Anda di halaman 1dari 197

Bagian 1 PENINGKATAN KESADARAN

Pelatihan Berbasis Kompetensi

Bagian 1 PENINGKATAN KESADARAN

TTTTTujuanujuanujuanujuanujuan PPPPProgramrogramrogramrogramrogram CBTCBTCBTCBTCBT
TTTTTujuanujuanujuanujuanujuan PPPPProgramrogramrogramrogramrogram CBTCBTCBTCBTCBT Indonesia,Indonesia,Indonesia,Indonesia,Indonesia, HasilHasilHasilHasilHasil yangyangyangyangyang diharapkandiharapkandiharapkandiharapkandiharapkan

TTTTTujuanujuanujuanujuanujuan ProgramProgramProgramProgramProgram CBTCBTCBTCBTCBT Indonesia,Indonesia,Indonesia,Indonesia,Indonesia, HasilHasilHasilHasilHasil yangyangyangyangyang diharapkdiharapkdiharapkdiharapkdiharapkananananan 11111

Tujuan

• Mendapatkan keterampilan, pengetahuan dasar dan sikap kerja tentang PBK

• Mendapatkan informasi tentang perkembangan keterampilan di Asia dan Indonesia

• Mendapatkan informasi tentang Rekomendasi mengenai Sumber Daya Manusia ILO yang baru

• Mempelajari beberapa prinsip tentang pelatihan untuk para pelatih

• Menyiapkan rencana kegiatan untuk penerapan dalam perusahaan/sektor/industri masing- masing

Hasil Yang Diharapkan

Di akhir pelatihan, peserta akan:

• Memperoleh pengetahuan dan keahlian tentang PBK

• Mendapatkan informasi tentang perkembangan keterampilan di Asia dan Indonesia

• Mendapatkan informasi tentang Rekomendasi mengenai Sumber Daya Manusia ILO yang baru

• Menyiapkan dan merancang program pelatihan dan rencana kegiatan mereka sendiri

Ikhtisar Pelatihan

Hari Ke-1

- Pembukaan

- Perkenalan peserta/penyampaian harapan mengenai apa yang ingin mereka dapatkan setelah mengikuti pelatihan ini

- Tujuan program, hasil yang diharapkan dan mata pelatihan

- Perkembangan keterampilan di Asia

- Perkembangan keterampilan di Indonesia

Hari Ke-2

- Rekomendasi ILO yang baru mengenai pengembangan SDM

- Konsep: Peraturan Pemerintah Indonesia tentang Sistem Pelatihan kerja Nasional

1 Carmela I. Torres Wakil Direktur dan Tenaga Ahli Senior di bidang Pelatihan Kerja Kantor Sub Regional ILO Manila

11111

1 Carmela I. Torres Wakil Direktur dan Tenaga Ahli Senior di bidang Pelatihan Kerja Kantor Sub
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Hari Ke- 3

- Pelatihan Berbasis Kompetensi : ceramah dan pelatihan

- Perancangan, penerapan dan evaluasi program pelatihan

Hari Ke-4

- Persiapan rencana kerja dan tindak lanjut

- Presentasi dari rencana kerja

Hari Ke- 5

- Presentasi rencana kerja dan tindak lanjut

- Penutupan

lanjut - Presentasi dari rencana kerja • Hari Ke- 5 - Presentasi rencana kerja dan tindak

22222

PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan
PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan KKKKKeterampilan:eterampilan:eterampilan:eterampilan:eterampilan: IndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesia

PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan Keterampilan:Keterampilan:Keterampilan:Keterampilan:Keterampilan: IndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesia 22222

Ringkasan Presentasi

• Investasi di pendidikan dan pelatihan

• Sistem pendidikan

• Undang-Undang Ketenagakerjaan

• Undang-Undang Otonomi Daerah

• Sertifikasi Kompetensi

• Beberapa masalah

Investasi di Bidang Pendidikan dan Pelatihan

• Krisis di 1997: mengganggu proses investasi di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia

- Krisis ekonomi mempengaruhi pendapatan baik di masa mendatang maupun saat ini

- Mempengaruhi pendidikan

• Tingkat orang yang bisa membaca dan menulis : 87% indeks perkembangan manusia

• Tingkat pendidikan

- 59% tidak sekolah, tidak menyelesaikan pendidikan dasar, telah menyelesaikan pendidikan dasar 2002

- 5% dengan diploma atau sertifikat perguruan tinggi

• Dampak dari krisis:

- Keluarga miskin menyebabkan anak-anak meninggalkan sekolah—anak anak keluar sebelum menyelesaikan tingkat dasar (9 tahun)

- Kecenderungan: pengeluaran masyarakat untuk pendidikan di Indonesia memang selalu RENDAH

- Pemerintah Indonesia meningkatkan pengeluaran pendidikan dasar: memusatkan pada program pemulihan krisis dengan menyediakan beasiswa dan dana bantuan

- Pemerintah Indonesia mengeluarkan program nasional 5 tahun: penyediaan beasiswa untuk anak-anak tidak mampu di SMP, memberikan dana bantuan untuk sekolah- sekolah di masyarakat dan menggerakkan masyarakat untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak

- Pengurangan pekerja: Pemerintah Indonesia menyediakan program baik untuk pekerja terampil (pelatihan ulang untuk pekerja dan wiraswasta) maupun pekerja tidak terampil (pekerja umum, padat karya)

• Kecenderungan: kegagalan pasar di pendidikan dan pelatihan—tidak mampu untuk menjawab kebutuhan ekonomi dari pasar kerja

2 Carmela I. Torres Wakil Direktur dan Tenaga Ahli Senior di bidang Pelatihan kerja Senior Kantor Sub Regional ILO Manila

33333

I. Torres Wakil Direktur dan Tenaga Ahli Senior di bidang Pelatihan kerja Senior Kantor Sub Regional
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

• Kebijakan sumber daya manusia: perluasan dasar

- perluasan pendidikan dasar

- perluasan pendidikan menengah pertama tidak meningkat

• Lembaga: Menteri Pendidikan dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

• Pemasukan:

- US$28 (Rp 237T) tidak sekolah*

- US$37 (Rp 313T) tidak menyelesaikan pendidikan dasar*

- US $154 (Rp 1,306 T) menyelesaikan perguruan tinggi

*pemasukan bulanan di bawah batas garis kemiskinan

Sistem Pendidikan

• Formal (Menteri Pendidikan Nasional (MPN))

• Non Formal (MPN)

• Kejuruan/Pendidikan Teknik (MPN)

• Kejuruan/Pelatihan Teknik (MTKT)

• Formal (Menteri Pendidikan Nasional (MPN))

- Taman kanak-kanak dan pendidikan dasar

- Menengah: pertama dan atas (ditawarkan kejuruan dan pendidikan teknik)

- Pendidikan lanjutan (politeknik, diploma, akademi dan perguruan tinggi)

• Non Formal (MPN) Tidak dapat berpartisipasi dalam pendidikan formal karena berbagai hal

- Paket A: pendidikan dasar

- Paket B: sekolah menengah pertama

- Paket C: sekolah menengah atas

- Paket pelatihan keterampilan lainnya termasuk wirausaha

• Kejuruan/pendidikan Teknik dan Pelatihan

- Kejuruan/pendidikan teknik : Negeri, swasta dan pusat pelatihan perusahaan

- Kejuruan/pelatihan teknik: pemerintah, pusat pelatihan swasta dan perusahaan

• Kejuruan/pendidikan teknik (lebih mahal dari pendidikan umum)

- Bidang komersial dalam pendidikan: administrasi, akutansi, manajemen pemasaran, dan lain- lain

- Dalam pendidikan teknik: menggambar, survei dan pemetaan, pembangunan bangunan, perairan, instalasi listrik, penggunaan listrik, permesinan, dan lain-lain

- Didominasi oleh lembaga swasta

- Sistem dua paket pelatihan pendidikan: magang selama 3-4 tahun

• Kejuruan/pelatihan teknik

- Pelatihan umum: Kementerian pemerintah misalnya Tenaga kerja, Pertanian, Industri dan Perdagangan

teknik - Pelatihan umum: Kementerian pemerintah misalnya Tenaga kerja, Pertanian, Industri dan Perdagangan 44444

44444

PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan
PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan KKKKKeterampilan:eterampilan:eterampilan:eterampilan:eterampilan: IndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesia

- Pelatihan swasta: Pusat pelatihan swasta yang harus mendaftar dengan MPN/MTKT menyediakan pelatihan untuk pencari kerja; pusat pelatihan perusahaan menyediakan pelatihan untuk pekerjanya sendiri

- Unit Pelatihan Keliling (Mobile Training Unit): Pelatihan untuk pengetahuan dasar dan terampil untuk masyarakat pedesaan yang diatur oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (MTKT)

• Kejuruan/Pelatihan Teknik: MTKT

- Meliputi kelompok dan daerah yang luas

- Target utama program ini adalah pencari kerja yang mendapat pelatihan di pusat pelatihan kerja* dan pekerja wiraswasta di perusahaan kecil dan menengah

- Administrasi dan pelatihan manajemen, serta jasa konsultasi untuk perusahaan swasta

*BLKs/KLKs: Balai Latihan Kerja/Kursus Latihan Kerja

• Kejuruan/Pelatihan Teknik: MTKT pelatihan jenis lain

- Program pendidikan tenaga sukarela

- Pelatihan teknologi yang tepat

- Pelatihan wirausaha dan program wiraswasta lainnya

- Pelatihan magang

• Kejuruan/Hukum Pelatihan Teknik: Keputusan Presiden No. 34/1972

- MPN : Manajemen untuk pendidikan umum dan pendidikan kejuruan

- MTKT : Pelatihan kerja untuk sektor swasta

- LAN-Lembaga Administrasi Negara: pelatihan dan pendidikan untuk petugas pemerintah

• Kejuruan/Pelatihan Teknik: MTKT UU No. 22 th 1999 Tentang Otonomi Daerah

- Pemerintah pusat:

Perumusan standar dan garis besar pelatihan kerja

- Pemerintah daerah: Penerapan pelatihan

- Pusat Pelatihan kerja: 153 (50 di daerah perkotaan dan sisanya di desa) dibawah kepemilikan daerah

- 6 Pusat Keunggulan: dibawah MTKT

Sertifikasi Keterampilan

• Badan Sertifikasi Nasional Profesi/BSNP: Untuk pekerjaan tetapi pengakuan masih dalam proses

• MTKT: Untuk keterampilan — Rangka kerja kualifikasi nasional

55555

pekerjaan tetapi pengakuan masih dalam proses • MTKT: Untuk keterampilan — Rangka kerja kualifikasi nasional 55555
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Memasuki Pasar Kerja

• Formal: sekolah dan universitas menyediakan bimbingan dan konseling karir

• Pemerintah: MTKT

- Menjalankan pendaftaran pencari kerja melalui kartu kuning untuk penempatan

- Sektor swasta melaporkan adanya lowongan kerja

- Mengadakan bursa kerja

Beberapa Permasalahan

• Rancangan program pelatihan tidak tanggap terhadap kebutuhan keterampilan

• Perbaikan koordinasi antara Kementerian yang terlibat dalam perencanaan dan penerapan pelatihan

• Mekanisme efektif untuk mengawasi dan mengevaluasi termasuk evaluasi untuk keefektifan dan penempatan kerja

