Anda di halaman 1dari 27

Cara Beternak Jangkrik

Sekarang

ini

budidaya/

ternak

jangkrik

sudah

banyak

yang

membudidayakannya. Tentunya jika ternak jangkrik benar-benar dilakukan dengann


teknik yang benar maka hasinya pun akan bagus. Pada kesempatan ini blog budidaya
petani akan menyajikan artikel tentang Teknik Cara Ternak Jangkrik, selamat
menyimak.

1.SEJARAH SINGKAT
Dewasa ini pada masa krisis ekonomi di Indonesia, budidaya jangkrik (Liogryllus
Bimaculatus) sangat gencar, begitu juga dengan seminar-seminar yg diadakan
dibanyak kota. Kegiatan ini banyak dilakukan mengingat waktu yg dibutuhkan utk
produksi telur yg akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu 2-4 minggu.
Sedangkan utk produksi jangkrik utk pakan ikan & burung maupun utk diambil
tepungnya, hanya memerlukan 2-3 bulan. Jangkrik betina mempunyai siklus hidup
3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. dlm siklus hidupnya jangkrik betina
mampu memproduksi lebih dari 500 butir telur.
Penyebaran jangkrik di Indonesia adalah merata, namun utk kota-kota besar yg
banyak penggemar burung & ikan, pada awalnya sangat tergantung utk
mengkonsumsi jangkrik yg berasal dari alam, lama kelamaan dengan berkurangnya
jangkrik yg ditangkap dari alam maka mulailah dicoba utk membudidayakan jangkrik
alam dengan diternakkan secara intensif & usaha ini banyak dilakukan dikota-kota
dipulau jawa.

2. SENTRA PERIKANAN
Telah diutarakan didepan bahwa utk sementara ini, sentra peternakan jangkrik adalah
dikota-kota besar dipulau jawa karena kebutuhan dari jangkrik sangat banyak.
Sedangkan diluar pulau jawa sementara ini masih banyak didapatkan dari alam,
sehingga belum banyak peternakan-peternakan jangkrik.

3. JENIS
Ada lebih dari 100 jenis jangkrik yg terdapat di Indonesia. Jenis yg banyak
dibudidayakan pada saat ini adalah Gryllus Mitratus & Gryllus testaclus, utk pakan
ikan & burung. Kedua jenis ini dpt dibedakan dari bentuk tubuhnya, dimana Gryllus

Mitratus wipositor-nya lebih pendek disamping itu Gryllus Mitratus mempunyai garis
putih pada pinggir sayap punggung, serta penampilannya yg tenang.

4. MANFAAT
Jangkrik segar yg sdh diketahui baik utk pakan burung berkicau seperti poksay, kacer
& hwambie serta utk pakan ikan, baik juga utk pertumbuhan udang & lele dlm bentuk
tepung.

5. PERSYARATAN LOKASI
1. Lokasi budidaya harus tenang, teduh & mendapat sirkulasi udara yg baik.
2. Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya & lain
sebagainya.
3. Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau berlebihan.

6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA


Ternak jangkrik merupakan jenis usaha yg jikatidak direncanakan dengan matang,
akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa tahap yg perlu dilakukan dlm
merencanakan usaha ternak jangkrik, yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan
struktur organisasi, menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik,
merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari sumber dana
& melaksanakan usaha ternak jangkrik.
1. Penyiapan Sarana & Peralatan Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan
diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar
matahari, jadi letakkan ditempat yg teduh & gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu
lalang orang lewat terlebih lagi utk kandang peneluran. utk menjaga kondisi kandang
yg mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah &
diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun & daundaun lainnya utk tempat persembunyian disamping utk menghindari dari sifat
kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dlm sebaiknya dilapisi lakban
keliling agar jangkriktidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi
dinding kandang dibuat lubang yg ditutup kasa utk memberikan sirkulasi udara yg
baik & utk menjaga kelembapan kandang. utk ukuran kotak pemeliharaan
jangkrik,tidak ada ukuran yg baku. yg penting sesuai dengan kebutuhan utk jumlah
populasi jangkrik tiap kandang. Menurut hasil pemantauan dilapangan &

pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan


ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak
(kandang) dpt dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun utk mengirit biaya, maka
dinding kandang dpt dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, &
kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. utk menghindari
gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak & serangga lainnya, maka keempat
kaki kandang dialasi mangkuk yg berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk)
yg dilumurkan ditiap kaki penyangga.
2. Pembibitan
1) Pemilihan Bibit & Calon Induk Bibit yg diperlukan utk dibesarkan haruslah yg
sehat,tidak sakit,tidak cacat (sungut atau kaki patah) & umurnya sekitar 10-20 hari.
Calon induk jangkrik yg baik adalah jangkrik-jangkrik yg berasal dari tangkapan alam
bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yg lebih baik. Kalaupun induk
betinatidak dpt dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dpt dibeli dari
peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif.
Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, & induk jantan yg baik adalah sebagai
berikut:
a.

Indukan:
sungutnya (antena) masih panjang & lengkap.
kedua kaki belakangnya masih lengkap.
bisa melompat dengan tangkas, gesit & kelihatan sehat.
badan & bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap.
pilihlah induk yg besar.
dangan memilih jangkrik yg mengeluarkan zat cair dari mulut & duburnya
apabila dipegang.

b.

Induk jantan:

selalu mengeluarkan suara mengerik.

permukaan sayap atau punggung kasar & bergelombang.

tidak mempunyai ovipositor di ekor.

Induk betina:

tidak mengerik.

permukaan punggung atau sayap halus.

ada ovipositor dibawah ekor utk mengeluarkan telur.

