Anda di halaman 1dari 10

PT Sumber Alfaria Trijaya TBK

Sejarah PT Sumber Alfaria Trijaya TBK, adalah sebuah perusahaan yang


bergerak dibidang retail, yaitu menjual barang-barang kebutuhan pokok dan
sehari-hari. Kini perusahaan ini telah berkembang dengan pesat seiring
dengan berjalannya waktu, dan tentunya sudah mempunyai cabang-cabang
yang telah tersebar diseluruh Indonesia dengan nama alfamart.
Visi dari alfamart adalah : Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang
dimiliki oleh masyarakat luas, berorientasi kepada pemberdayaan
pengusaha kecil, pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen, serta
mampu bersaing secara global.
Misi dari alfamart adalah :

Memberikan kepuasan kepada pelanggan / konsumen dengan


berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul.

Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan


dan selalu menegakkan tingkah laku / etika bisnis yang tertinggi.

Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan


menumbuh-kembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha.

Membangun organisasi global yang terpercaya, tersehat dan


terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan , pemasok, karyawan,
pemegang saham dan masyarakat pada umumnya

Budaya dari alfamart adalah :

Integritas yang tinggi.

Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik.

Kualitas & Produktivitas yang tertinggi.

Kerjasama Team.

Kepuasan pelanggan melalui standar pelayanan yang terbaik.

Target Geografis(di mana mereka berbelanja)

Area perumahan

Fasilitas publik

Gedung perkantoran

Motto : "Belanja Puas, Harga Pas"

Lokasi
Lokasi adalah factor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel,
pada lokasi yang tepat, sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai
lainnya yang berlokasi kurang strategis, meskipun menjual produk yang
sama, oleh pramuniaga yang sama banyak dan trampil, dan sama-sama
punya setting atau ambience yang bagus.

Analisis area perdagangan (trading area analisis)

1.
Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan
belanja mereka.
2.

Besar belanja rata-rata took oleh orang

3.

Konsentrasi kepemilikan kartu belanja

Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru

1.

Besarnya populasi dan karakteristik

2.

Kedekatan dengan sumber pemasok

3.

Basis ekonomi

4.

Ketersediaan tenaga kerja

5.

Situasi persaingan

6.

Ketersediaan lokasi took

7.

Hukum dan peraturan

Faktor letak gerai didirikan

1.

Lalulintas pejalan kaki

2.

Lalulintas kendaraan

3.

Fasilitas pakir

4.

Transportasi Umum

5.

Komposisi took

6.

Letak berdirinya gerai

Produk
Kelengkapan produk yang dijual adalah pengadaan barang-barang
yang sesuai dengan bisnis yang dijalani took untuk disediakan dalam took
pada jumlah, waktu, dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko.
Manajemen marchendise (produk) Gerai Alfamart yang berformat
minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut :
-Produk makanan dan minuman

60%

-Produk non makanan

20%

-Perishaple (seperti buahan yang cepat busuk)


-Umum

10%
10%

Perencanaan

Dalam merencanakan produk, hal-hal yang harus dipertimbangkan yang


menyangkut aspek:
Peramalan

inovasi
ragam produk
timing
lokasi

Keragaman Produk

Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu :


Wide : banyaknya variasi produk yang dijual.
Depp : banyaknya item pilihan dalam masing-masing kategori.
Harga
Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsureunsur dalam pemasaran ritel. Harga adalah satu-satunya unsure dalam
berbagai unsur bauran pemasaran itu bakal mendatangkan laba bagi peritel.
Faktor dalam menetapkan harga yaitu:
Perusahan dengan cepat membuat sasaran pemasaran
Menentukan permintaan
Memperkirakan biaya
Menganalisa penawaran harga
Memilih metode
Memilih harga akhir
Promosi dan Periklanan
Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang
dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. Pembahasan mengenai orang
banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi orang banyak.

Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi


promosi yang dilakukan peritel, termasuk oleh jenis perusahan lain.

