Anda di halaman 1dari 2

Pemeriksaan Rumple Leed Test

(Tourniquet Test)
Rumple leed test adalah salah satu cara yang paling mudah dan cepat untuk menentukan
apakah terkena demam berdarah atau tidak. Rumple leed adalah pemeriksaan bidang
hematologi dengan melakukan pembendungan pada bagian lengan atas selama 10 menit
untuk uji diagnostik kerapuhan vaskuler dan fungsi trombosit. Prosedur pemeriksaan Rumple
leed tes yaitu:
1. Beritahu pasien tindakan yang akan dilakukan.
2. Pasang manset spignomanometer dilengan atas 2 jari dari fossa cubiti. Tentukan
tekanan systole dan diastole. Jumlah tekanan systole dan diastole dibagi dua.
3. Pertahankan tekanan selama 10 menit.
4. Lepas ikatan dan tunggu sampai tanda-tanda statis darah hilang kembali. Statis darah
telah berhenti jika warna kulit pada lengan yang telah diberi tekanan tadi kembali lagi
seperti warna kulit sebelum diikat.
5. Cari dan hitung jumlah petechie yang timbul dalam lingkaran bergaris tengah 5 cm
kira-kira 4 cm distal dari fossa cubiti.
Catatan:
- Jika ada > 10 petechie dalam lingkaran bergaris tengah 5 cm kira-kira 4 cm distal
dari fossa cubiti test Rumple Leede dikatakan positif. Seandainya dalam lingkaran
tersebut tidak ada petechie, tetapi terdapat petechiae pada distal yang lebih jauh
daripada itu, test Rumple Leede juga dikatakan positif.
- Warna merah didekat bekas ikatan tensi mungkin bekas jepitan, tidak ikut diikut
sebagai petechie.
- Pasien yg tek darahnya tdk diketahui, tensimeter dapat dipakai pada tek 80
mmHg.
- Pasien tidak boleh diulang pada lengan yang sama dalam waktu 1 minggu.

Derajad laporan :
( - ) = tidak didapatkan petechiae.
(+1) = timbul beberapa petechie dipermukaan pangkal lengan.
(+2) = timbul banyak petechie dipermukaan pangkal lengan.
(+3) = timbul banyak petechie diseluruh permukaan pangkal lengan, telapak tangan &
muka.
(+4) = banyak sekali petechie diseluruh permukaan lengan, telapak tangan, jari &
muka.
- Ukuran normal: negative atau jumlah petechiae tidak lebih dari 10.