2). Perawatan Bibit & Calon Induk

Perawatan jangkrik yg sdh dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus
benar-benar diperhatikan & dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat
pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi
kanibal memakan anakan yg lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara
serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa & laba-laba. utk
mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang.
Makanan yg biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran & dedaunan serta
diberikan bergantian setiap hari.
3). Sistem Pemuliabiakan
Sampai saat ini pembiakan Jangkrik yg dikenal adalah dengan mengawinkan induk
jantan & induk betina, sedangkan utk bertelur ada yg alami & ada juga dengan cara
caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar kemungkinannya mati
& telur yg diperolehtidak merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.
4). Reproduksi & Perkawinan
Induk dpt memproduksi telur yg daya tetasnya tinggi 80-90 % apabila diberikan
makanan yg bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yg khusus
diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan,
kuning telur bebek, kalk & kadang-kadang ditambah dengan vitamin.
Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding
kandang diolesi tanah liat, semen putih & lem kayu, & diberi daun-daunan kering
seperti daun pisang, daun jati, daun tebu & serutan kayu.
Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang
khusus peneluran disiapkan media pasir yg dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan
antara betina & jantan 10 : 2, agar didapat telur yg daya tetasnya tinggi. Apabila
jangkrik sdh selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya
agartidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dlm disemprot dengan larutan
antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dpt juga dilakukan peneluran
secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telurtidak merata matangnya (daya
tetas).
5). Proses kelahiran
Sebelum penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yg permukaan
dlm kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yg lembut. dlm satu kandang
cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan
berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur

akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus
dijaga dengan menyemprot telur setiap hari & telur harus dibulak-balik agar jangan
sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.
3. Pemeliharaan
1)

Sanitasi & Tindakan Preventif

Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dlm pengelolaan peternakan jangkrik ini sanitasi
merupakan masalah yg sangat penting. utk menghindari adanya zat-zat atau racun yg
terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang,
ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu & diolesi lumpur sawah. utk
mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki & setiap kaki masing-masing
dimasukkan kedalam kaleng yg berisi air.
2)

Pengontrolan Penyakit

Untuk pembesaran jangkrikn dipilih jangkrik yg sehat & dipisahkan dari yg sakit.
Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yg berjamur karena dpt menjadi
sarang penyakit. Kandang dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang
yg basah juga dpt menyebabkan timbulnya penyakit.
3). Perawatan Ternak
Perawatan jangkrik disamping kondisi kandang yg harus diusahakan sama dengan
habitat aslinya, yaitu lembab & gelap, maka yangtidak kalah pentingnya adalah gizi
yg cukup agartidak saling makan (kanibal).
4.

Pemberian Pakan

Anakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yg dibuat dari kacang
kedelai, beras merah & jagung kering yg dihaluskan. Setelah vase ini, anakan dpt
mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda & gambas. Sedangkan utk
jangkrik yg sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain : sawi, wortel, jagung muda,
kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya tinggi. Bahkan
ada juga yg menambah pakan utk ternak yg dijodohkan anatar lain : bekatul jagung,
tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk & beberapa vitamin yg dihaluskan
& dicampur menjadi satu.
5.

Pemeliharaan Kandang

Air dlm kaleng yg terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari sekali & kelembapan
kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai masuk
kedalam kandang.

7. HAMA & PENYAKIT


1. Penyakit, Hama & Penyebabnya
Sampai sekarang belum ditemukan penyakit yg serius menyerang jangkrik. Biasanya
penyakit itu timbul karena jamur yg menempel di daun. Sedangkan hama yg sering
mengganggu jangkrik adalah semut atau serangga kecil, tikus, cicak, katak & ular.
2. Pencegahan Serangan Hama & Penyakit
Untuk menghindari infeksi oleh jamur, maka makanan & daun tempat berlindung yg
tercemar jamur harus dibuang. Hama pengganggu jangkrik dpt diatasi dengan
membuat dengan membuat kaleng yg berisi air, minyak tanah atau mengoleskan
gemuk pada kaki kandang.
3. Pemberian Vaksinasi & Obat
Untuk saat ini karena hama & penyakit dpt diatasi secara prefentif, maka penyakit
jangkrik dpt ditekan seminimum mungkin. Jadi pemberian obat & vaksinasitidak
diperlukan.

8. PANEN
1. Hasil Utama
Peternak jangkrik dpt memperoleh 2 (dua) hasil utama yg nilai ekonomisnya sama
besar, yaitu: telur yg dpt dijual utk peternak lainnya & jangkrik dewasa utk pakan
burung & ikan serta utk tepung jangkrik.
2. Penangkapan
Telur yg sdh diletakkan oleh induknya pada media pasir atau tanah, disaring &
ditempatkan pada media kain yg basah. utk setiap lipatan kain basah dpt ditempatkan
1 sendok teh telur yg kemudian utk diperjual belikan. Sedangkan utk jangkrik dewasa
umur 40-55 hari atau 55-70 hari dimana tubuhnya baru mulai tumbuh sayap,
ditangkap dengan menggunakan tangan & dimasukkan ketempat penampungan utk
dijual.

Demikian artikel tentang Teknik Cara Budidaya/ Beternak Jangkrik, semoga


bermanfaat.

ARTIKEL LAIN

Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah SWT yang sudah menurunkan
ni'matnya untuk kita semua, terutama untuk saya yang sampai detik ini masih
diberikan kesehatan, semoga kita semua menjadi orang yang bersyukur atas nimatnya.
aamiin. dan alhamdulillah pada postingan kali ini saya ingin berbagi tips Cara
Budidaya atau Beternak Jangkrik,semoga bermanfaat buat anda yang ingin
mempunyi usaha modal kecil namun untungnya lumayan menjanjikan.

Sebelum kita membahas tentang tips cara budidaya jangkrik, ada baiknya kita
berkenalan dengan mahluk Tuhan yang lucu ini. Pengertian Jangkrik menurut
wikipedia adalah serangga yang berkerabat dekat dengan belalang, mempunyai antena
panjang, dan menghasilkan suara unik yang hanya bisa dilakukan oleh jangkrik
jantan. Sebenarnya jangkrik sudah lama dipelihara oleh manusia, malah sebagian
masyarakat di Asia jangkrik di anggap pembawa keberuntungan, hemmm, betul gak
ya,? ake deh kita sudh cukup berkenalan dengan jangkrik, Kita lanjutkan bagaimana
tentang cara budidaya jangkrik.