Suasana dalam gerai


Suasana dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur. Gerai
kecil dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandikan gerai yang
diatur biasa saja.
Hal yang perlu diketahui dalam penataan barang :

Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung

Tanaman perlu diletakan digerai agar memberi kesan yang sejuk

Patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan


membumi

Jika cermin perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya kesan lega

Pelayanan eceran
Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka
belanja di gerai. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri
layanan pelanggan, personal selling, layanan transaksi, layanan keuangan,
dan fasilitas yang lainnya.

Ada tiga unsur dalam suatu barang dan jasa yang dibeli, yaitu :
Unsur inti
Unsur tidak terlihat
Unsur fasilitas
Cara pendistribusian barang pada alfamart:

Barang-barang yang ada di dalam minimarket alfamart itu tentunya sudah


didistribusikan dari pusat langsung dan dituju ke cabang-cabang
alfamart.Suplies barang-barang itu bersumber dari pusat alfamart bagian
cileungsi II dengan meliputi daerah distributornya Jakarta Timur, Barat, dan
Utara. Sedangkan untuk pusat cileungsi I dengan cangkupan hanya wilayah
Jakarta Selatan. PT Sumber Alfaria Trijaya TBK, tentunya sudah banyak
bekerja sama dengan supplier-supplier yang bertujuan untuk saling
menguntungkan. Para supplier dari pabrik barang-barang kebutuhan seharihari, yang sudah siap untuk dipasarkan. Terlebih dahulu menyalurkan barangbarangnya ke pusat Alfamart yang bertempat di Cileungsi I, yang diantar
melalui mobil-mobil truck dan dikendari oleh driver (supir).

Berbagai macam barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari , yang sudah


siap dipasarkan sebelumnya harus diletakkan terlebih dahulu pada gudang
pusat sebelum diantarkan ke cabang-cabang alfamart.
Karena semua barang barang yang baru datang dari pabrik harus dicek
terlebih dahulu, dan setelah selesai semua barang dikemasi kedalam box
yang siap dikirim kecabang-cabang alfamart.
Setelah proses packing(pengepakan) barang-barang yang sudah siap
dipasarkan. Maka tugas bagi supir-supir truck alfamart yang siap untuk
mendistribusikan barang-barang sampai cabang-cabang yang sudah di
tentukan.

Sesampainya disana para pramuniaga alfamart menurunkan barang-barang


yang berada dalam truck dan dibawa masuk kedalam toko alfamart untuk cek
ulang. Sedangkan supir memberikan berkas atau kertas faktur kepada
pejabat toko. Dan kemudian pejabat toko mengambil kotak peluru yang
bersifat privat (rahasia). Kotak peluru merupakan suatu kotak dimana hanya
pejabat toko saja yang telah diberi izin untuk dapat membuka kotak tersebut.
Kotak peluru merupakan tempat menaruh uang sales (hasil penjualan) dan
siap disetorkan ke pusat alfamart. Pendistribusian barang kecabang-cabang
alfamart dilakukan sekali dalam sehari.

Setelah itu barang-barang yang sudah diturunkan dari truck tadi, yang
dikemasi oleh box-box harus diperiksa/dicek terlebih dahulu berdasarkan
nama merk, dan jumlah barangnya. Jika terjadi kelebihan pengiriman barang
maka harus segara dilaporkan ke pusat agar segera dikembalikan sisa barang
tersebut pusat alfamart. Dan apabila terjadi kekurangan pengiriman barang

maka harus juga melapor ke pusat alfamart agar segera dikirim kembali lagi
kecabang alfamart tersebut.

Kemudian setelah melakukan pengecekan barang, maka para pramuniaga


dan kasir, serta pejabat toko bertugas mendisplay barang-barang tersebut ke
tempatnya masing-masing sesuai dengan rak-rak yang telah ditentukan
berdasarkan jenis barang food atau non food, ukura barang tersebut dan
merknya atau barang barang subtitusi (barang pengganti). Maksud dari
barang pengganti jika ada barang masih kosong namun stock juga telah
habis, maka harus dilakukan passing-out yaitu meletakan barang-barang
lainnya yang sejenis ketempat rak barang yang kosong. Apabila terjadi
seperti itu maka label price pada barang yang kosong harus dibalik dengan
tulisan maaf persediaan habis, agar konsumen tidak salah melihat harga.

