Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Periode pasca melahirkan (post partum) adalah periode setelah kelahiran
bayi atau persalinan, yaitu masa ketika sang ibu menyesuaikan diri baik fisik
maupun psikis dengan proses pengasuhan anak
Secara umum sebagaian besar wanita mengalami gangguan emosional
setelah melahirkan. Bentuk gangguan postpartum yang umum adalah
depresi, kecemasan, mudah marah dan terutama mudah frustasi serta emosional
Kecemasan

merupakan

unsur

kejiwaan

yang

menggambarkan

perasaan,keadaan, emosional, yang dimiliki oleh seseorang pada saat menghadapi


kenyataan atau kejadian dalam hidupnya. Lefrankois menyatakan bahwa
kecemasan merupakan reaksi emosi yang tidak menyenangkan, yang ditandai
dengan ketakutan, adanya hambatan terhadap keinginan pribadi dan perasaan
perasaan yang tertekan yang muncul dalam kesadaran
Depresi post partum adalah depresi berat yang terjadi 7 hari setelah
melahirkan dan berlangsung selama 30 hari, dapat terjadi kapanpun bahkan
sampai 1 tahun kedepan. Depresi post parum adalah depresi yang bervariasi dari
hari ke hari dengan menunjukkan kelelahan, mudah marah, gangguan nafsumakan
dan kehilangan libido(kehilangan selera untuk berhubungan intim dengan suami).
Llewelly-jones (1994) menyatakan wanita yang didiagnosa mengalami depresi 3
bulan pertama setelah melahirkan. Wanita tersebut secara sosial dan emosional
meras terasingkan atau mudah tegang dalam setiap kejadian hidupnya.
Depresi dan kecemasan pasca melahirkan mempengaruhi kemampuan
seseorang untuk merawat bayinya. Ia dapat kurang tenaga, tak dapat
berkonsentrasi, gusar terus menerus, dan tak dapat memenuhi kebutuhan bayi
akan cinta dan perhatian yang tak putus. Akibatnya penderita akan merasa
bersalah, dan kehilangan rasa percaya diri akan kemampuannya sebagai ibu,
dimana perasaan ini dapat memperburuk kondisi depresinya.
1

A. TUJUAN
Tujuan dari jurnal penelitian ini adalah:
1. Mengetahui tingkat kecemasan dan tingkat depresi ibu post partum.
2. Mengidentifikasi karakteristik dari tingkat depresi dan kecemasan ibu post
partum.
3. Mengetahui hubungan antara kecemasan dan depresi ibu post partum
dengan hubungan ibu-bayi.

B. MANFAAT
Jurnal penelitian ini bermanfaat untuk:
1. Mengetahui kecemasan dan depresi ibu post partum.
2. Memberikan gambaran kecemasan dan depresi ibu post partum.

BAB II
RINGKASAN JURNAL

Skrining kecemasan postpartum tidak biasanya terjadi, kecuali perubahan


dalam peran dan tanggung jawab kehidupan setelah melahirkan. Kami berusaha
untuk menentukan prevalensi kecemasan postpartum selama rawat inap bersalin
dan hubungannya terhadap ibu dan anak. Kami secara lebih luas membandingkan
korelasi kecemasan dengan korelasi depresi .
Untuk uji random terkontrol pada ibu-ibu yang baru melahirkan usia
kehamilannya 34 minggu, ibu-ibu melengkapi data melalui interview selama
rawat inap post partum dan survey melalui telepon pada 2 minggu, 2 bulan, dan 6
bulan menilai penggunaan perawatan kesehatan, durasi menyusui, kecemasan, dan
depresi. Semua responden menyusui. Dengan menggunakan skala kecemasan
State Trait Anxiety Inventory (STAI) 40 dan pada skor depresi Depresi Survey
Edinburgh Postnatal (EPDS) 12 dianggap positif cemas dan depresi.
Sebanyak 192 (17 %) dari 1.123 ibu yang berpartisipasi memiliki dasar
positif dengan STAI ; 62 (6 %) dengan EPDS positif. Primipara dikaitkan dengan
STAI positif ( 20 % vs 15 %, P = 0.02 ), tetapi tidak positif EPDS ( 4 % vs 7 %, P
= 0.05 ). Nilai positif STAI berhubungan dengan kelahiran sesar ( 22 % vs 15 %,
P = 0.001 ), berhubungan dengan durasi menyusui yang menurun (P = 0.003 ),
dan peningkatan maternal, namun tidak pada jumlah bayi terhadap pemanfaatan
perawatan kesehatan yang tidak direncanakan dalam waktu 2 minggu setelah
persalinan ( P = .001 ). Nilai positif STAI lebih sering daripada skor EPDS positif
terjadi pada setiap pengkajian sampai 6 bulan setelah melahirkan .
Kecemasan postpartum umum terjadi, fenomena akut selama rawat inap
bersalin berhubungan dengan peningkatan pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu
setelah pulang dan penurunan durasi menyusui.

