Anda di halaman 1dari 7

PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUKO

Jln.Kol. Atmo No. 1259


Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang
Kecamatan Ilir Timur I
PALEMBANG

SURAT PERJANJIAN SEWA-MENYEWA

Pada hari Rabu tanggal 25 Juni 2014, telah dilangsungkan perjanjian Sewa Menyewa
Ruko antara :

1. Tuan Hendra Wijaya Kesuma, S.P, Karyawan Swasta, bertempat tinggi di Jl.Ariodillah
Kompleks PU No. 2071 Rt.32 Rw.11 Kec. Ilir Timur I Palembang
Pihak Yang Menyewakan, untuk selanjutnya disebut : PIHAK KESATU
2. Tuan Yuwono Pritandi, SE, Kepala Cabang PT. Asuransi Parolamas, Bengkulu,
bertempat tinggal di Jln.Mayje. Soetoyo No.21 Tanah Patah Bengkulu, Pihak Penyewa,
untuk selanjutnya disebut: PIHAK KEDUA

Pihak kesatu sepakat untuk menyewakan kepada Pihak Kedua, dan Pihak kedua
menyewa dari Pihak Kesatu : Sebuah Bangunan Ruko yang berdiri terletak di Jl.Kol.
Atmo No. 1259 Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang Kecamatan Ilir Timur I,
dilengkapi dengan fasilitas Listrik PLN sebesar 2200 watt, Saluran air minum PDAM,
Saluran Telepon dengan Nomor (0711) 310251.

Perjanjian sewa menyewa ini dilakukan dan diterima dengan syarat-syarat dan
ketentuan sebagai berikut :
Pasal 1
Perjanjian sewa menyewa ini dimulai pada tanggal 25 Juni 2014 dan sedari
tanggal permulaan t ersebut berlangsung untuk 2 tahun lamanya, demikian akan
berakhirnya pada tanggal 25 Juni 2016 sehingga pada tanggal berakhirnya tersebut Pihak
Kedua harus menyerahkan kembali apa yang disewa/disewakan dengan akta ini kepada
Pihak Kesatu dalam keadaan baik serta tidak ditempati/dipakai oleh siapapun, dengan
catatan bahwa 3 bulan sebelum perjanjian ini berakhirnya kedua belah pihak akan
mengadakan perundingan tentang akan diperpanjang atau tidaknya perjanjian sewa
menyewa ini.
Pasal 1.a
Apabila sebelum masa sewa menyewa tersebut dalam pasal 1 di atas berakhir
berhubung sesuatu hal Pihak Kedua tidak lagi menggunakan apa yang disewa/disewakan
dengan akta ini, maka pihak kedua harus menyerahkan kembali apa yang
disewa/disewakan dengan akta ini dalam keadaan baik dan tidak ditempati/dipakai oleh
siapapun, sedang pihak kedua tidak berhak untuk meminta kembali memperhitungkan
uang sewa yang telah dibayarkan kepada Pihak Kesatu untuk masa sewa yang belum
dijalani.

