Anda di halaman 1dari 4

NAMA : VIVI SRI YUNI

NPM : 11-033

KASUS VIGGNETTE EXODOSIA(PADANG 2014/2015)


1. Seorang pasien laki-laki berusia 23 tahun datang ke RSGM Baiturrahmah, dengan
keluhan sakit gigi geraham kecil bagian atas kanan dan pasien ingin dilakukan
pencabutan, dari anamnesa pasien menderita sinusitis, dokter gigi melakukan
pemeriksaan intra oral dan di dapatkan gigi mobility grade 1, OH pasien sedang,
Apa kontra indikasi pencabutan dari kasus pasien di atas?
a. Faktor lokal, sinusitis dan gigi mob grade 1
b. Faktor lokal dan faktor sistemik
c. Faktor lokal dan gigi mobility grade 1
d. Faktor lokal, faktor sistemik dan sinusitis
Jawaban : c. faktor lokal dan mobility grade 1
2. Seorang pasien laki-laki berusia 25 tahun datang ke RSGM Baiturrahmah dengan
keluhan nyeri pasca pencabutan gigi geraham bawah kanan, 3 hari sebelumnya pasien
telah dilakukan pencabutan gigi 46 oleh dokter gigi, dokter gigi malakukan
pemeriksaan intra oral dan terlihat didaerah beskas pencabutan terlihat kotor, mulut
berbau dan pasien merasakan nyeri. Apakah diagnosa dari kasus diatas?
a. Akar gigi yang tertinggal
b. Periodontitis
c. Gingivitis
d. Dry soket
Jawaban : d. dry soket
3. Seorang pasien perempuan berusia 26 tahun datang ke RSGM Baiturrahmah dengan
keluhan mulut berbau pasca pencabutan gigi geraham bawah kiri, dokter gigi
mendiagnosa pasien mengalami dry soket pada gigi 36, apakah tindakan perawatan
yang akan dilakukan oleh dokter gigi pada paien diatas?
a. Pemberian antibiotik
b. Melakkan kuretase apical
c. Perawatan OH hygiene
d. Melakukan insisi apical
Jawaban : b. melakukan kuretase apical

4. Rianti mahasiswa ko-ass tahun pertama melakukan tindakan pencabutan gigi geraham
kiri bawah pada pasien laki-laki berusia 24 tahun, dari anamnesa pasien menderita
sinusitis, OH pasin sedang, setelah dilakukan pencabutan gigi 36 oleh mahasiswa koass, Apakah tindakan yang akan dilakukan setelah tindakan pencabutan tersebut?
a. Pemberian edukasi perawatan
b. Memberitahuan hal-hal yang tidak boleh dilakukan
c. Mengintruksikan pasien untuk mengigitkan tampon
d. Pemberian keterangan biaya perawatan
Jawaban c. menginturksikan pasien untuk mengigikan tampon

5. Ratna seorang mahasiswa ko-ass tahun pertama ingin melakukan tindakan


pencabutan gigi geraham bawah kanan pada pasien laki-laki berusia 45 tahun, dari
anamnesa pasien memiliki penyakit sistemik yang tak terkontol, OH pasien sedang,
apakah komplikasi pencabutan pada pasien di atas?
a. Perdarahan yang banyak
b. Fraktur tulang rahang
c. Dry soket
d. Xerostomia
Jawaban : a. perdarahan yang banyak
6. Rudi seorang mahaisswa ko-ass tahun pertama akan melakukan tindakan pencabutan
gigi geraham atas pada pasien perempuan beruasia 30 tahun, dari anamnesa pasien
tidak ada memiliki penyakit sistemik, pemeriksaan intra oral di dapatkan gigi 26
mobility grade 2, OH sedang, dan dari pemeriksaan rudi memutuskan untuk
dilakukan pencabutan dengan mengunakan tang atau elevator. Apakah metode
pencabutan yang digunakan oleh rudi tersebut?
a. Metode trans-alveolar
b. Metode intra-alveolar
c. Metode forceps extraction
d. Metode bedah rahang mandibula
Jawaban : b. metode intra-alveolar

