Anda di halaman 1dari 18

CASE ENRON

I. Sejarah Berdirinya Enron


Enron dibentuk pada tahun 1985 oleh sebuah perusahaan Houston Natural Gas dengan
InterNorth, sebuah Perusahaan lain dalam pemipaan minyak sebagai hasil merger yang
diwajibkan oleh peraturan perundangan Pemerintah federal Amerika. Pada tahun 1997
Enron membeli perusahaan pembangkit listrik Portland General Electric Corp senilai $ 2
milyar. Sebelum tahun 1997 berakhir, manajemen mengubah perusahaan tersebut menjadi
Enron Capital and Trade Resources yang menjadi perusahaan Amerika terbesar yang
memperjualbelikan gas alam serta listrik. Pendapatan meningkat drastis dari $ 2 milyar
menjadi $ 7 milyar dengan karyawan yang juga tumbuh dari 200 orang menjadi 2.000 orang.
Tidak cukup dengan prestasi tersebut, Enron membentuk pula Enron Online (EOL) pada
bulan oktober 1999. EOL merupakan unit usaha Enron yang secara online memasarkan
produk energi secara elektronik lewat website. Dalam sekejap, EOL berhasil melaksanakan
transaksi senilai $ 335 milyar pada tahun 2000. Pada Januari 2000, Enron mengumumkan
sebuah rencana besar yang amat ambisius untuk membangun jaringan elektronik
broadbrand yang berkecepatan tinggi (high speed broadbrand) dengan kapasitas jaringan
penjualan brandwidth untuk melakukan penjualan gas serta listrik. Enron membiayai
ratusan juta dollar guna melaksanakan program ini, walaupun keuntungannya belum
nampak, namun harga saham Enron di Wall Street melonjak menjadi $ 40, bahkan
meningkat menjadi $ 90,56, sehingga Enron dinyatakan oleh majalah Fortune maupun
media lain sebagai one of the most admired and innovative companies in the world.
II. Awal Kejatuhan Enron
Pada tanggal 2 Desember 2001, dunia perekonomian dikejutkan dengan berita yang berasal
dari kota minyak Houston di Texas, Amerika. Enron, perusahaan ketujuh terbesar di
Amerika, perusahaan energi perdagangan terbesar di dunia menyatakan dirinya bangkrut.
Tidak kurang dari 4.500 pimpinan menengah Enron mendadak kehilangan pekerjaan akibat
perbuatan segelintir orang di jajaran puncak Enron.
Lebih mengejutkan lagi, kebangkrutan bukan disebabkan oleh perekonomian dunia yang
sedang melemah, melainkan kesalahan fatal dalam sistem akuntan mereka. Selama tujuh
tahun terakhir, Enron melebih-lebihkan laba bersih dan menutup-tutupi utang. Auditor
independen, Arthur Andersen ikut berperan dalam "menyusun" pembukuan kreatif Enron.
Lebih buruk lagi, kantor hukum yang menjadi penasihat Enron, Vinson & Eikins, juga dituduh
ikut ambil bagian dalam korupsi skala dunia ini dengan membantu membuka partnershippartnership kontroversial yang dianggap sebagai awal dari kehancuran Enron. Terakhir, bank
investasi besar di Wallstreet seperti Salomon Smith Barney unit, Credit Suisse First Boston,
Merrill Lynch, Goldman Sachs, J.P. Morgan Chase and Lehman Bros, ikut meraup $ 214 juta
dalam komisi sebagai penjual saham dan obligasi dari Enron.
Kejatuhan Enron bermula dari dibukanya partnership-partnership yang bertujuan untuk
menambah keuntungan pada Enron. Partnership-partnership yang diberi nama "special
purspose vehicle memang memiliki karateristik yang istimewa. Enron mendirikan kongsi
dengan seorang partner dagang. Partner dagang biasanya hanya satu untuk setiap
partnership dan kongsi dagang ini menyumbang modal yang sangat sedikit, sekitar 3% dari
jumlah modal keseluruhan. Secara hukum perusahaan di Amerika, apabila induk perusahaan

berpartisipasi dalam partnership dimana partner dagang menyumbang sedikitnya 3% dari