Proses transaksi alfamart yaitu konsumen menghampiri kasir. Lalu, kasir akan
menginput/memasukkan barang yang dibeli dengan cara menscanner
barcode barang tersebut. Apabila tidak dapat di scan maka kasir akan
memasukkan nomor-nomor yang ada pada barcode atau dengan cara lain
yaitu dengan menekan F2, lalu kursor ke kanan dengan mengetikan nama
barang lalu sesuaikan dengan merk dan ukuran barang yang dibeli. Jika
sudah yakin tekan F12, maka barang yang dibeli konsumen telah masuk
datanya dikomputer dan nominalnya akan dibayar oleh konsumen. Dengan
adanya perkembangan teknologi, alfamart bekerja sama dengan Bank BCA
dan BNI. Yaitu konsumen dapat membayar harga barang yang dibelinya
dengan cara : debit BCA dan Debit BNI, selain itu menyediakan tarik tunai
dengan syarat berbelanja di alfamart minimal Rp.25000, tarik tunai BCA
maksimal Rp.500000 dan minimalnya Rp.50000. selain itu juga ada layanan
dari Bank BCA yaitu dengan adanya FLazz BCA, merupakan sejenis kartu
dalam bentuk uang, dan berguna membayar pada saat kita transaksi, namun
alfamart juga mengadakan member card AKU bagi pelanggan alfamart yang
dapat di isi ulang saldonya dan dapat digunakan sebagai pembayaran yang
sah pada alfamart. Setelah konsumen membayar hasil barang belanjaanya
maka hasil transaksi pembayarannya akan diprint sebagai tanda bukti
pembelian barang pada alfamart

Manfaat Penggunaan Barcode Dan Mesin Kasir


Dalam sistem manajemen penjualan (POS), dengan menggunakan
barcode kita akan mendapatkan informasi yang sangat detil dan mutakhir
dari banyak aspek usaha yang kita geluti,memungkinkan kita dalam proses

pengambilan keputusan dilakukan dengan percaya diri dan tepat sebagai


misal:
proses penjualan yang cepat sehingga dapat mengidentifikasi secara
cepat dan tepat serta melakukan pemesanan kembali (re-order ) barang dari
supplier dengan cepat dan mampu mengimbangi tingakt permintaan barang
oleh konsumen.
Mampu mengetahui barang yang lakunya lambat (slow moving) sehingga
mencegah pemesanan barang yang tidak bergerak dan menguntungkan bagi
aliran dana (cash flow) perusahaan.
Pergerakan penjualan produk dapat di monitor dari kecepatan
perputarannya serta tingkat profitabilitasnya dan memungkinkan untuk
produk tersebut mendapat ruang yang bagus untuk di pajang.
Catatan data penjualan secara periodik dapat digunakan untuk
memprediksi loncatan penjualan musiman.
Informasi mengenai item produk dapat diketahui di rak bila ada harga
promo maupun kenaikan harga.

Disamping penjualan dan pencatatan persediaan, sistem barcode banyak


bermanfaat di bidang jasa pengiriman barang (shipping) / penerimaan
barang, dan penelusuran pencatatan barang (tracking).
Ketika proses pengemasan dan pengepakan produk yang selesai di
produksi maka akan di berikan identifikasi berupa nomer identifikasi barang
tersebut.
Database yang ada dapat di hubungkan (link) dengan nomer identifikasi
tadi sehingga memungkinkan utnuk mempermudah mendapatkan informasi
tentang barang tadi baik meliputi sebagai contoh nomer order, isi, jumlah,
tujuan pengiriman akhir dll
Informasi data tersebut dapat di padukan dengan sistem komunikasi
sehingga pengolahan data secara elektonik dapat dimanfaatkan oleh riteler/
pengecer sebagai informasi untuk pemesanan barang dan kedatangan
barang yang dipesan.
Hasil penelusuran pengiriman barang akan dapat dikirimkan pada pusat
pendistribusian barang sebelum terkirim ke tujuan akhir pengiriman.
Ketika pengiriman sampai ke tempat akhir (tujuan) maka kode barcode
tadi di scan dan kita dapat mengetahui asal pengirim isi dari kemasan
tersebut, dan berapa kita harus membayar untuk biayanya.