7. Seorang pasien laki-laki berusia 37 tahun datang ke RSGM Baiturrahmah dengan


keluhan ingin melakukan pencabutan gigi geraham bawah kanan, dari anamnesa
pasien menderita sinusitis, dari pemeriksaan dokter gigi 36 gigi mobility grade 2, OH
pasien sedang dan dari hasil rotgen telihat akar gigi 36 dilaserasi, dari pemeriksaan
yang telah dilakukan dokter gigi metoda pakah yang baik untuk tindakan pencabutan
gigi pasien diatas?
a. Metode trans-alveolar
b. Metode intra-alveolar
c. Metode forceps extraction
d. Metode bedah rahang mandibula
Jawaban : a. metode trans-alveolar
8. Seorang pasien perempuan berusia 28 tahun datang ke RSGM Baiturrahamah pasca
kecelakaan lau lintas beberapa jam yang lalu, dari anamnesa pasien tidak ada
memiliki penyakit sistemik, dokter gigi melakukan pemeriksan intra oral didapatkan
gigi 26 mobility grade 2, OH sedang, dari hasil rotgen telihat garis melintang pada
tulang rahang maxilla bagian kiri (fraktur pada eleen edentolus), apakah klasifikasi
dari fraktur prosesus alvelaris menurut Per Clark?
a. Kelas 1, fraktur pada segmen edentulous
b. Kelas 2, fraktur pada segmen dentulous dengan sedikit perubahan posisi
c. Kelas 3, fraktur pada segmen dentulous dengan sedang-berat perubahn posisi
d. Kelas 4, fraktur processus alveolaris. Terdapat satu atau lebih garis fraktur dengan
fraktur pada tulang facial penyangga gigi
Jawaban a. Kelas 1, fraktur pada segmen edentulous
9. Seorang pasien perempuan berusia 28 tahun datang ke RSGM Baiturrahamah pasca
kecelakaan lau lintas beberapa jam yang lalu, dari anamnesa pasien tidak ada
memiliki penyakit sistemik, dokter gigi melakukan pemeriksan intra oral didapatkan
gigi 26 mobility grade 2, OH sedang, dari hasil rotgen telihat garis melintang pada
tulang rahang maxilla bagian kiri (fraktur pada elemen edentolus). Apa perawatan
dari fraktur prosesus alvelaris?

a.
b.
c.
d.

Perawatan premedikasi
Perawatan prebedah
Perawatan medikasi dan perawatan bedah
Perawatan medikasi
Jawaban. c. perawatan medikasi dan perawatan bedah
10. Seorang pasien perempuan berusia 28 tahun datang ke RSGM Baiturrahamah pasca
kecelakaan lau lintas beberapa jam yang lalu, dari anamnesa pasien tidak ada
memiliki penyakit sistemik, dokter gigi melakukan pemeriksan intra oral didapatkan
gigi 26 mobility grade 2, OH sedang, dari hasil rotgen telihat garis melintang pada
tulang rahang maxilla bagian kiri (fraktur pada elemen edentolus). Dokter melakukan
perawatan bedah, Bagaimana cara perawatan bedah dari fraktur prosesus alvelaris?
a. menggerakkan segmen yang fraktur dengan finger manipulation, periksa
hubungan oklusal, lalu fiksasi, kemudian stabilisasi segmen yang fraktur
tersebut selama 4 minggu
b. mengerakkan segmen yang fraktur dengan tang ekstraksi, periksa hubungan
oklusal, lalu Stabilisasi segmen yang fraktur tersebut selama 4 minggu
c. mengerakkan segmen ynag fraktur dengan splint, , periksa hubungan oklusal,
lalu fiksasi, kemudian stabilisasi segmen yang fraktur tersebut selama 4
minggu
d. menggerakkan segmen yang fraktur dengan tang ekstraksi, periksa hubungan
oklusal, lalu fiksasi, kemudian stabilisasi segmen yang fraktur tersebut selama
3 minggu
Jawaban : a. menggerakkan segmen yang fraktur dengan finger manipulation,
periksa hubungan oklusal, lalu fiksasi, kemudian stabilisasi segmen yang
fraktur tersebut selama 4 minggu