 ml

3. Plasma Protein
Plasma protein adalah larutan steril protein yang terpilih
dari plasma darah donor manusia dewasa. Plasma mengandung
5 g protein per 100 ml, 83-90% adalah albumin, lalu sisanya
alfa dan beta globulin. Umumnya, kita memberikan plasma
protein dalam volume 250-500 ml. tetapi kadang-kadang sampai
1500 ml sebagai penyokong volume darah. Tanggal
kadaluarsanya antara 3-5 tahun, tergantung pada kondisi
penyimpanan. Plasma yang digunakan sebagai penambah darah
dinamakan darah lengkap manusia, sel darah merah manusia,
albumin serum manusia normal, dan fraksi protein plasma
manusia. Pada pengumpulan darah manusia dari donor-donor
darah untuk digunakan pada tranfusi, kita harus hati-hati
memperlakukan seluruh darah atau sel darah agar sel darah atau
darah tidak menggumpal. Berikut adalah larutan resmi yang
digunakan untuk tujuan tersebut.
Kehilangan cairan tubuh sebanyak 10% belum berakibat
besar karena masih mampu dinormalisasikan oleh peredaran
darah sendiri. Namun, bila cairan tubuh atau jumlah plasma
yang hilang lebih dari itu, maka tubuh memerlukan pengganti
untuk mencegah penggumpalan sel-sel darah serta menormalkan
viskositas darah yang membesar.
Larutan yang dibutuhkan adalah senyawa koloid dengan
BM>30.000, inert, cairan tidak mudah dieliminasi, dan dapat
digunakan dengan atau tanpa elektrolit.
Contoh:
Infus Plasmanate
http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

5/8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist

Formulanya sebagai berikut:


Plasma Protein Fraction (Human) 5%, 100 ml USP
Plasma Protein
5g
Sodium carbonat

0,004 M

(setara dengan sodium caprylate dan acetyl tryptophan)


Sodium ion

145 mEq/L

Potasium

0,24 mEq/L

Chloride

100 mEq/L

4. Larutan Gelatin
Larutan gelatin merupakan hasil hidrolisis kolagen,
yakni suatu senyawa polipeptida. Larutan sangat cocok untuk
plasma ekspander karena strukturnya terdiri atas protein,
sehingga dengan protein plasma dapat memberikan efek
osmotik yang sama. Pada suhu kamar, gelatin dapat mengental,
sehingga kita perlu menghangatkan larutan dan pada pemanasan
gelatin dapat terurai. Untuk memperbaiki kelarutan, kita perlu
menambahkan glioksal atau isosianat agar bentuk molekulnya
bertambah panjang dan bercabang. Setelah 24 jam dieliminasi
atau diurai secara enzimatik, gelatin hilang dari peredaran darah.
Sebagai cairan pengganti darah, kita menggunakan
larutan gelatin 5% yang diisotonikkan dengan natrium klorida
dan dapat disterilkan pada suhu 121-124C dalam autoklaf.
Contoh:
Infus Haemacel, Infus Haemaccel.
Formulanya sebagai berikut:
Resep:

3,5% Colloidal Infusion Solution

Gelatin dari polypeptides (bovine bone)

35 g

Chlorida ion

5,14 g

145

0,20 g

5,1

0,25 g

6,25

3,33 g

145

mmol
Potasium ion
mmol
Calcium ion
mmol
Sodium ion
mmol
Aqua untuk injeksi

1000 ml

5. Larutan Dekstran
Larutan dekstran adalah suatu senyawa polisakarida
dengan satuan glukosa sebagai komponen monomer, yang
terikat secara glikosidik pada posisi alpha 1,6. Bentuk
molekulnya berupa benang panjang bergelombang. Dekstran
terbentuk di dalam media yang mengandung sakarosa di bawah
pengaruh enzim dekstran-sakarase yang diproduksi berbagai
spesies leuconostoc.
Sebagai pengganti plasma, kita menggunakan 6% atau
10% larutan dekstran 40 atau 70 dengan berat molekul rata-rata
40.000 atau 70.000 dengan penambahan NaCl 0,9%. Pada
umumnya, kita tidak menjumpai persoalan teknis pada
pembuatan larutan dekstran. Kita dapat mengsterilkan larutan
pada suhu 120C dan yang disimpan pada suhu 4C terbukti
stabil dalam waktu 19 tahun.
Contoh:
Infus Otsutran -70 (Otsuka)
Formulanya sebagai berikut:
Dekstran 70 in normal salin
6%
Dekstran 70
6,0%
Sodium chloride
0,9%
Aqua untuk injeksi
500 ml
Osmolarity = 316,5 mOsm/L

