Anda di halaman 1dari 63

LAPORAN PRAKTIKUM

Kelas
TI 5 PAGI E

BAHASA PEMROGRAMAN JAVA

Tanda Tangan
Nama Praktikan

Nomor
Mahasiswa

Tanggal
Kumpul

Rahmi Sri Rezeki

1214370405

04 Januari 2015

Praktikan

Tanda Tangan
Nama Penilai

Tanggal
Koreksi

Nilai

Indri Sulistianingsih,S.Kom

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI


FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN SISTEM KOMPUTER
MEDAN
2014

Dosen

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan
perkenan-Nya, penulis dapat menyusun Laporan Akhir Praktikum ini dengan sebaik mungkin.
Laporan akhir praktikum ini di ajukan sebagai syarat untuk memenuhi nilai tugas
praktikum pada mata kuliah Bahasa Pemprograman Java. Semoga dengan laporan ini, penulis
dapat memenuhi nilai tugas praktikum pada mata kuliah semester lima ini.
Akhir kata, penulis meminta maaf apabila ada kata-kata yang kurang baik dan penulis
juga sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan pada laporan ini, untuk itu penulis
mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Semoga laporan praktikum ini dapat
bermanfaat, khususnya bagi penulis dan para pembaca.
Wassalamualaikum Wr.Wb
Medan, 04 Januari 2015
Penulis

DAFTAR ISI
Kata Pengantar .................................................................................................... i
Daftar Isi .......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1
1.1 Umum ..................................................................................................... 1
1.2 Latar Belakang ....................................................................................... 1
1.3 Tujuan Praktikum .................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN .................................................................................. 3
2.1 Landasan Teori ....................................................................................... 3
2.1.1 Pengenalan Java Dan NetBeans ................................................. 3
2.1.1.1

Java ...................................................................... 3

Sejarah Perkembangan Java ..................................... 4


Versi Awal Java ...................................................... 6
Kelebihan Java ........................................................ 6
Kekurangan Java ..................................................... 9
2.1.1.2

NetBeans ............................................................. 10

2.1.2 Operator ................................................................................ 11


2.1.3 Class, Object, Dan Method .................................................... 16
2.1.3.1 Class
2.1.3.2 Object

.................................................................... 16
................................................................ 17

2.1.3.3 Method .................................................................... 17


2.1.4 Struktur Perulangan Dan Percabangan ................................. 19
2.1.4.1 Perulangan Dalam Java ........................................ 19

ii

2.1.4.2 Percabangan Dalam Java ........................................ 21


2.1.5 Pemprograman Berbasis Object (OOP) .............................. 23
BAB III HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM

.............................. 32

3.1 Modul 2 ( Ruang Lingkup Pemprograman Java ) .............................. 32


3.2 Modul 3 ( Dasar-Dasar Pemprograman Java )
3.3 Modul 4 ( Struktur Kondisi )

.............................. 34

.......................... ..............................36

3.4 Modul 5 ( Struktur Kondisi Lanjutan )................................................. 38


3.5 Modul 6 ( MDI (Multi Document Interface))........ .............................. 42
3.6 Modul 7 ( Form Input Data )

........................... ............................. 45

3.7 Modul 8 (Form Input Data Lanjutan)..................... .............................. 49


BAB IV ANALISA HASIL PERCOBAAN....................... ........................... 54
4.1 Analisa Hasil Percobaan Modul 2 ......................... .............................. 54
4.2 Analisa Hasil Percobaan Modul 3 .......................... ............................. 54
4.3 Analisa Hasil Percobaan Modul 4 .......................... ............................. 55
4.4 Analisa Hasil Percobaan Modul 5 ........................... ............................ 55
4.5 Analisa Hasil Percobaan Modul 6 .......................... ............................. 55
4.6 Analisa Hasil Percobaan Modul 7............................... ......................... 56
4.7 Analisa Hasil Percobaan Modul 8 .......................... ............................. 56
BAB V PENUTUP .......................................................... .............................. 57
5.1 Kesimpulan ........................................................................................... 57
5.2 Saran ....................................................................... .............................. 58
Daftar Pustaka ................................................................... .............................. 58

iii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Umum
Sebagai sebuah bahasa pemrograman, Java dapat membuat seluruh bentuk
aplikasi, desktop, web dan lainnya, sebagaimana dibuat dengan menggunakan
bahasa pemrograman konvensional yang lain. Java adalah bahasa pemrograman
yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan pada berbagai platform
sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu sistem operasi,
tetapi dikembangkan untuk berbagai system operasi dan bersifat open source. Saat
ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan
secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak
aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

