Anda di halaman 1dari 86

0 Dewi Retnaningati 0 Muhammad Luthfi Hidayat

PEGANGAN GURU

BIOLOGI
Kau bisa membayar orang untuk mengajar, tetapi kau tidak bisa membayar mereka
untuk peduli.
1
Marva Collins

untuk

S MA/MA

Biologi Kelas X I

Silabus

Biologi Kelas X I

Silabus

Biologi Kelas X I

Silabus

Silabus

B i o l o g i K e l a s XI

Silabus

Biologi Kelas XI

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


Bab IV Sistem Gerak
Sekolah

: ..................

Kelas/Semester : XI/1
Mata Pelajaran : Biologi Alokasi
Waktu : 8 45 menit
Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/ penyakit
yang mungkin terjadi, serta implikasinya pada Salingtemas.
Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang
dapat terjadi pada sistem gerak manusia.
Indikator Pencapaian Kompetensi

Mendeskripsikan fungsi rangka pada manusia.

Mengidentifikasi jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia.

Melakukan percobaan pengamatan terhadap struktur jaringan penyusun tulang keras.

Mendeskripsikan urutan proses pembentukan tulang.

Mengidentifikasi jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia.

Melakukan percobaan untuk membandingkan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung.

Mengidentifikasi jenis-jenis gerak pada manusia.

Mengidentifikasi berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia.

Mendata berbagai contoh teknologi kedokteran yang berhubungan dengan sistem gerak pada manusia.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
1. menjelaskan fungsi rangka pada manusia;
2. menyebutkan jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia;
3. menjelaskan struktur tulang (tulang keras dan tulang rawan) pada manusia;
4. menjelaskan urutan proses pembentukan tulang;
5. mengidentifikasi jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia;
6. menjelaskan perbedaan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung pada manusia;
7. menjelaskan jenis-jenis gerak pada manusia;
8. menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia; serta
9. menjelaskan salah satu contoh teknologi kedokteran yang berhubungan dengan sistem gerak pada manusia.
Nilai pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa: kreatif dan gemar membaca
Materi Pembelajaran Sistem
Gerak pada Manusia
Metode Pembelajaran
1. Model Pembelajaran
a. Cooperative Learning (CL)
b. Direct Instruction (DI)
2. Metode
a. Tanya jawab
b. Diskusi
c. Praktikum
Langkah-Langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama 1.
Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Motivasi
Meminta siswa untuk menyebutkan organ-organ penyusun sistem gerak pada manusia.

Renc ana Pel ak sanaan P embel aj aran (RPP)

Biologi Kelas XI

b. Prasyarat pengetahuan
Siswa mengetahui organ-organ penyusun sistem gerak pada manusia.
2. Kegiatan Inti (70 menit)
a.

Eksplorasi

Guru menjelaskan fungsi rangka pada manusia.

Guru menjelaskan jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia.

Guru menjelaskan urutan proses pembentukan tulang.

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum.


b. Elaborasi

Siswa melakukan praktikum pengamatan terhadap struktur tulang keras.

Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui.


c. Konfirmasi

Guru membahas hasil praktikum secara klasikal.

Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang struktur tulang keras.


3. Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Motivasi
Meminta siswa untuk menyebutkan peran persendian bagi sistem gerak pada manusia.
b. Prasyarat pengetahuan
Siswa mengetahui peran persendian bagi sistem gerak pada manusia.
2. Kegiatan Inti (70 menit)
a. Eksplorasi
Guru menjelaskan jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia.
Guru menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia.
b. Elaborasi Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum
diketahui.
c.

Konfirmasi Guru menjawab pertanyaan siswa tentang hal-hal yang ingin


diketahui siswa.

3. Kegiatan Penutup (10 menit)


Guru memberi tugas rumah kepada siswa. Guru meminta siswa mencari informasi mengenai macam-macam
gangguan fisiologis dan mekanik pada tulang.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a.
b.

Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkkan jenis-jenis otot pada


manusia.
Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui tentang
jenis-jenis otot pada manusia.

2. Kegiatan Inti (70 menit)


a. Eksplorasi

Guru menjelaskan perbedaan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung.

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum.


b. Elaborasi Siswa melakukan praktikum percobaan untuk mengamati kontraksi
otot lurik.
c. Konfirmasi

Guru membahas hasil praktikum secara klasikal.

Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang pengamatan kontraksi otot lurik.
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya.

Pertemuan Keempat
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Motivasi
Meminta ke siswa untuk menyebutkan berbagai contoh gerak pada manusia.
b. Prasyarat pengetahuan
Siswa mengetahui tentang berbagai contoh gerak pada manusia.
2. Kegiatan Inti (70 menit)
a. Eksplorasi

Guru menjelaskan jenis-jenis gerak pada manusia.

Guru menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia.
b. Elaborasi Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum
diketahui.
c.

Konfirmasi Guru menjawab pertanyaan siswa tentang hal-hal yang


ditanyakan siswa.

3. Kegiatan Penutup (10 menit)


Guru meminta siswa untuk membuka website di internet tentang mekanisme gerak otot. Guru meminta siswa
membuat rangkuman dari materi tersebut
Sumber Belajar
1. Buku PGPR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, 2012
2. Buku BSE Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI, Pusat Perbukuan Depdiknas, 2009
Penilaian Hasil Belajar
1.

Teknik Penilaian
a. Tes lisan
b. Tes tulis
c. Tes unjuk kerja
2. Bentuk Instrumen
a. Pilihan ganda
b. Uraian
c. Uji petik kerja prosedur
3. Contoh Instrumen
a. Pilihan ganda
Jenis persendian dan arah gerakan yang dihasilkan oleh bagian yang berkode X
Jenis Sendi
a.
b.
c.
d.
e.

Sendi putar
Sendi engsel
Sendi pelana
Sendi peluru
Sendi geser

Arah Gerakan
Gerakan memutar
Gerakan ke satu arah
Gerakan ke dua arah
Gerakan ke segala arah
Gerakan bergeser

adalah . . . .
b.

Uraian Skeleton aksial dan skeleton apendikuler adalah dua kelompok besar
rangka penyusun tubuh manusia. Sebutkan tulang-tulang penyusun kedua rangka tersebut!

c.

Uji petik kerja prosedur


Potonglah tulang paha ayam menjadi dua bagian. Amati kekerasan, kelenturan, dan warnanya. Rendamlah
tulang tersebut ke dalam HCl selama 1 jam. Catat perubahan yang terjadi.

Biologi Kelas XI

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rubrik:
No.
1.
2.
3.
4.

Aspek
Kesesuaian kegiatan dengan prosedur
Perolehan data
Pengolahan data
Kesimpulan
Total

10
15
25
5
50

Mengetahui
Kepala SMA ________________________________________

Guru Mata Pelajaran

NIP

NIP

Biologi Kelas XI

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


Bab V Sistem Peredaran Darah
Sekolah
: ...................
Kelas/Semester : XI/1
Mata Pelajaran : Biologi Alokasi
Waktu : 8 45 menit
Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan keterkaitan antara struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu,
kelainan/penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinya pada Salingtemas.
Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang
dapat terjadi pada sistem peredaran darah.
Indikator Pencapaian Kompetensi

Mengidentifikasi komponen-komponen penyusun sel darah.

Mengidentifikasi golongan darah seseorang.

Menjelaskan bagian-bagian jantung.

Menjelaskan struktur otot ventrikel kanan dan kiri.

Mengukur tekanan darah seseorang.

Menjelaskan struktur dan fungsi pembuluh darah.

Mengidentifikasi berbagai penyakit/kelainan yang terjadi pada sistem peredaran darah.

Membandingkan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
1. menjelaskan komponen-komponen penyusun sel darah;
2. mendeskripsikan golongan darah seseorang;
3. menjelaskan fungsi bagian-bagian jantung;
4. mendeskripsikan struktur otot ventrikel kanan dan kiri;
5. mengetahui cara mengukur tekanan darah seseorang;
6. membedakan pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler;
7. menjelaskan ciri-ciri penyakit atau kelainan pada sistem peredaran darah; serta
8. menjelaskan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan.
Nilai pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa: peduli sosial dan mandiri
Materi Pembelajaran
Sistem Peredaran Darah pada Manusia dan Hewan
Metode Pembelajaran
1. Model Pembelajaran
a. Cooperative Learning (CL)
b. Direct Instruction (DI)
2. Metode
a. Tanya jawab
b. Diskusi
c. Praktikum
Langkah-Langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Motivasi
Meminta siswa untuk menjelaskan alasan tes darah bisa digunakan untuk mengetahui adanya penyakit
pada seseorang.
b. Prasyarat pengetahuan
Siswa mengetahui organ-organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia.
2. Kegiatan Inti (70 menit)
a. Eksplorasi

Guru menjelaskan komponen-komponen penyusun darah beserta fungsinya.

Guru menjelaskan macam-macam golongan darah.

Guru menjelaskan gangguan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia.

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum.


Renc ana Pel ak sanaan P embel aj aran (RPP)

b. Elaborasi
Sebagian kelompok siswa melakukan praktikum pengamatan sel-sel darah manusia dan sebagian
lagi melakukan praktikum pengujian golongan darah.
Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui.
c. Konfirmasi

Guru membahas hasil praktikum secara klasikal.

Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang macam-macam sel darah pada manusia dan
golongan darah berdasarkan sistem ABO.
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya.
Pertemuan Kedua
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Motivasi
Meminta siswa untuk menyebutkan bagian-bagian jantung.
b. Prasyarat pengetahuan
Siswa mengetahui organ-organ yang berperan dalam peredaran darah.
2. Kegiatan Inti (70 menit)
a. Eksplorasi

Guru menjelaskan bagian-bagian jantung serta fungsinya.

Guru menjelaskan macam-macam pembuluh darah dan fungsinya

Guru menjelaskan berbagai macam kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah.

Guru menjelaskan mekanisme peredaran darah pada manusia.

Guru membentuk kelompok-kelompok siswa.


b. Elaborasi
Siswa melakukan praktikum mengukur tekanan darah.
c. Konfirmasi

Guru membahas hasil praktikum secara klasikal.

Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum yang telah dilakukan siswa.


3. Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru meminta siswa membuat laporan tertulis dari hasil praktikum dan memberi tugas rumah kepada siswa
untuk mempelajari sistem peredaran darah pada hewan.
Pertemuan Ketiga
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Motivasi
Menanyakan kepada siswa tentang sistem peredaran darah pada salah satu jenis hewan.
b. Prasyarat pengetahuan
Siswa mengetahui sistem peredaran darah manusia.
2. Kegiatan Inti (70 menit)
a. Eksplorasi

Guru menjelaskan jenis-jenis peredaran darah pada hewan.

Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada udang, Mollusca, serangga, dan cacing.
b. Elaborasi
Siswa mengerjakan soal latihan.
c. Konfirmasi
Guru bersama siswa membahas soal latihan yang sudah dikerjakan siswa.
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru meminta siswa mempelajari sistem peredaran darah pada hewan Vertebrata.
Pertemuan Keempat
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Motivasi
Menanyakan kepada siswa tentang sistem peredaran darah pada ikan.
b. Prasyarat pengetahuan
Siswa mengetahui alat peredaran darah ikan.
2. Kegiatan Inti (70 menit)
a. Eksplorasi

Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada golongan ikan dan


amfibi.

Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada reptil dan Aves.


Biologi Kelas XI

Guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat tabel perbedaan sistem peredaran darah pada
Vertebrata.
b. Elaborasi
Siswa membuat tabel perbedaan sistem peredaran darah pada udang, Mollusca, serangga, cacing, dan
hewan Vertebrata.
c. Konfirmasi
Guru bersama siswa membahas tabel yang telah dibuat siswa.
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru meminta siswa mempelajari materi bab berikutnya.
Sumber Belajar
1. Buku PGPR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, 2012
2. Buku BSE Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI, Pusat Perbukuan Depdiknas, 2009
Penilaian Hasil Belajar
1. Teknik Penilaian
a. Tes tertulis
b. Tes unjuk kerja
c. Portofolio
2. Bentuk Instrumen
a. Pilihan ganda
b. Uraian
c. Uji petik kerja prosedur
d. Dokumen pekerjaan
3. Contoh Instrumen
a. Pilihan ganda
Dinding ventrkel kiri lebih tebal daripada dinding ventrikel kanan karena ventrikel kiri . . . .
a. mencegah darah kembali ke jantung
b. berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh
c. mempunyai otot jantung yang bekerja
d. menyuplai darah yang mengandung banyak O 2
e. bekerja lebih cepat daripada ventrikel kanan
b. Uraian
Sebutkan tiga penyakit atau gangguan pada jantung!
c. Uji petik kerja prosedur
Bebatalah lengan kiri teman Anda menggunakan bebat pada Sphigmomanometer. Carilah posisi darah
arteria branchialis, lalu letakkan stetoskop di pembuluh tersebut. Pompalah udara ke dalam pembebat
hingga air raksa menunjukkan angka 170 mmHg. Setelah itu, keluarkan udara sedikit demi sedikit dan
catat bunyi pertama saat udara dikeluarkan (sistol). Lalu catat bunyi terakhir saat denyut melemah (diastol).
Rubrik:
Skor Maksimum
1.
2.
3.
4.

Skor Perolehan Siswa

Kesesuaian kegiatan dengan prosedur


Perolehan data
Pengolahan data
Kesimpulan

Mengetahui
Kepala SMA ________________________________________

Guru Mata Pelajaran

.........................

........................

NIP

NIP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: d
Schleiden dan Schwann berpendapat bahwa sel
merupakan kesatuan fungsi terkecil makhluk hidup
dan merupakan unit struktural terkecil dari makhluk
hidup. Robert Hooke merupakan penemu sel
pertama kali. Robert Brown merupakan penemu
nukleus pertama kali. Felix Durjadin menyatakan
bahwa protoplasma sebagai penentu kehidupan sel
dan Rudolf Virchow menyatakan teori omnis
celula ex cellulae.
2. Jawaban: b
Omnis cellula ex cellulae bermakna setiap sel
berasal dari sel yang dikemukakan oleh Rudolf
Virchow. J. Purkinye berpendapat bahwa isi suatu
sel adalah protoplasma. Max Schultze berpendapat bahwa sel terdiri atas protoplasma dan
mengandung sebuah nukleus serta identik pada
hewan dan tumbuhan.
3. Jawaban: a
Mitokondria hanya dimiliki oleh sel eukariotik.
Sementara itu, dinding sel, membran plasma,
sitoplasma, dan ribosom dimiliki sel eukariotik
maupun sel prokariotik.
4. Jawaban: d
Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein.
Sementara itu, RE berfungsi dalam transportasi
zat-zat. Aparatus Golgi berfungsi membentuk
lisosom. Mitokondria untuk menghasilkan ATP.
Sentrosom berfungsi menghasilkan benangbenang gelendong untuk mengatur gerakan
kromosom ke kutub-kutub.
5. Jawaban: c
Organel sel yang berperan dalam respirasi sel
adalah mitokondria. Mitokondria ditunjuk oleh
nomor 3. Adapun nomor 1 yaitu kompleks Golgi,
nomor 2 yaitu RE, nomor 4 yaitu nukleolus, dan
nomor 5 yaitu nukleus.

6. Jawaban: c
Retikulum endoplasma merupakan saluransaluran halus yang tersusun oleh membran dan
berbentuk seperti jala. Membran RE merupakan
kelanjutan dari membran nukleus hingga ke
membran plasma. Retikulum endoplasma ada dua
tipe yaitu RE kasar karena mengandung ribosom
dan RE halus. Ribosom merupakan tempat
sintesis protein. Oleh karena itu, RE kasar
berfungsi sebagai alat transportasi hasil sintesis
protein ribosom. RE kasar dan RE halus secara
bersama-sama berfungsi untuk transportasi
molekul-molekul dari bagian sel yang satu ke
bagian sel yang lain.
7. Jawaban: b
Lisosom berperan untuk mencerna benda asing
dan sentrosom adalah organel yang berperan
dalam pembelahan sel. Ribosom berperan dalam
sintesis protein. Vakuola berfungsi menyimpan
pigmen dan minyak asiri. Mitokondria berperan
dalam respirasi sel.
8. Jawaban: e
Bagian yang ditunjuk nomor 1 ialah bagian
protein yang bersifat hidrofilik. Bagian yang
ditunjuk nomor 2 adalah bagian kepala membran
fosfolipid yang bersifat hidrofilik. Bagian yang
ditunjuk nomor 3 adalah bagian ekor membran
fosfolipid yang bersifat hidrofobik. Bagian yang
ditunjuk nomor 4 adalah bagian protein yang
bersifat hidrofobik.
9. Jawaban: b
Peroksisom berperan dalam memecah 2 2
menjadi H2O dan O2. Adapun glioksisom berperan dalam metabolisme asam lemak dan
sebagai tempat berlangsungnya siklus glioksilat.
Mitokondria berperan sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel. Ribosom berperan
dalam sintesis protein. Lisosom berperan dalam
pencernaan intrasel.
H O

10. Jawaban: a
Gambar yang ditunjukan adalah kompleks Golgi
yang berfungsi sebagai alat sekresi dan pembentuk
lisosom. Adapun transportasi molekul dan menetralkan racun merupakan fungsi retikulum endoplasma,
pembentukan ATP dilakukan oleh mitokondria, dan
pencernaan intrasel dilakukan oleh lisosom.

Biologi Kelas XI

11. Jawaban: b
Ciri-ciri lisosom sebagai berikut.
1)
Memiliki sistem membran tunggal.
2)
Dibentuk oleh kompleks Golgi.
3)
Berisi enzim-enzim hidrolitik (lisozim).
Adapun nukleus dan mitokondria termasuk organel
bermembran ganda. Badan mikro tidak dibentuk oleh
kompleks Golgi. Retikulum endoplasma tersusun
oleh membran yang berbentuk seperti jala.
12. Jawaban: a
Organel yang ditunjuk oleh huruf P adalah inti sel
yang berfungsi sebagai pengatur pembelahan sel,
pengendali seluruh kegiatan sel, dan pembawa
informasi genetik.
13. Jawaban: d
Membran plasma terdiri atas lapisan protein dan
lapisan lipid (lipoprotein). Lapisan lipid disusun
oleh fosfolipid (3), glikolipid (1), dan sterol (4).
Lapisan protein membran sel terdiri atas
glikoprotein. Lapisan protein membentuk dua
macam lapisan yaitu lapisan protein perifer (5) dan
integral (2).
14. Jawaban: e
1)
Peroksisom berperan dalam oksidasi
substrat
menghasilkan
yang
H2O2
selanjutnya dipecah menjadi H2O dan O2.
2) Mitokondria berperan dalam oksidasi
makanan, respirasi sel, dehidrogenasi,
fosforilasi oksidatif, dan sistem transfer
elektron.
3)
Kompleks Golgi berfungsi membentuk
lisosom.
4)
RE kasar berfungsi menyintesis lemak dan
kolesterol serta menampung protein yang
dihasilkan oleh ribosom.
5)
RE halus berfungsi dalam sintesis lemak
dan kolesterol.
15. Jawaban: e
Secara biologis, sel melakukan segala aktivitas
yang dilakukan oleh makhluk hidup. Setiap fungsi
sel seperti bernapas, merespons rangsang, dan
reproduksi sama dengan yang dilakukan oleh satu
individu organisme sebagai satu-kesatuan.
Dengan kata lain, kegiatan satu individu
organisme merupakan kegiatan tiap-tiap sel yang
membentuk organisme tersebut. Itulah fungsi sel
sehingga kita dapat mengatakan bahwa sel adalah
satuan fungsi makhluk hidup.
B. Uraian
1. Pada sel bakteri tidak terdapat membran inti
sehingga inti sel berbatasan langsung dengan
sitoplasma. Organisme yang memiliki jenis sel
seperti ini disebut organisme prokariotik.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

2. Sel merupakan bagian terkecil dari makhluk


hidup yang masih mampu melakukan proses
kehidupan,
seperti
melakukan
respirasi,
perombakan, penyusunan, reproduksi melalui
pembelahan sel, dan peka terhadap rangasangan.
Sel mempunyai bagian-bagian yang lebih kecil
seperti mitokondria, retikulum endoplasma,
ribosom, nukleus, badan Golgi, dan vakuola.
Bagian-bagian sel tersebut memiliki fungsi dan
bersatu dalam melakukan satu kesatuan sel untuk
saling mendukung dalam suatu fungsi kehidupan.
Namun, jika bagian dari sel ini dipisah-pisahkan,
bagian tersebut akan mati dan tidak dapat
melangsungkan suatu proses kehidupan.
3. Lisosom berfungsi untuk melakukan pencernaan
intrasel, autofogi (menghancurkan struktur yang tidak
dikehendaki), eksositosis (pembebasan enzim ke
luar sel), dan autolisis (menghancurkan diri sendiri).
4. Mitokondria disebut sebagai the power house of
cell karena berperan penting dalam penyediaan
energi bagi sel. Hal ini karena di dalam mitokondria
terjadi proses pembentukan energi melalui
oksidasi zat makanan. Adapun reaksi oksidasinya
ditulis sebagai berikut.
~~~~~~~~ __

C6H12O6 + 6O2 ~ ~ ~ ~ o

6CO2 + 6H2O + energi

~~~~~~~

5. Struktur mitokondria terdiri atas membran luar


dan membran dalam. Membran dalam
membentuk tonjolan-tonjolan yang disebut krista
berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan
respirasi. Ruangan dalam mitokondria berisi
cairan yang disebut matriks mitokondria. Di
dalamnya terdapat enzim pernapasan, DNA,
RNA, dan protein. Mitokondria berfungsi sebagai
tempat terjadinya respirasi seluler.
6. Gerak Brown adalah gerakan acak partikelpartikel koloid penyusun sitoplasma. Faktor-faktor
yang memengaruhi gerak Brown sebagai berikut.
a. Muatan listrik, ion bermuatan sama akan
tolak-menolak dan ion bermuatan berbeda
akan tarik-menarik.
b. Suhu, meningkatnya suhu akan meningkatkan gerak molekul terlarut.
7. Organel penghasil energi pada sel prokariotik
adalah mesosom. Mesosom merupakan bagian
membran plasma yang melekuk ke dalam. Pada
membran mesosom terdapat enzim-enzim
pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi
oksidasi untuk menghasilkan energi. Adapun
organel penghasil energi pada sel eukariotik
adalah mitokondria. Mitokondria merupakan
tempat berlangsungnya respirasi sel untuk
menghasilkan energi berupa ATP.

8. Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di


luar membran inti. Komponen utama penyusun
sitoplasma antara lain cairan seperti gel yang
disebut sitosol, substansi genetik simpanan dalam
sitoplasma, sitoskeleton yang berfungsi sebagai
kerangka sel, dan organel-organel sel. Sementara
itu, nukleoplasma merupakan cairan yang terdapat
di dalam inti sel. Nukleoplasma mengandung
kromatin, granula, dan senyawa kimia kompleks.
9. Ribosom di sitoplasma disebut juga ribosom
bebas, berfungsi untuk proses sintesis protein
yang akan digunakan untuk kegiatan metabolisme
sel itu sendiri. Adapun ribosom yang menempel
pada RE berfungsi menyintesis protein untuk
disekresikan ke luar sel melalui vesikel RE dan
kompleks golgi.
10. Membran plasma dikatakan mempunyai sifat
semipermeable karena membran plasma bertugas mengontrol zat-zat yang boleh masuk
maupun keluar meninggalkan sel. Membran
plasma hanya dapat dilalui molekul-molekul
tertentu seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan
berbagai ion.

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: c
Organel sel yang menunjukkan ciri khas sel
tumbuhan yaitu plastida dan vakuola. Plastida dan
vakuola hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Adapun
mesosom terdapat pada sel prokariotik.
Mitokondria dapat dijumpai baik pada sel hewan
maupun sel tumbuhan. Sentrosom hanya dijumpai
pada sel hewan saja.
2. Jawaban: e
Grana pada kloroplas dan krista pada mitokondria
mempunyai struktur yang berlekuk-lekuk untuk
memperluas bidang tempat terjadinya reaksi kimia
dalam sel. Adapun untuk melindungi sel dari
kerusakan merupakan fungsi dinding sel dan
untuk mengontrol metabolisme sel merupakan
fungsi inti sel (nukleus).
3. Jawaban: b
Dalam proses pembelahan sel pada hewan,
organel yang berperan dalam proses tersebut
adalah sentrosom dan nukleus. Sentrosom
merupakan organel sel yang di dalamnya terdapat
sentriol. Ketika terjadi pembelahan sel, bergerak
memisahkan diri ke arah kutub yang berlawanan
dengan memancarkan benang-benang gelendong
pembelahan yang akan menjerat kromosom.

Nukleus berfungsi mengatur seluruh kegiatan sel,


termasuk proses pembelahan sel. Sementara itu,
vakuola berfungsi sebagai tempat penimbunan
sisa metabolit sekunder serta mengatur turgiditas
sel. Ribosom berperan dalam sintesis protein dan
kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
4. Jawaban: e
Organel Sel

Sel Hewan

Sel Tumbuhan

5. J 1. Mitokondria
Ada
Ada
Tidak ada
aw 2. Sentrosom
Ada
Ada
Tidak ada
aba 3. Plastida
Ada Ada
Dinding sel
4.
Tidak
ada
n: c
5. Vakuola
Tidak ada
O
rganel sel yang hanya dijumpai pada sel hewan
yaitu sentrosom dan sentriol. Sentrosom
merupakan tempat terdapatnya sentriol yang
berperan dalam pembelahan sel. Adapun kloroplas
merupakan jenis plastida. Plastida yang terdapat
pada sel tumbuhan. Kompleks Golgi dan
mitokondria terdapat baik pada sel hewan maupun
sel tumbuhan.
6. Jawaban: e
Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah
mitokondria. Organel ini berfungsi sebagai tempat
berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan
energi berupa ATP. Adapun yang berfungsi untuk
mengendalikan seluruh kegiatan sel adalah
nukleus. Menghancurkan organel sel yang rusak
adalah fungsi dari lisosom. Sebagai tempat
berlangsungnya fotosintesis adalah kloroplas.
Sebagai tempat menyintesis protein adalah
ribosom.
7. Jawaban: e
1) Grana merupakan tumpukan dari beberapa
tilakoid.
2) Tilakoid berupa lembaran-lembaran yang
terbentuk dari membran dalam kloroplas yang
melipat ke arah dalam.
3) Noktah merupakan bagian dinding sel
tumbuhan yang tidak mengalami penebalan.
4) Stroma merupakan cairan yang terdapat di
dalam kloroplas.
8. Jawaban: b
Kromoplas yaitu plastida yang mengandung
pigmen nonfotosintetik. Kloroplas adalah plastida
yang mengandung pigmen fotosintetik. Amiloplas
yaitu plastida yang berfungsi menyimpan amilum.
Proteoplas yaitu plastida yang berfungsi
menyimpan protein. Elailoplas adalah plastida
yang berfungsi menyimpan lemak.

Biologi Kelas XI

9. Jawaban: a
1) Xantofil ialah pigmen berwarna kuning yang
terdapat dalam kromoplas.
2) Karoten ialah pigmen berwarna oranye yang
terdapat dalam kromoplas.
3) Fikosianin ialah pigmen berwarna biru yang
terdapat dalam kromoplas pada Algae.
4) Klorofil ialah pigmen berwarna hijau yang
terdapat dalam kloroplas.
5) Fikoeritrin adalah pigmen berwarna merah
yang terdapat dalam kromoplas pada Algae.
10. Jawaban: c
Lisosom berfungsi dalam melakukan pencernaan
intrasel. Kematian sel-sel yang berada di antara
jari tangan pada tahap pembentukan organ saat
masa embrio merupakan peristiwa autolisis.
Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan
membebaskan isi lisosom ke dalam sel. Adapun
mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi
berupa ATP. Inti sel berfunsi sebagai pusat
pengendali kegiatan sel. Mikrofilamen berfungsi
dalam kontraksi otot, gerak amoeboid, pembelahan sel, mempertahankan bentuk sel, dan mengubah bentuk sel. Sentriol berfungsi membentuk
benang-benang spindel dan menarik kromosom
menuju ke kutub pada saat pembelahan sel.
11. Jawaban: c
Klorofil dibedakan menjadi empat macam berdasarkan panjang gelombang (spektrum warna)
yang diserap sebagai berikut.
1)
Klorofil a menyerap spektrum warna hijaubiru.
2)
Klorofil b menyerap spektrum warna hijaukuning.
3)
Klorofil c menyerap spektrum warna hijaucokelat.
4)
Klorofil d menyerap spektrum warna hijaumerah.
12. Jawaban: a
Ciri-ciri dinding sel primer: dibentuk pada saat
membelah, tersusun dari selulosa 925%,
hemiselulosa, dan pektin.
Ciri-ciri dinding sel sekunder: dibentuk saat
dewasa, tersusun dari selulosa 4145%,
hemiselulosa, dan lignin.
13. Jawaban: e
Fungsi vakuola pada tumbuhan yaitu tempat menyimpan makanan seperti amilum, memasukkan
air melalui kloroplas untuk membangun turgiditas
sel bersama dinding sel, menyimpan minyak asiri
seperti minyak kayu putih dan pepermin, serta
tempat penimbunan sisa metabolisme dan
metabolit sekunder. Adapun menyintesis lemak dan
kolesterol merupakan fungsi retikulum endoplasma.

K unc i Jawaban dan Pembahasan

14. Jawaban: a
Jenis plastida yang tidak berwarna antara lain
amiloplas, elailoplas, dan proteoplas. Plastida ini
tidak mengandung pigmen. Adapun kloroplas
mengandung pigmen klorofil dan pigmen
fotosintetik lainnya. Kromoplas mengandung pigmen
nonfotosintetik merah, oranye, atau kuning.
15. Jawaban: d
Turgiditas adalah mempertahankan kekakuan sel.
Organel sel yang berperan dalam turgiditas sel
adalah dinding sel dan vakuola. Adapun mitokondria berfungsi untuk menghasilkan energi dan
kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
B. Uraian
1. a. 1 = mitokondria
2 = kloroplas
3 = kompleks Golgi
4 = membran plasma
5 = dinding sel
6 = retikulum endoplasma kasar
7 = nukleus
8 = vakuola
b. Bagian-bagian sel tumbuhan yang tidak
dimiliki sel hewan antara lain vakuola,
kloroplas, dan dinding sel.
2. Sel otot betis seorang pelari maraton
memerlukan lebih banyak energi daripada sel
dari otot betis seorang pemrogram komputer
yang jarang berolahraga. Oleh karena energi
yang diperlukan lebih banyak maka sel-sel dari
otot betis seorang pelari maraton mengandung
lebih banyak mitokondria. Hal ini untuk
memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan
oleh sel-sel yang bersangkutan.
3. Kloroplas tersusun dari membran luar dan
membran dalam. Membran luar berfungsi mengatur
keluar masuknya zat. Membran dalam berfungsi
membungkus cai ran kloroplas yang disebut stroma.
Membran dalam melipat ke arah dalam membentuk
lembaran-lembaran yang disebut tilakoid. Tilakoidtilakoid membentuk grana. Kloroplas berfungsi
sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
4. Sel hewan memiliki dua sentriol di dalam
sentrosom yang berperan dalam pembelahan sel.
Pada saat terjadi pembelahan sel, tiap-tiap sentriol
memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan.
Sentriol memancarkan benang-benang gelendong
pembelahan yang akan menjerat kromosom.
5. Berdasarkan panjang gelombang warna yang
diserap, ada empat macam klorofil sebagai
berikut.

