Anda di halaman 1dari 7

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS HALU OLEO


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI

TUGAS
TAMBANG UMUM

NAMA

: MUH. NURHIDAYAT

NIM

: F1G1 12 013

DOSEN

: SARTIKA ST, MT

KENDARI
2014

SOAL
1.

Jelaskan istilah-istilah berikut :

A. Prospeksi

J.

Tambang

S. Masses

B. Eksplorasi

K. Ore

T. Float

C. Development

L. Country rock

U. Overburden

D. Eksploitasi

M. Ganggue mineral

V. Bed rock

E. Mineral

N. Waste

W. Out crop

F. Rock

O. Vein

X. Shaft

G. Bahan galian

P. Shoot

Y. Tunnel

H. Pertambangan

Q. Pay streak

Z. Sump

I.

Penambangan

R. Strike and Dip

2.

Factor-faktor apa saja yang perlu di perhatikan dalam merencanakan tambang terbuka !

3.

Menurut anda apa keterkaitan antara jumlah cadangan dan umur tambang !

4.

Apakah COG harus di buang atau masih menguntungkan ! Mengapa ? Jelaskan .

5.

Apa yang dilakukan seorang mine plan untuk menentukan menentukan metode
penambangan yang di pilih ?
JAWABAN

1.

Arti atau definisi dari istilah-istilah berikut

A. Prospeksi merupakan kegiatan penyelidikan, pencarian dan atau penemuan endapan endapan mineral berharga.
B. Eksplorasi merupakan pekerjaanpekerjaan selanjutnya setelah ditemukannya
endapan mineral berharga yang meliputi pekerjaan pekerjaan untuk mengetahui dan
mendapatkan ukuran, bentuk, letak ( posisi ), kadar rata rata dan jumlah cadangan
dari endapan tersebut
C. Development merupakan pekerjaan pekerjaan untuk membuat lubang lubang
bukaan ke

arah dan di dalam endapan bijih

D. Eksploitasi merupakan pengerjaan penambangannya sendiri, yaitu mengambil dan


membawa mineral mineral berharga dari dalam kulit bumi ke permukaan bumi,
baik dengan penggalian di permukaan tanah maupun di bawah tanah.
E. Mineral merupakan suatu istilah umum untuk semua benda padat anorganik yang
terbentuk di

alam, mempunyai komposisi kimia tertentu dan sifat sifat fisik

yang tetap.
F. Rock (batuan) merupakan kumpulan mineral yang membentuk kulit bumi.
G. Bahan galian merupakan Semua Mineral dan Batuan kecuali mineral logam dan
energi, yang digali dan diproses untuk penggunaan akhir industri dan konstruksi
termasuk juga mineral logam yang bukan untuk dilebur.
H. Pertambangan merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang meliputi pekerjaan
pencarian, penyelidikan, penambangan, pengolahan, penjualan mineral mineral
dan batuan yang memiliki arti ekonomis ( berharga ).
I.

Penambangan merupakan bagian kegiatan usaha pertambangan untuk memproduksi


mineral dan/atau batubara dan mineral ikutannya.

J.

Tambang merupakan suatu bahan galian atau material yang dapat di kelola yang
dapat menghasilkan keuntungan secara ekonomi.

K. Ore (endapan bijih) merupakan endapan dari kumpulan mineral yang dari padanya
dapat diambil ( diekstrak ) satu atau lebih logamnya dengan menguntungkan
berdasarkan keadaan teknologi dan ekonomi pada saat itu.
L. Country rock (batuan samping) merupakan lapisan batuan yang mengelilingi suatu
endapan bijih
M. Ganggue mineral merupakan mineral mineral pengganggu yang tidak berguna
tetapi yang terdapat bersama sama mineral berharaga pada suatu endapan bijih.
N. Waste merupakan batuan yang tidak mengandung mineral berharga atau bagian dari
endapan bijih yang kadarnya sangat rendah.
O. Vein (urat bijih) merupakan suatu daerah mineralisasi yang memiliki bentuk
menyerupai
datar

pipa atau urat yang umumnya miring agak tajam terhadap bidang

P. Shoot merupakan bagian dari urat bijih atau vein dimana kadar

mineral

berharganya lebih tinggi dari sekelilingnya.


Q. Pay streak urat atau bijih pada endapan alluvial.
R. Strike (jurus) merupakan arah mendatar dari suatu endapan atau suatu batuan yang
tegak

lurus dip. Dip merupakan sudut terbesar yang dibentuk oleh suatu endapan

bijih atau lapisan batuan dengan bidang datar.


S. Masses merupakan endapan bijih yang luas dan bentuknya tidak teratur, pada
umumnya

endapan sekunder

T. Float merupakan bagian atau pecahan dari endapan bijih yang tersingkap dan karena
gaya

gaya pelapukan terbawa ke arah lembah.

U. Overburden ( tanah / batuan penutup ) merupakan semua material atau batuan yang
menutupi suatu endapan bijih.
V. Bed rock ( batuan dasar ) merupakan semua material atau batuan yang berada tepat
di bawah suatu endapan bijih.
W. Out crop merupakan bagian dari suatu lapisan batuan atau endapan bijih yang
tersingkap di permukaan bumi, seringkali bagian itu tertutup oleh tanah atau
tumbuh tumbuhan yang tipis sehingga sukar terlihat.
X. Shaft (sumuran) merupakan suatu lubang bukaan vertikal atau miring yang
menghubungkan
sebagai jalan

tambang bawah tanah dengan permukaan bumi dan berfungsi

pengangkutan karyawan, alat alat kebutuhan tambang, ventilasi,

penirisan, dll.
Y. Tunnel (terowongan) merupakan suatu lubang bukaan mendatar atau hampir
mendatar yang menembus kedua belah kaki bukit.
Z. Sump merupakan suatu sumuran dangkal untuk menampung air dimana air kemudian
dipompakan kepermukaan bumi.
2.