Pasal 2
Uang persewaan dari apa yang disewa/disewakan dengan akta ini selama 1 tahun
itu berjumlah Rp.45.000.000 (empat puluh lima juta rupiah) dan dibayarkan sebesar
Rp.90.000.000 pada Tanggal 25 Juni 2014 untuk sewa 2 tahun sampai tanggal 25 Juni
2016, bahwa harga sewa tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan. Tentang jumlah
uang persewaan tersebut para pihak telah saling bermufakat untuk selama
berlangsungnya perjanjian sewa menyewa ini tidak akan mengadakan perubahan apapun.
Pasal 3
Selama perjanjian sewa menyewa ini berlangsung Pihak Kedua berhak memakai
apa yang disewa/disewakan dengan akta ini untuk keperluan tempat usaha. Penggunaan
tanah dan bangunan tersebut diluar ketentuan dalam pasar 3 oleh pihak kedua, harus
mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kesatu.
Pasal 4
Pihak kesatu menjamin bahwa ia adalah satu satunya orang yang berhak
menyewakan ruko tersebut dan ruko tersebut bebas dari segala sitaan dan sengketa, tidak
digugat di pengadilan negeri, bebas dan hak tanggungan atau beban apapun juga yang
dapat merugikan pihak kedua, sehingga pihak kedua tidak akan mendapatkan gugatan
ataupun tuntutan dari pihak siapapun, bilamana ada tuntutan dari pihak lain akan menjadi
tanggung jawab sepenuhnya pihak kesatu.
Pihak 5
Selama perjanjian sewa menyewa ini berlangsung, pihak kedua tidak
diperbolehkan menyerahkan (Onderverhuren) baik sebagian maupun seluruhnya apa yang
disewa/disewakan dengan akta ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, kecuali
dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kesatu.
Pasal 6
Pembuatan bangunan (bangunan) berupa apapun yang tetap maupun yang
sementara sifatnya, harus mendapatkan ijin terlebih dahulu dari Pihak Kesatu, dengan
ketentuan Pihak kedua akan mengembalikan ke keadaan semula atas kehendak Pihak
Kesatu, setelah masa sewa menyewa ini berakhir dan Pihak Kedua tidak memperpanjang
jangka waktu perjanjian ini. Bangunan yang sudah didirikan akan menjadi milik Pihak
Kesatu tanpa memberikan ganti kerugian kepada Pihak Kedua.
Pasal 7
Pihak kedua selama berlangsungnya sewa menyewa ini bertanggung jawab atas
pemeliharaan bangunan ruko t ersebut beserta perlengkapannya, kebersihan dan merawat
atas biaya pihak kedua sendiri atas apa yang disewa/disewakan dengan akta ini dengan
sebaik-baiknya.
Pasal 8
Pihak Kedua berhak memakai/menggunakan aliran listrik, saluran air minum dan
saluran telepon yang telah ada pada apa ynag disewa/disewakan dengan akta ini, dengan
ketentuan bahwa :

1. Pihak Kedua harus membayar uang langganan Listrik, Air Minum, Telepon
tersebut secara teratur sesuai peraturan yang berlaku. Apabila karena
kelalaiannya sehingga menyebabkan diputusnya fasilitas-fasilitas tersebut,
maka biaya penyambungan kembali harus dipikul dan dibayar Pihak Kedua.
2. Pihak Kedua diwajibkan pula membayar biaya perbaikan dari instalasi Listrik,
Telepon, Saluran air minum tersebut jika terjadi kerusakan.
3. Selain itu untuk menjamin pembayaran rekening air, listrik dan telepon, pihak
kedua bersedia untuk memberikan uang jaminan kepada Pihak Pertama 3
bulan sebelum masa kontrak berakhir, sebesar Rp.2.500.000 (dua juta lima
ratus ribu rupiah) dan uang jaminan tersebut akan dikembalikan seluruhnya
oleh Pihak Pertama pada saat pengembalian bangunan ruko tersebut yaitu
pada saat masa sewa berakhir, tetapi apabila pada waktu perjanjian berakhir
pihak kedua mempunyai tunggakan pembayaran-pembayaran kepada
PDAM,PLN,TELKOM maka uang tersebut dapat dipergunakan oleh Pihak
Pertama untuk melunasi tunggakan tersebut dan sisanya dikembalikan kepada
pihak kedua atau apabila ternyata uang tunggakan pembayaran air,
telepon,dan listrik melebihi uang jaminan tersebut, maka pihak kedua harus
menambah kekurangan pembayaran rekening air,telepon dan listrik tersebut.
4. Pada saat berakhirnya perjanjian sewa menyewa ini dan pada saat penyerahan
kembali apa yang disewa/disewakan dengna akta ini kepada Pihak Kesatu
maka semua uang langganan listrik,telepon dan air minum tersebut harus telah
dibayar lunas oleh pihak kedua kepada instansi yang berwenang dengan
menunjukkan bukti pembayarannya.
Apabila pihak kedua lalai atau tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana
ditentukan diatas, maka dalam hal ini masing-masing pihak telah setuju untuk
melepaskan pasal-pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata dengan demikian Pihak
Kedua diwajibkan mengosongkan dan menyerahkan/mengembalikan
bangunan tersebut kepada pihak kesatu selambat-lambatnya 7 hari terhitung
sejak pemutusan perjanjian secara tertulis oleh Pihak Kesatu tanpa
mengembalikan uang sewa yang sudah dibayarkan oleh Pihak kedua dan
Pihak Kedua tidak menerima ganti rugi atau kompensasi apapun dari Pihak
Pertama tanpa kecuali.
Pasal 9
Pihak Kedua juga wajib mentaati semua peraturan yang berwajib khusus
dibidang kesusilaan dan ketertiban umum mengenai pemakaian apa yang
disewa/disewakan dengan akta ini.
Pihak kedua menjamin-mengenai hal-hal tersebut, bahwa pihak kesatu
tidak akan mendapat kesukaran, dengan, teguran, atau tuntutan dari pihak
manapun juga, dan semua ini menjadi tanggung jawab Pihak Kedua.
Pasal 10
Selama berlangsungnya perjanjian sewa menyewa ini, Pihak
Kedua wajib membetulkan/memperbaiki atas biaya Pihak Kedua,
kerusakan-kerusakan yang terjadi, kecuali kerusakan-kerusakan yang
disebabkan oleh bencana alam, peperangan, huru-hara, kebakaran (diluar
kesalahan pihak kedua), serta kejadian-kejadian lainnya yang terjadi diluar
kemampuan manusia (Force Majeur).