modal keseluruhan, maka neraca partnership ini tidak perlu dikonsolidasi dengan neraca
dari induk perusahaan. Tetapi, partnership ini harus dijabarkan secara terbuka dalam
laporan akhir tahunan dari induk perusahaan agar pemegang saham dari induk perusahaan
maklum dengan keberadaan operasi tersebut. Lalu dari mana Enron membiayai partnershippartnership tersebut? Inilah hebatnya, Enron membiayai dengan "meminjamkan" saham
Enron (induk perusahaan) kepada Enron (anak perusahaan) sebagai modal dasar
partnership-partnership tersebut. Secara singkat, Enron sesungguhnya mengadakan
transaksi dengan dirinya sendiri.
Enron tidak pernah mengungkapkan operasi dari partnership-partnership tersebut dalam
laporan keuangan yang ditujukan kepada pemegang saham dan Security Exchange
Commission (SEC), badan tertinggi pengawasan perusahaan publik di Amerika. Lebih jauh
lagi, Enron bahkan memindahkan utang-utang sebesar $ 690 juta yang ditimbulkan induk
perusahaan ke partnership partnership tersebut. Akibatnya, laporan keuangan dari induk
perusahaan terlihat sangat atraktif, menyebabkan harga saham Enron melonjak menjadi $
90 pada bulan Februari 2001. Perhitungan menunjukkan bahwa dalam kurun waktu
tersebut, Enron telah melebih-lebihkan laba mereka sebanyak $ 650 juta.
III. Pelanggaran Yang Dilakukan Enron
Untuk memenuhi persyaratan Moodys dan S&P s, Enron menjaga leverage rationya.
Kegagalan untuk meningkatkan credit ratingnya mendorong Enron untuk meningkatkan
margin dengan memperbesar paper profit dan penurunan nilai assets ditransfer ke Special
Purpose Vehicle (SPV). Untuk meningkatkan modal dan melindungi risiko, Enron
memanfaatkan SPV, bekerjasama dengan pihak luar sebagai keranjang sampah untuk
menambah Assets dan Liabilities, termasuk tempat pembuangan asset yang mengalami
penurunan nilai, lindung nilai untuk meng-offset kerugian Enron dan memanfaatkan
derivatives. Karena tidak dikonsolidasikan, maka laporan keuangan Enron tidak terganggu.
Kerugian yang diderita SPV tertutup dengan saham Enron. Tiga dari 2000 SPV dipimpin
Festow dari 1999 sampai July 2001, membayar Festow lebih dari $ 30 juta untuk
management fees. Jauh lebih besar dari salarynya di Enron dengan persetujuan top
Management dan BOD Enron. Suatu SPV juga melakukan investasi ke SPV lain. November
2001, 75% saham di mariner engine inc meningkat menjadi $ 350 Juta, hampir 2 kali lipat
nilai initial investment. Penilaian deposito deep well oil reserve, long term future contracts
dan derivatives yang tidak memiliki quoted market price membuka peluang untuk windows
dressing melalui discretionary valuation models sesuai dengan metode dan asumsi yang
digunakan.
IV. Peranan Arthur Andersen
September 2001, pemerintah mulai mengamati adanya ketidakberesan dalam laporan
pembukuan Enron. Satu bulan kemudian, Enron mengumumkan kerugian sebesar $ 600 juta
dan nilai asset Enron menyusut $ 1,2 triliun. Pada laporan keuangan yang sama diakui,
bahwa selama tujuh tahun terakhir, Enron selalu melebih-lebihkan laba bersih mereka.
Akibat laporan mengejutkan ini, nilai saham Enron mulai turun drastis dan saat Enron
mengumumkan bahwa perusahaan harus gulung tingkar, 2 Desember 2001, harga saham
Enron hanya 26 sen.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah Arthur Andersen, sebagai auditor
independen yang ditunjuk untuk memeriksa kesehatan dari pembukuan Enron mengetahui
keberadaan "akuntan kreatif" yang diterapkan Enron dan pura-pura tidak mengetahuinya?
Hukum perusahaan Amerika menyatakan bahwa setiap perusahaan terbuka Amerika, harus
diperiksa pembukuannya oleh auditor independen dari Certified Public Accounting Firm.
Tidak jarang, akuntan publik menerima uang lebih banyak dari jasa konsultasi daripada jasa
audit, seperti kasus Enron di mana Arthur Andersen menerima $ 27 juta dari konsultasi dan
$ 25 juta dari audit. Akibatnya, timbul kesangsian akan kejujuran dan kejernihan dari
laporan audit mereka terhadap pumbukuan Enron.
Yang lebih mengejutkan dunia akuntan adalah peristiwa penghancuran dokumen yang
dilakukan oleh David Duncan, ketua partner dari Arthur Andersen untuk Enron. Panik karena
menerima undangan untuk diminta kesaksiannya di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika
(Congress), Duncan memerintahkan anak buahnya untuk menghancurkan ratusan kertas
kerja (workpapers) dan e-mail yang berhubungan dengan Enron. Kertas kerja adalah
dukumen penting dalam dunia profesi akuntan yang berhubungan dengan laporan
keuangan dari klien. Secara umum, setiap kertas kerja, komunikasi dan laporan keuangan
harus di dokumentasikan dengan baik selama 6 tahun. Baru setelah 6 tahun, dokumen
tersebut bisa dihancurkan. Peristiwa penghancuran dokumen ini memberi keyakinan pada
publik dan kongres bahwa Arthur Andersen sebenarnya mengetahui bisnis buruk dari Enron,
tetapi tidak mau mengungkapkannya dalam laporan audit mereka, karena takut kehilangan
Enron sebagai klien.
V. Peranan Gedung Putih
Yang menambah kompleks skandal ini adalah keterlibatan Gedung Putih dengan Enron.
Sejak tahun 1989, Enron "menyumbang dana" pada Washington sebesar $ 5,7 juta, dengan
pembagian $ 4,1 juta untuk Partai Republik dan sisanya untuk golongan yang lain. Lebih
lanjut, seperti yang diketahui publik sekarang ini, hubungan Presiden George W. Bush
dengan Kenneth Lay, Komisaris dan Chief Executive Officer Enron sangatlah mesra. Ken Lay
adalah kontributor terbesar selama kampanye kepresidenan dengan menyumbang sebesar
$ 625.000 menyebabkan President Bush memanggil Ken Lay dengan nama kesayangan,
"Kenny Boy." Darimana Enron mengalokasikan dana sebanyak itu untuk disumbangkan
kepada calon presiden dan partainya? Jawabannya terletak pada kompleksitas hukum
perpajakan Amerika.
Selama lima tahun terakhir, walaupun memiliki laba bersih miliaran dolar, Enron tidak
membayar pajak sepeser pun. Hukum perpajakan Amerika menegaskan bahwa stock option
atau opsi kepemilikan perusahaan bisa dikategorikan sebagai "gaji/upah" pegawai. Karena
Enron selama ini memberikan bonus dan kompensasi kepada pegawainya dalam bentuk
stock option, maka walau dalam bentuk fisik hanyalah kertas, Enron mampu mengurangi
nilai laba mereka dengan nilai opsi tersebut di pasar bebas.
Bila keuntungan Enron dikurangi dengan nilai opsi tersebut, maka sebagai hasil akhir Enron
tidak memiliki laba sama sekali dan perusahaan yang tidak memiliki laba tidak membayar
pajak. Lebih buruk lagi, Enron memiliki lebih dari 90 perusahaan off shore atau perusahaan
yang didirikan di negara kepulauan yang bebas pajak atau berpajak rendah yang tujuan
utamanya untuk memindahkan pendapatan dari Amerika ke negara kepulauan tersebut.