• Mengevaluasi berkelanjutannya dwi pendidikan atau program magang

• Standardisasi keahlian dan sertifikasi: dengan agen

• Bursa kerja: dapatkah ini diteruskan dalam jangka panjang

Standardisasi keahlian dan sertifikasi: dengan agen • Bursa kerja: dapatkah ini diteruskan dalam jangka panjang 66666

66666

PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan KKKKKeterampilaneterampilaneterampilaneterampilaneterampilan
PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan KKKKKeterampilaneterampilaneterampilaneterampilaneterampilan dididididi AsiaAsiaAsiaAsiaAsia

PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan KeterampilanKeterampilanKeterampilanKeterampilanKeterampilan dididididi AsiaAsiaAsiaAsiaAsia 33333

• Malaysia

• Singapura

• Selandia Baru

- Mebel

- Bordir

MalaysiaMalaysiaMalaysiaMalaysiaMalaysia

Kesempatan Pelatihan Keahlian

• Akhir tahun 1980, pertumbuhan ekonomi yang cepat

- Kekurangan tenaga ahli

- Sektor manufaktur

- Memburuk di tahun 1990-an

• Rekomendasi Dewan Kabinet

- Meningkatkan tanggapan terhadap permintaan pasar

- Memperluas peran swasta

- Memperkuat hubungan antara pelatihan dan perubahan teknologi

• Pelatihan keterampilan

- Berbagai agen publik dan institusi

• Empat Menteri

- Sumber Daya Manusia (Departemen Tenaga Kerja)

- Pendidikan (Departemen Pendidikan Nasional)

- Pengembangan Usaha

- Pemuda dan Olahraga

• Sektor Swasta

- Pelatihan keterampilan pra-kerja (beragam)

Dewan Pelatihan kerja Nasional

• Di bawah Menteri Sumber Daya Manusia (Mei 1989)

- Mendirikan sistem pelatihan keterampilan yang terkoordinir

- Membantu perkembangan pelatihan keterampilan

- Mengeluarkan sertifikat kompetensi keterampilan

• Rekomendasi Dewan Kabinet tentang keterampilan

- Menelaah sistem nasional tentang Sertifikasi Keterampilan

3 Junko Nakayama Staf Teknik, Kantor Sub Regional ILO Manila

77777

sistem nasional tentang Sertifikasi Keterampilan 3 Junko Nakayama Staf Teknik, Kantor Sub Regional ILO Manila 77777
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

SingapuraSingapuraSingapuraSingapuraSingapura

Pengembangan Keterampilan

• Tidak ada sumber daya alam

• Perkembangan ekonomi

- Penanam modal asing

- Perdagangan

• Faktor persaingan

- Perkembangan sumber daya manusia

- Modal manusia dan intelektual (pengetahuan, keahlian, kemampuan inovasi, dan lain-lain).

• Pelatihan Nasional dan Program Pendidikan untuk Dewasa (sejak 1982)

- Mengadakan pendidikan keterampilan, belajar membaca dan menulis tingkat dasar dan pendidikan umum untuk dewasa

- Program Pendalaman Keterampilan (1996)

- Program Konversi Strategis Penguasaan Manusia

• Sistem Pengenalan Keterampilan Nasional

- Dicanangkan pada September 2000

- Meningkatkan kompetensi perusahaan dan kemampuan mempekerjakan orang

- 61 industri dan 508 standar keterampilan

- Lebih dari 90.000 penilaian keterampilan

SelandiaSelandiaSelandiaSelandiaSelandia BaruBaruBaruBaruBaru

Kerangka Kerja Kualifikasi Nasional http://www.nzqa.govt.nz

• Sejak 1990, Dewan Kualifikasi Selandia Baru (NZQA) telah mengembangkan Kualifikasi Nasional

- Menteri Pendidikan

- Maori (Kualifikasi pribumi)

• Kerangka Kualifikasi Nasional dibuat untuk:

- Standar dan kualifikasi yang tetap yang diakui secara nasional

- Mengakui dan menghargai semua pembelajaran mengenai pengetahuan dan keterampilan

tetap yang diakui secara nasional - Mengakui dan menghargai semua pembelajaran mengenai pengetahuan dan keterampilan 88888

88888

PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan KKKKKeterampilaneterampilaneterampilaneterampilaneterampilan
PPPPPengembanganengembanganengembanganengembanganengembangan KKKKKeterampilaneterampilaneterampilaneterampilaneterampilan dididididi AsiaAsiaAsiaAsiaAsia

17 Bidang

NZQA

• Pertanian, Kehutanan dan Kelautan

Kesehatan

• Seni dan Keahlian seni

Kemanusiaan

• Bisnis

• Masyarakat dan Pelayanan Sosial

• Komputer dan Teknologi Informasi

Core Generic

• Pendidikan

• Teknologi dan Rekayasa

• Ilmu Sosial

Hukum dan Keamanan

• Manufaktur

• Maori • Perencanaan dan Konstruksi Ilmu Pengetahuan • Sektor Pelayanan

27 Sub-bidang dari Manufaktur NZQA

• Industri Kapal

• Pembuatan Kabel

• Industri Pakaian

• Pelapis, Tinta, dan Perekat

• Industri Produk Susu

• Energi dan Pabrik Kimia

• Makanan dan Produk Olahan

• Alas Kaki dan Perdagangan Kulit

• Perabotan

• Kaca dan Pelapis Kaca

• Industri Rajut Mesin

• Tukang Kayu

• Industri Kulit

• Teknologi Pemrosesan Kayu

• Keahlian Manufaktur Pelayanan Inspeksi Dagang

• Pengolahan Daging Produk Kain Luar Rumah Industri Kotak Kertas Keras Teknologi Pemrosesan Plastik Percetakan Industri Pulp dan Kertas Pengolahan Kayu Padat • Industri Besi Baja Manajemen Rantai Suplai • Industri Tekstil • Industri Papan Kayu

Kerangka Kerja Kualifikasi Nasional

Manufaktur

• Manufaktur Pakaian

-

Bordir

• Mebel

• • • • • • • Kerangka Kerja Kualifikasi Nasional Manufaktur • Manufaktur Pakaian -

99999

• • • • • • • Kerangka Kerja Kualifikasi Nasional Manufaktur • Manufaktur Pakaian -
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Mebel

Bidang bidang

• Industri mebel kamar tidur

• Pembuatan kain pelapis

• Pembuatan Mebel

• Pengetahuan produk mebel

• Industri mebel baja

• Kain pelapis

98 standar Unit (Tingkat 1-6)

• Menerapkan teknik pengolahan kayu untuk membuat sebuah kerangka dasar dalam pembuatan mebel

• Membandingkan artikel mebel dengan spesifikasi kerja

• Memilih dan memakai peralatan keselamatan kerja

• Menunjukkan pengetahuan tentang dan memilih kayu untuk digunakan dalam pembuatan mebel

• Menggunakan peralatan dalam pembuatan mebel, dan lain-lain.

Kerangka Kerja Kualifikasi Nasional

• Manufaktur

- Mebel

- Industri pakaian

-

Bordir

Manufaktur pakaian

Bordir

Pemotongan pakaian dan menjahit Perancangan pakaian dan pembuatan pola Perencanaan produksi pakaian Studi kerja pakaian Industri garmen kulit Pemeliharaan mesin jahit

Bordir

• Empat unit standar

- Melihat kesalahan bordir dan mengambil tindakan perbaikan

- Memeriksa, menyelesaikan dan membungkus barang barang yang sudah dibordir

- Menyiapkan dan memakai alat bordir

- Menyiapkan kain untuk bordir

• Mengenali kesalahan bordir dan mengambil tindakan perbaikan

Kesalahan-kesalahan pada Barang yang Sudah Dibordir

• Salah jahit

• Jahitan tidak seimbang

• Bekas jarum dan lain-lain

- Kesalahan mesin

- Kesalahan teknis dan lain-lain

• Jahitan tidak seimbang • Bekas jarum dan lain-lain - Kesalahan mesin - Kesalahan teknis dan

1111100000

SistemSistemSistemSistemSistem PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan kerjakerjakerjakerjakerja
SistemSistemSistemSistemSistem PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan kerjakerjakerjakerjakerja NasionalNasionalNasionalNasionalNasional :::::
PPPPPeraturaneraturaneraturaneraturaneraturan PPPPPemerintahemerintahemerintahemerintahemerintah RRRRRepublikepublikepublikepublikepublik IndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesia

SistemSistemSistemSistemSistem PelatihanPelatihanPelatihanPelatihanPelatihan KerjaKerjaKerjaKerjaKerja NasionalNasionalNasionalNasionalNasional :::::

RancanganRancanganRancanganRancanganRancangan PeraturanPeraturanPeraturanPeraturanPeraturan PemerintahPemerintahPemerintahPemerintahPemerintah RRRRRepublikepublikepublikepublikepublik IndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesia TTTTTahunahunahunahunahun 20052005200520052005

Isi

• Ketentuan Umum

• Tujuan

• Prinsip Dasar Pelatihan Kerja

• Program Pelatihan Kerja

• Penyelenggaraan

• Peserta Pelatihan Kerja

• Sertifikasi

• Sistem Informasi

• Pendanaan

• Pembinaan

• Koordinasi

• Pelaksanaan Sislatkernas Daerah

• Ketentuan Peralihan

• Ketentuan Penutup

Ketentuan Umum

Definisi istilah

- pelatihan kerja

- sistem pelatihan kerja nasional

- lembaga pelatihan kerja

- kompetensi kerja

- standar kompetensi kerja nasional

- sertifikasi kompetensi kerja

- kerangka kualifikasi nasional Indonesia

- pelatihan berbasis kompetensi kerja

- akreditasi

- pemerintah pusat yang selanjutnya disebut pemerintah

- badan nasional sertifikasi profesi

- menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah

1111111111

disebut pemerintah - badan nasional sertifikasi profesi - menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah 1111111111
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Ruang Lingkup dan Tujuan

Sistem Pelatihan Kerja Nasional (Sislatkernas):

meliputi hubungan antara dan perpaduan dari Prinsip Dasar Pelatihan Kerja, Program, Serfikasi, Sistem Informasi, Pembinaan dan Koordinasi. Tujuan:

- Mewujudkan Pelatihan Kerja Nasional yang efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja.

- Memberikan Arah dan Pedoman dalam penyelenggaraan, Pembinaan dan Pengendalian Pelatihan Kerja.

- Mengoptimalkan pendayagunaan dan pemberdayaan seluruh sumber daya pelatihan kerja.