BAB III
KRITIK JURNAL
Aspek Yang Dikritisi

1. Elemen yang

Hasil Kritisi

- Peneliti merupakan dokter. Peneliti merupakan orang

- Author

memepengaruhi

Apakah

peneliti

mempunyai

believability

pengetahuan di bidang ini ?

kualifikasi

tingkat

yang berkompeten dalam bidangnya

penelitian
- Judul penelitian kurang jelas karena kurang mampu

- Report title
Apakah judul dalam penelitian jelas, akurat dan tidak

untuk menjabarkan seluruh isi dari penelitian. Pada judul

ambigu?

penelitian

tidak

teridentifikasi

tempat

dan

waktu

penelitian

- Abstrak cukup tergambarkan dengan jelas, menampilkan

- Abstract
Apakah abstrak tergambar dengan jelas, termasuk

tujuan penelitian, sampel penelitian, hasil penelitian, dan

masalah penelitian, sampel, metodologi, temuan dan

rekomendasi. Tetapi tidak menampilkan masalah dalam

rekomendasi ?

penelitian dan metodologi yang digunakan.

2.

Elemen yang
mempengaruhi
kekuatan
penelitian

- Masalah didalam jurnal teridentifikasi dengan jelas, yaitu

- Statement of the phenomenon of interest


a. Apakah masalah yang akan dipelajari diidentifikasi
dengan jelas ?
b. Apakah

masalah

mengenai masalah kecemasan yang terjadi pada ibu


setelah melahirkan, menjadi latar belakang penelitian ini

dan

pertanyaan

penelitian

konsisten?

- Masalah dan pertanyaan dalam penelitian konsisten yaitu


ingin mengetahui prevalasi kecemasan pada post partum

c. Bagaimana kepentingan masalah penelitian ?

dan hospitalisasi dan hubungannya dengan keberhasilan


hubungan ibu bayi.
- Masalah penelitian yang diajukan dalam jurnal penting
yaitu tentang adanya keterikatan antara ibu dan bayi
sehingga durasi ibu dalam menyusui tidak berkurang
setelah melahirkan. Selain itu menjadi penting karena
kecemasan

postpartum

itu

akan

mempengaruhin

kemampuan ibu dalam mengasuh anak.

- Tujuan penelitian disebutkan dengan jelas yaitu untuk

Purpose/significance of the study


Apakah tujuan penelitian teridentifikasi dengan jelas ?

mengetahui

apakah

terjadi

kecemasan

pada

ibu

postpartum dan hubungannya dengan durasi menyusui.

- Peneliti disini menggunakan tinjauan pustaka dari banyak

Literature review
5

a. Apakah penelitian memiliki tinjauan pustaka ?

jurnal-jurnal lain sebagai acuan. Didalam penulisan

b. Apakah

literatur menggunakan penomeran.

kajian

literatur

memenuhi

dasar-dasar

filosofis penelitian?

- Kajian literature disini tidak menampilkan teori-teori

c. Apakah kajian literatur memenuhi tujuannya?

mengenai pertumbuhan atau perawatan untuk ibu dan


janin

secara

psikologis.

Disini

peneliti

hanya

membandingkan dengan hasil penelitian dari referensi


lainnya
- Didalam

jurnal

kajian

literature

cukup

mampu

memperkuat hasil pembahasan dari jurnal tersebut

- Metodologi

Method and philosophical Underpinnings

penelitian

disini

tidak

menggunakan

a. Apakah metodologi penelitian telah diidentifikasikan?

kelompok intervensi dan kelompok kontrol. penelitian ini

b. Mengapa pendekatan ini dipilih?

menggunakan sampel acak dengan criteria penelitian


mengelompokkan berdasarkan umur kehamilan yaitu
34 minggu. Didalam jurnal ini menggunakan metodologi
penelitian deskriptif kualitatif dimana hasil ujia sampel
digambarkan dan dihubungkan.
- Metodologi penelitian ini dipilih dikarenakan peneliti
tidak memberikan intervensi pada sampel. Peneliti hanya
6

mengukur tingkat kecemasan dan tingkat depresi sampel

- Peran peneliti disini sebagai observer yang bertugas

Proses Penelitian
Posisi Peneliti

untuk melakukan wawancara ibu untuk pengumpulan

a.