1)
2)
3)
4)

Klorofil a menyerap spektrum warna hijaubiru.


Klorofil b menyerap spektrum warna hijaukuning.
Klorofil c menyerap spektrum warna hijaucokelat.
Klorofil d menyerap spektrum warna hijaumerah.

6. Pigmen yang terkandung dalam kromoplas


sebagai berikut.
a. Karoten = pigmen berwarna oranye
b. Xantofil = pigmen berwarna kuning
7. 1) Ciri-ciri dinding sel primer: dibentuk pada saat
sel membelah, tersusun dari selulosa 925%,
hemiselulosa, pektin, dan beberapa senyawa
lainnya.
2) Ciri-ciri dinding sel sekunder: dimiliki oleh selsel
dewasa, tersusun dari selulosa 4145%,
hemiselulosa, dan lignin.
8. Plasmodesmata merupakan penjuluran membran
plasma membentuk struktur berupa saluran yang
menghubungkan antara dua sel yang saling berdekatan. Plasmodesmata berfungsi sebagai pintu
keluar masuknya zat antara satu sel dan sel lain
yang berdekatan.
9. Sel fagosit berfungsi menelan dan mencerna
partikel atau substansi cairan. Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, sel ini mengandung
banyak lisosom. Lisosom mengandung enzim
hidrolitik yang berfungsi mencerna partikel yang
telah ditelan oleh sel fagosit.
10. Detoksifikasi merupakan suatu proses eliminasi
atau menetralkan racun (toksin) di dalam tubuh.
Organ dalam tubuh yang berfungsi mentralkan
racun adalah hati. Organel sel yang berperan
dalam detoksifikasi pada sel-sel hati yaitu
Retikulum Endoplasma. Membran retikulum
endoplasma pada sel-sel hati mengandung enzim
microsoal hati yaitu cytocrome p450. Enzim inilah
yang berperan dalam proses detoksifikasi dalam
hati.

volume air walaupun tanpa diaduk sampai larutan


menjadi berwarna biru homogen. Hal ini berarti
molekul methylene blue mengalami difusi dalam
air.
2. Jawaban: e
Molekul berukuran kecil lebih cepat berdifusi
daripada molekul berukuran besar. Misalnya
oksigen berdifusi lebih cepat daripada karbon
dioksida.
3. Jawaban: c
Dalam keadaan ini sel darah merah mengandung
pelarut yang konsentrasinya lebih rendah daripada
air suling sehingga molekul air suling akan masuk
ke dalam sel darah merah. Jika hal itu terjadi terusmenerus, lama-kelamaan sel darah merah akan
pecah (hemolisis).
4. Jawaban: e
Berdasarkan gambar pada soal cairan dari dalam
telur naik ke sedotan karena terjadi perpindahan
molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi lebih
rendah (akuades) ke larutan yang berkonsentrasi
tinggi (telur). Mekanisme transpor seperti ini
disebut osmosis.
5. Jawaban: d
Saat ditetesi larutan garam, sel Rhoeo discolor akan
mengalami plasmolisis. Hal ini karena cairan sel
bersifat hipotonik, sedangkan larutan garam bersifat
hipertonik. Akibatnya, cairan dalam sitoplasma
keluar dari sel sehingga volume sitoplasma
mengerut. Mengerutnya sitoplasma ini mengakibatkan membran plasma terlepas dari dinding
sel.
6. Jawaban: c
Ada dua macam transpor melalui membran, yaitu
transpor pasif dan aktif. Transpor aktif terdiri dari
endositosis dan eksositosis. Endositosis (I)
merupakan masuknya senyawa melalui membran
dengan cara pembungkusan senyawa dan cairan
ekstraseluler dengan pelekukan ke dalam
membran. Sementara itu, eksositosis (II) merupakan proses pengeluaran zat dari dalam ke luar sel.
7. Jawaban: a
Transpor aktif adalah transpor yang memerlukan
energi ATP dan atau ADP, berjalan melawan
gradien konsentrasi, dan berdasarkan perbedaan
muatan listrik di dalam dan luar sel.

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: d
Difusi merupakan perpindahan partikel atau molekul
suatu zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi
rendah. Difusi terjadi secara spontan, molekul akan
menyebar ke segala arah sampai tercapai kerapatan
yang sama. Contoh, setetes methylene blue di dalam
gelas berisi air akan segera menyebar ke seluruh

8. Jawaban: a
Osmosis berarti perpindahan molekul pelarut
(misal air) dari larutan dengan kadar pelarut tinggi
(hipotonik) ke larutan dengan kadar pelarut rendah
(hipertonik) melalui selaput (membran) semipermeabel. Pada gambar menunjukkan bahwa air
berosmosis ke bagian B karena B bersifat
hipertonik terhadap A.

Biologi Kelas XI

9. Jawaban: a
Fagositosis yaitu proses memakan sel atau benda
padat. Pinositosis yaitu proses memakan atau
meminum zat cair. Eksositosis merupakan proses
pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Endosmosis yaitu masuknya air ke dalam sel apabila
konsentrasi larutan di luar sel lebih rendah.
Eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel
apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi.
10. Jawaban: c
Pernyataan yang benar berdasarkan hasil
percobaan tersebut sebagai berikut.
Gambar 1, normal karena larutan urea dan cairan
dalam sel akar bersifat isotonik.
Gambar 2, terjadi osmosis air dari larutan urea
(hipotonik) ke dalam sel akar sehingga sel turgid.
Gambar 3, terjadi plasmolisis karena larutan urea
hipertonik terhadap cairan dalam sel akar.
B. Uraian
1. Transpor pasif merupakan transpor yang tidak
membutuhkan energi. Perpindahan molekul terjadi
secara spontan dari konsentrasi tinggi ke
konsentrasi rendah. Contoh dari transpor pasif
adalah difusi dan osmosis. Peristiwa difusi adalah
perpindahan molekul zat terlarut dari larutan
berkonsentrasi tinggi ke larutan berkonsentrasi
rendah. Peristiwa osmosis adalah perpindahan
molekul zat pelarut, dari larutan berkonsentrasi
rendah ke larutan berkonsentrasi tinggi.
2. Faktor-faktor yang memengaruhi proses difusi.
a. Suhu, kenaikan suhu mengakibatkan
molekulnya lebih cepat bergerak sehingga
laju difusi semakin cepat.
b. Wujud materi, zat padat akan lebih lambat
dalam proses difusi dibandingkan zat cair dan
gas.
c. Ukuran molekul, molekul yang berukuran
besar akan lebih lambat melewati membran
daripada molekul yang berukuran kecil.
d. Konsentrasi zat, semakin besar gradien
konsentrasi antara dua sel maka akan
semakin cepat laju difusinya.
3. Larutan NaCI 0,3 M merupakan larutan
hipertonis. Sel darah merah akan mengerut
apabila berada di dalam cairan hipertonik.
Pengerutan sel darah merah inilah yang
dinamakan krenasi.
4. Proses
eksositosis
merupakan
proses
pengeluaran partikel. Partikel yang dibuang
mula-mula diselubungi oleh membran lipid
bilayer. Partikel yang telah diselubungi membran
menuju ke bagian tepi sel. Selanjutnya, membran
yang menyelubungi partikel akan bergabung
dengan membran sel sehingga partikel di
dalamnya akan dibebaskan keluar.

K unc i Jawaban dan Pembahasan

5. Pompa natrium-kalium termasuk transpor aktif


karena pergerakan ion-ion Na+ dan K+ melawan
gradien konsentrasi dan memerlukan energi. Ion
Na+ dan K+ sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun
tubuh lebih membutuhkan ion K + daripada Na+
sehingga diperlukan lagi pemasukan ion K + ke
+
dalam sel dan pengeluaran ion Na . Akibatnya
konsentrasi ion K+ di dalam sel tinggi, sedangkan
di luar sel rendah. Sebaliknya, konsentrasi Na+ di
dalam sel rendah, sedangkan di luar sel tinggi.
Pada kondisi demikian, terjadi pergerakan ion-ion
yang melawan gradien konsentrasi sehingga
terjadi pemasukan ion K + dan pengeluaran ion
+
Na . Untuk melawan gradien konsentrasi
diperlukan sejumlah energi ATP dengan bantuan
protein pada membran plasma.

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: a
Terdapat berbagai teori sel dari berbagai ilmuwan.
Schleiden dan Schwan berpendapat setiap tubuh
hewan dan tumbuhan tersusun atas sel, sehingga
sel merupakan satuan struktural makhluk hidup.
Sementara itu, Rudolf Virchow berpendapat bahwa
sel berasal dari sel sebelumnya. Max Schultze
berpendapat bahwa sel merupakan satuan
fungsional makhluk hidup. Sel merupakan satuan
hereditas makhluk hidup dikemukakan oleh Robert Brown, Felix Durjadin, dan Johanes Purkinye.
2. Jawaban: e
Peroksisom merupakan salah satu tipe badan
mikro yang berperan dalam pengubahan lemak
menjadi karbohidrat dan penguraian purin dalam
sel. Selain itu, peroksisom menghasilkan enzim
katalase yang berfungsi menguraikan hidrogen
peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen
(O2). Adapun mitokondria berperan sebagai
tempat respirasi sel, kompleks Golgi berperan
dalam transfer zat ke luar sel, ribosom berperan
dalam sintesis protein, dan lisosom berperan
dalam pencernaan intraseluler.
3. Jawaban: c
Sel-sel yang terlibat dalam transpor aktif seperti
sel-sel epitel usus memerlukan banyak energi
dalam bentuk ATP. Oleh karena itu, dalam sel-sel
ini mengandung banyak organel sel penghasil
energi (ATP) yaitu mitokondria. Adapun ribosom
berperan dalam sintesis protein. Sentrosom
berperan dalam pembentukan benang spindel
saat pembelahan sel. Lisosom berperan dalam
pencernaan intrasel. Retikulum endoplasma
berperan dalam tranportasi zat di dalam sel.

4. Jawaban: a
Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah retikulum
endoplasma kasar. Bagian ini berperan dalam
sintesis protein karena ditempeli oleh ribosom.
Sintesis protein merupakan proses penggabungan
asam amino menjadi rantai polipeptida. Adapun
yang berfungsi mentranspor dan mengubah materi
adalah badan Golgi. Tempat respirasi aerob di
dalam sel merupakan fungsi mitokondria.
Menghancurkan organel lain yang tidak berfungsi
merupakan tugas dari lisosom. Tempat berlangsungnya proses fotosintesis adalah kloroplas.
5. Jawaban: d
Bagian-bagian inti sel yaitu selubung inti sel,
kromatin, dan nukleolus. Selubung inti sel
merupakan bagian yang memisahkan bagian
dalam inti sel yaitu kromatin dan nukleolus dari
bagian luarnya. Bagian sel yang terdapat di luar
inti sel antara lain sentrosom, mitokondria,
kompleks Golgi, dan lisosom.
6. Jawaban: d
Leukoplas merupakan tempat menyimpan
makanan cadangan berupa karbohidrat, lemak,
dan protein. Leukoplas merupakan bagian dari
plastida. Sementara itu, nukleus berfungsi
mengatur kegiatan sel, sitoplasma berperan dalam
reaksi kimia misal metabolisme, dan ribosom
berperan dalam sintesis protein. Sitosol
merupakan cairan seperti gel yang terdapat di
dalam sitoplasma dan berperan dalam glikolisis.
7. Jawaban: b
Fungsi vakuola sebagai berikut.
1) Tempat menyimpan zat makanan seperti
amilum dan gula.
2) Memasukkan air melalui tonoplas untuk
membangun turgiditas sel bersama dinding
sel.
3) Menyimpan pigmen. Pada vakuola sel-sel
mahkota bunga, terdapat pigmen warna
merah, biru, kuning, dan warna lain.
4) Menyimpan minyak asiri seperti minyak kayu
putih, pepermin, dan aroma harum pada
bunga.
5) Tempat penimbunan sisa metabolisme dan
metabolit sekunder seperti Ca-oksalat, tanin,
getah karet, dan alkaloid.
Adapun leukoplas untuk menyimpan amilum,
proteoplas untuk menyimpan protein, dan elaioplas
untuk membentuk dan menyimpan lemak.
Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di
luar membran inti.
8. Jawaban: e
Keterangan gambar membran sel sebagai berikut.
1 = bagian ekor membran fosfolipid
2 = bagian kepala membran fosfolipid

3
4
5
6
7

= glikoprotein
= glikolipid
= rantai karbohidrat
= protein perifer
= protein integral

9. Jawaban: c
Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis
protein. Mitokondria berfungsi sebagai penghasil
energi. Lisosom berperan dalam autofagi yaitu
menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki,
misal organel lain yang sudah tidak berfungsi lagi
atau rusak. Aparatus Golgi membentuk kantong
sekresi untuk membungkus zat yang akan
dikeluarkan sel.
10.
Jawaban: c
Organel sel yang hanya terdapat pada sel hewan
dan akan tampak peranannya pada saat pembelahan sel adalah sentriol yang berada di dalam
sentrosom. Sentriol ditunjukkan oleh nomor 3.
Organela ini terdapat di dekat inti, berperan dalam
proses pembelahan sel. Adapun bagian yang
ditunjukkan oleh nomor 1 adalah inti sel. Bagian
yang ditunjukkan oleh nomor 2 adalah retikulum
endoplasma kasar. Organel yang ditunjukkan
nomor 4 adalah mitokondria. Bagian yang
ditunjukkan oleh nomor 5 adalah sitoplasma.
11.
Jawaban: d
Fungsi kompleks Golgi sebagai berikut.
1) Tempat sintesis polisakarida seperti mukus,
selulosa, hemiselulosa, dan pektin.
2) Membentuk membran plasma.
3) Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel.
4) Membentuk akrosom pada sperma, kuning
telur pada sel telur, dan lisosom. Sementara
itu, lisosom berfungsi melakukan pencernaan
intrasel. Ribosom berfungsi dalam sintesis
protein. Mitokondria berfungsi dalam respirasi
sel. Retikulum endoplasma berfungsi
menetralkan racun serta menyintesis lemak dan
kolesterol.
12.

Jawaban: a

Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan


membebaskan isi lisosom ke dalam sel. Misal
terjadi pada saat berudu menginjak dewasa
dengan menyerap kembali ekornya. Autofagi
adalah menghancurkan struktur yang tidak
dikehendaki, misal organel lain yang sudah tidak
berfungsi. Eksositosis adalah pembebasan enzim
ke luar sel. Pinositosis adalah proses masuknya
senyawa yang berupa larutan ke dalam sel.
Fagositosis adalah proses masuknya senyawa
padat ke dalam sel.

Biologi Kelas XI

13. Jawaban: b
Retikulum endoplasma kasar ditempeli ribosom
sehingga berfungsi dalam sintesis protein.
Sementara itu, sebagai alat eksresi merupakan
fungsi kompleks Golgi, sebagai alat respirasi
merupakan fungsi mitokondria, dan melakukan
pencernaan intrasel merupakan fungsi lisosom.
14. Jawaban: c
Organel sel tumbuhan yang berperan mengubah
energi cahaya menjadi energi kimia (gula) yaitu
kloroplas. Kloroplas ditunjukkan oleh nomor 3.
Bagian yang ditunjukkan nomor 1 yaitu dinding
sel yang berperan dalam pemeliharaan bentuk sel.
Nomor 2 yaitu vakuola yang berperan dalam
penimbunan senyawa kimia, pembesaran sel, dan
keseimbangan cairan. Bagian yang ditunjukkan
nomor 4 yaitu nukleus yang berperan sebagai
pengendali semua kegiatan sel. Bagian yang
ditunjukkan nomor 5 yaitu mitokondria yang berperan dalam pengubahan energi kimia makanan
menjadi energi yang siap digunakan (ATP).
15. Jawaban: d
Sistem rangka sel atau sitoskeleton tersusun atas
tiga jenis serabut yaitu, mikrofilamen, mikrotubulus, dan filamen intermediet. Sementara itu,
lisosom berperan dalam pencernaan intrasel,
ribosom berperan dalam sintesis protein,
retikulum endoplasma berperan dalam transfer
molekul ke bagian sel yang lain, dan nukleus
berfungsi mengatur kegiatan sel.
16. Jawaban: d
Organel sel yang hanya ditemukan pada sel
tumbuhan yaitu vakuola dan plastida. Dinding sel
hanya terdapat pada sel tumbuhan tetapi bukan
merupakan organel sel. Dinding sel merupakan
lapisan terluar dari sel tumbuhan. Adapun sentriol
hanya ditemukan pada sel hewan. Mitokondria,
ribosom, dan retikulum endoplasma dapat
ditemukan baik pada sel hewan maupun sel
tumbuhan.
17. Jawaban: c
Sel tumbuhan berbeda dengan sel hewan. Ciri khas
yang dimiliki sel tumbuhan sebagai berikut.
1) Memiliki dinding sel yang tersusun atas zat
selulosa yang kuat.
2) Memiliki organel sel yang khas yaitu plastida
yang berguna dalam proses fotosintesis.
3) Sifat pertumbuhannya terbuka, artinya
dapat
mengalami perubahan bentuk dalam proses
perkembangannya.
4) Timbunan zat makanan berupa pati.
5) Memiliki vakuola yang besar.
18. Jawaban: e
1) Grana merupakan tumpukan dari beberapa
tilakoid.

2)

3)
4)

Tilakoid berupa lembaran-lembaran yang


terbentuk dari membran dalam kloroplas yang
melipat ke arah dalam.
Stroma merupakan cairan yang terdapat di
dalam kloroplas.
Noktah adalah bagian dinding sel tumbuhan
yang tidak mengalami penebalan.

19. Jawaban: a
Pada potongan umbi kentang yang dimasukkan
ke dalam air akan terjadi proses osmosis, yaitu
air dari luar umbi kentang akan masuk ke dalam
potongan umbi kentang melalui membran semipermeabel.
20. Jawaban: a
Wortel berwarna oranye karena banyak
mengandung pigmen karoten. Adapun xantofil
mengakibatkan warna kuning kecokelatan, misal
pada daun yang tua. Fikoeritrin mengakibatkan
warna merah, misal pada ganggang merah.
Fikosianin mengakibatkan warna biru, misal pada
ganggang biru. Klorofil merupakan pigmen fotosintetik yang mengakibatkan warna hijau, misal
pada daun.
21. Jawaban: a
Cairan sirop akan bergerak dari konsentrasi tinggi
ke konsentrasi yang lebih rendah dalam air
sehingga sirop akan tersebar merata mewarnai
air tersebut. Proses yang terjadi adalah difusi.
Difusi yaitu perpindahan molekul atau partikel zat
terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang
lebih rendah.
22. Jawaban: e
Osmosis adalah perpindahan molekul pelarut
(misal air) melalui membran semipermeabel dari
larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke
larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik). Semakin
tinggi konsentrasi larutan NaCl maka semakin
banyak air yang ke luar dari sel. Akibatnya, berat
kentang semakin berkurang.
23. Jawaban: b
Sel hewan yang berada di larutan hipertonis akan
mengalami krenasi. Hal ini karena air dalam sel
akan berosmosis keluar sel sehingga akan terjadi
eksosmosis. Eksosmosis pada sel hewan akan
mengakibatkan pengerutan sel (krenasi).
24. Jawaban: a
Konsentrasi larutan di luar membran rendah
(hipotonik) dan konsentrasi larutan di dalam
membran tinggi (hipotonik). Bagian B bersifat
hipotonik dan bagian C bersifat hipertonik. Artinya,
air akan mengalir dari bagian B ke bagian C.
Apabila telah tercapai kesetimbangan konsentrasi
maka larutan akan menjadi isotonik dan tidak ada
lagi aliran molekul air ke bagian C.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

25. Jawaban: c
Potongan kentang dimasukkan ke dalam gelas
beker yang berisi larutan gula dengan konsentrasi
tinggi. Setelah beberapa saat, kentang tersebut
menyusut dan massanya berku rang. Air dalam sel
(kentang) berosmosis ke luar sel. Hal ini terjadi
karena konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi
daripada konsentrasi larutan di dalam sel sehingga
air di dalam sel akan ke luar. Jadi, cairan di dalam
sel bersifat hipotonis terhadap larutan gula.
26. Jawaban: d
Transpor pasif meliputi osmosis dan difusi.
Osmosis merupakan perpindahan molekul pelarut
dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke
larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui
membran semipermeabel.
Gerakan partikel zat terlarut dari larutan hipertonik
ke larutan hipotonik disebut difusi. Pengangkutan
lintas membran yang memerlukan ATP disebut
transpor aktif.
27. Jawaban: b
Terjadinya hemolisis merupakan salah satu
peristiwa osmosis karena sel darah merah berada
dalam larutan hipotonik sehingga molekul air
masuk ke dalam sel. Jika hal ini terjadi terusmenerus lama-kelamaan sel darah merah akan
pecah (lisis).
28. Jawaban: d
Peristiwa transpor zat dengan ciri-ciri disebutkan
pada soal merupakan transpor aktif. Adapun
transpor pasif merupakan transpor zat tanpa
menggunakan energi sel dan terjadi secara spontan
mengikuti gradien konsentrasi. Contoh transpor
pasif yaitu difusi, endosmosis, dan eksosmosis.
Difusi adalah perpindahan molekul dari konsentrasi
tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran
plasma maupun tidak. Endosmosis terjadi jika
konsentrasi larutan dalam sel tinggi sehingga air
masuk ke dalam sel. Sedangkan eksosmosis
adalah keluarnya air dari dalam sel apabila
konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi.
29. Jawaban: b
Osmosis merupakan perpindahan molekul pelarut
dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke
larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui
membran semipermeabel.
Pelarut dalam hal ini air dari larutan Y akan masuk
ke dalam umbi kentang sehingga tinggi larutan
dalam kentang (X) naik. Hal ini mengakibatkan
permukaan larutan Y turun karena sebagian
molekul pelarutnya telah mengalir ke dalam umbi
kentang.

30. Jawaban: b
Endositosis merupakan proses pemasukan zat ke
dalam sel. Proses ini melalui fagositosis dan
pinositosis. Fagositosis yaitu proses memakan sel
atau benda padat, sedangkan pinositosis yaitu
proses penyerapan zat cair ke dalam sel. Adapun
eksositosis merupakan proses pengeluaran zat
dari dalam sel ke luar sel. Eksosmosis yaitu
keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi
larutan di luar sel lebih tinggi.
B. Uraian
1. Membran sel mempunyai beberapa fungsi
sebagai berikut.
a. Melindungi isi sel agar tidak keluar
meninggalkan sel.
b. Mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel.
c. Sebagai reseptor rangsang dari luar sel.
2. Sifat-sifat fisika pada matriks sitoplasma sebagai
berikut.
a. Efek Tyndal yaitu kemampuan matriks
sitoplasma memantulkan cahaya.
b. Gerak Brown yaitu gerak acak (zig zag)
partikel koloid penyusun sitoplasma.
c. Gerak siklosis yaitu gerak matriks
sitoplasma
berupa arus melingkar.
d. Memiliki tegangan permukaan.
e. Elektrolit yaitu memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik.
3. Matriks nukleus (nukleoplasma) merupakan
cairan nukleus berbentuk gel yang mengandung
banyak substasi kimia, seperti ion-ion, protein,
enzim, nukleotida, dan benang-benang kromatin
yang terdiri atas DNA. Benang-benang kromatin
yang memendek, menebal, dan mudah menyerap
zat warna saat pembelahan sel disebut kromosom.
4. a. 1 = tilakoid
2 = grana
3 = stroma
4 = membran luar
5 = membran dalam
b. Tilakoid (nomor 1) mengandung klorofil yang
bertugas menangkap energi cahaya untuk
proses fotosintesis. Oleh karena itu, tilakoid
berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis
yaitu pada tahap fotolisis air (reaksi terang).
5. Dinding sel lebih tebal daripada membran
plasma. Namun, ada beberapa bagian dinding
sel yang tidak mengalami penebalan. Bagian ini
membentuk pori (noktah) atau saluran sehingga
sitoplasma dapat keluar masuk melewatinya.
Saluran ini dinamakan plasmodesmata. Plasmodesmata inilah yang memungkinkan terjadi
hantaran impuls dari luar sel ke pusat sel.

Biologi Kelas XI

6. Mitokondria memiliki dua jenis membran yaitu


membran luar dan membran dalam. Kedua
membran ini bersifat kuat, fleksibel, stabil, dan
tersusun dari lipoprotein. Membran dalam
membentuk tonjolan-tonjolan yang disebut krista.
Tonjolan-tonjolan tersebut berfungsi untuk
memperluas permukaan agar penyerapan oksigen
lebih efektif.
Ruangan dalam mitokondria berisi cairan yang
disebut matriks mitokondria. Di dalam matriks
mitokondria terdapat enzim pernapasan, DNA,
RNA, dan protein.
7. Sel tumbuhan muda memiliki banyak vakuola
yang berukuran kecil-kecil. Sel tumbuhan akan
tumbuh memanjang setelah mendapatkan
protoplasma dalam jumlah yang tetap. Air diserap
masuk vakuola dalam protoplasma hingga vakuola
menggembung serta merentangkan dinding sel.
Oleh
karena
dinding
sel
mengembang,
protoplasma
meregang
semakin
menjauh.
Akhirnya, vakuola-vakuola yang berisi zat cair dan
banyak jumlahnya itu bergabung sehingga
terbentuklah satu vakuola besar yang mengisi
hampir seluruh sel.
8. Perendaman ikan asin menggunakan larutan
garam berkonsentrasi rendah bertujuan untuk
mengurangi rasa asin pada ikan tersebut.
Konsentrasi garam dalam tubuh ikan asin lebih
tinggi daripada larutan garam maka garam akan
berdifusi ke luar dari tubuh ikan menuju larutan
garam di sekitarnya. Oleh karena itu, rasa asin pada
ikan asin dapat berkurang.
9. Transpor pasif lebih menguntungkan sel karena
molekul atau ion dapat diangkut keluar masuk sel
tanpa membutuhkan energi. Perpindahan molekul
terjadi secara spontan dan mengikuti gradien
konsentrasi. Contoh transpor pasif yaitu difusi dan
osmosis.
10. a. Kehilangan berat pada potongan kentang
terjadi karena kentang berada di larutan
hipertonik sehingga cairan dalam kentang
berosmosis keluar sel.
b. Kehilangan berat pada potongan kentang
semakin besar jika direndam dalam larutan
gula yang lebih pekat.

Bab II Struktur dan Fungsi


Jaringan Tumbuhan

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: e
Meristem apikal berperan dalam pertumbuhan
dan diferensiasi ujung batang, akar, cabang, daun,
dan kuncup bunga.
2. Jawaban: e
Gambar 1 adalah jaringan epidermis yang
merupakan jaringan pelindung.
Gambar 2 adalah jaringan parenkim yang
merupakan jaringan dasar.
Gambar 3 adalah jaringan sklerenkim yang
merupakan jaringan penyokong.
Gambar 4 adalah jaringan xilem yang merupakan
jaringan pengangkut.
3. Jawaban: b
Jaringan meristem memiliki karakteristik selselnya masih aktif membelah, ukuran sel-selnya
seragam (homogen) dan berada pada titik tumbuh.
Sementara itu, jaringan xilem, jaringan floem,
jaringan sklerenkim, dan jaringan epidermis
termasuk jaringan dewasa.
4. Jawaban: c
Epidermis akar membentuk modifikasi/diferensiasi
menjadi rambut akar. Perisikel yang sejajar dengan
xilem dapat berubah menjadi meristematis dan
membentuk cabang akar. Jaringan kambium ke
arah luar membentuk floem dan ke arah dalam
membentuk xilem.
5. Jawaban: c
Kolenkim merupakan jaringan penyokong pada
organ yang masih muda dengan sel-sel yang
masih hidup, dinding sel dari selulosa, serta
penebalan tidak beraturan. Sementara itu,
sklerenkim, merupakan jaringan penyokong pada
organ-organ dewasa, dengan sel yang telah mati.
Dinding sel sklerenkim tersusun dari lignin,
epidermis, parenkim, dan endodermis bukanlah
jaringan penyokong.
6. Jawaban: d
Prokambium adalah bakal berkas pengangkut.
Protoderm merupakan bakal epidermis. Meristem
apikal akan membentuk ujung organ tanaman atas
dan ujung akar. Tunas samping merupakan bakal
tunas yang ada di samping. Meristem dasar akan
berkembang menjadi jaringan dasar.

K unc i Jawaban dan Pembahasan

7. Jawaban: e
Aerenkim merupakan parenkim yang berfungsi untuk
menyimpan udara. Biasanya ditemukan pada
tumbuhan air yang berfungsi sebagai alat pengapung.
Sementara itu, parenkim asimilasi/klorenkim
merupakan parenkim yang berfungsi untuk
fotosintesis karena mengandung klorofil. Parenkim
penimbun berfungsi untuk menyimpan makanan
cadangan. Parenkim air berfungsi untuk menyimpan
air pada tanaman xerofit, epifit, dan sukulen.
8. Jawaban: b
Jaringan penguat terdiri atas kolenkim dan
sklerenkim. Ciri-ciri jaringan sklerenkim sebagai
berikut.
1) Memiliki dinding sel sekunder yang
mengandung lignin.
2) Tersusun dari sel-sel mati.
3) Terdapat pada organ-organ yang tidak lagi
mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.
Sementara itu, tersusun dari sel-sel hidup dan
dindnig sel mengandung selulosa merupakan
ciriciri kolenkim.
9. Jawaban: d
Xilem terdiri atas sel-sel yang mati, sedangkan floem
terdiri atas sel-sel yang masih hidup. Xilem berfungsi
untuk mengangkut air dan garam mineral,
sedangkan floem untuk mengedarkan hasil
fotosintesis. Pernyataan nomor 1), 3), dan 4)
merupakan persamaan xilem dan floem. Serabut
xilem dan serabut floem mempunyai dinding
sekunder yang tebal dan berfungsi sebagai penguat.
10. Jawaban: a
Pengangkutan ekstravaskular merupakan pengangkutan di luar pembuluh angkut yang terjadi di
akar. Sementara itu, pengangkutan intravaskular
merupakan pengangkutan zat melalui pembuluh
angkut xilem dan floem.
B. Uraian 1.
Pembeda

Keaktifan membelah
Ukuran sel Dinding
sel

Vakuola

Jaringan
Meristem

Aktif membelah
Relatif kecil
Tipis

Ruang antarsel
Sitoplasma

Tidak ada atau


sangat kecil
Tidak ada
Banyak

Sel

Sel hidup

Jaringan Dewasa

Tidak ada aktivitas


pembelahan sel
Relatif lebih besar
Mengalami penebalan sesuai dengan
fungsinya
Besar
Ada
Sedikit
Kadang-kadang sel
telah mati

2. Parenkim terbagi menjadi 5 berdasarkan


fungsinya sebagai berikut.
a. Parenkim udara (aerenkim)
b. Parenkim penyimpan (berfungsi sebagai
penyimpan makanan cadangan)
c. Parenkim air (untuk menyimpan air pada
tanaman xerofit, epifit, dan sukulen)
d. Parenkim asimilasi untuk fotosintesis
biasanya terdapat pada daun atau batang
yang berwarna hijau.
e. Parenkim pengangkut yang berperan
dalam proses pengangkutan zat dan dapat
ditemukan di sekitar floem dan xilem.
3. Gambar tersebut merupakan jaringan floem.
Jaringan floem terdiri atas sel-sel tapis, sel
pengiring, sel albumin, parenkim floem, dan
serabut floem.
a. Sel tapis memiliki bentuk seperti tabung
dengan ujung yang berlubang-lubang. Sel
tapis saling berhubungan dengan sel tapis
yang lainnya dengan berlekatan antara
dinding ujung sel di bawah atau di atasnya.
Deretan sel memanjang ini disebut pembuluh
tapis.
b. Sel pengiring berupa deretan sel yang hidup
dan menyerupai sel-sel parenkim. Sel
pengiring berperan dalam transportasi zat
makanan. Sel pengiring tidak dijumpai pada
tumbuhan Gymnospermae dan Pteridophyta.
c. Sel albumin terletak di dekat sel tapis yang
merupakan sel parenkim yang mengandung
banyak zat albumin. Sel albumin menyusun
jari-jari empulur. Sel ini dijumpai pada
tanaman Gymnospermae dan memiliki fungsi
yang sama dengan sel panjang.
d. Parenkim floem, merupakan parenkim yang
terletak di bagian buluh tapis, berfungsi
sebagai tempat menyimpan cadangan
amilum, lemak, dan zat organik lainnya.
e. Serabut floem berbentuk panjang dan
ujungujungnya saling berhimpitan. Dinding
sel serabut floem mengalami penebalan
sekunder sehingga berfungsi sebagai
penguat floem.
4. a. Kolenkim angular mengalami penebalan
pada bagian-bagian sudut dinding sel.
b. Kolenkim lamelar mengalami penebalan
pada dinding-dinding sel yang tangensial.
c. Kolenkim tubular (lakuna) mengalami
penebalan dinding pada permukaan yang
berhadapan dengan ruang antarsel.
5. Tiga
teori
yang
mendukung
konsep
pengangkutan air dan mineral dari tanah ke
dalam tubuh tumbuhan sebagai berikut.