Sistem ini, sebenarnya adalah legal menurut hukum perpajakan Amerika selama peraturanperaturan yang ada mengenai pendapatan yang mudah dipindahkan (mobile income)
ditaati.
VI. Undang-Undang Sarbanes Oxley
Rancangan Undang-Undang diajukan oleh anggota senat Paul Sarbanes dan Michael Oxley
pada tanggal 30 July 2002 dan disahkan oleh Presiden Bush. Ikthisar Sarbanes Oxley act
2002 adalah :
1. Memberi kejelasan dan kepastian atas:
Dewan pengawas Independen yang bertugas sepenuhnya untuk mengawasi pelaku pasar
modal. Dewan ini akan diawasi SEC.
2. Menetapkan tanggung jawab baru terhadap komite audit dan pejabat perusahaan.
3. Menetapkan aturan dan keharusan baru untuk pelaporan perusahaan.
4. Mendefinisikan jasa non Audit yang dapat diberikan oleh KAP kepada Klien Audit yaitu
melarang KAP melakukan 8 jenis jasa audit kepada klien audit : pembukuan, design dan
system informasi keuangan, jasa penilai, jasa aktuaris, outsorcing jasa internal audit, fungsi
management SDM, broker pialang atau penasehat investasi, jasa hukum dan jasa
professional lainnya yang tidak berhubungan dengan audit.
5. Memperberat hukuman atas kecurangan yang dilakukan perusahaan
6. Mengharuskan adanya peraturan yang mengatur benturan kepentingan
7. Meningkatkan secara signifikan tanggung jawab dan anggaran SEC
8. Mengijinkan pemberian jasa lainnya dengan persetujuan terlebih dahulu dari komite
audit
VI.1 Dampaknya terhadap Management
Dengan diterbitkan Undang-Undang Sarbanes Oxley, maka dampaknya bagi manajemen
adalah :
1. Mengharuskan adanya sertifikasi CEO/CFO atas laporan berkala yang disampaikan SEC.
2. Setiap laporan tahunan diharuskan untuk melampirkan laporan dari management
mengenai penaksiran internal control.
3. Auditor independent diharuskan melakuakan atestasi dan melaporkan penaksiran
manajemen.
4. Pengungkapan yang harus dilakukan antara lain :
a. Keharusan bagi direktur, pejabat perusahaan dan pihak yang memiliki saham perusahaan
dengan jumlah minimum 10% untuk menyampaikan perubahan ekuitas yang dimiliki.
b. Pengungkapan tambahan untuk keuangan off balance sheet dan kontijensi.
c. Pengungkapan oleh perusahaan secara real time.
VI.2 Dampaknya terhadap Akuntan Publik
Dengan diterbitkan Undang-Undang Sarbanes Oxley, maka dampaknya bagi akuntan publik :
1. Membentuk Public Accounting Oversight Board (PCAOB) yang bertujuan untuk
mengawasi audit atas perusahaan publik dan melindungi kepentingan investor.
2. Melarang jasa non audit- Hukum secara spesifik telah melarang KAP untuk melakukan 8
jenis jasa non Audit .
3. Perputaran partner- pemimpin (Lead) atau coordinating partner audit atau concurring
reviewer tidak dapat memberikan jasa audit kepada klien yang sama lebih dari 5 tahun
berturut-turut.

4. Laporan kepada komite audit Auditor diharuskan untuk melaporkan kepada komite
audit perihal semua kebijakan akuntasi yang berlaku, perlakuan informasi keuangan dan
informasi penting lainnya yang telah didiskusikan dengan management.
5. Penugasan auditor dibutuhkan 1 tahun cooling of period.
VII. Kesimpulan dan Hubungannya dengan Etika Bisnis
Kesalahan Enron bukanlah terbatas pada penyelewengan pembukuannya. Suka atau tidak,
perusahaan sebesar Enron tidak akan jatuh apabila keadaan sekelilingnya berlaku wajar
dalam norma-norma etika dan hukum. Enron tidak akan berani mendirikan kongsi dagangkongsi dagang yang sangat kompleks apabila hukum sekuritas Amerika (Security of Law)
tidak membiarkan pembukuan terpisah antara induk perusahaan dan kongsi dagang
tersebut. Walaupun itu terjadi, kongsi dagang tidak akan bisa bertahan lama bila auditor
luar Arthur Andersen bekerja sesuai dengan peraturan etika yang diterapkan oleh badan
tertinggi ikatan akuntan publik (American Institute of Certified Public Accountants).
Keberanian akuntan-akuntan Arthur Andersen untuk melakukan sistem pembukuan terpisah
dari Enron tidak berarti banyak bila kongres menyetujui pemisahan divisi
"akunting/auditing" dan "konsultasi" yang diterapkan oleh kantor akuntan publik khususnya
big five. Proposal pemisahan ini sudah diajukan oleh bekas ketua komisi sekuritas dan
perdagangan Amerika (Securities and Exchange Commission) Arthur Levitt pada tahun 1999.
Proposal itu ditolak mentah-mentah oleh anggota kongres yang menerima bantuan finansial
selama kampanye mereka dari Wall Street dan kantor akuntan publik. Bantuan finansial itu
ternyata masih dalam limit yang legal. Dengan demikian, kongres bisa bekerja lebih adil bila
ada peraturan lebih ketat dalam penerimaan bantuan kampanye dari perusahaan dan
industri. Hal ini juga berlaku untuk Gedung Putih. Walaupun sampai saat ini belum ada bukti
keterlibatan Gedung Putih dengan kehancuran Enron, jumlah uang kontribusi yang sangat
besar dari Enron untuk sebuah partai atau seorang calon politikus, cukup menarik
kecurigaan dari publik.
Enron adalah contoh dari bisnis yang dibangun berdasarkan ilusi (House of cards). Hampir
seluruhnya terbuat dari kebohongan satu ditutupi dengan kebohongan yang lain.
Sayangnya, banyak pihak yang rela ikut berpartisipasi dalam drama besar ini karena mereka
tahu bila kebohongan itu sudah terlalu besar dan melibatkan hampir setiap orang, maka
tidak ada pihak lain yang terlihat "tidak berdusta." Dengan singkat, kisah Enron bisa
diartikan sebagai perkawinan antara ketamakan dari eksekutif perusahaan dan kehausan
kekuasaan dari para politikus.
Satu hal yang harus disadari oleh setiap orang di seluruh dunia ialah kebijakan untuk
mengambil makna dari kasus besar ini. Walaupun skandal Enron menyeret hampir seluruh
jajaran institusi terkemuka Amerika, kita tetap harus memiliki keyakinan (faith) bahwa
masih lebih banyak orang Amerika dan institusi-institusi yang berpijak pada hukum dan
norma yang ada. Akuntan adalah salah satu profesi tertua dan paling konservatif di dunia,
para akuntan memegang teguh kode etika yang diterapkan dan mereka bangga akan
kebersihan dari nama baik akuntan yang sudah ratusan tahun umurnya.
Pemerintah dan kongres Amerika, lengkap dengan dinamika dan ketidak sempurnaannya,
tetap harus dihargai sebagai salah satu badan legislatif dan eksekutif yang paling terbuka
dan paling efisien. Masih banyak anggota kongres dan jajaran kabinet yang benar-benar

