Anda di halaman 1dari 70

Physical Medicine & Rehabilitation Series

ASPEK REHABILITASI
NYERI KAKI

RONALD E. PAKASI, MD

Physical Medicine & Rehabilitation Dept.


Fatmawati General Hospital
Jakarta, Indonesia
KAKI
† Gaya berat badan terkonsentrasi saat
berdiri / jalan (bentuk & konstruksi
sesuai fungsi)
† Otot2, tulang, sendi bekerja sinkron
⇒ perpindahan tubuh dari 1 tempat
ke tempat lain
† Kelainan / disfungsi ⇒ gangguan
pada berdiri / jalan
† Evaluasi: anatomis & biomekanik
ANATOMI
PERSENDIAN
† Talotibial: dorsifleksi / plantarfleksi
† Subtalar (talocalcaneal): rotasi
calcaneus 450
„ rotasi 160 melalui garis longitudinal ⇒
metatarsal II
† Midtarsal / Chopart joint /
talonaviculare
† MTP & IP ⇒ ekstensi khususnya MTP
SEGMEN FUNGSIONAL
† POSTERIOR (Hind foot):
„ Talus
„ Calcaneus
† MEDIAL (Mid foot):
„ Cuneiforme (3)
„ Cuboid
„ Naviculare
† ANTERIOR (Fore foot):
„ Metatarsal (5)
„ Digiti (14)
REAR FOOT
FORE FOOT

MID FOOT
ARKUS (ARCH)
† Longitudinal
„ Lateral ⇒ calcaneus,
cuboid, MTS IV, V
„ Medial ⇒ calcaneus,
talus, naviculare,
cuneiforme I-II-III,
MTS I
† Transversal
„ Anterior ⇒ MTS I – V
„ Posterior ⇒
cuneiforme, cuboid
OTOT-OTOT
Plantar Fleksor Dorsi Fleksor
†Gastrocnemius
†Flexor digitorum longus †Tibialis anterior
†Peroneus longus †Peroneus tertius
†Plantaris †Extensor digitorum longus
†Soleus
†Tibialis Posterior
Invertor Evertor

†Tibialis anterior †Peroneus longus


†Tibialis posterior †Peroneus brevis
†Flexor hallucis longus †Peroneus tertius
†Extensor digitorum longus
M
U
S
C
L
E
S
GAIT
KAKI NORMAL
† Bebas nyeri
† Keseimbangan otot
normal
† Tidak kontraktur
† Menumpu beban 3 titik
† Tumit sentral
† Jari2 lurus & bergerak
(mobile)
NYERI
† Umumnya dari
jaringan lunak (otot,
ligamen, tendon,
saraf, pembuluh
darah)
† Nyeri pada otot, sendi,
tulang: kelainan
kongenital, infeksi,
neoplasma, trauma,
dll.
NYERI HIND FOOT
† Achilles tendinitis
† Achilles Paratendinitis (retrocalcaneal bursitis,
subcutaneus achilles bursitis)
† Plantar fasciitis
† Ruptur Tendon Achilles
† Tarsal tunnel syndrome
† Posterior tibial tendinitis
† Posterior tibial tendon ruptur
† Peroneal tendinitis
NYERI MID FOOT – FORE FOOT

† Foot strain
† Metatarsalgia
† Hallux valgus
† Hallux rigidus
† Hammer toes
† Morton’s neuroma
KELAINAN ARKUS

† Pes planus (flat foot)


† Pes cavus (claw foot)
NYERI KAKI

ANAMNESIS
Riw penyakit
(RA,Gout,DM,OA,trauma,dll)
PEMERIKSAAN FISIK
(gait, posture, trunk, hip, knee, ankle)
PEMERIKSAAN PENUNJANG
(Lab, Rontgen, EMG)

