Anda di halaman 1dari 12

Sistem Pengendalian Manajemen

Case Study: Whiz Calculator Company

Disusun oleh kelompok 1 :


1.
2.
3.
4.

Destia Dewi Prima Diatri`


Devia Indah Yanuarti
Ika Tunjung Pratiwi
Isna Fauziah Rusdiana

F0310020
F0310021
F0310043
F0310045

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
2013

LATAR BELAKANG KASUS

Perusahaan Whiz Calculator merupakan perusahaan yang memproduksi kalkulatorkalkulator elektronik yang dijual melalui kantor cabangnya ke pedagang besar, ritel dan
secara langsung ke pemerintah serta industri pengguna. Kebanyakan produknya
berjenamakan Whiz diiklankan secara nasional. Perusahaan ini merupakan terbesar nomor
satu di industrinya.
Pada bulan Agustus, Bernard Riesman terpilih menjadi presiden dari perusahaan
Whiz Calculator. Riesman sudah bekerja di perusahaan selama 5 tahun dan untuk 2 tahun
sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden manufaktur.
Setelah menjabat sebagai presiden, Riesman mengadakan konferensi dengan
pengendali untuk mendiskusikan tentang pengendalian anggaran. Ia berpikir metode lama
dalam perencanaan dan pengendalian biaya penjualan tidak memuaskan. Oleh karena itu,
ia meminta pengendali untuk membuat sistem baru yang memiliki pengendalian yang
lebih baik atas biaya.

Metode lama penganggaran biaya penjualan menerapkan basis tetap atau


yang ditetapkan. Adapun proses pembuatan anggaran metode lama ini adalah:

1. Setiap Oktober, departemen akuntansi mengirim catatan biaya aktual departemen


atau cabang-cabang tahun sebelumnya dan tahun sekarang sampai Oktober ke
masing-masing manajer cabang dan manajer lainnya yang berada di bawah
departemen penjualan.
2. Dengan berpandu pada catatan ini dan perkiraan penjualan tahun depan serta
penilaian manajer, pemimpin cabang akan membuat dan menyerahkan perkiraan
biaya untuk tahun berikutnya.
3. Perkiraan ini diberikan pada manajer penjualan yang memimpin semua penjualan
cabang. Ia menentukan apakah anggaran tersebut wajar atau tidak dan menelusuri
item yang meragukan dengan koresponden.

4. Setelah disetujui oleh manajer penjualan, perkiraan biaya penjualan tersebut


diserahkan pada manajer pemasaran, Paula Melmed. Ia yang bertanggung jawab
atas aktivitas penjualan, promosi dan pergudangan.

5. Melmed akan mendiskusikan perkiraan biaya penjualan dengan manajer-manajer.


Setelah semua perbedaan direkonsiliasi, ia mengabungkan perkiraan biaya semua
cabang menjadi sebuah anggaran biaya penjualan.

6. Anggaran ini disampaikan ke komite anggaran untuk persetujuan terakhir. Untuk


tujuan pengendalian, anggaran tersebut dibagi 12 dengan jumlah yang sama
dimana biaya aktual akan dibandingkan setiap bulan dengan angka yang ada di
anggaran.
Riesman percaya bahwa ada dua kelemahan terbesar dari metode lama ini dalam
penetapan anggaran biaya penjualan :

1. Mustahil bagi seseorang untuk memastikan kewajaran perkiraan yang dibuat oleh
banyak kepala departemen. Biaya penjualan dari tahun sebelumnya tidak
merupakan standar yang sesuai untuk penilaian perkiraan biaya karena kondisi
penjualan tidak pernah sama dalam dua tahun yang berbeda. Perbedaan yang jelas
adalah pekerjaan yang harus dilaksanakan. .
2.

Kondisi penjualan yang sering berubah ketika anggaran sudah diadopsi, tapi tidak
ada ketentuan untuk membuat perubahan cocok dalam anggaran biaya penjualan.
Perusahaan tidak memiliki hubungan yang logis antara penjualan dengan biayanya
sehingga mustahil untuk memperkirakan tambahan biaya yang terjadi ketika
penjualan meningkat.

PERUMUSAN MASALAH
Metode baru yang diusulkan oleh pengendali menggunakan basis biaya tetap dan
biaya variabel. Biaya tetap Whiz Calculator dapat ditentukan dari biaya yang terjadi pada
saat minimum penjualan yaitu sekitar 65% kapasitas pabrik sekarang. Perusahaan juga
memperhitungkan berapa besar biaya tetap yang terjadi. Selisih antara total biaya dengan
biaya tetap adalah biaya variabel. Kemudian formula biaya dibentuk dengan menggunakan
persamaan regresi.