bekerja untuk menjadikan Amerika sebagai negara yang bersih dan teratur. Walaupun
dengan kehancuran enron, Amerika tetap harus diakui sebagai ekonomi terbesar di dunia.
Pasar bebas dan kapitalisme yang diterapkan tetap berlaku sebagai sistem terbaik dari dunia
perdagangan dan finansial, karena level dari transparansi dan independen yang sangat
tinggi.
QUESTION
1. Enron bencana menciptakan apa yang dilaporkan seorang pejabat publik adalah
"krisis kepercayaan" pada bagian dari masyarakat dalam profesi akuntansi. Daftar
pihak-pihak yang Anda yakini adalah yang paling bertanggung jawab atas krisis itu.
Secara singkat membenarkan setiap pilihan Anda.
Dewan direksi Enron. Mereka berfokus terlalu banyak pada menjadi perusahaan
terbesar di dunia. Namun mereka tidak menyeimbangkan konflik antara tujuan
mereka dan minat pemegang saham. Dari surat Sherron Watkin, disebutkan bahwa
"kepergian Skilling mendadak akan meningkatkan kecurigaan penyimpangan
akuntansi dan penilaian." Mereka hanya diabaikan. Jadi ketika salah saji dan
penyimpangan muncul dan dibuat jelas kepada publik, para eksekutif Enron
kehilangan kepercayaan dari para pemangku kepentingan di perusahaan.
Komite Audit Internal Enron. Salah satu tugas yang paling penting dari komite audit
internal adalah untuk analisis dan memberikan panduan atau saran pengendalian
internal perusahaan. Namun, dari skandal itu, kita dapat melihat bahwa itu
digunakan banyak langkah-langkah untuk menjaga "dokumen" yang sehat. Skandal
Enron terjadi membuktikan bahwa auditor internal tidak melakukan cara kelompok
audit yang seharusnya.
Arthur Anderson. Independensi auditor luar harus dipertanyakan. Mereka tidak hadir
sendiri dengan profesionalisme dan tanggung jawab. Mereka sudah melihat laporan
keuangan yang mencurigakan. Agar klien ini, mereka memilih untuk mengabaikan
salah saji karena mereka tidak hanya memberikan jasa audit, tetapi juga hampir
setengah dari pendapatan berasal dari layanan konsultasi. Dengan demikian
keyakinan bahwa masyarakat telah di perusahaan itu berkurang.
2. Sebutkan tiga jenis jasa konsultasi yang perusahaan audit telah diberikan kepada
klien audit mereka dalam beberapa tahun terakhir. Untuk setiap item, menunjukkan
ancaman yang spesifik, jika ada, bahwa penyediaan layanan yang diberikan dapat
menimbulkan kemerdekaan bentuk audit

akuntansi dalam perusahaan. Akan ada ancaman yang meningkat untuk


kemerdekaan. Dalam hal ini, pencipta prosedur akuntansi yang dibuat laporan
keuangan dengan menggunakan prosedur kompleks yang pengguna tidak bisa
mengerti. Juga strategi Apes menunjukkan bahwa beberapa manipulasi dari bagian
dari perusahaan audit yang juga dengan pengetahuan sebelumnya etika akuntansi,
yang paling banyak kali membuatnya lebih berisiko, mengingat keterlibatan hukum.

perusahaan dan semua proses keuangan. Para auditor memiliki akses yang lebih
mudah untuk misstating laporan keuangan dan laporan. Manipulasi data tersebut
dapat diungkapkan jika auditor proses audit yang tepat yang tepat untuk
mengurangi risiko detektif. Dalam situasi ini, review pelayanan laporan keuangan
akan semakin menjadi ancaman kemerdekaan.
tau prosedur akuntansi
lainnya. Ini jelas merupakan risiko besar kemerdekaan dari perusahaan audit.
Mereka layanan konsultasi mungkin terkait dengan layanan audit yang mereka
berikan. Dalam hal ini, manipulasi juga sangat mungkin dan datang sebagai salah
satu ancaman terbesar untuk mengaudit jasa konsultasi dan kredibilitasnya yang bisa
merugikan reputasi perusahaan audit. Dan mereka tidak mampu melakukan
tugasnya sebagai auditor eksternal untuk yang terbaik dari kemampuan mereka.
Pendapat mereka tunduk berubah berdasarkan bias.
3. Untuk tujuan pertanyaan, berasumsi bahwa kutipan dari Powers Laporan
ditunjukkan dalam Exhibit 3 menyediakan gambaran yang akurat keterlibatan
Andersen dalam keputusan akuntansi dan pelaporan keuangan Enron. Mengingat
asumsi ini, apakah Anda percaya bahwa keterlibatan Andersen dalam keputusan
melanggar standar-standar audit profesional? Jika demikian, daftar standar-standar
tersebut dan menjelaskan secara singkat alasan Anda
Enron selama tahun
2000, tetapi hanya $ 25.000.000 adalah pembayaran mengacu pada audit 2000.
Kepentingan Andersen tidak independen dari perusahaan, tetapi ia
menginvestasikan dirinya dalam memperkuat keamanan perusahaan dan
keberhasilannya.
n dan pengawasan. Anderson harus diawasi saat melakukan pelayanan
audit untuk menjaga independensi. Namun kurangnya perencanaan dan
pengawasan membuat Anderson menjadi terlalu terlibat dalam akuntansi klien dan
keputusan pelaporan keuangan.
gendalian internal. Anderson harus memiliki pemahaman yang cukup
tentang pengendalian internal klien terutama tentang SPE mereka.

mengeluarkan disclaimer pendapat tentang laporan keuangan.