Alasan utama dari penggunaan sistem barcode adalah mempermudah


sistem kerja dan menguangi biaya karena mampu bekerja lebih efesien.
Tingkat ke akurasiannya sangat luarbiasa 1/ 100,000 penginputan baru
ditemui kesalahan.
Format Ritel Masa Depan
Model toko masa depan juga menggunakan alat-alat teknologi tanpa
kabel untuk mengetahui berat barang seperti buah dan sayuran, dilengkapi
label barang elektronik (electronic shelf labels) yang memajang harga barang
dengan harga yang berlaku saat ini, sehingga perubahan harga dengan
mudah dilakukan melalui kantor pusat ke gondola dan kasir. Di samping itu,
toko ini juga dilengkapi mesin otomotis pengambilan barang serta
menggunakan Radio Frequency Indentification (RFID) dan Electronic Product
Code sebagai pusat teknologinya untuk mengontrol persediaan barang
seketika.
Fungsi RFID sebagai teknologi masa depan memungkinkan membaca
label yang terdapat pada barang dan kemasannya melalui sinyal radio.
Konsumen dapat memperoleh informasi lebih lengkap perihal isi produk dan
logistik dibanding barcode yang ada selama ini. RFID juga terus-menerus
memantau perjalanan barang dari pabrik sampai tiba di toko, sehingga
memungkinkan mengetahui lebih dini jika terdapat masalah pada alur
distribusi (supply chain). RFID juga membantu memonitor persediaan barang
di gudang dan di pajangan toko.

Mesin Kasir (Cash Register)


Mesin Kasir/ Cash register adalah suatu peralatan mekanik maupun
elektronik untuk menghitung dan mencatat transaksi penjualan yang
biasanya terintegrasi secara modul dengan laci (cash drawer) untuk
menyimpan sejumlah mata uang. Cash register umumnya juga mengeluarkan
hasil cetak (print) dari struk penjualan (receipt) untuk pelanggan.

Generasi Pertama Mesin Kasir


Pada umumnya laci/ drawer mesin kasir atau cash register akan terbuka
secara otomatis setelah ada penjualan atau transaksi kalaupun tidak yang

bisa membuka hanya pengawas atau pemilik. Ini bertujuan untuk


mengurangi resiko dari kehilangan dan pencurian.
Hampir semua mesin kasir memiliki tombol NS (No Sale) yang bertujuan
untuk membuka laci tanpa adanya transaksi dan tombol inipun bila
digunakan akan terekam dalam laporan akhir oleh pengawas atau pemilik.
Ada beberapa mesin kasir yang saat ini dilengkapi sandi/ password untuk
melakukan transaksi seperti NS tadi.
Beberapa fungsi lainnya dari mesin kasir/ cash register juga digunakan untuk
mencatatkan komponen pajak dalam penjualan.Saat ini beberapa mesin kasir
elektronik (Electronic Cash Register) bisa disambungkan dengan perangkat
bantu lainnya seperti timbangan digital, barcode scanner, juga pembaca
kartu kredit atau kartu debit.dan perkembangannya saat ini menagarah pada
penggunaan mesin kasir yang berbasiskan komputer (PC Based Cash Register
/ Point of Sale POS).
Mesin kasir yang berbasiskan komputer biasanya juga dilengkapi dengan
software/ piranti lunak baik yang berbasiskan sistem operasi DOS,Windows,
Linux maupun Unix dimana data tersimpan dalam database baik di mesin
kasir tersebut maupun di server induknya. dan umumnya banyak Mesin kasir
yang berbasiskan komputer ini memiliki konfigurasi jaringan lokal (LAN)
Keunggulan Mesin kasir dibandingkan dengan sekedar software penjualan
biasa adalah di sistem keamanannya karena selain dari sistem perangkatnya
pun dilengkapi dengan kunci pengaman.
Beberapa merek mesin kasir meliputi CASIO, NCR, IBM, Wincor-Nixdorf,
Sharp, Uniwell Toshiba TEC