Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Macam dan Pemilikan Institusi


The Majesty Hotel & Apartment merupakan salah satu hotel bintang 4
di Bandung yang mulai beroperasi sejak tahun 2004. Hotel ini berada di Jalan
Prof. Drg. Surya Sumantri, Setrasari Bandung. Status kepemilikan hotel ini
berasal dari dalam negeri, pemiliknya yaitu Ny. Susiani Marjono. The
Majesty Hotel & Apartment ini merupakan salah satu unit yang dimiliki oleh
sebuah perusahaan yang bernama PT. Bandung Inti Kharisma (BAIK) yang
berdiri sejak tahun 2001. Sementara itu, Galeri Cimbuleuit Hotel &
Apartment merupakan unit dari PT. Dwi Tunggal. The Majesty Hotel &
Apartment, Grand Setiabudi Hotel & Apartment, Galeri Cimbuleuit Hotel &
Apartment, ketiganya merupakan properti yang juga dikelola oleh PT. Best
Image Hotels & Residences (BIRD) yang juga merupakan bagian dari PT.
BAIK, yang ke depannya akan menjadi konsultan manajemen untuk
apartemen-apartemen lainnya. Untuk hotel dan apartemen yang pertama kali
dibangun adalah The Majesty Hotel & Apartment, yang kedua adalah Grand
Setiabudi Hotel & Apartment lalu berikutnya adalah Galeri Cimbuleuit Hotel
& Apartment. Maka, The Majesty Hotel & Apartment merupakan hotel dan
apartemen pertama yang didirikan.
The Majesty Hotel & Apartment terdiri atas 16 lantai dengan 2
basement dan 350 unit yang terdiri atas 77 hotel dan 273 apartmen. The
Majesty Hotel & Apartment adalah hotel dan apartemen pertama yang
mempunyai nuansa modern classic bertemakan The Executive Live serta
memberikan

pelayanan

Exclusive

bagi

pemilik

apartemen

maupun

pengunjung tamu hotel yang menginap. Dengan demikian, pemiliki


apartemen dan tamu hotel dapat merasakan kenyamanan bila tinggal di The
Majesty Hotel & Apartment.
a. Visi BIRD Management
Menjadi Perusahaan Management Service yang mengelola Hotel dan
Apartemen yang memiliki kualitas pelayanan bertaraf bintang 5.

b. Misi BIRD Management


1. Meningkatkan mutu pelayanan di semua Hotel dan Apartemen
yang

dikelola

dengan

memastikan

semua Standard

Operating

Procedure diimplementasikan secara benar dan berkesinambungan,


sehingga menghasilkan pelayanan prima ( Service Excellence).
2. Memiliki Karyawan dengan komposisi strategis dengan menjalankan
Career Development sehingga karyawan dapat berkembang secara
sinergi bersama Group Perusahaan.
3. Membuat

strategi

mengutamakan

promosi,

kualitas

marketing

untuk

dan

menghasilkan

penjualan

dengan

keuntungan

yang

maksimal.
4. Memastikan bahwa gedung yang dikelola dalam kondisi terawat
baik serta mencanangkan program penghijauan (Go Green) dan
penghematan energi (Saving Energy).

c. Struktur Organisasi Hotel The Majesty Bandung


Struktur organisasi merupakan acuan organisasi untuk menentukan
posisi, pembagian tanggung jawab, wewenang dan fungsi kerja secara
tepat dan jelas, sehingga aktivitas dan tujuan yang telah ditetapkan
oleh perusahaan dapat dilaksanakan dengan benar. Struktur organisasi
juga menunjukan suatu tingkatan hierarki, dimana dalam struktur
dapat diketahui hubungan antara bagian yang satu dengan yang
lainnya,

hubungan

antara

memperlihatkan struktur

atasan

organisasi,

dengan
maka

bawahan.
setiap

Dengan

orang

dapat

mengetahui tugas, wewenang dan tanggung jawab masing-masing.


Struktur organisasi yang terdapat di hotel adalah garis dan
staff, dimana pimpinan bertanggung jawab secara langsung terhadap
bawahannya, koordinasi antar bagian mudah dijalankan dan adanya
pemisahan fungsi yang jelas antara pegawai dalam melakukan tugas
tugas pokok dan tugas tugas penunjang.