Apa saja peran dari peneliti dan orang-orang yang

data dasar , termasuk demografi , kehamilan dan riwayat

terlibat?

kelahiran, dan survei yang dipilih. Semua home visit

Bagaimana hubungan antara fasilitator penelitian dan

nursing dilakukan oleh 1 dari 7 perawat kesehatan ibu

partisipan yang membantu proses dan pencapaian

dan anak dipekerjakan oleh sebuah organisasi rumah

hasil penelitian?

perawat.

b.

- Dalam penelitian tergambarkan dengan jelas bagaimana


disini peneliti dengan pasien dan bagaimana jalannya alur
dari wawancara yang akan dilakukan karena wawancara
dilakukan pada minggu ke 2, 2 bulan, dan 6 bulan setelah
melahirkan
- Metode sampling tidak teridentifikasi dengan jelas,dalam

Sample
a. Apakah

metode

sampling

dan

ukuran

sampel

diidentifikasi dengan jelas?

penelitian ini menggunakan X2 tes yang mencantumkan


kriteria ekslusi dan inklusi

b. Apakah metode sampling dalam penelitian sesuai ?

- Metode sampling yang digunakan teridentifikasi dengan


jelas tetapi bisa ditarik kesimpulan bahwa metode
sampling

yang

terkontrol. Untuk

digunakan

adalah

secara

random

itu metode sampling sudah sesuai

berdasarkan tujuan yang dikehendaki peneliti sebagai


sampel yang digunakan dalam penelitian.

Partisipan
a. Siapa yang menjadi responden?

- Dalam penelitian ini yang menjadi responden adalah ibu-

b. Apakah responden tepat untuk mengikuti penelitian ?

ibu yang baru melahirkan usia kehamilannya 34


minggu, ibu-ibu melengkapi data melalui interview
selama rawat inap post partum dan survey melalui
telepon pada 2 minggu, 2 bulan, dan 6 bulan menilai
penggunaan perawatan kesehatan, durasi menyusui,
kecemasan, dan depresi.
- Responden sudah tepat yaitu ibu yang sudah melahirkan
dengan usia kehamilan 34 minggu. Didalam jurnal telah
teridentifikasi bagaimana peneliti memilih responden
sesuai dengan kriteria yang diinginkan (kriteria inklusi)

- Pengumpulan data yang digunakan adalah selama

Data collection/ pengumpulan data


a. Pengumpulan data / analisis data Apakah strategi

bersalin di rumah sakit, wawancara ibu dan grafik rumah

pengumpulan data yang dijelaskan?

sakit abstraksi yang dilakukan untuk pengumpulan data

b. Apakah strategi yang digunakan sudah tepat?

dasar, termasuk demografi, kehamilan dan riwayat


kelahiran, dan survei yang dipilih. Wawancara melalui
telepon dengan ibu kemudian dilakukan oleh koordinator
studi buta untuk mempelajari kelompok 2 minggu , 2
bulan , dan 6 bulan setelah melahirkan .
- Strategi yang digunakan sudah cukup tepat

- Metode sampling tidak teridentifikasi dengan jelas,dalam

Analisa Data

penelitian ini menggunakan X2 tes yang mencantumkan

a. Apakah dijelaskan strategi yang digunakan untuk


menganalisis data ?

kriteria ekslusi dan inklusi

b. Apakah peneliti mengikuti langkah-langkah dari

metode analisis data ?

Peneliti sudah mengikuti langkah-langkah dari metode


analisa data

c. Apakah data saturasi tercapai?

Data yang diharapkan tercapai

- Didalam jurnal telah diberitahukan, responden diberi

Ethical considerations
a. Apakah responden diberikan

informasi lengkap

tentang penelitian ini?

surat persetujuan secara tertulis dan ditandatangani,


untuk yang bersedia menjadi responden.

b. Apakah otonomi / kerahasiaan partisipan dijamin?


c. Apakah peserta dilindungi dari bahaya?

- Didalam jurnal ini kerahasiaan dari responden tidak


dijabarkan

d. Apakah izin etis diberikan untuk studi?

- Didalam penelitian ini sudah dijabarkan bagaimana


prosedur penelitian berlangsung dan keamanan peserta
terlindungi
- Pada jurnal ini telah terdapat uji etik penelitian, yaitu
protokol penelitian yang telah disetujui oleh Penn State
College of Medicines Human Subjects Protection
Office, and registered
- Temuan dipaparkan dengan jelas terhadap aspek yang

- Findings/discussion
a. Apakah temuan dipaparkan dengan jelas ?

hendak diteliti

b. Apakah temuan ini menggambarkan masalah tersebut?

