Anda di halaman 1dari 20

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah saya ucapkan kepada Allah SWT, karena saya dapat
menyelesaikan tugas saya ini yaitu membuat proposal penelitian yang berjudul
Solusi Komunikasi Gratis Berbasis Teknologi CDMA dengan tepat waktu.
Tugas ini merupakan tugas akhir saya pada Semester ketiga di UIN Alauddin
Makassar. Sebelumnya saya

meminta maaf kepada semua orang yang telah

membaca proposal yang saya buat ini, karena mungkin isinya ala kadarnya.Ya
harap dimaklumi lah disini saya masih belum memiliki pengetahuan yang banyak
tentang tata cara membuat proposal yang baik. Ini saja pertama kalinya saya
membuat proposal. Untuk kesempurnaan proposal ini saran yang membangun
selalu saya harapkan.
Didalam proposal ini saya memberi pengetahuan sedikit kepada pembaca
sekalian yaitu tentang komunikasi berbasis CDMA. Semoga proposal ini dapat
bermanfaat bagi semua orang yang membacanya.
Disini saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua orang
yang telah membantu saya untuk menyelesaikan proposal ini. Pertama orang tua
saya yang yang memberi dorongan dan inspirasi dan juga materi. Dan juga temanteman saya yang selalu memberi informasi. Dan tidak lupa dosen pembimbing
yang selalu memberi arahan kepada saya.

Penulis,

Muhammad Rizal
i

LEMBAR PENGESAHAN
Judul Penelitian : SOLUSI KOMUNIKASI GRATIS BERBASIS
TEKNOLOGI CDMA
Jenis Penelitian : Individu
Nama Peneliti : Muhammad Rizal
Nim

: 60200113048

Komisi Penguji
1.

Faisal Akib, S.Kom. ,M.Kom.

2.

Faisal, S.T., M.T.

3.

Ridwan A. Kambau, S.Kom., M.T.

Peneliti

Muhammad Rizal

Ketua Prodi TI

Nur Afif, S.T. ,M.T

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR. i
LEMBAR PENGESAHAN. ii
DAFTAR ISI.... iii
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

1.2 Tujuan Penelitian.

1.3 Batasan Masalah..........................

1.4 Manfaat Penelitian...

BAB II. LANDASAN TEORI


2.1 Telepon Seluler ..

2.1.1 Telepon Seluler Sebagai Sarana Komunikasi....

2.2 Teknologi CDMA...

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN


3.1 Tempat dan Waktu Penelitian............

3.2 Bahan dan alat

iii

3.3 Metode Penelitian..

DAFTAR PUSTAKA 13
LAMPIRAN AGENDA KEGIATAN

iv

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Komunikasi merupakan sesuatu yang sangat berperan penting bagi
kehidupan manusia. Tidak dapat kita pungkiri lagi bahwa komunikasi sudah
menjadi bagian dari kehidupan manusia saat ini, yang dapat kita lihat dengan
banyaknya telepon seluler dengan berbagai merek telah diluncurkan ke pasaran.
Dalam hal ini komunikasi memberikan pengaruh yang besar terhadap
perkembangan teknologi telepon seluler saat ini. Sejak ditemukannya telepon oleh
Alexander Graham Bell pada tahun 1876 dan ditemukannya komunikasi tanpa
kabel (wireless) oleh Nikolai Tesla pada tahun 1880 yang kemudian diperkenalkan
oleh Guglielmo Marconi, sejak saat itu perkembangan dunia teknologi
komunikasi semakin berkembang pesat hingga mencakup seluruh belahan dunia
ini.
Di Indonesia, perkembangan teknologi komunikasi sudah sangat
menjamur. Banyak operator-operator telepon seluler memberikan promosi
komunikasi yang sangat murah untuk para pelanggannya dan promosi-promosi
lain yang diberikan oleh para pemilik operator-operator telepon seluler ini,
sehingga menarik minat seseorang untuk dapat

menggunakan jasa operator

tersebut. Tapi bagaimanapun juga, kita tidak akan merasa puas dengan promosipromosi yang diberikan oleh para penyedia layanan komunikasi tersebut. Solusi
terbaik adalah dengan memberikan komunikasi yang seluas-luasnya, tanpa
dibatasi oleh biaya yang harus dibayar dan tanpa dibatasi oleh waktu.
Dengan hadirnya komunikasi gratis ini, diharapkan dapat meringankan
beban masyarakat terhadap permasalahan komunikasi saat ini, yang dirasakan
penulis sudah sangat membingungkan dalam memilih mana operator yang paling
murah untuk melakukan komunikasi diantara banyaknya operator-operator yang
lainnya.
1