DIAGNOSA
ANAMNESIS
† Riwayat terdahulu ?
† Mekanisme jejas ?
† Onset terjadinya nyeri ?
† Tipe, kualitas, dan durasi nyeri?
† Adakah bunyi / perabaan tertentu?
† Sudah berapa lama terjadi
disabilitas?
† Pembengkakkan?
† Terapi sebelumnya?
OBSERVASI
† Deviasi postural?
† Kesulitan dalam berjalan (kelainan
gait?)
† Deformitas, asimetri, edema?
† Warna & tekstur kulit, suhu,
kemerahan?
† Nyeri signifikan?
† Lingkup gerak sendi?
Pemeriksaan
tendon achilles,
plantar
aponeurosis,
Morton’s neuroma

Thompson Test
(Integritas tendon Achilles)
Pemeriksaan
ligamen deltoid,
arteri tibialis

Homan’s Test
Pemeriksaan
ligamen
talofibular ant.,
ligamen
calcaneo-fibular
Test Instabilitas Ligamen Lainnya

Talar Tilt Kleiger’s Test Medial Subtalar


(Calcaneofibular (Deltoid ligament) Glide
ligament) (>>translasi medial
calcaneus thd talus)
PEMERIKSAAN FUNGSIONAL
„ Saat weight bearing dilakukan:
† Berjalan jinjit pada jari (plantar flexion)
† Berjalan pada tumit (dorsiflexion)
† Berjalan dengan sisi lateral kaki (inversion)
† Berjalan dengan sisi medial kaki (eversion)
† Melompat dengan kaki yang sakit
† Gerakan pasif, akitf, & dengan tahanan
manual → u/ menilai integritas sendi &
fungsi otot
„ Hindari hal2 tersebut bila menimbulkan
nyeri
PENILAIAN GAIT
DEVIASI FASE PENYEBAB

Pronasi kaki ↑↑ Midstance – Kompensasi forefoot/rearfoot / deformitas rearfoot;


toe off deformitas valgus tak terkompensasi; pes planus; tibial
varus ↑; kelemahan tibialis post.

Supinasi kaki ↑↑ Heel strike - Vagus forefoot terkompensasi; pes cavus; short limb;
midstance rotasi tibia/femur tak terkompensasi
Plantar fleksi ↑↑ Midstance – Kontraktur heel cord; tonus gastrocnemius & soleus
(bouncing) toe off ↑↑
Insufisiensi Midstance – Kelemahan gastrocnemius & soleus; ruptur tendon
push-off toe off Achilles; tendinitis Achilles; hallux rigidus

Foot slap Heel strike – Kelemahan otot-otot dorsifleksor


foot flat
Steppage gait Acceleration - Kelemahan otot-otot dorsifleksor
decelaration
Fleksi lutut ↑↑ Heel strike – ROM dorsifleksor ankle ↓↓, kelemahan otot2
toe off plantarfleksor
Hiperekstensi Heel strike – Kontraktur tendon Achilles, kebiasaan, kelemahan
lutut ( genu midstance hamstring terkompensasi, kelemahan / pemendekan
rekurvatum) quadriceps femoris
MANAJEMEN REHABILITASI
TIM REHABILITASI

Dokter (Fisiatris)

Teknisi Orthosis-Prosthesis Fisioterapis

Okupasi terapis

Lain-lain: perawat rehabilitasi, konselor


vokasional, kinesioterapis (terapi korektif),
rekreasional terapis
INTERVENSI ORTHOSIS - SEPATU
SHOE CHART
MODIFIKASI SEPATU
MODIFIKASI SEPATU
PLANTAR FASCIITIS
† Nyeri daerah plantar tumit saat
melangkah stlh bangun tidur
† Kausa: trauma, improper shoe,
overuse, spur calcaneus, obesitas
† Onset gradual, usia rata2 40 – 60 th
† Karakteristik:
„ NT (+) anteromedial di atas
tuberkulus medial calcaneus
„ Nyeri seperti terbakar, itching
„ Nyeri pagi hari & setelah duduk lama
kemudian berjalan
TATALAKSANA PLANTAR FASCITIS