Cara budidaya jangkrik sangat mudah, biaya yang dikeluarkan juga sangat murah,
waktu yang dibutuhkan juga agak sedikit luang, jadi budidaya jangkrik bisa dilakukan
oleh siapa saja, bisa hanya untuk usaha sampingan atau usaha pokok,yang jelas jika
kita sudah tahu cara beternak jangkrik dengan benar, maka mungkin saja ternak
jangkrik bisa mendatangkan penghasilan yang lumayan besar buat kita.

Langkah-langkah yang harus di persiapkan dalam cara budidaya jangkrik :


1. Membuat kandang Jangkrik
Langkah pertama yang harus dipersiapkan adalah membuat kandang jangkrik,
kandang jangkrik bisa kita buat hanya berbentuk kotak, kurang lebih ukuran
kotaknya panjang 1 meter, lebar 0,5 meter dan tinggi 0,6 meter, gunakanlah bahan
pinggiran kotak yang licin seperti dari bahan seng agar jangkrik tidak mudah merayap
dan loncat ke atas. kotak seperti ini bisa menampung kurang lebih 500 ekor jangkrik.

Buatlah dua kandang jangkrik yang satu kandang berfungsi untuk pemeliharaan, dan
kandang atunya untuk perkawinan.
2. Membuat Landasan di dalam kandang
Agar jangkrik tumbuh berkembang dengan baik, buatlah landasan di dalam kandang
tersebut yang sudah kita buat, landasan kandang bisa menggunakan bahan pasir,
tuangkanlah pasir ke dalam kandang secara merata kira-kira 1-2 inc, fungsinya selain
baik untuk pertumbuhan jangkrik, pasir ini sebagai arena bermain dan berjalan, dan
menjaga agar kanang tetap kering.
3. Siapkan bibit jangkrik
Langkah selanjutnya cara budidaya jangkrik adalah menyiapkan bibit jajngkrik, anda
bisa menentukan berapa yang akan dikembangbiakan, bisa dari mulai jumlah 50 ekor
atau lebih, usahakan dalam pengembangbiakan jangkrik awalnya harus di perbanyak
jangkrik betina, agar cepat memperoleh bibit yang kita inginkan. Cara membedakan
jangkrik betina atau jantan bisa dilihat di ekor yang memiliki buntut panjang seperti
jarum itu adalah jangkrik betina, dan juga bisa membedakan dari bulu, kalau jantan
mempunyai bulu yang kriting, sedangkan betina mempunyai bulu halus.
4. Persiapkan pakan jangkrik
Pakan/makanan jangkrik yang sangat di gemari dan sangat baik untuk
pertumbuhannya adalah seperti : bayam, buah, kentang, dan juga jenis sayuran
lainnya. Hindari makanan jangkrik yang terlalu basah, agar kondisi kandang tetap
kering.
5. Menjaga suhu kandang agar tetap hangat
Menjaga suhu kandang sangat penting diperhatikan karena ini akan membantu
mempercepar proses penetasan telur, suhu kandang yang normal adalah 80-90
ferenheit. Bisa menggunakan alat tambahan untuk menjaga suhu kandang seperti
bohlam lampu.
6.

Mengawinkan Jangkrik

Langkah selanjutnya yang harus dipersiapkan adalah mengawinkan jangkrik,


mengawinkan jangkrik bisa dilakukan setelah tahap pemeliharaan sekitar dua minggu,
setelah itu jangkrik siap dikembangbiakan. Setelah meletakan telur anda bisa
mengganti kotak pemeliharaan dengan yang baru, perlahan-lahan sambil melihat
melihat masa perkawinan anda akan melihat jangkrik menancapkan telur ke media
pasir

7. Inkubasi Telur
Letakan telur di tempat yang memiliki suhu 80-90 farenhite, telur akan segera
menetas dalam jangka waktu kurang lebih 2 minggu, dan anda akan melihat jangkrik
kecil keluar dari dalam pasir. Lalu pindahkan anak jangkrik ke kandang yang baru
seperti anda meletakan indukan jangkrik pertama kali.

Demikian tips dari saya tentang cara budidaya jangkrik, semoga tips ini bisa
bermanfaat untuk anda yang tertarik untuk memulai usaha bisnis jangkrik. Sumber
artikel ini hasil saya membaca blog dan buku, jika ada yang kurang silahkan anda
menambahkan di kolom komentar, terimaksih.

Anda bisa browsing di internet siapa saja yang sudah sukses menjalankan usaha bisnis
ternak jangkrik, sebagai tambahan motivasi bahwa ternak jangkrik sangat
menjanjikan.

ARTIKEL LAIN

Berternak Jangkrik dan Mungkin sudah di paparkan sama temen temen Sebelumnya ,
dengan Biaya Yang Sangat Murah dan bisa Memanfaatkan waktu berpeluang
menjadikan Sebuah Penghasilan yang sangat Lumayan , tidak memakan waktu kita
Bekerja dan Usaha Bisnis Berternak Jangkrik saat ini Merupakan Sebuah Peluang
Bagi kita . akibat Penigkatan Grafik Kebutuhan Pasar , maka Jangkrik Menjadi
Sebuah Peluang Bisnis yang Berfotensi untuk Maju , Jangan Di Lihat dari Hewan
Peliharan yang Kita Ternak , dan Sudah Banyak Sebagian Orang yang Menggeluti

Usaha Bisnik Berternak jangkrik Menjadi Sukses .


Langkah - Langkah Awal Yang Harus Kita lakukan Terlebih Dahulu Terhadap
Berternak Jangkrik :
Mari Kita Lihat cara- cara Awal Yang Harus Kita Perhatikan Agar Usaha dan Upaya
Kita Untuk Melaksanakannya agar mencapai Kesempurnaan Untuk Menjadi Sukses
Hanya Dengan Berternak Jangkrik

1. Siapkan kandang khusus ( Media ) Yang Harus Kita Perhatikan :


Sebaiknya persiapkan 2 kandang, satu untuk pemeliharaan dan satunya lagi untuk
perkawinan. Pilih kotak yang memiliki pinggiran agak tinggi serta terbuat dari bahan
yang cukup licin agar jangkrik peliharaan anda tidak meloncat keluar. Sebuah kotak
berukuran 53 liter mampu menampung jangkrik hingga 500 ekor kurang lebih .