4. Jelaskan secara singkat persyaratan utama termasuk dalam standar audit profesional
mengenai persiapan dan retensi kertas kerja audit. Partai yang "memiliki" kertas
kerja pemeriksaan: klien atau perusahaan audit>?
Kertas kerja audit catatan prosedur audit yang dilakukan, bukti audit yang relevan
diperoleh, dan kesimpulan auditor mencapai. Persyaratan utama meliputi:

a) Auditor harus menyatakan dalam laporan auditor apakah laporan keuangan telah
disajikan sesuai dengan GAAP.
b) Auditor harus membawa cahaya suatu kasus di mana GAAP tidak konsisten
selama periode berjalan.
c) Bila pengungkapan informatif yang tidak memadai, auditor harus menyatakan
demikian dalam laporan.
d) Auditor harus menyatakan pendapat dalam hal laporan keuangan. Jika auditor
tidak dapat menyatakan pendapat, ini banyak dicatat dalam laporan. Jika auditor
mengambil tanggung jawab dalam kaitannya dengan laporan keuangan, hal itu juga
harus dinyatakan dalam laporan auditor.
Pada dasarnya, kertas kerja pemeriksaan adalah milik auditor yang bersangkutan
dalam segala situasi. Artinya, kertas kerja audit milik perusahaan audit. Auditor tidak
memegang tanggung jawab atas bukti-bukti dan laporan, dan memastikan bahwa
informasi tersebut tidak disalahgunakan dengan cara apapun.
5. Identify five recommendations made to strengthen the independent audit function
following the Enron scandal. For each of these recommendations, indicate why you
support or do not support the given measure. Also indicate which of these
recommendations were eventually implemented.

Saya setuju dengan itu. Independensi perusahaan audit adalah fakta yang paling
penting untuk prosedur audit. Ini menentukan risiko detektif dari prosedur. Sebuah
lembaga audit independen akan lebih mudah untuk tetap independen karena mereka
tidak akan memperoleh keuntungan tambahan dari layanan audit atau bahkan
beberapa layanan terkait lainnya.
-audit kepada klien audit.
Saya sebagian setuju dengan hal ini. Jasa non-audit merupakan bagian besar dari
keuntungan bagi perusahaan audit. Menyediakan layanan tersebut ditentukan oleh
pasar tidak hanya perusahaan audit. Saya setuju dengan pemerintah yang seharusnya
memiliki peraturan untuk memerintah layanan ini seperti yang layanan dilarang, yang
terbatas, yang harus diawasi. Kita tidak bisa hanya melarang semua perusahaan
tersebut.

audit independen mereka.


Saya setuju dengan itu. Sebuah perusahaan audit akan tergantung jika mereka bekerja
sebagai auditor untuk sebuah perusahaan tertentu untuk waktu yang lama karena
keuntungan mereka dan "persekutuan" akan dikaitkan dengan klien mereka.
Rekomendasi ini akan memaksa perusahaan terus auditor independen mereka. Karena
akan menjadi mahal bagi perusahaan-perusahaan ini untuk menandatangani "protokol
hantu" setiap beberapa tahun.

klien.

Saya setuju dengan itu. Yang akan membantu auditor dan perusahaan untuk
meningkatkan efisiensi. Bagi perusahaan, mereka akan tahu apa auditor benar-benar
ingin tahu dan memberikan informasi tersebut. Untuk auditor, mereka akan
melanjutkan analisis laporan klien mereka untuk menghindari atau mengurangi risiko
detektif.

campur dengan pekerjaan auditor independen mereka.


Saya setuju dengan itu. Perusahaan-perusahaan mengejar pendapat wajar tanpa
pengecualian. Ada akan rugi jika mereka tidak mendapatkan opini wajar tanpa
pengecualian. Ini akan melepaskan tekanan auditor dari perusahaan. Jadi ini adalah cara
untuk meningkatkan independensi auditor.
Saya pikir sebagian besar dari mereka akhirnya dilaksanakan kecuali yang pertama.
PCAOB, meskipun, diberi wewenang oleh Sarbanes-Oxley Act of 2002, itu sebenarnya
bukan agen audit independen namun pengawas dari perusahaan publik dan perusahaan
audit.
6. Apakah Anda percaya bahwa telah terjadi pergeseran yang signifikan atau evolusi
selama beberapa dekade terakhir dalam konsep "profesionalisme" yang berkaitan
dengan disiplin akuntan publik? Jika ya, jelaskan bagaimana Anda percaya konsep
yang telah berubah atau berkembang selama jangka waktu tersebut dan
mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang bertanggung jawab untuk setiap
perubahan jelas.
Tentu saja sebab seiring dengan bertambahnya waktu tentu harus ada penyesuaian
profesionalisme dengan waktu dan keadaan lingkungan
Karena belom tentu profesionalisme yang ada sejak dlu bisa dipakai disetiap saat dan
setiap situasi,hal ini perlu penyesuaian dengan kondisi lingkungan bisa jadi perlu
adanya peningkatan disiplin dalam akuntan publik dibidang bidang tertentu dan
perlu ditinjau lg seiring bertambahnya standar standar yang berlaku yg harus
disesuaikan dengan jaman dan lingkungan
7. Seperti yang ditunjukkan dalam kasus ini, SEC tidak mengharuskan perusahaan
publik untuk memiliki laporan keuangan kuartalan mereka diaudit. Tanggung jawab
apa, jika ada, apakah perusahaan audit harus berkaitan dengan laporan keuangan
triwulanan klien mereka? Menurut pendapat Anda, sebaiknya laporan triwulanan
keuangan diaudit? Pertahankan jawaban Anda.
Yah untuk efisiensi sebaiknya diaudit saja sebab tidak ada salahnya laporan triwulan
di audit sebab jika ada masalah ato kesalahan dapat terdeteksi lebih cepat
Memang bikin sibuk auditor tetapi kita lihat dari efisiensinya
Lebih mempermudah pekerjaan auditor dalam mengaudit walau terkesan tidak
terlalu penting namun tidak ada salahnya dengan mengaudit secara triwulan toh kita
dapat lebih mudah melihat dan mengawasi perkembangan laporan keuangan.

