Anda di halaman 1dari 4

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Herpes Zoster

Ada beberapa jenis obat anti virus acyclovir, valacyclovir, dan famciclovir
yang bisa diperoleh dipasaran untuk mengobati penyakit Herpes Zoster atau Shingles
ini. Obat antivirus ini akan membantu mempersingkat lamanya penyakit berlangsung
dan meringankan derajat keparahan penyakit. Supaya pengobatan ini efektif dan
ampuh, obat harus segera diberikan pada saat terjadi tanda kemerahan ruam dikulit
yang disertai rasa perih, sebelum terbentuknya gelembung air dikulit dan timbulnya
gejalah penyakit yang lain.
Obat analgetik penghilang rasa nyeri bisa diberikan, dan kompres basah, lotion
calamine dan krem penghilang rasa gatal bisa ditambahkan. Namun yang lebih efektif
adalah dengan pemberian vaksinasi untuk mencegah timbulnya penyakit Herpes Zoster
ini.
Di

Amerika

beredar

vaksin Zostavax yang

direkomendasikan

oleh US

CDC (Centers for Diseases Control and Prevention) untuk mereka yang berusia 60
tahun atau lebih untuk diberikan vaksinasi ini, untuk mencegah terjadinya penyakit
Herpes Zoster pada orang tua ini.
Vaksin Zostavax berisi virus VZV yang sama dengan vaksin Varicella untuk mencegah
penyakit cacar air atau chickenpox. Hanya saja dengan dosis antigen yang lebih tinggi.

Vaksin Varicella dan Vaksin Herpes Zoster


Vaksin Varicella
Seperti telah diuraikan diatas, bahwa vaksin varicella ini dibuat dari VZV hidup
yang telah dilemahkan (live attenuated virus vaccine), sehingga pemberian vaksin jenis
ini tidak akan menyebabkan sakit. Hanya saja vaksin hidup yang dilemahkan ini tidak
boleh diberikan kepada :

Wanita hamil, atau wanita yang merencanakan kehamilan dalam waktu kurang
dari satu bulan

Mereka yang mengalami kelainan sistim pertahanan tubuh, misalnya penderita


HIV AIDs

Mereka yang sedang mendapat pengobatan khemotherapy, atau obat steroid


karena transplantasi organ tubuh

Penderita penyakit sitemik berat, seperti penderita kanker

VZV ini diambil dari seorang anak usia 3 tahun yang sedang menderita penyait
cacar, kemudian virus VZV Oka Strain ini dikembang biakkan dalam media sel manusia
dan hewan, sebelum akhirnya dipergukan untuk membuat vaksin varicella zoster ini.
Masa proteksi vaksin varicella: diyakini bahwa lama proteksi vaksin varicella adalah
antara 11 20 tahun lamanya, dengan syarat telah menerima lengkap 2 dosis vaksin
varicella.
Jadwal Imunisasi Vaksin Varicella
Jadwal pemberian vaksinasi adalah dosis pertama saat berusia 12 15 bulan.
Dosis ke dua diberikan saat berusia 4 6 tahun atau sebelum mulai masuk sekolah
Tetapi dosis kedua juga dapat diberikan lebih awal, dengan syarat jarak atau interval
antara dosis pertama dan dosis kedua berjarak waktu minimal 3 bulan.
Yang Harus Mendapatkan Vaksin Varicella :
Anak dibawah 13 tahun harus mendapatkan 2 dosis :

Dosis Pertama saat berusia 12 hingga 15 bulan

Dosis Kedua saat telah berusia 4 hingga 6 tahun, atau sebelum usia masuk sekolah

Bila diperlukan, maka Dosis Kedua juga bisa diberikan lebih awal, dengan interval
minimal 3 bulan antara Dosis Pertama dan Dosis Kedua
Mereka yang berusia 13 tahun dan seterusnya :

Untuk mereka yang belum pernah sakit cacar air atau mendapatkan vaksin cacar
air, maka harus diberikan 2 dosis lengkap vaksin varicella dengan jarak interval
minimal 28 hari, antara dosis pertama dan dosis kedua.

Vaksin Varicella adalah penting terutama untuk kelompok orang berikut ini :

Para tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan dan tenaga laboratorium)

Mereka yang merawat atau berada sekitar orang yang mengalami kelainan sistim
imunologi tubuh

Guru Taman Kanak dan Sekolah Dasar

Tenaga Pekerja Tempat Penitipan Bayi dan Anak

Penghuni dan staf pekerja dalam rumah perawatan Orang Tua

Pelajar dan mahasiswa dalam asrama

Penghuni dan pengawas rumah penjara

Anggota militer dalam barak

Wanita usia subur

Remaja dan orang dewasa yang tinggal bersama anak anak

Pelancong wisatawan manca negara

Tetapi bila terpapar dengan penderita cacar air dalam lingkungan hidup atau rumah,
yang harus dilakukan adalah:
1. segera berikan vaksin Varicella dalam waktu 3 5 hari setelah terpapar dengan
penderita penyakit varicella.
2. Bila belum pernah sakit cacar air atau belum pernah mendapatkan vaksin
Varicella, untuk perlindungan yang optimal, diperlukan 2 dosis vaksin Varicella,
dengan interval waktu minimal 28 hari antara dosis pertama dan dosis kedua.
3. Bila telah pernah mendapatkan vaksin varicella dosis pertama, maka segera
diberikan vaksin Varicella dosis kedua.
Tujuan Vaksinasi Varicella Setelah Terpapar virus Varicella , adalah

Vaksinasi dapat mencegah penyakit cacar atau dapat meringankan penyakitnya bila
sakit

Dengan vaksinasi melindungi dan mencegah infeksi cacar air bila terpapar lagi
dengan virus varicella.

Vaksin Herpes Zoster


Karena virus penyebab penyakit Herpes Zoster adalah sama dengan virus
penyebab Varicella, maka untuk penyakit Herpes Zoster tersedia vaksin yang
antigennya persis sama dengan antigen yang dikandung oleh vaksin Varicella, yaitu
virus Varicella yang telah dilemahkan sebelumnya (live attenuated virus vaccine).

Namun kedua jenis vaksin ini juga berbeda dalam hal rekomendai pemakaian
vaksin tersebut, dan, jumlah antigen virus varicella yang terdapat pada kedua jenis
vaksin.
Perbedaannya terdapat pada hal:

Vaksin Herpes Zoster, nama dagangnya Zostavax, yang direkomendasikan


oleh US CDC (US Centers for Diseases Control and Prevention) untuk mereka
yang berusia 60 tahun atau lebih dari 60 tahun, untuk diberikan vaksinasi ini,
guna mencegah terjadinya penyakit Herpes Zoster dan komplikasinya pada
kelompok orang berusia lanjut ini.

Kandungan dosis antigen dalam vaksin Herpes Zoster adalah jauh lebih besar
daripada kandungan dosis antigen didalam vaksin Varicella dan vaksin kombinasi
MMR dan Varicella (satu dosis vaksin Varicella mengandung 1350 plaque forming
units (PFUs) virus varicella, sedangkan vaksin kombinasi MMRV mengandung
9,800 PFUs (7 kali lebih besar daripada vaksin varicella), dan vaksin herpes zoster
mengandung 19,400 PFUs (14 kali lebih besar daripada kandungan vaksin
varicella).

Sumber:
1. Lubis, Ramona Dumasari. 2008. Varicella Dan Herpes Zoster. Departemen Ilmu
Kesehatan Kulit dan Kelamin. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara.
2. http://selukbelukvaksin.com/vaksin-varicella-zoster-vaksin-cacar-air-dan-herpeszoster/