2. Siapkan Landasan Buat di dalam kandang :


Anda dapat menggunakan pasir sebagai landasan agar jangkrik dapat berkembang
dengan baik . Tuangkan pasir ke dalam kotak penyimpanan dengan ketinggian sekitar
2 inci atau pun lebih sedikit . Bahan ini sangat penting agar jangkrik bisa berjalanan
atau pun bermain , selain itu juga bisa menjaga agar kotak penyimpanan tetap kering.
Gantilah alas secara teratur 1 hingga 6 bulan sekali.

3. Siapkan bibit Terlebih dahulu :


Tentukan jumlah jangkrik yang hendak Anda budidayakan . Anda dapat mencoba
memulainya dengan 30 hingga 50 ekor jangkrik. Pastikan di dalam populasi jangkrik
tersebut ada betinanya, kalau bisa betinanya lebih banyak daripada pejantan
tergantung kita Membaginya . Jangkrik betina bisa dikenali dengan ekor ( atau disebut
ovipositor) yang lebih panjang dan juga memiliki sayap yang lebih sempurna
dibandingkan jangkrik jantan.

4. Persiapkan makanannya :
Hindari untuk memberi makanan basah agar tidak membasahi lapisan pasir atau .
Makanan yang dapat kita cari antara lain bayam, buah, kentang, dan berbagai sayuran
lainnya. Sedangkan untuk minum, anda dapat mempersiapkan semacam tatakan yang
diisi dengan air bersih ( wadah air) . Sebisa mungkin hindari pemakaian alat yang bisa

membuat lapisan pasir basah.

5. Jauhkan dari Suhu yang Tidak di Inginkan terhadap kandang :


Jagalah suhu kandang agar tetap hangat yang dapat membantu proses penetasan telur.
Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghangatkan suhu ruangan, seperti
memakai alat pemanas atau lampu ( Penting dan penting ). Suhu terbaik untuk
jangkrik adalah 80-90 derajat Farenheit teman - teman .

6. Poin yang harus di pelajari Juga saat Tahap Perkawinan :


Tahap selanjutnya adalah mengawinkan mereka. Tunggu selama kurang lebih 2
minggu setelah pemeliharaan agar jangkrik-jangkrik tersebut siap dikembangbiakkan.
Setelah meletakkan telur, anda bisa mengganti kotak pemeliharaan dengan yang baru.
perlahan -lahan sambil melihat masa perkawinan , jangkrik akan Mulai Menancapkan
Telurnya ke Media Pasir .

7. Inkubasi telur
Letakkan telur di tempat yang memiliki suhu 85-90 derajat Farenheit. Telur akan
segera menetas alam jangka waktu kurang lebih 2 minggu. Anda akan melihat
jangkrik-jangkrik yang masih kecil keluar dari dalam pasir. Jika semuanya sudah
keluar, ambil dan letakkan ke dalam kotak penyimpanan baru seperti saat pertama
memelihara indukan.
"Demikian Langkah -langkah Cara Berternak Jangkrik Yang bisa saya Kupas ,
Semoga Bermanfaat dan Semoga Sukses . Selamat membaca dan Selamat
Mencoba "

ARTIKEL LAIN
Sipendik.com Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan hewan yang satu ini,
apalagi bagi Anda pecinta burung tentunya sering mencari dan membeli jangkrik
untuk pakan burung. Pada kesempatan kali ini sipendik akan mengulas tentang Cara
Cerdik Bisnis Ternak Jangkrik . Sekarang ini memang budidaya atau ternak jangkrik
sudah menjadi salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Apalagi banyak orang rela
merogoh kocek nya hanya untuk membeli jangkrik karena kebutuhan hobi mereka

memelihara burung.
Bagi Anda yang ingin memulai bisnis tidak ada salahnya untuk mencoba peruntungan
dibidang ternak jangkrik, karena semakin banyaknya masyarakat yang mencari
jangkrik untuk keperluan pakan burung. Selain itu permintaan akan ketersediaan
jangkrik tiap tahun semakin meningkat dan kini jangkrik sudah menjadi salah satu
komoditi ekspor yang layak untuk diperhitungkan.
Selayang pandang
Secara umum untuk memproduksi jangkrik untuk keperluan pakan ikan dan pakan
burung memerlukan waktu hanya sekitar 2-3 bulan. Jangkrik betina memiliki siklus
hidup kurang lebih 3 bulan dan untuk jangkrik pejantan sekitar kurang dari 3 bulan.
Pada fase hidupnya jangkrik betina bisa memproduksi hingga lebih dari 500 butir
telur.
Di Indonesa terdapat lebih dari 1000 macam varietas jangkrik, varietas jangkrik yang
sering dibudidayakan oleh petani sekarang ini yaitu Gryllus Mitratus dan Gryllus
testaclus yang digunakan sebagai pakan ikan dan burung..Kedua jenis jangkrik ini
dapat Anda bedakan dari melihat bentuk tubuhnya, untuk jenis Gryllus Mitratus
wipositor kelihatan lebih pendek dan memiliki garis putih pada sayap punggung
bagian pinggir serta tampilannya lebih tenang.
Manfaat Jangkrik Untuk Kesehatan
Tahukah Anda jika jangkrik memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, ternyata
serangga ini memiliki banyak kandungan seperti asam amino protein serta asam
lemak esensial. Protein pada jangkrik berdiri dari protein omega 9, omega 6, dan
omega 3. Menurut pakar gizi kandungan protein pada jangkrik 3 kali lipat dari
kandungan protein pada daging sapi, daging ayam, dan udang. Luar biasa sekali
bukan?
Kandungan protein pada jangkrik dapat berfungsi sebagai antioksidan yang bisa
mencegah penyumbatan dan penyempitan pembuluh pembuluh darah. Selain itu asam
amino berfungsi untuk menjaga elastisitas persendian tulang, kornea mata, dan sel

