Anda di halaman 1dari 52

PERENCANAAN TAMBANG

(MINE PLANNING)

PERENCANAAN TAMBANG MERUPAKAN BAGIAN


DARI TAHAPAN PERTAMBANGAN,
(MULAI DR PROSPEKSI S.D PEMASARAN BHN
GALIAN).
TUJUAN MINE PLANNING
AGAR KEGIATAN MINING (TAMKA, TBT, TAMBANG
BAWAH AIR) DPT BERLANGSUNG DGN : EFEKTIF,
EFISIEN, MEMPERHATIKAN FAKTOR K3LH SERTA
DPT MEMENUHI ASPIRASI STAKE HOLDER .

(STAKE HOLDERS : KARYAWAN TAMBANG,


PENGUSAHA TAMBANG, MASYARAKAT SEKITAR
TAMBANG, PEMERINTAH,LEMBAGA SWADAYA).
FAKTOR-FAKTOR UTAMA (DASAR) MINE PLANNING
1 MINERAL EVALUATION
2. MINING ENGINEERING.
3. OPERATION
4. GEOTECHNICAL ENGINEERING
5. ENVIRONMENTAL
6. OTHERS (LAINNYA).
POINT 1. MINERAL EVALUATION,
A. BANYAKNYA CADANGAN TERUKUR

JUMLAH CAD.YG DIDAPAT DR HSL


EKSPLORASI, TINGKAT KESALAHAN 20 %
(CAD.TDK TERUKUR TDK AKURAT).
B. CADANGAN TERTAMBANG
JUMLAH CAD.YG DPT DITAMBANG DLM
LOKASI KP/IUP.
C. QUALITY (KUALITAS) BHN GALIAN.
D. STRIPPING RATIO (SR , WASTE/ORE
RATIO))
E. VARIABILITAS KADAR DAN RATA-RATA
F. PETA SEBARAN CAD, GMBR 3 DIMENSI,

ETC (BACK UP).


CONTOH :
1. CADANGAN TERUKUR 3.000.000 MT.
2. CADANGAN TERTAMBANG 2.400.000 MT.
3. STRIPPING RATIO 1/7,6.
4. QUALITY Fe 61 % - 67 %, (IRON ORE).
REJECT 59 %
5. PETA SEBARAN, GMB 3 DIMENSI ETC,
ADA.)
CONTOH 2
1. CADANGAN TERUKUR 2.000.000 MT

2. KADAR Au RATA-RATA 9,8 GRAM/TON.


3. KADAR Ag RATA-RATA 22 GRAM/TON.
4. CAD.TERTAMBANG 1.600.000 MT.
4. MINING RECOVERY 80 %.
5. STRIPPING RATIO 1/11,6 (TOTAL).
6. PETA SEBARAN, GMBR 3 DIMENSI ETC
ADA.
FAKTOR II MINING ENGINEERING (PERENCANAAN
TEKNIK PENAMBANGAN TERBUKA).
1. KAP.PROD DAN SR YG OPTIMAL.
( MULAI DR KAP.KECIL, DGN SR
PENYEBUTNYA KECIL)

START DARI UJI COBA TAMBANG 15.000


MT/BLN, SR 1/3,2 1,3,7)
2. PERALATAN YG DIGUNAKAN
ALAT GALI
ALAT MUAT
ALAT ANGKUT.
CONTOH
KAP.TAMBANG 25.000 MT/BULAN,
SR 1/4,4, EXCAVATOR/ DOZER. 275M3
/JAM, F.EFISIENSI 0,81 (EXCV/DOZER);
JAM KERJA 225 JAM/BULAN, DT 58

M3/JAM (F.E = 1), 1 TON BHN


GALIAN = 0,79 M3.
DITANYA :
BERAPA UNIT EXCAVATOR/DOZER/DT.
EXCAVATOR.
= (25.000 )(0,79) + (4,4)(25.000)
(275)(0,81)(225)
129.750/ 50.118 UNIT = 2,588 UNIT3 UNIT.
DT = 129.750/(58)(1)(225) = 9,94 UNIT 10 UNIT
3. RENCANA PRODUKSI (TON & OB)
TOTAL CAD.TERTAMBANG 2.000.000 MT

PADA SR TOTAL 1/7,74.