http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

6/8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist

6. Larutan Protein (Asam Amino)


Larutan protein diinfuskan ke dalam tubuh jika tubuh
mengalami kekurangan protein. Umumnya, larutan terdiri atas 8
asam amino penting, yaitu: L-Isoleusin, L-Leusin, L-Lisine, LMetionin, L-Fenilalanin, L-Trionin, L-Triptopan, dan L-Valin.
Kedelapan asam amino ini penting dan harus selalu ada dalam
jumlah dan perbandingan yang tertentu di dalam infus.
Hilangnya satu komponen menyebabkan efek yang diharapkan
tidak tercapai, malah akan terjadi gangguan dalam pertukaran
protein tubuh. Kemudian, jumlah yang berlebih pun tidak ada
gunanya.
Komponen lainnya adalah sorbitol sebagai penyangga
energy, demikian pula vitamin dan tambahan elektrolit. Larutan
diatur pada pH sekitar 6. Harga pH yang lebih tinggi akan
mengurangi stabilitas larutan.
Untuk mengurangi penguraian asam amino pada
sterilisasi panas, kita umumnya melakukannya pada suhu 120C
dengan tekanan uap disertai penjenuhan gas netral. Natrium
pirosulfit dalam jumlah sangat kecil mampu mengusir oksigen
pada kondisi tertentu.
Contohnya:
Infus Aminofusin L (Primer).

BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Infus adalah larutan dalam jumlah besar terhitung mulai dari 10 ml
yang diberikan melalui intravena tetes demi tetes dengan bantuan
peralatan yang cocok. Penggolongan sediaan infus berdasarkan
komposisi dan kegunaannya yaitu larutan elektrolit, infus karbohidrat,
larutan kombinasi elektrolit dan karbohidrat, larutan irigasi, larutan
dialisis peritoneal, dan larutan plasma expander atau penambah darah.

2. Saran
Sebaiknya dalam pembuatan infus harus diperhatikan dalam proses
sterilisasi agar tidak terkontaminasi dengan mikroba. Serta dalam
penyimpanan dan penggunaannya harus memperhatikan bahwa sediaan
infus tersebut dalam keadaan steril.
Diposkan oleh triiztanti di 1:01:00 AM

lucu (0)

Reaksi:

menarik (0)

keren (0)

Kelas Tulisan : apoteker, dunia farmasi, info apoteker, info farmasi, makalah, sediaan steril,
teknologi dan formulasi obat

0 komentar:

:a:

:b:

:c:

:d:

:e:

:f:

:g:

:h:

:i:

:j:

:k:

:l:

:m:

:n:

:o:

:p:
Poskan Komentar
Teman-teman yang baik hati,,
Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk mampir diblog sederhana ini.
Blog ini saya buat untuk memudahkan sobat sekalian dalam mencari tugas.
Data yang dikumpulkan dari tugas-tugas kampus yang saya miliki juga meminta ijin
men"COPAS" tulisan milik oranglain tentu dengan menyertakan sumbernya.
Saya harap kalian dapat meninggalkan pesan, komentar, kritik, saran atau beberapa patah kata
guna menghargai blog ini.
Jangan lupa di follow yahh... ^^
Terimakasih ^^

http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

7/8

19/11/2014

Sediaan Infus | Island of Pharmacist

Masukkan komentar Anda...

Beri komentar sebagai:

Publikasikan

Google Account

Pratinjau

Posting Lebih Baru

Beranda

Posting Lama

Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Copyright Island of Pharmacist 2009.Design By EZwpthemes . Blogger Template by


Anshul .

http://pharmaciststreet.blogspot.com/2013/01/sediaan-infus.html

8/8

Anda mungkin juga menyukai