Anda di halaman 1dari 5

Nama : Anies Rahmayati

NIM

: 4001411033

Pendidikan IPA Rombel I

KONSEP SEHAT & SAKIT


Pengertian Sehat Menurut Ahli WHO adalah kondisi normal seseorang yang
merupakan hak hidupnya. Sehat berhubungan dengan hukum alam yang mengatur tubuh,
jiwa, dan lingkungan berupa udara segar, sinar matahari, diet seimbang, bekerja, istirahat,
tidur, santai, kebersihan serta pikiran, kebiasaan dan gaya hidup yang baik. Selama beberapa
dekade, pengertian sehatmasih dipertentangkan para ahli dan belum ada kata sepakat dari
para ahli kesehatan maupun tokoh masyarakat dunia. Akhirnya World Health Organization
(WHO) membuat defenisi universal yang menyatakan bahwa pengertian sehat adalah suatu
keadaan kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial yang merupakan satu kesatuan dan
bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.
Pengertian sehat menurut WHO adalah "Health is a state of complete physical, mental and
social well-being and not merely the absence of diseases or infirmity". Menurut WHO, ada
tiga komponen penting yang merupakan satu kesatuan dalam defenisi sehat yaitu:
1. Sehat Jasmani
Sehat jasmani merupakan komponen penting dalam arti sehat seutuhnya, berupa sosok
manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar, rambut tersisir rapi, berpakaian rapi,
berotot, tidak gemuk, nafas tidak bau, selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh
fungsi fisiologi tubuh berjalan normal.
2. Sehat Mental
Sehat mental dan sehat jasmani selalu dihubungkan satu sama lain dalam pepatah kuno "Jiwa
yang sehat terdapat di dalam tubuh yang sehat" (Men Sana In Corpore Sano).
3. Sehat Spritual
Spritual merupakan komponen tambahan pada pengertian sehat oleh WHO dan memiliki arti
penting dalam kahidupan sehari-hari masyarakat. Setiap individu perlu mendapat pendidikan
formal maupun informal, kesempatan untuk berlibur, mendengar alunan lagu dan musik,
siraman rohani seperti ceramah agama dan lainnya agar terjadi keseimbangan jiwa yang
dinamis dan tidak monoton.
PENGERTIAN SEHAT MENURUT PARA AHLI
1. Perkins (1938)

Sehat adalah keadaan yang seimbang dan dinamis antara bentuk dan fungsi tubuh dan
berbagai factor yang mempengaruhinya.
2. WHO (1947)
Sehat adalah keadaan yang sempurna dari fisik , mental ,dan social, tidak hanya bebas dari
penyakit atau kelemahan.
3. White (1977)
Sehat adalah keadaan dimana seseorang pada waktu diperiksa tidak mempunyai keluhan
apapun ataupun tidak terdapat tanda-tanda suatu penyakit dan kelainan.
4. Paune (1983)
Sehat adalah fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri( self care resources) yang
menjamin tindakan untuk perawatan diri (self care action) merupakan pengetahuan
ketrampilan dan sikap. Self care action merupakan perilaku yang sesuai dengan tujuan
diperlukan untuk memperoleh , mempertahankan, dan meningkatkan fungsi psikososial
dan spiritual.
5. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam musyawarah Nasional Ulama tahun 1983
Kesehatan sebagai ketahanan jasmaniah, ruhaniyah, dan sosial yang dimiliki manusia
sebagai karunia Allah yang wajib disyukuri dengan mengamalkan tuntunan-Nya, dan
memelihara serta mengembangkannya.
6. Neuman 1982
Sehat adalah suatu keseimbangan biopsiko sosio cultural dan spiritual pada tiga garis
pertahanan klien yaitu fleksibel, normal dan resisten.
7. Menurut UU No.23 tahun 1992
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan
setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.
Demikian apa yang dimaksud dengan sehat, selanjutnya adalah mengetahui akan apa
yang dimaksud dengan pengertian sakit. Ketika kita membicarakan mengebai arti sakit itu
sendiri tentunya dalam benak kita adalah bahwasannya hal tersebut adalah sebuah kondisi
yang disebabkan oleh bermacam-macam hal, bisa suatu kejadian, kelainan yang dapat
menimbulkan gangguan terhadap susunan jaringan tubuh, dari fungsi jaringan itu sendiri
maupun gangguan terhadap keseluruhan fungsi itu sendiri.
Berikut beberapa konsep sakit maupun definisi dari sakit itu sendiri.
1. Pengertian sakit adalah merupakan suatu gangguan dari siklus hidup (Imogene King).
2. Sakit adalah merupakan ketidak seimbangan dari kondisi normal tubuh manusia
diantaranya sistem biologik dan kondisi penyesuaian.