1.2 Latar Belakang


Dengan kondisi dunia yang semakin mengglobal, tak dapat dipungkiri
bahwa kemajuan perkembangan teknologi setiap tahunnya sudah menjadi barang
wajib untuk melakukan inovasi baru dari berbagai variasi yang berbasis Teknologi
Informasi (TI). Jika kita melihat realita masa sekarang nampaknya perbaharuan
teknologi yang sangat signifikan dan semakin modern, selalu diikuti oleh
penggemar bidang IT. Karena terbukti di zaman sekarang teknologi komputer
sudah menyusupi hampir semua bidang kehidupan manusia, baik dari tingkat
pemerintah pusat sampai pemerintah desa, perusahaan, supermarket, mini market,
1

maupun lembaga pendidikan dari semua jenjang hampir semua mengenal


komputer. Komputer dapat dijadikan sarana belajar dengan konsep e-learning
yang melatih kita untuk belajar mandiri.
Saat ini, dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang
dengan lingkungan yang semakin luas dan banyak diminati, dan mempunyai nilai
ekonomi yang sangat tinggi yaitu dunia pemrograman komputer. Seperti halnya
dunia pemrograman komputer dikenal banyak bahasa pemrograman komputer,
seperti C, C++, Pascal Basic, Java, dan lain-lain. di anatara bahasa pemrograman,
java adalah yang paling diminati, karena perannya yang sudah tidak diragukan
lagi dan ke eksisannya dalam perkembangan TI. Oleh karena itu yang akan
dibahas dalam makalah ini adalah bahasa pemrograman java, dan hal-hal menarik
yang ada dalam bahasa pemrograman java.

1.3 Tujuan Praktikum

Sebagai syarat untuk memenuhi nilai tugas praktikum pada mata kuliah
bahasa pemprograman java.

Mahasiswa/i dapat membuat program menggunakan bahasa pemrograman


java
Dapat memahami, mengerti, dan mendalami tentang bahasa pemrograman
java.

Sebagai bahan pembelajaran mengenai perkembangan teknologi informasi


khususnya bahasa pemrograman Java.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1

Landasan Teori

2.1.1 Pengenalan Java Dan Netbeans


2.1.1.1 Java
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai
komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James
Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian
dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis
yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih
sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasiaplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan
dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan
bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan
secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi
seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi
java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java
dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini
java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan
secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak
aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

Sejarah Perkembangan Java


Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan
selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek
tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori
oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta sembilan
pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah
maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill
Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan
menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai
pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen),
seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).

Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik
ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan
kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.

Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam


waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga
ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan
ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan
rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.

Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal


untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner,
terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis
pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi
1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama
kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.

Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00
di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek,
Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc
Andreessen, membentuk Netscape.

Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela
ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk
versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan
merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java".
Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk)
kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa
pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa
adalah Java).

Versi Awal Bahasa Pemprograman Java


Versi awal Java pada tahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga
dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar
awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:

Java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.

Java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan


berkas.

Java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan


kelas kelas penanggalan.

Java.net:

Peruntukan

kelas

TCP/IP,

yang

memungkinkan

berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.

Java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna


(GUI)

Java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada


penjelajah web.

Kelebihan Java :

Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di


beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis
sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup
menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa
yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu
hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan.
6

Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan


diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas
Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah
Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebabnya adalah
setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat
diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.

OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek).

Perpustakaan

Kelas

Yang

Lengkap,

Java

terkenal

dengan

kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang


disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam
penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya.
Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas
Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaanperpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan
aplikasi.

Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++


sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat
ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram
C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat
juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid
yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna
juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.

Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan


penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan
pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++
yang dipakai secara luas).

Kekurangan Java :

Tulis sekali, jalankan di mana saja


Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara

platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT


bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
Mudah Di Dekompilasi
Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi
menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java
merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat
tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang
sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian,
algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan
dan mudah dibajak/direverse-engineer.

Penggunaan Memori Yang Banyak


Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih
besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti
C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal).
Biasanya

ini

bukan

merupakan masalah bagi

pihak

yang

menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang


9

makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus
berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

2.1.1.2

Netbeans

Netbeans

merupakan

sebuah

aplikasi

Integrated

Development

Environment (IDE) yang berbasiskan Java dari Sun Microsystems yang berjalan
di atas swing. Swing merupakan sebuah teknologi Java untuk pengembangan
aplikasi desktop yang dapat berjalan pada berbagai macam platform seperti
windows, linux, Mac OS X dan Solaris. Sebuah IDE merupakan lingkup
pemrograman yang di integrasikan ke dalam suatu aplikasi perangkat lunak yang
menyediakan Graphic User Interface (GUI), suatu kode editor atau text, suatu
compiler dan suatu debugger.

Netbeans juga digunakan oleh sang programmer untuk menulis, mengcompile, mencari kesalahan dan menyebarkan program netbeans yang ditulis
dalam bahasa pemrograman java namun selain itu dapat juga mendukung bahasa
pemrograman lainnya dan program ini pun bebas untuk digunakan dan untuk
membuat professional desktop, enterprise, web, and mobile applications dengan
Java language, C/C++, dan bahkan dynamic languages seperti PHP, JavaScript,
Groovy, dan Ruby.