Biologi Kelas XI

a.

Teori Dixon Joly, menyatakan bahwa air


naik ke atas karena daun melakukan
transpirasi sehingga air tertarik ke atas. Air
selalu bergerak dari daerah basah ke daerah
kering.

b.

Teori tekanan akar, menyatakan bahwa air


dan mineral naik ke atas karena adanya
tekanan akar akibat adanya perbedaan
konsentrasi air dalam air tanah dengan cairan
pada saluran xilem.

c.

Teori vital, menyatakan bahwa air dari akar


dapat naik menuju daun karena adanya selsel hidup, misal sel-sel parenkim dan jari-jari
empulur di sekitar xilem.

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: a
Perikambium atau perisikel dapat bersifat
meristematis kembali pada pangkal batang yang
disetek sehingga tumbuh dan berkembang
menjadi akar. Peristiwa ini juga terjadi pada batang
tanaman yang dicangkok.
2. Jawaban: c
Keterangan gambar:
1 = Epidermis
4 = Xilem
2 = Korteks
5 = Floem
3 = Endodermis
3. Jawaban: a
Aktivitas kambium membentuk xilem sekunder
akan mengakibatkan terbentuknya lingkaran
tahun. Epidermis dan parenkim merupakan
jaringan dewasa yang tidak aktif membelah.
Felogen merupakan kambium gabus. Felogen ke
arah luar membentuk felem dan ke arah dalam
membentuk parenkim gabus (feloderm). Felogen,
felem, dan feloderm akan membentuk jaringan
kulit gabus (periderm).
4. Jawaban: b
Makanan cadangan pada tumbuhan disimpan
dalam jaringan parenkim. Jaringan parenkim yang
berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan
disebut parenkim penimbun. Sklerenkim dan
kolenkim merupakan jaringan penyokong.
Epidermis merupakan jaringan pelindung. Palisade merupakan jaringan yang berperan dalam
fotosintesis.
5. Jawaban: b
Tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae
memiliki endodermis, contoh padi, mangga, dan
bunga merak.
Tumbuhan Gymnospermae tidak memiliki

Kunci Jawaban dan Pembahasan

endodermis, contoh pakis haji dan melinjo.


6. Jawaban: b
Calyx (kelopak bunga) merupakan pembungkus
bunga saat kuncup yang umumnya berwarna
hijau. Petala merupakan daun mahkota. Corolla
merupakan mahkota bunga, receptacle merupakan dasar bunga, dan sepalae merupakan daun
kelopak.
7. Jawaban: b
Pada bagian dalam dari korteks terdapat endodermis. Sel-sel endodermis mengalami penebalan
dinding sel oleh suberin atau gabus sehingga
dalam pengamatan mikroskopis, sel-sel endodermis tampak lebih gelap. Kambium terletak di antara
xilem dan floem. Parenkim tersebar hampir di
seluruh organ tumbuhan. Perisikel terletak di
bagian dalam endodermis. Perisikel adalah bagian
terluar dari stele.
8. Jawaban: b
Pada gambar terlihat rambut-rambut akar yang
hanya terdapat pada organ akar. Pada bagian
tengah tampak jaringan xilem yang berbentuk
seperti bintang dan di sebelah luarnya terdapat
jaringan floem. Ciri-ciri tersebut merupakan ciriciri
Dicotyledoneae. Pada akar Monocotyledoneae
jaringan xilem terletak berselang-seling dengan
jaringan floem.
9. Jawaban: e
Endokarp merupakan lapisan dalam buah yang
mengelilingi biji dan bersifat tebal serta keras.
Endokarp pada buah kelapa berupa tempurung
kelapa. Eksokarp merupakan kulit terluar buah,
ada yang keras dan ada yang lunak. Eksokarp
pada buah kelapa berupa bagian yang keras
berwarna hijau. Mesokarp merupakan lapisan
tengah yang tebal. Pada buah kelapa, mesokarp
berupa serabut kelapa. Mesokarp pada beberapa
jenis buah disebut sebagai daging buah. Perikarp
merupakan bagian-bagian buah yang meliputi
eksokarp, mesokarp, dan endokarp.
10. Jawaban: c
Meristem interkalar terletak pada pangkal ruas
batang dan berperan dalam pemanjangan batang
rumput-rumputan Poaceae. Rumput tidak memiliki
meristem sekunder, meristem lateral, dan
kambium.
B. Uraian
1. Jaringan epidermis akar memiliki dinding sel yang
tipis sehingga mudah dilewati air. Epidermis akar
membentuk derivat rambut-rambut akar yang
berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan.
Jaringan epidermis batang memiliki dinding sel
yang tebal dilapisi kutikula, sehingga air atau
benda asing tidak dapat masuk melalui epidermis.

Derivat epidermis batang adalah lentisel yang


berfungsi untuk membantu pertukaran gas-gas
dalam tubuh tumbuhan.

7. Lapisan kulit pada biji melinjo sebagai berikut.


a.
Kulit luar (sarkotesta)
merupakan kulit yang

2.

Endot est a
Sark otest a tebal berdaging
Pembeda
Empulur

Berkas
pengangkut

Jari-jari
empulur

Dicotyledoneae
Ada, berupa parenkim
sentral
Tipe kolateral terbuka/
bikolateral,
ukuran
seragam, dan tersusun
dalam lingkaran
Ada, berupa deretan
parenkim di antara berkas
pengangkut

Perisikel Ada, terdiri atas parenkim


dan sklerenkim
Nyata
Endodermis
Korteks
Terdiri atas beberapa lapis

Monocotyledoneae
Tidak ada
Tipe kolateral tertutup/
konsentris
amfivasal,
ukuran makin besar ke
arah dalam dan tersusun
tersebar
Tidak ada

Tidak terdiferensiasi
Tidak nyata
Parenkim berkesinambungan
hingga
ke
tengah batang

3. Bagian yang dihilangkan saat mencangkok


batang adalah dari kulit luar hingga lapisan
kambium. Jika kambium tidak dibersihkan dengan
benar, kambium dapat membentuk floem kembali.
Floem dihilangkan agar aliran zat-zat makanan dari
daun tidak dapat dialirkan ke bawah sehingga
pada sayatan atas akan terjadi penumpukan
auksin dan karbohidrat. Adanya penumpukan
auksin
dan
karbohidrat
tersebut
akan
merangsang terbentuknya akar pada batang
bagian atas sayatan.
4. a. Epidermis, berfimso melindungi jaringan di
dalamnya.
b. Stomata, tempat pertukaran gas dan
transpirasi.
c. Berkas pengangkut, terdiri atas xilem dan
floem. Floem berfungsi untuk mengangkut zat
hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh.
Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan
unsur hara dari akar ke daun.
d.

Mesofil dibagi menjadi 2 jaringan yaitu palisade dan spons (bunga karang) yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis.

5. Dinding sel endodermis mengalami penebalan


gabus yang disebut pita kaspari. Adanya
penebalan ini mengakibatkan tidak semua bagian
endodermis bisa dilalui air. Hanya bagian endodermis yang tidak mengalami penebalan suberin
saja yang bisa dilalui air. Sel ini disebut sel
penerus. Adanya sel panerus ini memungkinkan
air dapat sampai ke silinder pusat.
6. Gambar tersebut merupakan gambar trikoma
yang terletak pada permukaan daun. Trikoma
merupakan modifikasi dari epidermis. Fungsi
trikoma pada daun adalah untuk mengurangi
penguapan akibat melindungi dari hewan
pengganggu, dan untuk meneruskan rangsang.

b.

Kulit tengah (sklerotesta)


merupakan
lapisan
yang
keras,
kuat,
dan
berkayu.
c.
Kulit dalam (endotesta) merupakan lapisan
tipis seperti selaput yang melekat pada inti biji.
8. a. Bunga lengkap merupakan bunga yang
memiliki perhiasan bunga dan bagian perkembangbiakan yang lengkap.
b. Bunga tidak lengkap adalah bunga yang
hanya memiliki perhiasan bunga saja atau
bunga yang hanya memiliki alat perkembangbiakan saja.
c. Bunga sempurna, bunga yang memiliki alat
perkembangbiakan jantan dan betina
(berumah satu).
d. Bunga tidak sempurna, bunga yang hanya
memiliki satu jenis alat perkembangbiakan,
jantan atau betina saja (berumah dua).
9. Karena buah nangka dan buah pandan
terbentuk dari beberapa bakal buah dari
beberapa bunga yang terkumpul menjadi satu.
10. Empulur terdiri dari parenkim yang berfungsi
sebagai tempat penyimpan makanan cadangan
dan sebagai tempat penyimpan sisa metabolisme
yang tidak berguna bagi tumbuhan, seperti resin
dan tanin.

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: b
Setiap sel tumbuhan memiliki kemampuan untuk
beregenerasi menjadi tanaman yang lengkap.
Teori ini disebut teori totipotensi. Teori totipotensi
mendasari penerapan teknik kultur jaringan.
2. Jawaban: e
Sterilisasi pada alat, bahan, dan ruangan bertujuan untuk menghindari kontaminasi mikrobia
seperti jamur dan bakteri.
3. Jawaban: e
Berdasarkan teori totipotensi, setiap sel tumbuhan
mempunyai kemungkinan untuk tumbuh menjadi
tanaman yang lengkap. Baik potongan bagian
tanaman yang masih muda atau yang sudah
dewasa sama-sama bisa tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang lengkap. Jadi,
keempat bagian tumbuhan tersebut dapat
dijadikan eksplan.

Biologi Kelas XI

dan b

4. Jawaban: b
Penanaman eksplan harus dilakukan pada
ruangan tertutup dan telah disterilkan seperti
entkas atau laminar air flow. Ruang laboratorium
terlalu besar untuk penanaman dan memboroskan
tempat dan bahan sterilisasi.
5. Jawaban: d
1) Subkultur : pemindahan eksplan ke media
baru.
2) Aklimatisasi : proses penyesuaian atau
adaptasi plantlet terhadap
kondisi lingkungan yang baru.
3) Inokulasi
: penanaman eksplan pada
media kultur.
4) Sterilisasi : proses ini bertujuan agar eksplan
media dan peralatan bebas
dari hama, jamur, bakteri, dan
virus.
5) Isolasi : pengambilan sebagian sel, jaringan,
atau
organ
yang
akan
digunakan sebagai eksplan.
6. Jawaban: b
NaClO merupakan bahan kimia yang terdapat
pada bahan pemutih. Bahan kimia ini berfungsi
membunuh kuman (desinfektan) sehingga dapat
digunakan untuk sterilisasi eksplan. Adapun
pembuatan media padat biasanya menggunakan
bahan agar-agar. Penanaman eksplan dan
subkultur membutuhkan media kultur yang berisi
unsur mikro dan makro. Aklimatisasi biasanya
menggunakan campuran tanah dan pasir yang
telah disterilisasi.
7. Jawaban: e
Unsur-unsur yang terkandung dalam media kultur
jaringan sebagai berikut.
1) Bahan pemadat: agar-agar, gelrite, dan
phyta gel.
2) Garam-garam anorganik: unsur makro dan
mikro.
3) Zat-zat organik: gula, myo-inositol, vitamin,
asam amino, dan zat pengatur tumbuh.
4) Substansi organik kompleks: air kelapa,
ekstrak buah-buahan, ekstrak yeast, pepton,
tripton, dan hidrolisat kasein.
5) Bahan tambahan: arang aktif.
8. Jawaban: b
Lingkungan fisik seperti suhu dan cahaya
(penyinaran) dalam ruangan tersebut perlu
dikontrol untuk mendukung pertumbuhan yang
optimal. Proses sterilisasi dan penanaman
eksplan juga memerlukan ruangan yang steril,
tetapi suhu dan cahaya tidak perlu dikontrol
secara ketat. Eksplan yang telah ditanam pada
media diletakkan dalam ruangan yang steril
dengan pencahayaan dan suhu yang terkontrol.
Ruangan yang diguna-

Kunci Jawaban dan Pembahasan

kan untuk membersihkan alat-alat laboratorium


dan memindahkan plantlet dari botol kultur tidak
mutlak harus steril, tetapi harus bersih.
9. Jawaban: d
2,4-D (2,4-dichlorophenoxyacetic acid) merupakan auksin sintetis yang sering ditambahkan
dalam media kultur jaringan. Selain 2,4-D, auksin
sintetis yang juga sering digunakan adalah NAA
dan IBA. Adapun contoh sitokinin sintetis adalah
BAP, sedangkan asam absisat sintetis adalah
ABA. Hormon giberelin yang sering digunakan
dalam kultur jaringan yaitu GA 3. Hormon etilen
jarang digunakan dalam kultur jaringan.
10. Jawaban: e
Aklimatisasi merupakan kegiatan memindahkan
plantlet dari ruangan kultur ke lingkungan yang
teduh. Tindakan ini bertujuan untuk mengadaptasikan plantlet dengan lingkungannya yang baru.
Plantlet ditanam di polybag dan diletakkan di bawah
sungkup agar terlindung dari cahaya matahari
langsung. Setelah bibit hasil kultur mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya maka
sungkup dilepaskan. Plantlet secara perlahan-lahan
dipindahkan ke tempat yang langsung terkena
cahaya matahari. Pemeliharaan selanjutnya sama
dengan bibit yang dihasilkan dari biji.
B. Uraian
1. Jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang
tersusun atas sel-sel yang mempunyai kemampuan totipotensi yaitu tumbuhan mempunyai
kemampuan membelah, memanjang, dan berdiferensiasi yang tidak terbatas sehingga jaringan
meristem dapat ditumbuhkembangkan menjadi
individu baru.
2. Keberhasilan kultur jaringan ditentukan oleh
beberapa faktor berikut.
a. Eksplan yang digunakan berupa jenis
tanaman, jenis jaringan, ukuran eksplan,
kondisi tanaman induk, dan musim saat
pengambilan eksplan.
b. Perbandingan komposisi senyawa kimia
dalam media tanam.
c. Kondisi lingkungan, misal cahaya, suhu,
kelembapan, pH, dan kepadatan media.
d. Kondisi kultur dan lingkungan yang steril.
3. Subkultur
dilakukan
untuk
menjamin
ketersediaan nutrisi bagi eksplan. Eksplan yang
ditanam dalam suatu media akan menggunakan
nutrien yang terkandung dalam media tersebut
maka nutrien dalam media tersebut semakin
lama semakin habis sehingga eksplan perlu
dipindahkan ke media yang baru melalui
subkultur. Jika tidak dilakukan subkultur,
pertumbuhan eksplan akan terhambat atau mati
karena kekurangan nutrisi.

4. Beberapa teknik kultur jaringan sebagai berikut.


a. Kultur meristem, eksplan yang digunakan
berupa jaringan meristem.
b. Kultur protoplas, eksplan berupa protoplas.
A. Pilihan Ganda
c. Kultur kloroplas, eksplan berupa kloroplas
1. Jawaban: d
dan biasanya digunakan untuk fusi protoplasma.
Ujung akar merupakan bagian akar yang terdiri
d. Kultur pollen atau kultur anther, eksplan
atas sel-sel yang bersifat meristematis. Sel-selnya
yang digunakan berupa putik atau benang
mudah rusak apabila terjadi gesekan dengan
sari.
tanah. Oleh karena itu, pada bagian luar ujung
akar terdapat tudung akar atau kaliptra yang akan
e. Fusi protoplas, teknik menggabungkan dua
melindungi bagian tersebut saat akar memanjang
protoplas sehingga dihasilkan tanaman
menembus tanah. Bagian yang menyerap unsur
dengan sifat yang baru.
hara yaitu bulu-bulu akar. Bagian yang mengedar5. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam teknik
kan hasil fotosintesis adalah jaringan pengangkut.
kultur jaringan sebagai berikut.
Bagian yang membentuk cabang akar adalah
a. Tahapan persiapan dan sterilisasi eksplan
perikambium. Bagian yang memperkuat perakarTahap
persiapan
dilakukan
dengan
an adalah jaringan penyokong.
pembuatan media tanam dan sterilisasi alat.
Media tanam berupa media agar yang 2. Jawaban: d
ditambahkan unsur mineral makro, mineral
Pada akar tumbuhan Dicotyledoneae, antara
mikro, vitamin, dan zat pengatur tumbuh. Mekorteks dan silinder pusat terdapat endodermis.
dia harus disterilkan menggunakan uap
Jaringan xilem terletak di sebelah dalam kambium.
panas bertekanan tertentu dan waktu tertentu
Jaringan floem terletak di sebelah luar kambium.
agar aseptis. Alat yang digunakan untuk
Silinder pusat merupakan bagian terdalam dari
sterilisasi media dan peralatan disebut
batang.
autoklaf. Selanjutnya dilakukan pengambilan
3. Jawaban: b
eksplan dari tanaman yang sehat.
Jaringan penguat/penyokong tumbuhan terdiri
atas jaringan sklerenkim dan kolenkim. Jaringan
b. Tahapan inokulasi
penyokong yang memiliki ciri-ciri di atas adalah
Pada tahap ini dilakukan penanaman eksplan
kolenkim. Sementara itu, jaringan penyokong
dalam ruangan tertutup yang telah disterilkan.
berupa sklerenkim tersusun atas sel-sel yang telah
Eksplan disterilkan menggunakan larutan
mati, penebalan sekunder terjadi di seluruh bagian
NaClO dan dipotong-potong kecil kemudian
dinding sel, dan terletak pada jaringan dewasa.
ditanam dalam media tanam. Eksplan dalam
media kultur ini kemudian dipelihara di dalam
ruangan aseptis yang terkontrol suhu dan
pencahayaannya.
c.

Tahap subkultur
Pada tahap ini dilakukan pemindahan eksplan
ke dalam media tanam yang baru. Komposisi
hormon dalam media tanam yang baru
biasanya berbeda dengan komposisi hormon
pada media yang digunakan untuk subkultur.

d.

Tahap aklimatisasi
Aklimatisasi dilakukan agar plantlet beradaptasi dengan lingkungannya yang baru.
Plantlet ditanam dalam polybag dan
diletakkan di tempat yang teduh. Seiring
dengan pertumbuhannya, intensitas cahaya
yang mengenai tanaman hasil kultur
ditambah. Setelah bibit hasil kultur jaringan
beradaptasi, bibit ditanam pada lingkungan
alamiahnya.

4. Jawaban: b
Keterangan gambar:
1 = jaringan epidermis
2 = jaringan palisade
3 = rongga udara
4 = jaringan pengangkut
5 = stomata
Jaringan palisade merupakan jaringan pada daun
yang mengandung banyak klorofil. Jaringan ini
berperan dalam proses fotosintesis. Pada jaringan
epidermis, rongga udara, jaringan pengangkut,
dan stomata tidak terdapat klorofil sehingga pada
bagian tersebut tidak terjadi fotosintesis.
5. Jawaban: c
Jaringan yang terlihat pada gambar adalah
jaringan xilem. Penyusun jaringan xilem, antara
lain unsur trakeal (trakea dan trakeida), serabut
xilem, dan parenkim xilem. Sel pengiring terdapat
pada floem yang berfungsi untuk mengalirkan zat
makanan melalui pembuluh tapis.

Biologi Kelas XI

19. Jawaban: d
Jaringan penguat atau jaringan penyokong terdiri
atas jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim.
Jaringan kolenkim merupakan jaringan penguat
pada bagian tanaman yang masih muda. Adapun
jaringan sklerenkim merupakan jaringan penguat
pada bagian tanaman yang sudah dewasa.
Jaringan epidermis merupakan jaringan pelindung.
Jaringan parenkim merupakan jaringan dasar.
Jaringan floem merupakan jaringan pengangkut.

18. Jawaban: e
Kambium fasikuler dan kambium gabus merupakan
jenis meristem sekunder. Kolenkim dan parenkim
termasuk jaringan dewasa. Pada ujung akar
terdapat meristem apikal yang merupakan titik
tumbuh primer.
18.

Jawaban: b
Jenis Tanaman

a.
b.
c.
d.
e.

19.

20.

21.

22.

Keladi
Durian
Pisang
Waru
Bakau

Jenis Trikoma
Trikoma hidatoda
Rambut bersisik
Kelenjar madu
Rambut bercabang
Kelenjar garam

Jawaban: c
Jaringan yang mempunyai ciri-ciri tersebut adalah
jaringan epidermis yang berfungsi melindungi
tumbuhan dari pengaruh luar. Tempat pertukaran
gas merupakan fungsi stomata. Memperkukuh
tubuh tumbuhan merupakan fungsi jaringan
kolenkim dan sklerenkim. Fotosintesis terjadi pada
jaringan palisade dan jaringan bunga karang.
Sebagai alat pengangkutan merupakan fungsi
jaringan xilem dan floem.
Jawaban: e
Sklerenkim tersusun atas serabut sklerenkim
(serat sklerenkim) dan sklereid (sel-sel batu).
Serabut sklerenkim berbentuk panjang dan
terletak dalam bentuk untaian atau lingkaran.
Sementara itu, sklereid berukuran lebih pendek
dan mempunyai bentuk yang tidak beraturan.
Tempurung hampir seluruhnya tersusun dari
skereid sehingga mempunyai struktur keras.

Jawaban: e
Bagian yang diberi tanda X adalah sklerenkim.
Sklerenkim berfungsi untuk menguatkan bagian
tumbuhan yang sudah dewasa. Melindungi
tumbuhan dari pengaruh luar merupakan fungsi
dari epidermis. Menyimpan makanan cadangan
adalah fungsi dari parenkim penimbun. Sebagai
tempat proses fotosintesis merupakan fungsi
jaringan mesofil daun. Mengangkut dan mengedarkan zat-zat makanan dari daun ke seluruh
bagian tumbuhan merupakan fungsi floem.

25.

Jawaban: d
Meskipun kulit kayu disayat melingkar sehingga
sebagian batang hanya tersisa kayunya, bagian
atas sayatan tetap hidup karena xilem masih tetap
ada dan berfungsi dengan baik. Pada bagian
sayatan kulit atas akan terlihat ada cairan yang
keluar merupakan hasil dari fotosintesis yang
diangkut floem tetapi tidak dapat tersalur pada
sayatan kulit bawah karena terpotong.

26.

Jawaban: b
Pada tumbuhan Dicotyledoneae jaringan gabus
dibentuk oleh kambium gabus (felogen) yang
terletak di bawah epidermis. Felogen terbagi
menjadi dua yaitu felem dan feloderm. Felem
adalah jaringan gabus yang dibentuk oleh
kambium gabus ke arah luar dan feloderm adalah
jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus
ke arah dalam.

27.

Jawaban: e
Keterangan gambar:
1 =jaringan epidermis, sebagai jaringan
pelindung
2 =jaringan palisade, tempat terjadinya
fotosintesis
3 = jaringan spons, tempat terjadinya
fotosintesis
dan
tempat
menyimpan
sementara hasil fotosintesis
4 = jaringan pengangkut, terdiri atas xilem
yang
mengangkut unsur hara dan air menuju ke
daun dan floem yang mengangkut hasil
fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan.
5 = sel penutup pada stomata, sebagai tempat
pertukaran gas

Jawaban: c
Dinding sel-sel penyusun endodermis mengalami
penebalan dari suberin dan kutin sehingga membentuk seperti pita yang dikenal sebagai pita kaspari.
Jawaban: c

Epidermis
Endodemis

23.

24.

Jawaban: d
Kambium intravasikuler adalah kambium yang
terletak di antara xilem dan floem. Nomor 1 =
korteks
Nomor 2 = xilem
Nomor 3 = floem
Nomor 4 = kambium intravaskular Nomor 5 =
kambium intervaskular

Kunci Jawaban dan Pembahasan

19. Jawaban: d
18. Jawaban: e
Lateks merupakan salah satu hasil metabolit
Keterangan gambar:
sekunder yang kemudian disimpan dalam jaringan
1 = jaringan epidermis
parenkim.
2 = jaringan floem primer
3 = jaringan floem sekunder
23.
Jawaban: a
4 = jaringan kambium
Bagian yang ditunjuk adalah kutikula yang melapisi
5 = jaringan xilem sekunder
permukaan epidermis. Kutikula berfungsi untuk
Jaringan epidermis berfungsi melindungi jaringan
mencegah penguapan air. Bagian yang berfungsi
di bawahnya. Jaringan floem primer dan floem
melindungi jaringan di bawahnya adalah epidersekunder berfungsi mengedarkan hasil fotomis. Bagian yang berfungsi mengangkut unsur
sintesis ke seluruh bagian tumbuhan. Jaringan
hara adalah xilem. Bagian yang berfungsi sebagai
kambium berfungsi membentuk jaringan floem
tempat pertukaran gas adalah stomata. Bagian
dan jaringan xilem. Jaringan xilem berfungsi
yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis adalah
mengangkut air dan unsur hara dari dalam tanah.
jaringan palisade dan jaringan spons.
18.
Jawaban: c
24.
Jawaban: b
Jaringan mesofil pada daun ada dua macam yaitu
Bagian yang membesar, berdaging lunak, dan
jaringan palisade dan bunga karang. Jaringan
berair pada jambu monyet merupakan perbunga karang tersusun dari sel-sel yang bentukkembangan dari tangkai bunga. Buah jambu
nya beraturan dan susunannya tidak rapat.
monyet yang sebenarnya adalah bagian yang
Akibatnya, jaringan bunga karang memiliki banyak
berbentuk kecil dan berkulit keras yang sering kita
ruang antarsel. Jaringan palisade memiliki sel-sel
kenal sebagai mete.
yang tersusun rapat. Jaringan epidermis, xilem,
25.
Jawaban: d
dan floem bukan jaringan mesofil daun.
Penebalan zat gabus pada dinding endodermis
19.
Jawaban: a
disebut pita kaspari. Penebalan ini tidak dapat
Sel-sel epidermis pada biji kapas dapat
dilalui air. Namun, tidak semua sel-sel endodermis
mengalami modifikasi menjadi serat-serat kapas
mengalami penebalan sehingga air dapat masuk
yang merupakan bahan baku benang. Sel
ke stele. Sel-sel yang tidak mengalami penebalan
parenkim, kolenkim, sklerenkim, dan meristem
dinamakan sel penerus/sel peresap.
tidak dapat mengalami modifikasi menjadi serat.
26.
Jawaban: c
Jawaban: d
Jaringan kolenkim adalah jaringan penyokong
Batang tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotypada tumbuhan yang mengalami penebalan tidak
ledoneae sama-sama memiliki epidermis dan
teratur pada dinding selnya. Dinding sel pada
jaringan pengangkut. Pada batang Monocotyjaringan kolenkim mengalami penebalan sekunder
ledoneae tidak terdapat kambium sedangkan
oleh selulosa, hemiselulosa, dan pektin. Adapun
batang Dicotyledoneae terdapat kambium. Letak
lignin merupakan zat yang ditemukan pada
jaringan pengangkut pada batang Monocotypenebalan dinding sel pada jaringan sklerenkim.
ledoneae tersebar, sedangkan letak jaringan
pengangkut pada batang Dicotyledoneae tersusun 27.
Jawaban: b
dalam lingkaran.
Jaringan penyusun daun terdiri atas epidermis,
stomata, berkas pengangkut, dan mesofil. Mesofil
21.
Jawaban: d
daun Monocotyledoneae hanya tersusun dari
Endodermis hanya terdapat pada batang
parenkim spons. Adapun mesofil daun Dicotyletumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan
doneae tersusun dari parenkim palisade dan
Dicotyledoneae. Pinus merupakan tumbuhan
parenkim spons.
berbiji terbuka. Pacar air, bayam, dan jeruk adalah
tumbuhan Dicotyledoneae. Endodermis tidak 28.
Jawaban: c
terdapat batang tumbuhan Monocotyledoneae,
Kepala putik merupakan bagian bunga yang
contoh kelapa.
berkembang dan ikut membentuk buah manggis.
22.
Jawaban: d
Daun kelopak merupakan bagian bunga yang ikut
Teori tekanan akar menyatakan bahwa air dan
menyusun pembentukan buah terong. Tangkai
mineral naik ke atas dari akar menuju daun karena
putik merupakan bagian bunga yang ikut
faktor tekanan akar. Tekanan akar terjadi jika
menyusun pembentukan buah jagung. Tangkai
terdapat perbedaan konsentrasi air dalam tanah
bunga merupakan bagian bunga yang ikut
dengan cairan pada saluran xilem. Tekanan akar
menyusun pembentukan buah jambu monyet.
paling tinggi terjadi pada malam hari dan dapat
Dasar bunga merupakan bagian bunga yang ikut
mengakibatkan merembesnya tetes-tetes air dari
menyusun pembentukan buah tanaman elo.
daun tumbuhan (gutasi) melalui saluran yang
disebut hidatoda.
20.