3. Kriteria sakit menurut Bauman, 1985 terdiri dari 3 bagian penting yaitu : Adanya gejala.
Persepsi tentang keadaan yang dirasakan. Kemampuan dalam aktivitas sehari-hari.
Pada saat ini sehat banyak diartikan dalam kadar yang normal atau lazim yang terjadi
pada individu dalam arti bahwa individu tersebut tidak merasakan keluhan sebaliknya sakit
diartikan suatu keadaan yang tidak normal atau lazim pada diri seseorang, misalnya adanya
keluhan pusing yang tidak tertahankan, panas, dan sebagainya, sehingga pada saat itu dapat
disimpulkan bahwa sehat itu bukan dari suatu penyakit.
Hubungan antara sehat sakit ini penting diketahui agar ketika kita merasakan akan
tanda gejala sakit atau kurang sehat, maka kita bisa segera mendatangi tenaga kesehatan
untuk memeriksakan status kesehatan kita. Bila memang sakit, maka kita akan segera
mendapatkan pengobatan yang tepat dari ahlinya.
DEFINISI SAKIT MENURUT AHLI
1. Menurut Bauman ( 1985 )
sakit adalah : ketidakseimbangan dari kondisi normal tubuh manuasia diantaranya system
biologic dan kondisi penyesuaian.
2. Menurut PEMONS ( 1972 )
sakit adalah gangguan dalam fungsi normal individu sebagai tatalitas termasuk keadaaan
organism sebagai siste biologis dan penyesuaian sosialnya.
3. Pengertian sakit dalam bahasa inggris diartikan menjadi 2 yaitu illness dan disease
perbedaan kedua istilah ini ialah :

Illness
Konsepnya abstrak
Sifatnya subjektif
Akibat mekanisme koping ( pertahanan ) tak adekuat.

Disease
Suatu kondisi yang patologis
Terdapat sign dan symptom.

FASE FASE SAKIT


1.

Fase latent
Seseorang sudah terinfeksi suatu mikroorganisme, karena badan seseorang baik maka
gejala gejala dan tanda tanda serta keluhan belum ada, sehingga aktifitas sehari hari
dapat dilakukan.

2.

Prodromal

Pada fase ini seseorang sudah terdapat peningkatan, bahwa dirinya sakit, seperti tidak
enak badan atau kadang kadang lemas.
3.

Akut
Tanda dan gejala akan bertambah dan semakin lengkap, bentuknya disini klien baru
sadar bahwa dirinya sakit, kadanga- kadang emosinya tidak stabil dan lekas marah, dan
ia hanya mampu memikirkan dirinya sendiri dan penyakitnya.

4.

Resolusi
Klien perlu tindakan yang sifatnya mengembalikan secara normal.

FAKTOR-FAKTOR

YANG

MEMPENGARUHI

DERAJAT

KESEHATAN

MASYARAKAT
Menurut Hendrik L. Bloom ada empat faktor yang mempengaruhi status kesehatan
masyakarat yaitu lingkungan , perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan.
Dari bagian tersebut dapat dilihat bahwa faktor yang paling mempengaruhi derajat
kesehatan adalah faktor lingkungan, kemudian disusul oleh faktor perilaku pelayanan
kesehatan dan terakhir keturunan. Uraian faktor faktor tersebut adalah :
1. Lingkungan hidup
Fisik

: sampah, air, udara, perumahan dsb.

Sosial

: kebudayaan , pendidikan, ekonomi ( interaksi manusia )

Biologi : hewan , jasad remik, tetumbuhan.


2. Perilaku
Merupakan adat atau kebiasaan dari masyarakat. Sehat tidaknya lingkungan dan keluarga
tergantung perilaku.
3. Pelayanan kesehatan
Peranan pelayanan kesehatan adalah :
a. Menentukan dalam pelayanan pemulihan kesehatan, pencegahan penyakit pengobatan,
dan perawatan kesehatan.
b. Dipengaruhi oleh faktor lokasi atau jarak ke tempat pelayanan kesehatan sumber daya
manusia, informasi kesesuaian program pelayanan kesehatan dengan kebutuhan
masyarakat.
4. Keturunan
Faktor keturunan adalah faktor yang telah ada dalam diri manusia yang dibawa sejak lahir.
Sebagai contoh : diabetes mellitus, asma, epilepsy, retardasi mental, hipertensi, buta warna
dll.

Upaya-upaya kesehatan masyarakat meliputi 4 area kegiatan yaitu : upaya promotif,


preventif, kuratif dan rehabilitatif.
1. Promotif
Adalah usaha yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan ,meliputi usaha-usaha untuk
peningkatan

gizi,

pemeliharaan

kesehatan

perorangan,

pemeliharaan

kesehatan

lingkungan, olahraga teratur dan istirahat cukup sehingga dapat mencapai derajat
kesehatan yang optimal.
2. Preventif
Adalah usaha yang ditujukan untuk mencegah terjadinya penyakit meliputi usaha-usaha
pemberian imunisasi (bayi, anak, bumil). Pemeriksaan kesehatan berkala untuk
mendeteksi penyakit secara dini.
3. Kuratif
Adalah nusaha yangditujuikan kepada orang yang sakit untuk diobati secara tepat dan
adekuat sehinga kesehatan pulih.
4. Rehabilitative
Adalah nusaha yang ditujukan terhadap penderita yang baru pulih dari penyakit yang
dideritanya ,untuk memperbaiki kelemahan pisik mental dan sosial pasien sebagai akibat
dari penyakit yang dideritanya meliputi latihan-latihan terpogram pisioterafi.

Anda mungkin juga menyukai