NetBeans merupakan sebuah proyek kode terbuka yang sukses dengan


pengguna yang sangat luas, komunitas yang terus tumbuh, dan memiliki hampir
100 mitra (dan terus bertambah!). Sun Microsystems mendirikan proyek kode
10

terbuka NetBeans pada bulan Juni 2000 dan terus menjadi sponsor utama. Dan
saat ini pun netbeans memiliki 2 produk yaitu Platform Netbeans dan Netbeans
IDE. Platform Netbeans merupakan framework yang dapat digunakan kembali
(reusable) untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi deskto dan Platform
NetBeans juga menawarkan layanan-layanan yang umum bagi aplikasi desktop,
mengijinkan pengembang untuk fokus ke logika yang spesifik terhadap aplikasi.

2.1.2 Operator
Operator digunakan untuk melakukan operasi, perintah perhitungan, dan
segala aksi yang ingin dimasukkan ke dalam program.

1. Operator Aritmatika

Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi


matematika, seperti penambahan, pengurangan, pembagian, dan
modulo (sisa pembagian).

11

2. Operator Tunggal

Operator tunggal hanya membutuhkan satu operan untuk


melakukan operasinya. Operator ini tidak dapat digunakan untuk
variabel final, karena variabel final berupa konstanta yang tidak
dapat diubah-ubah.
3. Operator Pembanding, Boolean, dan Kondisi
Operator kondisi (conditional operator) menghasilkan nilai
true atau false tergantung dari variabelnya, dalam hal ini
operasinya dilakukan pada dua operand. Operator boolean adalah
operator kondisi yang kedua operandnya berupa nilai boolean (true
atau false), sedangkan Operator Pembanding membandingkan 2
nilai seperti pada operasi matematika.

12

4. Operator Boolean AND


Operator kondisi AND menghasilkan "true" apabila kedua
operandnya bernilai "true". Jika salah satunya atau keduanya
"false", operator ini menghasilkan "false". Berikut ini tabel
kebenaran operasi AND.

Operator && akan mengevaluasi Op2 (di sebelah kanan)


HANYA jika operand 1 bernilai "true". Seperti terlihat dari tabel di
atas, apabila Op1 (di sebelah kiri) bernilai "false", hasilnya akan
selalu "false" tidak tergantung pada isi dari Op2.
13

5. Operator Kondisi OR
Operator kondisi OR menghasilkan "true" jika salah satu
operandnya bernilai "true". Jika keduanya "false", operator ini
menghasilkan "false". Berikut ini table kebenaran oeprasi OR.

Operator || akan mengevaluasi Op2 (di sebelah kanan) HANYA


jika operand 1 bernilai "false". Seperti terlihat dari tabel di atas,
apabila Op1 (di sebelah kiri) bernilai "true", hasilnya akan selalu
"true" tidak tergantung pada isi dari Op2.
6. Operator NOT
Operator NOT ("!") melakukan operasi boolean NOT pada
operand atau ekspresi tunggal. Operator ini mengecek nilai
boolean dari suatu operand atau expresi kemudian membalik
nilainya (dari true ke false atau false ke true). Berikut ini adalah
tabel kebenaran operator NOT.

14

7. Operator Ternary (?:)


Java memiliki operator berkondisi lain yang disebut ternary
"?:", yang pada dasarnya merupakan bentuk pendek dari if-thenelse. Secara umum kondisi ? jika_benar : jika_salah Pada dasarnya
operator "?:" akan mengevaluasi "kondisi". Apabila kondisi
bernilai "true", operator akan mengembalikan "jika_benar", tetapi
apabila "kondisi" bernilai "false", operator akan mengembalika
"jika_salah". Misalnya :

Dari contoh di atas, "x" akan memiliki nilai 20, karena ekspresi (1
> 2) adalah salah (atau "false")

15

2.1.3 Class, Object dan Method


2.1.3.1 Class

Merupakan model yang berisi kumpulan attribute dan method


dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh class manusia
memiliki attribute berat, tinggi, usia kemudian memiliki method makan,
minum, tidur. Method dalam sebuah class dapat merubah attribute yang
dimiliki oleh class tersebut. Sebuah class merupakan dasar dari
modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object.

Definisi Class

Class

didefinisikan

sebagai

sebuah

blueprint(denah),

atau

prototipe, yang mendefiniskan variabel-variabel dan metode-metode yang


umum untuk semua objek dari n jenis tertentu (n maksudnya jumlah
tertentu). Sebuah kelas menyerupai sebuah struktur yang merupakan tipe
data sendiri, misalkan tipe data titik yang terdiri dari koordinat x dan y.
Bahasa Java telah menggunakan sebuah kelas untuk menyatakan tipe data
titik karena bahasa pemrograman Java merupakan bahasa pemrograman
berorientasi objek murni sehingga tidak mengenal struktur, melainkan
mengenal apa yang disebut dengan kelas.

16

2.1.3.2

Object

Merupakan perwujudan dari class, setiap object akan mempunyai


attribute dan method yang dimiliki oleh class-nya, contohnya: amir,
ahmad, yani merupakan object dari class manusia. Setiap object dapat
berinteraksi dengan object lainnya meskipun berasal dari class yang
berbeda.