Biologi Kelas XI

B. Uraian
Berdasarkan sifatnya, jaringan tumbuhan
dibedakan menjadi jaringan meristem
(embrional) dan jaringan dewasa.
Perbedaan jaringan meristem dan jaringan
dewasa adalah sebagai berikut.
Pembeda
Sifat sel
Sel penyusun

Dinding sel
Vakuola
Sitoplasma

Jaringan Meristem

Aktif membelah
Belum mengalami
diferensiasi
atau
spesialisasi fungsi
Tipis
Kecil/tidak ada
Banyak

Jaringan

Tidak aktif membelah


Telah
mengalami
diferensiasi
dan
spesialisasi fungsi
Tebal
Besar
Sedikit

Dewasa

2. Parenkim berdasarkan bentuknya dibedakan


menjadi empat macam berikut.
a. Parenkim palisade, berbentuk panjang,
tegak dan mengandung kloroplas. Parenkim
ini menyusun mesofil daun.
b. Parenkim bunga karang, bentuk dan ukuran
sel bunga karang tidak teratur dengan ruang
antarsel relatif lebih besar.
c. Parenkim lipatan, merupakan parenkim
yang dinding selnya mengalami lipatan ke
arah dalam serta banyak mengandung
kloroplas.
d. Parenkim bintang, berbentuk seperti bintang
dan bersambungan pada ujung-ujungnya.
3. a. Stoma, terdapat pada epidermis daun atau pada
batang yang masih muda. Stomata berfungsi
sebagai tempat pertukaran gas-gas O2 dan
CO2.
b. Sel kipas, terdapat pada epidermis daun
Poaceae. Sel kipas berfungsi untuk mencegah
penguapan yang berlebihan.
c. Trikoma, berupa tonjolan atau rambut di
antara sel epidermis pada daun, bunga, buah,
atau akar. Beberapa fungsi trikoma yaitu
sebagai jaringan pelindung (terutama untuk
mencegah penguapan berlebihan), sebagai
alat pengisap air dan garam-garam mineral,
membantu penyebaran biji, sebagai alat
ekskresi, dan sebagai alat penerus rangsang
dari luar.

b. Bagian nomor 3 dan nomor 6 berwarna merah


karena keduanya merupakan jaringan xilem
yang berfungsi untuk mengangkut air dan zat
terlarut (warna merah) dari akar menuju daun
sehingga bagian yang berwarna merah
menunjukkan jaringan xilem.
6.
Pembeda
Sel-sel
penyusun
Unsur-unsur
penyusun

Xilem

Floem

Sel-sel mati dengan


dinding sel yang tebal
Trakea
Trakeid
Serat xilem
Parenkim xilem

Sel-sel hidup dan selsel mati


Unsur tapis
Sel pengiring
Sel albumin
Parenkim floem

7. Tempurung kelapa memiliki struktur yang sangat


keras dan tebal karena mengandung sel sklereid
yang berkelompok. Sel sklereid sangat keras
karena dinding sel mengalami penebalan
sekunder oleh lignin. Sel sklereid termasuk
penyusun jaringan penyokong sklerenkim.
8.

Stomata

Rongga

udara

Mesofi
Xilem
l

Floem

Sklerenkim
Epidermis bawah Kutikula

4. a. Aerenkim adalah parenkim yang berfungsi untuk


menyimpan udara karena mempunyai banyak
ruang antarsel.
b. Aerenkim terdapat pada batang dan daun
tumbuhan hidrofit.
5. a. Warna merah terdapat pada bagian nomor 3 dan
nomor 6.

Struktur daun Monocot yledoneae

Pembeda mesofil Dicotyledoneae , dan Monocotyledoneae adalah pada mesofil daun dan Dicotyledoneae terdapat parenkim palisade dan
parenkim spons (jaringan bunga karang),
sedangkan pada mesofil daun Monocotyledoneae,
hanya berupa jaringan bunga karang atau

parenkim spons.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

9.

Perbedaan struktur batang Dicotyledoneae dan


Monocotyledoneae.
Pembeda

Dicotyledoneae

Korteks

Monocotyledoneae

Terdiri atas beberapa Parenkim berkesilapis sel parenkim.

na
mbungan
sampai
Terlihat
jelas
seperti Tidak tampak.
bagian tengah batang.
lapisan sel kompak
yang bergelombang.
Perisikel
Terdiri atas parenkim Tidak terdiferensiasi.
dan sklerenkim.
Jari-jari
Berupa
empulur
dereta
n Tidak ada. parenkim di antara
Empulur
berkas pengangkut.
Berupa parenkim sen- Tidak ada.
Berkas
tral tersusun mepengangkut
lingkar.
Tip
e kolateral terTipe kolateral terbuka/ tutup
atau
konsentris
10. Jaringan-jaringan penyusun silinder
pusat
pada
bikolateral.
akar tumbuhan
Dicotyledoneae sebagai berikut.
amf
a. Perisikel/perikambium
Perisikel/perikambium
ivasal.
Endodermis

merupakan lapisan terluar dari stele.


Perisikel akan tumbuh ke arah luar
membentuk cabang akar.
b.

Berkas pembuluh angkut/vasis


Berkas pembuluh angkut/vasis terdiri atas
xilem dan floem yang tersusun bersisian
menurut arah jari-jari. Pada akar Dicotyledoneae, di antara xilem dan floem terdapat
jaringan kambium.

c.

Empulur
Empulur terletak di bagian paling dalam yang
terdiri atas parenkim.

Bab III Struktur dan Fungsi


Jaringan pada Hewan
Vertebrata

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b


Jaringan

a.

Epitel kubus selapis

b.

Epitel pipih berlapis

c.

Epitel silindris
se-lapis

d.
e.
semu

Epitel silindris berlapis


Epitel berlapis

Letak

Kelenjar air liur, retina mata, dinding


ovarium, dan saluran dalam nefron
ginjal.
Kulit, rongga mulut, esofagus, laring,
vagina, anus, dan rongga hidung.
Dinding dalam lambung, usus,
kantong empedu, rahim, saluran
pernapasan bagian atas, dan saluran
pencernaan.
Lapisan konjungtiva, dinding dalam
kelopak mata, laring, faring, dan uretra.
Rongga hidung dan trakea.

2. Jawaban: a
Jaringan epitel transisional terdapat pada kantong
kemih, ureter, dan pelvis ginjal. Lambung dan usus
halus tersusun dari epitel silindris selapis. Adapun
faring dan uretra tersusun dari epitel silindris
berlapis.
3. Jawaban: a
Ciri-ciri pada soal adalah ciri-ciri jaringan tulang
rawan hialin. Tulang rawan elastis mempunyai
matriks berwarna keruh kekuningan terdapat pada
epiglotis dan daun telinga. Tulang rawan fibrosa
gelap keruh terdapat pada ruas-ruas tulang
belakang dan persendian. Sementara itu, tulang
kompak dan spons termasuk jaringan tulang keras.
4. Jawaban: b
Nomor 2 adalah kanal pusat yang di dalamnya berisi
pembuluh darah, limfe, dan jaringan saraf. Nomor 1
adalah osteosit. Nomor 3 adalah lakuna. Nomor 4
adalah kanalikuli.
5. Jawaban: c
Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf c merupakan
jaringan penyusun otot jantung yang melakukan
fungsi kontraksi periodik. Jenis jaringan yang
ditunjukkan oleh huruf a adalah jaringan penyusun
otot polos yang menyusun organ-organ dalam,
misal organ pencernaan. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf b merupakan jaringan tulang keras
yang berfungsi membentuk rangka untuk
melindungi organ dalam dan memberi bentuk pada
tubuh. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf d
merupakan jaringan epitel silindris berlapis yang
menyusun saluran tubuh bagian dalam, seperti
uretra. Adapun jaringan yang ditunjukkan oleh huruf
e merupakan jaringan ikat yang berfungsi menjadi
penghubung antarjaringan atau antarorgan.
6. Jawaban: a
X adalah leukosit yang berfungsi melawan bibit
penyakit. Sementara itu, eritrosit memiliki protein
yang disebut hemoglobin yang berfungsi mengikat
O2 dan CO2 serta memberikan warna merah pada
darah. Trombosit berfungsi melakukan proses
pembekuan darah.
7. Jawaban: d
Otot polos terdapat pada alat-alat tubuh bagian
dalam sehingga disebut juga otot visera. Misal
pada pembuluh darah, pembuluh limfa, saluran
pencernaan, kandung kemih, dan saluran pernapasan. Sementara itu, otot lurik terdapat pada
rangka, lidah, bibir, kelopak mata, dan diafragma.
Adapun otot jantung terdapat pada jantung.
8. Jawaban: d
Gambar pada soal adalah otot jantung. Ciri-ciri
otot jantung sebagai berikut.
1) Bentuk sel silindris atau serabut pendek.

Biologi Kelas XI

2)
Mempunyai satu atau dua inti sel.
3)
Bekerja di luar kehendak (otot tidak sadar).
4)
Kontraksi berlangsung secara otomatis,
teratur,
tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat.
5)
Mempunyai diskus interkalaris, yaitu pertemuan dua sel yang tampak gelap jika dilihat
menggunakan mikroskop.
9. Jawaban: b
Ciri-ciri jaringan otot polos yaitu memiliki inti satu
di tengah, sel berbentuk gelendong, dan kerjanya
di luar kehendak. Sementara itu, memiliki inti satu
di pinggir dan kerja menurut kehendak merupakan
ciri-ciri otot lurik. Memiliki sel bergaris dan bercabang merupakan ciri otot jantung.
10. Jawaban: a
Dendrit adalah juluran sitoplasma yang berfungsi
menerima rangsang dan membawanya ke badan
sel saraf. Sementara itu, akson/neurit berfungsi
meneruskan rangsang dari badan sel saraf ke sel
saraf yang lain. Sel Schwan adalah sel yang
mengelilingi akson. Nodus ranvier adalah bagian
akson yang tidak tertutup selubung mielin.
B. Uraian
1. Jaringan utama penyusun tubuh hewan sebagai
berikut.
a. Jaringan epitel berfungsi untuk absorpsi,
proteksi, dan sebagai kelenjar.
b. Jaringan pengikat berfungsi untuk melekatkan suatu jaringan dengan jaringan lain,
membungkus organ, mengisi rongga di antara
organ, dan menghasilkan imunitas.
c. Jaringan otot berfungsi untuk melakukan
pergerakan bagian tubuh.
d. Jaringan saraf berfungsi untuk menerima dan
membawa impuls saraf ke pusat saraf dan
sebaliknya.

3. a. Tulang rawan hialin terdapat pada ujung


tulang keras, persendian, dan saluran pernapasan. Matriksnya berwarna putih kebirubiruan dan tersusun dari serabut kolagen
halus.
b. Tulang rawan fibrosa terdapat pada
ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis,
persendian. Matriksnya berwarna gelap dan
keruh, serta tersusun serabut kolagen padat
dan kasar.
c. Tulang rawan elastis pada epiglotis, daun
telinga, dan bronkiolus. Matriksnya berwarna
keruh kekuning-kuningan, serta tersusun dari
serabut elastis dan serabut kolagen.
4.

Nukleus

Diskus interkalaris

Secara morfologi otot jantung memiliki beberapa


sifat yang menyerupai otot rangka maupun otot
polos. Serabut otot jantung bercabang-cabang,
nukleus di tengah sehingga menyerupai otot polos,
serabut berseran lintang sehingga menyerupai otot
rangka. Otot jantung berkontraksi secara ritmis,
kontinu, tidak dipengaruhi kehendak, tidak pernah
lelah, dan bereaksi lambat.
Neuron sensorik/aferen menyampaikan
rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat.
Neuron asosiasi menyampaikan impuls dari
neuron sensorik/interneuron yang lain ke
neuron motorik.
Neuron motorik/eferen menyampaikan impuls
dari sistem saraf pusat ke efektor.

2. Jaringan epitel memiliki fungsi di dalam tubuh


sebagai berikut.
a.
Melindungi jaringan yang terdapat di
bawahnya, misal epitel di permukaan kulit.
b.
Sebagai pintu gerbang masuk dan keluarnya A. Pilihan Ganda
zat, misal epitel alveolus paru-paru.
1. Jawaban: d
c.
Melaksanakan fungsi sekresi (menghasilkan
Kumpulan berbagai jaringan yang menjalankan
getah cair), misal epitel kelenjar ludah, tiroid,
suatu fungsi khusus disebut organ, contoh parudan adrenal.
paru, jantung, ginjal dan otak. Ovum bukan terd.
Melaksanakan fungsi absorpsi, misal epitel
masuk organ tetapi sel.
jonjot usus.
2. Jawaban: a
e.
Melaksanakan fungsi filtrasi, misal epitel
Keterangan gambar:
nefron ginjal.
1 = jonjot usus, berfungsi memperluas perf.
Melaksanakan fungsi sebagai neuroreseptor
mukaan usus halus yang berpengaruh
(menerima rangsang dari luar), misal epitel
terhadap proses penyerapan makanan.
di sekitar alat-alat indra.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

venula (pembuluh darah balik), berfungsi


mengangkut darah yang mengandung
banyak CO2.
kelenjar usus, berfungsi menghasilkan
getah pencernaan.
pembuluh limfa, berfungsi mengangkut
asam lemak dan gliserol.
jaringan otot, berperan dalam gerakan
peristaltik.
3. Jawaban: d
Organ-organ penyusun sistem transportasi antara
lain jantung, pembuluh limfa, dan vena porta
hepatika. Sementara itu, paru-paru dan trakea
termasuk organ penyusun sistem pernapasan.
4. Jawaban: c
Hewan spons merupakan organisme tingkat jaringan
sehingga belum memiliki sistem organ. Ubur-ubur
(Aurelia sp.) dan cacing gilig meskipun termasuk
hewan Invertebrata, tetapi sudah memiliki beberapa
sistem organ, misal sistem ekskresi. Adapun ikan
dan burung elang merupakan Vertebrata dengan
sistem organ kompleks.
5. Jawaban: c
Pankreas, usus, kerongkongan, dan lambung
merupakan penyusun sistem pencernaan.
Sementara itu, diafragma merupakan penyusun
sistem pernapasan.
6. Jawaban: b
Uretra merupakan salu ran yang menyusun sistem
organ ekskresi dan reproduksi. Uretra bertugas
sebagai saluran keluar urine dari vesica urinaria.
Pada sistem reproduksi laki-laki, uretra selain
berfungsi sebagai saluran urinaria juga berfungsi
sebagai saluran akhir reproduksi yang terdapat di
dalam penis.
7. Jawaban: e
Organ yang ditunjuk dengan tanda X pada gambar
adalah jantung. Jantung termasuk organ yang
menyusun sistem transportasi atau peredaran
darah. Sementara itu, sistem digesti atau pencernaan tersusun atas mulut, kerongkongan,
lambung, usus halus, usus besar, dan anus.
Sistem respirasi tersusun atas hidung, faring,
laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Sistem
saraf tersusun atas otak, sumsum tulang
belakang, dan ganglion. Sistem reproduksi
tersusun dari testis dan ovarium.

8. Jawaban: b
Sistem

Fungsi

1) Integumen

Pelindung tubuh.

2) Rangka

Menggerakkan bagian tubuh dan untuk


berpindah,
menegakkan
tubuh,
melindungi organ-organ di dalamnya,
tempat melekatnya otot, dan alat gerak
pasif.

3) Saraf

Menerima dan merespons rangsang


dari lingkungannya.

4) Otot

Menentukan postur tubuh, menyimpan


glikogen, dan sebagai alat gerak aktif.

5) Endokrin

Memproduksi hormon-hormon untuk


mengatur metabolisme dalam tubuh.

9. Jawaban: b
Jaringan epitel silindris berlapis semu berfungsi
melindungi jaringan di bawahnya, melakukan
sekresi, dan gerakan gas. Epitel kubus berlapis
menghasilkan mucus, berperan dalam pergerakan
zat melewati permukaan, dan sebagai pelapis
saluran sekresi kelenjar. Epitel transisional
berfungsi menahan regangan dan tekanan.
Sementara itu, epitel kubus selapis berfungsi
sebagai pelindung, penghasil lendir, serta
melakukan fungsi absorpsi dan sekresi.
10.
Jawaban: a
Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf X merupakan jaringan epitel silindris selapis pada lapisan
mukosa usus halus. Jaringan tersebut memiliki
fungsi proteksi terhadap jaringan di bawahnya dan
absorpsi (penyerapan) zat.
B. Uraian
1.
Sistem Havers adalah kesatuan sel-sel
tulang dan matriks tulang yang mengelilingi suatu
pembuluh darah dan saraf yang membentuk suatu
sistem. Di dalam sistem Havers terdapat lamela
konsentris
atau
lingkaran-lingkaran
yang
merupakan kesatuan pembuluh darah dan sel
saraf. Selain itu, di dalam lamela konsentris
terdapat rongga/cawan tempat sel tulang yang
disebut lakuna. Antar lakuna dihubungkan oleh
kanal-kanal kecil yang disebut kanalikuli.
Kanalikuli
berperan
dalam
menyalurkan
kebutuhan nutrisi sel tulang.
2.
Tidak, karena fungsi setiap sistem organ
dipengaruhi oleh sistem organ yang lain. Semua
sistem organ saling bekerja sama dalam
membentuk sistem kehidupan pada organisme.
Kerusakan atau gangguan pada satu sistem
organ akan memengaruhi kerja sistem organ yang
lain. Contoh jika sistem peredaran darah
terganggu, oksigen dalam darah tidak dapat
diangkut dengan baik ke sel-sel tubuh. Akibatnya
sistem gerak (otot) dan sistem saraf pun
terganggu karena sel-selnya kekurangan oksigen.

Biologi Kelas XI

3. Sistem kelenjar endokrin tersusun dari kelenjar


pituitari, tiroid, paratiroid, pankreas, adrenal,
kelenjar kelamin, dan kelenjar timus. Kelenjar
endokrin berfungsi memproduksi hormon untuk
mengatur metabolisme dalam tubuh.
4. Usus merupakan salah satu organ dalam sistem
pencernaan. Usus tersusun dari beberapa
jaringan yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan
otot, dan jaringan saraf. Jaringan-jaringan tersebut
tergabung untuk melakukan fungsi yang sama
yaitu mencerna makanan yang masuk ke usus.
Bagian-bagian usus dari luar ke dalam yaitu
jaringan ikat serosa untuk menggantungkan usus
ke organ lain, jaringan otot polos memanjang,
jaringan otot polos melingkar, jaringan ikat longgar,
jaringan otot polos mukosa, jaringan ikat longgar
mukosa, dan jaringan epitel silindris yang
merupakan jaringan terdalam dari rongga usus.
Selain itu juga terdapat jaringan saraf dan jaringan
darah.
5. Osteomyelitis merupakan penyakit infeksi yang
menyerang jaringan tulang karena mikroorganisme terutama Staphylococcus yang
mencapai tulang melalui patah tulang terbuka atau
gigi karies. Tulang termasuk salah satu organ
penyusun sistem rangka. Jadi, jika terserang
penyakit osteomyelitis maka sistem rangka akan
mengalami gangguan.

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: a
Jaringan penyokong disebut juga jaringan
pengikat. Kartilago/tulang rawan, jaringan darah,
jaringan limfe, dan jaringan tulang keras (osteon)
merupakan jaringan pengikat dengan sifat khusus.
Sementara itu, epitel merupakan jaringan penutup
permukaan tubuh.
2. Jawaban: b
Jaringan Epitel
a. Pipih berlapis
b. Pipih selapis

Letak
Kulit, rongga mulut, esofagus, anus,
dan rongga hidung.
Kapsula Bowman, pembuluh darah
alveolus, dan ruang jantung.

c. Kubus berlapis Kelenjar keringat, kelenjar minyak, dan


ovarium.
d. Silindris ber- Rongga hidung dan trakea. lapis
semu
e. Silindris se- Dinding dalam lambung, usus, rahim, lapis
dan saluran pencernaan.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

3. Jawaban: b
Kelenjar keringat dan kelenjar minyak dilindungi
oleh jaringan epitel kubus berlapis. Sementara itu,
alveolus dilindungi oleh epitel pipih selapis, trakea
dilindungi oleh epitel silindris lapis semu,
sedangkan kulit dilindungi oleh epitel pipih berlapis.
4. Jawaban: c
Jaringan epitel yang melapisi jonjot usus adalah
epitel silindris selapis (c). Epitel pipih selapis (a)
merupakan pelapis bagian dalam pembuluh limfe,
pembuluh darah, ruang jantung, alveolus paruparu, dan selaput bagian dalam telinga. Epitel
kubus selapis (b) terdapat pada epitel permukaan
ovarium, retina mata, nefron ginjal, dan kelenjar air
liur. Epitel transisional (d) terdapat pada uretra,
ureter, dan kantung kemih. Adapun epitel kubus
berlapis (e) terdapat pada ovarium, testis, kelenjar
minyak, dan kelenjar keringat pada kulit.
5. Jawaban: b
Gambar pada soal adalah jaringan epitel kubus
selapis dan dapat ditemukan di saluran ginjal.
Sementara itu, jaringan epitel silindris selapis
terdapat di saluran pencernaan, jaringan epitel
pipih lapis banyak terdapat di esofagus, epitel pipih
selapis terdapat di alveolus, dan jaringan epitel
transisional terdapat di kandung kemih.
6. Jawaban: c
Jaringan tulang termasuk jaringan pengikat
dengan sifat khusus. Jaringan tulang tersusun dari
sel-sel yang diliputi oleh matriks. Jaringan yang
membatasi rongga dengan mem bran dasar yaitu
jaringan epiteli. Organ yang berfungsi sebagai alat
koordinasi tersusun dari jaringan saraf.
7. Jawaban: b
Jaringan yang ditunjukkan oleh nomor 1 adalah
jaringan otot polos yang menyusun organ
pencernaan, contoh berfungsi melakukan gerak
peristaltik pada kerongkongan dan usus besar.
Adapun jaringan yang ditunjukkan oleh nomor 2
adalah jaringan otot lurik yang menyusun otot
rangka untuk melakukan gerak sadar pada
gerakan anggota tubuh. Sementara itu, gerak
kontraksi jantung dilakukan oleh jaringan otot
jantung.
8. Jawaban: c
Jaringan pengikat padat yang serabutnya tersusun
teratur disebut fasia, contoh tendon yaitu ujung
otot yang melekat pada tulang. Jaringan ikat padat
yang serabutnya kurang teratur, contoh ligamen
yang berfungsi sebagai penghubung tulang.
Ligamen kebanyakan tersusun dari serabut
kolagen. Sementara itu, kolagen merupakan serat
yang menyusun tulang rawan fibrosa.

9. Jawaban: d
Ciri-ciri tulang rawan elastis sebagai berikut.
1) Tersusun dari serabut elastis dan kolagen.
2) Matriks berwarna keruh kekuning-kuningan.
3) Letak di epiglotis daun telinga dan bronkiolus.

1) Otot

Alat gerak aktif.

2) Epitel
3.

Pengikat

Proteksi, absorpsi, dan sebagai


kelenjar.
Mengikat antarjaringan.

4.

Saraf

Merespons rangsang.

5.

Embrional Merupakan jaringan muda yang selselnya selalu mengadakan pembelahan.

4) Fungsi memberi fleksibilitas dan sokongan.


Sementara itu, matriks berwarna putih kebiruan
dan membentuk rangka embrio merupakan ciri
kartilago hialin.
10. Jawaban: c

14. Jawaban: c
1= kanal pusat
2 = kanalinuli
3 = osteosit
4 = sistem Havers

5 = lakuna
Jaringan

Fungsi

11. Jawaban: b
Jaringan pengikat terdiri dari jaringan tulang
rawan, jaringan tulang keras, jaringan darah,

dan jaringan limfa. Melawan patogen penyebab


penyakit merupakan fungsi jaringan darah.
Mengangkut cairan jaringan, protein, dan lemak
adalah fungsi jaringan limfa. Membantu
pergerakan persendian adalah fungsi jaringan
kartilago hialin. Sementara itu, melakukan
pergerakan tubuh adalah fungsi jaringan otot dan
merespons perubahan lingkungan adalah fungsi
jaringan saraf.
12. Jawaban: d
Jaringan pengikat padat dibedakan menjadi 2 yaitu
yang serabutnya tersusun secara teratur berupa
fasia dan tendon dan jaringan yang serabutnya
kurang teratur misal ligamentum. Sementara itu,
jaringan lemak dan jaringan tulang merupakan
jaringan pengikat dengan sifat khusus.
13. Jawaban: d
Kartilago fibrosa mengandung serabut kolagen
yang padat dan kasar sehingga matriksnya
berwarna gelap dan keruh. Kartilago fibrosa
terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis
pubis (gelang pinggang), dan persendian.
Sementara itu, kartilago hialin mengandung
serabut kolagen yang halus. Kartilago elastis
mengandung serabut elastis dan serabut kolagen.
Adapun tulang kompak dan tulang spons
termasuk dalam jaringan tulang keras yang
bersifat keras dan kaku.

15. Jawaban: d
Gambar tersebut merupakan jaringan ikat longgar
yang memiliki ciri-ciri sel-selnya jarang,
mengandung matriks berisi cairan lendir yang
mengandung serabut kolagen dan serabut elastis
dan terdapat di pembuluh darah dan saraf. Selselnya tersimpan dalam rongga Havers dan
matriksnya mengalami kalsifikasi merupakan ciriciri jaringan tulang keras. Sementara itu,
matriksnya terdiri atas kondrin merupakan ciri
jaringan tulang rawan.
16. Jawaban: b
Ada tiga macam otot penyusun tubuh Vertebrata,
yaitu otot rangka, otot polos, dan otot jantung. Otot
polos merupakan otot yang bekerja tidak sadar,
tidak mudah lelah, berinti satu, dan banyak
ditemukan pada organ-organ dalam, contoh
lambung, usus, pembuluh darah, dan paru-paru.
Sementara itu, lidah tersusun dari otot lurik.
17. Jawaban: b
Usus merupakan organ dalam yang kerjanya tidak
sadar karena terdapat otot polos. Usus memiliki
jaringan ikat untuk menggantungkan usus ke
organ lain dan memiliki jaringan epitel yang
berfungsi untuk absorpsi (menyerap) sari makanan.
18. Jawaban: a
Ciri-ciri tersebut merupakan ciri otot rangka. Otot
rangka berfungsi untuk menggerakkan rangka pada
hewan. Jaringan yang berfungsi menggerakkan
organ-organ dalam tubuh hewan adalah jaringan
otot polos. Jaringan yang berfungsi menerima dan
menghantarkan impuls adalah sel-sel saraf.
Jaringan yang berfungsi menghubungkan jaringan
satu dengan lainnya adalah jaringan ikat. Jaringan
yang berfungsi menyimpan cadangan lemak adalah
jaringan lemak.
19. Jawaban: d
Otot polos dan otot jantung terdapat di organ
dalam yang kerjanya tidak dipengaruhi kehendak,
sedangkan otot rangka/otot lurik kerjanya sesuai
kehendak kita.
20. Jawaban: c
Sistem Havers hanya dimiliki oleh jaringan tulang
keras (osteon), contoh tulang paha. Sementara
itu, daun telinga, tenggorokan, epiglotis, dan
hidung tersusun atas jaringan tulang rawan.

Biologi Kelas XI

21. Jawaban: c
Sifat

3)
Otot
Jantung

Otot
Polos

Otot
Lurik

4)

1) Tempat

Jantung di

Organ dalam Rangka di

2) Letak inti

tengah

di tengah

tepi

3) Bentuk

Silindris

Gelendong

Silindris

4) Seran
lintang
5) Kontraksi
otot

Ada

Tidak ada

Ada

Tidak sadar

22. Jawaban: c
Keterangan gambar:
X = dendrit
Y = badan sel
Z = akson
Neuron terdiri atas bagian-bagian berikut.
1) Badan sel saraf yang mengandung inti sel
dan neuroplasma.
2) Neurit atau akson berfungsi membawa
impuls meninggalkan badan sel saraf.
3) Dendrit berfungsi membawa impuls ke
badan sel saraf.
23. Jawaban: c
Sinapsis adalah titik temu antara ujung akson satu
neuron dengan neuron yang lain. Bagian ini akan
melepaskan neurontransmiter untuk meneruskan
rangsang ke sel saraf lain.
Mielin
= selubung pada akson bagian
dalam
Neurilema
= selubung akson bagian luar
Dendrit
= membawa impuls ke badan
saraf
Nodus Ranvier = bagian akson yang tidak tertutup selubung mielin
24. Jawaban: d
Jaringan epitel transisional terdapat pada kandung
kemih. Epitel silindris selapis dijumpai pada
saluran oviduk dan dinding usus halus bagian
dalam. Epitel kubus berlapis terdapat pada saluran
kelenjar keringat, dinding folikel ovarium, dan
kelenjar ludah. Adapun epitel kubus selapis
terdapat pada permukaan ovarium, kelenjar tiroid,
dan tubulus ginjal.
25. Jawaban: e
1) Epitel pipih selapis terdapat pada kapsula
Bowman pada ginjal, lapisan dalam pembuluh
darah dan limfa, alveolus, ruang jantung, dan
sel ekskresi kecil dari kebanyakan kelenjar.
2) Epitel silindris selapis terdapat pada dinding
dalam usus, kantong empedu, rahim, saluran
pernapasan bagian atas, dan saluran pencernaan.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

5)

Epitel kubus selapis terdapat pada kelenjar


air liur, retina mata, dinding ovarium, dan
saluran dalam nefron ginjal.
Epitel silindris berlapis semu terdapat pada
rongga hidung dan trakea.
Epitel pipih berlapis terdapat pada kulit,
rongga mulut, esofagus, laring, vagina, anus,
dan rongga hidung.

26. Jawaban: c
Sistem saraf tersusun dari organ otak, sumsum
tulang belakang, simpul-simpul saraf (ganglion).
Sementara itu, tengkorak termasuk organ
penyusun sistem rangka. Jantung dan kelenjar
limfa termasuk organ penyusun sistem
transportasi.
27. Jawaban: c
Kumpulan organ yang berfungsi menghasilkan
hormon disebut sistem endokrin. Organ yang
termasuk sistem endokrin antara lain tiroid,
paratiroid, adrenal, pankreas, dan kelenjar
kelamin. Sementara itu, jantung termasuk sistem
transportasi, ginjal termasuk sistem ekskresi, dan
lambung termasuk sistem digesti.
28. Jawaban: c
Jaringan
1) Penis
2) Ovarium
3) Uterus

Fungsi
Alat kopulasi untuk menyalurkan
sperma.
Menghasilkan sel telur.

4) Testis

Tempat pertumbuhan dan perkembangan janin.


Menghasilkan sperma.

5) Oviduk

Tempat berlangsungnya fertilisasi.

29. Jawaban: b
Kelenjar endokrin adalah kelenjar yang tidak
memiliki saluran pengeluaran. Jaringan kelenjar
buntu ini tersusun oleh sel-sel khusus yang
mampu menghasilkan sekret atau getah cair.
Contoh kelenjar endokrin adalah kelenjar tiroid,
paratiorid, dan kelenjar adrenal. Sementara itu,
kelenjar laktin (susu), kelenjar Liberkuhn, kelenjar
keringat, dan kelenjar Brunnet merupakan contoh
kelenjar eksokrin karena merupakan kelenjar yang
memiliki saluran pengeluaran.
30. Jawaban: c
Otot jantung menyusun organ jantung. Jaringan
saraf berperan mengirimkan sinyal-sinyal ke
seluruh tubuh. Otot rangka berfungsi untuk
melakukan gerak aktif. Otot polos merupakan
penyusun organ-organ dalam.