Prinsip Dasar Pelatihan Kerja

a. berorientasi pada kebutuhan pasar tenaga kerja dan pengembangan SDM

b. berbasis pada kompetensi kerja

c. tanggung jawab bersama antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat

d. bagian dari pengembangan profesionalisme sepanjang hayat; dan

e. diselenggarakan secara berkeadilan dan tidak diskriminatif

Program Pelatihan Kerja

a. Program pelatihan kerja disusun berdasarkan SKKNI

b.Program pelatihan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disusun secara

berjenjang atau tidak berjenjang

c. Program pelaihan kerja yang disusun secara berjenjang mengacu pada jenjang KKNI

d. Program Pelatihan Kerja yang tidak berjenjang disusun berdasarkan unit kompetensi atau kelompok unit kompetensi

Penyelenggaraan

a. Pelatihan kerja diselenggarakan dengan metoda pelatihan kerja yang relevan, efektif, dan efisien dalam rangka mencapai standar kompetensi b.Metoda pelatihan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa pelatihan di tempat kerja dan/atau pelatihan di lembaga pelatihan kerja

Peserta Pelatihan Kerja

a. Setiap tenaga kerja mempunyai kesempatan untuk mengikuti pelatihan kerja sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya

b. Untuk dapat mengikuti pelatihan kerja, peserta wajib memenuhi persyaratan sesuai dengan jenis dan tingkat program yang akan diikuti.

pelatihan kerja, peserta wajib memenuhi persyaratan sesuai dengan jenis dan tingkat program yang akan diikuti. 1111122222

1111122222

SistemSistemSistemSistemSistem PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan kerjakerjakerjakerjakerja
SistemSistemSistemSistemSistem PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan kerjakerjakerjakerjakerja NasionalNasionalNasionalNasionalNasional :::::
PPPPPeraturaneraturaneraturaneraturaneraturan PPPPPemerintahemerintahemerintahemerintahemerintah RRRRRepublikepublikepublikepublikepublik IndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesiaIndonesia

c. Peserta pelatihan kerja yang memiliki keterbatasan fisik dan mental tertentu dapat diberikan pelayanan khusus sesuai dengan keterbatasannya

Sertifikasi

a. Peserta pelatihan yang telah menyelesaikan program pelatihan berhak mendapatkan sertifikat pelatihan dan/atau sertifikat kompetensi kerja

b. Sertifikat pelatihan kerja diberikan oleh lembaga pelatihan kerja kepada peserta pelatihan yang dinyatakan lulus sesuai dengan program pelatihan kerja yang diikuti

c. Sertifikat kompetensi kerja diberikan oleh BNSP kepada lulusan pelatihan dan/atau tenaga kerja berpengalaman setelah lulus uji kompetensi

d. BNSP dapat memberikan lisensi kepada lembaga sertifikasi profesi yang memenuhi persyaratan akreditasi untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (3)

Sistem Informasi

a. Menteri Pengembangan Sistem Informasi pelatihan kerja nasional untuk mendukung pelaksanaan Sislatkernas b.Sistem informasi pelatihan kerja nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi sekurang-kurangnya memuat data dan informasi tentang; SKKNI, KKNI, Program, Penyelenggaraan, Tenaga Kepelatihan dan Sertifikasi

Pendanaan

a. Pendanaan sistem pelatihan kerja baik yang menyangkut pembinaan maupun penyelenggaraan dilaksanakan berdasarkan prinsip efektif, efisien, akuntabilitas, transparansi dan berkelanjutan b.Pendanaan sistem pelatihan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dan/atau penerimaan lain yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan

Pembinaan

a. Pembinaan Sislatkernas diarahkan untuk meningkatkan relevansi, kualitas dan efisiensi penyelenggaraan pelatihan kerja, standarisasi dan sertifikasi kompetensi kerja

b. Pembinaan umum terhadap Sislatkernas dilakukan oleh Instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan

c. Pembinaan teknis terhadap pelaksanaan Sislatkernas di masing-masing sektor dilakukan oleh Instansi Pemerintah yang membidangi sektor yang bersangkutan

1111133333

di masing-masing sektor dilakukan oleh Instansi Pemerintah yang membidangi sektor yang bersangkutan 1111133333
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Koordinasi

a. Koordinasi pelatihan kerja dilakukan oleh lembaga koordinasi pelatihan kerja nasional yang dibentuk dengan Peraturan Presiden b.Koordinasi pelatihan kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlandaskan kepada pedoman penyelenggaraan Sislatkernas yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri

Pelaksanaan

a. Pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Sislatkernas di daerahnya sesuai dengan tugas dan wewenang penyelenggaraan otonomi daerah di bidang ketenagakerjaan b.Pelaksanaan Sislatkernas di daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlandaskan kepada pedoman penyelenggaraan Sislatkernas yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri

Ketentuan Peralihan

• Pada saat mulai berlakunya Peraturan Pemerintah ini, semua peraturan perundang- undangan yang mengatur tentang pelatihan kerja tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum diubah berdasarkan peraturan pemerintah ini

Ketentuan Penutup

• Pada saat peraturan pemerintah ini mulai berlaku, maka peraturan-peraturan pemerintah nomor: 71 tahun 1991 tentang latihan kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku

pemerintah nomor: 71 tahun 1991 tentang latihan kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku 1111144444

1111144444

PPPPPembelajaranembelajaranembelajaranembelajaranembelajaran dandandandandan PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
PPPPPembelajaranembelajaranembelajaranembelajaranembelajaran dandandandandan PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan untukuntukuntukuntukuntuk KKKKKerjaerjaerjaerjaerja dalamdalamdalamdalamdalam MasyarakatMasyarakatMasyarakatMasyarakatMasyarakat BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis IlmuIlmuIlmuIlmuIlmu PPPPPengetahuanengetahuanengetahuanengetahuanengetahuan
dandandandandan TTTTTeknologieknologieknologieknologieknologi

PPPPPembelajaranembelajaranembelajaranembelajaranembelajaran dandandandandan PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan untukuntukuntukuntukuntuk KerjaKerjaKerjaKerjaKerja dalamdalamdalamdalamdalam MasyarakMasyarakMasyarakMasyarakMasyarakatatatatat BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis IlmuIlmuIlmuIlmuIlmu PPPPPengetahuanengetahuanengetahuanengetahuanengetahuan dan Teknologi 55555

Laporan

• Mempelajari peraturan, kebijakan dan praktek baru yang mencerminkan pendekatan baru terhadap pembelajaran dan pelatihan

Rekomendasi

• Garis Besar Kebijakan (tidak ada ikatan hukum)

• Negara-negara anggota tidak harus meratifikasi

Sebuah Rekomendasi Baru

• Keputusan untuk merevisi rekomendasi sumber daya manusia, 1975 (No.150)

• Adopsi standar baru di tahun 2004

• Menyiapkan sebuah rekomendasi baru yang akan mencerminkan pendekatan baru terhadap pelatihan

• Sarana ILO untuk sumber daya manusia dan pelatihan:

– Konvensi sumber daya manusia, 1975 (No. 142)

– Rekomendasi (No. 150).

• Meliputi semua aspek dari pelatihan kerja dan pedoman pada tingkatan yang berbeda beda.

• Rekomendasi 150

– Mencerminkan paradigma perencanaan di awal tahun 1970

– Menyediakan sedikit ruang untuk pertimbangan permintaan dan pasar kerja

– Memberikan sedikit pedoman atau tidak sama sekali untuk berbagai permasalahan tentang kebijakan sementara pelatihan dan reformasi yang berjalan di negara-negara anggota

• Perlunya sebuah instrumen baru yang lebih dinamis dan lebih dapat diterapkan serta dipakai oleh negara anggota dan mitra sosial dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan sumber daya manusia yang terintegrasi dengan kebijakan ekonomi dan sosial lainnya, terutama tentang isi ketenagakerjaan

• Perlunya melihat permasalahan tentang:

- Kebijakan, pemerintahan, kerangka peraturan untuk pelatihan

- Peran dan kebijakan dari pihak-pihak terkait dari negara-negara anggota dalam perumusan kebijakan dan investasi dalam pelatihan

5 Carmela I. Torres Wakil Direktur dan Tenaga Ahli Senior di bidang Pelatihan Kerja Kantor Sub Regional ILO Manila

1111155555

I. Torres Wakil Direktur dan Tenaga Ahli Senior di bidang Pelatihan Kerja Kantor Sub Regional ILO
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

- Penyediaan kesempatan pelatihan dan pembelajaran seumur hidup untuk semua

Perlunya melihat permasalahan tentang:

- Menemukan kebijakan dan mekanisme yang tepat untuk kelompok tertentu dengan kebutuhan khusus

- Pergeseran menuju perkembangan dan pengenalan kompetensi yang mengkompromikan pengetahuan luas tentang pekerjaan dan perilaku teknis dan keahlian yang membentuk elemen-elemen kerangka kerja yang sedang muncul tentang kualifikasi nasional negara- negara

Kebijakan, Perkembangan Hukum dan Praktek

Pembelajaran dan pelatihan untuk bekerja menurut perspektif pembelajaran seumur hidup

- Pusat dari perkembangan sebuah budaya pembelajaran seumur hidup dalam masyarakat dan ekonomi yang berbasis pengetahuan

- Pendidikan dan pelatihan merupakan pusat dari pekerjaan yang layak dan merupakan alat untuk menguasai orang, meningkatkan kualitas dan organisasi kerja dan meningkatkan produktivitas seseorang

Kerangka kerja kelembagaan tentang pembelajaran dan pelatihan untuk bekerja

- Kualifikasi kerangka kerja tentang pembelajaran dan pelatihan untuk bekerja

- Informasi pasar kerja, pedoman dan bimbingan

kerangka kerja tentang pembelajaran dan pelatihan untuk bekerja - Informasi pasar kerja, pedoman dan bimbingan 1111166666

1111166666

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-IX-IX-IX-IX-IX

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KompetensiKompetensiKompetensiKompetensiKompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kkkkkeeeee-IX-IX-IX-IX-IX 6

Apakah kompetensi itu?

• Kemampuan untuk melakukan sebuah aktivitas menurut suatu standar dan dengan hasil yang baik, yang diulang-ulang dalam jangka waktu dan situasi yang berbeda.

Kepentingan kompetensi dalam pengembangan SDM

Pengurangan dan keluar

PROSES SDM Gaji
PROSES
SDM
Gaji

Perencanaan bisnis/ strategis

Pengembangan profesionalisme secara berkala

Evaluasi kinerja

Penerimaan dan pemilihan tenaga kerja baru

Peningkatan/perpindahan/

pergantian

Apakah kompetensi itu?

• Apakah anda kompeten untuk mengemudikan mobil?

itu? • Apakah anda kompeten untuk mengemudikan mobil? • Apakah anda kompeten untuk menjadi orang tua?

• Apakah anda kompeten untuk menjadi orang tua?

• Apakah anda kompeten dalam pekerjaan anda?

6 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland

6 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland 1111177777
6 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland 1111177777

1111177777

6 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland 1111177777
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Mendefinisikan Kompetensi

• Kompetensi – pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar kerja yang diharapkan di tempat kerja

• Kompetensi – dibutuhkan kompetensi yang khusus untuk kinerja yang efektif

• PBK – pelatihan yang dirancang dan dilaksanakan agar seseorang dapat mendemonstrasikan kompetensi yang diperlukan industri (hal ini tidak terbatas pada proses pelatihan tertentu)

Keluaran vs Masukan

Kompetensi adalah mengenai bagaimana orang bekerja dan bukan mengenai bagaimana orang dilatih. Penting untuk memusatkan pelatihan pada fungsi dan persyaratan industri dan bukan berpusat pada keterampilan bidang pekerjaan atau lapangan usaha.

Kompetensi di Indonesia

Dalam i salinan 8 UU Sistem Pelatihan kerja Nasional (13.09.03)-paragraf 4 artikel 1, kompetensi didefinisikan sebagai:

«

kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. »

kemampuan

kerja setiap orang yang melibatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap

Pendekatan Kompetensi Dibandingkan dengan Standar Kerja

Pendekatan kompetensi

• Keterampilan teknis (tugas)

• Keterampilan manajemen tugas

• Keterampilan mengantisipasi berbagai kemungkinan (kemampuan untuk mengatasi masalah dan kondisi yang diluar kebiasaan)

• Keterampilan kerja/peran (kemampuan untuk bekerja dengan orang lain dan mengatasi situasi di tempat kerja)

dengan orang lain dan mengatasi situasi di tempat kerja) (pekerja yang kompeten di dalam sebuah industri)

(pekerja yang kompeten di dalam sebuah industri)

kerja) (pekerja yang kompeten di dalam sebuah industri) 1111188888 Pendekatan Kerja • Keterampilan teknis (tugas)

1111188888

Pendekatan Kerja

• Keterampilan teknis (tugas)

(pekerja dengan keterampilan teknis untuk sebuah pekerjaan)

1111188888 Pendekatan Kerja • Keterampilan teknis (tugas) (pekerja dengan keterampilan teknis untuk sebuah pekerjaan)
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-IX-IX-IX-IX-IX

Latihan Praktek 1

• Pertimbangkan kompetensi yang anda miliki dalam peran kerja anda seberapa kompetenkah anda?

