Anda di halaman 1dari 4

Mengenal SIMAN (Sistem Informasi

Manajemen Aset Negara)


Ditulis oleh Tim Pengembang SIMAN pada Sen, 16/06/2014 - 14:51
A. PENGERTIAN SIMAN
Merupakan aplikasi yang digunakan untuk mendukung proses pengelolaan BMN, yang
meliputi perencanaan, penggunaan, pemanfaatan, pemeliharaan, penatausahaan,
penghapusan, dan pemindahtanganan aset negara berbasis internet yang dapat diakses
oleh Pengelola dan Pengguna.

B. TUJUAN SIMAN
1. Proses pengelolaan BMN menjadi lebih cepat, efisien dan terdokumentasi secara
digital.
2. Proses pengelolaan BMN dapat dimonitor secara online oleh Pengguna dan
Pengelola.
3. Melengkapi data BMN untuk kebutuhan manajemen aset.
4. Mengintegrasikan proses pengelolaan BMN kedalam satu sistem.

C. USER SIMAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Unit Akuntansi Pengguna Barang (UAPB)


Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang Eselon 1 (UAPPB-E1)
Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang Wilayah (UAPPB-W)
Unit Akuntansi Kuasa Pembantu Pengguna Barang (UAKPB)
Kantor Pusat DJKN
Kantor Wilayah DJKN
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL)

D. HUBUNGAN SIMAK BMN DAN SIMAN


Data SIMAN bersumber dari data SIMAK BMN. SIMAN menyiapkan fitur untuk
melengkapi data SIMAK BMN dengan atribut aset dalam rangka mendukung
pengelolaan Barang Milik Negara, seperti: identitas aset, riwayat pengelolaan, riwayat
pemeliharaan, riwayat penilaian, riwayat pemakai, riwayat mutasi, lokasi posisi GPS,
foto dan dokumen digital.
E. PERBANDINGA SIMAK BMN DAN SIMAN
SIMAK BMN dengan SIMAN saling berkaitan, karena SIMAK BMN merupakan
sumber data dari SIMAN. Perbandingan SIMAK BMN dan SIMAN adalah sebagai
berikut:

F. MEKANISME PEMBENTUKAN DATABASE SIMAN


1. Data Awal SIMAN berasal dari data hasil rekonsiliasi tingkat Satuan Kerja antara
KPKNL dan UAKPB pada rekonsiliasi BMN Semester II Tahun 2013.
2. Pemuktahiran data dari SIMAK BMN ke SIMAN yang dapat dilakukan setiap saat.
3. Rekonsiliasi BMN tingkat Satuan Kerja.

G. FITUR-FITUR SIMAN
Fitur SIMAN merupakan layanan-layanan yang terkait dengan pengelolaan BMN, yang
meliputi :
1 Perencanaan Kebutuhan BMN
a. Pengguna, untuk menyusun perencanaan kebutuhan pengadaan dan pemeliharaan
BMN
b. Pengelola, untuk menganalisa dan penyetujui usulan perencanaan kebutuhan
BMN
2 Permohonan Penggunaan, Pemanfaatan, Pemindahtanganan dan Penghapusan
BMN
a. Pengguna Barang, untuk menyusun permohonan.
b. Pengelola Barang, untuk menerima, menganalisis dan menyetujui/menolak
permohonan.
c. Monitoring proses permohonan.
3 Master Asset
Merupakan data aset yang bersumber dari data SIMAK BMN. SIMAN menyiapkan fitur
untuk melengkapi data SIMAK BMN dengan atribut aset dalam rangka mendukung
pengelolaan Barang Milik Negara, seperti: identitas aset, riwayat pengelolaan, riwayat
pemeliharaan, riwayat penilaian, riwayat pemakai, riwayat mutasi, lokasi posisi GPS,
foto dan dokumen digital.
4 Monitoring Aset
a. Pengguna, untuk mencetak laporan aset

b. Pengelola, untuk mencetak laporan aset


5 Penelusuran Asset
a. Penelusuran lokasi, nilai, dll
b. Analisis BMN
6 Penatausahaan BMN Yang Menjadi Underlying Asset SBSN
a. Merekam KMK dan menandai BMN yang telah menjadi Underlying Asset SBSN
b. Penatausahaan Daftar Nominatif Aset
7 Pemuktahiran Aset
a. Pengguna, untuk melakukan pemuktahiran Data SIMAN yang bersumber dari
transaksi SIMAK dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan
Rekonsiliasi BMN tingkat Satker dan Wilayah secara mandiri.
b. Pengelola, dapat digunakan sebagai alat bantu analisis dan dan memberikan
persetujuan Rekonsiliasi BMN tingkat Satker dan Wilayah.
8 Inventarisasi
a. Mencetak Kertas Kerja Inventarisasi
b. Cetak laporan inventarisasi BMN
9 Pengawasan dan Pengendalian
a. Pengguna, untuk merekam tindak lanjut surat keputusan yang diterbitkan oleh
Pengelola dan mencetak laporan Wasdal.
b. Pengelola, untuk memonitoring tindak lanjut surat keputusan yang diterbitkan
oleh Pengelola dan mencetak laporan Wasdal.
10 Penatausahaan Asset Idle (Pengelola)
a. Penatausahaan BMN yang terindikasi Idle.
b. Penatausahaan Asset Idle.
c. Pembuatan Laporan Asset Idle.

Anda mungkin juga menyukai