Adapun yang menjadi pokok permasalahan dalam kasus ini adalah :

1. Dari tampilan 1 dan 3, Tentukan termasuk kategori manakah setiap item penjualan
yang ada:
a. Variabel terhadap volume penjualan
b. Sebagian variabel terhadap volume penjualan
c. Variabel terhadap faktor lainnya, atau
d. Tidak berhubungan sama sekali terhadap volume output.

2. Hubungan apa yang anda simpulkan dalam pertanyaan 1 yang merupakan jenis
sistem anggaran yang paling tetap?

3. Haruskah sistem anggaran pengeluaran penjualan yang diusulkan diterapkan?


Mengapa?

4. Saran lain apa yang Anda miliki untuk sistem laporan pengeluaran penjualan bagi
perusahaan Whiz Calculator?

ANALISIS DAN PEMBAHASAN


Tampilan 1
Laporan anggaran yang sekarang digunakan
Manajer :
N.L.
Darden

Kinerja penjualan dan pengeluaran cabang A

Penjualan bersih
Gaji manajer
Gaji pegawai kantor
Kompensasi tenaga
penjualan
Beban perjalanan
Alat tulis, perlengkapan
kantor
Biaya pos
Lampu dan pemanas
Langganan dan iuran
Sumbangan
Beban iklan (lokal)
Pajak jaminan sosial
sewa
depresiasi
Pengeluaran cabang
lainnya
Total

Anggaran

Bulan ini
Aktual

310100
2500
1450
15500

261000
2500
1432
13050

Di atas/
di
bawah
49000
18
2450

Persentase
penjualan
0.96
0.55
5.00

Di atas/ di
bawah
tahun ini
70040
1517
3502

3420
1042

3127
890

293
152

1.20
0.34

1012
360

230
134
150
125
2900
1303
975
762
2551

262
87
112
2700
1138
975
762
2426

32*
47
38
125
200
165
125

0.10
0.03
0.04
0.00
1.03
0.44
0.37
0.29
0.93

21
128
26
130
1800
133
247

33042

29461

3581

11.29

4512

Tampilan 3
Laporan anggaran yang diajukan oleh kontroler
Laporan Anggaran Pengeluaran

Faktor anggaran
Pengeluaran Pengeluaran
tetap
variabel
Penjualan
bersih
Gaji manajer
Gaji pegawai
kantor
Kompensasi
tenaga
penjualan
Beban
perjalanan
Alat tulis,
perlengkapan
kantor
Biaya pos
Lampu dan
pemanas
Langganan
dan iuran
Sumbangan
Beban iklan
(lokal)
Pajak
jaminan
sosial
sewa
depresiasi
Pengeluaran
cabang
lainnya
Total

Bulan ini
Anggaran aktual
fleksibel
261000

261000

Cabang A
Manajer :
N.L.Darden
Bulan : Oktober
Tahun ini
Di atas Di atas /
/ di
di
bawah bawah

2500
139

0.0041

2500
1209

2500
1432

223

0.0500

13050

13050

568

0.0087

2839

3127

288

282

0.0026

961

890

71

47
134

0.0006
-

204
134

262
87

58
47

10

0.0005

141

112

29

20
35

0.0003
0.0100

98
2645

2700

98
55

177

0.0036

1117

1138

21

975
762
318

0.0076

975
762
2426

975
762
2426

124

5967

0.0880

29461

29461

524

1. Klasifikasi biaya dari pandangan Whiz Calculator


Berdasarkan data dari tampilan 1 dan 3, item biaya penjualan di cabang A dapat
kita klasifikasikan menjadi :
a. Variabel terhadap volume penjualan : kompensasi tenaga penjualan
b. Sebagian variabel terhadap volume penjualan : gaji pengawai kantor, biaya
transportasi, perlengkapan kantor, biaya pos, biaya iklan, pajak jaminan sosial,
lampu dan pemanas, langganan, dan iuran, sumbangan
c. Variabel terhadap beberapa faktorlain : -d. Tidak berhubungan sama sekali terhadap volume output : gaji manajer, sewa,
depresiasi