Gambar 1
Struktur Organisasi Hotel The Majesty Bandung

d. Produk Hotel The Majesty Bandung


Produk produk yang ditawarkan oleh Hotel The Majesty Bandung
antara lain:
1. Kamar penginapan :
a) Deluxe room
Merupakan jenis kamar

yang

didalamnya

terdapat

dua

didalamnya

terdapat

dua

tempat tidur yang baik untuk dua orang.


b) Junior suit
Merupakan jenis kamar

yang

tempat tidur yang baik untuk dua orang dan sebuah ruang tamu
yang nyaman.
c) Executive suite
Merupakan jenis kamar yang didalamnya terdapat dua ruang
tidur yang terdiri dari satu tempat tidur berukuran besar dan
tempat tidur tunggal serta sebuah ruang tamu yang nyaman.
d) Family suite

Merupakan jenis kamar yang didalamnya terdapat sebuah


ruang tamu, ruang makan, dapur, dan dua ruang tidur yang terdiri
dari satu tempat tidur berukuran besar serta tempat tidur tunggal.
e) Superior suite
Merupakan jenis kamar yang didalamnya terdapat sebuah
ruang tamu, ruang makan, dapur, dan tiga ruang tidur yang terdiri
dari dua tempat tidur berukuran besar serta tempat tidur tunggal.
f) Grand suite
Merupakan jenis kamar yang didalamnya terdapat sebuah
ruang tamu, ruang makan, dapur, dan tiga ruang tidur yang terdiri
dari satu tempat tidur berukuran besar, tempat tidur kembar serta
tempat tidur tunggal.
g) Executive grand suite
Merupakan jenis kamar yang didalamnya terdapat sebuah
ruang tamu, ruang makan, dapur, dan tiga ruang tidur yang terdiri
dari tiga tempat tidur berukuran besar dan tempat tidur tunggal.
Semua kamar dilengkapi dengan fasilitas fasilitas seperti : AC,
TV Kabel, Telepon, Toilet pribadi, kamar mandi, koneksi
internet, mesin pembuat kopi / the dan pengering rambut.

2. Food and beverage


Selain penginapan Hotel The Majesty juga menyediakan
beberapa paket menu makanan dan minuman seperti Wedding
package, Meeting package, Gathering dan Stall.

3. Fasilitas Pendukung
Hotel The Majesty memiliki fasilitas pendukung seperti
Swimming
fasilitas

pool, Fitness
tersebut

center dan Conference

bertujuan

untuk

room. Adanya

memenuhi

konsumennya sehingga mereka merasa nyaman dan puas.

kebutuhan

1.2 Macam dan Jumlah Klien yang Dilayani


Jumlah klien yang dilayani setiap tahunnya dapat dilihat dari jumlah
unit atau kamar yang terisi, dimana setiap tahunnya kamar atau unit yang
terisi sekitar 75%. Di hotel majesty terdapat 97 unit, sehingga dapat
diperkirakan unit yang terisi sekitar 70-73 unit. Sedangkan macam klien yang
dilayani adalah klien yang berasal dari dalam negeri maupun yang berasal
dari luar negeri. Klien tersebut dapat berupa keluarga, pasangan, individu
maupun kalangan pebisnis.

1.3 Macam dan Jumlah Tenaga Kerja


Jumlah pegawai tetap yang saat ini bekerja di Hotel The Majesty adalah 87
orang. Dengan latar pendidikan pegawai mulai dari lulusan SMK/SMA
sampai dengan S1. Untuk bagian pengawasan pekerjaan diawasi oleh
masing masing manajer bagian. Sehingga walaupun jumlah customer
meningkat, tingkat pengawasan tetap dapat terpantau dengan baik.
Tenaga kerja di bagian dapur terdiri dari 4 koki utama dan 34 orang yang
membantu. 4 koki utama ini, 2 orang koki merupakan koki khusus untuk
makanan Thailand dan 2 orang koki lainnya merupakan koki untuk makanan
umum. Sistem kerja dari koki ini adalah sistem bantu yaitu, jika koki
makanan Thailand mendapat tugas untuk memasak makanan Thailand, maka
koki makanan umum yang membantu mempersiapkan bahan makanan, dan
koki makanan Thailand yang mengolah dan yang menjadi quality controlnya.
Begitu juga sebaliknya, jika koki makanan umum mendapat tugas untuk
memasak makanan, maka koki makanan Thailand yang membantu
mempersiapkan bahan makanan, dan koki makanan umum yang mengolah
dan yang menjadi quality controlnya.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Proses Penyusunan Anggaran Belanja untuk Bahan Makanan