CASE MADOFF SECURITIES


Awalnya, perusahaan pialang Madoff memperdagangkan hanya sekuritas kecil dibanding
perusahaan pesaing, sekuritas sering disebut sebagai penny stocks.
Madoff Securities adalah salah satu perusahaan pialang pertama yang memanfaatkan
komputer untuk mempercepat pengolahan transaksi efek.
Bernie Madoff juga dikreditkan sebagai salah satu pendiri bursa saham NASDAQ yang
diselenggarakan pada tahun 1971.
Pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, Madoff melayani tiga istilah satu tahun sebagai ketua
NASDAQ.
Pada tahun-tahun awal abad ke-21, Madoff Securities adalah yang terbesar "market maker"
di NASDAQ, yang berarti bahwa perusahaan menyumbang lebih setiap hari.
Volume transaksi bahwa pertukaran daripada broker lain.
Pada tahun 1962, Madoff telah memperluas perusahaannya untuk mencakup layanan
penasihat investasi.
Pada tahun 2001, Barron melaporkan bahwa beberapa dana investasi terbesar perusahaan
Madoff tidak pernah mengalami tahun kehilangan meskipun penurunan pasar saham yang
signifikan dalam beberapa tahun individual.
Pada tanggal 10 Desember 2008, Bernie Madoff mengatakan kepada kedua putranya yang
bekerja di Madoff Securities untuk menemuinya di apartemennya malam itu.
Dalam pertemuan ini, Madoff dilaporkan mengatakan kepada anak-anaknya bahwa
pengembalian mengesankan diperoleh untuk klien divisi penasihat investasi perusahaannya
selama beberapa dekade sebelumnya telah ditipu.
Mereka kembali telah dihasilkan oleh skema Ponzi yang rumit direkayasa dan diawasi oleh
Madoff tanpa sepengetahuan setiap karyawan atau anggota keluarga.
Auditor dari Madoff Securities adalah Friehling & Horowitz, yang telah mengeluarkan
pendapat wajar tanpa pengecualian atas laporan keuangan perusahaan Madoff setidaknya
sejak awal 1990-an.
Madoff telah membayar Friehling & Hororwitz hampir $ 200.000 dalam biaya audit tahunan,
dan mereka hanya memiliki satu akuntan yang aktif, satu karyawan non-profesional
(sekretaris), dan dioperasikan dari sebuah kantor kecil menempati sekitar dua ratus meter
persegi.
Bendera merah: dugaan penolakan Madoff untuk memungkinkan Big Four auditor dari
sindikat investasi untuk meninjau catatan keuangannya.
Bendera merah lainnya adalah fakta bahwa Madoff Securities telah diaudit oleh satu orang.

Juga mencurigakan adalah fakta bahwa Madoff, meskipun peran kepemimpinan


perusahaannya di perdagangan efek elektronik, menolak untuk menyediakan klien dengan
akses online ke rekening mereka, memberikan mereka bukan dengan laporan rekening
bulanan melalui surat.
Tiga faktor kunci menyumbang itu terus diperiksa selama puluhan tahun:
- Pertama, Madoff investor yang tidak mungkin mempertanyakan strategi investasinya
ditargetkan.
- Faktor kedua yang memungkinkan penipuan Madoff untuk melanjutkan selama
puluhan tahun adalah mandat tanpa cela.
- Faktor terakhir dan yang paling penting yang memungkinkan Madoff untuk
mempertahankan skema penipuan nya adalah kegagalan fungsi pengawasan
peraturan untuk pasar saham.
QUESTION
1. Teliti ulang perkembangan kasus ini, gunakan bullet format.
Pada 11 Desember 2008 agen federal menangkap Bernard Madoff. Dia didakwa
dengan penipuan terbesar dalam sejarah sekuritas di Wall Street. Madoff mengaku
bersalah atas semua tuduhan federal terhadap dirinya pada tanggal 12 Maret 2009.
Biaya ini termasuk menghitung penipuan sekuritas, pencucian uang dan sumpah
palsu. Sebelum skema ini terungkap ia dianggap sebagai salah satu pemodal yang
paling dihargai di Wall Street.
Anak Madoff melakukan bunuh diri pada tahun 2010; Namun, kematian anaknya
tidak menghentikan penyelidikan polisi yang telah melawan dia. Setelah kematian
putra Madoff para peneliti menyatakan bahwa mereka akan melanjutkan penyidikan
terhadap anaknya untuk menentukan peran yang mungkin dimainkan dalam
bukunya skema ponzi ayah (Rothfeld, 2010).
Mereka yang scammed oleh Bernard berusaha untuk merebut pemenang dana
bersih dari investor dari setiap transaksi yang mereka lakukan dengan dia (Rothfeld,
2010). Para investor pergi dengan lebih banyak uang daripada mereka awalnya
diinvestasikan.
Mahkamah Agung menjatuhkan pengacara banding investor bagi mereka yang
menerima semua uang yang mereka telah berinvestasi dengan Madoff kembali
sebelum dia ditangkap. Ini pembatalan banding berlangsung pada bulan Juni 2012.
Menurut pengadilan semua klaim harus didasarkan pada laporan terakhir yang
diterima Madoff pada tahun 2008 (Washington, 2012).
Pada tahun 2012 Juni, Peter Madoff mengaku bersalah atas tuduhan kejahatan
dalam kesepakatan pembelaan. Dia adalah saudara pertama Madoff mengakui
bahwa ia memiliki bagian untuk bermain dalam skema ponzi (Washington, 2012).
2. Misalkan sebuah perusahaan investasi yang besar memiliki sekitar 10 persen dari
total aset yang diinvestasikan dalam dana yang dikelola oleh Madoff Securities. Apa