MT

OB

THN I

180.000 MT, OB 630.000 M3

THN II

300.000 MT,OB 1.350.000 M3

THN III 300.000 MT,OB 1.650.000 M3.


THN IV 400.000 MT,OB 3.250.000 M3.
THN V

400.000 MT,OB 3.750.000 M3.

THN VI 250.000 MT,OB 3.150.000 M3.


THN VII 170.000 MT,OB 1.700.000 M3.
TOTAL 2.000.000 MT OB 15.480.000 M3
4. WASTE DUMP (DISPOSAL AREA).

PADA DASARNYA, DISPOSAL AREA HRS BERADA


DLM LOKASI KP/TAMBANG, AGAR BIAYA
EKONOMIS.
YG PALING EKONOMIS IALAH SISTEM
PENAMBANGAN BACK FILLING (GALI DAN
TIMBUN KEMBALI).
TETAPI ADA SELANG WKT KITA BUTUH
DISPOSAL AREA SBLM BACK FILLING
DILAKSANAKAN.
MIS.DARI TOTAL OB SEBESAR 1.500.000 M3,
YG DILAKUKAN BACK FILLING HANYA 800.000
M3, SISANYA DITIMBUNKAN PD DISPOSAL
AREA, ATAU BACK FILLING 53,33 %.

CATATAN
MISALNYA WAKTU MUAT 2 MENIT
WAKTU BONGKAR 2 MENIT
JARAK ANGKUT 2,5 KM
KECEPATAN DT = 25 KM/JAM (PERGI/PULANG)
KAPASITAS DT = 10 M3 OB
FAKTOR EFISIENSI DIANGGAP 1,0
JAM KERJA 200 JAM/BULAN.
BERAPA KAPASITAS DT/UNIT/BULAN
JAWAB :
WAKTU SIKLUS = 2 MENIT + 2 MENIT + (WAKTU
PERGI+WAKTU PULANG) = 4 MENIT + (2,5/25

+2,5/25)(60 MENIT) = 4 MENIT + (2/10)(60)=


16 MENIT
KAPASITAS/UNIT/BULAN =
= (JAM KERJA)/WAKTU SIKLUS))x KAP/UNIT
= ((200)(60)/16)(10 M3) = 7.500 M3.
JIKA JARAK KE DISPOSAL AREA JADI 5 KM,
PARAMETER/VARIABEL LAINNYA SAMA
MAKA WAKTU SIKLUS
= 2 MENIT + 2 MENIT + ((5/25 + 5/25)(60)) =
28 MENIT
KAP. 1 UNIT /BULAN= ((200)(60)/28)) x 10
= 4.285,71 M3

KITA ANGGAP 1 M3 HARGANYA = Rp.8.000,MAKA NILAI KERJA 7.500 M3 = Rp 60.000.000,-.


SEBAGAI PENYESUAIAN UNTUK PEKERJAAN
YANG BERJARAK ANGKUT OB KE DISPOSAL
AREA 5,0 KM
HARGANYA JADI
Rp.60.000.000,-/4.285,71 = Rp. 14.000,01/M3.
5. SKEDUL WKT OPERASI
BANYAKNYA HR KERJA/THN, SHIFT
KERJA ,LEMBUR ETC
TOTAL HR DLM SETAHUN 365 .
HARI KERJA

315

HARI TDK HUJAN

190 ..

HARI HUJAN

125 ..

HJ SEDIKIT

40.

HJ BANYAK

85

SHIFT KERJA
DIKENAL SBG SHIFT NORMAL
8.00-16.00

SHIFT II

16.00-24.00

SHIFT III

24.00-8.00

SHIFT I

LONG SHIFT
7.00-18.30 SHIFT II

18.30-7.00 SHIFT I
JIKA ADA KETERLAMBATAN (DELAY) DALAM
OPR.TAMKA, MIS HANYA MAMPU 30.000 BCM
DALAM SHIFT II MAKA AKAN DITAMBAHKAN
(KALAU PERLU DGN OVER TIME) PADA SHIFT III
DAN I (SHIFT II LONG SHIFT) AGAR TARGET
PROD OB TERCAPAI.
PERCOBAAN PENAMBANGAN
SUATU PERCOBAAN PENAMBANGAN
DIPERLUKAN AGAR SISTEM
PENAMBANGAN YG AKAN DITERAPKAN
DALAM KAP.MAX DAPAT BERJALAN DGN
EFEKTIF DAN EFFISIEN. SEBELUM
OPR.TAMKA PD SKALA FULL, MAKA

DIBUAT DULU MINIATURNYA (L.K 25 %)


DARI SKALA SESUNGGUHNYA AGAR DPT
MENGUJI KESIAPAN DAN UNJUK KERJA
ALAT, MANAJEMEN LAPANGAN, STRUKTUR
ORG, LOGISTIK DLL, SHG TDK AKAN
MENGALAMI KENDALA DLM OPR.MAX
NANTINYA.
CONTOH SOAL KERJA 2 SHIFT/LEBIH
SUATU TAMKA LOGAM DASAR DGN
TINGKAT PRODUKSI 30.000 MT/BULAN,
PADA SR 1/6,8; DGN KAP.DOZER 285
M3/JAM, EXCAVATOR SETARA DAN DT 58
M3/JAM/UNIT HANYA 65 % OB DAN BIJIH
DITAMBANG PADA SHIFT II 200 JAM,

SISANYA PADA SHIFT III, SEBANYAK 35 %


LAGI. 1 TON BHN GALIAN = 0,28 M3.
DITANYA :
BERAPA UNIT EXCAVATOR, DOZER DAN DT
YG DIPERLUKAN PD SHIFT II DAN III.
JWB :
KAP.DOZER/UNIT =285x200 M3= 57.000
M3
UNIT DOZER/BLN=138.060/57.000=2,422
UNIT SETARA DGN 2 UNIT.
EXCAVATOR = 2 UNIT.
UNIT DT/BLN=(138.060)/(200)(58)=

=.11,9 UNIT= 12 UNIT.

PADA SHIFT III


DOZER = 74.340/57.000 = 1,3
UNIT
JADI UNIT DOZER DAN
EXCAVATOR TETAP 2 UNIT PD
SHIFT II DAN 2 UNIT PD SHIFT III
(PEMBULATAN) DAN DT 12 UNIT
PD SHIFT II DAN DT = 6 UNIT PD
SHIFT III.

JALAN TAMBANG
JALAN TAMBANG YG DIBUAT
DISESUAIKAN
DGN KAP.TAMBANG (DGN ALAT
TAMBANG
UTAMA/DT)
JALAN TAMBANG BISA DLM 3
JALUR
JALUR I..LEBAR DT 2,5 M, JALAN TAMBANG
5 M,

JALUR 2.LEBAR DT 2,5 M, JALAN TAMBANG


8,8 M.
JALUR 3, LEBAR DT 2,5 M, JALAN TAMBANG
12,5 M.

PERENCANAAN TAMBANG SEDANG


BERJALAN
(MINING IN PROGRESS)
PERENCANAAN TAMBANG SDG BERJALAN
DIBUAT KETIKA OPR.TAMKA/TBT/TAMBANG
BW AIR SEDANG DALAM PELAKSANAAN. UTK
ITU DIPAKAI ACUAN PERENCANAAN
TAMBANG AWAL (PD TAHAP KONSTRUKSI)
DGN PEMBARUAN DATA SESUAI DGN
KONDISI TERBARU/TERKINI.
BIASANYA ADA RAPAT MINGGUAN (KAMIS
SORE) UTK MEMBAHAS RENCANA KERJA
PERENCANAAN TAMBANG SDG BERJALAN,

YG DIHADIRI OLEH UNSUR MANAJEMEN


TAMBANG.
PADA PRINSIPNYA ADA 4 POKOK BAHASAN
(SUBJECT) PADA PERENCANAAN TAMBANG
SDG BERJALAN.
1.RENCANA KEGIATAN PENAMBANGAN
2.REALISASI KEGIATAN PENAMBANGAN
3.KENDALA DALAM OPR.PENAMBANGAN
4.UPAYA MENGATASI KENDALA..
RENCANA MINGGU I JAN 2009
RENCANA MINGGU II JAN 2009
DST.RENCANA BULAN JAN 2009.

REALISASI MINGGU I JAN 2009


REALISASI MINGGU II JAN 2009
DST REALISASI JAN 2009
KENDALA DLM MINGGU I JAN 2009
KENDALA DLM MINGGU II JAN 2009
UPAYA MENGATASI KENDALA DLM MINGGU I
MINGGU II
DST. DLM JAN 2009

MANAJEMEN TAMBANG YG IKUT RAPAT


MULAI DARI
DIR.OPERASIONAL/DIR.TEKNIK/GENERAL
MANAGER/MANAGER PIT/ MINE
SUPERINTENDENT/ SUPERVISOR /FOREMAN.
CONTOH :
PIT A
CADANGAN TERTAMBANG BATUBARA
800.000 MT
(PIT A) STRIPPING RATIO 1/9,8.OB =
7.840.000 BCM

JANUARI 2009TONASE BATUBARA


(RENCANA)
60.000 MT ( 1 TON=0,79 M3).
(MINGGU I 15.000 MT, MINGGU II 15.000
MT DST)
OB TOTAL (SR RATA) .588.000 M3
OB MINGGU I ..147.000 M3(BCM)
RENCANA
OB MINGGU II147.000 M3 (BCM)
OB MINGGU III..147.000 M3
ALAT GALI (RENCANA)

DOZER 300 M3/JAM (AKTUAL) , SHIFT II 200


JAM , SHIFT III 200 JAM. ..
RENCANA UNIT DOZER (SHIFT
II)=( (588.000)/2 +(60.000)(0,79))2 / (200)
(300) =
( 294.000 +23.700)/60.000 = 5,295. 5
UNIT
PADA SHIFT III.5 UNIT JUGA
EXCAVATOR JUGA 5 UNIT
DUMP TRUCK60 M3/JAM, JAM KERJA 200
JAM
DT = (294.000+23.700)/(60)(200) = 26,475
UNIT.

REALISASI
(MINGGU I, II, III DAN IV)
DOZER TERNYATA HANYA DPT DIPAKAI 4
UNIT, SATU UNIT OVER HAUL, MAKA DOZER
1 UNIT DR RENTAL.
EXCAVATOR JUGA RUSAK SATU UNIT, TETAPI
ADA YANG SDH PERBAIKAN DR
WORKSHOP..5 UNIT.
DT..HANYA TERSEDIA 20 UNIT, 6 UNIT
DARI PIHAK RENTAL, ADA RENCANA BELI DT
BEKAS.
PRODUKSI OB. BULAN JAN 2009
550.000 BCM

(TEKOR = 588.000 550.000 BCM) = 38.000


BCM
PRODUKSI BATUBARA.= 51.000 MT
(TEKOR) = 60.000 51.000 MT = 9.000 MT
KENDALA DALAM OPERASIONAL
1. BANYAK CURAH HUJAN (DIATAS RATARATA)
2. ALAT DLM PERBAIKAN
(A.GALI/MUAT/ANGKUT)
3. BBM SERING TERLAMBAT
4. OPR.TRAMPIL ADA YG BERHENTI SHG
PERLU

DIGANTI DAN BERAKIBAT KAP. KERJA


TURUN.
5. POMPA SUBMERSIBLE RUSAK SHG
DEWATERING TERHAMBAT.
6. CRUSHING PLANT RUSAK GENSET NYA ( 4
HARI)
UPAYA MENGATASI KENDALA
1. MENAMBAH JAM KERJA/ALAT PD SHIFT
BERIKUTNYA.
2. PERBAIKAN DIPERCEPAT/MEKANIK
DITAMBAH
3. SCHEDULING BBM/BUAT CADANGAN BBM

PADA PEMBUATAN BENCH. JANGAN


SAMPAI ADA BIDANG BEBAS (FREE FACE)

CONTOH SOAL
SUATU TAMBANG TERBUKA LOGAM DASAR
DENGAN
KAP.TAMBANG 35.000 MT/BULAN, SR 1/7,8
1 TON BHN GALIAN = 0,27 M3

KAP.DOZER 250 M3/JAM (SATU UNIT) DAN


320
M3/JAM (2 UNIT), JAM KERJA PADA SHIFT II
225 JAM
JIKA AKAN DITAMBANG SEBANYAK 65 %
DARI
KAP.TOTAL/BULAN PADA SHIFT II ,
HITUNGLAH
PENAMBAHAN UNIT PADA SHIFT II DGN
KAP.320
M3/JAM/UNIT.
JAWAB :
KAP.DOZER (II)

= (250)(225)(1) + (320)(225)
(2)=56.250+144.000=200.250 BCM
KAP.PENAMBANGAN DLM SHIFT II =
(0,65)((35.000)(0,27)+(35.000)(7,8))
=(0,65) (9.450+273.000) BCM = 183.592,5
BCM
TDK PERLU ADA PENAMBAHAN DOZER LAGI

SUATU PIT TAMKA DENGAN BAGIAN PIT A, B


DAN C
DATANYA SBB
PIT A KAP.22.000 MT, SR 1/8,6
PIT B, KAP 31.000 MT, SR 1/8,4
PIT C, KAP 25.000 MT, SR 1/9,2
KAP.DOZER/UNIT = 290 M3, FAKTOR
EFISIENSI 0,84
JAM KERJA PADA SHIFT III 290 JAM
65 % OB DIANGKUT KE DISPOSAL AREA,
SISANYA BACK
FILLING (HANYA PERLU DOZER)

KAP. DT 63 M3/JAM,
1 TON BHN GALIAN = 0,79 M3
HITUNG:
UNIT DOZER PADA PIT A, B DAN C
UNIT DT UNTUK MENGANGKUT OB DAN
BATUBARA
PADA SEMUA PIT

CONTOH SOAL
SUATU BLOK TAMBANG (MINING BLOCK)
BATUBARA
DENGAN DIMENSI PANJANG SEARAH JURUS
160
METER, LEBAR SEARAH KEMIRINGAN 75 M,
DAN
KETEBALAN RATA-RATA 4,5 METER, BJ NYA
1,29 TON/M3. JIKA KAP.DOZER 325 M3/JAM
DAN 275 M3/JAM, DENGAN FAKTOR
EFISIENSI 0,81 DAN 0,75. JAM KERJA 270
JAM/BLN, HITUNGLAH BERAPA LAMA

PENGGALIAN OB DAN BATUBARA AKAN


DILAKSANAKAN. SR = 1/5,7.
JAWAB :
TOTAL VOL.PENAMBANGAN
TOTAL VOL.BATUBARA + TOTAL VOL OB
= (160)(75)(4,5) + (5,7)(160)(75)(4,5)(1,29)
M3
= (54.000) + (5,7) (54.000)(1,29) M3 =
54.000 +397.062 M3. = 451.062 M3.
TOTAL KAP.2 DOZER/BLN
= (325)(270)(0,81) + (275)(270)(0,75) M3
= 71.077,5 M3 + 55.687,5 M3 = 126.765 M3

LAMA PENGGALIAN BERLANGSUNG


TOTAL VOL YG AKAN DITAMBANG/TOTAL
KAP./BLN
= 451.062 /126.765 BLN = 3,56 BULAN
ATAU = 3,56 x 270 JAM = 961,2 JAM.

PERUBAHAN HARGA JUAL DAN


PENGARUHNYA PADA RENCANA FINANSIAL
TAMKA

SUATU TAMBANG TERBUKA YANG DIBUAT


PERENCANAANNYA KETIKA TAMBANG
BELUM BERJALAN, MEMPUNYAI ANALISIS
FINANSIAL YANG DIMASUKKAN DALAM
FEASIBILITY STUDY, WALAU KADANG
KALA ADA YANG TERGABUNG DALAM
PERENCANAAN TAMBANG.
DALAM SKENARIO FINANSIAL, ADA 3
KATEGORI
- SKENARIO TINGGI/OPTIMIS
- SKENARIO SEDANG/MODERAT
- SKENARIO RENDAH/PESIMIS

KETIGA SKENARIO DIBUAT, TETAPI DALAM


KERANGKA GLOBAL, YG IMPLEMENTASINYA
SECARA RINCI PADA SAAT TAMKA SEDANG
BERJALAN (MINING IN PROGRESS ).
HARGA JUAL PRODUK SANGAT
BERPENGARUH PD AKTIVITAS TAMKA, JIKA
HARGA TURUN SIGNIFIKAN, TAMKA BISA
BERHENTI BEROPERASI.
CONTOH SOAL
SUATU TAMKA EMAS PRIMER, DENGAN
TINGKAT PRODUKSI SEBESAR 200
TON/HARI, DENGAN KADAR RATA-RATA 5,7
GRAM/TON, MEMPUNYAI MARGIN

RATA-RATA 22 %/GRAM. PROCESSING


RECOVERY = 0,68.
HARGA JUAL = Rp. 340.000,-/GRAM. ASUMSI
SEMUA PRODUK TERJUAL.1 BULAN = 25
HARI KERJA.
JIKA HARGA JUAL NAIK 12 % DAN BIAYA
PRODUKSI NAIK 6 %, BIAYA NON PRODUKSI
JUGA NAIK 8 %, HITUNGLAH MARGIN YANG
BARU DARI TAMKA TSB.
BIAYA PRODUKSI = 1,8 x BIAYA NON
PRODUKSI.
JAWAB :
TOTAL PENJUALAN

KAP./HARI x HARI KERJA x PROC.RECVx


HARGA/GRAM
= (200)(25)(5,7)(0,68) (Rp.340.000,-)
= Rp. 6.589.200.000,NET MARGIN AWAL = 0,22
xRp.6.589.200.000,= Rp.1.449.624.000,TOTAL BIAYA PRODUKSI & BIAYA NON
PRODUKSI
= Rp.6.589.200.000,- (- ) Rp.1.449.624.000,= Rp.5.139.576.000,-

= 1,8 BIAYA NON PRODUKSI + BIAYA NON


PRODUKSI
= 2,8 BIAYA NON PRODUKSI
BIAYA NON PRODUKSI =
Rp.5.139.576.000,-/2,8 =
Rp.1.835.562.857,BIAYA PRODUKSI = 1,8 x Rp.1.835.562.857,= Rp. 3.304.013.143,NET MARGIN YG BARU

TOTAL PENJUALAN YG BARU (BIAYA


PROD.YG BARU+BIAYA NON PRODUKSI YG
BARU) =
= (1,0 + 0,12)(Rp.6.589.200.000,-) ((1,0 +
0,06)(Rp.3.304.013.143) + (1,0 +0,08)
(Rp.1.835.562.857,-)
= Rp.7.379.904.000,- - (Rp.3.502.253.932
+Rp.1.982.407.886) =
Rp.1.895.242.182,-/BLN.
TOTAL PENJUALAN BIJIH TIMAH HITAM/BLN
= (4.000)(Rp.1.050.000,-)= Rp.
4.200.000.000,-.

NET MARGIN AWAL/BLN = (0,18)


(Rp.4.200.000.000,-)
= Rp. 756.000.000,-.
TOTAL BIAYA PRODUKSI + BIAYA NON
PRODUKSI
= Rp.4.200.000.000,- - Rp.756.000.000,= Rp.3.444.000.000,= 1,75 BIAYA NON PRODUKSI + 1 BIAYA NON
PRODUKSI
BIAYA NON PRODUKSI =
Rp.3.444.000.000,-/2,75
= Rp. 1.252.363.636,-

BIAYA PRODUKSI = 175 % x


Rp.1.252.363.636,= Rp. 2.191.636.363,NET MARGIN YG BARU
= 1,15 xRp.4.200.000.000,- - ((1,06)
(2.191.637.363,-) + 1,06 (1.252.363.636,-)
CONTOH SOAL
APLIKASI PERENCANAAN TAMBANG
(BATUBARA)
CADANGAN TERTAMBANG = 2.000.000 MT
KUALITAS 60 % BERKALORI RATA-RATA 6100
KKAL/KG

40 % BERKALORI RATA-RATA 5800 KKAL/KG.