kulit serta bisa menghambat penuaan dan penyakit katarak. Omega 3 pada jangkrik
sangat baik dikonsumsi oleh bayi atau anak anak pada masa pertumbuhan. Manfaat
lain dari jangkrik untuk orang dewasa yang mempunyai permasalahan seksual,
jangkrik ini bisa menjadi solusi membantu meningkatkan vitalitas untuk pria maupun
wanita.
Persyaratan Lokasi Ternak
Dalam budidaya ternak jangkrik, Anda perlu memperhatikan beberapa aspek lokasi
diantaranya kondisinya harus tenang, tidak terkena cahaya matahari secara langsung,
dan usahakan kondisi sirkulasi udara baik. Sebaiknya untuk pemilihan lokasi ternak
jangrik, jauhkan dari sumber-sumber kebisingan semacam jalan raya, pasar dan lain
sebagainya
Langkah-langkah ternak jangkrik
Dalam beternak jangkrik, Anda harus memperhitungkan beberapa hal secara matang
supaya meminimalkan kerugian usaha. Berikut ini kami akan mengulas secara
mendalam cara budidaya jangkrik;
Penyiapan sarana dan peralatan
Jangkrik adalah hewan yang active pada malam hari, oleh karenanya sebaiknya lokasi
atau rumah jangkrik ditempatkan pada lokasi yang teduh. Usahakan lokasi kandang
penelusuran jangkrik terhindar dari lalu lalang orang lewat. Buat kandang jangkrik
semirip mungkin dengan kondisi habitat aslinya dengan cara mengolesi dinding
kandang dengan lumpur sawah dan tidak lupa berikan daun kering seperti daun
pisang, daun sukun, dan daun-daun yang lainsebagai tempat persembunyian jangkrik.
Pada bagian dinding atas kandang sebaiknya dilapisi dengan lakban supaya jangkrik
tidak bisa merayap naik sampai keluar kandang. Salah satu sisi pada kandang
sebaiknya dilapisi dengan kain kasa untuk mempermudah sirkulasi udara di dalam
kandang serta bermanfaat menjaga kelembapan udara. Ukuran kandang jangkrik
tidaklah baku, Anda bisa mengaturnya sendiri sesuai dengan jumlah populasi jangkrik
yang akan budidayakan.

Berdasarkan pengamatan kami di lapangan, bentuk kandang jangkrik secara umum


berbentuk segi panjang dengan tinggi 30-50 cm dengan lebar 60-100 cm serta
panjangnya 120-200 cm. kandang jangkrik terbuat dari kayu yang menggunakan
kerangka kaso atau Anda bisa memakai triplek untuk menghemat biaya. Kandang
jangkrik bisa dibuat secara bersusun dan buatlah kaki penyangga untuk kandang
paling bawah. Hal itu untuk menghindari gangguan binatang lain seperti tikus, semut,
dan serangga lain. Tiap-tiap kaki penyangga sebaiknya diberi oli atau minyak supaya
binatang-binatang penggangu tidak bisa merayap ke atas kandang.
Pembibitan
1. Pemilihan Bibit dan Calon Induk
Calon indukan jangkrik harus dalam kondisi sehat, tidak sakit, serta tidak cacat dan
usianya sekitar 10-20 hari. Indukan jangkrik yang bagus adalah jangkrik yang berasal
dari habitat aslinya atau alam bebas, karena pada umumnya mempunyai ketahanan
tubuh yang lebih baik dibandingkan indukan hasil peliharaan. Namun jika Anda tidak
mendapatkan indukan cake dari habitat aslinya tidak perlu khawatir Anda bisa
membelinya di toko peternakan terdekat.
Berikut ini kami sampaikan ciri-ciri dari indukan jantan dan betina yang bagus:
Indukan:
1. sungut (antena) masih panjang dan lengkap
2. kedua kaki jangkrik bagian belakang masih lengkap
3. dapat melompat secara tangkas, gesit dan kelihatan sehat
4. badan dan bulu memiliki warna hitam mengkilap
5. pilihlah indukan yang besar
6. Pilih jangkrik yang mengeluarkan cairan dari mulut dan duburnya jika dipegang
Induk jantan:
1. sering mengerik
2. permukaan sayap atau punggung jangkrik, kasar dan bergelombang
3. tidak memiliki ovipositor di ekor

Induk betina:
8. tidak mengerik
9. permukaan sayap atau punggung halus
10.

terdapat ovipositor di bawah ekor yang berfungsi untuk mengeluarkan


telur

2. Perawatan Bibit dan Calon Induk


Perawatan jangkrik yang sudah dikeluarkan dari lokasi penetasan berusia 10 hari
sebaiknya perhatikan betul dan dikontrol makanannya, supaya pertumbuhan anak
menjadi lebih cepat. Perlu Anda perhatikan adalah jika makanan yang diberikan ke
anakan jangkrik kurang, bisa mengakibatkan terjadinya kanibal dengan memakan
anakan yang lemah. Pada umumnya makanan yang diberikan seperti singkong, ubi,
sayuran dan daun-daun yang bisa Anda berikan bergantian.
3. Perkembangbiakan Jangkrik
Cara perkembangbiakan jangkrik dengan mengawinkan indukan jantan dan indukan
betina, untuk proses bertelurnya menggunakan cara alami dan cara cesar. Namun jika
Anda melakukan dengan cara sesar indukan betina nya kemungkinan besar akan mati
dan telur yang diperoleh bisa merata tuanya akibatnya daya tetasnya menjadi rendah.