- Temuan menggambarkan masalah dalam jurnal ini

c. Apakah tujuan awal dari penelitian tercapai dari hasil - Tujuan dari penelitian ini tercapai dengan hasil penelitian
study ?

yang menunjukkan kecemasan pada ibu postpartum dan


hubungannya dengan durasi menyusui.

10

c. Apakah rekomendasi dibuat untuk menunjukkan

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kecemasan


postpartum umum terjadi, fenomena akut selama rawat
inap bersalin berhubungan dengan peningkatan
pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu setelah pulang dan
penurunan durasi menyusui.
- Adalah menunjukkan bahwa untuk mengetahui

bagaimana temuan penelitian dapat dikembangkan?

kecemasan pada ibu postpartum dan hubungannya

- Conclusions/implications and recommendations


a. Apakah kesimpulan penelitian ini ?
b. Apa pentingnya implikasi dan rekomendasi dari
temuan ini ?

dengan durasi menyusui


- Hasil penelitian dari jurnal tersebut cukup penting untuk
menunjang kinerja perawat dalam mengetahui tingkat
kecemasan ibu post partum dan durasi menyusui.
- Disini terdapat saran yang dikemukakan oleh peneliti
untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan uji coba
terkontrol acak untuk memastikan observasi ini. Dalam
hal ini pembaca kurang memahami apa maksud dari
saran penulis.
- Daftar pustaka pada penelitian ini sudah cukup jelas dan

- References
Apakah semua referensi/ buku, jurnal dan media lain

tertulis pada daftar pustaka sesuai dengan kriteria

dicantumkan dalam penelitian ini ?

penulisan

11

BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Melalui penyusunan makalah analisis jurnal yang berjudul kecemasan
postpartum dan keberhasilan hubungan ibu-bayi. Penulis dapat menyimpulkan
antara lain sebagai berikut :
1. Kelebihan Penelitian :
Peneliti berasal dari kelompok perawat yang memiliki kualifikasi
pengetahuan yang sesuai di bidangnya.
Menggunakan gaya penulisan yang benar, tata bahasa yang digunakan
mudah dipahami dan tidak menggunakan singkatan-singkatan.
Terdapat uji etik dalam melakukan penelitian tersebut
Tinjauan pustaka yang digunakan didalam jurnal dicantum didalam
daftar pustaka.
Kesimpulan, keterbatasan penelitian, implikasi

dan rekomendasi

penelitian teridentifikasi dalam jurnal penelitian.


Referensi yang digunakan dalam penelitian tercantum dalam daftar
pustaka dan cukup up to date dan relevan.
2. Kekurangan Penelitian :
Judul dalam penelitian cukup tergambar. Tempat dan waktu penelitian
dalam judul kurang spesifik dimana penelitian dilakukan.
Masalah dalam penelitian ini kurang terjabarkan
Metode penelitian dan metode sampling kurang tergambarkan, namun
setelah dengan pengamatan dapat dipahami.

12

B. SARAN
1. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan hasil penelitian
2. Setiap petugas kesehatan (bidan, perawat, dan dokter kandungan)
diharapkan mampu melakukan hal tesebut sesuai dengan hasil penelitian
untuk meningkatkan pengetahuan tentang kecemasan.
3. Pada ruangan nifas (Perawat, Bidan, Dokter, dan mahasiwa praktek) RSUD
ULIN Banjarmasin tentunya diharapkan mampu melakukan hal tersebut,
untuk dapat meningkatkan pengetahuan tentang kecemasan postpartum dan
keberhasilan hubungan ibu-bayi

C. Implikasi Keperawatan
1. Dengan metode pengukuran skala cemas tersebut diharapkan dapat
dilakukan baik di ruangan ataupun pada poliklinik kandungan saat
melakukan pengkajian tentang kecemasan dan keberhasilan ibu dan bayi.
2. Perawat ataupun bidan diharapkan bisa mengukur skala cemas kecemasan
dan bisa melakukan intervensi untuk mengurangi tingkat kecemasan pada
ibu postpartum seperti member pendidikan kesehatan pre dan post operasi.

13

DAFTAR PUSTAKA

Ian M. Paul, Danielle S. Downs, Eric, Postpartum Anxiety and Maternal-Infant


Health Outcomes. Pediatrics 2013;131:e1218e1224.

14

Anda mungkin juga menyukai