Untuk itu, dalam skripsi yang berjudul Solusi Komunikasi Gratis


Berbasis Teknologi CDMA, penulis mencoba untuk memberikan solusi
komunikasi gratis (tanpa harus membayar biaya pemakaian) dan tidak dibatasi
oleh waktu. Dan diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan sedikit
perubahan dalam dunia komunikasi, khususnya di Indonesia.
1.2 Tujuan Penelitian
1.2.1 Tujuan Umum
Untuk memberikan solusi komunikasi gratis (tanpa dipungut
biaya), kepada masyarakat luas, khusunya di Indonesia, yang berbasiskan
pada teknologi CDMA.
1.2.2 Tujuan Khusus
1. Membangun komunikasi yang seluas-luasnya, tanpa harus
dikenakan biaya dan tanpa dibatasi oleh waktu pemakaian.
2. Memanfaatkan penggunaan teknologi CDMA seluas-luasnya.
3. Memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa komunikasi
dapat dilakukan tanpa harus membayar biaya pemakaian.
1.3 Batasan Masalah
Agar pembahasan ini tidak terlalu luas, namun dapat mencapai hasil
yang optimal, maka penulis akan membatasi ruang lingkup pembahasan sebagai
berikut :
1.

Memberikan solusi komunikasi gratis kepada masyarakat luas, khususnya di


Indonesia, yang berbasis pada teknologi CDMA.

1.4 Manfaat Penelitian


Berdasarkan tujuan penelitian tersebut diharapkan dengan penelitian ini
dapat diperoleh manfaat sebagai berikut :
1.4.1

Bagi Penulis
1.

Untuk

memenuhi

salah

memperoleh gelar strata satu


Jurusan

satu
Fakultas

syarat
Sains

dalam

& Teknologi

Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Syarif

Hidayatullah Jakarta.
2.

Dapat menerapkan ilmu-ilmu yang diperoleh selama kuliah seperti


komunikasi data, OOP, Jaringan tanpa kabel, dan ilmu-ilmu
jaringan lainnya.

1.4.2 Bagi Akademik


1.

Mengetahui kemampuan mahasiswa dalam menguasai materi teori


yang telah diperoleh selama kuliah.

2.

Mengetahui kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmunya


dan sebagai bahan evaluasi

1.4.3 Bagi Masyarakat


1.

Mengetahui seberapa besarnya respone masyarakat terhadap


komunikasi gratis yang berbasis pada teknologi CDMA.

2.

Mengetahui

apa

sajakah

efek-efek

negatif

yang

dapat

mempengaruhi komunikasi gratis yang berbasis pada teknologi


CDMA.
3.

Memperoleh pengetahuan yang mendalam tentang teknologi


CDMA yang berpengaruh terhadap komunikasi yang bersifat gratis.

4.

Membantu meringankan beban masyarakat terhadap permasalahan


komunikasi yang dihadapi sekarang ini.

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Telepon Seluler
Menurut Mulyanta (2004), konsep dasar yang sangat penting dalam
sebuah ponsel adalah kenyataan bahwa teknologi yang digunakan ponsel
sebenarnya merupakan pengembangan dari teknologi radio yang dikawinkan
dengan teknologi komunikasi telepon. Telepon pertama kali ditemukan dan
diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Sedangkan komunikasi
tanpa kabel (wireless) oleh Nikolai Tesla pada tahun 1880 yang kemudian
diperkenalkan oleh Guglielmo Marconi. Sebelum ditemukannya ponsel, pada
waktu itu mereka memasang radio telepon ke dalam mobil untuk dapat
digunakan sebagai sarana komunikasi secara mobile. Pada sistem radiotelepon ini diperlukan tower antena yang terpusat dan hanya menyediakan
25 saluran pada setiap towemya. Antena pusat ini harus mem punyai
daya pancar yang kuat untuk dapat memancarkan sinyal hingga 70 km.
Karena saluran yang cukup terbatas mengakibatkan tidak semua orang dapat
menggunakan radio telepon ini.