B. Uraian
1. a. Melekatkan satu jaringan dengan jaringan yang
lain.
b.
Membungkus organ-organ dalam tubuh.
c.
Mengisi rongga di antara organ-organ tubuh.
d.
Menghasilkan imunitas.
2. a. Organ yang ditunjuk dengan huruf X adalah
usus halus. Pada organ ini terdapat jaringan
epitel silindris selapis.
b. Fungsi jaringan epitel pada usus halus yaitu
menyerap sari-sari makanan dalam proses
pencernaan makanan.
3. Komponen penyusun jaringan pengikat terdiri atas
matriks dan sel-sel jaringan pengikat.
a.
Matriks.
Matriks tersusun dari serabut-serabut dan
bahan dasar. Serabut dibedakan menjadi
serabut kolagen, elastin, dan retikular. Bahan
dasar terdiri dari asam mukopolisakarida.
b. Sel-sel
penyusun
jaringan
pengikat.
Beberapa jenis sel yang tertanam dalam
matriks antara lain fibroblast, makrofag, sel
mast, sel lemak, dan sel darah putih.
4. a. Fasia merupakan jaringan ikat berbentuk
lembaran yang menyelimuti otot.
b. Fibroblas adalah sel penyusun jaringan ikat
longgar yang berfungsi untuk sekresi dan
sintesis protein pada serabut.
c.
Heparin adalah hasil produksi sel mast (sel
penyusun jaringan ikat longgar) yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah.
d.
Ligamen merupakan jaringan ikat yang
menjadi penghubung antartulang.

6. Pankreas merupakan organ yang menyusun


sistem pencernaan karena menghasilkan
beberapa jenis enzim yang berperan di dalam
pencernaan makanan. Pankreas juga merupakan
organ yang menyusun sistem endokrin karena
menghasilkan hormon insulin dan glukogen.
7. Jaringan adiposa (lemak) tersusun atas sel
lemak (adiposit). Terdapat dua jenis sel lemak
penyusun jaringan lemak, yaitu sel unilokular
dan
multilokular.
Sel
lemak
unilokular
mengandung satu unit sel lemak dengan ukuran
besar dan membentuk jaringan lemak putih.
Sementara
itu,
sel
lemak
multilokular
mengandung banyak unit sel lemak, berukuran
kecil, dan membentuk jaringan lemak cokelat.
8. a. Kelenjar eksokrin memiliki saluran untuk
mengalirkan sekretnya.
Contoh:
1) Kelenjar keringat pada kulit.
2) Kelenjar fundus pada lambung.
b. Kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang
tidak memiliki saluran untuk mengalirkan
sekretnya.
Contoh:
1) Tiroid
2) Adrenal
3) Kelenjar kelamin

5.
Ciri-Ciri

Kartilago
Hialin

Kartilago
Fibrosa

Kartilago
Elastis

Serabut Serabut kolagen Serabut kolagen Serabut elastis yang


halus.
yang padat dan dan serabut kokasar.
lagen.
Warna
Putih kebiru Gelap dan keruh. Keruh kekuningmatriks biruan dan tem
kuningan.
bus cahaya.
Letak
Ujung tulang Ruas-ruastulang Epiglotis, daun keras,
cakram b e l a k a n g , telinga, dan
epifisis, per simfisis pubis,
bronkiolus.
sendian, dan dan persendian.
saluran pernapasan.
Fungsi Memberi kekuat M e n y o k o n g Memberi fleksian,
menyokong dan melindungi bilitas dan serangka
embrio bagian di dalam bagai penyonik, menyokong
nya.
kong.
bagian tertentu
rangka dewasa,
dan membantu
pergerakan persendian.

9. a.

Neuron aferen/sensorik, menyampaikan rangsang dari


reseptor ke sistem saraf pusat.
Neuron intermedier/interneuron menyampaikan impuls
dari neuron sensorik atau interneuron yang lain ke
neuron motorik.
3) Neuron motorik/eferen menyampaikan

impuls dari sistem sarat pusat ke efektor.

Biologi Kelas XI

10.

Ciri-Ciri

Otot Polos
Seperti gelendong, bagian tengah
besar, dan ujungnya meruncing
Satu, di tengah

Otot Lurik

Otot Jantung

Silindris atau serabut panjang

Silindris atau serabut pendek

Banyak, di tepi

Satu atau dua, di tengah

Di luar kehendak (otot tidak sadar)

Di bawah kehendak (otot sadar)

Di luar kehendak (otot tidak sadar).

Lam bat dan lama, tidak mudah lelah

Cepat, tidak teratur, dan mudah


lelah
Melekat

Otomatis, teratur, tidak pernah


lelah, dan bereaksi lambat
Jantung

Letak

Alat-alat tubuh bagian

dalam

pada

Diskus
interkalaris

rangka

Tidak ada

Ada

Tidak ada

Latihan Ulangan Tengah Semester


A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: e
Retikulum endoplasma merupakan jaringan yang
tersusun oleh membran yang berbentuk seperti
jala. Terdapat retikulum endoplasma kasar dan
retikulum
endoplasma
halus.
Retikulum
endoplasma kasar berada lebih dekat dengan
nukleus. Sementara itu, retikulum endoplasma
halus merupakan tempat menyimpan protein hasil
sintesis ribosom untuk ditransportasikan ke
kompleks Golgi dan kemudian dikeluarkan dari
dalam sel. Adapun kloroplas berfungsi sebagai
tempat berlangsungnya proses fotosintesis.
Nukleus berfungsi sebagai pusat pengendali
kegiatan sel. Lisosom berperan dalam pencernaan
intraselular. Mitokondria berperan sebagai tempat
berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan
energi.
2. Jawaban: e
Zat-zat yang masuk atau keluar sel harus melewati
membran plasma yang mengelilingi sel tersebut.
Mikrotubul
berfungsi
untuk
mengarahkan
gerakangerakan sel, mempertahankan bentuk
sel, dan membantu pembentukan sel secara
mitosis. Aparatus Golgi berperan dalam sekresi
zat dan membentuk membran plasma, akrosom,
kuning telur, dan lisosom. Ribosom berperan
dalam sintesis protein. Nukleus berfungsi sebagai
pusat pengendali sel.
3. Jawaban: c
Gambar pada soal adalah kompleks Golgi.
Adapun fungsi kompleks Golgi sebagai berikut.
1) Tempat sintesis polisakarida seperti mukus,
selulosa, hemiselulosa, dan pektin.
2) Membentuk membran plasma, akrosom
pada sperma, kuning telur pada sel telur,
dan lisosom.
3) Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel.

Adapun sel goblet merupakan jenis sel penghasil


mukus (lendir). Oleh karena itu, sel goblet
mengandung banyak kompleks Golgi untuk
menjalankan fungsinya tersebut.
4. Jawaban: d
Kloroplas merupakan organel sel yang memiliki
sistem membran ganda. Adapun aparatus Golgi,
retikulum endoplasma kasar, dan retikulum
endoplasma halus memiliki sistem membran
tunggal.
5. Jawaban: a
Beberapa bagian yang terdapat pada sel tumbuhan
(sel bawang), tetapi tidak terdapat pada sel hewan
(sel pipi) adalah kloroplas, vakuola, dan dinding sel.
6. Jawaban: d
Retikulum endoplasma kasar berfungsi dalam
sintesis protein karena mengandung ribosom,
sedangkan retikulum endoplasma halus berperan
2+
dalam sintesis lipid dan transpor ion-ion Ca .
Adapun organel kecil yang terdiri atas protein dan
RNA serta berfungsi menghasilkan energi untuk
sel yaitu mitokondria. Organel terbesar dalam
sitoplasma yaitu nukleus. Sistem membran yang
kompleks dan membentuk jaringan di sitoplasma
yaitu kompleks Golgi.
7. Jawaban: b
Ribosom, RE kasar, dan RE halus merupakan
organel yang mampu melaksanakan fungsi
sintesis. Ribosom berperan dalam sintesis protein. RE kasar berfungsi dalam sintesis protein
karena mengandung ribosom. RE halus berperan
dalam sintesis lemak dan kolesterol.
8. Jawaban: a
Transpor aktif memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1) Terjadi transpor zat melalui membran.
2) Memerlukan energi.
3) Bergerak melawan gradien konsentrasi.
4)

Dipengaruhi oleh muatan listrik di dalam


dan di luar sel.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

9. Jawaban: a
Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan,
pada akhir percobaan pipa usus menggembung.
Hal ini karena molekul air dari luar masuk ke dalam
pipa usus. Perpindahan molekul air ini diakibatkan
oleh perbedaan konsentrasi pada cairan di dalam
dan di luar usus. Cairan di dalam usus berkonsentrasi lebih tinggi dari cairan di luar usus
sehingga molekul pelarut (air) akan masuk ke
dalam usus. Perpindahan molekul pelarut dari
larutan berkonsentrasi rendah ke konsentrasi
tinggi melalui membran semipermeabel (usus)
disebut osmosis.
10. Jawaban: e
Membran sel tumbuhan pada kondisi awal lepas
dari dinding sel. Setelah dimasukkan ke dalam
suatu larutan, isi sel menjadi bertambah sehingga
membran sel kembali melekat pada dinding sel.
Mengembangnya sel ini dikarenakan molekul
pelarut dari luar sel masuk ke dalam sel. Peristiwa
ini disebut osmosis. Larutan yang dapat
mengakibatkan terjadinya osmosis dari luar sel
ke dalam sel adalah air.
11. Jawaban: c
Keterangan gambar sebagai berikut.
1 = inti sel berfungsi menyimpan informasi
genetik.
2 = mitokondria berperan menghasilkan energi.
3 = kompleks Golgi berfungsi sebagai organel
sekretori.
4 = sitoplasma sebagai sumber bahan kimia bagi
sel.
5 = retikulum endoplasma kasar sebagai tempat
sintesis protein.
12. Jawaban: b
Pada percobaan tersebut, gambar 1 menunjukkan
bahwa sel darah merah berada pada larutan
isotonik. Gambar 2 menunjukkan bahwa sel darah
merah mengalami krenasi / mengkerut, berarti sel
darah merah berada dalam larutan hipertonik.
Gambar 3 tampak bahwa sel darah merah
mengembang, berarti sel darah merah berada
dalam larutan hipotonik.
13. Jawaban: b
Pada percobaan tersebut, mula-mula permukaan
air larutan gula 15% dalam irisan wortel sama
dengan permukaan larutan gula 5% di luar wortel.
Larutan gula 5% hipotonik dibanding larutan gula
15%, sehingga akan terjadi osmosis dari luar
wortel ke dalam wortel. Hasil ini ditunjukkan
dengan naiknya permukaan larutan gula yang
berada dalam wortel.

14. Jawaban: d
Rongga sel yang besar sering dijumpai pada
jaringan dewasa. Ciri-ciri jaringan meristem
terdapat pada pilihan jawaban a, b, c, dan e.
Sementara itu, vakuola pada sel-sel penyusun
jaringan meristem berukuran kecil.
15. Jawaban: a
Jaringan pada tumbuhan yang berfungsi sebagai
jaringan dasar adalah jaringan parenkim. Jaringan
ini terdapat hampir di seluruh bagian tumbuhan.
Jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim
merupakan jaringan penyokong. Jaringan
epidermis merupakan jaring pelindung. Jaringan
meristem merupakan jaringan yang masih aktif
membelah dan belum mempunyai fungsi khusus.
16. Jawaban: b
Jaringan merupakan sekumpulan sel yang
mempunyai struktur yang sama serta memiliki
fungsi yang sama pula. Palisade merupakan
jaringan karena tersusun dari sel-sel yang
mempunyai struktur dan fungsi yang sama. Selsel palisade berbentuk memanjang, mengandung
banyak kloroplas, dan tersusun rapat. Sel-sel palisade membentuk jaringan palisade yang berfungsi
sebagai tempat fotosintesis.
17. Jawaban: b
Trakea merupakan unsur xilem yang sel-selnya
berbentuk tabung. Sementara itu, trakeid tersusun
dari sel memanjang dengan ujung meruncing serta
terdapat noktah-noktah di ujungnya. Sel pengiring
dan buluh tapis/sel tapis merupakan unsur floem.
Lignin merupakan zat penebalan dinding sel.
18. Jawaban: b
Tipe berkas pengangkut yang ditunjuk pada
gambar merupakan tipe kolateral tertutup dan
berkas pengangkut tersusun menyebar pada
batang. Tipe seperti ini dimiliki oleh batang
monokotil.
19. Jawaban: c
Bagian yang ditunjuk huruf P adalah stomata, yaitu
berupa lubang di antara sel-sel epidermis. Pada
tumbuhan darat, sebagian besar stomata berada
di permukaan bawah daun. Pada tumbuhan yang
hidup di air, sebagian besar stomata terdapat pada
permukaan atas daun. Bagian yang menyerap
cahaya matahari adalah klorofil.
20. Jawaban: c
Bagian berlabel P adalah floem. Floem berfungsi
mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian
tumbuhan, termasuk ke akar. Xilem berfungsi
mengangkut air dan garam-garam mineral dari
dalam tanah ke daun. Makanan pada tubuh
tumbuhan disimpan di jaringan parenkim penimbun.

Biologi Kelas XI

21. Jawaban: a
Bagian yang ditunjuk adalah jaringan xilem.
Bagian ini berfungsi sebagai pengangkut air tanah
dan garam-garam mineral. Bagian yang berfungsi
untuk mengangkut makanan adalah jaringan
floem. Bagian yang berfungsi sebagai jaringan
pelindung adalah epidermis. Bagian yang berfungsi sebagai jaringan penguat adalah kolenkim
dan sklerenkim.
22. Jawaban: e
Lapisan lilin membuat kutikula tidak tembus air
sehingga dapat melindungi daun dari air hujan
atau embun.
23. Jawaban: b
Tempurung kelapa bersifat sangat keras dan tebal
yang terdiri atas sel batu. Sel batu merupakan
unsur pembentuk sklerenkim sehingga berfungsi
sebagai jaringan penyokong. Xilem dan floem
berfungsi sebagai jaringan pengangkut. Stomata
berperan dalam transpirasi dan epidermis
merupakan jaringan pelindung yang berada di
permukaan suatu organ.
24. Jawaban: c
Fungsi berbagai macam jaringan pada daun
sebagai berikut.
1) Urat daun: transportasi zat.
2) Mesofil: tempat berlangsungnya
fotosintesis.
3) Epidermis: menjaga bentuk daun.
4) Kutikula: mencegah penguapan.
5) Stomata: jalan keluar masuk udara.

merupakan jaringan. Sementara itu, usus, vena,


lambung, dan hati termasuk organ.
29. Jawaban: c
Jaringan pada gambar adalah jaringan epitel. Pada
gambar terlihat bahwa sel-sel tersusun rapat dan
terdapat rambut kecil hasil modifikasi jaringan
tersebut.
30. Jawaban: e
Sistem kelenjar buntu (endokrin) terdiri dari
kelenjar-kelenjar seperti pituitari, tiroid, paratiroid,
pankreas, adrenal, dan kelenjar kelamin.
Kelenjarkelenjar
tersebut
memproduksi
hormon-hormon untuk mengatur metabolisme
dalam tubuh.
31. Jawaban: b
Berdasarkan struktur dan fungsinya ada dua
macam jaringan pengikat, yaitu jaringan pengikat
biasa dan jaringan pengikat dengan sifat khusus.
Jaringan pengikat biasa terdiri atas jaringan
pengikat longgar (contoh jaringan lemak) dan
jaringan pengikat padat (contoh tendon). Jaringan
pengikat dengan sifat khusus terdiri atas jaringan
tulang rawan, jaringan tulang keras, jaringan
darah, dan jaringan limfa. Jaringan saraf tersusun
dari sel-sel saraf (neuron). Otot rangka (otot lurik)
merupakan bagian dari jaringan otot.
32. Jawaban: c
Pada jaringan tulang dan kartilago sel-selnya
menempati lakuna (rongga) yang tersusun secara
konsentris. Sementara itu, sel-sel jaringan epitel
dan jaringan otot tidak terletak di dalam lakuna.

25. Jawaban: b
Klorenkim merupakan jaringan parenkim yang
mengandung klorofil sehingga pada jaringan ini
dapat berlangsung fotosintesis. Adapun jaringan
penyokong yang terdapat di bawah jaringan epidermis muda yaitu kolenkim.

33. Jawaban: c
Tendon dan ligamen tersusun atas jaringan ikat
padat teratur. Dinding dalam organ pencernaan
dan pembuluh darah tersusun atas jaringan ikat
longgar. Dermis kulit dan matriks tulang tersusun
atas jaringan ikat padat tidak teratur.

26. Jawaban: b
Bagian yang ditunjuk dengan huruf X adalah
kambium vaskular. Kambium vaskular tersusun
atas sel-sel hidup yang aktif membelah sehingga
pada bagian ini mengalami pertumbuhan
sekunder. Dinding selnya tipis dan tidak mengalami
penebalan gabus.

34. Jawaban: c
Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf P
merupakan jaringan pengikat. Jaringan ini
mempunyai susunan berupa serat-serat.
Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf Q
merupakan jaringan epitel. Jaringan ini tersusun
dari sel-sel yang sangat rapat. Penyusun
jaringan epitel ada yang berbentuk pipih dan ada
yang berbentuk kubus.
Jaringan
yang
ditunjukkan oleh huruf R merupakan jaringan
otot, yaitu otot lurik. Jaringan ini tersusun dari
sel-sel otot yang berupa serabut panjang tidak
bercabang dan berbentuk silindris.

27. Jawaban: c
Jaringan pada tumbuhan yang merupakan
jaringan penyokong adalah jaringan kolenkim dan
sklerenkim. Jaringan epidermis merupakan
jaringan pelindung. Jaringan xilem merupakan
jaringan pengangkut.
28. Jawaban: b
Tingkatan organisasi sel dalam organisme adalah
sel o jaringan o organ o sistem organ o organisme.
P melambangkan jaringan. Darah

35. Jawaban: b
Tulang pipih berbentuk pipih, contoh tulang
tengkorak, tulang dada, tulang belikat. Adapun
tulang paha, tulang betis, tulang hasta, dan tulang
telapak tangan termasuk tulang pipa. Ruas-ruas
tulang belakang termasuk tulang pendek.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

36. Jawaban: c
Bagian sel yang ditunjukkan huruf P adalah sel
penghasil mukus. Sel ini berfungsi menyekresi
mukus (lendir).
37. Jawaban: d
Tulang rawan pada anak-anak berasal dari
mesenkim dan mengandung lebih banyak sel-sel
tulang rawan. Adapun tulang rawan orang dewasa
mengandung lebih banyak matriks dan berasal
dari perikondrium. Pada tulang rawan anak-anak
maupun dewasa, kondroblas mengeluarkan
matriks (kondrin). Lama-kelamaan kondroblas
akan terkurung oleh matriksnya sendiri dalam
ruangan yang disebut lakuna. Di dalam lakuna
terdapat kondroblas yang bersifat tidak aktif dan
disebut kondrosit.

2. Di dalam sel-sel tubuh, oksigen digunakan


untuk proses respirasi di dalam mitokondria sel.
Semakin banyak oksigen yang digunakan oleh
sel tubuh, semakin banyak karbon dioksida yang
terbentuk dari proses tersebut. Hal ini
mengakibatkan tekanan parsial karbon dioksida
dalam sel tubuh lebih tinggi dibandingkan
tekanan parsial karbon dioksida dalam pembuluh
kapiler sel-sel tubuh. Oleh karenanya karbon
dioksida dapat berdifusi dari sel-sel tubuh
menuju ke pembuluh kapiler. Dalam kapiler
karbon dioksida akan dibawa eritrosit menuju
alveolus. Proses ini terjadi karena tekanan parsial
karbon dioksida pada pembuluh kapiler lebih
tinggi dibandingkan tekanan parsial karbon
diokida di alveolus. Dengan demikian, karbon
dioksida dapat dikeluarkan dari dalam tubuh

38. Jawaban: d
Pembuluh darah dan saraf berada dalam saluran
Havers. Lakuna adalah rongga yang tersusun
secara konsentris dan di dalamnya terdapat
osteosit. Lamela adalah zat interseluler yang
berkapur dan terdapat di sekeliling sistem Havers.
Kanalikuli berfungsi menyalurkan makanan dan
mengeluarkan zat sisa. Saluran volkman
merupakan saluran yang menghubungkan dua
saluran Havers.
39. Jawaban: c
Daun telinga, epiglotis, dan laring tersusun atas
jaringan tulang rawan elastis. Sementara itu,
persendian tersusun atas jaringan tulang rawan
hialin dan hubungan antarruas tulang belakang
tersusun atas jaringan tulang rawan fibroblas.
40. Jawaban: b
Jenis epitel yang ditunjukkan oleh gambar adalah
jaringan epitel kubus selapis. Jenis epitel ini
ditemui pada dinding ovarium. Lapisan dalam
pembuluh darah dan alveolus paru-paru tersusun
atas epitel pipih selapis. Dinding dalam rongga
hidung tersusun atas epitel silindris bersilia.
Dinding dalam lambung tersusun atas epitel
silindris selapis.
B. Uraian
1. Setiap sel memiliki membran sel, tetapi hanya sel
tumbuhan yang memiliki dinding sel. Membran sel
bersifat tipis dan elastis, sedangkan dinding sel
tebal dan kaku. Struktur membran sel berupa
molekul lipid, protein, dan sedikit karbohidrat.
adapun dinding sel tersusun dari selulosa.
Membran sel dapat berubah bentuk, sedangkan
dinding sel memiliki bentuk tetap.

Pembeda
Jenis sel

Kolenkim

Sklerenkim

Sel hidup
Sel mati
Organ/jaringan Di bagian yang
yang masih tidak mengalami muda

pertumbuha
Penebalan

Tidak merata

Merata

Zat penyusun Selulosa, pektin, Lignin dinding


sel
dan hemiselulosa

melalui ekspirasi.
3.

4. a. Bagian-bagian yang ditunjuk sebagai berikut.


1 = epidermis atas
2 = jaringan palisade
3 = berkas pengangkut
4 = jaringan bunga karang
5 = epidermis bawah
6 = stomata
b. Jaringan yang berfungsi sebagai tempat
berlangsungnya fotosintesis yaitu di jaringan
palisade (2) dan jaringan bunga karang (4)
karena di kedua jaringan ini mengandung
klorofil sehingga dapat menangkap energi
cahaya untuk diubah menjadi energi kimia.
Energi
kimia
ini
diperlukan
untuk
pembentukan glukosa.
5. Jaringan epidermis lama-kelamaan akan rusak
akibat pertumbuhan sekunder yang terjadi pada
jaringan bagian dalam sebagai aktivitas dari
kambium. Akhirnya epidermis terlepas dari batang

dan digantikan oleh jaringan gabus atau kambium


gabus (felogen). Felogen dapat dihasilkan oleh
epidermis, kolenkim perisikel, atau parenkim floem
tergantung spesies tumbuhannya. Selanjutnya,

felogen (kambium gabus) mengalami pertumbuhan dan perkembangan membentuk felem (gabus)
ke arah luar dan feloderma ke arah dalam.

Biologi Kelas XI

6. Cairan tersebut berasal dari akar akibat adanya


tekanan akar. Tekanan akar terjadi karena perbedaan konsentrasi air di dalam tanah dengan
cairan pada saluran xilem. Konsentrasi air di dalam
tanah tinggi sehingga terjadi osmosis. Air dari
lingkungan (dalam tanah) masuk ke dalam sel.
Tekanan akar mengakibatkan cairan dapat naik
ke atas.
7. Salah satu fungsi darah adalah sebagai pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit. Hal ini
karena darah mengandung sel-sel darah putih
yang dapat melakukan gerakan amoeboid dan
bersifat fagosit terhadap bibit penyakit yang masuk
ke dalam tubuh.
8.
Hal
Bentuk

Inti Sel
Aktivitas

Otot Jantung

Otot Lurik

Otot Polos

Silindris atau
Silindris atau
Gelendong
serabut pendek serabut panjang
dan bercabang
Satu atau dua
terletak di tengah

Banyak terletak
di tepi

Otot tidak sadar

Otot sadar

Otot tidak sadar

Cepat, tidak teratur, dan mudah


lelah

Lambat
dan
tidak
mudah
lelah

Kontraksi Otomatis, teratur,


dan tidak mudah
lelah
Fungsi

Kontraksi dan Menggerakkan


relaksasi otot

Lokasi

Jantung

Satu, terletak di
tengah

Kontraksi
dan
rangka
tubuh jantung
relaksasi organ
dalam

Sistem rangka
Organ dalam

9. a. Ligamen, berupa jaringan ikat yang mengikat


kedua ujung tulang.
b. Kapsul sendi, merupakan lapisan serabut
yang menyelubungi rongga sendi.
c. Ruang sinovial, berisi cairan sinovial yang
berfungsi sebagai pelumas.
d. Tulang rawan hialin, berfungsi melindungi
kedua ujung tulang yang membentuk persendian dari benturan keras.
10. Sel saraf berdasarkan fungsinya dibagi menjadi
tiga macam sel saraf yaitu neuron sensorik,
neuron motorik, dan neuron konektor. Neuron
sensorik berfungsi menghantarkan rangsang dari
reseptor (penerima rangsangan) ke otak atau
sumsum tulang belakang. Neuron motorik berfungsi menghantarkan impuls dari susunan saraf
pusat ke efektor. Neuron konektor/neuron penghubung merupakan penghubung sel saraf yang
satu dengan sel saraf yang lain.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Bab IV Sistem Gerak pada


Manus i a

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: b
Fungsi rangka antara lain memberi bentuk tubuh,
sebagai alat gerak pasif, tempat pembentukan sel
darah dan penimbunan mineral, melindungi alatalat atau bagian tubuh yang lunak, dan tempat
melekatnya otot-otot rangka. Adapun yang berfungsi sebagai alat gerak aktif dan yang mempunyai
sistem kerja bersifat antagonis atau sinergis adalah
otot.
2. Jawaban: c
Tulang-tulang penyusun tengkorak manusia
antara lain tulang baji, tulang rahang atas, tulang
pelipis, tulang rahang bawah, dan tulang ubunubun. Adapun tulang punggung, tulang kelangkang,
dan tulang ekor adalah tulang-tulang penyusun
tulang belakang (Vertebrae). Tulang selangka dan
tulang belikat merupakan tulang-tulang yang
memberi bentuk pada bahu.
3. Jawaban: c
Berdasarkan jenisnya tulang dibedakan menjadi 3,
yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.
Contoh tulang pendek adalah tulang pergelangan
kaki dan tulang belakang. Adapun contoh tulang pipa
adalah tulang betis dan tulang hasta. Contoh tulang
pipih adalah tulang belikat dan tulang dada.
4. Jawaban: d
Keterangan gambar:
A = membran sinovial
B = ruang sinovial (berisi cairan sinovial)
C = tulang rawan hialin
D = ligamen
E = kapsul (lapisan serabut yang menyelubungi
rongga sendi)
5. Jawaban: c
Sinartrosis merupakan persendian yang tidak
memungkinkan adanya pergerakan. Ada dua
macam persendian sinartrosis yaitu sinartrosis
sinkondrosis dan sinartrosis sinfibrosis. Sinartrosis
sinkondrosis
merupakan
sinartrosis
yang
tulangnya dihubungkan oleh tulang rawan, contoh
hubungan antarruas tulang belakang dan
hubungan antara tulang rusuk dengan tulang

dada. Sinartrosis sinfibrosis merupakan sinartrosis


yang tulangnya dihubungkan oleh jaringan ikat
serabut (fibrosa), contoh hubungan antarsendi
tulang tengkorak. Sementara itu, amfiartrosis
adalah persendian yang dihubungkan oleh tulang
rawan (kartilago), jaringan ikat serabut, dan
ligamen sehingga memungkinkan terjadinya
sedikit gerakan. Diartrosis merupakan persendian
yang memungkinkan terjadinya gerak yang sangat
bebas. Artikulasi merupakan nama lain dari
persendian.
6. Jawaban: a
1) Kondrin merupakan matriks yang dihasilkan
oleh kondroblas.
2) Kondroblas merupakan sel-sel tulang rawan
muda yang membentuk kondrosit.
3) Kanalikuli merupakan saluran penghubung
antara lakuna satu dengan lakuna lainnya.
4) Sistem Havers merupakan struktur yang
terbentuk dari sel-sel tulang yang melingkari
pembuluh darah dan saraf.
7. Jawaban: d
Zat yang terkandung dalam matriks sehingga
tulang menjadi keras adalah zat kalsium dan
fosfor.
8. Jawaban: b
Sendi peluru adalah sendi yang memungkinkan
gerakan ke segala arah, contoh persendian pada
pangkal lengan. Sendi putar adalah sendi yang
memungkinkan gerakan memutar. Sendi geser
adalah sendi yang memungkinkan gerakan
bergeser. Sendi pelana adalah sendi yang
memungkinkan gerakan ke dua arah. Sendi engsel
adalah sendi yang memungkinkan gerakan ke
satu arah.
9. Jawaban: c
1) Osteoporosis adalah kelainan tulang akibat
kekurangan kalsium yang mengakibatkan
tulang menjadi keropos/rapuh.
2) Osteomalasia adalah penyakit akibat tubuh
kekurangan vitamin D pada orang dewasa
yang ditandai kekurangan mineral pada
matriks.
3) Osteoartritis adalah gangguan pada sendi
akibat menipisnya tulang rawan sehingga
4) TBC tulang adalah infeksi tulang oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis.
5) Nekrosis adalah gangguan tulang yang
terjadi apabila selaput tulang (periosteum)
rusak sehingga bagian tulang tidak
memperoleh makanan. Akibatnya, tulang
akan mati dan mengering.

10. Jawaban: d
Rakitis adalah penyakit karena tulang kekurangan
vitamin D. Penyakit karena pengeroposan tulang
disebut osteoporosis. Penyakit peradangan sendi
disebut artritis. Kerusakan pada selaput sendi
disebut nekrosis. Tertariknya ligamen akibat
gerakan mendadak akan mengakibatkan terkilir
atau keseleo.
11. Jawaban: a
Gambar di atas merupakan jenis persendian yang
termasuk sendi engsel. Sendi engsel memungkinkan gerakan satu arah. Contoh sendi
engsel terdapat pada siku dan lutut. Adapun sendi
putar adalah persendian yang memungkinkan
gerakan memutar. Sendi pelana memungkinkan
gerakan ke dua arah. Sendi peluru memungkinkan
gerakan ke segala arah. Sendi geser memungkinkan gerakan bergeser.
12. Jawaban: c
Jenis gangguan pada tulang yang ditunjuk pada
gambar adalah fraktura (patah tulang). Pada
gambar terlihat bagian tulang patah hingga
melukai otot atau organ di sekitarnya. Adapun
fisura ditandai dengan terjadi retak tulang. Rakitis
ditandai dengan kaki melengkung menyerupai
huruf X atau O akibat kekurangan vitamin D.
Skoliosis ditandai dengan melengkungnya tulang
ke kanan atau ke kiri. Osteoporosis ditandai
dengan pengeroposan tulang.
13. Jawaban: b
Sendi geser memungkinkan gerakan bergeser.
Sendi geser terdapat pada persendian antarruasruas tulang belakang. Sendi pelana memungkinkan gerakan ke dua arah. Sendi pelana terdapat
pada persendian antara tulang ibu jari dan tulang
telapak tangan. Sendi engsel memungkinkan
gerakan ke satu arah. Persendian ini terdapat pada
siku dan lutut. Sendi peluru terdapat di antara
tulang pinggul dan tulang paha. Sendi peluru
memungkinkan gerakan ke segala arah. Adapun
sendi putar memungkinkan gerakan memutar
contoh pada tengkorak dan tulang atlas.
14. Jawaban: b
1) Tulang atlas merupakan tulang leher paling
atas yang berhubungan dengan tempurung
kepala.
2) Taju pedang merupakan bagian tulang
dada paling bawah.
3) Asetabulum merupakan lekukan pada
tulang
pinggul tempat melekatnya tulang paha.
4) Sakrum merupakan fusi dari lima segmen
tulang belakang bagian bawah.

