Anda di halaman 1dari 1

Contoh Kuesioner Penelitian Skala Likert - Kuesioner penelitian sebagai instrumen penelitian

adalah teknik kuesioner yang digunakan untuk mengumpulkan data primer dari para responden
yang menjadi sampel penelitian. Kuesioner penelitian disusun dengan cara mengajukan
pertanyaan-pertanyaan yang disusun menurut indikator-indikator penelitian yang diperoleh dari
pengembangan hasil kajian pustaka. Penyusunan kuesioner menggunakan Skala Likert. Sugiyono
(2012:73) menjelaskan :

Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau
sekelompok orang tentang fenomena sosial.Jawaban setiap item instrumen yang
menggunakan Skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat
negatif, yang berupa kata-kata antara lain :

1.
2.
3.
4.
5.

Sangat setuju
Setuju
Kurang setuju
Tidak setuju
Sangat tidak setuju

Untuk keperluan analisis kuantitatif, maka jawaban itu dapat diberi skor sebagai
berikut :

1.
2.
3.
4.
5.

Sangat setuju diberi skor 5


Setuju diberi skor 4
Kurang setuju diberi skor 3
Tidak setuju diberi skor 2
Sangat tidak setuju diberi skor 1

Dengan Skala Likert penyusunan kuesioner penelitian mencakup 12 item pernyataan untuk
mengungkap variabel kepemimpinan, 12 item pernyataan untuk mengungkap variabel
Kompetensi, 12 item pernyataan untuk mengungkap variabel Disiplin Kerja Pegawai, dan sejumlah
item pertanyaan mengenai karakteristik responden. Dengan demikian jumlah item pernyataan
yang disampaikan kepada subyek penelitian sebanyak 36 item pernyataan.
Pernyataan-pertanyaan dalam Kuesioner Penelitian diajukan dengan menyertai format jawaban
yang disusun dengan format Skala Likert. Dengan Skala Likert tersebut akan didapat skor secara
konsisten pada setiap jawaban yang dipilih oleh setiap responden penelitian.