2.1.1 Telepon seluler sebagai sarana komunikasi


Perkembangan dunia telepon seluler (ponsel), sebagai bagian dari
teknologi telekomunikasi, berjalan begitu cepat. Menurut Suryantoro (2005),
perkembangan

dan

kemajuan

teknologi

seluler

atau

telekomunikasi

sekarang berlangsung sangat p e s a t . Tel a h mu n c u l b e r b a g a i


m a c a m a l a t komunikasi canggih dengan fitur yang menarik, yang semakin
meramaikan bisnis komunikasi. Demikian juga halnya dengan perangkat seluler.
Sebagai contoh, tidak hanya di kota-kota besar saja, tetapi juga di daerah
terpencil seperti desa-desa, terpasang infrastruktur telekomunikasi seperti
misalnya BTS (Base Transceivers Station). BTS merupakan perangkat
stasiun penghubung antara pusat operator seluler dengan MS (Mobile System)
4

atau lebih dikenal dengan handphone. BTS merupakan sistem yang


langsung berhubungan dengan handphone. Dengan demikian masyarakat yang
tinggal di daerah pegunungan pun dapat ikut menikmati fasilitas telekomunikasi
ini.
Selain prasarana telekomunikasi yang semakin lengkap, perkembangan
teknologi komunikasi pun sudah semakin pesat, yakni dengan hadirnya tiga tipe
komunikasi seluler seperti AMPS, GSM dan CDMA. Sistem AMPS merupakan
sistem yang pertama kali digunakan di Indonesia, yang tidak lama kemudian
diikuti dengan munculnya sistem yang diberi nama GSM. Sistem GSM
menjanjikan kualitas suara digital yang prima. Teknologi terbaru yang hadir
adalah teknologi CDMA.

2.2 Teknologi CDMA


Menurut Daniswata dan Riyan (2005), teknologi Code Division
Multiple Access (CDMA) per tama kali digunakan pada Perang Dunia II oleh
tentara Sekutu. Teknologi ini digunakan dengan cara mengacak pengiriman
pesan untuk menggagalkan upaya Nazi Jerman dalam menyadap informasi
dari tentara Sekutu.
Pesan dikirim dengan menggunakan beberapa frekuensi sehingga
menyulitkan tentara Jerman untuk mengumpulkan sinyal secara lengkap.
Sebab, setiap saluran atau kanal menggunakan seluruh spektrum yang tersedia,
sehingga dapat mencegah gagalnya panggilan dan sulit disadap. Semenjak itu,
teknologi CDMA semakin populer.
Sebagai teknologi akses multipel, CDMA mendukung banyak
penggunaan dalam waktu yang bersamaan (simultan). Akses multipel merupakan
spektrum radio yang dibagi dalam beberapa saluran untuk dialokasikan ke banyak
pengguna sistem tersebut.
Pada CDMA, pembicaraan diubah menjadi data digital. Data digital ini
kemudian dikirim sebagai sinyal radio melalui jaringan nirkabel dengan
menggunakan kode unik untuk membedakan masing-masing panggilan. Dengan
5

begitu, teknologi CDMA memungkinkan lebih banyak orang untuk berbagi


gelombang udara pada saat bersamaan tanpa gangguan sinyal di udara.
Dengan konsep multipath fading, CDMA memiliki ketahanan sinyal
terhadap pantulan gedung-gedung. Tak heran jika teknologi ini mampu
menerima dan menggabungkan sinyal pantulan sehingga penerimaan sinyal
menjadi lebih baik.
Ada dua jenis telepon seluler (hp) yang mendukung penggunaan
teknologi CDMA, yaitu sebagai berikut.
1.

Jenis pesawat yang dikategorikan sebagai mobile handset dengan ukuran dan

2.

fungsi seperti ponsel pada umumnya.


