Anda di halaman 1dari 7

TUGAS KMB I

ANATOMI SALURAN PERNAPASAN

Disusun oleh:
KELOMPOK 1
Adelia Inggar Dewati

Nur Aziza

Ari Nur Husaini

Qurratu A`yun

Astuti Puji Utami

Rusmanto

Dian Erika Purnama

Walidatul Laili Mardliyah

Erythrina Julianti

Yanti Mulyanti

Fidinia Hastuti

Ayu Muthmainah

Musiskah

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2011
ANATOMI SALURAN PERNAPASAN

Sistem pernafasan pada dasarnya dibentuk oleh jalan atau saluran nafas dan paruparu beserta pembungkusnya (pleura) dan rongga dada yang melindunginya. Di dalam rongga
dada terdapat juga jantung di dalamnya. Rongga dada dipisahkan dengan rongga perut oleh
diafragma.

Saluran dan organ respirasi berada dalam rongga dada dilindungi kerangka dada.
Kerangka dada terdiri dari:
Bagian anterior sternum
Posterior V. thoracalis I-XII
Lateral Costae dan cartilago
Kranial Costae I
Kaudal Arcus costae V. thoracalis XII
Selain itu, terdapat otot-otot yang menempel pada rangka dada yang berfungsi penting
sebagai otot pernafasan. Otot-otot yang berfungsi dalam bernafas adalah sebagai berikut :

1. Interkostalis eksterrnus (antar iga luar) yang mengangkat masing-masing iga.


2. Sternokleidomastoideus yang mengangkat sternum (tulang dada).

3. Skalenus yang mengangkat 2 iga teratas.


4. Interkostalis internus (antar iga dalam) yang menurunkan iga-iga.
5. Otot perut yang menarik iga ke bawah sekaligus membuat isi perut mendorong
diafragma ke atas.
6. Otot dalam diafragma yang dapat menurunkan diafragma.

Saluran nafas yang dilalui udara adalah hidung, faring, laring, trakea, bronkus,
bronkiolus dan alveoli. Di dalamnya terdapat suatu sistem yang sedemikian rupa dapat
menghangatkan udara sebelum sampai ke alveoli. Terdapat juga suatu sistem pertahanan
yang memungkinkan kotoran atau benda asing yang masuk dapat dikeluarkan baik melalui
batuk ataupun bersin.

Saluran Pernapasan (Traktus Respiratorius) dibagi menjadi:


Traktus Respiratorius Superior
-

Cavum Nasal

Pharynx

Laryng

Traktus Respiratorius Inferior


-

Trachea

Bronchus

Pulmo

Alveolus

ORGAN

KETERANGAN

Nasal di bagi 2:

CAVUM NASAL

Nares interna :
Atap: anterior os nasal antara
lamina cribriformis, os.ethmoid,
post.os sphenoid
Anterior : os nasale
Dasar : Palatum durum
Lateral : os ethmoid, os maxilla, os
lacrimale,

os

palatinum,concha

nasalis inferior
Posterior : nasopharyx
Nares eksterna --- Struktur pendukung
tulang

dan

tulang

rawan

hialin

(c.lateralis nasi, c.alaris nasi, c.septinasi,


jaringan fibroalveolar)

Terdiri dari 3 bagian :

PHARYNG

ORGAN

Nasopharyng --- respirasi

Oropharyng --- respirasi dan pencernaan

Laryngopharyng --- respirasi

KETERANGAN

LARYNG

Terletak diantara v.cervicalis 4 dan 6

Terdiri dari 9 buah tulang rawan


dihub.oleh ligamen

Dibatasi oleh :

Cranial : aditus laryngis


Caudal : cartilago cricoidea

Dibentuk oleh :

Tulang rawan --- epiglotis, cartilago thyroidea,


cartilago cricoidea, cartilago arythenoidea dan
cartilago corniculata

TRACHEA

Terdiri dari tulang rawan

Terletak diantara v. cervicalis 7 v.


thoracal 4

Cincin trachea diikat oleh ligamenta


annularia

ORGAN

KETERANGAN

BRONCHUS

Terdiri dari 2: bronkus sinistra dan


dextra

Percabangan bronchus primer sinistra


dan dextra setinggi v. thoracalis 7

Masing-masing bronkus terus bercabang


sampai dengan 20-25 kali sebelum
sampai ke alveoli.

Bronchus

primer

--

sekunder(lobaris)

bronchus
bronchus

tersier(segmentalis) --- bronchiolus

Sampai dengan percabangan bronkus


terakhir sebelum bronkiolus, bronkus
dilapisi oleh cincin tulang rawan untuk
menjaga agar saluran nafas tidak kolaps
atau kempis sehingga aliran udara
lancar.

PULMO

Paru kanan dan kiri


Kanan 3 lobus
Kiri 2 lobus

Paru-paru dibungkus oleh pleura.


Pleura

ada

yang

menempel

langsung ke paru, disebut sebagai


pleura visceral. Sedangkan pleura
parietal menempel pada dinding
rongga dada dalam.
Diantara

pleura

visceral

dan

pleura parietal terdapat cairan


pleura yang berfungsi sebagai
pelumas sehingga memungkinkan
pergerakan

dan

pengembangan

paru secara bebas tanpa ada


gesekan dengan dinding dada.

ORGAN
ALVEOLUS

KETERANGAN

Kantung

udara

mengembang
anggur

tipis

dan

yang

yang

berbentung

terdapat

di

dapat
buah
ujung

percabangan saluran pernapasan

Terdapat sekitar 300 juta alveoli di


kedua paru dengan diameter masingmasing rata-rata 0,2 mm

Dinding alveolus terdiri dari lapisan


alveolus

tipe

pneumocytes)

(membranuous