2. Hubungan apa yang anda simpulkan dalam pertanyaan 1 yang merupakan jenis
sistem anggaran yang paling tetap?

Pemisahan komponen biaya penjualan pada metode baru tidaklah akurat. Hal
ini dikarenakan untuk komponen variabelnya hanya menggunakan driver berupa dolar
penjualan saja. Walaupun lebih mudah karena hanya menggunakan satu driver saja,
tidak semua biaya variabel yang terjadi dipengaruhi oleh driver tersebut. Item-item
biaya yang komponen variabel yang belum tentu ditentukan oleh besar dolar penjualan
antara lain :
1. Gaji pengawai kantor : Biaya ini termasuk biaya campuran dan perlu dilihat
apakah volume penjualan akan mempengaruhi besar komponen variabel
biaya ini. Jika komponen variabel gaji pengawai kantor ini dihitung
berdasarkan jam kerja lembur maka penggunaan driver penjualan adalah
tidak tepat.
2. Sumbangan : Biaya jenis ini termasuk biaya kebijakan dimana besarnya
ditetapkan oleh manajer. Dari tampilan dapat dilihat walaupun ada di
anggaran tapi tidak ada sumbangan di aktual. Perusahaan perlu menetapkan
kebijakan sumbangannya. Jika besar sumbangan terdiri dari dua komponen
yaitu jumlah tetap dan jumlah variabel sebesar berapa % dari penjualan
maka sumbangan termasuk biaya campuran.

3. Langganan dan iuran : Perlu diteliti lebih lanjut apakah ada komponen tetap
dan variabel yang mempengaruhi besar biaya ini. Untuk langganan
biasanya sudah ada harga tetap. Selain itu, harus diteliti lebih lanjut apakah
driver dari komponen variabelnya. Jika komponen variabel langganan dan
iuran dikenakan berdasarkan driver lain selain dolar penjualan seperti
jumlah pesanan maka penggunaan driver dolar penjualan akan tidak akurat.
4. Selain itu, biaya lainnya seperti biaya transportasi, perlengkapan kantor,
iklan, pajak keamanan sosial dan biaya lain-lainnya juga harus diteliti
faktor apa yang menentukan besar biaya tersebut serta memisahkan antara
bagian tetap dan variabel secara akurat. Jika komponen variabel biaya tidak
terpengaruh oleh dolar penjualan, maka formula biaya akan tidak akurat.
5. Untuk biaya gaji manajer, lampu dan panas, depresiasi, sewa termasuk
biaya tetap dan kompensasi tenaga penjualan termasuk biaya variabel
dengan dolar penjualan.

3. Haruskah sistem anggaran pengeluaran penjualan yang diusulkan diterapkan?


Mengapa?
Menurut kelompok kami, usulan dari controller mengenai sistem anggaran
yang baru sebaiknya dijalankan. Karena sistem anggaran yang lama memiliki lebih
memiliki kekurangan, yaitu:
a. Sulit memastikan kewajaran anggaran yang dibuat oleh berbagai manajer.
b. Tidak adanya hubungan logis untuk menyesuaikan penjualan dengan biaya
sehingga anggaran bersifat statik.
c. Tidak adanya pemisahan yang jelas komponen tetap dan variabel dari biaya.
Pada penggunaan sistem yang lama, manajer memperkirakan berapa besar
biaya untuk penjualan tahun berikutnya dengan berdasarkan catatan biaya sebelumnya
dan berdasarkan penilaiannya. Namun karena penjualan tidak stabil tiap tahunnya
membuat perkiraan manajer tidak akurat.
Sedangakan penetapan sistem anggaran yang baru memilki kelebihan antara lain :
a. Terdapat pemisahan antara biaya variabel dan tetap. Walaupun pemisahaan belum
akurat tapi lebih baik dibandingkan tidak ada pemisahan sama sekali.

b. Anggaran yang fleksibel dibandingkan metode anggaran yang lama yang


menerapkan angaran statik yang dapat menyebabkan perbandingan antara
anggaran dengan aktual yang memiliki tingkat penjualan yang berbeda.
c. Metode baru lebih akurat.
Walaupun sistem baru yang diajukan ini tidak terlepas dari kekurangan, sistem
ini masih lebih baik, lebih akurat dan lebih berguna untuk perusahaan Whiz Calculator
jika dibandingkan dengan sistem lama. Oleh karena itu, kelompok kami setuju akan
penerapan sistem anggaran baru ini di perusahaan Whiz.
4. Pertimbangan metode penganggaran baru
Sistem anggaran lama perusahaan Whiz Calculator memiliki kekurangan berupa:
1. sulit untuk dipastikan kewajaran anggaran yang dibuat oleh berbagai manajer,
tidak adanya hubungan logis untuk menyesuaikan penjualan dengan biaya
sehingga anggaran bersifat statik dan tidak adanya pemisahan yang jelas
komponen tetap dan variabel dari biaya. Manajer memperkirakan berapa besar
biaya untuk penjualan tahun berikutnya dengan berdasarkan catatan biaya
sebelumnya dan berdasarkan penilaiannya. Namun kondisi penjualan yang
tidak sama dari tahun ke tahun membuat perkiraan manajer tidak akurat.
2. Sedangkan di metode penganggaran yang baru ini sudah lebih baik daripada
metode lama dimana terdapat kelebihan dan kekurangan seperti:
3. Sudah ada pemisahan komponen tetap dan variabel dari biaya. Walaupun
pemisahaan belum akurat tapi lebih baik dibandingkan tidak ada pemisahan
sama sekali. Pengendali perusahaan juga merencanakan untuk mencari ukuran
penyebab yang lebih tepat dalam menjelaskan variasi dalam biaya penjualan
setelah ia memiliki kesempatan untuk mempelajarinya dalam periode lama.
4. Sudah ada anggaran yang fleksibel dibandingkan metode lama yang
menerapkan angaran statik yang dapat menyebabkan perbandingan antara
anggaran dengan aktual yang memiliki tingkat penjualan yang berbeda.