Jenis pesawat berupa fixed wireless terminal yang bentuknya menyerupai
telepon konvensional rumah biasa, namun nirkabel.
Meskipun berangkat dari konsep telepon tetap, sistem CDMA masih

memiliki beberapa kelemahan. Meskipun mobile, pergerakannya tetap saja


terbatas. Contohnya untuk kawasan jakarta yang menggunakan kode akses 021,
jangkauannya masih terbatas sampai area-area berkode 021 saja.
Salah satu kelemahan sistem CDMA adalah cakupannya yang
terbatas karena menggunakan frekuensi 1900 mhz. Berbeda dengan operator
GSM yang kebanyakan menggunakan frekuensi 900 dan 1800 mhz. Semakin
tinggi frekuensi, semakin kecil jarak yang bisa di-cover oleh sebuah Base
Transceiver Station (BTS). Selain cakupan yang lebih kecil, gedung-gedung
tinggi yang bertebaran akan menambah menurunnya kemampuan coverage.
Operator CDMA di Indonesia antara lain Telkom (Telkom Flexi), Esia, dan
Fren Mobile-8.
Teknologi

CDMA

(Code

Division

Multiple

Access)

merupakan suatu teknologi digital yang dipelopori oleh QUALCOMM yang


menyediakan suara jelas serta berkualitas di dalam suatu generasi yang
bare

dari

produk

komunikasi

tanpa

kabel

(wireless

communications). Dengan menggunakan digital encoding dan spread spektrum


yang ada dalam teknik frekuensi radio. CDMA menyediakan fasilitas yang lebih
balk dan lebih hemat biaya, kualitas suara, privacy, kapasitas sistem, dan
fleksibilitas dibanding dengan teknologi tanpa kawat. CDMA juga menyediakan
6

jasa layanan yang lebih cepat, seperti sms, email dan akses internet. CDMA dan
teknologi tanpa kawat saat ini menjadi sangat populer di akhir tahun-tahun.
(Suyantoro, 2005).

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Tempat dan waktu penelitian
Penelitian akan dilakukan di Ruko ITC Roxy Mas, Jl. KH. Hasyim
Azhari Jakarta Pusat dan penelitian juga akan dilakukan di Komplek Ruko Roxy
Mas, Jl. Tanjung Selor No.31 Jakarta Pusat. Penelitian akan dilakukan selama 12
Bulan (Maret 2009 Februari 2010).
3.2 Bahan dan alat
Bahan yang akan digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan
SimCard yang mendukung teknologi CDMA dengan frekuensi 800 Mhz.
Peralatan yang digunakan pada penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Perangkat Keras
Perangkat keras yang digunakan adalah sebagai berikut :
a. 1 buah laptop dengan merek Acer Aspire seri 4520 dengan spesifikasi
sebagai berikut :
Processor AMD Turion 64 X2 Mobile Technology TL-60 (2.0
Ghz, 2x512 Kb L2 cache).
Memory 1536 MB DDR2
VGA 512 MB NVIDIA GeForce 7000M
Harddisk 120 GB
b. 1 buah Handphone Nokia CDMA seri 2116 yang mendukung teknologi
dual band (800 dan 1900 Mhz) beserta kabel data dan kabel flashnya.
2. Perangkat Lunak
Dalam penelitian ini digunakan beberapa perangkat lunak :
Sistem Operasi Windows XP SP 2
UniCDMA versi 0.98
CDMA Incompresor
8

3.3 Metode Penelitian


1. Alur Pelaksanaan Penelitian

2. Persiapan Penelitian
Pertama-tama penulis menginstalasikan program UniCDMA versi
0.98 dan program CDMA Incompresor kedalam komputer, kemudian
menyiapkan 1 buah SimCard CDMA yang mempunyai frekuensi 800
Mhz, dan mengkoneksikan SimCard tersebut ke dalam Handphone,
dan dengan bantuan kabel data, handphone tersebut kita koneksikan
ke komputer.
3.

Prosedur Penelitian
Penelitian ini dibagi dalam beberapa tahap, yaitu: (1) Instalasi
program UniCDMA versi 0.98 dan Program CDMA Incompresor. (2)
Menjalankan program UniCDMA dan CDMA Incompresor setelah
Handphone yang berisikan SimCard terkoneksikan pada komputer
dengan bantuan kabel data. (3) Menurunkan frekuensi pada SimCard
dengan bantuan program CDMA Incompresor.

Tahap 1 : Instalasi program UniCDMA versi 0.98 dan program


CDMA Incompresor
Tujuan penelitian adalah memanfaatkan program tersebut sebagai
sebuah tool/senjata yang digunakan untuk mendapatkan solusi komunikasi
gratis. Program tersebut berguna bagi penulis untuk mendapatkan hasil
yang maksimal.
Tahap 2 : Menjalankan program UniCDMA dan CDMA Incompresor
setelah Handphone yang berisikan SimCard terkoneksikan pada
komputer dengan bantuan kabel data.
Setelah program UniCDMA dan CDMA Incompresor terinstal
kedalam komputer, barulah mengkoneksikan Handphone yang terlah
berisikan SimCard ke komputer, supaya komputer dapat mengenali
perangkat yang masuk ke dalamnya, dan dapat dengan mudah dikenali
oleh program UniCDMA dan CDMA Incompresor.