4. Cara Reproduksi dan Perkawinan Jangkrik


Indukan jangkrik bisa memproduksi telur dengan daya tetas yang tinggi kurang lebih
80-90 %, jika diberikan makanan yang bergizi tinggi. Adapun untuk makanannya
tergantung dari peternaknya itu sendiri, namun kami memberikan rekomendasi
dengan memberikan makanan seperti ketan hitam, bekatul jagung, tepung ikan,
kuning telur bebek, dan bisa ditambahkan vitamin jika diperlukan.
Di alam bebas jangkrik biasanya menetaskan telurnya di pasir atau tanah. Oleh karena
itu, sebaiknya Anda menyiapkan media pasir yang dimasukkan ke piring kecil di
kandangnya. Tempatkan indukan betina dan jantan dengan rasio perbandingan 10:2
supaya didapatkan telur yang mempunyai daya tetas yang tinggi. Jangkrik yang sudah
selesai bertelur selama 5 hari, segera dipisahkan telur dari induk nya supaya tidak
dimakan indukannya tersebut. Kemudian segera semprotkan cairan antibiotik
(cotrymoxale) untuk membersihkan kuman-kuman atau calon penyakit yang ada
dalam kandang.
5. Proses kelahiran
Siapkan kandang yang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yang lembut untuk
tempat penetasan telur. Masukkan telur ke dalam satu kandang menggunakan 1-2
sendok teh, dengan perkiraan 1500-2000 butir telur per sendoknya. Pada proses
kelahiran berlangsung warna telur jangkrik akan mengalami perubahan dari bening
menjadi kelihatan agak keruh. makalah kelembaban telur dengan melakukan
penyemprotan setiap hari dan sebaiknya telur dibolak-balik supaya tidakjamuran.
Telur jangkrik akan menetas secara merata sekitar 4-6 hari.
Pemeliharaan Jangkrik
Selalu jaga kondisi kebersihan kandang jangkrik karena dengan menjaga kondisi
kebersihan kandang maka bisa mencegah jadinya penyebaran penyakit yang bisa
mengurangi tingkat produktivitas itu sendiri. Jika ditemukan jangkrik yang sakit
sebaiknya segera disahkan supaya tidak menular ke jangkrik-jangkrik yang masih
sehat. Jagalah kondisi kandang agar tetap lembab namun tidak basah, supaya tidak
menyebabkan timbulnya beberapa penyakit. Pemberian makanan jangkrik dimulai

dari anakan yang berusia 1-10 hari dengan diberi makan voor atau makanan ayam
yang terbuat dari beras merah, kacang kedelai, dan beras kering yang sudah
dihaluskan. Setelah usia jangkrik lebih dari 10 hari bisa diberikan makanan seperti
sayuran disamping gambas dan jagung muda. Sementara itu untuk jangkrik yang lagi
dijodohkan diberi makanan diantaranya wortel, sawi, jagung muda, daun singkong,
kacang tanah serta mentimun yang memiliki kandungan air yang tinggi. Selain itu ada
juga yang menambahkan tepung ikan, ketan hitam, bekatul jagung, kuning telur
bebek, serta vitamin yang dihaluskan yang kemudian dicampur menjadi satu.
Panen Jangkrik
Bagi anda yang ingin beternak jangkrik ada dua jenis hasil utama yang bisa Anda
dapatkan dari usaha ini yaitu yang pertama penjualan telur yang bisa digunakan oleh
peternak lainnya, kedua jangkrik dewasa sebagai makanan burung dan ikan dan bisa
digunakan pula sebagai tepung jangkrik
Bagi Anda yang ingin menjual telurnya bisa menempatkan telur di media pasir atau
tanah yang kemudian ditempatkan pada media kain yang basah, untuk setiap lipatan
kainnya Anda bisa menaruh 1 sendok teh telur yang kemudian siap dijual. Apabila
ingin menjual jangkrik dewasa bisa dipanen pada usia 40-50 hari atau 55-70 hari yang
ciri cirinya yaitu sudah mulai tumbuh sayap.
Demikianlah artikel sipendik tentang Cara Cerdik Bisnis Ternak Jangkrik , semoga
bisa menginspirasi Anda dalam memulai ternak jangkrik. Semoga sukses..

ARTIKEL LAIN
Cara Beternak Jangkrik yang gampang dan tidak ribet? yah, ternak jangkrik
merupakan suatu komoditi dan jenis usaha yang cukup menjanjikan bagi para
pencitinta jangkrik dan burung, Usaha ternak jangkrik adalah sebuah peluang usaha
yang pada beberapa tahun lalu sempat booming ini sempat redup, tetapi bukan tidak
mungkin anda tidak bisa menangkap peluang usaha ternak jangkrik bukan?Meskipun
usaha ternak jangkrik diberitakan secara bombastis info peluang usaha nya pada
beberapa waktu yang lalu dan pada akhirnya mulai meredup, bagi anda yang ingin
mencoba usaha ternak jangkrik bisa memanfaatkan peluang usaha yang sempat
meredup ini bisa kembali booming, kenapa tidak.Memulai usaha ternak jangkrik,

alangkah baiknya bila jangkrik indukan nya berasal dari alam asli dan juga dalam
keadaan baik dengan kata lain tidak cacat indukannya. Memang untuk mendapatkan
jangkrik langsung dari alam sangat sulit didapat, untuk itu sebagai alternatif pengganti
anda bisa membuat indukan tentu dengan perawatan yang lebih.

Peluang usaha ternak jangkrik bagus untuk dikembangkan mengingat dengan sering
orang mengadakan lomba burung, karena jangkrik juga merupakan pakan burung itu.
Harga jual jangkrik sendiri mulai dari Rp. 40 ribu sampai dengan Rp. 50 ribu per kilo
gram nya. Coba anda bayangkan kalau kita bisa memproduksi 100 Kg Jangkrik , bisa
dihitung berapa hasilnya .. Rp. 5 Juta / bulan , Sangat lumayan ya?