Definisi Object

Object merupakan sesuatu yang memiliki identitas (nama), pada


umumnya juga memiliki data tentang dirinya maupun object lain dan
mempunyai kemampuan untuk melakukan sesuatu dan bisa bekerja
sama dengan objek lainnya. Pada dasarnya semua benda yang ada di
dunia dapat dianggap sebagai sebuah object. Rumah, mobil, sepeda
motor, meja, dan komputer merupakan contoh-contoh object yang ada
di dunia nyata. Object adalah implementasi dari class. Secara
sederhananya, dapat dikatakan terdiri dari properti (atribut) dan
method.

2.1.3.3

Method

Method adalah fungsi atau prosedur yang dibuat oleh seorang


programmer didalam suatu Class. Dengan kata lain, method pada
sebuah kelas hampir sama dengan fungsi atau prosedur pada
pemrograman prosedural.
17

Pada sebuah method di dalam sebuah kelas juga memiliki izin


akses seperti halnya atribut pada kelas, izin akses itu antara lain private,
public dan protected yang memiliki arti sama pada izin akses atribut
yang telah dibahas sebelumnya. Sebuah kelas boleh memiliki lebih dari
satu method dengan nama yang sama asalkan memiliki parameter
masukan yang berbeda sehingga kompiler atau interpreter dapat
mengenali method mana yang dipanggil.

Hal ini dinamakan overloading. Di dalam sebuah kelas, terdapat


juga yang disebut sebagai method atau atribut statis yang memiliki kata
kunci static. Maksud dari statis di sini adalah method yang dapat
diakses secara berbagi dengan semua objek lain tanpa harus membuat
objek yang memiliki method statis tadi (tanpa proses new), tapi sebuah
method statis mempunyai keterbatasan yaitu hanya dapat mengakses
atribut atau method lain di dalam kelas yang membungkusnya yang
juga bersifat statis. Method statis biasanya diimplementasikan untuk
method main.

18

2.1.4 Struktur Perulangan dan Percabangan


2.1.4.1

Perulangan dalam Java

Pengulangan adalah suatu proses didalam program yang dapat


menegeksekusi satu ( beberapa ) statemen yang sama secara berulang sampai
ditemukan kondisi untuk berhenti. Dalam java terdapat tiga buah jenis struktur
pengulangan, yaitu for, while, dan do while.
Strukur for
Struktur for umumnya digunakan untuk melakukan pengulangan yang
banyaknya sudah pasti atau sudah diketahui sebelumnya. Kita harus
mendefinisikan insialisasi ( nilai awal ) dan kondisi untuk keluar dari
pengulangan. Selain itu kita juga perlu menambahkan iterasi, yaitu variabel
pengontrol untuk melakukan proses increement ( penambahan ) maupun
decreement . bentuk umum penulisa sintaks untuk membangun struktur
pengulangan for
for(insialisasi;kondisi;iterasi); {
statement 1 ;
statement 2;
}
Proses pengulangan akan terus dilakukan selama kondisi menghasilkan true.
Dengan kata lain, proses pengulangan hanya akan dihentikan apabila kondisi
telah bernilai false atau sudah tidak terpenuhi lagi.

19

Struktur while
Strukur while adalah jenis pengulangan yang mendefinisikan kondisi di
awal blok. Ini artinya, apabila kondisi tidak terpenuhi ( bernilai false ) maka
proses pengulangan pun tidak akan pernah dilakukan. Proses insialisasi nilai
pada struktur while ditulis sebelum kita menuliskan struktur while itu sendiri,
sedangkan iterasi akan ditulis didalam blok. Bentuk umum penulisan dari
struktur while :
insialisasi
while (kondisi) {
statement yang akan diulang iterasi }

Struktur do-while
Do while loop mirip dengan while loop. Statement didalam do-while
loop akan dieksekusi beberapa kali selama kondisi bernilai true. Perbedaan
antara while dan do while loop adalah dimana statement didalam do while
loop dieksekusi sedikitnya satu kali.
Contoh programnya :
int x = 0;
do {
System.out,println(x);
X++;
} while (x<10);

20

2.1.4.2 Percabangan Dalam Java

Program akan menarik jika dibutuhkan

persyaratan tertentu untuk

menjalankan suatu pernyataan, dan melewati pernyataan lainnya. Java


menyediakan sejumlah mekanisme untuk menghasilkan pengaturan bagian
program mana yang dijalankan, berupa pernyataan pernyataan percabangan .
terdapat beberapa jenis percabangan di java yaitu if, if-else, dan switch.
Percabangan if
Percabangan if di java menyatakan pernyataan akan diekseskusi jika
memnuhi syarat atau kondisi tertentu. Sintaks percabangan ini adalah sebagai
berikut :
If(kondisi){
Statemen1;
Statemen2;
...
}
Percabangan if else
Percabangan ini untuk memilih salah 1 dari 2 kemungkinan kemunculan.
Dengan kata lain, bentuk if else menyebabkan eksekusi dijalankan melalui
sekumpulan boolean, sehingga hanya bagian tertentu program yang
dijalankan. Berikut bentuk umum pernyataan if else :
If (kondisi)
Statement jika kondisi benar
Else
21

Statement jka kondisi salah

Percabangan Switch
Pernyataan switch memberikan suatu cara untuk mengirim bagian
program berdasarkan nilai suatu variabel atau pernyataan tunggal. Percabangan
switch dimaksudkan untuk menangani banyak kemungkinan kemunculan.
Bentuk umum percabangan switch :
switch (expression) {
case value1;
break;
case value2;
break;
case valueN;
break;
default;
}

22

2.1.5 Pemrograman Berbasis Objek (OOP)


Pemrograman

Berorientasi

Objek

(Object

Oriented

Programming/OOP) merupakan pemrograman yang berorientasikan kepada


objek, dimana semua data dan fungsi dibungkus dalam class-class atau
object-object. Setiap object dapat menerima pesan, memproses data,
mengirim, menyimpan dan memanipulasi data. Beberapa object berinteraksi
dengan saling memberikan informasi satu terhadap yang lainnya.
Masing-masing object harus berisikan informasi mengenai dirinya
sendiri dan dapat dihubungkan dengan Object yang lain. Pemrograman
berorientasi objek berbeda dengan pemrograman prosedural yang hanya
menggunakan satu halaman kebawah untuk mengerjakan banyak perintah
atau statement. Penggunaan pemrograman berorientasi objek sangat benyak
sekali, contoh : java, php, perl, c#, cobol, dan lainnya.

Dalam konsep Pemrograman Berorientasi Objek dikenal beberapa istilah


umum, yaitu:

1. Attribute
Atribut dari sebuah kelas adalah variabel global yang dimiliki sebuah
kelas, Atribut dapat memiliki hak akses private, public maupun protected.
Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai private hanya dapat diakses secara
langsung oleh kelas yang membungkusnya, sedangkan kelas lainnya tidak
dapat mengakses atribut ini secara langsung.

23

Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai public dapat diakses secara


langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya. Sebuah
atribut yang dinyatakan sebagai protected tidak dapat diakses secara
langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya, kecuali kelas
yang

mengaksesnya

adalah

kelas

turunan

dari

kelas

yang

membungkusnya.
Atribut juga biasa disebut state/ properties/ field merupakan bagian
yang dimiliki oleh sebuah class yang tidak melakukan operasi, tetapi
kepadanya dilakukan operasi sehingga dapat merubah nilai dari attribute
tersebut.
Karakteristik Atribut

Dalam class, atribut disebut sebagai variabel. Atribut dapat


membedakan antara satu object dengan object yang lain.
Sebagai contoh, pada class : mahasiswa, terdapat object
mahasiswa si A, dan object mahasiswa si B.

Yang membedakan antara object si A dan si B adalah


NPM-nya (Nomor Pokok Mahasiswa) yang merupakan atribut
dari object tersebut. Pada atribut, terdapat pula dua istilah
variabel, yaitu Instance Variabel dan Class Variable.

24

2. Method

Method adalah fungsi atau prosedur yang dibuat oleh seorang


programmer didalam suatu Class. Dengan kata lain, method pada sebuah
kelas hampir sama dengan fungsi atau prosedur pada pemrograman
prosedural.

Pada sebuah method di dalam sebuah kelas juga memiliki izin akses
seperti halnya atribut pada kelas, izin akses itu antara lain private, public
dan protected yang memiliki arti sama pada izin akses atribut yang telah
dibahas sebelumnya. Sebuah kelas boleh memiliki lebih dari satu method
dengan nama yang sama asalkan memiliki parameter masukan yang berbeda
sehingga kompiler atau interpreter dapat mengenali method mana yang
dipanggil.

Hal ini dinamakan overloading. Di dalam sebuah kelas, terdapat


juga yang disebut sebagai method atau atribut statis yang memiliki kata
kunci static. Maksud dari statis di sini adalah method yang dapat diakses
secara berbagi dengan semua objek lain tanpa harus membuat objek yang
memiliki method statis tadi (tanpa proses new), tapi sebuah method statis
mempunyai keterbatasan yaitu hanya dapat mengakses atribut atau method
lain di dalam kelas yang membungkusnya yang juga bersifat statis. Method
statis biasanya diimplementasikan untuk method main.

25

Karakteristik Method

Didalam suatu class, behavior disimpan dalam bentuk


Method. Method merupakan serangkaian statemen / perintah
(perintah = baris program) dalam suatu class yang menghandle
task tertentu. Method merupakan hal-hal yang bisa dilakukan
oleh object dari suatu class.

Method didefinisikan pada class akan tetapi dipanggil


melalui object. Method memiliki peranan diantaranya :
Merubah nilai atribut dari suatu object,
Menerima informasi dari object lain
Mengirim informasi ke obyek lain untuk melakukan suatu
task (cara obyek berkomunikasi dengan obyek lain adalah
dengan menggunakan method).