Biologi Kelas XI

5) Foramen magnum merupakan rongga khusus


di bagian bawah tempurung kepala sebagai
tempat masuk dan keluarnya pembuluh saraf
dan darah menuju ke sumsum tulang
belakang.
15. Jawaban: c
Kesalahan sikap duduk seperti yang ditunjukkan
pada gambar dapat mengakibatkan kelainan
tulang yang disebut skoliosis. Kelainan ini ditandai
dengan tulang belakang melengkung ke kanan
atau ke kiri. Adapun kifosis ditandai dengan tulang
belakang melengkung ke belakang. Lordosis
ditandai dengan tulang belakang melengkung ke
depan. Fraktura merupakan gejala patah tulang.
Fisura merupakan gejala retak tulang.

b.

Tulang rusuk palsu: berjumlah tiga pasang,


bagian ujung depannya melekat pada tulang
rusuk di atasnya dan ujung belakangnya
melekat pada ruas-ruas tulang belakang.
c. Tulang rusuk melayang berjumlah dua
pasang, bagian ujung depan tidak melekat pada
tulang mana pun dan bagian ujung belakang
melekat pada ruas-ruas tulang belakang.
Lordosis: tulang belakang melengkung ke depan.
Kifosis: tulang belakang melengkung ke belakang.
Skoliosis: tulang belakang melengkung ke kanan
atau ke kiri.

B. Uraian
1. a. Sumsum tulang merah berfungsi sebagai
tempat pembentukan sel-sel darah merah.
b. Sumsum tulang kuning berfungsi sebagai
tempat pembentukan sel-sel lemak.
2. Berdasarkan
jaringan
penyusun
dan
sifat-sifatnya, tulang penyusun rangka dibedakan
menjadi tulang rawan dan tulang keras. Perbedaan
ciri-ciri tulang rawan dan tulang keras sebagai
Ciri-Ciri

Tulang Rawan

Tulang Keras

a. Sel-sel penyusun

Kondrosit

Osteosit

b. Susunan sel

Tidak teratur

Teratur
bentuk
Havers

memsistem

c. Kandungan dalam Kondrin


matriks

Senyawa kapur
dan fosfat

d. Sifat tulang

Keras, kuat,
dan kaku

Lentur dan elastis

berikut.
3. Keterangan gambar:
1 = tulang usus
2 = tulang kemaluan
3 = tulang duduk
4 = foramen obturator
5 = tulang paha
6 = tulang betis
7 = tulang kering
8 = tulang pergelangan kaki
9 = tulang jari kaki
Sendi X termasuk sendi peluru, dapat melakukan
gerakan ke segala arah. Sendi Y termasuk sendi
engsel, dapat melakukan gerakan ke satu arah.
4. a. Tulang rusuk sejati: berjumlah tujuh pasang,
bagian ujung depannya melekat pada tulang
dada dan bagian ujung belakangnya melekat
pada ruas-ruas tulang belakang.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: c
Otot yang ditunjuk pada gambar adalah otot polos.
Ciri-ciri otot polos sebagai berikut.
1) Berbentuk seperti gelendong.
2) Sarkoplasma polos dan homogen.
3) Inti sel berjumlah satu dan terletak di
tengah. Otot polos berfungsi memberi gerakan
di luar kehendak, seperti mencerna makanan di
lambung
secara
mekanis,
menimbulkan
kontraksi pada dinding uterus, dan mengatur
diameter pembuluh darah. Adapun otot lurik
berfungsi untuk menggerakkan rangka. Otot
jantung menyusun organ jantung yang berfungsi
menimbulkan kontraksi dan relaksasi jantung.
2. Jawaban: b
Otot jantung mempunyai struktur yang hampir
sama dengan otot lurik. Bedanya serabutnya
bercabang-cabang, berinti satu atau dua, dan
intinya terletak di tengah. Kerja otot jantung diatur
oleh saraf otonom yang reaksinya lambat. Otot
jantung menyusun dinding jantung.
3. Jawaban: d
Energi untuk kontraksi otot diperoleh dari reaksi
berikut.
ATP ~ o ADP + energi
Rangsang o asetilkolin ~ o kontraksi otot

Pada fase relaksasi, glikogen dilarutkan menjadi


laktasidogen dan diubah menjadi glukosa dan
asam laktat. Glukosa ini kemudian dioksidasi untuk
menghasilkan energi.

4. Jawaban: c
Pada gambar ditunjukkan gerakan fleksi atau
gerakan membengkokkan (P) dan gerakan
ekstensi atau gerakan meluruskan (Q). Abduksi
adalah gerakan menjauhi badan. Adduksi adalah
gerakan mendekati badan. Supinasi adalah
gerakan menengadahkan tangan dan pronasi
adalah gerakan menelungkupkan tangan.
5. Jawaban: a
1)
Insersio: tendon yang melekat pada tulang
yang bergerak saat otot berkontraksi.
2)
Origo: tendon yang melekat pada tulang
yang
tidak bergerak saat otot berkontraksi.
3)
Belli/ventrikel: bagian otot di antara dua
tendon.
4) Fasia propia: pembungkus yang
membungkus kumpulan serabut otot.
6. Jawaban: b
1) Adduksi: gerakan mendekati badan, misal
posisi tangan dalam sikap sempurna.
2) Elevasi: gerakan mengangkat ke atas, misal
gerakan kepala ke atas (menengadah).
3) Depresi: gerakan menurunkan ke bawah,
misal gerakan kepala ke bawah (menunduk).
4) Pronasi: gerakan menelungkupkan tangan.
5) Supinasi: gerakan menengadahkan tangan.
7. Jawaban: a
Alat rangka memiliki kombinasi antara aktin dan
miosin yang mengakibatkan pola terang dan gelap
pada otot tersebut. Setiap unit pola terang dan
gelap disebut sarkomer. Bagian yang ditunjuk oleh
huruf X dinamakan pita A. Daerah ini merupakan
daerah gelap yang mengandung aktin dan miosin.
Bagian yang ditunjuk oleh huruf Z dinamakan
zona H. Bagian ini merupakan bagian pita A yang
hanya mengandung miosin (di bagian tengah).
Bagian yang ditunjuk huruf Y dinamakan pita I.
Daerah ini merupakan daerah terang yang hanya
mengandung aktin.
8. Jawaban: b
Dalam keadaan relaksasi terjadi proses
penguraian glikogen menjadi laktasidogen yang
kemudian juga diubah menjadi glukosa dan asam
laktat. Glukosa akan dioksidasi menghasilkan
energi serta melepaskan CO 2 dan H2O. Adapun
saat otot berkontraksi terjadi penguraian kreatin
fosfat dan ATP yang menghasilkan energi.
9. Jawaban: e
Asam laktat atau asam susu merupakan hasil
samping penguraian laktasidogen. Penimbunan
asam laktat di dalam otot dapat mengakibatkan
kelelahan otot.

10. Jawaban: c
1)
Distrofi otot adalah penyakit genetis yang
ditandai dengan melemahnya otot hingga
terjadi kelumpuhan.
2) Tetanus: kejang otot akibat infeksi bakteri
Clostridium tetani.
3) Atrofi otot: penurunan fungsi otot karena
otot mengecil atau kehilangan kemampuan
berkontraksi.
4)
Hipertrofi otot: otot menjadi lebih besar dan
lebih kuat karena sering digunakan.
5) Hernia abdominal: gangguan pada otot
yang ditandai dengan sobeknya dinding otot
usus sehingga usus melorot dan masuk ke
rongga perut.
B. Uraian
1. Otot disebut sebagai alat gerak aktif karena
memiliki kemampuan untuk berkontraksi dan
berelaksasi. Jika sedang berkontraksi otot akan
memendek (kontraktibilitas) dan jika sedang
berelaksasi otot akan memanjang (ektensibilitas).
2.
Hal

Otot Jantung

Lokasi Jantung

Otot Lurik
Sel rangka

Otot Polos
Organ dalam

Bentuk Silindris atau Silindris atau se- Gelendong


serabut pen rabut panjang dek
dan berc abang cabang
Inti sel

Fungsi

Satu atau dua, Banyak, terletak Inti satu terletak


terletak
di di tepi
di tengah
tengah
Kontraksi dan Menggerakkan
relaksasi jan- rangka tubuh
tung

Kontraksi dan
relaksasi organ
dalam
Otot tidak sadar

Aktivitas

Otot tidak sa- Otot sadar


dar

Kontraksi

Lambat, ter- Cepat, tidak teratur,Lambat, teratur,


dan tidak atur, dan mudah dan tidak mudah
lelah
pernah lelah
lelah

3. Pada saat berkontraksi otot membutuhkan energi


dan oksigen. Energi diperoleh dari penguraian ATP
dan kreatin fosfat yang berlangsung secara
anaerob. Oleh karena itu, fase otot pada saat
kontraksi disebut juga fase anaerob. Reaksi yang
terjadi sebagai berikut.
1) ATP o ADP + energi
4) Kreatin fosfat o kreatin + fosfat + energi

Biologi Kelas XI

4. a. A = adduksi, B = abduksi
b. Adduksi adalah gerakan mendekati badan.
Abduksi adalah gerakan menjauhi badan.
Contohnya gerak tangan sejajar bahu
(abduksi) dan posisi tangan dalam sikap
sempurna (adduksi).
5. 1) Otot sinergis: otot yang bekerja secara
berpasangan dan saling mendukung untuk
menghasilkan suatu gerakan, contoh otot
pronator teres dan pronator kuadratus.
Apabila keduanya berkontraksi maka telapak
tangan akan menelungkup.
2) Otot antagonis: pasangan otot yang melakukan
gerak berlawanan, satu otot berkontraksi dan
otot lainnya berelaksasi. Contoh otot bisep
dan trisep. Apabila otot bisep berkontraksi
dan otot trisep berelaksasi maka akan
menimbulkan gerak fleksi (membengkokkan
lengan bawah).
1. Jawaban: d

Tulang rawan pada anak-anak berasal dari


mesenkim dan mengandung lebih banyak sel-sel
tulang rawan. Adapun tulang rawan orang dewasa
mengandung lebih banyak matriks dan berasal
dari perikondrium. Pada tulang rawan anak-anak
maupun orang dewasa, kondroblas mengeluarkan
matriks
berupa
kondrin.
Lama-kelamaan
kondroblas akan bersifat tidak aktif dan disebut
kondrosit.
2. Jawaban: b
Kanalikuli, struktur yang menghubungkan
antara lakuna satu dengan yang lain.
Lakuna, rongga yang tersusun secara
konsentris, di dalamnya terdapat osteosit.
Sistem Havers, susunan sel-sel tulang pada
tulang keras.
Kanal pusat, berisi pembuluh darah,
pembuluh limfa, dan saraf.
Lamela, pita melingkar yang tersusun dari
endapan garam mineral.
3. Jawaban: a
Menurut bentuknya, tulang dibedakan menjadi
tulang pipih, tulang pendek, dan tulang pipa.
Bagian A merupakan tulang lengan atas yang
memiliki ciri-ciri berbentuk tabung, kedua ujungnya
bulat, bagian tengahnya silindris. Tulang lengan
atas termasuk tulang pipa. Bagian B adalah tulang
belikat yang memiliki ciri-ciri pipih/gepeng. Tulang

Kunci Jawaban dan Pembahasan

belikat termasuk tulang pipih. Bagian C termasuk


tulang pergelangan tangan. Tulang ini memiliki ciri
pendek dan tidak beraturan. Tulang pergelangan
tangan termasuk jenis tulang pendek.
4. Jawaban: d
Tulang hidung, tulang trakea, dan ujung tulang
rusuk termasuk tulang rawan hialin. Adapun
epiglotis dan tulang daun telinga termasuk tulang
rawan elastis. Cakram sendi lutut termasuk tulang
rawan serat (fibrosa).
5. Jawaban: d
1)
Kondrin merupakan matriks yang
dihasilkan oleh kondroblas.
2)
Kondrosit merupakan kondroblas yang
tidak aktif.
3)
Osteoblas merupakan sel-sel tulang muda
yang membentuk sel tulang (osteosit).
4)
Kanalikuli adalah saluran yang
menghubungkan antara lakuna satu dengan lakuna
lainnya.
5)
Saluran Havers merupakan saluran yang
terbentuk dari sel-sel tulang yang melingkari
pembuluh darah dan saraf.
6. Jawaban: c
Gambar di atas adalah gambar tulang dada dan
tulang rusuk. Fungsi tulang tersebut adalah
membentuk perisai pelindung bagi organ-organ
penting yang terdapat di dada. Adapun fungsi
tulang belakang (vertebrae) adalah menyangga
berat tubuh, memungkinkan manusia melakukan
berbagai macam posisi dan gerakan, serta
sebagai tempat susunan saraf pusat. Tulang yang
berfungsi menyusun alat gerak adalah tulang
apendikuler.
7. Jawaban: a
Keterangan gambar:
1 = falanges atau tulang jari.
2 = fibula atau tulang betis.
3 = femur atau tulang paha.
4 = tibia atau tulang kering.
8. Jawaban: c
1)
Osteosit: sel-sel tulang dewasa.
2)
Osteoblas: sel tulang muda yang akan
membentuk osteosit.
3) Osteoklas
merupakan
sel
yang
berkembang dari monosit dan terdapat di
sekitar
permukaan
tulang.
Osteoklas
berfungsi
untuk
perkembangan,
pemeliharaan, perawatan, dan perbaikan
tulang.
4)
Osteon: merupakan nama lain dari tulang
keras.
5)
Osteoprogenator: derivat mesenkim yang
memiliki potensi mitosis yang mampu
berdiferensiasi menjadi osteoblas.

9. Jawaban: b
Tulang rusuk dapat dibedakan menjadi tiga
macam sebagai berikut.
1) Tulang rusuk sejati: terdiri atas 7 pasang
tulang rusuk, ujung belakangnya melekat
pada ruas-ruas tulang belakang, sedangkan
ujung depannya melekat pada tulang dada.
2) Tulang rusuk palsu: terdiri atas 3 pasang
tulang rusuk,ujung belakangnya melekat
pada ruas-ruas tulang belakang, sedangkan
ujung depannya melekat pada tulang rusuk
sejati.
3) Tulang rusuk melayang: terdiri atas 2 pasang
tulang rusuk,ujung belakangnya melekat
pada ruas-ruas tulang belakang, sedangkan
ujung depannya bebas (tidak melekat pada
tulang apa pun).
10. Jawaban: c
Urutan proses penulangan (osifikasi) pada tulang
pipa sebagai berikut.
1) Pembentukan osteosit dari osteoblas.
2) Osteosit tumbuh melingkar dan membentuk
sistem Havers. Di tengah-tenah sistem
Havers terdapat saluran dan serabut saraf.
3) Penambahan senyawa kalsium dan fosfat
dalam matriks sehingga tulang mengeras.
4) Pada bagian di antara epifisis dan diafisis
terbentuk cakra epifisis. Cakra epifisis berupa
tulang rawan yang mengandung banyak
osteoblas.
5) Osteoklas merusak bagian tengah tulang
pipa
sehingga terbentuk rongga. Akibatnya, tulang
menjadi berongga dan terisi oleh sumsum
tulang.
11. Jawaban: b
1) Epifisis: bagian ujung tulang pipa.
2) Cakra epifisis: bagian antara epifisis dan
diafisis, dapat tumbuh memanjang.
3)
4)
5)

Diafisis: bagian tengah pada tulang pipa.


Pembuluh darah.
Rongga sumsum tulang.

12. Jawaban: d
Inversi merupakan gerak memiringkan (membuka) telapak kaki ke arah dalam. Eversi
merupakan gerak memiringkan (membuka)
telapak kaki ke arah luar. Elevasi merupakan gerak
mengangkat. Depresi merupakan gerak menurunkan. Ekstensi merupakan gerak meluruskan.
13. Jawaban: e
Bagian yang dtitunjuk oleh huruf X disebut tulang
rawan hialin. Tulang rawan hialin berfungsi
melindungi ujung-ujung tulang yang membentuk
persendian dari benturan keras. Adapun struktur
persendian yang lain adalah ligamen yang

berfungsi mencegah berubahnya posisi tulang dan


mengikat bagian luar ujung-ujung tulang yang
membentuk persendian. Selain itu, ada pula bagian
yang berisi cairan pelumas pada ujung-ujung tulang
yang disebut ruang sinovial. Cairan pelumas ini
disebut cairan sinovial, sedangkan bagian yang
melapisi sendi dan menghubungkan kedua tulang
adalah kapsul sendi.
14. Jawaban: a
Rangka manusia terbentuk pada akhir bulan
kedua atau awal bulan ketiga pada waktu
perkembangan embrio. Tulang yang terbentuk
mula-mula adalah tulang rawan yang berasal dari
jaringan mesenkim. Sesudah kartilago (tulang
rawan) terbentuk, rongga di dalamnya akan terisi
oleh osteoblas. Pada proses osifikasi, osteoblas
akan membentuk osteosit. Sementara itu,
kondroblas adalah sel-sel tulang rawan. Sel-sel
ini mengeluarkan matriks berupa kondrin.
Kondrosit adalah kondroblas yang bersifat tidak
aktif.
15. Jawaban: c
Jenis gangguan tulang seperti pada gambar
disebut lordosis. Kelainan ini ditandai dengan
tulang belakang melengkung ke depan. Adapun
fisura adalah gejala retak tulang. Kifosis ditandai
dengan tulang belakang melengkung ke belakang.
Fraktura merupakan gejala patah tulang. Skoliosis
ditandai dengan tulang belakang melengkung ke
kanan atau ke kiri.
16. Jawaban: b
Gambar A menunjukkan sendi peluru yang
terdapat pada gelang bahu. Sendi peluru
memungkinkan gerak bebas ke semua arah.
Gambar B menunjukkan sendi engsel yang
terdapat pada lutut. Sendi engsel memungkinkan
gerakan berporos satu. Adapun sendi pelana
terdapat pada persendian antara ibu jari dan tulang
telapak tangan. Sendi ini memungkinkan gerakan
ke dua arah. Sendi putar terdapat pada tulang
tengkorak dan tulang atlas. Sendi ini memungkinkan gerakan memutar. Sendi kaku terdapat pada
persendian tulang betis dan kering. Sendi ini
memungkinkan sedikit gerakan.
17. Jawaban: d
Pernyataan yang benar mengenai otot sebagai
berikut.
1) Otot memanjang saat relaksasi dan memendek saat kontraksi.
2) Ekstensibilitas otot adalah kemampuan otot
untuk menjadi lebih panjang dari ukuran
semula.
3)

Elastisitas otot adalah kemampuan otot


untuk kembali ke ukuran semula.

Biologi Kelas XI

4) Kontraktibilitas otot adalah kemampuan otot


untuk menjadi lebih pendek dari ukuran otot
semula.
18. Jawaban: b
Otot Polos

Otot Lurik

1) Berbentuk seperti ge- 1) Berbentuk silindris.


lendong.
2) Inti sel terletak di 2) Inti sel terletak di tepi. tengah.
3) Bekerja lambat dan 3) Bekerja cepat, tetapi tidak
mudah lelah. mudah lelah.
4) Bekerja
di
luar 4) Bekerja di bawah
kehendak (otot tidak
kehendak (otot sadar)
sadar)
5) Sarkoplasmanya polos 5) Sarkoplasmanya memiliki
dan homogen. serat lintang.

19. Jawaban: e
Gerak fleksi adalah gerak membengkokkan, misal
mengangkat lengan bawah. Keadaan otot ketika
terjadi gerak fleksi adalah otot bisep berkontraksi
dan otot trisep berelaksasi. Adapun kebalikan dari
gerak fleksi adalah gerak ekstensi (meluruskan).
Keadaan otot saat gerak ini adalah otot bisep
berelaksasi dan otot trisep berkontraksi.
20. Jawaban: b
Jenis gerakan otot antagonis sebagai berikut.
1) Ekstensi (gerak meluruskan) dan fleksi
(gerak membelokkan).
2) Abduksi (gerak menjauhi badan) dan
adduksi (gerak mendekati badan).
3) Depresi (gerak menurunkan) dan elevasi
(gerak mengangkat).
4) Supinasi (gerak menengadahkan tangan)
dan pronasi (gerak menelungkupkan
tangan).
21. Jawaban: a
Perubahan pada gambar menunjukkan pergerakan lengan saat menekuk. Pada posisi ini otot bisep
berkontraksi yang mengakibatkan tangan
mengangkat ke atas. Jenis gerakan ini disebut
gerak fleksi. Adapun otot trisep berelaksasi. Jika
tangan diluruskan kembali maka terjadi gerak
ekstensi, pada posisi ini otot trisep berkontraksi
dan otot bisep berelaksasi.
22. Jawaban: c
1) Distrofi: penyakit melemahnya otot yang
diakibatkan oleh cacat genetis.
2) Atrofi: penurunan fungsi otot karena
mengecil
atau kehilangan kemampuan berkontraksi.
3) Hipertrofi: otot menjadi lebih besar dan lebih
kuat karena sering digunakan/dilatih.
4) Tetanus: kejang otot karena infeksi bakteri
Clostridium tetani.
5) Hernia abdominal: dinding otot abdominal
sobek dan mengakibatkan usus melorot
masuk ke rongga perut.

23. Jawaban: b
1) Abduksi : gerak menjauhi badan.
2) Adduksi : gerak mendekati badan.
3) Depresi : gerak menurunkan.
4) Elevasi : gerak mengangkat.
5) Ekstensi : gerak meluruskan.
6) Fleksi
: gerak membengkokkan.
7) Pronasi : gerak menelungkupkan tangan.
8) Supinasi : gerak menengadahkan tangan.
24. Jawaban: e
Otot pronator teres dan pronator kuadratus
merupakan pasangan otot sinergis. Apabila
keduanya berkontraksi, telapak tangan akan
menelungkup.
25. Jawaban: d
Gambar pada soal adalah otot jantung. Dinamakan otot jantung karena hanya terdapat di jantung.
Kontraksi dan relaksasi otot jantung mengakibatkan jantung menguncup dan mengembang untuk
memompa darah ke seluruh tubuh. Adapun otot
polos berfungsi menggerakkan zat di sepanjang
saluran pencernaan, mengontrol diameter pembuluh darah, dan mengatur gerakan pupil mata.
Otot lurik berfungsi menggerakkan rangka tubuh.
26. Jawaban: c
Energi pada saat otot berkontraksi diperoleh dari
reaksi kimia berikut.
Kreatin fosfat + ADP o kreatin + ATP
ATP o ADP + E
ADP o AMP + E
Sementara itu, jika otot berelaksasi terjadi
penguraian glukosa dan laktasidogen.
27. Jawaban: a
Secara mikroskopis, otot lurik tampak tersusun
dari garis-garis gelap dan terang. Penampakan
tersebut disebabkan adanya miofibril. Setiap
miofibril tersusun atas satuan kontraktil yang
disebut sarkomer. Sementara itu, lakuna
merupakan rongga yang di dalamnya terdapat sel
tulang rawan (kondrosit) atau sel tulang keras
(osteosit). Kolagen merupakan kartilago fibrosa
yang padat dan keras sehingga matriksnya
berwarna gelap dan terang.
28. Jawaban: b
Ciri-ciri otot lurik sebagai berikut.
1) Sel penyusunnya berbentuk silindris.
2) Inti sel terletak di tepi.
3) Bekerja cepat, tetapi mudah lelah.
4) Bekerja di bawah kehendak.
5) Setiap sel mempunyai banyak inti.
29. Jawaban: a
Persendian yang ditunjuk pada gambar tersebut
adalah persendian antara tengkorak dan tulang
atlas yang memungkinkan gerakan memutar

Kunci Jawaban dan Pembahasan

sehingga disebut sendi putar. Sendi engsel


terdapat pada siku dan lutut. Sendi pelana terdapat
pada persendian antara tulang ibu jari dan tulang
telapak tangan. Sendi peluru terdapat pada
persendian antara tulang lengan atas dan gelang
bahu. Sendi geser terdapat pada persendian
antara ruas-ruas tulang belakang.
30. Jawaban: a
Beberapa gangguan pada otot sebagai berikut.
1) Atrofi otot: penurunan fungsi otot karena
otot mengecil atau kehilangan kemampuan
berkontraksi.
2)
3)
4)

5)

Distrofi otot: penyakit melemahnya otot


yang diakibatkan karena cacat genetis.
Hipertrofi otot: otot menjadi lebih besar dan
lebih kuat karena sering digunakan.
Hernia abdominal: dinding otot abdominal
sobek dan mengakibatkan usus melorot
masuk ke rongga perut.
Tetanus: kejang otot karena infeksi bakteri
Clostridium tetani.

B. Uraian
1. a. Tulang pendek, berbentuk seperti kubus atau
pendek, dan tidak beraturan. Contoh tulang
pergelangan tangan dan kaki.
b.
c.

Tulang pipih, bebentuk pipih dan lebar.


Contoh tulang tengkorak.
Tulang pipa, berbentuk seperti tabung,
kedua ujungnya bulat, dan bagian
tengahnya silindris. Contoh tulang paha.

2. a. Skeleton aksial yaitu skeleton yang terletak


pada sumbu tubuh. Rangka ini meliputi
tengkorak, tulang belakang, tulang dada,
serta tulang rusuk.
b. Skeleton apendikuler merupakan skeleton
yang menyusun alat gerak manusia.
Skeleton apendikuler tersusun dari tungkai
atas, tungkai bawah, tulang bahu, serta tulang
pinggul. Tungkai atas tersusun dari tulang
lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil,
dan tulang jari-jari tangan. Pangkal lengan
atas berhubungan dengan gelang bahu.
Tungkai bawah terdiri atas tulang paha, tulang
betis, tulang kering, dan tulang jari-jari kaki.
Tungkai bawah berhubungan dengan gelang
panggul.
3. a. 1 = tulang selangka
2 = tulang belikat
3 = tulang lengan
4 = tulang hasta
5 = tulang pengumpil

b. R = sendi peluru, memungkinkan gerakan ke


segala arah.
S = sendi engsel, memungkinkan gerakan
ke satu arah.
4. a. A = tulang tulang rusuk sejati, berjumlah 7
pasang. Ujung depan melekat pada tulang
dada, ujung belakang melekat pada tulang
belakang.
B = tulang rusuk palsu, berjumlah 3 pasang.
Ujung depan melekat pada tulang rusuk di
atasnya dan ujung belakang melekat pada
tulang belakang.
C = tulang rusuk melayang, berjumlah 2
pasang. Ujung depan tidak melekat pada
tulang mana pun dan ujung belakang melekat
pada tulang belakang.
b. Tulang dada dan tulang rusuk berfungsi
melindungi bagian-bagian organ tubuh yang
vital seperti jantung, paru-paru, dan hati.
5. Gangguan mekanis pada tulang dapat terjadi
akibat jatuh atau benturan dengan benda keras
(pukulan). Gangguan ini dapat mengakibatkan
halhal berikut.
a. Fisura: retak tulang.
b. Fraktura: patah tulang.
c. Memar sendi: selaput sendi rusak.
d. Urai sendi: memar sendi yang diikuti
lepasnya ujung tulang dari persendian.
6. a. A = pronasi
B = supinasi
b. Pronasi adalah gerak menelungkupkan
tangan, sedangkan supinasi adalah gerak
menengadahkan tangan. Kedua gerakan ini
merupakan gerakan melingkar satu sumbu
sentral sehingga disebut juga rotasi.
7.

Dalam otot tersimpan glikogen. Glikogen


merupakan bentuk glukosa cadangan dalam otot
yang siap diubah menjadi energi atau ATP.
Awalnya glikogen dilarutkan menjadi laktasidogen
yang selanjutnya diuraikan menjadi glukosa dan
asam susu. Glukosa kemudian dioksidasi
sehingga menghasilkan energi atau ATP.

8. Tidak. Jumlah dan jenis otot pada atlet


binaragawan dan orang biasa sama. Otot
binaragawan lebih besar dan kuat dibandingkan
dengan orang biasa karena otot tersebut sering
digunakan atau dilatih sehingga menjadi lebih kuat
dan kekar. Otot binaragawan yang besar tersebut
sebenarnya merupakan suatu kelainan yang
disebut hipertrofi otot.
9. Pada manula, wanita kehilangan lebih banyak
massa tulang daripada pria. Hal ini disebabkan
laju berkurangnya massa tulang akan meningkat
pesat setelah wanita mengalami menopause.

Biologi Kelas XI

Pada masa tersebut, hormon estrogen dalam


tubuh wanita akan berkurang, padahal hormon
inilah yang merangsang pembentukan tulang baru
dalam siklus tulang. Akibatnya, kepadatan tulang
berkurang dengan cepat.
10. Tulang rawan anak-anak berasal dari mesenkim
dan mengandung lebih banyak kondroblas. Pada
orang dewasa, tulang rawan mengandung banyak
matriks dan berasal dari perikondrium (selaput
tulang rawan) yang mengandung kondroblas.

5.

Jawaban: c
Sel darah yang berperan dalam proses
pembekuan darah adalah trombosit. Ciri-ciri
trombosit yaitu tidak berinti, berukuran kecil,
bentuk tidak beraturan, dan mempunyai masa
hidup sekitar 1012 hari. Adapun sel darah yang
dapat hidup berbulan-bulan adalah sel darah putih
karena sel darah putih mempunyai inti. Bentuk
bikonkaf dimiliki oleh sel darah merah.

6.

Jawaban: a
Basofil berfungsi mengeluarkan histamin yang
mengakibatkan peradangan dan heparin yang
berperan dalam pembekuan darah. Sementara itu,
eosinofil berperan dalam pertahanan terhadap
parasit. Neutrofil berfungsi memusnahkan bakteri
dan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh.
Limfosit berfungsi untuk membentuk antibodi.
Monosit berperan menjaga kekebalan tubuh dari
infeksi.

7.

Jawaban: b
Jenis sel darah putih yang berperan dalam
menjaga kekebalan tubuh dari serangan virus
adalah limfosit. Jika tubuh terinfeksi virus, limfosit
akan membentuk antibodi. Limfosit yang berfungsi
menghasilkan antibodi yaitu limfosit B. Ketika virus
menyerang, jumlah limfosit B akan meningkat
untuk mengeluarkan antibodi agar virus tidak
merusak sel tubuh. Antibodi berfungsi sebagai alat
pelacak virus. Ketika antibodi menempel pada
virus, sel darah putih yang lainnya dapat menemukan virus dengan mudah dan menghancurkan
virus tersebut.

8.