Usaha budidaya jangkrik sendiri minim kelemahan atau resikonya, karena


keberhasilannya bisa 90%. Keberhasilan dalam penetasan dan pembesaran jangkrik
juga sama-sama 90%, asalkan anda merawat jangkrik dengan sungguh-sungguh dan
dalam pemberian pakan jangkrik tidak mengalami keterlambatan.

tidak banyak bicara lau ni cara cara nya :

Pesyaratan lokasi untuk budidaya atau beternak jangkrik


1. Lokasi budidaya harus tenang, teduh dan mendapat sirkulasi udara yang baik.
2. Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya dan lain
sebagainya.
3. Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau berlebihan.
4. Bebas dari gangguan predator
5. Jauh dari kandang ayam

Cara budidaya atau beternak jangkrik


1. Penyiapan Sarana dan Peralatan kandang jangkrik
Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang
jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yang teduh
dan gelap. Untuk menjaga kondisi kandang yang mendekati habitatnya, maka dinding
kandang diolesi dengan lumpur sawah dan diberikan daun-daun kering seperti daun
pisang, daun timbul, daun sukun dan daun-daun lainnya untuk tempat persembunyian
disamping untuk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas

kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap
naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yang
ditutup kasa untuk memberikan sirkulasi udara yang baik dan untuk menjaga
kelembapan kandang. Untuk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik, tidak ada ukuran
yang baku. Yang penting sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah populasi jangkrik
tiap kandang.
Kandang jangkrik biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm,
lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak (kandang) dapat dibuat
dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang
dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, dan kandang paling
bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. Untuk menghindari gangguan
binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki
kandang dialasi mangkuk yang berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk)
yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.
saya berikan contoh bila ingin membuat kandang jangkrik

2. Pembibitan jangkrik

Bibit jangkrik yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat, tidak sakit,
tidak cacat (sungut atau kaki patah) dan umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk
jangkrik yang baik adalah jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas,
karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina
tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan.
Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif.

Adapun ciri-ciri indukan jangkrik , induk betina, dan induk jantan yang adalah
sebagai berikut:

1. Indukan betina jangkrik sungutnya (antena) masih panjang dan lengkap dengan
kedua kaki belakangnya masih lengkap sehingga bisa melompat dengan tangkas, gesit
dan kelihatan sehat. Badan dan bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap. Sebaiknya
pilihlah induk yang besar dangan memilih jangkrik yang mengeluarkan zat cair dari
mulut dan duburnya apabila dipegang.
2. Induk jantan Jangkrik selalu mengeluarkan suara mengerik dengan permukaan
sayap atau punggung kasar dan bergelombang. Tidak mempunyai ovipositor di ekor

Perawatan jangkrik yang sudah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari
harus benar-benar diperhatikan dan dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya
sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan
menjadi kanibal memakan anakan yang lemah. Selain itu perlu juga dikontrol
kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa dan
laba-laba. Untuk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan
sampai kurang. Makanan yang biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran dan
dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari.

Sampai saat ini pembiakan Jangkrik yang dikenal adalah dengan mengawinkan induk
jantan dan induk betina, sedangkan untuk bertelur ada yang alami dan ada juga
dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar
kemungkinannya mati dan telur yang diperoleh tidak merata tuanya sehingga daya
tetasnya rendah.
Induk dapat memproduksi telur yang daya tetasnya tinggi 80-90 % apabila
diberikan makanan yang bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan
yang khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item,
tepung ikan, kuning telur bebek, kalk dan kadang-kadang ditambah dengan vitamin.
Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang
khusus peneluran disiapkan media pasir yang dimasukkan dipiring kecil.
Perbandingan antara betina dan jantan 10 : 2, agar didapat telur yang daya tetasnya
tinggi. Apabila jangkrik sudah selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan
dari induknya agar tidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dalam
disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).
Dalam satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh
telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini
berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh.
Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari dan telur harus
dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6
hari.

3. Pemeliharaan Jangkrik
Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dalam pengelolaan peternakan jangkrik ini
sanitasi merupakan masalah yang sangat penting. Untuk menghindari adanya zat-zat
atau racun yang terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan
kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu dan diolesi
lumpur sawah. Untuk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki dan
setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yang berisi air.
Perawatan jangkrik disamping kondisi kandang yang harus diusahakan sama
dengan habitat aslinya, yaitu lembab dan gelap, maka yang tidak kalah pentingnya
adalah gizi yang cukup agar tidak saling makan (kanibal).

4. Pemberian Pakan jangkrik

Anakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yang dibuat darikacang
kedelai, beras merah dan jagung kering yang dihaluskan. Setelah vase ini, anakan
dapat mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda dan gambas.
Sedangkan untuk jangkrik yang sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain : sawi,
wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan
airnya tinggi. Bahkan ada juga yang menambah pakan untuk ternak yang dijodohkan
anatar lain : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk dan
beberapa vitamin yang dihaluskan dan dicampur menjadi satu.

5. Pemeliharaan Kandang
Air dalam kaleng yang terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari sekali dan
kelembapan kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai
masuk kedalam kandang.
Hama dan penyakit jangkrik
1. Penyakit, Hama dan Penyebabnya Sampai sekarang belum ditemukan penyakit
yang serius menyerang jangkrik. Biasanya penyakit itu timbul karena jamur yang
menempel di daun. Sedangkan hama yang sering mengganggu jangkrik adalah semut
atau serangga kecil, tikus, cicak, katak dan ular.

2. Pencegahan Serangan Hama dan Penyakit Untuk menghindari infeksi oleh jamur,
maka makanan dan daun tempat berlindung yang tercemar jamur harus dibuang.
Hama pengganggu jangkrik dapat diatasi dengan membuat dengan membuat kaleng
yang berisi air, minyak tanah atau mengoleskan gemuk pada kaki kandang.
3. Pemberian Vaksinasi dan Obat Untuk saat ini karena hama dan penyakit dapat
diatasi secara prefentif, maka penyakit jangkrik dapat ditekan seminimum mungkin.
Jadi pemberian obat dan vaksinasi tidak diperlukan.