3. Class

Merupakan model yang berisi kumpulan attribute dan method


dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh class manusia
memiliki attribute berat, tinggi, usia kemudian memiliki method makan,
minum, tidur. Method dalam sebuah class dapat merubah attribute yang
dimiliki oleh class tersebut. Sebuah class merupakan dasar dari modularitas
dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Class didefinisikan
26

sebagai sebuah blueprint(denah), atau prototipe, yang mendefiniskan


variabel-variabel dan metode-metode yang umum untuk semua objek dari n
jenis tertentu (n maksudnya jumlah tertentu). Sebuah kelas menyerupai
sebuah struktur yang merupakan tipe data sendiri, misalkan tipe data titik
yang terdiri dari koordinat x dan y. Bahasa Java telah menggunakan sebuah
kelas untuk menyatakan tipe data titik karena bahasa pemrograman Java
merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek murni sehingga tidak
mengenal struktur, melainkan mengenal apa yang disebut dengan kelas.
Karakteristik Class

Class memiliki beberapa karakteristik, diantaranya :


anggota class terdiri dari atribut dan method. Tiap-tiap anggota
class memiliki control pengaksesan tersendiri, maksudnya
adalah apakah anggota class tersebut dapat diakses dengan bebas
(dengan tipe public) atau hanya dapat diakses melalui sebuah
interface. Dalam hal ini, interface adalah device yang digunakan
untuk komunikasi antar object berbeda yang tidak memiliki
hubungan apapun. Interface bisa dikatakan sebagai protokol
komunikasi antar object tersebut.

4. Object

Merupakan perwujudan dari class, setiap object akan mempunyai


attribute dan method yang dimiliki oleh class-nya, contohnya: amir, ahmad,

27

yani merupakan object dari class manusia. Setiap object dapat berinteraksi
dengan object lainnya meskipun berasal dari class yang berbeda.
Karakteristik Object

Setiap object memiliki dua karakteristik yang utama, yaitu


atribut dan behavior. Atribut merupakan status object dan behavior
merupakan tingkah laku dari object tersebut.

Contoh sederhana adalah sepeda. Object sepeda memiliki


atribut : pedal, roda, dan gigi, kecepatan serta memiliki tingkah laku
seperti pacu dan rem. Sama seperti penggambaran di dunia nyata,
pengembangan program dengan konsep OOP juga menggunakan
model object yang akan menyimpan atributnya dalam variabel dan
tingkah lakunya dalam method atau fungsi-fungsi/prosedur.

Konsep - Konsep Dalam Pemprograman Berbasis Objek (OOP/PBO) :

Abstraction

Adalah suatu cara untuk melihat suatu object dalam bentuk yang lebih
sederhana. Sebagai contoh kita tidak melihat sebuah mobil sebagai ribuan
komponen elektronik, sistem mekanik dengan empat buah ban, jok, stir kemudi
dan sebagainya. Dengan Abstraction, suatu sistem yang kompleks dapat
dipandang sebagai kumpulan subsistem-subsistem yang lebih sederhana, seperti
halnya mobil merupakan suatu sistem yang terdiri atas berbagai subsistem,
seperti subsistem kemudi, subsistem pengereman dan sebagainya.
28

Abstraksi merupakan kemampuan sebuah program untuk melewati aspek


informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti.
Setiap objek dalam sistem melayani sebagai model dari pelaku abstrak yang
dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan keadaannya, dan berkomunikasi
dengan objek lainnya dalam sistem, tanpa mengungkapkan bagaimana kelebihan
ini diterapkan.

Proses, fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa
teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.

Encapsulation

Merupakan suatu mekanisme untuk menyembunyikan atau memproteksi


suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem
dan sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem tersebut.

Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan


dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak. Hanya metode dalam
objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek
mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat
berinteraksi dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung
kepada representasi dalam objek tersebut.

29

Inheritance

Merupakan konsep mewariskan attribute dan method yang dimiliki oleh


sebuah class kepada class turunannya. Dengan konsep ini class yang dibuat
cukup mendefinisikan attribute dan method yang spesifik didalamnya,
sedangkan attribute dan method yang lebih umum akan didapatkan dari class
yang menjadi induknya.

Mengatur polimorfisme dan enkapsulasi dengan mengijinkan objek


didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah
ada.Objek-objek ini dapat membagi (dan memperluas) perilaku mereka tanpa
haru mengimplementasi ulang perilaku tersebut (bahasa berbasis-objek tidak
selalu memiliki inheritas.)

Polymorphism

Merupakan konsep yang memungkinkan digunakannya suatu interface


yang sama untuk memerintah suatu object agar melakukan suatu tindakan yang
mungkin secara prinsip sama tetapi secara proses berbeda.

