Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN AKHIR

SIMULASI KOMPUTASI TAMBANG 2011


DOSEN :
YUSTINUS HENDRA WIRYANTO, S. SI., MT., M. SC

Disusun Oleh
KELOMPOK IV

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN
2014

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat rahmat dan bimbingan-Nya saya dapat menyelesaikan penulisan. Kami
berharap Laporan Akhir Simulasi Komputasi Tambang ini dapat membantu dan
menambah wawasan saudara-saudari yang ingin lebih memahami tentang
Simulasi Komputasi Tambang. Ada pun isi dari Laporan Akhir Simulasi
Komputasi Tambang ini mengenai pengetahuan tentang Simulasi Komputasi
Tambang, Aplikasi Kegunaan Map Source, Autocad, GIS, dan Tracking GPS
dalam pengumpulan data.
Banyak rintangan dan hambatan yang penulis hadapi ketika menyusun
Laporan Akhir Simulasi Komputasi Tambang ini. Namun, dengan berkat rahmat
dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa kami dapat menyelesaikan Laporan Akhir
Simulasi Komputasi Tambang ini. Kami menyadari bahwa rangkuman ini masih
banyak kekurangan, untuk itu kami menerima kritik dan saran dari pembaca.
Dan akhirnya semoga Laporan Akhir Simulasi Komputasi Tambang
ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi pembaca. Terima kasih.

Penulis,

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat telah
menjadi kebutuhan pokok dalam era informasi. Hal ini dapat dilihat dari
derasnya arus informasi dari segala penjuru dunia yang dapat diakses oleh
siapapun tanpa batas ruang dan waktu. Keberhasilan pembangunan teknologi
informasi telah mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia, seperti aspek
pertambangan khususnya. Seperti yang terlihat dari berbagai macam software
komputasi pendukung telah banyak dikembangkan untuk memudahkan
analisa dalam metode perhitungan. Simulasi Komputasi sebetulnya bisa
diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input
dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah apa yang disebut dengan
teori komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika.
Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan
menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan
secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang,
kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.
Dengan adanya tuntutan teknologi, serta tersedianya berbagai macam
bentuk informasi yang menuntut untuk melakukan perubahan yang dapat
menunjang efektifitas dan produktifitas maka dirasa sangatlah perlu adanya
program bantu komputasi guna mendapatkan hasil program perhitungan
rancangan peledakan secara mudah dan tepat. Dengan adanya program bantu
komputasi untuk menghitung rancangan ini akanlah sangat menghemat waktu,
tenaga, dan tentu saja tingkat ketelitian hasilnya akan lebih tinggi daripada
perhitungan manual.

I.2 Tujuan Laporan

Cabang dari ilmu pertambangan dan rekayasa geologi permukaan daerah


tambang yang berhubungan dengan masalah pengukuran, pemecahan masalah
dari data input dengan menggunakan suatu algoritma, dan rancangan desain
tambang. Tujuan Simulasi Komputasi Tambang pada makalah ini adalah :
a. Menyajikan secara grafis ( rencana/bagian dari rencana ) masalah
pengukuran, pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan
suatu algoritma, dan rancangan desain tambang.
b. Memecahkan berbagi bentuk-bentuk permasalahan dalam Simulasi
Komputasi Tambang ( gambar rancangan desain eksplorasi, konstruksi,
eksploitasi wilayah tambang ).
I.3 Rumusan Masalah
Dalam ruang lingkup pembahasan Simulasi Komputas Tambang ini,
maka akan dipertanyakan suatu masalah, yaitu :
1. Apa pengertian dari Simulasi Komputasi Tambang ?
2. Apa saja jenis-jenis dan fungsi software pada Simulasi Komputasi
Tambang ?
3. Bagaimana Pemodelan Sistem Simulasi Komputasi Tambang ?

BAB II
PEMBAHASAN

II.1

Pengertian Simulasi Komputasi Tambang


Simulasi Komputasi sebetulnya bisa diartikan sebagai cara untuk
menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu
algoritma. Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori komputasi, suatu subbidang dari ilmu komputer dan matematika. Pengertian Simulasi adalah
merupakan meniru proses riil yang disebut sistem dengan sebuah model untuk
memahami bagaimana sistem tersebut bekerja. Jadi yang dimaksud dengan
Simulasi dengan komputasi tambang adalah merupakan cara untuk
menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu
algoritma dan model dievaluasi secara numerik, dan data yang dikumpulkan
untuk mengestimasi karakteristik yang sebenarnya dari model pembuatan
perencanaan tambang.

Gambar 2.1 Sistem, Model dan Teknik Simulasi

II.2

Jenis-jenis dan Fungsi Software Pada Simulasi Komputasi Tambang


1. Map Source
Software Garmin MapSource biasanya datang bersamaan dengan
paket pembelian GPS Garmin. Dengan MapSource, maka user bisa
melakukan download dan upload peta, tracks, waypoint dan route dari
GPS.

MENGOLAH DATA GPS: GARMIN

1. Instal MapSource
2. Buka MapSource; klik ,

Programs, MapSource

3. Sambungkan kabel interface GPS ke komputer, Nyalakan GPS, siapkan Setting


download data dari GPS-Garmin ke MapSource.

tekan tombol MENU 2 kali,


pilih Setup, ENTER
pilih jendela Interface dengan menggeser pilihan ke kanan
Format

: GARMIN

Transfer Mode : Host


Status
4.

: Ready

Dari MapSource, klik


atau melalui menu Transfer, Receive from
Device, tunggu sampai seluruh proses download selesai.

