Anda di halaman 1dari 1

FORMULIR

SPT TAHUNAN

1771

PERHATIAN :

SPT PEMBETULAN
KE-

ISI DENGAN HURUF CETAK/DIKETIK DENGAN TINTA HITAM


BERI TANDA "X" PADA

NPWP

NAMA WAJIB PAJAK

P T

JENIS USAHA

P E

R D A

NO. TELEPON

1 -

PERIODE PEMBUKUAN

3
E

R T

A S

PEMBUKUAN / LAPORAN KEUANGAN

NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK

NPWP KANTOR AKUNTAN PUBLIK

NAMA AKUNTAN PUBLIK

N P W P AKUNTAN PUBLIK

NAMA KANTOR KONSULTAN PAJAK

N P W P KANTOR KONSULTAN PAJAK

NAMA KONSULTAN PAJAK

NPWP KONSULTAN PAJAK

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

8
J

A Y

G A N G A N
6

s.d.

NEGARA DOMISILI KANTOR PUSAT (khusus BUT)

KLU :

NO. FAKS :

DIAUDIT

OPINI AKUNTAN

TIDAK DIAUDIT

RUPIAH *)

*) Pengisian kolom-kolom yang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

C. KREDIT PAJAK

B. PPh TERUTANG

A. PENGHASILAN
KENA PAJAK

(1)

D. PPh KURANG/ LEBIH BAYAR

2 0 1 2

SEBELUM MENGISI, BACA DAHULU BUKU PETUNJUK PENGISIAN

KEMENTERIAN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

IDENTITAS

TAHUN PAJAK

PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

(2)

(3)

1.

PENGHASILAN NETO FISKAL


1
(Diisi dari Formulir 1771-I Nomor 8 Kolom 3) .

2.

KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL


(Diisi dari Lampiran Khusus 2A Jumlah Kolom 8)

34,908,706

34,908,706

3.

PENGHASILAN KENA PAJAK (1-2) ........

4.

PPh TERUTANG (Pilih salah satu sesuai dengan dengan kriteria Wajib Pajak. Untuk lebih jelasnya, lihat Buku Petunjuk Pengisian SPT)
a.

Tarif PPh Ps. 17 ayat (1) Huruf b X Angka 3 .

b.

Tarif PPh Ps. 17 ayat (2b) X Angka 3 .

c. x

Tarif PPh Ps. 31E ayat (1)

4,363,500

(Lihat Buku Petunjuk)

5.

PENGEMBALIAN / PENGURANGAN KREDIT PAJAK LUAR NEGERI


5
(PPh Ps. 24) YANG TELAH DIPERHITUNGKAN TAHUN LALU .

6.

JUMLAH PPh TERUTANG (4 + 5) .....

7.

PPh DITANGGUNG PEMERINTAH (Proyek Bantuan Luar Negeri) ......

8.

a.

KREDIT PAJAK DALAM NEGERI


8a
(Diisi dari Formulir 1771-III Jumlah Kolom 5) .............

450,000

b.

KREDIT PAJAK LUAR NEGERI


8b
(Diisi dari Lampiran Khusus 7A Jumlah Kolom 8) .........

4,363,500

8c

450,000

3,913,500

c. JUMLAH ( 8a + 8b ) ........
9.

10.

11.

a. X

PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI

b.

PPh YANG LEBIH DIPOTONG / DIPUNGUT

(6 7 8c).

PPh YANG DIBAYAR SENDIRI


10a
a. PPh Ps. 25 BULANAN .........
10b

10c

2,100,000

11

1,813,500

b.

STP PPh Ps. 25 (Hanya Pokok Pajak) .....

c.

JUMLAH (10a + 10b) ....

a. x

PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh Ps. 29)

b.

PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh Ps. 28A)

(9 10c)..

12.

PPh YANG KURANG DIBAYAR PADA ANGKA 11.a DISETOR TANGGAL

13.

PPh YANG LEBIH DIBAYAR PADA ANGKA 11.b MOHON :

F.1.1.32.14

a.

DIRESTITUSIKAN

Khusus Restitusi untuk Wajib Pajak dengan Kriteria Tertentu :

2,100,000

TGL
b.

BLN

THN

DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK


Pengembalian Pendahuluan (Pasal 17C atau Pasal 17D UU KUP)