Model data berorientasi objek disebut dapat memberi fleksibilitas yang


lebih, kemudahan mengubah program dan digunakan luas dalam teknik piranti
lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP
lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya
selain itu pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

30

Polimorfisme melalui pengiriman pesan. Tidak bergantung kepada


pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan, dengan
metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung
kepada objek tertentu di mana pesan tersebut dikirim.
Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan gerak cepat, dia akan
menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa menerima pesan yang
sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah
pesan yang sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini
disebut polimorfisme karena sebuah variabel tungal dalam program dapat
memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks
program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat
yang berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa
fungsional yang mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelaspertama

31

BAB III
HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM
3.1

Modul 2 (Ruang Lingkup Pemprograman Java)

Membuat desain seperti gambar dibawah ini :

Mengetik code program pada button proses seperti gambar dibawah.

32

Hasil program setelah di compile :

33

3.2 Modul 3 (Dasar-Dasar Pemprograman Java)

Membuat desain seperti gambar dibawah ini :

Memasukkan code program dibawah sesuai pada 4 button dengan


cara seperti gambar

34

Mengetik code program sesuai variable button masing-masing

Hasil program setelah di compile :

35

3.3 Modul 4 (Struktur Kondisi)


Membuat desain seperti gambar dibawah ini :

Menulis code program, caranya klik kanan pada :


cbojenis

Event

Action

lalu ketikan code programnya.

36

Action Performed

Setelah mengetik code program diatas, lalu kembali lagi ke desain dan
ketik code program dengan cara klik kanan pada :
btnbayar

Event

Action

lalu mengetikkan code programnya.

Hasil Program setelah di compile :

37

Action Performed

3.4 Modul 5 (Struktur Kondisi Lanjutan)


Mendesain jFrame Form seperti gambar dibawah :

Code Program :

38

39

40

Hasil program setelah di compile :

41

3.5 Modul 6 (MDI (Multi Document Interface))


Membuat desain seperti gambar dibawah ini :

Source Code Program :

42

43

Hasil program setelah di compile :

44

3.6 Modul 7 (Form Input Data)

Mendesain jFrame Form seperti gambar dibawah :

Source code Program :

45

46

47

Hasil Program Setelah di Compile :

48

3.7 Modul 8 (Form Input Data Lanjutan)

Mendesain Jframe Form seperti ini :

Mengetik Source Code Program Berikut :

49

50

51

52

Hasil Program Setelah di Compile :

53

BAB IV
ANALISA HASIL PERCOBAAN
4.1 Analisa Hasil Percobaan Modul 2
Pada percobaan modul 2, membahas tentang bagaimana menulis,
mengkompilasi dan menjalankan sebuah program Java. Terdapat dua cara
dalam melakukannya. Pertama menggunakan console dan text editor. Console
merupakan tempat untuk menulis perintah (command), contohnya pada
terminal

linux

menggunakan

dan

MSDOS

NetBeans

yang

Command

Prompt

merupakan

(Windows).

Integrated

Kedua

Development

Environment (IDE). Di sini juga membahas tentang syntax error dan runtime
error, syntax error adalah error yang dihasilkan ketika terjadi kesalahan pada
pengetikan. Sedangkan runtime error adalah error yang tidak akan ditampilkan
sampai program dijalankan atau dieksekusi. Meskipun program dapat dicompile, tetapi program akan menampilkan jawaban yang salah, jika logika
proses dan struktur program tidak benar-benar diperhatikan oleh programmer.
4.2 Analisa Hasil Percobaan Modul 3
Pada percobaan modul 3, saya akan membahas tentang bagian dasar dari
bahasa pemprograman java, di sini saya juga dapat membedakan apa saja yang
termasuk ke dalam Java literals, tipe data dasar, tipe data variabel,
pengidentifikasian dasar dasar pemprograman java dan operator yang
terdapat dalam bahasa pemprograman java. Sehingga saya dapat mengerti
bagian dasar dari bahasa pemprograman java itu sendiri.
54

4.3 Analisa Hasil Percobaan Modul 4


Pada percobaan modul 4, menggunakan struktur kontrol pemilihan (if, else,
switch). Pernyataan if akan menentukan sebuah pernyataan (blok kode) yang
akan dieksekusi jika dan hanya jika persyaratan bernilai benar (true).
Sedangkan pernyataan if-else digunakan apabila kita ingin mengeksekusi
beberapa pernyataan dengan kondisi true dan pernyataan lain dengan kondisi
false. Dan cara lain untuk membuat percabangan adalah dengan kata kunci
switch, switch mengkonstruksikan cabang untuk beberapa kondisi dari nilai.
4.4 Analisa Hasil Percobaan Modul 5
Pada percobaan modul 5, menggunakan struktur kontrol pemilihan (if,
else, switch) yang digunakan untuk memilih blok kode yang akan dieksekusi.
Penulisan perintahnya menggunakan fungsi Method. Method berisikan barisbaris perintah yang mendefinisikan proses atau objek dari suatu class.
4.5 Analisa Hasil Percobaan Modul 6
Pada percobaan modul 6, menggunakan aplikasi MDI (multiple
document interface). Sesuai namanya, aplikasi MDI (Multiple document
Interface) merupakan aplikasi yang bisa menampilkan beberapa dokumen
sekaligus. Contoh aplikasi MDI adalah program aplikasi Micrososft word,
Microsoft Excel dan program aplikasi lainnya. Di dalam aplikasi MDI, ada 2
pembagian Form.