• Terhadap apakah anda mengukur kompetensi anda?

- Standar yang didefinisikan

-

Harapan perusahaan

- Uraian pekerjaan

-

Perasaan sendiri

- Target-target yang telah ditetapkan

-

Evaluasi akhir

Beberapa Pokok Diskusi

• Bagaimana kompetensi didefinisikan?

• Keterampilan/pengetahuan/kemampuan apa yang anda perlukan untuk menjalankan tugas anda Dapatkah hal-hal tersebut di atas digolongkan

Mengapa Kompetensi?

Kompetensi asal mula dan tantangannya (ILO: 40 pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai kompetensi)

Kompetensi Sekarang

• Kecenderungan utama

- Operasi bisnis

- Teknologi informasi dan komunikasi

• Kompetensi kerja

Sebuah Pandangan Mengenai Perkembangan Evolusioner

REVOLUSI INDUSTRI

Mengenai Perkembangan Evolusioner REVOLUSI INDUSTRI EKONOMI INDUSTRI MASYARAKAT TERDIDIK PENGRAJIN (TERAMPIL)

EKONOMI INDUSTRI

Perkembangan Evolusioner REVOLUSI INDUSTRI EKONOMI INDUSTRI MASYARAKAT TERDIDIK PENGRAJIN (TERAMPIL) PETANI (TANPA

MASYARAKAT TERDIDIK

PENGRAJIN (TERAMPIL) PETANI (TANPA KETERAMPILAN) TERPUSAT DI PABRIK PERKEMBANGAN ETIKA KERJA

KETERAMPILAN) TERPUSAT DI PABRIK PERKEMBANGAN ETIKA KERJA BARIS PRODUKSI TENAGA MESIN PENYESUAIAN DENGAN KEBUTUHAN

BARIS PRODUKSI TENAGA MESIN PENYESUAIAN DENGAN KEBUTUHAN

PERTUMBUHAN DALAM INDUSTRI JASA GLOBALISASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ANGKATAN KERJA TERAMPIL

1111199999

PERTUMBUHAN DALAM INDUSTRI JASA GLOBALISASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI ANGKATAN KERJA TERAMPIL 1111199999
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Pembagian Kerja Internasional yang Baru

PENELITIAN

PRODUKSI

K
K

PENGEMBANGAN

PERENCANAAN

Siklus Kerja

Pembagian Kerja Internasional yang Baru PENELITIAN PRODUKSI K PENGEMBANGAN PERENCANAAN Siklus Kerja 2222200000

2222200000

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-IX-IX-IX-IX-IX

Tuntutan yang Berubah Atas Kompetensi

TINGKAT

5

Tuntutan yang Berubah Atas Kompetensi TINGKAT 5 4 3 2 1 PENAWARAN PERMINTAAN Organisasi Kerja yang
Tuntutan yang Berubah Atas Kompetensi TINGKAT 5 4 3 2 1 PENAWARAN PERMINTAAN Organisasi Kerja yang

4

3

2

1

PENAWARAN

PERMINTAAN

Organisasi Kerja yang Berubah

SEBELUMNYA INTI
SEBELUMNYA
INTI

SEKARANG

KONTRAKTOR MITRA KOMERSIAL PEMASOK INTI MITRA INDUSTRI KONSULTAN
KONTRAKTOR
MITRA KOMERSIAL
PEMASOK
INTI
MITRA INDUSTRI
KONSULTAN

Penggerak-penggerak Utama

PERUBAHAN DALAM PERENCANAAN JASA PURNA JUAL PENGIRIMAN TEPAT WAKTU KAPASITAS YANG FLEKSIBEL MUTU PRODUK HARGA MURAH

KAPASITAS UNTUK BERSAING

TUJUAN

PRODUKTIVITAS

PRODUKSI YANG FLEKSIBEL PERBAIKAN PROSES PERBAIKAN PRODUK EFISIENSI OPERASIONAL YANG LEBIH BAIK PENGURANGAN BIAYA

2222211111

YANG FLEKSIBEL PERBAIKAN PROSES PERBAIKAN PRODUK EFISIENSI OPERASIONAL YANG LEBIH BAIK PENGURANGAN BIAYA 2222211111
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi Organisasi kerja yang berubah PENGALAMAN SISTEM PENDIDIKAN
Organisasi kerja yang berubah PENGALAMAN SISTEM PENDIDIKAN KERJA KUALIFIKASI KUALIFIKASI INFORMAL FORMAL PERINTAH
Organisasi kerja yang berubah
PENGALAMAN
SISTEM PENDIDIKAN
KERJA
KUALIFIKASI
KUALIFIKASI
INFORMAL
FORMAL
PERINTAH SOSIAL PROSES KERJA
PERINTAH TEKNIS PROSES KERJA
PENGETAHUAN
MENGENAI
PENGETAHUAN
YANG
PENGETAHUAN DASAR
CARA DAN PENGETAHUAN
MEMPENGARUHI
PENAMPILAN
FAKTOR DAN BAHWA)
TEORI
MENGENAI CARA
PRAKTEK
PRIBADI
(MENGETAHUI
(MENGETAHUI
(MENGETAHUI
KERJA)
CARA BERPERILAKU)
KEGIATAN
GABUNGAN
DARI BERBAGAI
BERMACAM-MACAM
KEAHLIAN YANG BISA
DIALIHKAN
PENGETAHUAN
DALAM
PRAKTEK KETERAMPILAN/
KEAHLIAN
Penyesuaian
belajar
dengan
cepat
BERBAGAI KETERAMPILAN
mengajukan
pilihan
BERBAGAI KEGIATAN
- - -
mengatasi
hal-hal
yang tidak
diharapkan
PENGHAPUSAN
GARIS PEMISAH
TEGAS
Hubungan
ANTARA
PENGETAHUAN
TEORI YANG
DAN PRAKTEK
-
memahami
hubungan antar
manusia
memberikan
pesan
yang
jelas di
mendengarkan
secara
aktif
KELOMPOK
KERJA YANG TEPAT
- - -
mendorong
hubungan
- -
CAMPUR
TANGAN
yang baik di adanya
dalam
maupun
PEMELIHARAAN
MESIN
luar
KERJASAMA KELOMPOK
- -
MENDUGA
ADANYA
-
membina
hubungan antar budaya
KESALAHAN-KESALAHAN
Cara-cara
membuat
analisa
dan
perencanaan
strategis
-
menganalisa
situasi
berdasarkan
informasi
LEBIH TANGGUNG
BANYAK INISIATIF
menentukan
tujuan-tujuan
DAN
JAWAB
membuat
gagasan
baru yang rumit
- - -
menyelesaikan
masalah

2222222222

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-IX-IX-IX-IX-IX

Hal-hal Mengenai Kualifikasi

Industri logam dan makanan

KUALIFIKASI PENDIDIKAN DASAR Membaca dan menulis Menerima tanggung jawab Mengambil inisiatif Komunikasi lisan Kesulitan dalam berkonsentrasi Pemikiran abstrak

KUALIFIKASI OPERASI Mendapatkan keterampilan Mengoperasikan alat2 baru Memenuhi persyaratan untuk mengelola dan melakukan pengawasan

PASAR TENAGA KERJA Personil usia lanjut Kekurangan tenaga teknisi Kekurangan angkatan kerja yang memenuhi syarat

Bentuk Baru Dunia Kerja dan Keterampilan

Orang yang pandai adalah sumber utama dari Kompetensi

Kemampuan menganalisa:

Interpretasi/memahami sesuatu, intuisi/memahami kecenderungan kini

Diperkecilnya perbedaan antara kerja kasar (memakai tangan) dan yang tidak memakai tangan, antara kehidupan kerja dan kehidupan keluarga.

Pelatihan harus memberikan kemampuan untuk “berpikir” bukan sekedar memberikan pengetahuan dan informasi.

2222233333

Pelatihan harus memberikan kemampuan untuk “berpikir” bukan sekedar memberikan pengetahuan dan informasi. 2222233333
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi 2222244444

2222244444

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XXXXX

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KompetensiKompetensiKompetensiKompetensiKompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kkkkkeeeee-----XXXXX 7

Hal-hal Penting Mengenai PBK

• Berbasis hasil

• Kurikulum (kinerja, kondisi dan standar)

• Penyampaian (fleksibel dan terpusat pada peserta pelatihan)

• Penilaian

• Rekaman

• Sertifikasi

Hasil Pelatihan

• Hasil pelatihan (kompetensi) bersifat khusus, terukur dan memenuhi standar

• Ditentukan sebelum penyampaian program melalui analisa kebutuhan pelatihan

• Penguasaan hasil adalah kriteria untuk menentukan kesuksesan peserta pelatihan

Kurikulum

• Memberikan indikasi yang jelas kepada para peserta pelatihan mengenai kinerja yang diharapkan, kondisi dan standar

• Mengindikasikan tujuan pelatihan

• Menganalisa kompetensi bekerja dan unit-unit kompetensi yang dibutuhkan

• Dibuat dalam bentuk modul

• Mengandung keterampilan kejuruan maupun keterampilan non-kejuruan (pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja)

• Merupakan instrumen penilaian terhadap tujuan pelatihan

Penyampaian

• Fleksibel (masuk/keluar)

• Terpusat pada peserta pelatihan.

