Anda di halaman 1dari 2

Apa itu

Faktor yang mempengaruhi

Menopause??

Menopause

suatu periode ketika seorang wanita tidak


lagi mengalami menstruasi karena produksi

menopause

usia saat haid pertama kali


semakin muda seorang mengalami haid
pertama kali maka semakin lama orang
tersebut memasuki masa menopause

Faktor psikis
wanita yang belum menikah dan bekerja
sangat mempengaruhi menopause itu
lebih cepat terjadi dibanding dengan
mereka yang tidak menikah dan tidak
bekerja. Hal ini sangat mempengaruhi
keadaan psikis wanita.

jumlah anak
wanita yang melahirkan banyak anak,
cenderung lebih mudah dan lebih cepat
mengalami penuaan dini dan mereka
makin dekat dengan masa menopause.

usia melahirkan
semakin tua wanita masih melahirkan,
maka semakin tua juga ia akan memasuki
masa menopause
Merokok
Pekerjaan yang berat

hormonnya berkurang atau berhenti.


Menopause merupakan suatu fase dalam
kehidupan seorang wanita yang ditandai
dengan berhentinya masa subur.

Apa saja tanda


menopause?
DISUSUN OLEH:
Ari Yulianto, S.Kep
Dwi Rahmayanti, S.Kep
Erna Pratiwi, S.Kep
Faisol, S.Kep
Supar, S.Kep
Vini Noveriana Pahlawati, S.Kep
Wiwin Indriyani, S.Kep

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2014

Ketidakteraturan haid
gejolak rasa panas (hot flush)
kekeringan vagina
perubahan kulit
keringat berlebihan
gangguan tidur
perubahan pada mulut dan hidung
gangguan pada otot dan sendi
perubahan kejiwaan: mudah cemas,
mudah tersinggung, rasa takut, merasa
tidak berguna

Tahap Menopause

CARA MENGATASI KELUHAN

Terapi Air Hangat

DI MASA MENOPAUSE

Pramenopause (48-55 tahun)


Pada fase ini seorang wanita akan
mengalami kekacauan pola menstruasi,
terjadi peubahan psikologis/ kejiwaan,
terjadi perubahan fisik, berlangsung
selama antara 4-5 tahun.
Menopause (56-60 tahun)
Penentuan masa menopause hanya bisa
dilakukan setelah seorang wanita tidak
haid lagi selama 1 tahun penuh.
Terhentinya menstruasi. Perubahan dan
keluhan psikologis dan fisik makin
menonjol berlangsung sekitar 3-4 tahun.
Pascamenopause (>60 tahun)
terjadi
setelah
masa
menopause.
Biasanya, keadaan fisik dan psikologisnya
sudah dapat menyesuaikan dii dengan
perubahan-perubahan hormonalnya.
Wanita dapat beradaptasi terhadap
perubahan psikologi/fisik. Keluhan makin
berkurang

Untuk mengatasi terjadi hot flush di malam


hari dengan cara mandi dengan air hangat
Terapi air hangat sangat baik karena bisa

kenakan pakaian dan sprei yang


terbuat dari bahan katun yang dapat
menyerap keringat dan menjaga
kelembaban tubuh jika terjadi hot
flush.
olahraga sesuai dengan usia tengah
baya, sehingga dapa memelihara
keceriaan dan kegembiraan
makanan rendah lemah, sayur, buah,
biji-bijian untuk membantu
pencernaan dan metabolisme
pemberian obat yang bersifat
mengganti hormon estrogen untuk
memulihkan sel-sel yang mengalami
kemunduran
berpikirlah
bahwa
menopause
sesuatu yang wajar dan normal
komunikasikan masalah dengan suami
meningkatkan ibadah ke Yang Maha
Kuasa

menimbulkan efek relaksasi sehingga bisa


mengurangi Hotflush. Air hangat bisa
mengurangi panas akibat penurunan hormone
serta mengurangi keringat malam.

TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT