Anda di halaman 1dari 14

Reaksi dalam Medium Air

Mereaksikan senyawa kimia :


Membawa senyawa ke dlm suatu keadaan yg
memungkinkan kontak langsung antar partikelpartikel tsb.
Membawa senyawa ke dalam suatu medium
(dpt berupa gas, cair atau padat)

berlaku konsep like dissolve like


contoh gula larut dalam air C12H22O11 ~ H2O
lilin larut dlam benzena CnH2n+2 ~ C8H18

Air merupakan salah satu medium,


memiliki sifat

Kelimpahannya tinggi
Memiliki daerah cair yang luas, yaitu ttk beku 0oC, ttk didih
100oC
Merupakan senyawa polar shg memiliki kemampuan tinggi
untuk melarutkan bahan-bahan anorganik, yg umumnya
bersifat ionik atau polar
Bersifat netral dan dapat mengalami dissosiasi yang
menambah kemampuannya untuk melarutkan senyawa
anorganik
H2O H+ + OH2 H2O H3O+ + OH-

Polar water molecules

Proses pelarutan dalam medium air


perlu ditinjau struktur air
-

9Air bersifat polar shg terpisah


antara kutub (+) dan kutub ()
().

Jika ada seny ionik/polar maka akan


berinteraksi sesuai dgn arahnya

9Antar
9A
t mlk
lk air
i ada
d gaya van
der waals dan ikatan hidrogen

Syarat agar senyawa dapat larut dalam air


1. Jika ikatan antara zat terlarut dgn mlk air lebih kuat daripada
ikatan antar molekul air, terutama ikatan hidrogen.
2. Ikatan antar partikel dlm zat terlarut lebih lemah drpd ikatan
antar zat terlarut dengan molekul air
Untuk memenuhi kedua syarat tsb dpt diajukan beberapa
mekanisme pelarutan

Mekanisme pelarutan
1. Mekanisme interaksi elektrostatik
((mekanisme dipol-dipol)
p
p )
2. Mekanisme pembentukan ikatan hidrogen
3 Mekanisme pelarutan karena reaksi kimia
3.

1 Mekanisme interaksi elektrostatik


1.
(mekanisme dipol-dipol)

Untuk senyawa non polar, tdk ada pemusatan muatan


listrik shg tdk ada perubahan orientasi molekul air, tdk ada
interaksi zat terlarut dgn molekul air
air, oleh krn itu senyawa
kovalen non polar umumnya tdk larut dalam air

2 Mekanisme pembentukan ikatan hidrogen


2.
Suatu senyawa yg dpt membentuk ikatan
hidrogen dengan molekul air umumnya larut atau
memiliki kelarutan yg besar dlm air, karena
senyawa tersebut
t
b t masukk ke
k dalam
d l
sistem
i t
air
i dl
dlm
dimensi molekular melalui pembentukan ikatan
hidrogen.
Contoh alkohol dalam air
Ada gugus OH dapat membentuk ikatan hidrogen,
krn terdapat atom O yang elektronegatif dan
berukuran kecil.
Jadi alkohol membentuk ikatan hidrogen
g apabila
p
dimasukkan dlm air

3. Mekanisme pelarutan karena reaksi kimia


B l k b
Berlaku
baik
ik pada
d reaksi
k i redoks
d k maupun reaksi
k i asam-basa
b
Misalnya HCl (polar) larut dlm air
18
HBr memiliki momen dipol 0
0,79.10
79 10-18

CHCl3 senyawa polar dgn momen dipol 1,15.10-18


Eksperimen menunjukkna bhw CHCl3 sukar larut dlam air sedang HBr
yg polaritasnya lebih rendah ternyata larut dlm air
Dengan mekanisme elektrostatik hasil kontradiksi
(senyawa polar sukar larut, HBr lebih larut drpd CHCl3) tidak sesuai)
Alasan: di dalam kedua mlk tsb disamping mekanisme elektrostatik
juga melibatkan mekanisme reaksi kimia
HBr (asam) + H2O (sifat basa) H3O+Br
((melibatkan reaksi kimia))
CHCl3 + H2O tidak melibatkan reaksi kimiahanya interaksi (1) &
(2)

A
Asumsi
i mekanisme
k i
ki
kimia
i
HBr + H2O ' H3O+ + Br- , K1
CHCl3 + H2O ' H3O+ + CCl-, K2

K1>>> K2
K2 0

Larutan:
L
t
Campuran homogen dari dua zat atau
lebih dimana partikel-partikel zat berada
dalam dimensi molekular
Kelarutan:
Banyaknya zat yang dapat dilarutkan ke
dalam suatu pelarut dinyatakan dalam
setiap 100 gram atau 100 mL pelarut

Kelarutan senyawa molecular dalam air


dipengaruhi oleh besarnya momen dipol dan
kemampuannya membentuk ikatan hidrogen
dengan air.
Senyawa ionik mudah larut dalam air karena
pada senyawa ionik ada medan listrik yang
dapat merusakkan ikatan hidrogen dalam air
sebagai akibat orientasi molekul-molekul
molekul molekul air
Kelarutan senyawa ionik dalam pelarut air
juga dipengaruhi oleh besarnya energi kisi
(energi yang mengikat ion-ion dalam kisi) dan
energi
g hidrasi (g
(gaya
y ion-dipol).
p )

kelarutan
k l t

suatu
t zatt dalam
d l
air
i
dipengaruhi juga oleh temperatur dan
t k
tekanan
( t k gas),
(untuk
) serta
t massa molar.
l