• Peserta pelatihan dapat melatih inisiatif

• Pelatih dengan peran fasilitator

• Materi pelatihan disiapkan secara perorangan (bukan klasikal)

7 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland

2222255555

7 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland 2222255555
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Penilaian

• Mengukur kinerja yang ditunjukkan berdasarkan standar kompetensi tertentu

• Tersedia untuk kompetensi-kompetensi yang diperoleh di luar pelatihan yang sedang diikuti (pengakuan terhadap pelatihan terdahulu dan tidak formal)

• Apabila memungkinkan mencakup tempat kerja atau komponen-komponen di luar pekerjaan

Dokumentasi Kompetensi

• Laporan atas kompetensi yang diperoleh peserta pelatihan disiapkan dan disediakan untuk mereka

• Laporan dapat berupa modul yang sudah diselesaikan apabila ada kaitannya dengan kompetensi

Sertifikasi

• Peserta pelatihan yang menunjukkan seluruh kompetensi yang diharapkan dalam program pelatihan yang terakreditasi harus memperoleh sertifikat pengakuan tersebut yang diakui secara nasional

• Peserta pelatihan yang dinilai sudah memiliki kompetensi yang ditentukan harus memperoleh sertifikasi yang sama

Proses Penyusunan Program PBK

ya Meninjau ulang standar Memeriksa dan mencocokkan standar dengan standar organisasi Standar Kompetensi ya
ya
Meninjau ulang standar
Memeriksa dan mencocokkan
standar dengan standar organisasi
Standar
Kompetensi
ya
Meninjau ulang
standar kinerja
Memeriksa
Melakukan analisa
dalam organisasi
persyaratan
kebutuhan
kerja
akan pelatihan
Standar kompetensi
sudah didefinisikan
tidak
Mengecek pada
Mengembangkan rancangan
pengusaha
standar berbasis kompetensi
dan pekerja

BERBASIS KOMPETENSI

Mengecek pada Mengembangkan rancangan pengusaha standar berbasis kompetensi dan pekerja BERBASIS KOMPETENSI 2222266666

2222266666

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XXXXX

Pelatihan Tradisional Dibandingkan dengan PBK

Terpusat pada isi

Berbasis kompetensi

Berdasarkan waktu

Berbasis pada tempat kerja/kinerja

Penekanan pada masukan

Penekanan pada keluaran

Kebutuhan kelompok

Kebutuhan perorangan

Subyek

Modul/Unit-unit

Sedikit atau tidak ada RPL

RPL merupakan bagian terpadu

Masukan yang tertunda

Masukan segera

Pendekatan/gaya belajar yang sempit

Pendekatan penyampaian yang lebih

Pelatihan sebagai pelatih/ahli

fleksibel

Peserta dilatih

Pelatihan sebagai fasilitator/mentor

Peserta berperan aktif

Hasil nyata

Peserta lebih aktif/dapat mengarahkan

Tujuan/sasaran umum

diri sendiri

Penilaian mengacu pada norma

Hasil belajar yang khusus

Kriteria subyektif (seringkali tidak dinyatakan)

Penilaian mengacu pada kriteria

Lebih obyektif dan kriteria dinyatakan

Penekanan pada penilaian pengetahuan

terlebih dahulu

Nilai akhir

Penekanan pada penilaian kompetensi

Kompeten atau belum kompeten

Faktor-faktor Kunci Dalam Merancang Kurikulum PBK dan Program Belajar yang Efektif

• Tujuan dan hasil yang didefinisikan dengan jelas

• Rancangan kurikulum yang fleksibel

• Dukungan peserta pelatihan

• Staf

• Sumber daya

• Lingkungan belajar

• Penilaian dan keberhasilan

• Cara penyampaian

• Mitra dan kerjasama

• Peninjauan ulang dan evaluasi

2222277777

• Penilaian dan keberhasilan • Cara penyampaian • Mitra dan kerjasama • Peninjauan ulang dan evaluasi
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi 2222288888

2222288888

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KompetensiKompetensiKompetensiKompetensiKompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kkkkkeeeee-----XIXIXIXIXI 8

Pelatihan kerja

Tujuan utama pelatihan adalah untuk memberikan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan peserta dalam mengikuti standar-standar yang berlaku, melaksanakan tugas-tugas yang terkait dengan pekerjaan, jabatan, maupun kesempatan wirausaha yang dimiliki.

Pelatihan kerja

Pekerjaan atau

Jabatan

yang dimiliki. Pelatihan kerja Pekerjaan atau Jabatan Isi program pelatihan sesuai dengan standar kompetensi

Isi program pelatihan sesuai dengan standar kompetensi nasional

pelatihan sesuai dengan standar kompetensi nasional Ujian Akhir, Sertifikat Tahun Ketiga Tahun Kedua Tahun

Ujian Akhir, Sertifikat

dengan standar kompetensi nasional Ujian Akhir, Sertifikat Tahun Ketiga Tahun Kedua Tahun Pertama Program Pelatihan

Tahun Ketiga

kompetensi nasional Ujian Akhir, Sertifikat Tahun Ketiga Tahun Kedua Tahun Pertama Program Pelatihan Tradisional
Tahun Kedua
Tahun Kedua
Tahun Kedua
Tahun Kedua
Tahun Kedua
Tahun Kedua
Tahun Kedua
Tahun Kedua

Tahun Kedua

Tahun Kedua
nasional Ujian Akhir, Sertifikat Tahun Ketiga Tahun Kedua Tahun Pertama Program Pelatihan Tradisional Pelatihan kerja

Tahun Pertama

Akhir, Sertifikat Tahun Ketiga Tahun Kedua Tahun Pertama Program Pelatihan Tradisional Pelatihan kerja • Struktur
Program Pelatihan Tradisional
Program Pelatihan Tradisional
Program Pelatihan Tradisional
Program Pelatihan Tradisional
Program Pelatihan Tradisional
Program Pelatihan Tradisional
Program Pelatihan Tradisional
Program Pelatihan Tradisional

Program Pelatihan Tradisional

Program Pelatihan Tradisional

Pelatihan kerja

Struktur modul yang fleksibel dalam hal masuk/keluarnya peserta

Berbasis kompetensi

Menyediakan keterampilan dan pengetahuan bekerja bagi pencari kerja

Memudahkan kelompok-kelompok rentan memasuki pasar kerja (persamaan)

Meningkatkan kemungkinan angkatan kerja untuk berpindah ke pekerjaan lain

8 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland

2222299999

8 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland 2222299999
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Contoh Pengembangan PBK

Wilayah Pekerjaan

Contoh Pengembangan PBK Wilayah Pekerjaan Jabatan Pekerjaan Kewajiban Tugas (Keterampilan) Standar

Jabatan Pekerjaan

Contoh Pengembangan PBK Wilayah Pekerjaan Jabatan Pekerjaan Kewajiban Tugas (Keterampilan) Standar Kerja Langkah-langkah

Kewajiban

PBK Wilayah Pekerjaan Jabatan Pekerjaan Kewajiban Tugas (Keterampilan) Standar Kerja Langkah-langkah DUNIA
Tugas (Keterampilan)
Tugas (Keterampilan)

Tugas (Keterampilan)

Tugas (Keterampilan)
Pekerjaan Jabatan Pekerjaan Kewajiban Tugas (Keterampilan) Standar Kerja Langkah-langkah DUNIA NYATA Panduan Kerja

Standar Kerja

Pekerjaan Kewajiban Tugas (Keterampilan) Standar Kerja Langkah-langkah DUNIA NYATA Panduan Kerja Ujian Kerja
Langkah-langkah DUNIA NYATA
Langkah-langkah
DUNIA NYATA

Panduan Kerja

Standar Kerja Langkah-langkah DUNIA NYATA Panduan Kerja Ujian Kerja Tujuan yang mungkin dicapai (Kompetensi) Bahan

Ujian Kerja

Kerja Langkah-langkah DUNIA NYATA Panduan Kerja Ujian Kerja Tujuan yang mungkin dicapai (Kompetensi) Bahan Ujian

Tujuan yang mungkin dicapai (Kompetensi)

Kerja Ujian Kerja Tujuan yang mungkin dicapai (Kompetensi) Bahan Ujian PELATIHAN Ujian Tertulis   Praktek

Bahan Ujian

Kerja Tujuan yang mungkin dicapai (Kompetensi) Bahan Ujian PELATIHAN Ujian Tertulis   Praktek Pelaksanaan

PELATIHAN

yang mungkin dicapai (Kompetensi) Bahan Ujian PELATIHAN Ujian Tertulis   Praktek Pelaksanaan Pelatihan

Ujian Tertulis

dicapai (Kompetensi) Bahan Ujian PELATIHAN Ujian Tertulis   Praktek Pelaksanaan Pelatihan Teori  
 

Praktek

Pelaksanaan Pelatihan

Teori

 
   
       
 
       
 
 
       
     

Pelatihan yang terpusat pada guru

Pelatihan yang Luwes

Pelatihan yang terpusat pada peserta

Rencana Pelatihan Bahan Pelatihan

Kartu Keterampilan

Panduan Pelatihan dan Modul-modul

pada peserta Rencana Pelatihan Bahan Pelatihan Kartu Keterampilan Panduan Pelatihan dan Modul-modul 3333300000

3333300000

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

Pelatihan Modul

“Suatu sistem yang isi pelatihannya dibagi menjadi beberapa unit atau modul pelatihan yang berdiri sendiri”

Modul atau unit-unit modul dapat digabung menjadi sebuah program pelatihan untuk memenuhi kebutuhan suatu jabatan, pekerjaan atau bidang pekerjaan khusus

Berkat keluwesan dan kemampuan pertukaran modul atau unit-unit modul, dimungkinkan adanya penyesuaian program yang berkelanjutan untuk memastikan relevansinya dalam menanggapi berbagai kebutuhan pasar kerja dan perusahaan yang senantiasa berubah.

Unit/Tugas Modul

Unit Modul (UM) adalah pembagian kerja yang masuk akal dan dapat diterima dalam suatu tugas, pekerjaan atau bidang pekerjaan, dengan patokan awal dan akhir yang jelas dan biasanya tidak adakn dibagi lebih lanjut. Hasilnya adalah pelayanan atau keputusan yang penting.

Analisis Kebutuhan Pelatihan

Wilayah Pekerjaan Pekerjaan Tugas Daftar Unit Modul Unit Modul Lembar Analisa/ Langkah-langkah Kerja Unit-unit
Wilayah
Pekerjaan
Pekerjaan
Tugas
Daftar Unit Modul
Unit Modul Lembar Analisa/
Langkah-langkah Kerja
Unit-unit Pelatihan

3333311111

Pekerjaan Tugas Daftar Unit Modul Unit Modul Lembar Analisa/ Langkah-langkah Kerja Unit-unit Pelatihan 3333311111
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Siklus Pelatihan PBK

Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi Peserta
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan
dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan 3333322222 Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta
dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan 3333322222 Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta

3333322222

Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan 3333322222 Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan
Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi Peserta
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
UNIT MODUL
Unit Modul (UM) adalah pembagian kerja
yang masuk akal dan dapat diterima dalam
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
suatu pekerjaan, tugas atau bidang
pekerjaan, dengan patokan mulai dan
selesai yang jelas dan biasanya tidak akan
dibagi lebih lanjut. Hasilnya adalah
produk, jasa atau keputusan yang penting
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI
Siklus Pelatihan PBK Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan PESERTA PELATIHAN Spesifikasi
Siklus Pelatihan PBK
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
PESERTA PELATIHAN
Spesifikasi
Pemilihan
Untuk menentukan latar belakang, bakat
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
dan kemampuan calon peserta pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
dan/atau kelompok sasaran
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan
dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan
Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi Peserta
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
SPESIFIKASI
PESERTA PELATIHAN
Membuat daftar kecakapan dan
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
pengalaman peserta pelatihan dan, apabila
mungkin, mengidentifikasi kesanggupan/
kekurangannya
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan

3333333333

Ujian Akhir Ujian Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan 3333333333
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Siklus Pelatihan PBK

Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi Peserta
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
SPESIFIKASI PELATIHAN
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
Keterampilan/kompetensi yang
dibutuhkan untuk menjembatani celah
antara hal-hal yang terdaftar dalam
spesifikasi peserta pelatihan dan UM
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan
dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan
Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi PAKET-PAKET
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
PAKET-PAKET PELATIHAN
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
Perangkat lunak pelatihan kerja dalam
bentuk modul untuk berbagai lapangan
pekerjaan dan/atau tugas yang berbeda
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan
Ujian Akhir Ujian Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan 3333344444

3333344444

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

Siklus Pelatihan PBK

Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi Peserta
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
Pelatihan
PAKET-PAKET PELATIHAN
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Terdiri dari: Daftar UM, Langkah-langkah
kerja UM, Ujian Kinerja, Materi Panduan
untuk Instruktur, Materi Panduan untuk
Peserta Pelatihan, Bahan Pelajaran, Daftar
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
Peralatan/Bahan/Bantuan (tempat kerja),
dan lain-lain
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan
dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan
Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi Peserta
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
PELAKSANAAN PELATIHAN
Di institut pelatihan atau pabrik dan/atau
Peserta Pelatihan
mampu
melaksanakan
tugas di atas
Siklus Pelatihan PBK
di tempat bekerja
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan

3333355555

Ujian Akhir Ujian Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Kinerja Pelatihan Paket-paket Pelatihan 3333355555
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Siklus Pelatihan PBK

Paket-paket Pelatihan TUGAS Penilaian Peserta Pelatihan Spesifikasi Pemilihan UNIT-UNIT Spesifikasi Peserta
Paket-paket
Pelatihan
TUGAS
Penilaian
Peserta
Pelatihan
Spesifikasi
Pemilihan
UNIT-UNIT
Spesifikasi
Peserta
Bahan
MODUL
Pelatihan
Pelatihan
Pelatihan
UJIAN KINERJA
Untuk mencocokkan keterampilan/
kompetensi standar dan kondisi setiap
Peserta Pelatihan
Siklus Pelatihan PBK
mampu
melaksanakan
tugas di atas
UM
Peserta
Ujian Akhir
Ujian
Pelaksanaan
Pelatihan
dan Sertifikasi
Kinerja
Pelatihan
Paket-paket
Pelatihan
Analisis Kebutuhan Pelatihan Analisa Kerja Uraian Tugas Daftar dan Uraian UM Lembar Analisa UM/ Langkah-langkah
Analisis Kebutuhan Pelatihan
Analisa
Kerja
Uraian Tugas
Daftar dan Uraian UM
Lembar Analisa UM/
Langkah-langkah Kerja
Unit-unit Pelatihan
Kerja Uraian Tugas Daftar dan Uraian UM Lembar Analisa UM/ Langkah-langkah Kerja Unit-unit Pelatihan 3333366666

3333366666

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

Langkah-langkah Kunci dalam Keseluruhan Proses Pengembangan PBK dan Format-formatnya

 

URAIAN TUGAS

Pekerjaan/Tugas:

Halaman

dari

Kode:

Bidang Pekerjaan:

Uraian Kegiatan/Fungsi:

 

Posisi dalam struktur organisasi (melapor kepada/bertanggung jawab untuk)

Kondisi kerja/standar kinerja

 

Syarat-syarat Penerimaan Kerja

 

3333377777

jawab untuk) Kondisi kerja/standar kinerja   Syarat-syarat Penerimaan Kerja   3333377777
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

URAIAN TUGAS

Pekerjaan/Tugas: Tukang Batu

Halaman

1

dari

Kode: 712.01 berdasarkan klasifikasi pekerjaan Bidang Pekerjaan: Bangunan dan konstruksi

Uraian Kegiatan/Fungsi:

Tugas tukang batu mencakup: mengevaluasi terhadap kegunaan peralatan tukang batu dan penggunaannya, membongkar dan memasang kembali perancah (steger) untuk bekerja di tempat yang tinggi, mengevaluasi kegunaan bahan bangunan dalam membangun tembok; membaca gambar-gambar teknis dan, dengan pertimbangan mereka sendiri, menentukan posisi elemen-elemen bangunan dalam sebuah gedung, menentukan elemen-elemen sebuah gedung yang didirikan dengan menggunakan teknologi bangunan; survei kuantitas pekerjaan bangunan; menyiapkan mortar bangunan; mendirikan tembok-tembok dengan ketebalan dan bentuk yang berbeda-beda dengan berbagai bahan yang berbeda; mendirikan tembok dengan lubang jendela dan pintu; membangun tembok-tembok dengan saluran asap; pipa gas dan saluran ventilasi; membangun lengkungan pintu, atap berbentuk melengkung dan atap; membangun perlengkapan bangunan yang lebih kuat dan atap datar; membangun lis dan loteng; membangun cerobong asap, membuat peralatan bangunan dengan lubang udara dan lubang diisi dengan bahan insulasi; memasang peralatan pintu dan jendela serta kunci; mengatur arah dan sisi tembok-tembok; memasang insulasi kelembaban, panas dan suara; membongkar konstruksi bangunan; pekerjaan perbaikan dan perawatan; melapisi kategori yang lebih rendah untuk melindungi bagian luar bangunan dari air hujan; menguasai dan memperhatikan peraturan-peraturan keselamatan kerja; mengorganisir pos kerja sesuai dengan persyaratan proses teknologi.

Posisi dalam struktur organisasi (melapor kepada/bertanggung jawab untuk) Melapor kepada manajer situs bangunan. Bertanggung jawab atas pekerjaan para pekerja tambahan

Kondisi kerja/standar kinerja Kondisi kerja: sesuai dengan peraturan yang ada Standar kinerja: sesuai dengan kondisi teknis kinerja dan penerimaan pekerjaan membangun dan merakit

 

Syarat-syarat Penerimaan Kerja Usia di atas 18 tahun. Menyelesaikan sekolah dasar dan pelatihan kerja. Kondisi kesehatan yang baik (ditunjang oleh keterangan medis).

 
sekolah dasar dan pelatihan kerja. Kondisi kesehatan yang baik (ditunjang oleh keterangan medis).   3333388888

3333388888

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

DAFTAR DAN URAIAN UNIT-UNIT MODUL

Pekerjaan/Tugas:

Halaman:

Bidang Pekerjaan:

Tanggal:

No

Judul dan uraian unit modul

Standar

Peralatan yang

kerja

dibutuhkan

3333399999

Pekerjaan: Tanggal: No Judul dan uraian unit modul Standar Peralatan yang kerja dibutuhkan 3333399999
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

DAFTAR DAN URAIAN UNIT-UNIT MODUL

Pekerjaan/Tugas: Membangun Tembok Bidang Pekerjaan: Bangunan dan konstruksi

 

Halaman:

1 dari 5

Tanggal:

28.09.00

No

Judul dan Uraian Unit Modul

Standar

Peralatan yang

kerja

dibutuhkan

1.

Gambar Teknik untuk MEMBANGUN TEMBOK Membedakan berbagai jenis gambar yang terdiri dari dokumentasi, membedakan tanda grafis yang dignakan dalam gambar teknis, mengetahui prinsip menggambar gambar teknis, mengunakan skala, gambar dimensi, membaca gambar, membuat rancangan

PN-B, BN

Alat pengukur, bahan- bahan dan alat-alat untuk menggambar, model pesawat proyeksi

2.

PEMILIHAN BAHAN BANGUNAN Membedakan bahan bangunan dalam pekerjaan bangunan, mengetahui perlengkapan aplikasinya dalam pekerjaan bangunan, mengetahui bagaimana mencari cara untuk menyimpan bahan-bahan bangunan

PN-B, BN

Bahan-bahan bangunan, alat transportasi manual, gerobak

Disetujui ITB,

deskripsi

sistematik

 

perusahaan

pengarang

3.

MENYIAPKAN MORTAR BANGUNAN Membedakan berbagai komponen mortar bangunan, mengetahui cara mendeskripsikan tipe dan aplikasi bebagai mortar, memilih berbagai proporsi komponen untuk berbagai jenis dan susunan mortar, dapat menyebutkan berbagai metode menentukan dosis komponen- komponen, membuat mortar dengan menggunakan metode manual dan mekanik

PN-B

Kontainer berisi lengkung, kotak/kerat, kereta barang, ember, sekop, bor, pengaduk, pipa, layar, keselamatan kerj, peralatan

lengkung, kotak/kerat, kereta barang, ember, sekop, bor, pengaduk, pipa, layar, keselamatan kerj, peralatan 4444400000

4444400000

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

TUJUAN PELATIHAN UNIT MODULAR

Judul dan nomor unit modular:

Pekerjaan

Halaman

dari

SPESIFIKASI TEKNIS

4444411111

UNIT MODULAR Judul dan nomor unit modular: Pekerjaan Halaman dari SPESIFIKASI TEKNIS 4444411111
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
TUJUAN PELATIHAN UNIT MODULAR Judul dan nomor unit modular: Pekerjaan Halaman _1_ dari SPESIFIKASI TEKNIS

TUJUAN PELATIHAN UNIT MODULAR

Judul dan nomor unit modular:

Judul dan nomor unit modular:

Pekerjaan Halaman _1_ dari

Pekerjaan Halaman _1_ dari

Judul dan nomor unit modular: Pekerjaan Halaman _1_ dari SPESIFIKASI TEKNIS Setelah menyelesaikan unit modul ini,

SPESIFIKASI TEKNIS

Setelah menyelesaikan unit modul ini, seorang siswa akan dapat:

Setelah menyelesaikan unit modul ini, seorang siswa akan dapat:

1. Mendefinisikan berbagai tipe dan komponen mortar, sesuai dengan standar PN-90/B-

1. Mendefinisikan berbagai tipe dan komponen mortar, sesuai dengan standar PN-90/B-

14501

sampai 04, PN-75/B-14505, PN-79/b-06711, PN-80/B-3000 sampai 05, BN-76/6715-

16, BN-81/6732-12, BN-75/6733-02.

16, BN-81/6732-12, BN-75/6733-02.
2. Mendefinisikan bagian-bagian mortar dan kegunaannya, sesuai dengan standar PN-90/B-

2. Mendefinisikan bagian-bagian mortar dan kegunaannya, sesuai dengan standar PN-90/B-

14501

sampai 04, PN-5/B-14505.

3. Memilih peralatan dan perlengkapan untuk membuat mortar sesuai dengan persyaratan proses teknologi.

3. Memilih peralatan dan perlengkapan untuk membuat mortar sesuai dengan persyaratan proses teknologi.

4. Mengoperasikan perlengkapan mekanik yang digunakan untuk membuat mortar sesuai dengan instruksi operasi.

4. Mengoperasikan perlengkapan mekanik yang digunakan untuk membuat mortar sesuai dengan instruksi operasi.

5. Mendefinisikan proporsi berbagai komponen sesuai dengan standar yang menggunakan butir 2.

5. Mendefinisikan proporsi berbagai komponen sesuai dengan standar yang menggunakan butir 2.

6. Menakar dosis berbagai komponen mortar dengan menggunakan metode volumetrik dan gravimetrik.

6. Menakar dosis berbagai komponen mortar dengan menggunakan metode volumetrik dan gravimetrik.

7. Membuat mortar secara manual sesuai dengan standar yang disebutkan dalam butir 2.

7. Membuat mortar secara manual sesuai dengan standar yang disebutkan dalam butir 2.

8. Membuat mortar secara mekanik sesuai dengan standar yang disebutkan dalam butir 2.

8. Membuat mortar secara mekanik sesuai dengan standar yang disebutkan dalam butir 2.

9. Menerapkan peraturan-peraturan keselamatan kerja.

9. Menerapkan peraturan-peraturan keselamatan kerja.

sesuai dengan standar yang disebutkan dalam butir 2. 9. Menerapkan peraturan-peraturan keselamatan kerja. 4444422222

4444422222

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

Mencantumkan Tujuan Pelatihan

Maksud:

Untuk mengukur/merupakan alasan untuk melaksanakan kegiatan pelatihan.

Untuk menyampaikan kepada peserta pelatihan apa yang dapat mereka harapkan dari sesi- sesi pelatihan

Panduan untuk mengembangkan tujuan

Batasi jumlah tujuan. Apabila terlalu banyak, tujuan akan cenderung terlalu rinci.