Perencanaan anggaran belanja bahan makanan adalah kegiatan
penghitungan jumlah biaya yang diperlukan untuk penyediaan bahan
makanan bagi konsumen. Anggaran belanja untuk menyelenggarakan
makanan institusi sebaiknya direncanakan setahun sebelumnya. Anggaran
tersebut meliputi bahan makanan, peralatan, pemeliharaan dan perbaikan alat,
buruh dan kebutuhan lain yang direncanakan.
Proses penyusunan anggaran belanja untuk bahan makanan pada hotel
majesty dihitung untuk setiap tahun berdasarkan hasil evaluasi yang telah
dilakukan setiap tahunnya yang meliputi jumlah klien yang dilayani dan
perencanaan menu yang telah ditetapkan. Proses perencanaan anggaran
belanja bahan makanan ini biasanya dilakukan antara bulan oktober dan
november. Biasanya, antara bulan oktober dan November ini, pihak hotel
juga merencanakan strategi, kenaikan salary dan biaya operasional yang
nantinya akan mempengaruhi harga dan kualitas makanan. Selanjutnya, bila
anggaran belanja bahan makanan yang direncanakan telah selesai, pihak
acconting akan membagi anggaran tersebut untuk setiap bulannya. Setiap
minggu akan ada evaluasi, apakah pemakaian bahan makanan sudah melebihi
anggaran yang ditetapkan atau belum. Misalnya, untuk pemakaian daging,
bila pemakaian daging sudah melebihi anggaran yang ditetapkan, maka akan
dilakukan evaluasi pada menu yang akan dibuat selanjutnya.
Di hotel majesty biasanya pihak accounting telah menetapkan cost
untuk setiap bulannya. Cost disini adalah perbandingan antara biaya bahan
baku dengan pemasukan uang yang diterima dari hasil penjualan (biaya bahan
baku/nilai jual). Pihak accounting biasanya menetapkan cost untuk setiap
bulannya sebesar 35%. Bila nilai cost setiap bulannya lebih dari 35% atau
sampai 40%, maka pihak hotel akan menghentikan sementara pengeluaran
untuk biaya bahan makanan serta menggunakan bahan makanan yang sudah
ada, sehingga bahan makanan yang sudah tersimpan lama dan menumpuk

tidak ada yang busuk. Bila nilai cost ini terlalu rendah juga tidak baik, karena
menandakan kualitas produk yang dijual rendah.
Proses penyusunan anggaran belanja bahan makanan yang dilakukan
oleh hotel majesty sesuai dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya.
Dimana proses penyusunan anggaran tersebut dilakukan setiap tahun
berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan yang meliputi jumlah klien
dan perencanaan menu yang telah ditetapkan. Selain itu, evaluasi terhadap
pemakaian bahan makanan juga dilakukan setiap minggu untuk melihat
apakah pemakaian tersebut sudah melebihi anggaran yang ditetapkan atau
belum.

2.2 Proses Perencanaan Menu


Perencanaan menu adalah serangkaian kegiatan menyusun hidangan
dalam variasi yang serasi untuk manajemen penyelenggaraan makanan di
institusi. Tujuan perencanaan menu adalah tersedianya menu sesuai dengan
tujuan sistem penyelenggaraan makanan, baik komersial maupun non
komersil.
Proses perencanaan menu dilakukan oleh bagian FBM (Food
Beverage Manager) bersama chef di dapur. Proses perencanaan menu
dilakukan dengan cara menu engineering, dimana 20 menu-menu teratas
diranking untuk dipertahankan untuk menu tahun yang akan datang yang
dilihat berdasarkan menu-menu yang sering dipesan oleh klien atau
konsumen. Selanjutnya, proses perencanaan menu dilakukan juga dengan
cara membuat menu-menu baru yang sedang tren saat ini. Menu-menu yang
sedang tren ini diketahui dari hasil keliling daerah bandung dan sekitarnya
yang dilakukan oleh tim khusus yang terdiri dari FBM dan chef. Kegiatan
ini biasanya dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk melihat harga makanan di
pasaran dan melihat makanan yang sedang tren.
Menu-menu yang telah ditetapkan ini disusun sedemikian rupa
sehingga sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan atau sesuai
dengan waktu promosi yang telah ditentukan. Misalnya, di bulan desember
pihak hotel menyediakan menu spesial iga atau menu spesial nasi goreng.