UMUR TAMBANG SELAMA 6 TAHUN.
SR TOTAL = 1/10.
KAP.ALAT GALI/JAM = 300 M3 AKTUAL
KAP.ALAT MUAT/JAM = 300 M3 AKTUAL
BUATLAH PERENCANAAN TAMBANG
1.UNTUK RENCANA PRODUKSI DAN
OB/TAHUN
2.RENCANA ALAT GALI DAN ALAT
MUAT/BULAN
3.RENCANA BLENDING JIKA KALORI RA
TA-RATA 5900 KKAL/KG

JAWAB :
1.RENCANA PRODUKSI DAN OB/TAHUN
TAHUN PERTAMA
200.000 MT, SR = 1/5

OB = 1.000.000 M3

TAHUN KEDUA
300.000 MT, SR = 1/7,
M3

OB = 2.100.000

TAHUN KETIGA
450.000 MT
M3

SR = 1/8,5 OB = 3.825.000

TAHUN KEEMPAT

450.000 MT, SR = 1/9,5


M3

OB = 4.275.000

TAHUN KELIMA
300.000 MT, SR = 1/14,67 OB = 4.400.000
M3
TAHUN KEENAM
300.000 MT, SR = 1/14,67
4.400.000 M3
2.000.000 MT
M3 (BCM)

OB =

OB = 20.000.000

SR TOTAL = 1/10.
2.PERHITUNGAN ALAT GALI DAN MUAT

1 TON BATUBARA = 0,79 M3


TAHUN PERTAMA = 200.000 MT DAN OB =
1.000.000 M3
TOTAL VOLUME YG AKAN DITAMBANG
= 200.000 (0,79) + 1.000.000 M3 =
1.158.000 M3/TAHUN
JAM KERJA 200 JAM/BULAN
KAP.ALAT GALI/JAM = 200 (300) = 60.000
M3/BULAN
VOL.PENAMBANGAN/BULAN = 1.158.000/12
= 96.500 M3.

JUMLAH UNIT ALAT GALI YG


DIPERLUKAN/BULAN
= 96.500/60.000 = 1,608 UNIT = 2 UNIT.
3. RENCANA BLENDING JIKA KALORI RATARATA
= 5900 KKAL/KG
PERSAMAAN MATEMATIKA
KAL.AKHIR = ((J1)(K1) + (J2)(K2))/J1 + J2
5900 = ((6100)(1200) + (5800)(X))/(1200 +
X)
X = 2400

BERARTI HARUS DITAMBAHKAN BATUBARA


DARI TEMPAT LAIN AGAR SEMUANYA MASUK
SPECS DAN LAKU DIJUAL
ATAU DICARI PASAR YG LAIN
JIKA DUMPTRUCK KAP./JAM RATA-RATA = 12
M3, JAM KERJA = 240 JAM/BULAN, DENGAN
FAKTOR EFISIENSI = 0,8. HITUNGLAH
KEBUTUHAN UNIT DT/BULAN PD TAHUN
PERTAMA
VOL.PENAMBANGAN/BULAN = 96.500 M3
KAP.DT/UNIT/BULAN = (FAKTOR EFF)
(KAP/UNIT)(JAM KERJA) = (0,8)(12)(240) =
2.304 M3/BULAN.

JUMLAH UNIT DT/BULAN = 96.500/2.304 =


41,88 = 42 UNIT
UNIT DT = 4 ATAU 5 X JUMLAH UNIT ALAT
GALI/MUAT
UNIT DT = 10KAP/UNIT/BULAN = 9.650
M3
FAKTOR EFISIENSI = 0,8
(FAKTOR EFF)(JAM KERJA) (KAP/UNIT/JAM) =
9.650 M3
(0,8)(240)(KAP/UNIT/JAM ) = 9.650 M3
KAP/UNIT/JAM = 50,26 M3.

VOLUME PENAMBANGAN TOTAL/BULAN


(40.000/4,2) + (40.000)(7)= 289.523 M3
TOTAL KAPASITAS 3 UNIT DOZER/BULAN
= (320)(0,7)(200)(3) = 134.400 M3
VOLUME PENAMBANGAN YG TERSISA
= 289.523 M3 134.400 M3 = 155.123 M3
KAP.3 UNIT DOZER/JAM
= 3(320)(0,7) = 672 M3