Mulailah dengan kata kerja - identifikasi tindakan dan perilaku yang akan diliput peserta pelatihan

Bersikap realistis mengenai apa yang Anda miliki, waktu dan bahan yang akan disampaikan.

Jangan menjanjikan hal-hal yang tidak dapat Anda jamin.

Gunakan tujuan untuk berterus terang mengenai apa yang akan dan apa yang tidak akan Anda berikan.

Definisi Tujuan - hal-hal yang akan dicapai Hasil - Dampak atau hasil dari suatu kegiatan atau acara.

Definisikan Tujuan dari Hasil dengan Jelas

Apakah tujuan Anda

Khusus

Terukur

Dapat dicapai

Realistis

Terikat waktu

Apakah hal-hal tersebut di atas sejalan dengan Sasaran Unit?

Apakah hasil dapat menjadi bukti pencapaian tujuan?

4444433333

hal-hal tersebut di atas sejalan dengan Sasaran Unit? Apakah hasil dapat menjadi bukti pencapaian tujuan? 4444433333
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

LEMBAR ANALISIS UNIT MODUL

Judul dan nomor unit modul:

Pekerjaan:

Bidang pekerjaan:

No

Langkah-langkah kerja

Standar/

Keterampilan

Bidang

Norma

P

I

S

Keterampilan: P - Psikomotorik, I - Intelektual, S- Sikap

Keterampilan Bidang Norma P I S Keterampilan: P - Psikomotorik, I - Intelektual, S- Sikap 4444444444

4444444444

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

LEMBAR ANALISIS UNIT MODUL

Judul dan nomor unit modul:

Pekerjaan:

Bidang pekerjaan:

No

Langkah-langkah kerja

Standar/

Keterampilan

Bidang

Norma

P

I

S

1.

Mendefinisikan bagian- bagian mortar dan kegunaannya

PN, BN

Mendefinisikan berbagai tipe dan komponen mortar. Menyebutkan karakter bagian-bagian mortar dan kegunaannya

 

x

 

2.

Menakar dosis berbagai komponen mortar dengan menggunakan metode volumetrik dan gravimetrik

PN, BN

Menentukan bagian berbagai komponen mortar. Menakar dosis berbagai komponen mortar dengan menggunakan metode volumetrik dan/atau gravimetrik

x

xx

3.

Memilih alat dan perlengkapan untuk membuat mortar

Peraturan

Membedakan dan menyebutkan karakter berbagai peralatan dan perlengkapan untuk membuat mortar

x

keselamatan

kerja

4.

Mengoperasikan alat-alat untuk persiapan mekanik mortar.

Instruksi

Mengoperasikan alat- alat untuk persiapan mekanik mortar, pengoperasian sesuai dengan instruksi, menyelesaikan pekerjaan dengan alat- alat. Merawat peralatan. Mendiagnosa dan membuat perbaikan kecil.

x

xx

operasi

Peraturan

 

keselamatan

kerja

Keterampilan: P - Psikomotorik, I - Intelektual, S- Sikap

4444455555

Peraturan   keselamatan kerja Keterampilan: P - Psikomotorik, I - Intelektual, S- Sikap 4444455555
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
TABEL ACUAN UNIT MODUL DAN UNIT INSTRUKSI 1 2 Bidang pekerjaan: 3 Pekerjaan: Judul UM:
TABEL ACUAN UNIT
MODUL DAN UNIT INSTRUKSI
1
2
Bidang pekerjaan:
3
Pekerjaan:
Judul UM:
No.
halaman
dari
CATATAN: 1. Kategori Utama
2.
Sub-kategori 3.Unit Instruksi
4.
Langkah-langkah tugas
4
4444466666
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

TABEL ACUAN UNIT MODUL DAN UNIT INSTRUKSI

1

 

2

 

01

 

02

03

04

05

Bidang pekerjaan:

3

   

pakaian kerja dan perlengkapan

Perlindungan pribadi

perlindungan

             

Bangunan dan konstruksi Pekerjaan:

Membangun tembok Judul UM: Menyiapkan mortar bangunan No. UM3

halaman _1_ dari _1_

pengoperasian

kerja dalam

dan perlengkapan

Keselamatan di tempat kerja

Membuat mortar secara manual

Membuat mortar secara mekanik

Menakar dosis mortar

Bahan-bahan mortar

Alat-alat khusus dan bantuan

CATATAN: 1. Kategori Utama

2.

4.

Sub-kategori 3.Unit Instruksi

Langkah-langkah tugas

 

Keselamatan

peralatan

berbagai

Alat pengukur

 

4

P3K

1. Mendefinisikan bagian-bagian mortar dan kegunaannya

           

x

x

   

2. Menakar dosis berbagai komponen mortar dengan menggunakan metode volumetrik dan gravimetrik

       

x

x

x

 

x

 

3. Memilih alat dan perlengkapan untuk membuat mortar

               

x

x

4. Mengoperasikan alat-alat untuk persiapan mekanik mortar.

           

x

     

x

5. Membuat mortar secara manual

         

x

         

6. Membuat mortar secara mekanik

           

x

       

7. Menerapkan peraturan-peraturan keselamatan kerja

 

#

#

#

#

           

4444477777

peraturan-peraturan keselamatan kerja   # # # #             4444477777
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
Kode : UNIT INSTRUKSI Judul UI: Tanggal terbit: Halaman Tujuan dari Pekerjaan: Bidang Pekerjaan: Disusun
Kode :
UNIT INSTRUKSI
Judul UI:
Tanggal terbit:
Halaman
Tujuan
dari
Pekerjaan:
Bidang Pekerjaan:
Disusun oleh:
Bantuan, bahan, perlengkapan
pelatihan
Persyaratan
Keselamatan
No.
Instruksi Kunci
Metode
Jumlah
Hal/Uraian
Sumber
Tugas
Pemeriksaan
Kemajuan
Bahan-bahan
yang
dibagikan
Instruksi Kunci Metode Jumlah Hal/Uraian Sumber Tugas Pemeriksaan Kemajuan Bahan-bahan yang dibagikan 4444488888

4444488888

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI
Kode : UNIT INSTRUKSI 712 0J S0 0 15 Judul UI: Resep mortar bangunan Tanggal
Kode :
UNIT INSTRUKSI
712
0J
S0
0
15
Judul UI: Resep mortar bangunan
Tanggal terbit:
Halaman
Tujuan:
dari
Pekerjaan: Membangun tembok
Bidang Pekerjaan:
Bangunan dan konstruksi
Setelah menguasai
unit instruksi ini,
seorang peserta
akan dapat
mempresentasikan
resep mortar dan
metode untuk
menakar dosis
sebagai komponen
Disusun oleh:
Bantuan, bahan, perlengkapan
pelatihan
Persyaratan
Keselamatan
No.
Instruksi Kunci
Metode
Jumlah
Hal/Uraian
Sumber
1.
Berbagai bagian dan
komponen untuk suatu
tipe tertentu dan
membuat mortar:
Demon-
Bahan-bahan
Toko
Unit
strasi
bangunan:
instruksi
Pengikat
yang
Pengisi Air
terpisah
-
Mortar lime
-
Mortar semen
-
Mortar semen-lime
-
Mortar gips
Tugas
-
Mortar semen-tanah
liat
Lampiran
-
Mortar dengan bahan
kimia
No. 1
2.
Metode menakar dosis:
Latihan
7
Perlengkapan
Toko
Pemeriksaan
gravimetrik dan
perangkat
dan peralatan:
Kemajuan
volumetrik
- Kotak
Lampiran
- Pengukur
No. 2
- Ember
- Gerobak
Bahan-bahan
yang
dibagikan
Lampiran
No. 3

4444499999

- Kotak Lampiran - Pengukur No. 2 - Ember - Gerobak Bahan-bahan yang dibagikan Lampiran No.
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Unit Instruksi

Unit-Unit Pelatihan adalah bentuk rencana pelatihan yang akan digunakan bersama dengan bahan instruksi lain yang sesuai

Ujian Kinerja

UM

dengan bahan instruksi lain yang sesuai Ujian Kinerja UM Ujian Akhir Ujian Ujian UM1 UM2 Tahap
dengan bahan instruksi lain yang sesuai Ujian Kinerja UM Ujian Akhir Ujian Ujian UM1 UM2 Tahap

Ujian

Akhir

Ujian Ujian UM1 UM2 Tahap 1 Tahap 2 Ujian Ujian UM3 UM4 Tahap 3 Tahap
Ujian
Ujian
UM1
UM2
Tahap 1
Tahap 2
Ujian
Ujian
UM3
UM4
Tahap 3
Tahap 4
UJIAN
AKHIR
Ujian Akhir Ujian Ujian UM1 UM2 Tahap 1 Tahap 2 Ujian Ujian UM3 UM4 Tahap 3

5555500000

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI

UJIAN KINERJA

Judul dan nomor unit modul:

Pekerjaan

Bidang pekerjaan:

Halaman

Disusun oleh:

Tanggal:

dari

Daftar bahan-bahan ujian untuk menilai kinerja peserta pelatihan

Ya Tidak
Ya
Tidak

5555511111

Halaman Disusun oleh: Tanggal: dari Daftar bahan-bahan ujian untuk menilai kinerja peserta pelatihan Ya Tidak 5555511111
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

UJIAN KINERJA

Judul dan nomor unit modul:

Halaman _1_ dari _1_

Menyiapkan mortar bangunan - UM3 Pekerjaan:

Disusun oleh:

Membangun tembok Bidang pekerjaan: Bangunan dan konstruksi

Tim Polandia Tanggal: Maret 1999

Daftar bahan-bahan ujian untuk menilai kinerja peserta

 

Dengan menggunakan instruksi dan standar bangunan yang benar, siswa dapat:

Ya

Tidak

1. Menyebutkan berbagai jenis mortar bangunan

2. Menguraikan bagian-bagian dan kegunaan dari berbagai jenis mortar bangunan

3. Memberikan resep membuat mortar

4. Menguraikan cara-cara menakar komponen-komponen mortar, gravimetrik dan volumetrik

5. Memilih alat-alat dan perlengkapan yang benar untuk membuat mortar

6. Menyiapkan tempat kerja yang benar untuk pembuatan mortar secara benar

7. Membuat mortar secara manual

8. Menyiapkan tempat kerja yang benar untuk membuat mortar secara mekanik

9. Mengoperasikan pengaduk konkrit atau pengaduk

10. Menerapkan peraturan keselamatan kerja

mekanik 9. Mengoperasikan pengaduk konkrit atau pengaduk 10. Menerapkan peraturan keselamatan kerja 5555522222

5555522222

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIXIXIXIXI
 

DAFTAR PERLENGKAPAN

 
 

Judul dan nomor unit modul:

 

Halaman _1_ dari _1_

Menyiapkan mortar bangunan - UM3 Pekerjaan:

Disusun oleh:

Membangun tembok Bidang pekerjaan: Bangunan dan konstruksi

Tim Polandia Tanggal: Maret 1999

No

Kategori dan jenis perlengkapan

Jumlah

Penyalur

 

PERLENGKAPAN PELINDUNG

   

1.

Pakaian pelindung - celana, kemeja, helm pelindung, sarung tangan, sepatu boots dengan sol keras untuk bekerja, kacamata pelindung

 

7

set

Toko

2.

Kotak P3K dengan obat-obatan

1

buah

Toko

3.

Seperangkat tanda peringatan

1 set

Toko

4.

Keselamatan kerja dan perlindungan dari kebakaran

1 set

Toko

5.