5. Maps, Waypoints, Routes, dan Tracks sudah ter-download,


6. Mengubah preferensi data GPS. Klik menu Edit, Preferences. Akan Anda

temukan tab-tab: Display, Units, Position, File Location, Waypoint, Waypoint


Categories, Time, Find.
Tentukan Units

Distance & Speed [jarak & kecepatan]: Metric


Heading [arah utara]:
o True = utara sebenarnya
o Automatic Magnetic Variation = utara magnetis (arah utara pada kompas)
o Grid = utara peta (arah utara pada peta cetakan)
Pilih Grid untuk keperluan input data ke peta yang sudah ada

Altitude/Elevation [ketinggian]: Meters


Depth [kedalaman]: Meters
Area: Hectares
Temperature: Celcius

Tentukan Position

Grid:
o UTM; Universal Transverse Mercator, satuan dalam meter
o Lat/Lon hddd.ddddd; Koordinat geografik, dengan format derajat
desimal [decimal degrees]

Kedua format adalah koordinat yang biasa kita gunakan dalam aplikasi peta di
ArcView.

Datum; pilih WGS 84

7. Menu File, SAVE. Format file dasar Mapsource versi ini adalah [.gdb],
tetapi untuk keperluan ArcView, bisa juga kita SAVE AS dalam format
[.dxf].
8. Untuk pengolahan menggunakan Excell, SAVE AS ke format Text [.txt]

2. Autocad 2002
AutoCAD merupakan sebuah program yang biasa digunakan untuk tujuan
tertentu dalam menggambar serta merancang dengan bantuan komputer dalam
pembentukan model serta ukuran dua dan tiga dimensi atau lebih dikenali
sebagai Computer-aided drafting and design program (CAD). Program ini
dapat digunakan dalam semua bidang kerja terutama sekali dalam bidangbidang yang memerlukan keterampilan khusus seperti bidang Mekanikal
Engineering, Sipil, Arsitektur, Desain Grafik, dan semua bidang yang
berkaitan dengan penggunaan CAD.

Sistem program gambar dapat membantu komputer ini akan memberikan


kemudahan dalam penghasilan model yang tepat untuk memenuhi keperluan
khusus di samping segala informasi di dalam ukuran yang bisa digunakan
dalam bentuk laporan, Penilaian Bahan (BOM), fungsi sederhana dan bentuk
numerial dan sebagainya. Dengan bantuan sistem ini dapat menghasilkan
sesuatu kerja pada tahap keahlian dan yang tinggi ketepatan di samping
menghemat waktu dengan hanya perlu memberi beberapa petunjuk serta cara
yang mudah.

Gambar yang dibentuk melalui program autocad dapt diubah bentuk-nya


untuk keperluan grafik yang lain melalui beberapa format seperti DXF ( Data
Exchanged File), IGES, dan SLD. Tambahan pula membantu program ini
juga, berkemampuan untuk membentuk dan menganalisa model pepejal dalam
kerja-kerja rekabentuk kejuruteraan. Untuk memenuhi keperluan yang lebih
canggih, perisian ini mampu membawa pengguna mengautomasikan kerjakerja penggunaan pengaturcaraan sokongan seperti LISP, dan ADS untuk
membentuk arahan tambahan tersendiri.

3. Arc GIS
ArcView merupakan salah satu perangkat lunak (software) desktop Sistem
Informasi Geografis (SIG) dan pemetaan yang dikembangkan oleh ESRI.
ArcView memiliki kemampuan-kemampuan untuk melakukan visualisasi,
meng-explore, menjawab query (baik basis data spasial maupun nonspasial), menganalisis data secara geografis, dan sebagainya. Secara
umum kemampuan ArcView dapat dilihat melalui uraian berikut :

Pertukaran data, membaca dan menuliskan data dari dan ke dalam


format perangkat lunak SIG lainnya.

Melakukan analisis statistik dan operasi-operasi matematis

Menampilkan informasi (basisdata) spasial maupun atribut

Menghubungkan informasi spasial dengan atribut-atributnya yang


terdapat (disimpan) dalam basis data atribut

Melakukan fungsi-fungsi dasar SIG seperti analisis sederhana spasial

Membuat peta tematik

Meng-customize aplikasi dengan menggunakan bahasa skrip atau


bahasa pemrograman sederhana

Melakukan fungsi-fungsi SIG khusus lainnya (dengan menggunakan


extension yang ditujukan untuk mendukung penggunaan perangkat
lunak SIG ArcView).

A. Struktur ArcView
ArcView mengorganisasikan project beserta tools yang tersedia kedalam
bentuk system windows, menu, button, dan icon. Setiap tipe dokumen (view,
table, chart, layout, dan script) ArcView memiliki tampilan yang berbeda.
Struktur tampilan pada ArcView terdiri dari :

1. Tampilan pada Project


Project merupakan window yang paling awal muncul untuk bekerja dengan
ArcView. Menu-menu yang terdapat pada window menyediakan fasilitasfasilitas untuk mengatur project yang akan dibuat.

2. Tampilan pada View


View merupakan representasi grafis informasi spasial dan dapat
menampung beberapa layer/theme informasi spasial (titik, garis, polygon,
atau citra raster).

3. Tampilan pada Table


Dokumen Tabel dilengkapi dengan fasilitas menu, button, dan toolbar.
Sebuah table merupakan representasi data ArcView. Tabel berisi informasi
deskriptif mengenai layer tertentu yang terdiri dari baris data (record) dan
kolom (field). Baris data (record) mendefinisikan sebuah entry, sedangkan
kolom (field) mendefinisikan atribut atau karakteristik dari entry.

4. Tampilan pada Chart


Chart merupakan representasi grafis dari resume tabel data. Chart juga
bisa merupakan hasil suatu query terhadap suatu tabel data.

5. Tampilan pada Layout


Layout digunakan untuk menggabungkan semua dokumen (view, table, dan
chart) ke dalam suatu dokumen yang siap cetak (hardcopy).

Beri Nilai