Faktor-faktor yang mempengaruhi metode penambangan


1. Karakteristik Spacial dari Endapan
a. Ukuran (dimensi ; tebal/ tinggi endapan)
b. Bentuk (tabular,lentikular,massif, irregular)
c. Attitude (inklinasi/ dip)

d. Kedalaman (nilai; rata-2 &ekstrem, nisbah pengupasan)


2. Kondisi Geologi dan Hidrologi
a. Mineralogi & Petrologi (sulfida vs Oksida)
b. Komposisi Kimia (utama, mineral by produk)
c. Struktur Endapan (lipatan, patahan, diskontinu, intrusi)
d. Bidang Lemah (kekar, fracture, cleavege dlm mineral, cleats dlm batubara)
e. Keuniforman, alterasi, erosi
f. Air tanah dan hidrologi
3. Sifat-2 Geoteknik (mekanika tanah & mekanika Batuan) utk bijih & batuan
sekelilingnya
a. elastik (kekuatan, mondulus elastik, koef poisson, dll)
b. Perilaku plastik atau visko elastik (flow, creep)
c. Keadaan Tegangan (Tegangan awal, induksi)
d. Konsolidasi, kompaksi & kompeten
e. Sifat-2 fisik yg lain (bobot isi, voids, porositas, permeabilitas, rengas bebas,
rengas bawaan)
4. Konsiderasi Ekonomi (factor-2 ini akan mempengaruhi hasuil, investasi, cash
flow, pay back period & keuntungan)
a. Cadangan (Tonase & kadar)
b. Produksi
c. Umur Tambang
d. Produktivitas
e. Perbandingan ongkos penambangan untuk metode ( PAONE penambangan
yg cocok
5. Faktor Teknologi
a. Perolehan Tambang
b. Dilusi (jumlah waste yg dihasilkan dgn bijih)
c. Kefleksibitasan metoda dengan perubahan kondisi
d. Selektivitas metoda utk bijih & waste
e. Konsentrasi/ dispersi perkerjaan

f. Modal, pekerjaan & intensitas mekanisasi


6. Faktor Lingkungan (Mencakup lingk fisik, sosial, pol, ekonomi)
a. Kontrol bawah tanah
b. Penurunan permukaan tanah
c. Kontrol atmosfir (ventilasi, kontrol kualitas, kontrol panas & kelembaban)
d. Kekuatan kerja (pelatihan, recruitment kesehatan dan keselamatan,
kehidupan, kondisi pemukiman.)

3.

Kaitan antara jumlah cadangan dengan umur tambang adalah ketika suatu penambang
melakukan penambangan, kemudian menghitung cadangan dari lahan tambang, maka
penambang tersebut juga dapat menghitung umur dari tambangnya. Misalnya, suatu
perusahaan melakukan usaha pertambangan pada daerah A, lalu menghitung jumlah
dari cadangan yang ada pada lahan yang akan ditambang dan didapatkan jumlah
cadangan sebesar 100.000 ton, ketika perusahaan setiap harinya melakukan eksploitasi
dan mendapatkan 10 ton setiap hari, maka perusahaan dapat memperkirakan cadangan
dari lahan tambang akan habis sekitar 27 tahun yang akan datang. Jadi cadangan
dengan umur tambang saling berkaitan erat.

4.

Cut off Grade mempunyai 2 (dua) pengertian, yaitu :


a.

Kadar endapan bahan galian terendah yang masih memberikan keuntungan


apabila ditambang.

b.

Kadar rata-rata terendah dari endapan bahan galian yang masih memberikan
keuntungan apabila endapan tersebut ditambang.

Ketika suatu bahan galian masih memiliki kadar yang dapat ditambang sehingga
menguntungkan, maka suatu usaha tambang dapat menambangnya.
5.

Yang Harus Dilakukan Seorang Mine Plain Adalah :

1. Pelaksanaan dan Hasil Perencanaan Konseptual Tambang


- Langkah-Langkah
- Batas ultimate (Koordinat ,Kedalaman) Lokasi
- Luas ultimate

- Volume ultimate (Cadangan tertambang, Waste)


- Rancangan Geometri tambang ultimate dan timbunan ultimate
- Rancangan interior tambang (Geometri)
- Rencana Urut-urutan penambangan dan penimbunan, penumpukan
- Rancangan produk (secara unik)
- Jadwal Produksi Jadwal Pemasaran
- Umur tambang
- Biaya (Investasi dan Operasi)
- Kemampulabaan
2. Penerapan Rencana Konseptual
Pelaksanaan dan Hasil Perencanaan Rinci Tambang
- Langkah-langkah
- Batas Blok, Subblok (5 thn, 1 thn, bulanan)
- Luas Blok
- Volume Blok
- Rancangan geometri subblok (gali-angkut-timbun)
- Rancangan interior subblok (gali-angkut-timbun)
- Rancangan produk rinci
- Jadwal produksi Jadwal Pemasaran Rinci
- Alat Rinci
- Penunjang
- Biaya Rinci
- Kemampulabaan