Pasal 11
Bilamana apa yang disewa/disewakan dengan akta ini akan dijual
oleh pihak kesatu, maka terlebih dahulu akan ditawarkan kepada Pihak
Kedua, apabila pihak kedua tidak bersedia/sanggup membelinya maka
akan dijual kepada pihak lain dengan hak sewa pihak kedua berlangsung
terus hingga dengan masa sewa diperjanjikan berakhir.
Pasal 12
Perjanjian perjanjian dan kewajiban yang harus dipenuhi masingmasing pihak atas kekuatan perjanjian sewa-menyewa ini tidak akan
berakhir karena salah satu pihak meninggal dunia, akan tetapi harus
dipenuhi oleh ahli warisnya dari pihak yang meninggal itu, atau yang
mendapat hak (pengganti hak) dari masing-masing pihak, yang tidak
berakhir karena apa yang disewanya itu dijual atau dipindah tangankan
kepada pihak lain, maka pemilik baru atas bangunan ruko tersebut harus
tunduk kepada syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang tercantum
dalam surat perjanjian sewa menyewa ini.

Pasal 13
Pihak kedua dilarang menggunakan apa yang disewa/disewakan
dengan akta ini sebagai tanggungan (Borg) dengan nama apapun atas
hutang hutang pihak kedua.
Pihak 14
Bilamana masa sewa menyewa ini telah berakhir, yaitu pada
tanggal 25 Juni 2016, dan tidak ada persetujuan untuk di perpanjang masa
sewa menyewanya, ternyata pihak kedua tidak memenuhi kewajibannya
sebagaimana tersebut dalam pasal 1, pasal 1.a dan pasal 8 ayat 4 diatas,
yaitu Kesatu dalam keadaan baik dan tidak ditempati/dipakai oleh
siapapun, yang dengan lewatnya wkatu saja telah memberi bukti cukup
bahwa pihak kedua telah melalaikan kewajibannya itu, sehingga tidak
perlu dibuktikan dengan surat juru sita atau surat-surat lain seperti itu,
maka pihak kesatu untuk melakukan tindakan pengosongan secara
sepihak, baik dengan atau tanpa bantuan alat negara, dengan segala biaya
penggosongannya menjadi tanggungan dan harus dibayar oleh pihak
kedua dari disamping itu Pihak Kedua sanggup dikenakan sanksi berupa
dengan untuk kepentingan Pihak Kesatu sebesar Rp.250.000 (dua ratu
lima puluh ribu rupiah) untuk tiap-tiap hari kelambatan
penggosongan/penyerahan, dengan mana harus dibayar sekaligus lunas
pada waktu diminta Pihak Kesatu.
Pasal 15
Hal-hal yang belum/tidak cukup diatur dalam akta ini akan
diselesaikan para pihak secara musyawarah, dengan tidak menutup
kemungkinan para pihak untuk membuat Surat Perjanjian Tambahan
(Addendum) yang akan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
akta ini.

Pasal 16
Tentang perjanjian ini dan segala akibatnya para pihak telah
memilih tempat kedudukan hukum yang umum dan tetapi di Kepaniteraan
Pengadilan Negeri di Palembang,Sumatera Selatan, Indonesia.

SEBAGAI PENEGASAN HAL-HAL TERSEBUT DI ATAS,


Kedua pihak dalam perjanjian ini menanda tangani Akta Perjanjian Sewa
Menyewa ini, pada hari dan tanggal dsebutkan pertama di atas.

PIHAK KESATU/Pemilik

PIHAK KEDUA/Penyewa

Hendra Wijaya Kesuma, S.P

Yuwono Pintadi, S.E

Saksi-Saksi :

1. Yeni Agustina

2. ..............

3. ...............