10

Dalam tahapan ini, program UniCDMA dan CDMA Incompresor


berusaha untuk membaca semua data yang ada di dalam handphone yang
telah berisikan SimCard tersebut.
Tahap 3 : Menurunkan frekuensi pada SimCard dengan bantuan
program CDMA Incompresor.
Dalam tahapan ini, hasil yang kita inginkan akan berhasil atau
tidak tergantung dari proses penurunan frekuensi yang kita lakukan, dan
dalam proses penurunan frekuensi ini, tidak terlepas dari Perusahaan
SimCard yang kita gunakan. Jadi pada tahapan ini, proses keberhasilan
tergantung dari Perusahaan SimCard yang digunakan, apabila perusahaan
tersebut sedang melakukan peng-resetan sinyal pada jaringannya, penulis
juga akan melakukan hal yang sama supaya proses penurunan sinyal ini
berhasil.

11

DAFTAR PUSTAKA

Arman, M. Djanir Budi. 2004. Cara Praktis Memperbaiki Ponsel. Penerbit Gava
Media, Yogyakarta.
Daniswara, Soni dan Riyan. 2005. Mencari dan Memperbaiki Kerusakan pada
Handphone. Penerbit PT Kawan Pustaka, Tangerang.
Mulyanta, Edi S. 2004. Kupas Tuntas Telepon Seluler Anda. Penerbit Andi,
Yogyakarta.
Suyantoro, Fl. Sigit. 2005. Membuat Ringtone dan MMS Sendiri. Wahana
Komputer, Semarang
Yuwono, Bambang Lakso. 2007. Tip & Trik Memperbaiki Telepon Seluler.
Penerbit Andi, Yogyakarta.

12

AGENDA KEGIATAN
No

Uraian Kegiatan
1

1
2
3
4
5

6
7
8
9
10

Waktu Pelaksanaan Kegiatan


2015
3 4 5 5 6 7 8 10

Pembuatan Rancangan Outline


Pembuatan dan Pengajuan Proposal
Memahami dan mempelajari situasi pasar saat ini
Memahami dan Mempelajari kondisi masyarakat
Pengumpulan Data
a. Studi Lapangan terhadap perkembangan pasar
b. Studi Literatur perkembangan teknologi CDMA
c. Pengambilan data masyarakat
d. Pengambilan sample data terhadap proses penurunan
frekuensi pada teknologi CDMA
Analisis pengaruh penurunan frekuensi pada teknologi CDMA
Penetuan frekuensi yang digunakan untuk komunikasi gratis
Evaluasi hasil penelitian
Pembuatan Laporan
Publikasi hasil penelitian

13

2016
1

14

Item

Volume

Satuan

Lampiran Dana

Biaya/Satuan

Jumlah Biaya (Rp)

(Rp)
I

PERALATAN
A. BAHAN DAN PERALATAN PENUNJANG
B.
1. SimCard CDMA 800 Mhz
2. Hp CDMA dual band 800 dan 1900 Mhz (second)
C. PERALATAN UTAMA

II

1. Akses Internet
2. Sewa FlasherBox
3. Kertas Hvs 80 gr
4. SimCard Reader
TRANSPORTASI & AKOMODASI
1. Ongkos Transportasi Angkot/Bis

III

430000
Bh
Bh

2
1

15000
400000

30000
400000
910000

Jam
Set
Rem
Bh

5
1
1
1

4000
800000
40000
50000

20000
800000
40000
50000
450000

Hr

30

15000

450000

JASA SETTING PERALATAN


1. Jasa Setting Peralatan Penurunan Frekuensi

IV

953000

50000
Hr

50000

50000

JASA EVALUSASI DAN VALIDASI


1. Uji Ketepatan dan Validasi Penurunan Frekuensi

200000
Hr

200000

200000

JUMLAH KESELURUHAN BIAYA PENELITIAN : RP. 1.653.000 (SATU JUTA ENAM RATUS LIMA PULUH TIGA RIBU RUPIAH)
15

16