Panen Jangkrik
Peternak jangkrik dapat memperoleh 2 (dua) hasil utama yang nilai ekonomisnya
sama besar, yaitu: telur yang dapat dijual untuk peternak lainnya dan jangkrik dewasa
untuk pakan burung dan ikan serta untuk tepung jangkrik.
Tinjauan ekonomi
Dengan modal awal Rp 1,4 juta, petani bisa memulai usaha beternak jangkrik. Modal
awal tersebut digunakan untuk kandang, telur, pakan, dan biaya persiapan lainnya
(Belum termasuk biaya pengangkutan dan pendampingan):
-Kotak (20 buah) Rp 200.000
-Telur 400 gr Rp 240.000
-Pakan 120 kg Rp 900.000
-Beban oven Rp 50.000
-Biaya administrasi Rp 10.000

-Total Rp 1.400.000
Penghitungan keuntungan per 80 kg jangkrik hasil panenan yang dijual Rp 30.000 per
kilogram:
-Penjualan 80 kg jangkrik Rp 2.400.000
-Modal Rp 1.400.000
-Biaya pengangkutan satu paket Rp 100.000
-Keuntungan Rp 900.000
bagaimana apakah tips diatas bermanfaat..??? untuk saat ini peminat burung kicauan
makin melonjak maka untuk kebutuhan pakan burung terutama jangkrik pasti ikut
melonjak juga.. ini merupakan bisnis yang bagus untuk saat ini. sekian untuk Cara
Beternak Jangkrik yang gampang dan tidak ribet.

ARTIKEL LAIN
Panduan serta tips lengkap cara ternak atau budidaya jangkrik untuk pemula.
Setelah beberapa waktu lalu saya menyelesaikan sebuah artikel tentang cara
berternak lele maka pada kesempatan ini saya akan berbagi tips buat agan-agan yang
sedang mencari peluang bisnis baru dibidang budidaya hewan atau peternakan,
mungkin artikel ini bisa menjadi inspirasi buat anda untuk menciptakan sebuah
peluang usaha baru yang tidak membutuhkan biaya yang besar dan tentunya mudah
untuk dilakukan.
Mungkin sebagian orang menganggap jangkrik adalah hewan yang menjijikan, namun
jika anda menganalisa dengan cermat bahwa hewan ini banyak dicari-cari orang untuk
pakan burung peliharaan mereka. Naahh..setelah mengetahui hal tersebut inilah
peluang

bisnis

yang

bisa

mendatangkan

uang

apabila

anda

berhasil

membudidayakannya. Masih penasaran dengan cara ternak jangkrik...?? mari baca


ulasan berikut ini

Jangkrik merupakan salah satu hewan yang sangat mudah sekali untuk di
perkembagbiakan jika anda ingin menekuni bisnis di bidang ini berikut adalah tips
berternak dan budidaya jangkrik untuk pemula.
Dari artikel-artikel sahabat saya di blogger sebenarnya dalam beternak jangkrik ada
dua fase yang pertama adalah fase induk yaitu saat induk menelurkan telurnya dan
fase yang kedua adalah fase telur menetas sampai jangkrik itu tumbuh menjadi
dewasa.

Pada artikel kali ini tentang fase ke dua yaitu fase penetasan jangkrik sampai tumbuh
menjadi dewasa. Cara yang pertama adalah dengan menaruh telur jangkrik itu dalam
kandang dan pada bagian alasnya bisa memakai teriplek yang berfungsi untuk tempat
dari telur jangkrik kemudian di tutup dengan menggunakan kain tipis dan di beri air

sedikit saja agar supaya lembab.


Setelah itu disamping telur jangkrik disediakan makanan ayam yaitu por supaya
jangkrik mudah mencari makanan saat menetas nanti. hal tersebut harus dilakukan
karena sifat jangkrik itu akan memakan temannya sendiri kalau makanan itu tidak ada
atau kanibalisme

jika jangkrik itu mulai menetas baru bisa dikasih sayuran seperti kangkung, kobis,
daun singkong, serta daun yang lainnya supaya jangkrik itu cepat tumbuh menjadi
besar.
pola pemberian makanan itu dilakukan setiap hari secara rutin sampai jangkrik itu
tumbuh menjadi besar.

ARTIKEL LAIN
Cara Mengenali Telur Jangkrik
Thursday, March 6th, 2014 - Budidaya Jangkrik, Ternak Jangkrik
Di internet banyak sekali orang yang jual telur jangkrik, kali ini tim budidaya jangkrik
akan memberikan sedikit edukasi tentang cara mengenali telur jangkrik biar anda
yang baru atau masih mau memulai ternak jangkrik tidak salah memilih telur
jangkrik.
Oke lanjut saja kita akan menerangkan menggunakan gambar asli dari telur jangkrik
yang kita produksi.

telur jangkrik muda dan tua


Telur jangkrik biasanya berumur sampai 10 hari, yang pada posisi itu telur pasti
menetas semua. nah, mungkin anda masih bingung dan belum begitu paham,
bagaimana cara menghitung umur telur jangkrik?? oke, saya jawab skalian disini.
umur telur jangkrik dihitung mulai dari ketika induk jangkrik bertelur dipasir sampai
telur jangkrik menetas. Ketika umur telur jangkrik 1-3 hari , telur masih kecil-kecil
seperti kristal. Umur 4 hari mulai kelihatan bentuk nya, (pada posisi telur jangkrik
umur 1-4 hari , telur masih bercampur dengan pasir agar cepat tumbuh dan
berkembang). Kemudian telur umur 5 hari dan seterus nya di perlihatkan pada gambar
dibawah ini.

telur jangkrik muda umur 5 hari


Ini merupakan telur jangkrik umur 5 hari. pada umur ini telur disaring dan dipisahkan
dengan pasir. Telur yang seperti ini yang biasanya kita paket kan dan kita kirim
keteman2 pem budidaya jangkrik yang berada di luar jawa.

telur jangkrik muda umur 6 hari


Seiring bertambahnya usia, warna telur juga akan berubah. Gambar diatas merupakan
telur muda yang sudah berumur 6 hari.

telur jangkrik tua umur 8 hari


Dan ini ada telur tua yang berumur 8 hari yang sudah siap menetas tinggal menunggu
waktu.

telur jangkrik tua umur lebih dari 9 hari


Gambar diatas merupakan telur jangkrik yang hampir menetas semua. oke saya rasa
cukup ini saja yang bisa saya berikan sedikit panduan ternak jangkrik.