Jawaban: b
Hemofilia adalah kelainan dalam sistem peredaran
darah yang bersifat menurun dan ditandai dengan
gejala darah sukar membeku.
Sickle-cell merupakan penyakit menurun yang
ditandai dengan adanya bentuk sel darah merah
yang menyerupai bulan sabit.
Leukemia adalah penyakit kanker darah.
Koronaria trombosis adalah terbentuknya bekuan
darah di dalam arteri koronaria sehingga aliran
darah terganggu yang mengakibatkan melemahnya kontraksi otot jantung.

9.

Jawaban: a
1) Eritrosit berfungsi mengikat O 2 dan
diedarkan
ke
seluruh
tubuh
serta
mengangkut CO2 dari sel tubuh menuju
paru-paru.
2) Leukosit berfungsi menghancurkan kuman
penyakit, mengangkut lemak dan menghasilkan histamin, serta melumpuhkan
kuman penyakit yang berada di luar darah.

Bab V Sistem Peredaran Darah pada


Manusia dan Hewan

A. Pilihan Ganda
1. Jawaban: b
Sistem peredaran darah mempunyai tiga
komponen utama yaitu darah, jantung, dan
pembuluh darah. Adapaun paru-paru merupakan
komponen sistem pernapasan dan ginjal
merupakan komponen sistem ekskresi.
2. Jawaban: c
Beberapa fungsi sistem peredaran darah yaitu
mengatur suhu tubuh, mengangkut substansi
beracun menuju ginjal, mendistribusikan hormon
menuju sel-sel tubuh yang membutuhkan, dan
mencegah hilangnya darah melalui mekanisme
pembekuan darah. Adapun mengangkut zat sisa
metabolisme ke luar tubuh merupakan fungsi
sistem ekskresi.
3. Jawaban: d
Darah man usia tersusun dari plasma darah kurang
lebih 55% dan sel-sel darah kurang lebih 45%.
Jadi komponen pada darah yang memiliki jumlah
paling banyak adalah plasma darah. Sementara
itu, sel-sel darah tersusun dari eritrosit kurang lebih
99% dan sisanya merupakan leukosit dan
trombosit.
4. Jawaban: b
Globulin merupakan protein dalam darah yang
berfungsi sebagai pembentuk antibodi untuk
pertahanan tubuh. Adapun untuk menetralkan
racun merupakan fungsi antitoksin, proses
penggumpalan darah dilakukan oleh fibrin, untuk
menjaga
keseimbangan
osmotik
darah
merupakan fungsi albumin, dan memacu sifat
fagosit pada leukosit merupakan fungsi opimisin.

3) Trombosit berfungsi dalam proses penggumpalan darah.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

4) Limfosit berfungsi membentuk antibodi yang


berperan dalam menjaga kekebalan tubuh.
10. Jawaban: e
Gambar 1, 2, dan 3 adalah sel darah putih yang
plasmanya bergranula.Dalam keadaan normal
gambar 1 (neutrofil) terdapat 3.0007.000 butir tiap
mm3 darah. Gambar 2 (eosinofil) terdapat
100400 butir tiap mm3 darah. Gambar 3 (basofil)
terdapat 2050 butir tiap mm3 darah. Jika terjadi
infeksi di dalam tubuh, maka jumlah leukosit akan
bertambah untuk melawan kuman penyakit.
11. Jawaban: e
Sumsum tulang merupakan tempat pembentukan
trombosit. Hati dan limpa sebagai tempat
perombakan eritrosit. Ginjal sebagai organ
ekskresi sisa metabolisme. Timus merupakan
kelenjar penghasil timosin yang berperan untuk
merangsang pembentukan limfosit.
12. Jawaban: e
Aliran darah tidak dapat balik karena adanya katup
(valvula). Darah keluar dari jantung saat ventrikel
berkontraksi. Darah kembali ke jantung memasuki
atrium. Aorta adalah arteri terbesar yang keluar
dari jantung. Vena adalah pembuluh darah yang
menuju jantung.
13. Jawaban: b
Otot jantung mempunyai kemampuan untuk
berdenyut secara terus-menerus. Pada saat
jantung mengembang atau berelaksasi, darah dari
vena pulmonaris dan vena kava masuk ke jantung.
Periode ini disebut diastol. Pada saat jantung
menguncup atau kontraksi, darah dari jantung
dipompa ke arteri pulmonaris dan aorta. Periode
ini disebut sistol.
14. Jawaban: a
Valvula trikuspidalis merupakan katup yang
terletak di antara ventrikel kanan dan atrium kanan.
Katup ini berfungsi mencegah darah dari ventrikel
kanan agar tidak kembali lagi ke atrium kanan.
Sementara itu, katup yang mencegah darah dari
ventrikel kiri agar tidak kembali lagi ke atrium kiri
yaitu valvula bikuspidalis.
15. Jawaban: c
Perbedaan
a.
b.
c.
d.
e.

Bentuk
Warna
Inti
Fungsi
Tempat pembentuk

Eritrosit
Bikonkaf
Merah
Tidak ada
Transpor oksigen
Tulang pipa

16. Jawaban: a
Keterangan gambar:
1 = valvula semilunaris aorta
2 = septum atrioventrikularis

Leukosit
Tidak teratur
Tidak berwarna
Ada
Pertahanan tubuh
Kelenjar limfe

3 = septum interventrikularis
4 = valvula trikuspidalis
5 = valvula bikuspidalis
Pada aorta dan arteri pulmonalis yang berbatasan
dengan jantung terdapat valvula semilunaris aorta.
Valvula semilunaris yang berfungsi menjaga agar
darah yang mengalir ke aorta tidak kembali lagi
ke jantung ditunjukkan oleh nomor 1.
17. Jawaban: b
Ventrikel kiri mempunyai tekanan paling tinggi
karena berperan memompa darah ke seluruh
tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya
memompa darah ke paru-paru sehingga tekanannya lebih rendah. Adapun atrium memompa darah
ke ventrikel jadi tekanannya lebih kecil daripada
tekanan di ventrikel.
18. Jawaban: d
Leukosit dan plasma tidak mengandung hemoglobin. Hanya eritrosit yang mengandung hemoglobin. Adanya hemoglobin ini mengakibatkan
darah berwarna merah. Adapun pengaruh dari
reaksi
antara
O2
dengan
hemoglobin
mengakibatkan darah berwarna merah cerah.
Sementara itu, reaksi antara CO2 dan
hemoglobin mengakibatkan darah berwarna
merah gelap.
19. Jawaban: d
Pada saat ventrikel berkontraksi, maka darah dari
jantung akan dipompa keluar. Kontraksi ventrikel
kiri akan mengakibatkan darah dipompa ke
seluruh tubuh. Sementara itu, kontraksi ventrikel
kanan mengakibatkan darah dipompa ke paruparu. Apabila ventrikel berelaksasi maka darah
dari seluruh tubuh akan masuk ke serambi kanan
dan darah dari paru-paru akan masuk ke serambil
kiri.
20. Jawaban: b
Ventrikel kiri berfungsi memompa darah ke seluruh
tubuh. Tugas ini lebih berat dibanding ventrikel
kanan yang hanya bertugas memompa darah ke
paru-paru. Oleh karena tugas ventrikel kiri inilah
otot-totot jantung bekerja keras untuk melakukan
fungsi tersebut sehingga mengakibatkan otot
berukuran lebih besar. Akibatnya, dinding ventrikel
kiri akan menjadi lebih tebal karena otot-otot
penyusunnya lebih besar.
21. Jawaban: e
1) Membentuk sel darah merah dilakukan
oleh sumsum tulang belakang.
2) Pertahanan tubuh dilakukan oleh sel darah
putih.
3) Penggumpalan darah dilakukan oleh
trombosit.
4) Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh
dilakukan oleh eritrosit.

Biologi Kelas XI

5) Mengatur keseimbangan osmosis darah di


dalam tubuh merupakan salah satu fungsi
plasma darah.
22. Jawaban: a
Berikut adalah tabel kandungan aglutinogen (antigen) dan aglutinin dalam darah berdasarkan
sistem golongan darah ABO.
Golongan Darah
Aglutinin
A
B
AB
O

A
B
A dan B

Aglutinogen
ba

a dan
b

23. Jawaban: c
Dari hasil uji golongan darah dapat diketahui
bahwa Siska bergolongan darah O, Ririt bergolongandarah A, Mega bergolongan darah AB,
Rosa bergolongan darah B, dan Lukman
bergolongan darah A. Jika Ririt membutuhkan
transfusi darah maka yang dapat menjadi donor
untuk Ririt adalah Siska dan Lukman. Siska
bergolongan darah O sehingga siska dapat
mendonorkan darahnya kepada golongan darah
apapun (donor universal). Meskipun demikian,
transfusi darah akan lebih baik dilakukan antargolongan darah yang sejenis saja.
24. Jawaban: d
Rano bergolongan darah B, berarti dalam eritrosit
darah Rano terdapat antigen B dan dalam plasma
darahnya mengandung aglutinin
.
Rani
bergolongan darah A, berarti dalam eritrosit darah
Rani terdapat antigen A dan dalam plasma
darahnya mengandung aglutinin . Pada transfusi
darah, jika golongan darah donor tidak sesuai
dengan golongan darah penerima akan terjadi
penggumpalan yang disebabkan oleh aglutinin
penerima menggumpalkan antigen donor. Jika
darah Rano ditransfusikan ke Rani maka aglutinin
dalam plasma darah Rani akan menggumpalkan
antigen B dalam eritrosit darah Rano. Hal ini akan
mengakibatkan terjadinya penggumpalan darah
dalam tubuh resipien (Rani).
25. Jawaban: b
Orang yang kekurangan leukosit menderita
penyakit leukopenia, sedangkan orang yang
kelebihan leukosit menderita penyakit leukemia.
Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang
mengakibatkan darah seseorang sukar membeku.
Anemia
merupakan
penyakit
kekurangan
hemoglobin, Fe, atau eritrosit dalam tubuh.
Talasemia merupakan penyakit yang disebabkan
oleh adanya gangguan produksi hemoglobin dan
eritrosit.

B. Uraian
1. Fungsi sistem peredaran darah bagi manusia
sebagai berikut.
a. Mengangkut zat makanan dan sisa hasil
metabolisme.
b. Mengangkut zat buangan dan substansi
beracun menuju hati untuk dinetralkan.
c. Mengangkut zat buangan dan substansi
beracun menuju ginjal untuk dibuang.
d. Mendistribusikan hormon dari kelenjar dan
organ yang memproduksinya ke sel-sel tubuh
yang membutuhkan.
e. Mengatur suhu tubuh melalui aliran darah.
f.
Mencegah hilangnya darah melalui
mekanisme pembekuan darah.
g. Melindungi tubuh dari bakteri dan virus
dengan menyirkulasikan antibodi dan sel
darah putih.
2. a. Darah, sebagai medium pengangkut zat
makanan, udara, dan zat buangan.
b. Jantung, berfungsi memompa darah
sehingga dapat beredar ke seluruh tubuh.
c. Pembuluh darah, sebagai saluran tempat
darah beredar ke seluruh tubuh.
3. Diapedesis
adalah
kemampuan
leukosit
melumpuhkan kuman penyakit yang berada di luar
darah. Caranya dengan menembus keluar dinding
pembuluh kapiler dan masuk ke dalam jaringan

Arteri

Vena

Struktur

Fungsi

Berukuran lebih
kecil dari vena,
tetapi lebih kuat
elastisitasnya

Membawa darah
keluar dari jantung

Membawa darah
Berukuran paling masuk ke jantung
besar,
kurang elastis

Kapiler Berukuran paling Membawa


kecil tersusun atas darah ke
sel-sel endotelium jaringan
yang terserang zat asing tersebut.
4.

5. Perbedaan pada tiga macam sel darah putih

Neutrofil
Eosinofil
Basofil

Netral
Asam
Basa

granulosit sebagai berikut.

Merah
kebiruan
Merah
Biru

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Sel Darah Putih


Granulosit

Sifat
Plasma Sel

Warna
Granula

6.

Luka
Trombosit pecah

Trombokinase
A. Pilihan Ganda

Protrombin
Fibrinogen

C a + d a n Vi t am i n K

Trombin

Fibrin

Luka tertutup
7. Warna merah pada darah disebabkan karena
adanya hemoglobin. Tingkat hemoglobin darah
dapat berbeda-beda yang dipengaruhi oleh reaksi
antara hemoglobin dengan oksigen dan karbon
dioksida. Reaksi antara hemoglobin dengan
oksigen akan mengakibatkan darah berwarna
merah muda/cerah. Sementara itu, reaksi antara
hemoglobin dengan karbon dioksida mengakibatkan darah berwarna merah tua/gelap.
8. Lima macam leukosit beserta fungsinya sebagai
berikut.
a. Eosinofil untuk mengatasi jenis-jenis
penyakit karena alergi.
b. Neutrofil berfungsi memakan kuman
penyakit.
c. Basofil berfungsi menghasilkan heparin
yang berperan dalam pembekuan darah.
d. Monosit berperan dalam fagositosis.
e. Limfosit berfungsi mengontrol respon, kekebalan tubuh dan menghasilkan dua
antibodi.
9. Beberapa katup yang terdapat di dalam jantung
sebagai berikut.
a. Katup bikuspidalis: berfungsi mencegah
agar darah dari ventrikel kiri tidak mengalir
kembali ke atrium kiri.
b. Katup trikuspidalis: berfungsi mencegah
agar darah dari ventrikel kanan tidak
mengalir kembali ke atrium kanan.
c. Katup
semilunaris
aorta:
berfungsi
mencegah agar darah yang keluar menuju
aorta tidak kembali lagi ke ventrikel kiri.
d. Katup semilunaris paru-paru: berfungsi
mencegah agar darah yang keluar menuju
arteri paru-paru tidak kembali lagi ke
ventrikel kanan.
10. Darah Vera tidak sesuai dengan darah Reta
sehingga akan terjadi penggumpalan. Jika darah
Vera ditransfusikan kepada Reta maka aglutinin
dalam plasma darah Reta akan merusak
aglutinogen A pada eritrosit darah Vera yang
ditransfusikan ke dalam tubuh Reta. Akibatnya,
akan terjadi penggumpalan darah dalam tubuh
Reta.

1. Jawaban: d
Hewan yang memiliki sistem peredarah darah
tunggal adalah ikan. Pada sistem ini darah
memasuki jantung sebanyak satu kali. Adapun
burung, kadal, ular, dan buaya memiliki sistem
peredaran darah ganda, karena darah memasuki
jantung sebanyak dua kali.
2. Jawaban: a
Serangga menggunakan trakea sebagai alat untuk
mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Ostium
merupakan pori-pori yang terdapat di jantung
pembuluh. Sinus merupakan tempat beredarnya
darah pada siput. Insang merupakan tempat
pertukaran gas CO2 dan O2 pada ikan. Lengkung
aorta merupakan alat peredaran darah pada
cacing tanah.
3. Jawaban: d
Sistem peredaran darah terbuka adalah sistem
peredaran di mana darah tidak selalu beredar
melalui pembuluh darah, tetapi pada saat-saat
tertentu langsung menuju ke dalam jaringan tubuh.
Contoh pada siput, belalang, laba-laba, dan
udang. Adapun sistem peredaran darah pada ikan,
bangau, katak, dan salamander termasuk
peredaran darah tertutup.
4. Jawaban: b
Pernyataan yang benar mengenai peredaran
darah serangga sebagai berikut.
1) Darah tidak mengandung hemoglobin
sehingga tidak berwarna merah.
2) Darah pada serangga mengandung hemosianin. Darah tersebut disebut hemolimfa.
3) Darah
serangga
berfungsi
untuk
mengangkut
sari-sari
makanan
saja
sedangkan O2 diedarkan ke sel-sel tubuh
melalui saluran udara (trakea).
5. Jawaban: c
Pada bagian I mengandung darah bersih. Pada
bagian II dan IV mengandung darah kotor. Pada
bagian III mengandung darah campuran. Bagian
yang ditunjuk dengan III adalah bilik. Katak hanya
memiliki satu bilik sehingga terjadi percampuran
antara darah yang mengandung O2 dengan darah
yang mengandung CO 2
6. Jawaban: b
Darah belalang tidak mengandung hemoglobin,
tetapi mengandung hemosianin sehingga tidak
berfungsi untuk mengangkut O2 dan CO2. Adapun
darah cacing tanah, udang, ikan, dan cumi-cumi
mengandung hemoglobin.

Biologi Kelas XI

7. Jawaban: d
Jantung buaya memiliki empat ruang yang belum
sempurna sehingga darahnya masih dapat
bercampur. Hal ini disebabkan karena antara bilik
kanan dan bilik kiri terdapat sekat yang belum
sempurna. Khusus pada jantung buaya, pada
sekat antara kanan dan kiri terdapat lubang kecil
yang disebut foramen panizzae yang berfungsi
sebagai berikut.
1)
2)

Memungkinkan distribusi oksigen ke alat


pen cernaan.
Memelihara keseimbangan tekanan cairan
di dalam jantung pada waktu menyelam.

8. Jawaban: e
Pernyataan yang benar mengenai peredaran
darah burung yaitu darah pada aorta mengandung
banyak O2, darah pada bilik kiri mengandung
banyak O2 yang berasal dari vena pulmonalis.
Darah pada serambi kanan kaya CO2. Darah pada
serambi kiri kaya O 2 yang berasal dari vena
pulmonalis.
9. Jawaban: a
Ikan mempunyai sistem peredaran darah tunggal
dan tertutup, jantungnya terdiri atas dua ruangan.
Ikan melepaskan CO2 melalui insang. Adapun
katak mempunyai sistem peredaran darah tertutup
dan rangkap, jantung katak terdiri atas tiga
ruangan. Katak melepaskan CO 2 melalui paruparu dan kulit.
10. Jawaban: a
Gambar tersebut menunjukkan struktur jantung
beruang empat, dua atrium dan dua ventrikel.
Antara atrium kanan dan atrium kiri bersekat
sempurna. Namun antara ventikel kanan dan
ventrikel kiri bersekat tidak sempurna. Akibatnya
darah dapat bercampur. Struktur jantung seperti
ini dimiliki oleh kelompok hewan reptil seperti
buaya dan cecak. Adapun ayam, burung merpati,
sapi, dan kambing mempunyai struktur jantung
sama seperti manusia. Belalang dan nyamuk
mempunyai sistem peredaran darah terbuka
melalui sistem trakea. Ikan kakap dan ikan mas
mempunyai jantung beruang dua, yaitu satu atrium
dan satu ventrikel.

b. Sistem peredaran darah tertutup. Pada sistem


ini darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh
melalui pembuluh. Contoh cacing tanah, ikan,
katak, dan burung.
2. Mollusca memiliki sistem sirkulasi yang terdiri
atas jantung dan pembuluh darah sederhana.
Jantung terletak di dalam rongga perikardium,
terdiri atas atrium dan ventrikel. Sirkulasi darah
pada Mollusca diawali dengan darah dipompa
dari jantung mengalir melalui sinus menuju
jaringan tubuh. Dari jaringan tubuh, darah kembali
lagi ke jantung.
3. Darah pada cacing tanah mengandung
hemoglobin sehingga berwarna merah. Darah ini
berfungsi mengangkut O 2 serta sari-sari
makanan ke seluruh tubuh dan mengeluarkan
CO2 dari dalam tubuh. Sementara itu, darah pada
serangga tidak mengandung hemoglobin, tetapi
mengandung hemosianin sehingga darah ini
tidak berwarna merah. Darah ini berfungsi
mengangkut sari-sari makanan dan tidak
mengangkut O2 maupun CO2.
4. Perbedaan sistem peredaran darah katak dan
burung sebagai berikut.
Katak mempunyai jantung beruang tiga yang
terdiri atas dua atrium dan satu ventrikel. Darah
yang mengandung oksigen dan darah yang
mengandung banyak karbon dioksida masih
bercampur di dalam ventrikel.
Burung mempunyai jantung beruang empat, yaitu
dua atrium dan dua ventrikel. Darah yang mengandung banyak oksigen tidak pernah
bercampur dengan darah yang mengandung
banyak karbon dioksida karena kedua ventrikel
sudah terpisah oleh sekat yang sempurna.
5. Jantung buaya memiliki empat ruang yang
belum sempurna sehingga darahnya masih
dapat bercampur. Hal ini disebabkan karena
antara bilik kanan dan bilik kiri terdapat sekat
yang tidak sempurna.

B. Uraian

A. Pilihan Ganda

1. Berdasarkan tempat mengalirnya ada dua sistem


peredaran darah sebagai berikut.

1. Jawaban: c
Fungsi sistem peredaran darah di antaranya
mengangkut zat makanan ke seluruh tubuh,
mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, dan
mengatur suhu tubuh.
Mengeluarkan urine dari dalam tubuh merupakan
fungsi dari sistem ekskresi.
Menghantarkan rangsang ke organ-organ tubuh
merupakan fungsi sistem koordinasi.

a. Sistem peredaran darah terbuka. Pada sistem


ini darah dan cairan lainnya tidak selalu
diedarkan melalui pembuluh darah. Darah
langsung diedarkan ke dalam rongga-rongga
tubuh dan akhirnya kembali lagi ke dalam
pembuluh. Contoh udang, siput, dan belalang.

K unc i Jawaban dan Pembahasan

2. Jawaban: b
1) Albumin berperan dalam mempertahankan
keseimbangan air dalam darah dan jaringan,
serta mengatur volume darah.
2) Globulin berperan membentuk antibodi
untuk kekebalan tubuh.
3) Presipitin berperan mengendapkan antigen.
4) Fibrinogen berperan dalam proses penggumpalan darah.
3. Jawaban: b
Monosit merupakan leukosit yang mempunyai inti
sel dan dapat bergerak seperti Amoeba dan
bersifat fagositosit. Monosit dapat membesar
menjadi makrofag. Makrofag merupakan sel
fagositik yang berumur panjang. Di dalam monosit
tidak dijumpai hemoglobin.
4. Jawaban: c
Eritrosit merupakan komponen darah yang
berfungsi mengangkut oksigen dan karbon
dioksida. Limfosit merupakan komponen darah
yang berfungsi membentuk antibodi yang berperan
dalam menjaga kekebalan tubuh. Trombosit
merupakan komponen darah yang berfungsi dalam
proses penggumpalan darah. Leukosit merupakan
komponen darah yang berfungsi menghancurkan
kuman penyakit, mengangkut lemak, menghasilkan
histamin, serta melumpuhkan kuman penyakit yang
berada di luar darah. Basofil merupakan komponen
darah yang berfungsi mnghasilkan histamin dan
heparin.
5. Jawaban: c
Albumin berperan dalam mempertahankan
keseimbangan air dalam darah dan jaringan serta
mengatur volume darah. Albumin juga berperan
dalam pembentukan gamoglobin yaitu komponen
zat antibodi. Fibrinogen berperan penting dalam
pembekuan darah. Lisin adalah antibodi yang
berfungsi menguraikan antigen.
6. Jawaban: e
1) Basofil tiap mm 3 darah mengandung 2050
butir.
2) Eosinofil tiap mm 3 darah mengandung
100400 butir.
3) Limfosit tiap mm 3 darah mengandung
1.5003.000 butir.
4) Monosit tiap mm 3 darah mengandung
100700 butir.
5) Neutrofil tiap mm 3 darah mengandung
4.0007.000 butir.

7. Jawaban: c
Proses pembekuan darah:
Luka
Trombosit pecah

Trombokinase

Protrombin C a

Trombin

Fibrinogen

d a n V i t am i n K _ _ _ _ _

Fibrin

Luka tertutup

8. Jawaban: c
Aliran darah dalam sistem peredaran darah kecil
adalah melalui ventrikel kanan (6) o arteri
pulmonalis (1) o paru-paru (2) o vena pulmonalis
(3) o serambi kiri (7).
9. Jawaban: a
Ada tiga macam leukosit granulosit berikut.
1)
Basofil dapat menyerap zat warna yang
bersifat basa, contoh metilen biru.
2)
Eosinofil dapat menyerap zat warna yang
bersifat asam, contoh eosin.
3)
Neutrofil dapat menyerap zat warna yang
bersifat netral.
Limfosit dan monosit termasuk leukosit agranulosit.
10. Jawaban: b
Bagian darah yang berperan dalam penutup luka
adalah fibrinogen dan keping darah (fibrinogen).
Ketika terjadi luka, keping darah (trombosit) akan
pecah dan mengeluarkan enzim trombokinase.
Enzim ini akan mengubah protrombin menjadi
2+
trombin dengan bantuan vitamin K dan ion Ca .
Selanjutnya, trombin akan mengubah fibrinogen
menjadi benang-benang fibrin. Benang-benang
fibrin ini akan menutupi luka sehingga pendarahan
akan terhenti.
11. Jawaban: b
Untuk melumpuhkan kuman penyakit yang berada
di luar darah, sel darah putih menembus keluar
dinding pembuluh kapiler dan masuk ke dalam
jaringan yang terserang zat asing. Kemampuan
sel darah putih (leukosit) ini disebut diapedesis.
Adapun kemampuan sel darah putih untuk memakan bakteri atau kuman disebut fagositosis.
12. Jawaban: a
1) Arteri koronaria: arteri yang berfungsi
menyuplai O2 dan makanan ke jantung.
2) Arteri pulmokutaneous: arteri yang mengalir
dari paru-paru ke kulit.
3) Arteri pulmonalis: arteri yang membawa
CO2 dari jantung ke paru-paru.
4) Arteriola: cabang dari arteri (pembuluh
nadi).

Biologi Kelas XI

25. Jawaban: c
Dalam keadaan normal darah di dalam vena dan
arteri tidak mengalami penggumpalan. Hal ini
disebabkan dalam darah tersebut tidak terdapat
trombin yang dapat mengkatalis perubahan
fibrinogen menjadi benang-benang fibrin sehingga
mengakibatkan pembekuan darah. Trombin hanya
akan terbentuk saat terjadi luka.

25.

Jawaban: c
Kelainan dalam sistem peredaran darah manusia
sebagai berikut.
1) Anemia: gangguan sistem peredaran darah
karena kurangnya kadar Hb atau jumlah
eristrosit dalam darah.
2) Trombus: tersumbatnya pembuluh darah
karena benda yang tidak bergerak.
3) Hemofilia: kelainan darah berupa darah
yang sukar membeku.
4) Leukemia: bertambahnya leukosit dalam
darah secara tak terkendali.
5) Arteriosklerosis: pengerasan pembuluh nadi
karena timbunan atau endapan kapur.

15. Jawaban: d
Perbedaan
a.
b.
c.
d.
e.

Sel Darah Merah Sel Darah Putih

Bentuk
Perbandingan
Nukleus
Fungsi
Kandungan

Bikonkaf
1
Tidak ada
Transpor O2
Hemoglobin

Tidak teratur
5.000
Ada
Pertahanan tubuh
Protein

16. Jawaban: c
P adalah vena porta hepatika berfungsi membawa
darah dari lambung dan usus menuju hati. Q
adalah vena hepatika, berfungsi membawa darah
dari hati. R adalah arteri hepatika, berfungsi
membawa darah dari jantung menuju hati.
17. Jawaban: e
Banyaknya eritrosit dipengaruhi oleh hal-hal
berikut.
1) Jenis kelamin
Seorang laki-laki memiliki eritrosit lebih banyak
daripada perempuan.
2) Usia
Semakin tua seseorang, semakin berkurang
jumlah eritrositnya.
3) Ketinggian tempat tinggal
Orang yang hidup di dataran tinggi memiliki
jumlah eritrosit lebih banyak daripada orang
yang hidup di dataran rendah.
4) Makanan
Makanan yang mengangung zat besi akan
menambah jumlah eristrosit.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

18. Jawaban: e
Tempat produksi eritrosit adalah kantong kuning
telur, hati, limfa, dan sumsum tulang. Pada
beberapa minggu pertama kehidupan embrio dalam
kandungan, eritrosit dihasilkan dalam kantong
kuning telur. Beberapa bulan kemudian, eritrosit
dibentuk dalam hati, limfa, dan kelenjar limfa.
Setelah dewasa eritrosit dibentuk dalam sumsum
tulang.
19. Jawaban: e
Bagian yang ditunjukkan oleh X adalah serambi
kiri yang berfungsi menerima darah dari paru-paru.
Bagian yang ditunjukkan oleh Y adalah bilik kiri
yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.
20. Jawaban: e
Sistem peredaran darah ganda terdapat pada
hewan yang tergolong amfibi, reptil, dan mamalia.
Cecak, ular, dan kadal termasuk reptil. Katak
termasuk amfibi. Adapun udang, cumi-cumi, dan
serangga mempunyai sistem peredaran darah
terbuka. Ikan mempunyai sistem peredaran darah
tunggal.
21. Jawaban: b
Darah pada serangga tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin. Darah tersebut disebut hemolimfa. Sementara itu, hemocoel
merupakan rongga tubuh.
22. Jawaban: e
Hal yang harus diperhatikan dalam transfusi darah
adalah jenis aglutinogen (antigen) donor dan
aglutinin (antibodi) resipien karena aglutinin pada
darah resipien dapat menggumpalkan aglutinogen
pada darah donor yang tidak sesuai.
23. Jawaban: b
Kadar LDL (Low Density Lipoprotein) yang
melebihi normal mengakibatkan terjadinya
endapan lemak dalam pembuluh darah yang
mengakibatkan terjadinya aterosklerosis. LDL
adalah indikator lemak jenuh dalam darah. LDL
yang tinggi menunjukkan konsumsi yang tinggi
terhadap makanan lemak jenuh, misal kolesterol.
Sklerosis adalah pengerasan pembuluh darah,
dapat terjadi karena endapan lemak (aterosklerosis) dan endapan kalsium (arteriosklerosis).
24. Jawaban: d
Eritroblastosis fetalis adalah kelainan akibat
rhesus ibu berbeda dengan rhesus bayi. Apabila
darah ibu rhesus negatif dan darah bayi yang
dikandungnya rhesus positif dapat mengakibatkan
eritroblastosis fetalis pada bayi.

25. Jawaban: c
Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah kondisi di
mana tekanan darah terhadap dinding arteri lebih
tinggi dibanding tekanan darah normal. Hipertensi
berhubungan dengan beberapa kelainan lain misal
aterosklerosis. Terjadinya endapan lemak dalam
pembuluh darah mengakibatkan tekanan darah
dalam dinding arteri lebih tinggi. Adapun hipotensi
adalah tekanan darah lebih rendah dibanding
tekanan normal. Leukemia (kanker darah) adalah
perkembangan sel-sel darah putih tidak normal dan
berkembang tidak terkendali. Leukositosis adalah
produksi sel-sel darah putih yang melebihi jumlah
normal. Embolus adalah darah beku dalam
pembuluh darah yang terlepas dan mengikuti aliran
darah.
25.

Jawaban: e
Pada reptil, darah yang mengandung banyak
karbon dioksida akan ditampung di sinus venosus.
Selanjutnya menuju ke atrium kanan. Darah dari
atrium kanan mengalir ke ventrikel dan dilanjutkan
ke arteri pulmonalis dan masuk ke paru-paru.

26.

Jawaban: a
Golongan darah A memiliki aglutinogen A dan
aglutinin , sedangkan golongan darah B memiliki
aglutinogen B dan aglutinin . Jika golongan darah A
didonorkan pada golongan darah B akan terjadi
penggumpalan karena bertemunya aglutinogen A
dengan aglutinin .

27.