† Mengubah tekanan weight


bearing:
„ Heel pad / cushion
„ Modifikasi sepatu: arch
support, inner relief
† Latihan kaki: stretching
† Manajemen BB
† NSAID, injeksi
kortikosteroid
TENDINITIS ACHILLES
† Peradangan jaringan paratendon → nyeri
tumit, khususnya insersio Achilles
† Kausa:
„ Radang pada ankylosing spondilitis; gout; RA
„ Sindroma Reiter
„ Deposit kristal kalsium fosfat dihidrat
† Karakteristik nyeri:
„ Nyeri proksimal tendon Achilles
„ Bengkak, nyeri tekan, nyeri gerak (dorsifleksi);
nyeri pada fase push-off
TATALAKSANA TENDINITIS
ACHILLES
† NSAID, injeksi kortikosteroid,
“icing” (cryotherapy)
† Imobilisasi (plester cast) 4
minggu dengan splint sedikit
plantar fleksi
† Koreksi sepatu: heel rise /
high heel
† Tendinitis kronik: orthosis
untuk kontrol hind foot,
pronasi berlebih sendi subtalar
† Latihan: gentle stretching,
eccentric loading u/
penguatan tendon
FOOT STRAIN

† Strain pada ligamen medial, strain tendon


tibialis posterior s/d malalignment sendi
(ankle valgus, foot flat)
† Kausa:
„ Trauma; OR; perubahan pekerjaan / aktivitas
„ Berat badan ↑↑
„ Pasca imobilisasi
„ Sepatu yg tdk sesuai
† Karakteristik: pegal pd telapak kaki/betis,
nyeri dalam telapak kaki & betis
TATALAKSANA FOOT STRAIN

† Prinsip RICE (rest, ice,


compression, elevation)
pd kondisi akut
† Medikamentosa:
analgetik
† Latihan kaki, pemilihan
sepatu yg sesuai
† Modalitas u/ fase
lanjutan: US, laser
(laser bisa u/ fase akut)
FOOT EXERCISE
FOOT EXERCISE
ANKLE SPRAIN
† Terjadi akibat momen
inversi atau eversi
mendadak
† Sprain inversi
„ Bentuk paling sering,
terjadi pada aspek lateral
„ Jejas pada ligamen
talofibular anterior akibat
momen inversion, plantar
fleksi & rotasi internal
ANKLE SPRAIN
† Sprain eversi
„ Terjadi pada 5 – 10%
kasus
„ Momen eversi → jejas
pada ligamen deltoid;
dpt terjadi fraktur
fibula
„ Deltoid dapat pula
mengalami
impingement &
kontusio pada inversi
TATALAKSANA ANKLE SPRAIN
† Tergantung grade & disabilitas
† RICE; weight bearing dibatasi
† Cast / taping / crutches (u/ kasus
berat)
† NSAID
† Rehabilitasi agresif
† Strategi untuk kembali ke aktivitas
† Neuromuscular retraining
REHABILITASI
Neuromuscular
Retraining
Tarsal Tunnel Syndrome
† Kondisi akibat terjepitnya n.
tibialis post., med., & lat.,
dekat fleksor retinakulum
(posterior inferior mall
medial) o/ ligamen laciniate
† Kausa: trauma, dislokasi,
hipermobilitas, deformitas
† Klinis: nyeri malam hari,
parestesia, burning, hipestesi
plantar & dorsal jari kaki
† Tinnel sign (+) (posterior /
medial maleolus)
TATALAKSANA TTS