5. Metode baru lebih akurat. Hal ini dapat dilihat dari anggaran lama terjadi
penyimpangan anggaran sebesar 3.581 sedangkan di metode baru hanya
sebesar 524.
6. Sistem baru ini tidak mengambarkan hal-hal seperti pengaruh ukuran pesanan
atas biaya, kesulitan penjualan di daerah tertentu, perubahan psikologi pembeli
dan sebagainya. Hal ini disebabkan driver yang digunakan untuk komponen
variabel berupa dolar penjualan. Contohnya biaya angkut tidak bisa kita
tentukan dari dolar penjualan. Biaya ini tergantung pada berapa kali terjadinya
pengangkutan. Untuk penjualan yang sama bisa saja terjadi biaya angkut yang
berbeda karena adanya perbedaan ukuran pesanan. Ukuran pesanan yang besar
mengkonsumsi biaya yang lebih sedikit dari ukuran kecil.
Walaupun sistem baru yang diajukan ini masih ada terdapat kekurangan, tapi
sistem ini sudah lebih baik, lebih akurat dan lebih berguna untuk perusahaan Whiz
Calculator jika dibandingkan dengan sistem lama. Oleh karena itu, penulis setuju akan
penerapan sistem anggaran baru ini di perusahaan Whiz.

7. Saran
Dari system anggran tetap pengendali perusahaan mengajukan sistem anggaran
baru yang sudah fleksibel dan ada pemisahan biaya tetap dan variabel. Walaupun
masih terdapat kekurangan pada system baru, sistem ini masih lebih akurat
dibandingkan dengan sistem lama. Oleh karena itu, Whiz Calculator sebaiknya
menerapkan sistem baru ini dan terus memperbaiki system tersebut. Adapun saran
perbaikan yang dapat diberikan kepada perusahaan Whiz Calculator adalah :
1. Penyusunan anggaran dengan bottom-up. Penyusunan anggaran ini membawa
perasaan memiliki dan memberikan motivasi untuk mencapai target, meskipun
nantinya anggaran semula tersebut diperketat karena perlunya koordinasi dan
pencapaian hasil yang diinginkan untuk kepentingan perusahaan.
2. Anggaran harus ditetapkan secara realistis dan tidak mengandung anggaran
yang berlebihan atau anggaran yang kendur (budget slack).
3. Perlunya pemisahan antara komponen biaya tetap dan variabel yang lebih
akurat.
Driver yang digunakan harus bisa mencerminkan besar konsumsi biaya
sehingga lebih akurat dan lebih mengambarkan hal-hal seperti pengaruh ukuran

pesanan atas biaya, kesulitan penjualan di daerah tertentu, perubahan psikologi


pembeli dan sebagainya .
4. Perlunya lebih banyak penelitian dan percobaan evaluasi biaya tetap tidak
hanya berdasarkan produksi minimum tapi di tingkat biaya sebenarnya.
5. Menerapkan sistem anggaran Zero base review dimana diadakan analisis biaya
secara bergiliran yaitu lima tahun sekali.
6. Diadakan revisi anggaran bila perlu dan untuk memperbarui anggaran secara
sistematis.

Kesimpulan

Perusahaan Whiz Calculator mengalami permasalahan di bidang penganggaran


biaya penjualan. Presiden dari Whiz, Bernard Riesman tidak puas akan sistem
anggaran sekarang karena dianggap tidak bisa dipastikan kewajarannya dan statik.
Oleh karena itu, pengendali perusahaan mengajukan sistem anggaran baru dimana
sudah fleksibel dan ada pemisahan biaya tetap dan variabel. Walaupun masih terdapat
kekurangan pada sistem baru, sistem ini masih lebih akurat dibandingkan dengan
sistem lama. Oleh karena itu, Whiz Calculator sebaiknya menerapkan sistem baru ini
dan terus memperbaiki sistem tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Anthony, Robert N. Govindarajan, Vijay. Management Control Systems Twelfh Edition.
2007. McGraws-Hill Education (Asia).

Hart, Jill. Budgeting Principles Second Edition. 2001. Prentice Hall.