Anda di halaman 1dari 3

Penyebab Penyakit Demam Berdarah

Penyebab demam berdarah semakin meningkat dapat disebabkan oleh beberapa


faktor predisposisi antara lain :

Mutasi Nyamuk Aedes Aegypti (nyamuk demam berdarah) Vektor


Primer Virus Demam Berdarah

Virus Dengue mentransmisikan terutama melalui gigitan dari nyamuk Aedes


aegypti. Setelah penularan melalui gigitan nyamuk, virus dengue terinkubasi
selama tiga sampai empat belas hari. Dengue kemudian menyebabkan sakit mirip
flu dan nyeri, demam tinggi, kehilangan nafsu makan, sakit kepala dan ruam.
Permeabilitas vaskular dan kegagalan peredaran darah ciri bentuk yang paling
parah pada infeksi dengue. Mutasi yang terjadi semakin meningkatkan faktor
resiko penyebab demam berdarah apalagi mereka yang rentan, yaitu orang yang
memiliki daya tahan tubuh rendah.

Jenis Kelamin, ras dan usia Faktor predisposisi untuk Demam Berdarah
Dengue

Berdasarkan penelitian, orang yang berkulit putih mungkin menghadapi resiko


lebih besar dari kulit hitam untuk demam berdarah dengue.Dengan riwayat infeksi
dengue sebelumnya berada pada risiko komplikasi tinggi dari bentuk parah
demam berdarah dengue (DBD) dan dengue shock syndrome (DSS). Bayi dengan
perlindungan antibodi ibu mungkin mengalami kondisi demam ringan dibedakan
ketika terinfeksi dengan serotipe yang sama. Namun, antibodi ibu tempat bayi
berisiko lebih besar menyebabkan komplikasi dari infeksi dengan serotipe lain.
Usia merupakan faktor risiko dimana kebanyakan kematian terjadi pada anak di

bawah usia 15. Jenis kelamin termasuk faktor risiko komplikasi parah. Perempuan
cenderung untuk memiliki riwayat parah dari demam berdarah daripada laki-laki.
Sudah menjadi

rahasia

umum

bahwa penularan

virus

aedes

aegypty

adalah penyebab demam berdarah yang utama sehingga membunuh atau


setidaknya menghindari vector utama ini adalah jalan yang terbaik yang dapat kita
tempuh. Program yang digalakkan pemerintah yaitu 3 M adalah salah satu hal
yang bisa kita lakukan untuk membasmi penyakit demam berdarah dengue ini
(Rosdiana, 2011).
Faktor Lingkungan Penyebab Demam Berdarah
Perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor
fisik lingkungan dan jumlah penduduk. Jumlah kasus DBD menunjukkan
kecenderungan meningkat baik dalam jumlah, maupun luas wilayah yang
terjangkit.

Meningkatnya jumlah kasus serta bertambahnya wilayah yang

terjangkit DBD, disebabkan karena semakin meningkatnya jumlah penduduk,


adanya pemukiman baru ditunjang dengan kurang optimalnya pengelolaan
lingkungan. Daerah perkotaan merupakan wadah distribusi Aedes aegypti,
nyamuk ini berkembangbiak terutama di dalam rumah dan menyukai darah
manusia sebagai makanannya. Daerah dengan kepadatan penduduk tinggi disertai
distribusi nyamuk yang tinggi, potensi transmisi virus meningkat. Selain itu,
permukiman yang padat menyebabkan menurunnya kualitas permukiman,
menghambat aliran air, cahaya, dan udara sehingga menyebabkan nyamuk Aedes
aegypti berkembangbiak dengan cepat.

Sungai merupakan tempat yang berpotensi sebagai habitat nyamuk. Sebab pada
umumnya aliran sungai yang berada di kota memiliki aliran yang lambat,
disamping itu sungai yang mengalir pada daerah perkotaan banyak mengandung
sampah. Kondisi aliran sungai yang menjadi genangan, aliran terhambat karena
adanya sampah dipinggiran sungai. Berbagai jenis sampah yang tidak ikut
terbawa arus akan diendapkan di sepanjang aliran sungai. Nyamuk Aedes aegypti
menyukai air yang tergenang sebagai tempat berkembangbiak, nyamuk menyukai
daerah sekitar sungai bahkan disungai itu sendiri. Semakin dekat jarak
permukiman terhadap sungai maka akan semakin rentan terhadap penyakit demam
berdarah (Teguh, 2007).

DAFTAR PUSTAKA
Rosdiana.

2011.

Penyebab

Demam

Berdarah.

http://www.kesehatan123.com/793/beberapa-penyebab-demamberdarah/
Teguh Widiyanto. 2007. KAJIAN MANAJEMEN LINGKUNGAN TERHADAP
KEJADIAN

DEMAM

BERDARAH

PURWOKERTO JAWA TENGAH

DENGUE

(DBD)

(Tesis).

http://eprints.undip.ac.id/17910/1/TEGUH_WIDIYANTO.pdf

DI

KOTA

Anda mungkin juga menyukai