Jawaban: b
Golongan Darah
Aglutinin
A
B
AB
O

A
B
A dan B

Aglutinogen

B. Uraian
Limfosit T

Limfosit B

Dibuat dan dimatangkan


1. Dibuat di sumsum
di sumsum tulang (Bone
tulang
dimatangkan di Timus. Marrow).
Berperan
dalam
Berperan dalam
imuniimunitas humoral.
2.
tas selular.
Berfungsi menyerang
Berfungsi menyerang antigen yang berada di
3. antigen yang berada cairan antarsel.
di dalam sel.
Terdapat tiga jenis sel
Terdapat
jenis sel limfosit B yaitu:
1. Limfosittiga
T pembantu
4.
limfosit TTyaitu:
(Helper
cells), 1. Limfosit B plasma,
berfungsi mengatur
memproduksi
sistem imun dan
antibodi.
mengontrol kualtias 2. Limfosit B pemsistem imun.
belah, menghasilkan
Limfosit T pembunuh
lmfosit B dalam
(Kiler T cels), atau
jumlah banyak dan
limfosit T sitotoksik,
cepat.
menyerang sel tuLimfosit B memori,
buh yang terinfeksi
menyimpan dan
oleh patogen.
mengikat antigen
Limfosit B surpresyang pernah masuk
sor (Surpressor T
dalam tubuh
cells), berfungsi
menurunkan dan
menghentikan
respon imun jika
infeksi
berhasil
diatasi.
1. Berikut perbedaan antara limfosit T dan limfosit B.
2. Kapiler merupakan pembuluh darah arteri yang
halus dan berdinding sangat tipis. Pembuluh kapiler
berfungsi sebagai penghubung di antara arteri
dengan jaringan tubuh. Melalui pembuluh kapiler O 2
dan zat makanan berpindah dari darah ke dalam
jaringan dan hasil metabolisme berpindah dari
jaringan ke dalam darah.

dan

29. Jawaban: d
Jantung buaya terdiri atas empat ruangan yaitu
atrium kiri, atrium kanan, ventrikel kiri, dan ventrikel
kanan. Antara ventrikel kiri dan kanan ada sekat
yang belum sempurna. Jantung burung terdiri atas
empat ruangan dengan sekat sempurna. Jantung
belalang berupa jantung pembuluh. Jantung katak
terdiri atas tiga ruangan yaitu atrium kiri, atrium
kanan, dan ventrikel.
30. Jawaban: d
Golongan hewan mamalia (sapi dan kambing) dan
Aves (burung nuri) memiliki jantung beruang empat
dan bersekat sempurna. Sementara itu, pada
buaya antara darah bersih dengan darah kotor
masih terjadi percampuran karena antara bilik
kanan dan bilik kiri terdapat sekat yang belum
sempurna. Jantung katak terdiri atas tiga ruangan
yaitu atrium kiri, atrium kanan, dan ventrikel.

3. a. 1) Sel darah putih granulosit terdiri atas basofil


(1), neutrofil (3), dan eosinofil (4).
2) Sel darah putih agranulosit terdiri atas
limfosit (5) dan monosit (2).
b. Sel darah putih yang jumlahnya paling banyak
adalah neutrofil (nomor 3). Sel ini berperan
untuk memusnahkan bakteri dan zat-zat asing
yang masuk ke tubuh. Adapun sel darah putih
yang jumlahnya paling sedikit adalah basofil
(nomor 1). Sel ini berperan memberi reaksi
alergi dengan mengeluarkan histamin yang
mengakibatkan peradangan dan heparin untuk
proses pembekuan darah.
4. a. Reta bergolongan darah A, Meka bergolongan
darah O, Andri bergolongan darah B, Doni
bergolongan darah AB, dab Sona bergolongan
darah B.

Biologi Kelas XI

b. Siswa yang dapat mendonorkan darahnya


untuk Andri (golongan darah B) yaitu Meka
(golongan darah O) dan Sona (golongan
darah B). Namun, transfusi darah sebaiknya
dilakukan antargolongan darah yang sejenis.
5. Karena peranan ventrikel kiri lebih berat daripada
ventrikel kanan yaitu memompa darah ke seluruh
tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya
memompa darah ke paru-paru.

b.

c.

Perikarditis, disebabkan karena radang


pada lapisan jantung (perikardium) akibat
adanya suatu infeksi.
Heart Value Disease, disebabkan oleh
rusaknya katup jantung yang berfungsi
sebagai pengatur aliran darah yang masuk
menuju jantung.

Latihan Ulangan Akhir Semester

6. a. Nomor 1 = jantung.
Nomor 2 = aorta.
Nomor 3 = arteri pulmonalis.
Nomor 4 = paru-paru.
b. Organ nomor 1 adalah organ utama yang
berperan dalam menggerakkan aliran darah
ke pembuluh-pembuluh darah dengan cara
memompa darah ke seluruh tubuh.

A. Pilihan Ganda

7. Alat peredaran darah pada ikan terdiri atas


jantung dan sinus venosus. Jantung terdiri atas
dua ruangan yaitu atrium dan ventrikel. Jantung
terletak di belakang insang, yaitu di dalam rongga
perikardium. Sinus venosus adalah struktur
penghubung berupa rongga yang menerima darah
dari vena dan terbuka di ruang depan jantung. Di
antara atrium dan ventrikel terdapat klep untuk
menjaga aliran darah tetap searah. Proses
peredaran darah bermula dari darah yang
mengandung banyak CO 2 dari seluruh tubuh
kembali ke jantung melalui vena dan berkumpul di
sinus venosus kemudian masuk ke atrium,
dilanjutkan ke ventrikel dan dipompa menuju
insang melewati konus arteriosus. Di insang
oksigen diikat dan CO 2 dilepaskan, kemudian
masuk ke aorta dorsalis dan diedarkan ke seluruh
tubuh, lalu kembali ke jantung melalui vena.

2. Jawaban: d
Struktur yang menjaga bentuk sel tumbuhan agar
bentuknya tetap yaitu dinding sel (S). Adapun
ribosom (P) berperan dalam sintesis protein,
vakuola (Q) berperan menjaga turgiditas sel, inti
sel (R) berfungsi sebagai pusat pengaturan sel,
dan membran sel (T) berperan sebagai tempat
keluar masuk zat dari dan ke dalam sel.

8. a. Darah serangga tidak berwarna merah karena


tidak
mengandung
hemoglobin,
tetapi
mengandung hemosianin.
b. Fungsi darah pada serangga untuk mengangkut
sari makanan dari usus ke seluruh tubuh.
9. a. Foramen panizzae
b. Fungsi foramen panizzae sebagai berikut.
1) Memungkinkan distribusi oksigen yang
cukup ke alat pencernaan.
2) Memelihara keseimbangan tekanan
cairan di dalam jantung sewaktu buaya
menyelam di air.
10. Penyakit atau gangguan pada jantung sebagai
berikut.
a. Jantung koroner, disebabkan oleh adanya
penyumbatan pada arteri kecil di dinding
jantung karena terjadi penebalan dinding
jantung sebelah dalam. Akibatnya, aliran
darah menjadi kurang lancar.

K unc i Jawaban dan Pembahasan

1. Jawaban: e
Semua sel eukariotik memiliki membran inti sel
(membran nukleus). Dinding sel dan vakuola
hanya terdapat pada sel tumbuhan. Flagela
merupakan alat gerak sebagian besar anggota
Protista.

3. Jawaban: d
Ekor kecebong secara berangsur-angsur akan
hilang karena organ tersebut tidak diperlukan lagi
ketika katak sudah dewasa. Sel-sel pada ekor
kecebong kemudian menghancurkan diri
(autolisis). Penghancuran sel ini dipicu oleh enzim
hidrolitik yang dihasilkan oleh lisosom. Oleh
karena itu, selama waktu tersebut jumlah lisosom
meningkat.
4. Jawaban: a
Pada gambar tampak bahwa membran plasma
lepas dari dinding sel. Oleh karena itu dapat
dipastikan sel tersebut mengalami plasmolisis.
5. Jawaban: c
Sentriol berperan membentuk mikrotubul
gelendong pada saat pembelahan sel. Nukleus
atau inti sel merupakan organel terbesar di dalam
sel yang berperan dalam mengatur seluruh
aktivitas sel dan terdapat materi genetik di
dalamnya. Nukleolus (anak inti) terbentuk pada
saat terjadi proses transkripsi (sintesis RNA) di
dalam nukleus. Jika proses transkripsi berhenti,
nukleolus menghilang atau mengecil. Nukleolus
bukan merupakan organel, tetapi merupakan
bagian dari inti sel yang berperan sebagai
penanda bahwa sel sedang melakukan transkripsi.
Mitokondria merupakan organel penghasil energi
(ATP) di dalam sel. Sementara itu, ribosom
merupakan organel sel yang berperan dalam
sintesis protein.

6. Jawaban: a
Berdasarkan gambar tersebut, larutan Y
merupakan larutan hipertonik. Apabila sel
tumbuhan dimasukkan ke dalam larutan
hipertonik, sel tumbuhan akan kehilangan air dan
juga tekanan turgor sehingga sel tersebut akan
mengalami osmosis. Cairan dalam sitoplasma
keluar dari dalam sel sehingga sitoplasma
berkurang. Akibatnya, membran plasma terlepas
dari dinding sel. Peristiwa ini disebut plasmolisis.
Sebaliknya, ketika sel tersebut dimasukkan ke
dalam larutan Z, sel tersebut menggembung. Hal
itu berarti larutan Z merupakan larutan hipotonik.
Akibatnya sel tersebut akan dimasuki air dalam
jumlah banyak yang membuat sel itu
menggembung. Peristiwa ini disebut osmosis.
Hemolisis adalah kerusakan atau pecahnya sel
darah merah akibat rusaknya membran sel darah
merah sehingga mengakibatkan pelepasan
hemoglobin. Hemolisis terjadi karena sel berada
di larutan hipotonik. Krenasi merupakan
mengerutnya sel darah merah karena berada di
larutan hipertonik.
6.

7.

Jawaban: a
Berdasarkan gambar, sel otot hewan yang
direndam ke dalam larutan P menjadi pecah (lisis).
Sel darah merah yang direndam dalam larutan Q
tidak mengalami perubahan dan sel bawang yang
direndam di dalam larutan R mengalami
plasmolisis. Hal ini berarti larutan P bersifat
hipotonik karena mengakibatkan sel otot pecah.
Larutan Q bersifat isotonik karena tidak mengakibatkan perubahan apapun, dan larutan R
bersifat hipertonik karena mengakibatkan sel
bawang mengalami plasmolisis.
Jawaban: c
Mitokondria berbentuk oval (bulat panjang) dan
terdiri dari dua lapis membran. Membran luar
melapisi bagian luar mitokondria. Sementara
membran dalam berlekuk-lekuk membentuk
krista. Matriks mitokondria mengandung DNA
mitokondria yang menyediakan gen-gen untuk
diekspresikan menjadi protein membran dalam.
Mitokondria berperan dalam pembentukan energi
sel. Nukleus merupakan bagian utama sel yang di
dalamnya terdapat kromosom. Kromosom
mengendalikan aktivitas sel. Ribosom berperan
penting dalam pembentukan protein. Kompleks
Golgi berperan dalam sekresi zat ke luar sel dan
berperan dalam pembentukan membran plasma,
akrosom, kuning telur, serta lisosom. Retikulum
endoplasma (RE) berperan dalam transportasi zat
di dalam sel.

8. Jawaban: Keterangan gambar:


P : kompleks Golgi
Q: kloroplas

R : retikulum endoplasma
S : vakuola
T : dinding sel
Kompleks Golgi berperan dalam sekskresi zat ke
luar sel. Sementara itu, kloroplas merupakan
plastida yang mengandung klorofil sebagai tempat
berlangsungnya fotosintesis. Retikulum endoplasma berfungsi sebagai tempat melekatnya
ribosom, tempat sintesis lemak, penetralan racun,
dan transpor zat di dalam sel. Vakuola berfungsi
untuk menyimpan makanan cadangan, pigmen,
dan tempat menimbun sisa metabolisme.
10. Jawaban: d
Transpor aktif merupakan transpor zat yang
memerlukan energi karena melawan gradien
konsentrasi. Selain itu, transpor aktif dipengaruhi
oleh muatan listrik di dalam dan di luar sel. Adapun
transpor pasif merupakan transpor zat tanpa
menggunakan energi sel dan terjadi secara
spontan mengikuti gradien konsentrasi. Contoh
transpor pasif yaitu difusi, endosmosis, dan
eksosmosis. Difusi adalah perpindahan molekul
terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi
rendah baik melalui membran plasma atau tidak.
Endosmosis terjadi jika konsentrasi larutan dalam
sel tinggi sehingga air dari luar sel akan masuk ke
dalam sel. Sementara itu, eksosmosis yaitu
keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi
larutan di luar sel lebih tinggi.
11. Jawaban: d
Lenti sel merupakan celah yang terdapat di antara
jaringan gabus pada batang, yang berfungsi
sebagai jalan masuk dan keluar udara pernapasan. Korteks, floem, dan perisikel serta suberin
terletak di sebelah dalam jaringan gabus.
12. Jawaban: c
Jaringan yang paling aktif melakukan fotosintesis
adalah jaringan parenkim palisade karena
mengandung banyak kloroplas. Sementara itu,
jumlah kloroplas pada jaringan parenkim spons
lebih sedikit dibandingkan jaringan parenkim
palisade. Jaringan parenkim spons berperan
sebagai penampung sementara hasil fotosintesis
dari parenkim palisade. Epidermis merupakan
jaringan pelindung, kutikula berperan untuk mengurangi penguapan air, dan stomata merupakan
tempat pertukaran gas pada daun.
13. Jawaban: a
Bagian yang ditunjuk oleh X adalah pita kaspari.
Pita kaspari merupakan bagian endodermis yang
mengalami penebalan zat suberin pada dinding
selnya. Penebalan tersebut mengakibatkan air
tidak dapat melewati pita kaspari.

Biologi Kelas XI

14. Jawaban: e
Jaringan yang berperan dalam transportasi zat
adalah jaringan pengangkut (ditunjukkan oleh
nomor 5). Jaringan pengangkut tersusun atas xilem
dan floem. Xilem berfungsi mengangkut air dan
garam mineral dari dalam tanah, sedangkan floem
berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke
seluruh bagian tumbuhan.
15. Jawaban: b
Transportasi apoplas merupakan menyusupnya
air tanah secara difusi bebas atau transpor pasif
melalui semua bagian tidak hidup dari tumbuhan.
Transportasi apoplas tidak dapat melalui pita
kaspari pada bagian endodermis akar. Pita kaspari
terbentuk akibat penebalan dinding sel-sel endodermis oleh suberin sehingga menghalangi air
masuk ke dalam xilem. Apoplas dapat terjadi
melalui sel-sel endodermis yang tidak mengalami
penebalan. Sel tersebut dinamakan sel penerus.
16. Jawaban: d
Bagian yang diberi tanda X adalah rambut akar.
Rambut akar merupakan hasil modifikasi dari
epidermis akar.
17. Jawaban: e
Urutan proses pengangkutan air dan garam
mineral dari dalam tanah dimulai dari rambut akar
(1) o epidermis (8) o korteks (2) o endodermis (7) o
xilem akar (6) o xilem batang (4) o xilem daun (3) o
parenkim mesofil daun (5).
18. Jawaban: c
Mukosa usus halus dihasilkan oleh sel-sel penyusun jaringan epitel yang berbentuk tubuler.
Sekresi dari sel-sel ini berupa kelenjar eksokrin
atau dalam bentuk enzim-enzim pencernaan.
19. Jawaban: d
Rangka manusia dapat dibedakan menjadi dua
kelompok besar yaitu skeleton aksial dan skeleton
apendikuler. Skeleton aksial merupakan skeleton
yang menyusun sumbu tubuh yang meliputi
tengkorak, ruas-ruas tulang belakang dan tulang
ekor, tulang dada, serta tulang rusuk. Skeleton
apendikuler merupakan rangka yang menyusun
alat-alat gerak, terdiri dari tungkai atas dan tungkai
bawah serta tulang-tulang pendukungnya seperti
klavikula, belikat, dan tulang duduk.
20. Jawaban: e
Selama terjadi penulangan, bagian antara epifisis
dan diafisis membentuk cakra epifisis. Cakra epifisis
berupa tulang rawan yang mengandung banyak
osteoblas. Bagian inilah yang terus mengalami
pemanjangan.
21. Jawaban: e
Tulang dada dan tulang belakang termasuk rangka
aksial yang terletak di sumbu tubuh. Adapun tulang

Kunci Jawaban dan Pembahasan

hasta dan tulang pengumpil merupakan bagian


dari tungkai atas, sedangkan tulang selangka
merupakan bagian dari gelang bahu. Tungkai atas
dan gelang bahu termasuk skeleton apendikuler.
22. Jawaban: a
Tulang rawan hialin adalah tulang rawan yang
paling banyak terdapat dalam tubuh manusia,
terdapat pada sendi gerak sebagai pelicin
permukaan tulang dan sendi. Tulang rawan fibrosa
mempunyai matriks berisi serabut kolagen
sehingga bersifat kuat dan kaku. Tulang rawan
fibrosa terdapat pada cakram sendi lutut dan
antarruas tulang belakang. Tulang rawan elastis
mengandung serabut elastis sehingga bersifat
lentur. Tulang rawan ini menyusun daun telinga
dan epiglotis. Tulang kompak dan tulang spons
merupakan bagian dari tulang keras.
23. Jawaban: c
Pasangan organ dan macam jaringan epitel yang
menyusunnya sebagai berikut.
Organ
a.
b.
c.
d.
e.

Ruang jantung
Retina mata
Dinding dalam lambung
Kandung kemih
Kulit

Macam Jaringan Epitelium

Epitel pipih selapis


Epitel kubus selapis
Epitel silindris selapis
Epitel transisional
Epitel pipih berlapis

24. Jawaban: c
Epitel kompleks adalah jaringan epitel yang
tersusun oleh beberapa lapisan sel. Contoh pada
esofagus, ureter, rongga mulut, dan kelenjar
keringat. Sementara itu, alveolus paru-paru, usus,
saluran rahim, dan pembuluh darah tersusun atas
jaringan epitel simpleks. Epitel simpleks tersusun
atas satu lapis sel saja.
25. Jawaban: b
1) Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf
yang mempunyai struktur bercabang-cabang
ke berbagai bagian tubuh. Jaringan saraf
berfungsi merespons perubahan lingkungan,
membawa impuls saraf ke pusat saraf atau
sebaliknya, dan bereaksi aktif terhadap
rangsang.
2) Jaringan epitel tersusun atas sel-sel yang
tersusun rapat dan berfungsi sebagai proteksi
jaringan di bawahnya. Bentuk sel-sel jaringan
epitel bermacam-macam, yaitu pipih, kubus,
dan silindris.
3) Bentuk sel-sel jaringan otot bermacammacam, yaitu seperti gelendong, silindris atau
serabut panjang, dan serabut pendek.
Jaringan otot berfungsi untuk melakukan
pergerakan.

4) Jaringan pengikat tersusun atas sel-sel yang


tidak teratur, letak sel-selnya berpencarpencar, dan mengisi rongga di antara
organ-organ. Jaringan pengikat berfungsi
untuk melekatkan suatu jaringan dengan
jaringan lain, membungkus organ-organ, dan
menghasilkan imunitas. Contoh jaringan
pengikat yaitu jaringan tulang dan darah.

31. Jawaban: b
Sendi putar adalah sendi yang memungkinkan
gerakan memutar, misalnya terdapat pada
hubungan antara tulang atlas dengan tulang
tengkorak.

26. Jawaban: c
Tiap-tiap sel darah merah mengandung 200 juta
molekul hemoglobin. Hemoglobin (Hb) merupakan
suatu protein yang mengandung senyawa besi
hemin. Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen dari
paru-paru dan mengedarkan ke seluruh tubuh.

32. Jawaban: c
Tulang rawan adalah tulang yang mengandung
banyak kondroblas, sedangkan tulang keras
adalah tulang yang mengandung banyak
osteoblas. Bagian tubuh manusia yang dijumpai
adanya jaringan tulang rawan adalah daun telinga,
hidung, trakea, dan persendian. Sementara itu,
tengkorak termasuk tulang keras yang mengandung
banyak osteoblas.

27. Jawaban: b
X adalah otot trisep, Y adalah otot bisep, A adalah
tulang hasta, dan B adalah tulang pengumpil.
Untuk mengangkat lengan bawah, otot bisep
berkontraksi dan otot trisep berelaksasi sehingga
tulang pengumpil (B) terangkat. Pada saat otot
trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi,
tulang hasta (A) akan tertarik ke bawah.

33. Jawaban: d
Rakitis = kelainan tulang karena kekurangan
vitamin D, dicirikan dengan bentuk tulang
membentuk huruf O atau X.
Fisura = retak tulang
Fraktura = patah tulang
Osteoporosis = pengeroposan tulang
Artitris = peradangan pada sendi.

28. Jawaban: d
1) Fleksi = gerak membengkokkan
2) Ekstensi = gerak meluruskan
3) Abduksi = gerak menjauhi badan
4) Adduksi = gerak mendekati badan
5) Elevasi = gerak mengangkat
6) Depresi = gerak menurunkan
7) Supinasi = gerak menengadahkan tangan
8) Pronasi = gerak menelungkupkan tangan
29. Jawaban: d
1) Tendon merupakan bagian ujung gabungan
beberapa otot.
2) Belli merupakan bagian otot di antara dua
ten-don.
3) Origo merupakan otot yang melekat pada
tulang yang tidak bergerak saat terjadi kontraksi.
4) Insersio merupakan otot yang melekat pada
tulang yang bergerak saat terjadi kontraksi.
5) Ligamen merupakan jaringan ikat yang
berperan sebagai penghubung antartulang.

34. Jawaban: c
Amfiartrosis atau sinfibrosis adalah persendian yang
dihubungkan oleh tulang rawan, jaringan ikat
serabut, dan ligamen sehingga memungkinkan
terjadinya sedikit gerakan. Contoh sendi antara
tulang betis dan tulang kering.
Sinartrosis adalah persendian yang tidak dapat
digerakkan. Ada dua tipe sinartrosis sebagai
berikut.
a. Suture/sinostosis adalah hubungan antartulang yang dihubungkan dengan jaringan ikat
serabut padat, contoh pada tengkorak.
b. Sinkondrosis adalah persendian oleh tulang
rawan (kartilago) hialin, contoh hubungan
epifisis dan diafisis pada tulang dewasa.
Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan
gerakan tulang secara leluasa. Misal sendi engsel
pada lutut dan siku serta sendi peluru pada
pangkal paha dan lengan atas.

30. Jawaban: c
Bagian yang ditunjukkan oleh huruf P adalah cairan
sinovial. Cairan ini berfungsi seperti layaknya minyak
pelumas, yaitu untuk memudahkan pergerakan.
Bagian yang ditunjukkan oleh huruf Q adalah kapsul
sendi berfungsi memelihara posisi dan stabilitas
sendi. Bagian yang ditunjukkan oleh huruf R adalah
membran sinovial yang berfungsi menghasilkan
cairan sinovial. Bagian yang ditunjukkan oleh huruf
S adalah tulang rawan yang berfungsi sebagai
bantalan/penyanggah ketika tulang bergerak
sehingga dapat menahan goncangan.

Artikulasi atau persendian adalah hubungan


antartulang.
35. Jawaban: e
Jika bilik kiri (ventrikel kiri) berkontraksi maka
darah yang mengandung banyak oksigen akan
dipompa ke seluruh tubuh. Sebelum diedarkan ke
seluruh tubuh, darah dari ventrikel kiri akan
melewati pembuluh nadi utama yang disebut aorta.
Vena merupakan pembuluh balik yang membawa
darah menuju jantung.Atrium kiri menerima darah
dari paru-paru. Sementara itu, ventrikel kanan
menerima darah dari serambi (atrium) kanan
untuk dipompa menuju paru-paru.

Biologi Kelas XI

36. Jawaban: b
Ciri-ciri pembuluh darah arteri sebagai berikut.
1) Berdinding tebal dan elastis.
2) Berkatup satu, terdapat pada pangkal arteri.
3) Terletak di bagian dalam tubuh.
4) Tekanannya kuat, jika terpotong darah akan
memancar.
5) Arah aliran darah ke luar jantung.
Sementara itu, terdapat di permukaan tubuh,
berdinding tipis, dan kurang elastis merupakan
ciriciri pembuluh vena.
37. Jawaban: a
Dari paru-paru, darah yang mengandung oksigen
dengan konsentrasi tinggi diangkut oleh vena
pulmonari menuju atrium kiri. Setelah itu, dari
atrium kiri darah dipompa ke ventrikel kiri. Dari
ventrikel kiri darah dipompa dengan kuat menuju
aorta. Oleh karena itu, tekanan darah di aorta
sangat tinggi karena darah akan dialirkan ke
seluruh tubuh.
38. Jawaban: d
Darah sampel menggumpal setelah ditetesi
se-rum anti-A dan serum anti-B. Hal ini
menunjukkan bahwa darah tersebut mengandung
aglutinogen A dan B, tetapi tidak mengandung
aglutinin dan .
39. Jawaban: e
Bagian-bagian jantung yang ditunjuk sebagai
berikut.
1 = serambi kanan
2 = serambi kiri
3 = bilik kanan
4 = bilik kiri
Bagian jantung yang memiliki dinding otot yang
tebal adalah bilik kiri dan bilik kanan. Hal ini terkait
dengan tugasnya yang lebih berat yaitu memompa
darah ke seluruh tubuh dan ke paru-paru. Serambi
kiri dan serambi kanan memiliki dinding otot yang
tipis karena hanya bertugas mengalirkan darah
ke ventrikel (bilik).
40. Jawaban: d
Ateroklerosis merupakan gangguan sistem
peredaran darah karena adanya penumpukan
kolesterol pada arteri. Arteriosklerosis merupakan
gangguan sistem peredaran darah karena adanya
penumpukan zat kapur pada arteri. Hipertensi
diakibatkan oleh tekanan darah yang tinggi di
dalam arteri, sebaliknya hipotensi diakibatkan
tekanan darah yang rendah di dalam arteri. Varises
merupakan pelebaran pembuluh balik (vena).
B. Uraian
1. a. Membran nukleus, berfungsi untuk mengatur
pertukaran molekul, mengatur pertukaran
ion-ion dalam sitoplasma dan nukleolus

Kunci Jawaban dan Pembahasan

plasma, serta sebagai penghalang masuknya


ion-ion tertentu (pada beberapa sel).
b. Nukleolus merupakan bagian tengah dari
nukleus yang berbentuk padat dan bulat yang
bersifat asam. Komposisi nukleus terdiri
protein, terutama protein fosfat, tRNA,
fosfatase, nukleotida fosfatilase, DNA, dan
nukleotida.
c.

Nukleoplasma
merupakan
substansi
transparan semipadat dan terletak di dalam
nukleus. Komposisi tersusun dari asam
nukleat (DNA dan RNA) yang merupakan
materi genetik, protein, dan garam-garam
mineral.

2. Contoh peristiwa difusi dalam kehidupan


seharihari sebagai berikut.
a. Setetes parfum akan menyebar ke seluruh
ruangan.
b. Molekul dari sesendok gula akan menyebar
ke seluruh volume air di dalam gelas.
c. Pada pembuatan sirop, air akan berubah
warna sesuai warna cairan sirop.
3. a. Jaringan meristem dijumpai pada bagian
tubuh tumbuhan yang masih aktif membelah.
b. Berdasarkan letaknya, jaringan meristem
dibagi menjadi tiga yaitu meristem interkalar,
apikal, dan lateral. Jaringan meristem interkalar terdapat di ruas-ruas batang rumputrumputan. Jaringan meristem apikal terdapat
di ujung akar dan ujung batang. Jaringan
meristem lateral terdapat pada kambium/
kambium gabus.
c.

Berdasarkan asal terbentuknya, jaringan


meristem dibagi menjadi dua yaitu meristem
primer dan meristem sekunder. Meristem
primer terdapat pada kuncup ujung batang
dan kuncup ujung akar. Meristem sekunder
terdapat pada kambium gabus pada
Dicotyledonae dan Gymnospermae.

4. Jaringan dewasa dibagi menjadi empat yaitu


jaringan pelindung (epidermis dan jaringan
gabus), jaringan dasar/pengisi (parenkim),
jaringan pengangkut (xilem dan floem), dan
jaringan penyokong (sklerenkim dan kolenkim).
Pelindung atau proteksi jaringan yang berada
di bagian dalamnya. Misal jaringan epitel kulit
dan selaput rongga mulut.
Sebagai kelenjar, yaitu jaringan yang menghasilkan sekret.
Penerima rangsang (reseptor) disebut epitel
sensori atau neuroepitelium.
Pintu gerbang lalu lintas zat, berfungsi melakukan penyerapan zat ke dalam tubuh dan untuk
mengeluarkan zat dari dalam tubuh.

6. Seseorang yang jarang berolahraga aliran


darahnya tidak lancar. Padahal bersamaan aliran
darah tersebut, oksigen juga diedarkan ke seluruh
bagian tubuh. Oksigen dibutuhkan otot untuk
menghasilkan energi melalui pembakaran. Apabila
aliran darah tidak lancar, kebutuhan oksigen pada
otot pun menjadi kurang. Akibatnya, otot akan
terasa kesemutan.
7. Sebelum berolahraga, otot tubuh dalam keadaan
kaku sehingga perlu pemanasan untuk
melonggarkannya. Hal ini dilakukan agar otot
dalam tubuh siap melakukan kegiatan dan menghindari terjadinya cedera. Setelah berolahraga
maka perlu pendinginan yang sama pentingnya
dengan proses pemanasan. Hal ini diperlukan
agar otot yang terdorong keluar saat berolahraga
kembali seperti semula.
8. a. P = arteri pulmonalis
Q = aorta
R = arteri jantung
S = ventrikel kanan
T = ventrikel kiri
b. Karena tekanan darah di ventrikel kiri (T) lebih
tinggi daripada di ventrikel kanan (S). Ventrikel
kiri bertugas memompa darah ke seluruh
tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya
memompa darah ke paru-paru saja. Oleh
karena tekanan di T lebih tinggi maka
dindingnya lebih tebal.

c.

9. Eritrosit yang telah tua akan ditelan oleh sel-sel


fagosit yang terdapat dalam hati dan limpa. Di
dalam hati, hemoglobin diubah menjadi pigmen
empedu (bilirubin) yang berwarna kehijauan.
Pigmen empedu diekskresikan oleh hati ke dalam
empedu. Zat besi dari hemoglobin tidak disekresikan, tetapi digunakan kembali untuk membuat
eritrosit baru.
10.
Hemoglobin
berfungsi
mengangkut
oksigen ke seluruh tubuh dan mengangkut
karbon dioksida dari sel-sel tubuh ke paru-paru.
Hemoglobin mengangkut oksigen dalam bentuk
oksihemoglobin dan mengikat karbon dioksida
dalam bentuk karboksihemoglobin. Reaksi kimia
dari peristiwa tersebut sebagai berikut.
1.

Hb + O2

HbO2 (oksihemoglobin)

2.

Hb + CO2

HbCO2 (karboksihemoglobin)

Biologi Kelas XI