Form Induk : Form terluar yang dijadikan tempat (wadah) untuk


menampilkan form yang lain.

55

Form Anak : Form yang ditampilkan di dalam form Induk. Form ini
terpasang seolah-olah menempel di dalam Form induk dan tidak dapat
keluar dari tampilan Form induk.

4.6 Analisa Hasil Percobaan Modul 7


Pada percobaan modul 7 menggunakan form input data dengan membuat
form input data dan koneksi dengan database mysql. Dari hasil percobaan ,
perancangan, dan implementasi yang telah dilakukan perangkat lunak yang
digunakan dalam modul ini tidak di jelaskan oleh karena itu untuk menyimpan
data dalam percobaan ini saya kurang mengerti sehingga saya tidak bisa
menyimpan data tersebut. Tetapi source code dalam percobaan yang saya lakukan
tidak eror dan saya dapat melakukan Run File Program dan mengeluarkan ouput
tetapi tidak bisa menyimpan data karena terjadi kesalahan pada koneksinya.
4.7 Analisa Hasil Percobaan Modul 8
Pada percobaan modul 8, menggunakan form input data dengan membuat
form input data dan koneksi dengan database mysql. Dalam

percobaan ini,

perancangan, dan implementasi yang telah dilakukan perangkat lunak yang


digunakan dalam modul ini tidak di jelaskan oleh karena itu untuk menyimpan
data dalam percobaan ini saya kurang mengerti sehingga saya tidak bisa
menyimpan data tersebut. Tetapi source code dalam percobaan yang saya lakukan
tidak ada eror dan saya dapat melakukan Run File Program dan mengeluarkan
ouput dari mulai tanggal, jenis barang, harga, jumlah, status member,diskon, total
bayar tetapi tidak bisa menyimpan data karena terjadi kesalahan pada koneksinya
sama seperti modul 7.

56

BAB V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
Dari sekumpulan rangkaian kegiatan praktikum Bahasa Pemrograman Java
yang telah saya lakukan dari pertemuan awal hingga akhir, maka saya dapat
mengambil beberapa kesimpulan diantaranya adalah :
1. Bahasa Pemrograman Java adalah bahasa pemrograman yang
berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan pada berbagai
platform sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus
pada satu sistem operasi, tetapi dikembangkan untuk berbagai sistem
operasi dan bersifat open source.
2. Java termasuk bahasa Multithreading. Thread adalah untuk
menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas di
satu waktu yang sama. Java menyediakan kelas untuk menulis
program multithreaded, program mempunyai lebih dari satu thread
eksekusi pada saat yang sama sehingga memungkinkan program
menangani beberapa tugas secara konkuren.
3. Penggunaan komponen AWT ditandai dengan adanya instruksi :
import java.awt.*; Swing merupakan perbaikan kelemahan di AWT.
Banyak kelas swing menyediakan komponen alternatif terhadap
AWT. Contohnya kelas JButton swing menyediakan fungsionalitas
lebih banyak dibanding kelas Button. Selain itu komponen swing
umumnya diawali dengan huruf J, misalnya JButton, JTextField,
57

JFrame, JLabel, JTextArea, JPanel, dan sebagainya. Teknologi swing


menggunakan dan memperluas gagasan-gagasan AWT. Sementara,
penggunaan komponen Swing ditandai dengan adanya instruksi :
import javax.swing.*;
4. Bahasa Pemrograman java memiliki tingkat sensitifitas yang tinggi
terhadap error program jadi sangat butuh ketelitian dalam membuat
dan menulis source code program , contohnya pada penggunaan
huruf kapital dan huruf kecil harus benar-benar diperhatikan.
5. Untuk mengetahui letak kesalahan program, editor IDE Netbeans
menampilkan tanda merah pada sisi sebelah kiri source code yang
salah, dengan meletakkan cursor pada tanda tersebut maka akan
terbaca jenis kesalahan tersebut.
5.2

Saran
Sebaiknya,

para

mahasiswa/i

dapat

mempelajari,

memahami

dan

mengimplementasikan bahasa pemprograman java dengan sebaik mungkin,


karena bahasa pemprograman java sangat bermanfaat bagi kita khususnya
dalam bidang teknologi. Selain itu perkembangan Bahasa Pemprograman Java
tidak hanya terfokus pada satu sistem operasi, tetapi dikembangkan untuk
berbagai sistem operasi dan bersifat open source.

58

DAFTAR PUSTAKA
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Java
2. http://kmti.umy.ac.id/?p=1299
3. http://elearning.amikom.ac
4. https://cuepricornz.wordpress.com/tutorial/pemrograman-berorientasi-obyek/
5. http://siskomtek.blogspot.com/2014/03/jenis-operator-dalam-bahasa-pemrogramanjava.html
6. Dwi Prasetyo, didik (2007). 150 Rahasia Pemprograman Java. Jakarta: PT. Elex Media
Komputindo

59

60