† Koreksi postur → mengubah pronasi


† Injeksi kortikosteroid
† Modalitas fisik: TENS
† Bedah: dekompresi
METATARSALGIA
† Nyeri saat berdiri dan nyeri tekan
pada kaput metatarsal,dpt tjd kalus
† Penyebab: foot strain, sepatu hak
tinggi, kaki eversi, trauma, artritis,
hallus valgus, post op kaki, pes
cavus.
† Arkus transversa turun, caput MT
mendapat beban tak proporsional,
lemah otot intrinsik
TATALAKSANA METATARSALGIA
† Modifikasi sepatu :
mengurangi tekanan
pd MT & menunjang
arkus transversal
„ (metatarsal
[sesamoid] bar / pad
„ inner sole relief
† Latihan penguatan
otot2 intrinsik,
stretching Achilles
† Manajemen BB
PES PLANUS / FLAT FOOT
† Hilang/berkurangnya
arkus longitudinal
medial, talus dan
navikular turun
† Akibat: mekanik
(obesitas, OA lutut),
inherited,
hipermobilitas
† Derajat I,II,III,IV
TATALAKSANA
† Grasping exercise
† Modifikasi sepatu:
menunjang arkus
longitudinal
„ Thomas heel
„ Medial arch support
HALLUX VALGUS
† Deviasi ibu jari ke
lateral dan metatarsal
I ke medial
† Bunion pd kaput MT I,
radang→ nyeri
† Akibat : sepatu ujung
lancip, sekunder RA,
OA,Gout
TATALAKSANA
HALLUX VALGUS
† Modifikasi sepatu:
„ Mengurangi tekanan pd MTP 1 & ibu jari
„ Mencegah forward sliding kaki
„ Imobilisasi MTP I
„ Menggeser berat ke arah lateral
 Soft vamp; ball & toe lebar
 Relief in vamp w/ cut-out / baloon patch
 Heel rendah
 Metatarsal / sesamoid pad
 Medial longitudinal arch support
† Latihan kaki: abduksi, adduksi, fleksi, ekstensi
† Analgetik (bila perlu)
† Night splint (bila perlu)
HALLUX RIGIDUS

† Infleksibilitas MTPJ I ⇒
dorsifleksi jari I << ⇒
mengganggu gait
† Terapi: Modifikasi sepatu u/
mengurangi tekanan &
gerakan MTP I; memperbaiki
push-off
„ Rocker / metatarsal bar
„ Long steel spring insole
„ Medial longitudinal arch
support
HAMMER TOE
† Merupakan deformitas
fleksi pada sendi
interphalang
„ DIP & MTP: dorsofleksi
„ PIP : plantarfleksi
† Bisa terjadi pada semua
jari dengan predileksi lebih
sering pada jari kedua
† Kongenital atau sekunder
hallux valgus, improper
footwear
TATALAKSANA HAMMER TOE
† Tujuan modifikasi sepatu:
„ Mengurangi tekanan pd daerah nyeri
„ Menunjang arkus transversus
„ Memperbaiki push-off
† Karakteristik:
„ Soft vamp, extra-depth & high toe box /
balloon patch
„ Metatarsal pad
† Tendon transfer fleksor ⇒ extensor
(khususnya jari III)
CLAW TOES

† Plantar fleksi PIP


dan DIP jari, MTP
dorsofleksi
† Penatalaksanaan:
„ Latihan kaki
„ Modifikasi sepatu
(high toe box,
crest pad)
PES CAVUS / PES
ARCUATUS / CLAW FOOT

† Arkus longitudinal
medial tinggi shg
tjd pemendekan lig
ekstensor
„ → PIP dorsifleksi,
DIP plantarfleksi
„ → Plantar fasia
memendek
„ → Claw toes
† Inherited, ggn
neurologi, NT pd
caput metatarsal
TATALAKSANA PES CAVUS
† Modifikasi sepatu:
„ Distribusi berat merata di seluruh kaki
„ Memperbaiki balans antero-posterior
„ Mengurangi nyeri & tekanan pada caput MT
† Karakteristik:
„ High quarter shoe
„ High toe box
„ Lateral heel & sole wedges
„ Metatarsal pad/bar
„ Molded inner sole
† Latihan kaki (stretching ekstensor jari,fleksor
distal phalang)
† Operasi ostetomi: kasus berat
MORTON’S NEUROMA
† Akibat penekanan n. interdigital o/:
„ ligamen metatarsus transversal
„ bursa interfalang MTP
„ kista synovial
† Karakteristik:
„ NT caput 2 & 4, kadang2 jari 2 & 3
„ Paresthesia, nyeri terbakar
„ Gejala ↑ jika berjalan pada permukaan
keras, sepatu ketat, tumit tinggi
„ Sering pada wanita paruh baya
TATALAKSANA
MORTON’S
NEUROMA

† Injeksi
kortikosteroid
lokal
† Sepatu
modifikasi
ukuran sesuai +
metatarsal pad
† Operasi eksisi
neuroma
TERIMA
KASIH