prosedur audit yang harus auditor independen perusahaan investasi telah


diterapkan untuk aset tersebut?
Para auditor diperlukan untuk memperbaiki bagaimana mereka memahami
perbedaan dalam efek untuk memastikan bahwa y bisa melakukan audit yang benar.
Setelah itu selesai mereka akan mampu menerapkan proses yang sesuai untuk setiap
laporan keuangan yang berkaitan dengan efek tersebut. Selanjutnya, SAS No. 92
menyatakan bahwa auditor harus terampil dengan kemampuan tertentu untuk
merumuskan jenis prosedur yang terkait dengan audit atas perbedaan, sekuritas,
dan asset dan manajemen risiko (Anonim, 2000).
3. Menggambarkan sifat dan tujuan dari "peer review." Akan rekan ulasan tentang
Friehling & Horowitz kemungkinan telah menghasilkan penemuan dari penipuan
Madoff? Mengapa atau mengapa tidak?
Tujuan dari peer review adalah memiliki perusahaan audit yang 'diperiksa oleh
perusahaan audit lain untuk meninjau kualitas standar yang terkait dengan prosedur
audit mereka. Anantharman (2007), menegaskan bahwa AICPA Program Peer Review
adalah kerangka untuk self regulation di sektor akuntansi, di mana resensi harus
mengeluarkan pernyataan pendapat mereka tentang temuan perusahaan audit (hlm.
1). Ketika perusahaan terus-menerus rekan ditinjau oleh perusahaan lain di mata
publik mereka mulai menerima peringkat yang lebih baik dari ulasan PCAOB.
Dalam kasus penipuan Madoff jika Friehling & Horowitz telah peer review mereka
mungkin telah kemungkinan bahwa penipuan akan telah diidentifikasi; Namun, hal
itu tidak tidak 100 persen mungkin. Anantharman (2007) menyatakan "tidak semua
peer review yang objektif karena beberapa perusahaan mampu ulasan Gubernur
rekan temuan dengan memilih ramah pengulas" (hal. 2). Setiap negara harus
memiliki program peer review yang dilakukan oleh perusahaan audit terpisah.
4. Jelaskan perbedaan antara penipuan "kondisi" dan "faktor risiko fraud," dan
memberikan contoh. Apa penipuan kondisi dan faktor risiko fraud yang tampaknya
hadir dalam kasus Madoff?
Tiga kondisi kunci diidentifikasi oleh standar audit profesional yang menentukan
kapan penipuan terjadi, lanjut, faktor risiko juga akan hadir. Instruksi kepada auditor
independen yang ditawarkan di SAS No. 82 tentang bagaimana menentukan dan
faktor risiko catatan yang berkaitan dengan kemungkinan penipuan. Peraturan ini
juga mendorong auditor untuk memberikan kategorisasi faktor risiko untuk
menentukan kapan menilai risiko dan transfer dugaan penipuan kepada komite
keuangan (Reinstein & Dery, 1999). Salah satu risiko penipuan kunci dalam kasus
Madoff adalah tingkat pengembalian. Angka ini sangat tinggi dibandingkan dengan
perusahaan lain dalam sektor yang sama. Ada banyak perusahaan akuntansi yang
mencoba meniru strategi, tapi tidak berhasil.
Penipuan terjadi ketika ada motivasi, peluang, dan cara untuk membenarkan
penipuan tanpa terdeteksi. Madoff memiliki semua tiga dan dengan faktor-faktor ini
ia mampu untuk menipu banyak investor selama beberapa dekade. Menurut
Gramling & Myer (2006), jendela waktu harus terbuka sehingga bisa ada kesempatan
untuk menyelesaikan penipuan yang direncanakan (ayat. 2).

5. Selain reformasi yang disebutkan dalam kasus ini, merekomendasikan pelaporan


keuangan lainnya dan auditing- reformasi terkait yang mungkin akan efektif dalam
mencegah atau mendeteksi penipuan serupa dengan yang dilakukan oleh Madoff.
Lain pelaporan keuangan dan reformasi-audit terkait yang akan mungkin efektif
dalam mencegah atau mendeteksi penipuan serupa dengan Madoff akan mencakup
SEC mengambil lebih peduli dalam menangani keluhan yang dikumpulkan dari para
pengamat serta tindak lanjut informasi yang disediakan oleh whistleblower.
- Reward Orang-orang yang memberikan informasi terkait yang berkontribusi dalam
menghentikan atau mencegah penipuan.
- Memiliki Ukuran perusahaan audit independen besar dan menengah sebagai peer
reviewer pihak ketiga.
- SEC Harus menyewa auditor yang kompeten yang akan menindaklanjuti dan
menerapkan peraturan untuk memastikan perusahaan yang sejalan dengan hukum
SEC.
- Mandate Bahwa investor mengakses kedua di atas kertas dan online untuk melihat
account mereka.

SEMINAR AUDITING
LC53

David Wijaya
Deandra Valerie Kosasih
Erlisa Bundari
Fikri Wira M
Ika Meilinda
Jimmy
Jimmy Ong
Kelvin
Willyam Setiawan L
Winda Oktaviany

1501149075
1501158823
1501149094
1501145253
1501149421
1501146331
1501147750
1501152920
1501149106

Nama : David Wijaya


NIM : 1501149075
Kelas : LC53
Untuk saudara menjadi seorang auditor yg profesional maka pada saat saudara mendapat
tugas audit, saudara harus tahu apa yg dilakukan terkait dengan standar audit, jelaskan apa
yg diimplementasikan?
1. Standar auditing merupakan penjabaran lebih lanjut dari masing-masing standar
yang tercantum di dalam standar auditing. Standar Audit berisi ketentuan-ketentuan
dan pedoman utama yang harus diikuti oleh Akuntan Publik dalam melaksanakan
penugasan audit. Kepatuhan terhadap SA yang diterbitkan oleh IAPI ini bersifat wajib
bagi seluruh anggota IAPI. Termasuk di dalam SA adalah Interpretasi Pernyataan
Standar Auditng (IPSA), yang merupakan interpretasi resmi yang dikeluarkan oleh
IAPI terhadap ketentuan-ketentuan yang diterbitkan oleh IAPI dalam PSA. Dengan
demikian, IPSA memberikan jawaban atas pernyataan atau keraguan dalam
penafsiran ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam PSA sehingga merupakan
perlausan lebih lanjut berbagai ketentuan dalam PSA. Tafsiran resmi ini bersifat
mengikat bagi seluruh anggota IAPI, sehingga pelaksanaannya bersifat wajib.
2. Standar auditing yang telah ditetapkan dan disahkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia
adalah sebagai berikut :
Standar Umum
o Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan
pelatihan teknis yang cukup sebagai auditor.
o Dalam semua hal yang berhubungan dengan perikatan, independensi dalam sikap
mental harus dipertahankan oleh auditor.
o Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya, auditor wajib menggunakan
kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama.
Standar Pekerjaan Lapangan
o Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus
disupervisi dengan semestinya.
o Pemahaman memadai atas pengendalian intern harus diperoleh untuk
merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan
dilakukan.
o Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan,
permintaan keterangan, dan konfirmasi sebagai dasar memadai untuk menyatakan
pendapat atas laporan keuangan yang diaudit.
Standar Pelaporan
o Laporan auditor harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
o Laporan auditor harus menunjukkan atau menyatakan, jika ada, ketidakkonsistenan
penerapan prinsip akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan

dibandingkan dengan penerapan prinsip akuntansi tersebut dalam periode


sebelumnya.
o Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan harus dipandang memadai,
kecuali dinyatakan lain dalam laporan auditor.
3. Standar-standar tersebut di atas dalam banyak hal yang sehubungan dengan hal-hal
tersebut di atas, organisasi profesi audit internal, yang terdiri atas the Institute of
Internal Auditors - Indonesia Chapter (IIA), Forum Komunikasi SatuanPengawasan
Intern BUMN/BUMD (FKSPI BUMN/BUMD), YayasanPendidikan Internal Audit (YPIA),
Dewan Sertifikasi Qualified InternalAuditor (DS-QIA) dan Perhimpunan Auditor
Internal Indonesia (PAII)dengan ini memandang perlu untuk menerbitkan Standar
ProfesiAudit Internal (SPAI).
Standar yang ditetapkan secara bersama-sama ini diharapkan dapat menjadi
pedoman bagi auditor internaldalam melaksanakan kegiatannya pada milennium ketiga
saling berhubungan dan saling bergantung satu dengan lainnya. Keadaan yang
berhubungan erat dengan penentuan dipenuhi atau tidaknya suatu standar, dapat
berlaku juga untuk standar yang lain. "Materialitas" dan "risiko audit" melandasi
penerapan semua standar auditing, terutama standar pekerjaan lapangan dan
standar pelaporan.
4. Standar Implementasi hanya berlaku untuk satu penugasan tertentu. Standar
implementasi yang akan diterbitkan di masamendatang adalah standar implementasi
untuk kegiatan assurance (A), standar implementasi untuk kegiatan consulting (C),
standarimplementasi kegiatan investigasi (I), dan standar implementasiControl Self
Assessment , hal ini juga lebih besar jika dibandingkan dengan perusahaan lain yang
mempunyai jumlah nilai piutang yang sama tetapi terdiri dari debitur yang banyak
dengan nilai piutang yang relatif kecil.
Dalam perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang, sediaan umumnya
mempunyai arti penting, baik bagi posisi keuangan maupun hasil usaha perusahaan,
sehingga secara relatif sediaan memerlukan perhatian auditor yang lebih besar
dibandingkan dengan sediaan dalam perusahaan jasa. Begitu pula, piutang
umumnya memerlukan perhatian yang lebih besar dibandingkan dengan premi
asuransi dibayar di muka.
5. Pertimbangan atas risiko audit berkaitan erat dengan sifat audit. Transaksi kas
umumnya lebih rentan terhadap kecurangan jika dibandingkan dengan transaksi
sediaan, sehingga audit atas kas harus dilaksanakan secara lebih konklusif, tanpa
harusmenyebabkan penggunaan waktu yang lebih lama. Transaksi dengan pihak
tidak terkait biasanya tidak diperiksa serinci pemeriksaan terhadap transaksi antar
bagian dalam perusahaan atau transaksi dengan pimpinan perusahaan dan
karyawan, yang tingkat kepentingan pribadi dalam transaksi yang disebut terakhir ini
sulit ditentukan. Pengendalian intern terhadap lingkup audit mempengaruhi besar
atau kecilnya risiko salah saji terhadap prosedur audit yang dilaksanakan oleh
auditor. Semakin efektif pengendalian intern, semakin rendah tingkat risiko
pengendalian.

Ika Meilinda / 1501145253 / LC53


Untuk saudara menjadi seorang auditor yg profesional maka pada saat saudara mendapat
tugas audit, saudara harus tahu apa yg dilakukan terkait dengan standar audit, jelaskan
apa yg diimplementasikan ?
Yang harus diimplementasikan adalah Standar Auditing Yang berlaku Umum.
Standar Auditing yang berlaku umum (Standar Auditing yang ditetapkan IAI) merupakan
pedoman bagi auditor dalam menjalankan tanggung jawab profesionalnya. Standar-standar
ini merupakan dan meliputi pertimbangan mengenai kualitas professional mereka seperti
keahlian dan independensi, persyaratan dan pelaporan serta bahan bukti. Pedoman utama
adalah sepuluh standar auditing atau 10 generally auditing standards. Sejak disusun oleh
American Institute of Certified Public Accountant (AICPA) tahun 1947 dan diadaptasi oleh IAI
di Indonesia sejak 1973 dan sekarang disebut Standar Auditing yang ditetapkan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia (SA-IAI) kecuali untuk perubahan-perubahan kecil, namun bentuknya
tetap sama. Standar-standar ini tidak cukup spesifik untuk dapat dipakai sebagai pedoman
kerja oleh auditor tetapi menggambarkan suatu kerangka (framework) sebagai landasan
interpretasi oleh AICPA atau IAI. Ke 10 standar tersebut adalah:
Standar Umum
1. Audit harus dilaksanakan oleh seseorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan
teknis cukup sebagai auditor.
2. Dalam semua hal yang berhubungan dengan penugasan, independensi dalam sikap
mental harus dipertahankan oleh auditor.
3. Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya, auditor wajib menggunakan
kemahiran profesionalisnya dalam cermat dan seksama.
Standar Pekerjaan Lapangan
4. Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan, asisten harus
disupervisi dengan semestinya.
5. Pemahaman yang memadai atas struktur pengendalian intern harus diperoleh
untk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang
harus dilakukan.
6. Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi,
pengamatan, pengajuan pertanyaan dan konfirmasi sebagai dasar yang memadai untuk
menyatakan pendapat atas laporan keuangan yang diaudit.
Standar Pelaporan

7. Laporan audit harus menyatakan apakah laporan keuangan telah disusun sesuai
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
8. Laporan audit harus menunjukkkan keadaan yang didalamnya prinsip akuntansi
tidak secara konsisten diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan periode berjalan
dalam hubungannya dengan prinsip akuntansi yang diterapkan dalam periode sebelumnya.
9. Pengungkapan informatif dalam laporan keuangan harus dipandang memadai kecuali
dinyatakan lain dalam laporan audit.
10. Laporan audit harus memuat suatu pendapat mengenai laporan keuangan secara
menyeluruh atau suatu asersi bahwa pernyataan demikian tidak dapat diterima.