Lemari pakaian

7

buah

Toko

ALAT PENGUKUR

 

1.

Kotak pengukur untuk mortar

7

buah

Toko

PERLENGKAPAN KERJA

 

1.

Pengaduk mortar 150 1

1

buah

Toko

2.

Pengeduk konkrit 100 1

1

buah

Toko

3.

Kabel sambungan (3 fase) sepanjang 50 m

2

buah

Toko

4.

Gerobak logam untuk mengangkat mortar

7

buah

Toko

5.

Bor listrik untuk mencampur mortar

3

set

Toko

6.

Pipa untuk mortar

7

buah

Toko

7.

Kontainer untuk sampah

2

buah

Toko

8.

Saringan pasir

3

buah

Toko

9.

Pengaduk gips

2

buah

Toko

5555533333

2 buah Toko 8. Saringan pasir 3 buah Toko 9. Pengaduk gips 2 buah Toko 5555533333
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi 5555544444

5555544444

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIIXIIXIIXIIXII

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KompetensiKompetensiKompetensiKompetensiKompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kkkkkeeeee-----XIIXIIXIIXIIXII 8

PPPPPeraneraneraneraneran PPPPPelatihelatihelatihelatihelatih dandandandandan PPPPPesertaesertaesertaesertaeserta PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan

Dari Nol hingga Kompeten - Bagaimana Caranya?

Melalui program studi diikuti dengan penilaian pada saat melakukan pelatihan sambil bekerja

Dengan pelatihan sambil bekerja + pelatihan yang diberikan di luar perusahaan

Dengan mengikuti program penuh waktu di pusat pelatihan

KOMPETENSI
KOMPETENSI

Dengan pelatihan sambil bekerja + pelatihan yang diberikan di perusahaan

Melalui pengakuan terhadap pelatihan yang sebelumnya pernah diikuti

Sebagian melalui pengakuan terhadap pelatihan yang diikuti sebelumnya + sebagian lagi melalui pelatihan sambil bekerja

Apa yang Diperlukan Peserta Pelatihan?

Belajar dan praktek

Menunjukkan kemampuan

Memberikan dukungan, bantuan dan nasehat

8 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland

8 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland 5555555555

5555555555

8 Gianni Rosas Departemen Pengembangan Keterampilan Kantor Perburuhan Internasional (ILO) Jenewa - Switzerland 5555555555
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Tanggung Jawab Peserta Pelatihan

• Mengenali apa yang pernah diketahuinya

• Tahu kapan ia harus mempraktekkan apa yang telah dipelajarinya

• Tahu kesempatan untuk mengumpulkan “bukti” dan menyimpannya

• Tahu kapan ia siap dinilai

• Tahu kapan ia perlu bantuan

Peserta pelatihan perlu belajar BAGAIMANA caranya mengembangkan tanggung jawab ini

Mencapai Fleksibilitas

mengembangkan tanggung jawab ini Mencapai Fleksibilitas Permintaan peserta pelatihan akan adanya peningkatan

Permintaan peserta pelatihan akan adanya peningkatan fleksibilitas

KEKAKUAN

FLEKSIBILITAS

KEKAKUAN FLEKSIBILITAS Berkelanjutan (kontinum)
KEKAKUAN FLEKSIBILITAS Berkelanjutan (kontinum)

Berkelanjutan (kontinum)

Meningkatnya kebutuhan akan pendekatan yang seluruhnya bertumpu pada pusat sistem dan prosedur yang terpusat dikombinasikan dengan

sistem dan prosedur yang terpusat dikombinasikan dengan Pilihan kurikulum yang luas dan fleksibel - Mempelajari
sistem dan prosedur yang terpusat dikombinasikan dengan Pilihan kurikulum yang luas dan fleksibel - Mempelajari

Pilihan kurikulum yang luas dan fleksibel

- Mempelajari unit-unit kejuruan yang berbeda

- Peserta pelatihan merancang program studi sendiri (dengan bantuan dan bimbingan)

- Peserta pelatihan menentukan sendiri cara kehadiran yang dikehendakinya

- Peserta pelatihan menentukan sendiri berapa lama ia akan menyelesaikan studinya

Bagaimana Mencapai Fleksibilitas

• Pekerja dilatih untuk:

– Menyampaikan strategi belajar dan mengajar yang fleksibel

– Membedakan kebutuhan masing-masing peserta pelatihan

– Melakukan penilaian awal terhadap kebutuhan peserta pelatihan

– Memberikan dukungan kepada peserta pelatihan dan membantu perkembangan mereka

• Yang diperlukan peserta pelatihan: orientasi yang ketat untuk membantu mengembangkan tanggung jawab peserta pelatihan.

peserta pelatihan: orientasi yang ketat untuk membantu mengembangkan tanggung jawab peserta pelatihan. 5555566666

5555566666

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIIXIIXIIXIIXII

Strategi yang Fleksibel

Lebih menekankan upaya memudahkan daripada upaya memberikan perintah/ pengarahan

Merundingkan kurikulum dengan peserta pelatihan dan menetapkan sasaran

Memantau dan mengkaji ulang kemajuan yang telah dicapai

Mengelola lingkungan tempat berlangsungnya lokakarya pelatihan

Bekerja di tempat yang jauh

Manajemen Perlu:

Melakukan investasi di bidang sumber daya pekerja, peralatan, lingkungan, bahan

Bersikap fleksibel dalam mengatur waktu pekerja

Membuat kerangka, sistem dan prosedur yang berkualitas dan jelas

Menciptakan prasarana yang fleksibel

Bekerja dengan mitra kerja lain di tingkat strategi dan memudahkan cara kerjanya

Keuntungan: Siapa Pihak-pihak terkait?

Sektor Pengusaha Guru/Pelatih Pelatih/ Peserta Penasehat Pelatihan Rekan-rekan Ekonomi Keluarga Penilai
Sektor
Pengusaha
Guru/Pelatih
Pelatih/
Peserta
Penasehat
Pelatihan
Rekan-rekan
Ekonomi
Keluarga
Penilai
Komunitas
Masyarakat

5555577777

Pelatih/ Peserta Penasehat Pelatihan Rekan-rekan Ekonomi Keluarga Penilai Komunitas Masyarakat 5555577777
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi
BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi 5555588888

5555588888

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIIXIIXIIXIIXII

KeterampilanKeterampilanKeterampilanKeterampilanKeterampilan IntiIntiIntiIntiInti yangyangyangyangyang DibutuhkDibutuhkDibutuhkDibutuhkDibutuhkananananan untukuntukuntukuntukuntuk BekBekBekBekBekerjaerjaerjaerjaerja

Tinjauan terhadap Penyajian

Mengapa pengetahuan dan keterampilan itu penting

Meningkatnya tuntutan keterampilan

Dibutuhkan keterampilan yang tidak saja lebih tinggi tetapi juga berbeda

Mengapa keterampilan pokok yang dibutuhkan untuk bekerja perlu dijadikan pusat perhatian

Beberapa contoh program keterampilan pokok yang dibutuhkan untuk bekerja

Pertanyaan-pertanyaan untuk kelompok kerja

Pendidikan Dasar, Kemampuan Baca Tulis dan

Mengapa di seluruh dunia terdapat lebih dari 800 juta orang yang buta huruf

Mengapa setiap satu dari empat perempuan di dunia buta huruf

Bahkan di negara-negara angota OECD yang tergolong maju sekalipun, ternyata 8 hingga 25% pekerja dewasa hanya mempunyai “kemampuan baca tulis yang amat minim (tingkat dasar), sehingga mereka mengalami kesulitan dalam mengatasi tuntutan pengetahuan dan informasi yang semakin meningkat dewasa ini”.

Adanya perbedaan antara keterampilan dan pengetahuan

Pendidikan Dasar, Kemampuan Baca Tulis dan Keterampilan Inti yang Dibutuhkan

Merupakan persyaratan mendasar untuk kemajuan ekonomi dan sosial

Pendidikan untuk semua: mencapai pendidikan dasar secara universil pada tahun 2015

Meletakkan landasan yang kokoh guna menciptakan kemampuan untuk mendapatkan pekerjaan dengan mengembangkan keterampilan inti yang dibutuhkan untuk bekerja dengan skema pendidikan keterampilan dari sekolah ke lapangan kerja

5555599999

inti yang dibutuhkan untuk bekerja dengan skema pendidikan keterampilan dari sekolah ke lapangan kerja 5555599999
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi

Mengapa Pengetahuan dan Keterampilan Penting?

Contoh: Kontribusi faktor-faktor yang berbeda terhadap pertumbuhan ekonomi

1,2 1 0,8 Pencapaian akademis 0,6 Pengaruh perdagangan Perubahan inflasi 0,4 0,2 Peran investasi Pertumbuhan
1,2
1
0,8
Pencapaian akademis
0,6
Pengaruh perdagangan
Perubahan inflasi
0,4
0,2
Peran investasi
Pertumbuhan populasi
Ukuran pemerintahan
0
-0,2

Tingkat pertumbuhan GDP tahunan per kapita rata-rata (1980 - 1990)

Peningkatan Kebutuhan Tenaga Kerja Terampil

Pengetahuan berdasarkan ekonomi menciptakan permintaan atas tenaga kerja yang mempunyai keahlian yang lebih tinggi dan dapat beradaptasi

Banyak pekerja tidak mempunyai kemampuan baca tulis dan keahlian fungsional yang diperlukan oleh pengetahuan ekonomi

Pekerja tingkat rendah mendukung perkembangan keahlian tenaga kerja di beberapa negara Kemampuan terbatas untuk mengenali keterampilan pekerja membatasi kapasitas adaptasi dari tenaga kerja

Mengapa Dibutuhkan Keterampilan yang Tidak Saja Lebih Tinggi tetapi juga Berbeda?

Karena organisasi kerja telah berubah

- Organisasi tradisional berdasarkan perintah dari atas dan organisasi pengawas telah bergeser ke organisasi berdasarkan proses yang lebih fleksibel

dari atas dan organisasi pengawas telah bergeser ke organisasi berdasarkan proses yang lebih fleksibel 6666600000

6666600000

PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis
PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi (PBK)(PBK)(PBK)(PBK)(PBK) SesiSesiSesiSesiSesi kekekekeke-----XIIXIIXIIXIIXII

Karena meningkatnya pengetahuan dan keterampilan

- Perkembangan teknologi secara pesat

- Munculnya industri di bidang jasa

Karena mobilitas dan kemampuan menyesuaikan diri dari pekerja

- Banyak pekerjaan tradisional yang menghilang

- Cepat ketinggalan zamannya keterampilan yang dimiliki

• Persiapan untuk bekerja

Intensitas Keterampilan Ekonomi yang Melaju dengan Pesat di Semua Bidang

Pekerjaan di bidang Ilmu Pengetahuan dan Manajemen sebagai bagian dari pekerjaan secara keseluruhan, 1971-1996 - Canada

(%)

35

30

25

20

15

10

5

0

1971 - 1996 Pertambangan Konstruksi Transportasi Perdagangan Keuangan
1971 - 1996
Pertambangan
Konstruksi
Transportasi
Perdagangan
Keuangan

6666611111

- Canada (%) 35 30 25 20 15 10 5 0 1971 - 1996 Pertambangan Konstruksi
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan
LLLLLokakaryaokakaryaokakaryaokakaryaokakarya PPPPPelatihanelatihanelatihanelatihanelatihan BerbasisBerbasisBerbasisBerbasisBerbasis KKKKKompetensiompetensiompetensiompetensiompetensi